Tirto Maritan Bungkam saat dikonfirmasi Awak Media, seolah Alergi terhadap Wartawan

Tirto Maritan Bungkam saat dikonfirmasi Awak Media, seolah Alergi terhadap Wartawan

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk membantu meningkatkan produksi hasil pertanian, Pemerintah telah menggelontorkan anggaran dalam jumlah yang fantastis untuk pembangunan irigasi, sehingga dengan adanya irigasi tidak hanya mengandalkan air hujan yang datangnya tidak menentu, Senin (13/09/21).

Fungsinya secara definisi adalah untuk penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan pengaliran air yang menggunakan sistem berupa saluran dan bangunan tertentu. Hal ini dimaksudkan untuk menunjang produksi pertanian, persawahan, dan perikanan.

Namun sangat disayangkan, pembangunan perawatan irigasi di wilayah DI.Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat diduga dalam pengerjaannya asal jadi, karena menurut para Pekerja, Mandor belum pernah datang ke lokasi, begitu juga dari pihak UPT sendiri.

Selain pasir nampak seperti tanah, dalam pengerjaan pondasi juga seperti tanpa digali, di lokasi pekerjaan juga tidak tampak adanya papan proyek.

“Saya hanya kerja untuk anggaran saya tidak tau, soalnya dari pertama mulai kerja sampai hari ini Mandor ataupun pihak UPT belum ada yang mengecek ke lokasi, kadang kita juga bingung dalam mengerjakan karena ga pernah ada Mandor, yang tebing ini tingginya sekitar 3 meter, untuk kedalamannya saya ga tau soalnya ga dikasih tau harus berapa, yang penting kokoh aja”, ujar salahsatu Pekerja.

Saat radarinformasi.com mencoba menghubungi Saefuloh selaku juru air di wilayah setempat via seluler tidak ada jawaban apapun, begitu juga dengan Tirto Maritan selaku Kepala UPT Pengairan dan irigasi wilayah 3 Ciawi tidak merespon sama sekali, seolah alergi terhadap media.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *