Hendak Tawuran, Lima Pelajar SMK Asal Subang Diamankan Polsek Sukra Indramayu
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lima pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Kabupaten Subang tidak berkutik saat diamankan polisi di wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Gerombolan pelajar itu ditangkap lantaran berkedapatan membawa senjata tajam. Dengan masih mengenakan seragam sekolah, mereka diduga hendak akan melakukan tawuran. Kejadian tersebut tepatnya terjadi di Jalur Pantura Indramayu pada Kamis (24/2/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Sukra Iptu Fatoni Milkail membenarkan kejadian tersebut.
“Ada puluhan, sekitar 30 pelajar, lalu kita lakukan penyekatan dan sebanyak lima pelajar di antaranya bisa kita amankan,” ujarnya kepada awak media, Jumat (25/2/2022).
Disampaikan Iptu Fatoni Milkail didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Didi Wahyudi, lima pelajar itu terdiri dari 4 pelajar laki-laki dan satu pelajar perempuan. Usia mereka baru 15-16 tahun.
Menurut pengakuannya, aksi meresahkan itu sengaja mereka lakukan guna mencari musuh. Mereka menyisir dari Subang hingga ke Indramayu untuk mencari pelajar sekolah lain untuk diajak tawuran.
Setelah tertangkap, kata Iptu Fatoni Milkail, polisi langsung melakukan pembinaan terhadap para pelajar tersebut.
“Kita juga menghubungi keluarga atau orang tua serta pihak sekolah dari masing-masing pelajar ini,” ujarnya.
SMPN 10 Kota Bogor “Alih Fungsi” Menjadi Pasar, Praktil Jual Beli Seragam Marak Terjadi
BOGOR.radarinformasi.com- Meskipun dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolahan dan Penyelenggaraan Pendidikan, terutama pasal 181a, secara jelas tertulis mengenai larangan pendidik dan tenaga kependidikan, baik persorangan maupun kolektif, menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, seragam sekolah, atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan, akan tetapi pihak SMPN 10 Kota Bogor masih memberlakukan adanya praktik jual beli seragam tersebut, Rabu(23/02/22).
Meskipun berdalih koperasi yang menjual, akan tetapi saat radarinformasi.com mencoba klarifikasi ke pihak sekolah, koperasi tersebut terlihat tutup dan di gembok, Estiza Septiana, S.Pd, M.Pd selaku Kepala Sekolah mengatakan bahwa apa yang sekolah lakukan atas permintaan dari Wali Murid melalui Wali Kelas masing-masing.
Hal tersebut berbeda dengan yang dituturkan oleh salahsatu Wali Murid yang enggan disebutkan namanya, dengan keadaan ekonomi di masa pandemi seperti ini dengan mahalnya harga seragam yang harus dibeli sangat memberatkannya, bahkan Ia harus berhutang kesana kemari untuk membeli seragam.
Dalam kwitansi yang tertera stempel basah sangat jelas, harga baju muslim dan atribut sebesar Rp.500.000,00, belum lagi harus beli seragam batik, olahraga dan juga pramuka.
“Untuk seragam itu kan permintaan dari orangtua, harganya juga ga mahal koq masih sesuai standar di pasaran, untuk seragam pramuka itu bagi yang mau saja kita tidak mewajibkan, kalau seragam batik, atribut, olahraga dan muslim itu kan ciri khas sekolah tidak bisa di beli di luar sana”, ungkap Kepsek saat ditemui di ruangannya.
Masih menurutnya, “Mereka itu beli seragam dan atribut kan agar diakui bahwa mereka sekolah disini, koperasi yang menjual dan guru yang menjaganya, kita buka juga hanya saat jam istrihat saat guru tidak mengajar, untuk saat ini karena sistem belajar sedang online koperasi kita tutup dan kalau ada yang mau beli ga bisa kita layani”.
Sangat disayangkan, pendidik yang harusnya mengajar akan tetapi diduga menjadikan sekolah sebagai ajang bisnis di masa pandemi seperti saat ini, bahkan dengan nominal yang terbilang cukup mahal untuk ukuran seragam.
Ketua DPRD Indramayu Pimpin Ikatan Keluarga Alumni Unwir Indramayu
INDRAMAYU.radarinformasi.com – H. Syaefudin, SH resmi dikukuhkan menjadi ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Wiralodra (IKA Unwir) Indramayu periode 2021-2025.
Pengukuhan pengurus IKA Unwir Indramayu dilaksanakan pada Minggu (13/2/2022) di ballroom Hotel Grand Trisula Indramayu.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sejumlah undangan diantaranya Prof. Dr H. Yuddy Crisnandy, ME MH, Rektor Unwir Indramayu, Dr. Ujang Suratno, SH M.Si., Ketua Tanfidziyah PW NU Jawa Barat, K.H Juhadi Muhammad dan Ketua PC NU Kiayi Muhammad Mustofa.
Ketua IKA Unwir Indramayu, H Syaefudin SH mengatakan IKA Unwir Indramayu akan berusaha secara maksimal untuk memberikan sumbangsih bagi kemajuan Unwir Indramayu.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Unwir Indramayu, kami memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama memajukan Unwir Indramayu,” kata Ketua DPRD Kabupaten Indramayu ini.
IKA Unwir juga siap bersinergi dengan Yayasan dan Rektorat Unwir Indramayu untuk mengembangkan Unwir Indramayu menjadi perguruan tinggi yang semakin maju di Jawa Barat. IKA Unwir juga bisa menjadi garda terdepan untuk kemajuan Kabupaten Indramayu.
Sementara itu Rektor Unwir Indramayu, Dr. Ujang Suratno, SH, M.Si mengatakan IKA Unwir menjadi aset yang diharapkan mampu menyokong pengembangan universitas Wiralodra Indramayu.
“Peran serta IKA Unwir akan sangat membantu kami untuk bisa lebih maju dan berkembang. Kami mengajak semua elemen IKA Unwir untuk memberikan sumbangsih terbaik untuk civitas akademika Unwir,” kata dia.
Sementara itu, Prof. Dr H. Yuddy Crisnandy, ME MH mengatakan kekuatan perguruan tinggi salah satunya berasal dari ikatan alumni. Sinergitas antara IKA dengan perguruan tinggi akan menjadi kekuatan untuk memajukan perguruan tinggi.
“Peran serta dari Unwir dan ikatan alumni sangat dibutuhkan untuk kemajuan daerah baik di Indramayu maupun Jawa Barat,” kata mantan Dubes RI di Ukraina tersebut.
Kapolda Kalbar Buka Pendidikan Bintara Polri TA 2022, Diikuti 267 Siswa
SINGKAWANG,KALBAR.radar informasi.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri 2022 di SPN Polda Kalbar di Desa Sagatani, Kabupaten Singkawang, Selasa (08/02/2022).
Pendidikan ini diikuti sebanyak 267 orang siswa Bintara Polri yang merupakan putera daerah asli Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar membacakan sambutan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof Dr. H. Rycko Amelza Dahniel.
Kalemdiklat Polri mengucapkan selamat kepada calon Bintara Polri yang dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri serentak ini.
“Tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.
Selalu disiplin dan selalu patuhi protokol kesehatan, jangan lengah, jangan kendor guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus Polri.
“Ikuti semua proses pendidikan dengan tekun, penuh semangat serta tanamkan tekad dan motivasi yang kuat,” ujar Kalemdiklat Polri.
Persiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan dan hindari pelanggaran sekecil apapun.
Sementara itu Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro juga menambahkan, kepada para gadik dan tenaga pengajar di SPN agar menjadi pendidik yang profesional, displin dalam mendidik sehingga para peserta didik ini memiliki warna dalam menjalani pendidikannya.
“Untuk semua peserta didik, tidak ada yang bermental jelek dalam menjalani pendidikan, jangan banyak mengeluh, jalani pendidikan pembentukan ini dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Mantan Kadivkum Polri ini meminta peserta didik untuk bersungguh-sungguh dalam melaksanakan pendidikan.
“Dalam menjalani pendidikan selalu terapkan protokol kesehatan jangan sampai terpapar virus Covid-19,” jelas Kapolda Kalbar.
Kapolda Kalbar juga melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana di SPN Polda Kalbar.
Penulis : Bripda Juni Humas Polda Kalbar
Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, S.I.K., M.H. Kabidhumas Polda Kalbar
Upacara Pembinaan Tradisi Bintara Remaja Dan Tamtama Remaja Sebanyak 103 Personel Dipimpin Langsung Dansatbrimob Polda Kalbar
KALBAR.radar informasi.com – Dansatbrimob Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.IK., M.M., M.H., pimpin langsung upacara pembinaan tradisi bintara remaja dan tamtama remaja di Mako Satbrimob Polda Kalimantan Barat. Kamis 03/02/2022.
Sudah menjadi sebuah tradisi bagi personel Polri yang mendapatkan penempatan difungsi Brimob untuk mengikuti serangkaian kegiatan pembinaan tradisi. Seperti halnya yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Kalimantan Barat, sebanyak 103 personel Polri yang terdiri dari 83 bintara remaja lulusan SPN Polda Kalimantan Barat T.A. 2021.
10 Bintara remaja dan 10 Tamtama remaja lulusan Pusdik Watukosek T.A. 2021 yang mendapatkan penempatan di Satbrimob Polda Kalimantan Barat mengikuti serangkaian kegiatan pembinaan tradisi yang diadakan oleh Satbrimob Polda Kalimantan Barat. Pembinaan tradisi yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Kalimantan Barat kepada 103 personel barunya ini, dimulai dengan berjalan kaki dari Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Barat menuju ke Mako Satbrimob Polda Kalimantan Barat.
Pembinaan tradisi memang penting untuk dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan mereka terhadap Korps Brimob Polri karena Korps Brimob Polri merupakan pasukan elite yang dimiliki oleh Polri. Dansatbrimob Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.IK., M.M., M.H., menyambut kedatangan 103 personel baru di Mako Satbrimob Polda Kalimantan Barat.
Di dalam amanatnya Dansatbrimob Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.IK., M.M., M.H., memberikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di keluarga besar Satbrimob Polda Kalimantan Barat.
“Selamat datang dan selamat bergabung dikeluarga besar Satbrimob Polda Kalimantan Barat. Kalian merupakan 103 personel Polri terpilih yang bergabung di keluarga besar Korps Brimob Polri khususnya di Satbrimob Polda Kalimantan Barat”.
“Saya harap kalian bisa memberikan yang terbaik bagi satuan kita ini karena kalianlah generasi penerus Satbrimob Polda Kalimantan Barat. Tetap semangat, jaga kekompakan kalian dan yang terpenting jaga hirarki kalian”, ucap Dansatbrimob Polda Kalimantan Barat Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.IK., M.M., M.H.,
Back To Basic, Lapas Kelas II B Indramayu Dukung Strategi Ditjenpas Wujudkan Good and Clean Governance
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Indramayu siap berbenah untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, dengan tetap berprinsip pada profesionalisme dan integritas, hal tersebut diungkapkan langsung oleh Beni selaku Kalapas Indramayu kepada media, pada Kamis 20/01/2022.
Diketahui sebelumnya, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) siap menyongsong 2022 dengan berbagai resolusi demi perbaikan penyelenggaraan sistem Pemasyarakatan di Indonesia.
Pelaksanaan prinsip dasar Pemasyarakatan atau Back to Basic masih dipercaya sebagai senjata utama mewujudkan pelaksanaan clean and good governance. Hal ini terungkap dalam pembukaan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernispas) Tahun 2022 bertema “Evaluasi Kinerja Tahun 2021 Back to Basics”, Rabu (19/01/2022).
Kegiatan dihadiri oleh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, 33 Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 27 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, serta mitra kerja Pemasyarakatan. Rakernispas yang akan berlangsung selama tiga hari, 19 – 21 Januari 2021 ini, juga diikuti UPT Pemasyarakatan se-Indonesia yang terhubung secara virtual.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga menyampaikan apresiasi terhadap capaian dan prestasi jajaran Pemasyarakatan di 2021, menurutnya, jajaran Pemasyarakatan telah mampu menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik meskipun dalam situasi pandemi COVID-19.
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan penggagalan berbagai upaya penyelundupan narkoba ke lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara, pemindahan bandar narkoba ke lapas maximum security di Nusakambangan, rehabilitasi medis dan sosial bagi pengguna narkotika, ikrar setia NKRI narapidana terorisme, dan sederet prestasi membanggakan lainnya.
Namun ia berpendapat, hal tersebut tak boleh membuat Pemasyarakatan berpuas diri, melainkan terus berbenah agar dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
“Mari kita satukan tekad dan perbuatan untuk memberikan yang terbaik bagi Pemasyarakatan melalui pemikiran-pemikiran yang cerdas, sebagai respon atas harapan dan tuntutan dari masyarakat,” tuturnya.
Ia pun berpesan agar jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia menjaga profesionalisme, komitmen, dan integritas. Melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, baik di lapas, rutan, balai pemasyarakatan (bapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), maupun rumah penyimpanan barang sitaan negara (rupbasan).
“Kita kembali pada Basics, penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan tertib,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono mengatakan, kegiatan Rakernispas ini dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja Pemasyarakatan di 2021 sekaligus menetapkan strategi pencapaian target di tahun 2022.
“Semoga melalui Rakernispas ini dapat kita dapat mengakselerasi kinerja Pemasyarakatan dan menyatukan sinergi untuk menjawab tantangan-tantangan Pemasyarakatan yang semakin kompleks,” tandasnya.
Lapas Kelas II B Indramayu, kembali Berikan Asimilasi Rumah bagi 29 Warga Binaan
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 29 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kabupaten Indramayu telah dibebaskan melalui program Asimilasi dengan mengikuti persyaratan yang telah ditentukan, (Senin 17 Januari 2022).
Dalam kesempatan itu, Beni Hidayat Amd. IP. SH.MH selaku Kepala Lapas Kelas II B Indramayu menyampaikan, Dasar pemberian Asimilasi Rumah tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 32 tahun 2020 tentang syarat dan tata cara pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid -19, untuk itu pihaknya telah melaksanakan program Asimilasi bagi 29 warga binaan.
“Mereka telah mengikuti program Asimilasi melalui persyaratan administratif maupun substantif yang telah ditetapkan,” katanya.
Dia menambahkan, pemberian Asimilasi bagi narapidana dalam rangka pencegahan dan penanggulangan covid -19, menurutnya warga binaan yang berhak mendapat program Asimilasi merupakan warga yang sudah masuk kriteria, Beni menyebut, selama Asimilasi para warga binaan diwajibkan untuk melapor ke Lapas.
“Mereka melapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas), jadi mereka tetap melaksanakan laporan ke kami,” tuturnya.
Dia berpesan, bagi ke 29 warga binaan yang mengikuti program Asimilasi agar tetap di rumah dan tidak mengulangi tindak pidana.
Mengedapankan Kualitas, Proyek Rehabilitasi SMPN 1Cibinong Patut di Acungi Jempol
BOGOR.radar informasi.com – Proyek pembangunan rehabilitasi sekolah SMPN 1 Cibinong berjalan lancar, pembangunan renovasi enam (6) ruang kelas tersebut dilaksanakan dengan transfaran dan mematuhi protokol kesehatan selama pekerjaan dilaksanakan, Jum’at (03/11/2021).
Dari segi pengerjaan semua nampak mengedepankan kualitas, mulai dari bahan-bahan matrial ataupun daalam pelaksanaannya, hal tersebut tentu saja guna menjaga kualitas bangunan agar kokoh dan tidak cepat roboh.
Ditempat yang sama kami selaku media melihat para Pekerja dalam sistem pekerjaannya di utamakan keselamatan dan memakai alat pelindung diri (K3) guna menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, dengan demikian program rehab sekolah ini diharapkan bisa meningkatkan pembelajaran anak-anak ke lebih baik dan kenyamanan kegiatan dalam proses belajar- mengajar.
Ketika di konfirmasi H. Abas selaku pemborong dan sekaligus pelaksana kegitan dan pembangunan rehab sekolah SMPN 1 Cibinong Kabupaten Bogor mengatakan, “Kami selalu tranfaransi terhadap kontrol sosial baik itu LSM ataupun Wartawan, kami selalu terbuka”.
“Bahkan papan kegiatanpun selalu terpampang di tempat yang mudah dilihat oleh semua orang, karena kami mengikuti aturan pemerintah, sesuai Udang-undang No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)”, ungkapnya.
Di tempat terpisah salahsatu pegawai di SMPN 1 Cibinong menjelaskan, sosok H. Abas selaku pemborong dan sekaligus pelaksana kegitan bangunan sangat bagus dalam melaksanakan pekerjaanya, sehingga bangunan rehab sekolah bisa terbilang bagus dan patut di jadikan percontohan.
Mahasiswa Sekolah Vokasi IPB Bantu UMKM Olahan Tempe Tingkatkan Nilai Jual Produk
BOGOR.radarinformasi.com- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LPPM) IPB University bekerjasama dengan Program Studi Komunikasi Sekolah Vokasi IPB untuk mengadakan kegiatan IPB Goes to Field yang bertujuan membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Dramaga untuk rebranding guna meningkatkan nilai jual produk pada 29 Oktober lalu, Kamis (02/11/21).
Kelompok IPB Goes to Field 19 melakukan kunjungan ke UMKM olahan Tempe di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, dengan tujuan untuk melakukan survei langsung untuk mengetahui lebih lanjut mengenai UMKM olahan Tempe ini yang nantinya akan di rebranding.
Tim IGTF 19 Prodi Komunikasi Sekolah Vokasi IPB Bersama UMKM olahan Tempe Desa Ciherang. UMKM olahan Tempe ini dikelola oleh Hilmy yang dahulu milik Ibunya yakni Zulaikha. Produk olahan Tempe yang diproduksi ada bermacam-macam, diantaranya ada keripik tempe, orek tempe, dan cokelat tempe, semua produk tersebut di produksi sendiri oleh Hilmy di kediamannya dan hanya di produksi secara Pre Order atau sistem memesan terlebih dahulu.
“Untuk masalah branding tentu saya berharap dengan hadirnya Mahasiswa IPB disini bisa membantu perihal kemasan yang sampai saat ini masih minim dan seadanya, juga semoga bisa membantu untuk memperluas pasar produk terutama dengan strategi marketing sosial media yang saat ini sedang marak”, ujar Hilmy.
Setelah memperoleh informasi mengenai apa saja yang dibutuhkan untuk rebranding, Mahasiswa Komunikasi Sekolah Vokasi IPB Kelompok IPB Goes to Field 19 lalu mulai melakukan rebranding produk seperti menentukan kemasan yang tepat, pembuatan logo dan label menarik, serta menyusun strategi marketing di media sosial untuk penjualan produk dariUMKM olahan Tempe Bu Hilmy.
Sumber : Divandra Flory Aisya Efendi Redaktur : Dewi Pelangi
Diduga Kepsek SMP Al-Jihad Endapkan Dana PIP untuk meraup Keuntungan Pribadi
BOGOR.radarinformasi.com- Dana yang di gelontorkan oleh Pemerintah Pusat melalui Program Indonesia Pintar (PIP) adalah diperuntukkan untuk siswa yang kurang mampu, anggaran tersebut disalurkan ke setiap sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, program PIP tersebut diatur dengan Undang-undang dan Perpres Permendikbud, Kamis (02/11/21).
Sehingga kesimpulannya Penerima Manfaat program PIP harus diambil berupa uang tunai dan tidak bisa di kolektifkan, akan tetapi Program Indonesia Pintar, diduga banyak dimanfaatkan oleh Oknum-oknum Kepala Sekolah, anggaran tersebut di jadikan aji mumpung untuk memperkaya diri-sendiri.
Seperti halnya yang terjadi di SMP AL.Jihad yang beralamat di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, dari hasil investigasi, Oknum Kepala Sekolah yang bernama Amir, mengendapkan anggaran PIP, yang seharusnya di cairkan di tanggal 30 September lalu, hingga saat ini bantuan PIP masih mengendap di Bank, sedangkan menurut aturan, ketika program PIP sudah masuk ke rekining masing-masing Penerima Manfaat itu harus segera diambil dan disalurkan sesuai kebutuhan Siswa-siswi.
Ketika dikonfirmasi via seluler, Kepala Sekolah mengakui dengan adanya pengendapan dan belum di salurkan ke pihak Penerima Manfaat.
Pandangan kami selaku awak media diduga Kepala Sekolah SMP AL.Jihad yang bernama Amir ingin meraup keuntungan dari dana PIP tersebut, dalam hal ini Kepala Sekolah telah melanggar KUHP Pasal 372, Penggelapan dana untuk para Siswa-siswi dan barang siapa yang sengaja melawan hukum memiliki barang hak orang lain sebagian atau seluruhnya diancam lima tahun penjara
Menggapi hal tersebut anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan, Waras menegaskan, “Jika ada kejanggalan tentang program PIP saya tidak akan segan-segan untuk memanggil dan melaporkan ke pihak Penegak Hukum di wilayah Jabar”.