H. Hairan-Amin Jadi Idaman Masyarakat di Pilkada Tanjab Barat

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) semakin mendekati puncaknya dan salah satu pasangan calon yang mencuri perhatian masyarakat adalah Hairan sebagai calon Bupati dan Ustadz Amin sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan yang dikenal dengan sebutan “Hairan-Amin” ini berhasil menjadi idaman masyarakat berkat visi dan misi yang mereka usung.

H. Hairan, SH, adalah seorang pemimpin berpengalaman yang telah banyak berkecimpung di dunia pemerintahan dari bawah. Ia dikenal sebagai figur yang tegas dan berdedikasi tinggi dengan rekam jejak yang bersih, dianggap mampu membawa perubahan positif bagi Tanjab Barat. Ia berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan yang inovatif.

Di sisi lain, Ustadz Amin Abdullah adalah seorang tokoh agama yang dihormati dan disegani, menambahkan sentuhan spiritual dan moral dalam kepemimpinan mereka. Ustadz Amin dikenal dengan khotbah-khotbahnya yang menyejukkan hati dan pandangannya yang bijak. Ia berjanji untuk menjaga nilai-nilai keagamaan dan moralitas di tengah masyarakat, serta memperkuat solidaritas dan kerukunan antarwarga dan agama.

Pasangan H. Hairan-Amin juga menawarkan berbagai program unggulan, seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pengembangan sektor pertanian dan perikanan, serta penguatan pendidikan berbasis agama. Mereka yakin bahwa dengan kolaborasi yang harmonis antara kepemimpinan yang tegas dan pandangan keagamaan yang kuat, Tanjab Barat akan mencapai kemajuan yang signifikan.

Dalam silaturahmi politik mereka, H. Hairan-Amin selalu menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan. Mereka berjanji untuk selalu mendengarkan aspirasi rakyat dan bekerja bersama-sama untuk mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang lebih baik.

Dukungan yang terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat menunjukkan bahwa pasangan ini memang menjadi idaman bagi banyak orang yang menginginkan perubahan.

Pilkada kali ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik dalam sejarah Tanjab Barat, dengan H. Hairan-Amin sebagai salah satu pasangan yang paling diantisipasi.

Akankah mereka berhasil memenangkan hati pemilih dan membawa perubahan yang diharapkan? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, masyarakat kini menaruh harapan besar pada pasangan yang dianggap mampu membawa Tanjung Jabung Barat menuju masa depan yang lebih cerah.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi

Ratusan Relawan dan simpatisan Hadiri Pembentukan Tim Pemenangan Kabupaten H.Hairan-Amin

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Dalam upaya memperkuat strategi kampanyenya, calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), H. Hairan, SH dan Ustadz Amin Abdullah,resmi membentuk tim pemenangan kabupaten. Acara pembentukan tim tersebut digelar di Kualatungkal dihadiri oleh ratusan pendukung serta relawan yang antusias, Selasa (31/07/24) malam. Kamis (1/8/24)

Ketua Tim Pemenangan terpilih Andi Nuzul menyatakan siap menghantarkan H.Hairan-Amin menuju BH 1 E.

“H. Hairan merupakan orang yang layak jadi pemimpin sebab Hairan merintis karir mulai dari bawah, tentu beliau paham betul apa yang dibutuhkan masyarakat Tanjab Barat,” tutur Andi Nuzul.

“Mudah-mudahan Allah memberikan kekuatan agar Hairan-Amin terpilih dan dilantik menjadi bupati dan wakil bupati Tanjab Barat,’ ujarnya.

Tim pemenangan yang baru dibentuk ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan dari berbagai desa. H. Hairan menyampaikan bahwa tim ini akan bekerja secara terstruktur dan terorganisir untuk menggalang dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu agenda utama tim pemenangan adalah melakukan sosialisasi program-program unggulan H. Hairan-Amin yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan.

Dalam beberapa pekan ke depan, tim ini akan turun ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung dan mensosialisasikan visi serta misi yang diusung oleh H. Hairan.

Para pendukung yang hadir dalam acara tersebut tampak bersemangat dan optimis dengan pembentukan tim pemenangan ini. “Kami yakin dengan kepemimpinan H. Hairan, kabupaten ini akan menuju ke arah yang lebih baik,” ujar beberapa relawan yang hadir.

Dengan terbentuknya tim pemenangan kabupaten, H. Hairan berharap dapat meraih dukungan yang lebih luas dan solid dalam upaya memenangkan pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan datang.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri

Jakarta.radarinformasi.com- Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto, menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Utama dari Polri. Penyematan tanda kehormatan itu dilaksanakan di Rupattama Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan pada Kamis siang 20 Juni 2024. Kamis(20/06/2024)

Mengenakan jas dan kopiah, Prabowo tiba di Mabes Polri sekitar pukul 14.00 WIB disambut Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Agus Andrianto dan para Pejabat Utama Mabes Polri lainnya.

Asisten Kapolri Bidang SDM Inspektur Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama Polri kepada Menhan Prabowo adalah bentuk apresiasi terhadap kerjasama dalam mengamankan NKRI.

“Hari ini, Kapolri memberikan penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto Bintang Bhayangkara Utama Polri. Ini adalah penghargaan yang diberikan atas hubungan timbal balik dan Kerjasama dalam upaya peningkatan keamanan NKRI”, ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia menambahkan bahwa Menhan Prabowo memiliki jasa besar untuk kemajuan dan pengembangan institusi Polri.

Dalam berbagai kesempatan Prabowo Subianto terus mengingatkan peran dan fungsi TNI bersama Polri yang sangat penting bagi rakyat dan juga negara.

Dukungan kepada penguatan Polri juga pernah disampaikan Prabowo saat menjadi pembicara dalam dialog kebangsaan di Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespim Lemdiklat) Polri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Saat itu Menhan Prabowo menegaskan TNI dan Polri adalah jaminan terakhir NKRI. Untuk itulah rakyat membutuhkan TNI-Polri yang kuat dengan kualitas SDM tangguh dan unggul.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Utama adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati jasa seseorang yang memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2012 disebutkan, terdapat tiga tanda kehormatan Bintang Bhayangkara, yakni Bintang Bhayangkara Utama, Bintang Bhayangkara Pratama, dan Bintang Bhayangkara Nararya. Bintang Bhayangkara Utama kelas tertinggi, disusul Bhayangkara Pratama dan Bhayangkara Nararya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Jika Masyarakat Mendukung, Ajudan Bupati Muna Barat Nyatakan Sikap Siap Pimpin Daerahnya

Jika Masyarakat Mendukung, Ajudan Bupati Muna Barat Nyatakan Sikap Siap Pimpin Daerahnya

MUNABARAT.radar informasi.com- Untuk saat ini masyarakat mulai ramai memperbincangkan siapa calon Bupati Muna Barat untuk ke depannya, para calonpun mulai bermunculan dan mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, Senin (25/04/22).

Salahsatu calon yang mulai santer diperhitungkan adalah Andreas yang kerap disapa Andri, Ajudan Bupati Muna Barat, dengan tegas Ia menyatakan sikap bahwa dirinya siap maju untuk memimpin Muna Barat, karena menurutnya, siapapun punya hak yang sama untuk memimpin daerahnya.

“Semua orang punya hak yang sama untuk memipin di Kabupaten Muna barat Provinsi Sulawesi Tenggara, selagi itu tidak bertentangan dengan UU, saya sebagai putra Daerah Muna Barat siap untuk Maju sebagai calon Bupati Muna Barat tahun 2024-2029, jika dapat dukungan dari semua elemen Masyarakat Munabarat”, ujar Andri.

Masih menurutnya, “Untuk menjadi calon pemimpin harus mampumengenal dan tahu apa kehendak masyarakat, intinya sebagai pemimpin harus mampu menciptakan persatuan kesatuan dari semua bidang, baik itu bidang ekonomi maupun bidang sosial budaya dan bidang-bidang lainya demi untuk kesejahteraan rakyat Kabupaten Muna barat”.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

OPINI RUBRIK : Pertanggungjawaban Perusahaan Atas Kelalaian Vendor yang Menimbulkan Kebakaran Hingga Kematian

Pertanggungjawaban Perusahaan Atas Kelalaian Vendor yang Menimbulkan Kebakaran Hingga Kematian

Oleh : Jumli Gulo,SH

Pada hakikatnya tidak ada seorangpun dapat dihukum kecuali ia dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan, kesalahan yang dimaksud dapat berbentuk kesengajaan (dolus) atau kelalaian (culpa). Sengaja atau tidak sengaja perbutan seseorang tentunya disertai pembuktian yang bersifat otentik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dalam konteks pidana, ada kalanya seseorang tidak dapat dimintai pertanggungjawabannya atas suatu perbuatan pidana yang telah terjadi.

Salah satu asas dalam hukum pidana menyatakan tiada pidana tanpa kesalahan (nulla poena sine culpa) yang bisa diartikan bahwa seseorang tidak dapat dipidana sepanjang ia tidak bersalah. Lantas, jika seorang pekerja atau buruh yang atas kelalaiannya menyebabkan kebakaran dan kematian, apakah perusahaan bertanggungjawab secara pidana ? hal ini tentu menarik untuk dikaji atau dianalisa seluas dan sedalam mungkin guna kepentingan kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan hukum.

Merujuk pada ketentuan pasal 188 KUHP “barang siapa karena kesalahan (kealpaan) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah, jika karena perbuatan itu timbul bahaya umum bagi barang, jika karena perbuatan itu timbul bahaya bagi nyawa orang lain, atau jika Karena perbuatan itu mengakibatkan orang mati”

Substansi dalam Pasal 188 KUHP secara khusus membagi dua implikasi dari kesalahan (kealpaan) yaitu bahaya umum bagi barang dan bahaya bagi nyawa orang lain. Frasa dari kata “barang” tentu sangat jelas berorientasi pada hilang atau hangusnya suatu barang, sementara itu makna dari “nyawa orang lain” bisa saja dalam bentuk luka-luka, cacat fisik hingga kehilangan nyawa.

Pasal 1365 KUHPerdata, menyatakan “tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut”. Dari rangkaian diatas maka dapat diartikan bahwa, bilamana karena kealpaan seseorang menimbulkan kerusakan, kehilangan atau hangusnya suatubarang orang lain maka patutlah bagi pelaku untuk mengganti kerugian dimaksud.

Begitu pula jika karena kelalaian seseorang mengakibatkan orang lain luka, cacat fisik dan/atau meninggal dunia maka patutlah baginya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan itu secara pidana. Mengenai tanggungjawab perusahaan atas kecelakaan yang karena kealpaan karyawannya diatur dalam Pasal 1367 Ayat (1) KUHPerdata “seseorang tidak hanya bertanggungjawab atas kerugian yang disebabkan perbuatannya sendiri, melainkan juga atas kerugian yang disebabkan perbuatan orang-orang yang menjadi tanggungannya, atau disebabkan barang-barang yang berada dalam pengawasannya.”

Berdasarkan ketentuan diatas maka perusahaan bersama-sama dengan karyawannya tersebut, memiliki kewajiban untuk mengganti kerugian kepada orang lain yang mengalami kerugian akibat kealpaan tersebut. Dengan melihat dan memperhatikan hal-hal sebagaimana terurai diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa secara pidana yang patut bertanggungjawab adalah karyawan perusahaan yang lalai dalam melakukan tugas atau pekerjaanya sebab pertanggungjawaban pidana tidak dapat dialihkan kepada orang lain. Sedangkan dalam hal kerugian maka secara perdata perusahaan bersama-sama dengan karyawannya wajib membayar sejumlah ganti rugi termasuk biaya pemakaman korban.

Red

Tirto Maritan Bungkam saat dikonfirmasi Awak Media, seolah Alergi terhadap Wartawan

Tirto Maritan Bungkam saat dikonfirmasi Awak Media, seolah Alergi terhadap Wartawan

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk membantu meningkatkan produksi hasil pertanian, Pemerintah telah menggelontorkan anggaran dalam jumlah yang fantastis untuk pembangunan irigasi, sehingga dengan adanya irigasi tidak hanya mengandalkan air hujan yang datangnya tidak menentu, Senin (13/09/21).

Fungsinya secara definisi adalah untuk penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan pengaliran air yang menggunakan sistem berupa saluran dan bangunan tertentu. Hal ini dimaksudkan untuk menunjang produksi pertanian, persawahan, dan perikanan.

Namun sangat disayangkan, pembangunan perawatan irigasi di wilayah DI.Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat diduga dalam pengerjaannya asal jadi, karena menurut para Pekerja, Mandor belum pernah datang ke lokasi, begitu juga dari pihak UPT sendiri.

Selain pasir nampak seperti tanah, dalam pengerjaan pondasi juga seperti tanpa digali, di lokasi pekerjaan juga tidak tampak adanya papan proyek.

“Saya hanya kerja untuk anggaran saya tidak tau, soalnya dari pertama mulai kerja sampai hari ini Mandor ataupun pihak UPT belum ada yang mengecek ke lokasi, kadang kita juga bingung dalam mengerjakan karena ga pernah ada Mandor, yang tebing ini tingginya sekitar 3 meter, untuk kedalamannya saya ga tau soalnya ga dikasih tau harus berapa, yang penting kokoh aja”, ujar salahsatu Pekerja.

Saat radarinformasi.com mencoba menghubungi Saefuloh selaku juru air di wilayah setempat via seluler tidak ada jawaban apapun, begitu juga dengan Tirto Maritan selaku Kepala UPT Pengairan dan irigasi wilayah 3 Ciawi tidak merespon sama sekali, seolah alergi terhadap media.

Red

Ketum GMPRI : Bupati Bogor Harus Klarifikasi terkait Ucapannya yang diduga Langgar HAM

Ketum GMPRI : Bupati Bogor Harus Klarifikasi terkait Ucapannya yang diduga Langgar HAM

JAKARTA.radar.informasi.com – Gonjang – ganjing melanda Kabupaten Bogor akibat dari perkataan orang nomor 1 yang menyinggung hati Insan Pers, LSM dan para Aktifis, perkataan Hj.Ade Munawaroh Yasin, SH.MH selaku Bupati Bogor terhadap status Wartawan Asli dan Wartawan Bodong yang ditayangkan Diskominfo Kabupaten Bogor di beberapa media pada tanggal ( 16/06/21) tentu saja membuat kisruh serta menimbulkan pro dan kontra, yang dikhawatirkan akan memecah belah Insan Pers nantinya, Sabtu (19/06/21).

Dengan adanya hal tersebut, Ketua Umum  Dewan Pimpinan Agung Gerakan Mahasiswa Pemuda Republik Indonesia (DPA  GMPRI ) Datu Raden Hajarudin Amin Al Nusantara S.Pd, M.Pd, M.M. Alias Raja Agung Nusantara, angkat bicara setelah menerima laporan dari beberapa LSM, Aktifis dan Awak Media.

Ketum GMPRI Raja Agung Nusantara mengatakan definisi Wartawan dalam UU Pers,  bersifat umum, teoritis  dan bisa berbeda dalam prakteknya. Sebagai fenomena sosial, definisi Wartawan harus mengikuti perubahan perkembangan zaman dan tidak bisa didefinisikan secara kaku oleh seorang Pejabat.

Ketum GMPRI juga menyebutkan Bupati Bogor diduga membatasi kreativitas Insan Pers dan LSM dalam mencari informasi dan Kontrol Sosial termasuk pelanggaran HAM.

” Selama tidak melanggar UUD 1945 dan Pancasila itu tidak bisa serta merta dikategorikan Pelaku , yang jelas setiap Warga Negara Indonesia mempunyai hak untuk berbicara dan mengontrol jalannya Pemerintahan serta seharusnya Bupati Bogor menganalisisa dan meminta pendapat kepada semua Wartawan, LSM dan Aparat Hukum terlebih dahulu sebelum melayangkan suatu informasi dimuka umum”, ungkap Raja  Agung.

Menurutnya jika tidak ada suatu analisa dan pendapat dari beberapa pihak dan langsung mengatakan bahwa di Kabupaten Bogor ada Oknum Wartawan Gadungan dan Bodrek itu salah besar.

“Lantas selama ini Aparat Hukum tindak menindak dan tidak menganalisa tentang keberadaan Oknum Wartawan yang suka memeras para Kepala Desa, ataukah para Kepala Desa juga salah dan takut dengan keberadaan Wartawan”, tegasnya

Untuk itu DPA GMRI meminta kepada Bupati Bogor untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan meminta maaf  kepada para Wartawan dan LSM agar permasalahan tersebut tidak berlarut panjang dan menimbulkan kegaduhan.

“Jalan yang terbaik adalah memberikan klarifikasi sejelas-jelasnya dihadapan para Wartawan dan LSM dan meminta maaf secara terbuka, bukan kah Pemimpin yang baik itu membawa kesejukan kepada rakyatnya”, pungkasnya.

Red

Orangtua Bayi Usia 4 Bulan Penderita Cacat Bawaan Menunggu Uluran Tangan Dermawan

Orangtua Bayi Usia 4 Bulan Penderita Cacat Bawaan Menunggu Uluran Tangan Dermawan

BOGOR.radar.informasi.com – Kondisi bayi malang pasangan dari Asep Rubianis dan Ati Susilawati, yang beralamat di Desa Sinarsari Rt.03/01 Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, kondisinya sangat memprihatinkan, bayi mungil yang baru berusia empat (4) bulan tersebut setiap hari harus merasakan kesakitan akibat sakit yang dideritanya, Jum’at (04/06/21).

Radittiya Rapasya bayi yang terlahir cacat sejak lahir tersebut harus menjalani operasi, namun keterbatasan biaya dan BPJS yang tidak mampu mengcover semua biaya, membuat kedua orangtuanya hanya bisa berpasrah sambil menunggu uluran tangan dari para Dermawan.

Saat Tim Awak Media mendatangi dikontrakannya, pada Kamis (03/06/21), Orangtua bayi mengatakan, “Betul anak saya mengalami kelainan sejak lahir dan saya pun terus melakukan upaya untuk kesembuhan anak saya, walupun saya hidup serba kesulitan untuk merawat bayi saya di rumah sakit, sedangkan saya hanya seorang buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu, dulu saya jualan makanan di sekolah SD, sejak Covid saya sudah tidak berjualan lagi”.

“Paling kerja kuli apa aja kalo ada yang ngajak saya ikut, terkadang untuk makan sehari – hari saja repot, ditambah dengan kondisi putra saya yang saat ini menderita sakit, walaupun biaya menggunakan BPJS, namun banyak yang tidak tercover oleh BPJS. Sementara saat ini saya lagi bingung untuk biaya sehari – hari beli susu dan pampers, saya sedang bingung untuk biaya anak saya yang mau di Sctiscan dan akan di operasi, namun harus menjalani test Ganatik dengan Biaya 14 juta”, keluhnya.

“Terkait bantuan dari pihak desa juga Alhamdulillah telah kami terima dengan di bantu IPSM dari desa, Ibu Rodiah”, pungkas nya.

Sementara saat dijumpai di kantor Desa Sirnasari, Rodiah selaku IPSM mengatakan, “Bayi Radit, mengalami kelainan genetik dan ada beberapa penyakit yang dideritanya sekarangpun di konsultasikannya juga ke spesialis bedah anak, saraf , kulit ,THT, karena tidak ada langit – langit dalam rongga mulutnya. Kalau dari kepala tidak ada cairan hanya tulang kepalanya agak sedikit menonjol”.

Lebih lanjut Rodiah mengatakan, “Karena sekarang sudah di rumah, Pasien dan orang tuanya tinggal di rumah singgah, hanya mengandalkan dari sedekah rombongan yang handal untuk bolak – balik ke Cipto, karena Pasien belum menjadi warga Desa Sirnasari secara resmi karena secara administrasinya masih belum diurus dan hidup mengontrak, akan tetapi pihak desa terus membantu, untuk susu dan pampersnya”, jelas Rodiah.

Red

Sapta Bela Maju di Pemilihan Ketua KNPI Kota Bogor dan Siap Majukan Pemuda

Sapta Bela Maju di Pemilihan Ketua KNPI Kota Bogor dan Siap Majukan Pemuda

BOGOR.radarinformasi.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Kota Bogor ke XV, sejumlah bakal calon Ketua DPD KNPI bermunculan, salah satunya Sapta Bela Alfaraby.

Ketua PC Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Bogor ini menyatakan kesiapannya maju di bursa pemilihan dengan sejumlah persiapan-persiapan sangat matang.

“Persiapan saya sudah matang untuk maju di Musda nanti. Saya terus berkonsolidasi dengan semua OKP-OKP, PK KNPI tingkat Kecamatan dan elemen pemuda maupun masyarakat lainnya. Insyaallah sesuai dengan nama saya Sapta Bela. Artinya, pemuda pemudi harus di bela,” ucap Bela, Kamis (29/4/2021).

Ia mengungkapkan, alasannya untuk maju di Musda KNPI. “Alasan saya maju karena saya yakin memiliki kepemimpinan yang Insya Allah akan membawa pemuda kearah kehidupan sejahtera di masa depan. Selain itu, saya juga pengusaha muda yang ingin menularkan wirausaha kepada pemuda sehingga mereka bisa sejahtera, agar regenerasi pemuda menjadi lebih baik,” ujarnya.

Lanjut putra mantan Dirut PDAM Tirta Pakuan Helmi Sutikno ini menerangkan, pemimpin yang hebat bukan menjadikan dirinya hebat, melainkan pemimpin yang menjadikan orang orang di sekitarnya hebat.

Bela menegaskan, apabila memimpin KNPI Kota Bogor, kaderisasi akan terus dilakukan dan menciptakan regenerasi yang terbaik bagi Kota Bogor. Disamping itu, dirinya juga memiliki mimpi untuk mewujudkan sekolah bagi para anak jalanan, perpustakaan digital dan para PK KNPI di kecamatan bisa terus berbuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Insya Allah jika saya terpilih, saya tidak akan banyak janji melainkan akan membuktikan semua harapan dan mimpi saya untuk memajukan pemuda-pemudi di Kota Bogor,” tandasnya.

Bela juga mengapresiasi kepemimpinan KNPI saat ini dan seluruh program yang sudah berjalan tentunya akan terus dilanjutkan, dikolaborasikan dengan sejumlah program inovasi terbaru yang mengikuti perkembangan jaman dan teknologi.

“Menurut saya sudah sangat baik dan luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kepemimpinan Kang Bagus Maulana Muhammad, dan sudah saya jadikan salah satu panutan saya dalam menciptakan kondusifitas, merangkul OKP dan terus mendorong kemajuan Perda kepemudaan,” jelasnya.

Bela menambahkan, akan mendorong segera diterbitkannya Perwali tentang Perda Kepemudaan, sebagai landasan untuk kemajuan pemuda Kota Bogor kedepan. Dengan minimnya anggaran yang dimiliki DPD KNPI Kota Bogor, Bela juga sudah menyiapkan sejumlah formula dan strategi dalam mengembangkan program bagi pemuda.

“Pemuda itu bukan berpatokan hanya di anggaran pemerintah saja, tetapi pemuda harus mandiri, salah satunya bisa memberdayakan pemuda di bidang usaha atau UMKM. Saya akan membangun para pemuda dengan sejumlah program usaha yang sudah saya siapkan. Untuk pengelolaan managemen juga, saya akan terbuka dan transparan, agar terjadi kesejahteraan bagi pemuda di Kota Bogor,” pungkasnya.

Red

Desa Ciramahilir Tingkatkan Pencegahan Covid-19 dan Realisasikan Dana Stunting

Desa Ciramahilir Tingkatkan Pencegahan Covid-19 dan Realisasikan Dana Stunting

PURWAKARTA.radar.informasi.com – Pandemi Covid-19 saat ini tidak hanya berdampak pada Masyarakat di perkotaan, akan tetapi dampaknya juga dirasakan oleh Masyarakat pedesaan, maka untuk itu, Pemerintah Desa terus melakukan penanganan pencegahan penularan Covid-19 dan berusaha memulihkan perekonomian Masyarakat, Rabu (10/03/21).

Tak hanya pencegahan Covid-19 saja, Pemeritahpun sudah meyalurkan dana untuk menangani Stunting, kebijakan tersebut di keluarkan Menteri Desa PDTT. Eko Putro Sanjojo, setelah RI 1 menggelar Rapat Kabinet dalam rangka mengintruksikan penanganan khusus terkait Covid-19 dan Stunting, komentar Dirjen daerah tertinggal Kemendes PDTT Samsul widodo, Stunting menjadi msalah besar, Kementrian Desa bersama Kementrian Keuangan mengalihkan anggaran DD 9% untuk Stunting, prinsipnya desa adalah ujung tombak penanganan wabah Covid-19 dan Stunting.

Begitupun dengan Oemeritahan Desa Ciramahilir, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, selalu berupaya memulihkan dan menangani pencegahan penularan Covid-19 dan merealisasikan dana untuk pencegahan Stunting, salahsatu upaya pencegahan yang di lakukan Pemerintah Desa Ciramahilir, yaitu menjaga kebersihan lingkungan dan menyediakan alat – alat kesehatan, seperti pengukur suhu tubuh, masker, cairan disinfektan, handsanitizer, dan alat penyemprotan.

Herman selaku Sekertaris Desa menjelaskan, “Untuk menangani Stunting kami sudah realisasikan dana tersebut dengan memberikan makanan tambahan gizi buat balita/bayi dan ibu hamil dan ibu menyusui, dana tersebut kami salurkan melalui posyandu, di desa kami juga ada empat posyandu”, ujarnya.

Reporter : Cahya/Iman
Redaktur : Dewi Pelangi