PC.SEMMI Menggelar Kajian Progresif dengan Tema Membedah Pancakarsa serta Progres ke Depannya

PC.SEMMI Menggelar Kajian Progresif dengan Tema Membedah Pancakarsa serta Progres ke Depannya

BOGOR.radar.informasi.com – Dalam memperingati momentum hari lahir Kabupaten Bogor yang ke-539, Pengurus Cabang Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia ( SEMMI ) Kabupaten Bogor mengadakan kegiatan Kajian Membedah PANCA KARSA dan progresnya kedepan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu 13 juni 2021. Dengan mengambil konsep diskusi santai, kegiatan ini tidak muluk mencari kemewahan pada tiap kajian-kajian yang disuguhkan oleh PC SEMMI Kabupaten Bogor, Senin (14/06/21).

Ada 2 materi penting yang dikaji pada kegiatan ini, tentang Pancakarsa dan Progres Pancakarsa di Kabupaten Bogor masa kepemimpinan Bupati Bogor Ade Yasin sampai saat ini, acara dimulai dengan pembukaan yang bertempat di sekretariat PC SEMMI Kabupaten Bogor dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pembukaan dilaksanakan dengan khidmat oleh semua peserta diskusi yang terdiri dari kader SEMMI Kabupaten Bogor, juga beberapa mahasiswa UIKA ,UNPAK, STIH, STIT, bahkan ada perwakilan dari UHAMKA dan UNINDRA yang tentunya mahasiswa dari Kabupaten Bogor.

Materi pertama mengenai Pancakarsa Itu sendiri yang dipaparkan oleh Salman Al Farisi (ketua bidang kajian strategis dan kebijakan publik ) sebagai pemantik. Banyak hal yang disampaikan mengenai isi Pancakarsa mulai dari pengantar maupun pengertiannya.

“Pancakarsa yaitu lima keinginan atau cita-cita untuk pembangunan dan pertumbuhan Kabupaten Bogor selama masa pemerintahan Ade Yasin yang programnya meliputi Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban”, ujar Salman Al Farissi.

Materi mengenai Pancakarsa ini dikemas secara apik dan dibedah secara mendalam.
Sedangkan materi kedua yakni acara inti kajian progres Pancakarsa, yang dipaparkan oleh Moh. Miftahuzzaman selaku Ketua Umum SEMMI Kab.Bogor. Ia menjelaskan bagaimana proses perjalanan penerapan Pancakarsa berdasarkan informasi yang Ia kumpulkan dari data lapangan maupun informasi yang dihimpun dari media.

“Sekarang di era 4.0 yang notabenenya industrialisasi di berbagai sektor kehidupan, progres dari pencanangan Pancakarsa itu merupakan suatu jawaban akan tantangan yang akan dihadapi oleh Kabupaten Bogor yang berintegrasi pada program pusat. Ini merupakan suatu akselerasi pencapaian yang sangat gemilang oleh Kabupaten Bogor dimasa kepemimpinan Ade Yasin. Menurut perspektif saya Bupati telah berhasil menciptakan suatu gagasan brilian menuju era Indonesia emas pada tahun 2045, karena jika tidak dipersiapkan secara matang dari sekarang akan terjadi lost persepsi antar generasi. Ini juga menjadikan bukti bahwa Kabupaten Bogor menjadi pelopor serta role mode bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia untuk menyongsong Indonesia emas di tahun 2045″, papar Moh.Muftahuzzaman.

Selesai penyampaian materi, dibukalah forum diskusi oleh Salasatun Nia Putri selaku Moderator, diskusi berlangsung dengan lancar dan tertib sehingga bisa berjalan dengan aman dan nyaman. Kesimpulan secara umum forum menyetujui dan mengapresiasi keberhasilan prestasi Ade Yasin melalui Program Pancakarsa-nya.

“Walaupun memang masih jauh dari kata sempurna, kami mendukung secara penuh serta berharap Pemerintah selalu membuat program-program yang berdampak signifikan terhadap Masyarakat secara umum dan kami juga berharap ada keterlibatan dari berbagai Element Masyarakat, salahsatunya Mahasiswa dalam setiap program-program yang ada di Kabupaten Bogor”, ujar Salasatun Nia Putri.

“Kedepannya PC.SEMMI Kabupaten Bogor akan terus menggali Pancakarsa sehingga dapat menerbitkan sebuah karya tentang Pancakarsa, PC. SEMMI Kabupaten Bogor siap mengawal dan menjadi mitra strategis untuk progress Pancakarsa demi terealisasinya nilai-nilai Pancakarsa bagi kesejahteraan Masyarakat dan kemajuan Kabupaten Bogor di masa kepemimpinan Bupati Bogor”, pungkasnya.

Red

Kolaborasi tiga (3) Serangkai Komunitas Bogor Raya Gelar Halal – Bihalal Akbar

Kolabirasi tiga (3) Serangkai Komunitas Bogor Raya Gelar Halal – Bihalal Akbar

BOGOR.radar.informasi.com – Halal – bihalal merupakan tradisi setiap orang untuk saling maaf – memaafkan antar sesama dan dilakukan pasca Idul Fitri, seperti halnya yang dilakukan oleh Komunitas My Love, RCB dan PEB, kolaborasi tiga (3) serangkai tersebut menggelar silaturahmi dan halal – bihalal sesama komunitas yang ada dalam satu wadah di wilayah Bogor Raya, Minggu (06/06/21).

Acara Halal Bihalal 3 serangkai Komunitas tersebut dipusatkan disalahsatu kawasan Cassandra Resto, Kampoeng Kemang, Kota Bogor – Jawa Barat pada Sabtu,(05/06/2021) dengan dihadiri kurang lebih 100 Komunitas se-Bogor Raya. Ketua Komunitasi My Love, Ismail menuturkan, “Acara Halal Bihalal ini diadakan tiada lain hanya untuk menyatukan para Komunitas – komunitas yang ada di Bogor supaya diri mereka lebih dekat dan akrab lagi, saling menyapa dan saling mengenal satu sama yang lainnya”.

“Intinya hanya untuk menjalin talisilaturohmi yang erat lagi, oleh karena itu kami bersepakat berkolaborasi 3 serangkai dengan mengadakan halal – bihalal akbar dan sekaligus mengundang para Komunitas yang di Bogor Raya agar bisa hadir dalam acara halal – bihalal Akbar yang di prakasai oleh Ke 3 Komunitas, seperti Komunitas My Love, Komunitas RCB dan Komunitas PEB yang telah bekerja sama dalam terselenggaranya acara halal – bihalal akbar ini dan tentunya acaranya harus selalu menerapan Protokol Kesehatan, kita selalu menghimbau dan mengingatkan kepada rekan – rekan Komunitas yang akan menghadiri acara halal -bihalal tersebut agar selalu memakai Masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi dari kerumunan serta mengikuti ajuran yang berlaku saat ini”, paparnya.

Masih menurutnya, “Hal tersebut untuk menjaga hal – hal yang tidak di inginkan guna menghindari penularan penyakit Virus Corona -19, agar kami nantinya tidak di salahkan oleh Petugas yang terus mengawasi jalannya acara ini,
kami juga mengucapkan banyak – banyak terimakasih kepada para Ketua dan para Member yang sudah bisa hadir dalam acara ini, mudah – mudahan kegiatan bisa berjalan aman dan lancar serta sukses tanpa ekses”.

Sementara itu Ketua Komunitas RCB, Sutisna, mengucapkan banyak terimakasih kepada yang bisa hadir dan atas semua respon baik anggota, semoga ke depannya lebih solid dan lebih baik lagi.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi

Kabid Dinsos Kota Bogor : Beras Merk Cahaya Berkah Kualitasnya Parah…!!!

Kabid Dinsos Kota Bogor : Beras Merk Cahaya Berkah Kualitasnya Parah…!!!

BOGOR.radar.informasi.com – Dengan banyak bermunculannya berita terkait beras yang dikembalikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program penyaluran BPNT di Agen E-warung Indro, Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat – Kota Bogor, akhirnya Kepala Bidang Dinas Sosial Sumartini, angkat bicara, dalam percakapan lewat Whatshaap Senin (31/05/21), Ia mengatakan akan menindaklanjuti permasalahan beras yang di suplay oleh PT. Aam Artha Prima tersebut, Selasa (01/06/21).

Dalam pesan singkatnya Ia mengatakan, bahwa dirinya telah mendatangi Agen E-warung Indro dan mengecek kualitas dari beras tersebut, namun untuk hasil belum dapat ditentukan karena masih menunggu hasil evaluasi.

” Oh tadi saya bersama tim ngecek, konfirmasi tentang beras, tadi saya sudah ambil sampel beras yang perbaikan, belum bisa diambil kesimpulan, nanti beberapa hari ke depan ada evaluasi kegiatan berdasarkan hasil temuan ditiap – tiap E-warong, nanti saya kabari ya hasil rapat Tim Tikor TK Kota nanti”, jelas Sumartini.

Saat disinggung terkait beras merk Ikan Lele Super yang belum ada ijin edarnya, Ia mengatakan, “Yang bulan ini malah kembali ke beras merk Cahaya Berkah lagi, seingat saya PT.Aam pakai merk Cahaya Berkah pas bulan Maret April, Iya yang merk Cahaya Berkah parah kualitasnya”.

“Untuk beras Ikan Lele Super, dari hasil pemeriksaan Dinas Ketahanan Pangan sudah masuk kategori Premium, akan tetapi belum memilik ijin edar, kita sudah tegur pada rapat Tim Tikor dengan Polresta Bogor”, pungkasnya.

Miris memang, beras merk Ikan Lele Super yang dikeluarkan oleh PT.Aam Prima Artha dan sudah masuk kategori premium akan tetapi KPM mengatakan bahwa untuk mendapatkan nasi yang bagus harus dicampur dengan beras yang bagus terlebih dahulu, bahkan ditemukan adanya Kutu beras didalam karung.

Reporter : DP

Ormas Basis 99 Bagikan 550 Paket Takjil Jelang Buka Puasa

Ormas Basis 99 Bagikan 550 Paket Takjil Jelang Buka Puasa

SUKABUMI.radar.informasi.com – Sebagai bentuk wujud sosial, Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Serdadu Islam (Basis 99) bagikan takjil jelang waktu berbuka puasa dan diberikan secara gratis kepada pengendara jalan yang melintas dan masyarakat sekitar di depan Setia Budi, Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/05/21).

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri dan diikuti oleh Munawar selaku Ketua Satkorwil, Panglima Pusat, Dansus B99 Pusat sebagai koordinator lapangan, sedangkan untuk pengawalan dilakukan oleh Teamsus Pusat dan teamsus Satkorwil dan untuk pelaksana kegiatan dilakukan oleh seluruh anggota Satkorwil dan Pusat.

Ketua Satkorwil Basis 99, Munawir atau terkenal Abok mengatakan, bahwa kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat ini merupakan kegiatan dan wujud aksi sosial yang dilakukan Ormas Barisan Serdadu Islam (Basis 99) di bulan Ramadhan, bagi – bagi takjil ini, mendapatkan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Sebanyak 550 paket takjil yang dibagikan pun habis dalam waktu singkat.

“Kegiatan ini sebagai bentuk sosial kami terhadap masyarakat, semoga di Ramadhan tahun depan Basis 99 bisa membagikan lebih banyak lagi”, ujarnya.

Terpisah, Ketua Timsus Basis 99, Nanang Kosim Adhi. Dirinya juga berharap kepada seluruh pengurus maupun anggota Basis 99 di seluruh Indonesia agar terus berbuat kebaikan dan berbagi kepada sesama, karena memberi dan berbagi kepada sesama apalagi yang membutuhkan insyaallah akan menjadi ladang ibadah.

“Karena sudah jelas disampaikan dalam Hadits ‘Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5: 192. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)”, kutipnya.

Salahsatu pengendara motor, Jajang (45) yang menyempatkan waktu mengambil takjil ini mengucapkan terimakasih kepada Ormas Basis 99 yang telah memberikan takjil gratis untuk pengguna jalan, sehingga bisa berbuka puasa atau membatalkan puasa sebelum sampai tujuan.

Reporter : Pajar/Vo
Redaktur : Dewi Pelangi

BPK PMII Sultra Nilai Hasil Konkorcab Kolaka Tidak Sah

BPK PMII Sultra Nilai Hasil Konkorcab Kolaka Tidak Sah

KENDARI.radar.informasi.com. – Hasil pelaksanaan Konferensi Koordinator Cabang PMII Sulawesi Tenggara yang Ke- X di Kabupaten Kolaka telah usai dan menetapkan Adriyan Nur Alam sebagai Ketua PKC PMII Sulawesi Tenggara periode 2021-2023, namun BPK PMII menilai hasil pelaksanaan Konferensi Koordinator Cabang PKC PMII Sulawesi Tenggara yang Ke- X di anggap tidak sah atau inskonstitusional, Rabu (29/04/21).

Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Badan Pekerja Konkorcab (BPK) La Ode Sukmo Ma’aruf, karena selama menjadi ketua BPK Konkorcab dirinya tidak pernah mendapatkan SK sebagai Ketua BPK sejak rapat pleno BPH PKC pada tanggal 08/04/2021 yang mengangkat La Ode Sukmo Ma’ruf sebagai Ketua BPK.

“Ya saya ini hanya didaulat oleh PKC, tapi kalau SK sebagai ketua BPK saya tidak pernah lihat dan tidak tahu bagaimana modelnya itu SK BPK, makanya muncul keraguan di diri saya terkait pelaksanaan Konkorcab” ungkapnya La Ode Sukmo Ma’aruf.

Sukmo juga yang merupakan mantan Ketua BEM Fakultas MIPA UHO menambahkan, “Selain tidak memiliki SK sebagai Ketua BPK Konkorcab PMII ke-X dia juga tidak pernah memimpin sidang pleno pelaksanaan Konkorcab di Kabupaten Kolaka.

“Saya tidak pernah memimpin sidang pleno pelaksanan Konkorcab makanya saya ini kok bisa sidang Pleno pelaksanaan Konkorcab bisa jalan tanpa sepengetahuan saya. Konkorcab abal – abal ini”, tegasnya.

Sementara itu Sekertaris Umum Pengurus Koordinator Cabang PMII Sulawesi Tenggara La Ode Munawal Akbar, mengungkapkan, “Kalau memang Badan Pekerja Konkorcab tidak memiliki SK berarti segala keputusan yang di keluarkan BPK itu tidak memiliki kekutan hukum dan tidak punya landasan”.

Adapun keputusan yang di hasilkan Badan Pekerja Konkorcab yaitu hasil verifikasi berkas calon Ketua Umum dan penetapan calon Ketua PKC PMII Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 April 2021.

“Sekum PKC PMII Sulawesi Tenggara secara tegas mengatakan bahwa hasil – hasil keputusan Pelaksanaan Konkorcab di Kabupaten Kolaka mulai dari proses awal sampai dengan penetapan Adriyan Nur Alam Sebagai mandataris Konkorcab itu sangat jelas tidak sah, semua hasil keputusan pelaksanaan konkorcab di Kabupaten Kolaka yang menetapkan Adriyan Nur Alam sebagai mandatris Konkorcab itu tidak Sah”, tutupnya.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

Oknum Ketua P3A anggap Wartawan Resahkan Kinerja di Lapangan

Oknum Ketua P3A anggap Wartawan Resahkan Kinerja di Lapangan

BOGOR.radar.informasi.com – Banyaknya anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan Irigasi, diduga justru didijadikan ajang bancakan oleh para Oknum Ketua P3A, hal itu terlihat banyak pembangunan Irigasi yang diduga tidak sesuai dengan aturan, dari mulai pemasangan batu yang tidak menggunakan pondasi hingga pembangunan tanpa papan proyek hingga pemasangan pondasi dimana air dalam keadaan masih mengalir, bahkan fakta yang terjadi di pembangunan Irigasi Desa Cileungsi pembangunan masih berjalan, nampak ada kebocoran di daerah yang sudah selesai dikerjakan, Jum’at (25/04/21).

Tentu saja sangat miris melihat keadaan di lapangan, akan tetapi sangat disayangkan, saat berita miring bermunculan dibeberapa media, justru Ketua P3A merasa bahwa ada Oknum Wartawan yang merecoki pekerjaan mereka, padahal sudah jelas Masyarakat ataupun Media mempunyai hak untuk melakukan kontrol sosial, hingga berita tersebut mencuat di salahsatu media online.

Sesuai dengan kapasitasnya, Awak Media mempunyai tugas untuk menulis, menganalisis dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik lewat Media Massa secara teratur. Kegiatan jurnalistik dilakukan diberbagai Media Massa seperti Koran, Majalah, Radio, Televisi, juga Media Online. Jurnalis adalah wakil dari suara Masyarakat mengenai berbagai kejadian yang ada dan terjadi di Masyarakat apalagi yang bersangkutan dengan kinerja yang berhubungan dengan proyek pemerintah yang menggunakan Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN) atau Aggaran Pembelanjaan Daerah (APBD), karena itu merupakan uang rakyat dari hasil pajak yang dihimpun.

Menurut Nopi Hidayat (Bule) selaku Pimpinan Redaksi Radar InformasiTv news, mengatakan, “Saya sangat prihatin terkait pemberitaan yang beredar di salahsatu Media Online, kalau Wartawan menulis sesuai dengan temuan di lapangan, bukan sengaja mencari – cari kesalahan, bahkan ada ucapan minta uang jutaan, bagaimana ga muncul berita miring, saat kita sebagai kontrol sosial mau konfirmsi aja, Ketua P3A yang di Desa Cileungsi ga mau menemui apalagi membalas WA, sedangkan pekerjaan di lapangan memang tidak sesuai dengan spek yang ditetapkan, yang kerja aja bilang pondasi ga digali cuma di “guar – guar” dan air masih mengalir saat pemasangan pondasi, ini udah jelas akan mengurangi kualitas nantinya, akan merugikan petani penerima manfaat dan juga merugikan uang negara, udah gitu Entis Ketua P3A Desa Cileungsi malah ngatain saya “Ie inspektorat lain”, saat saya konfirmasi lewat WA, bukan menjawab pertanyaan”.

Begitu pula dengan Ade Hanafi selaku Ketua Asosiasi Wartawan Selatan (AWAS), Ia juga sangat menyayangkan dengan pemberitaan dari salahsatu Media Online tersebut.

Red

Pekerjaan P3-TGAI Desa Ciburuy perlu dipertanyakan, diduga bisa Merugikan Petani Penerima Manfaat

Pekerjaan P3-TGAI Desa Ciburuy perlu dipertanyakan, diduga bisa Merugikan Petani Penerima Manfaat

BOGOR.radar.informasi.com – Pembangunan Irigasi dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang berlokasi di Kampung Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat dan bersumber dari dana APBN Kementerian PUPR Tahun Angggaran 2021, diduga syarat kejanggalan, pasalnya dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan speak yang telah ditetapkan, Selasa (27/04/21).

Hasil pantaun radar.informasi pada Sabtu kemarin, dilokasi tampak para Pekerja yang tengah melaksanakan kegitan pembangunan tanpa terlebih dahulu memasang pondasi, batu hanya sekedar diletakkan kemudian dibalut dengan pasir dan semen, belum lagi kondisi selokan masih terlihat air mengalir dengan deras, tentu saja hal ini akan mengurangi kualitas dari bangunan tersebut dan akan berdampak kerugian pada petani penerima manfaat sekaligus dapat merugikan keuangan negara.

Panitia pelaksana kegiatan P3- TGAI, Surahman atau yang biasa disapa Ongcui, tidaj tampak ada di lokasi, saat dikonfirmasi via Washapp sangat disesalkan tidak memberikan jawaban sama sekali. Anggaran sebesar Rp.195.000.000.00 tersebut diduga dijadikan ajang bancakan sehingga pelaksanaan kegiatan berkesan asal – asalan dan kurang pengawasan dari pihak TPM ataupun Kepala Desa selaku pemangku wilayah.

Ditempat terpisah Ketua LSM Perkumpulan Masyarakat Pemerhati Pembangunan Pasundan Raya ( PMP3R ) Anwar Resa, mengatakan, “Proyek tersebut sarat dengan penyimpangan, silahkan periksa, banyak pondasi tidak digali dan ukuran pondasi dasar yang seharunya 50 cm dibikin rata 30 cm, begitu halnya dengan ketinggian pondasi maupun lebarnya. Pelaksana P3-TGAI Itu hampir semua bermain dan mencuri ditataran teknis”, ujar Anwar.

Red

Sejumlah Cabang PMII Nyatakan Sikap Menolak Konkorcab Ke-X Yang Inprosedural

Sejumlah Cabang PMII Nyatakan Sikap Menolak Konkorcab Ke-X Yang Inprosedural

KOLAKA.radar.informah.com- Pelaksanaan Konfensi Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII ) Sulawesi Tenggara yang ke-X, yang akan di laksanakan di Kabupaten Kolaka pada tanggal 26 – 28 April 2021 mendapat penolakan dari beberapa cabang PMII yang ada di Sulawesi Tenggara,Senin (26/04/2021)

Penolakan tersebut hadir dari 1 cabang wilayah daratan dan 4 Cabang penuh PMII yang di Sulawesi Tenggara dari total 7 cabang PMII yang memiliki suara penuh atau definitif yaitu PC.PMII Kota Bau – Bau, PC. Kabupaten Muna, PC.PMII Kabupaten Buton dan PC.PMII Kabupaten Wakatobi.

Oscar Kokahita selaku Ketua PC.PMII Kabupaten Muna mengungkapkan, pelaksanaan Konfensi Koordinator Cabang (Konkorcab) PMII Sulawesi Tenggara Inskonstitusional karena tidak mendapatkan izin dari Ketua Umum PB PMII terpilih masa jabatan 2021-2023.

”Kami menolak pelaksaan Konkorcab kali ini, karena kegiatan Konkorcab kali ini tidak mendapat izin dari Ketum terpilih dan idealnya pelaksanaan Konkorcab harus mendapat izin dari Ketua PB PMII”, ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua PC.PMII Kabupaten Buton, Ahmad Sahyudin menganggap pelaksanaan Konkorcab yang dilaksanakan PKC.PMII Sulawesi Tenggara sangat terburu – buru karena sampai hari ini Ketua PB PMII terpilih belum di lantik.

“Pelaksanaan Konkorcab ini sangat terburu – buru, kan Ketua Umum belum dilantik masa tiba – tiba mau Konkorcap, ada apa?”, tegasnya.

Disisi lain Ifan Akmal selaku Mandataris Cabang PMII Kota Bau – Bau mengatakan, “Saat ini kami dari 4 Cabang PMII Kepulaun dan 1 cabang dari daratan telah bersepakat untuk menolak pelaksanaan Konfersi Koordinator Cabang Ke- X di Sulawesi Tenggara dan kami juga sudah mengirim surat penolakan Pelaksanaan kegiatan tersebut PB PMII dan meminta agar PB PMII segera menurunkan Karateker PKC PMII Sulawesi Tenggara karena kepengurusan PKC saat sudah selesai”.

”Sekarang kami sudah mengirim surat ke PB. PMII agar segera menurunkan SK.Karateker di PKC.PMII Sulawesi Tenggara, karena memang SK.kepengurasan sekarang ini kan sudah habis masa berlakunya”, tutupnya.

Reporter : Laode Abu Bakar
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemuda Pancasila Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan, Wujud Kepedulian terhadap Sesama

Pemuda Pancasila Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan, Wujud Kepedulian terhadap Sesama

BOGOR.radar.informasi.com – Bulan Suci Ramadhan 1443 H yang penuh berkah kali ini, puluhan pengurus beserta anggota Pemuda Pancasila pimpinan anak cabang Cijeruk melakukan aksi sosial bagi – bagi takzil untuk masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dan melintas di depan kantor Kecamatan Cijeruk, Sabtu (24/04/2021).

Ketua pemuda Pancasila, Suryana Ades mengatakan, “Tujuan kami melakukan aksi berbagi takzil dan turun langsung kejalan hanya ingin sedikit berbagi kepada masyarakat yg mau berbuka puasa sekaligus untuk meringankan para pengguna jalan yang kebetulan melintas didepan Kecamatan Cijeruk”.

Lanjut Suryana, Kami disini menurunkan sekitar 50 anggota, dimana semua anggota masing – masing kebagian tugas untuk membagikan takjil yang sudah di sediakan sebanyak 150 bungkus”.

Selain itu Suryana menjelaskan di bulan yang penuh berkah ini kami hanya ingin mendapatkan ridho dan pahala dari AllahSWT, dengan berbagi sedikit rezeki dibulan yg penuh berkah ini dan Alhamdulillah masyarakat yang kebagian sangat antusias dan bersyukur serta mengucapkan terimakasih.

ketua PAC Cijeruk Suryana Ades merasa bangga kepada para anggota yang kompak dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan saya mengucapkan apresiasi kepada seluruh pengurus maupun anggota yang sudah mau bersusah payah berkorban baik dari tenaga maupun materi serta loyalitas waktu yang mereka keluarkan.

“Saya berharap agar kedepannya silaturahmi, solidaritas dan kekompakan ini bisa di pertahankan dan bisa diikuti oleh seluruh insan Pemuda Pancasila khususnya Kabupaten Bogor dan se-Indonesia pada umumnya”, pungkas Suryana.

Reporter : Dewi

Jelang Buka Puasa, Team Rescue Indonesia Bersama TNI Dan Relawan AERI Berbagi Takjil

Jelang Buka Puasa, Team Rescue Indonesia Bersama TNI Dan Relawan AERI Berbagi Takjil

SUKABUMI.radar.informasi.com – Bulan Suci Ramadhan adalah bulan dengan seribu berkah, maka tak heran banyak pihak berlomba – lomba untuk menanam kebaikan, bersedekah ataupun berbagi dengan sesama, semua itu tentu saja dengan tujuan untuk mendapat ridho-Nya, begitu pula yang dilakukan oleh Team Rescue Indonesia, bersama dengan TNI dan Relawan AERI, mereka membagikan takjil kepada para Pengendara yang melintas di sepanjang Jalan siliwangi, tepatnya depan Alun – alun Kaum Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/04/21).

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para Pengendara yang masih beraktifitas di jalan disaat menjelang berbuka puasa, 1000 paket Takjil habis dibagikan dalam waktu singkat, Ketua Umum Rescue Indonesia, Ilham Adriansyah memaparkan bahwa aksi berbagi takjil kepada Masyarakat merupakan kegiatan rutin setiap hari Jum’at dan wujud aksi sosial yang kerap dilakukan selama Ramadhan.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan setiap hari Jum’at di Bulan Suci Ramadhan sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama, Alhamdullilah Masyarakat merasa terbantu, khususnya Pengendara yang menjelang Magrib masih di jalan, 1000 Takjil habis dalam waktu sekejap”, ujar Ilham Adriansyah.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi