Pecundang …!!!, Oknum Staf Desa Cijalingan tidak Hadir dalam RDP yang digelar oleh Ketua DPRD Sukabumi

Pecundang …!!!, Oknum Staf Desa Cijalingan tidak Hadir dalam RDP yang digelar oleh Ketua DPRD Sukabumi

SUKABUMI.radarinformasi.com – Kasus Vidio Viral Eko Purtjahjanto dan oknum Perangkat Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, ternyata berbuntut panjang, walaupun sebelumnya sudah terjadi perdamai (Islah) antar dua belah pihak yang di fasilitasi oleh Muspika Cicantayan.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang di gagas oleh DPRD Kabupaten Sukabumi, membahas ketegangan antara perangkat Desa Cijalingan dan guru SMPN 1 Cicantayan, tidak dihadiri para pejabat terkait. Rapat tersebut dilangsungkan di Gedung Pendopo Sukabumi, Jalan A. Yani Kota Sukabumi, Senin (15/3/2021) pagi.

Di ruang rapat, tidak tampak hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi Thendi Hendrayana, Camat Cicantayan Sendi Apriadi, dan Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaludin, namun yang tampak hadir terlihat  Perwakilan dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, dari SMPN 1 Cicantayan hadir Eko Purtjahjanto, guru yang pernah bersitegang dengan oknum perangkat Desa Cijalingan. Kehadiran kepala desa dan perangkat desa dalam RDP sangat penting karena merekalah pemicu masalah yang ramai menjadi bahan perbincangan publik akibat tindakan persekusi terhadap Eko.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara menyatakan kekecewaan atas ketidakhadiran para pejabat tersebut. Dia mengatakan, kehadiran mereka penting untuk mencari titik temu dan penyelesaian yang tuntas dari kasus persekusi terhadap guru SMPN 1 Cicantayan tersebut. Pimpinan dan anggota DPRD juga kecewa atas ketidakhadiran para pejabat tersebut. Wakil rakyat yang hadir pada RDP dan kecewa antara lain Wakil Ketua DPRD Yudi Suryadikrama, Ketua Komisi IV Hera Iskandar, serta anggota Komisi IV Paoji Nurjaman dan Andri Hidayana.

“Seharusnya para pejabat itu hadir karena rapat ini untuk mencari formulasi agar kasus persekusi seperti itu tidak terulang,” kata Hera mewakili suara Komisi IV.

Para wakil rakyat pun mengusulkan RDP susulan dengan menghadirkan para pejabat yang mangkir. Bila perlu, RDP dilaksanakan di Kantor Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Abdri Hidayana, politisi tangguh dari PPP asal Pajampangan menyatakan, harus ada pemeriksaan menyeluruh atas ketidakhadiran para pejabat tersebut. Andri menganggap sikap para pejabat yang tidak hadir pada RDP merupakan pelecehan terhadap lembaga legislatif.

Pada rapat itu tampak hadir Sekretaris PGRI Kabupaten Sukabumi Asep Durahman alias Asdur dan Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya Budhy Lesmana alias Budi Gondrong (BG).

Sebelumnya BJI menyatakan siap mendampingi Eko jika kasus persekusi tersebut berlanjut ke ranah hukum.

Red

Kapolres Indramayu Berikan Reward kepada 36 Personil dan 1 Anggota Koramil yang berprestasi

Kapolres Indramayu Berikan Reward kepada 36 Personil dan 1 Anggota Koramil yang berprestasi

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Kapolres Indramayu AKBP Hafidh.S.Herlambang, S.I.K., M..H., memberikan Reward kepada Personel Polres Indramayu dan Polsek Jajaran yang berprestasi. Pemberian Reward kepada Personel dilakukan di Lapangan Apel Polres Indramayu, Jawa Barat, Senin (01/03/2021).

Kapolres Indramayu AKBP. Hafidh.S. Herlambang melalui Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP. Budiyanto menyampaikan bahwa sebanyak 36 (tiga puluh enam) Personel Polres Indramayu dan 1 (satu) Anggota Koramil Kertasmaya yang berprestasi dalam melaksanakan tugas tanggung jawabnya di Masyarakat.

“Saya selaku Kapolres Indramayu mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang setinggi – tingginya kepada Personel yang berprestasi serta satu Anggota Koramil Kertasmaya atas dedikasi dan loyalitas yang telah di berikan”, ujarnya.

Dikatakannya, pemberian penghargaan ini selain merupakan bentuk apresiasi terhadap personel yang berprestasi juga merupakan suatu cara untuk memotivasi Personel lainnya agar mampu melakukan hal yang sama.

“Kepada anggota yang berprestasi, kami berikan Reward dan juga sebaliknya bagi anggota yang melanggar akan diberikan punishment”, tambahnya.

Kapolres AKBP.Hafidh.S.Herlambang berharap, lanjutnya, dengan metode seperti ini dapat mengurangi pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota bahkan sebaliknya dapat meningkatkan prestasi kerja para Anggota sehingga nama baik organisasi Polri tetap terjaga bahkan meningkat lebih baik.

“Dalam kegiatan tersebut dihadiri Para Kabag, Para Kasat, Para Kasi, Perwira staf Polres Indramayu dan seluruh Personel Polres Indramayu,” pungkas AKP. Budiyanto.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Kades Benjot Optimalkan Pembangunan, Pelayanan Dan Pengabdian

Kades Benjot Optimalkan Pembangunan, Pelayanan Dan Pengabdian

CIANJUR.radar.informasi.com – Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, maka dari itu, Kepala Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Sopyan Saori,S.Pd menyatakan bahwa pihaknya semaksimal mungkin memberikan pelayanan dan pengabdian terhadap Masyarakat, Rabu (24/02/21).

Bahkan, Sopyan pihaknya memiliki grafik target pembangunan di Desa Benjot, seperti yang Ia paparkan kepada radar.informasi.com, “Program Dana Desa (DD) sudah terealisasi termasuk program BLT dan upaya pencegahan covid, bahkan semenjak 10 bulan pengabdian, kami mampu menambah aset desa berupa tanah seluas 3500 meter, berupa jalan”.

“Antara lain,untuk program jaringan jalan antar kampung Padaruum, Dap Jajar, Awilarangan sepanjang 3000 meter dengan lebar 3 meter dan jaringan jalan Kampung Benjot – Awilarangan sepanjang 500 meter dengan lebar 1 meter”, tukas Sopyan.

Selain itu, pihaknya telah merealisasikan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) berupa BSPS melalui aspirasi anggota DPR RI, Eem Marju sebanyak 20 unit rumah juga 2 unit traktor dan mesin pompa air dari aspirasi anggota DPR RI Budi Setiawan.

“Selain hal tersebut diatas, untuk meningkatkan IPM Ahlakul Karimah, kami menyelenggarakan program Benjot Mengaji dan rutin mengadakan santunan terhadap Yatim Piatu, dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan saat ini kami sedang melakukan program penerangan jalan umum (PJU) di 45 titik, serta masih banyak rencana kedepan, diantaranya pembuatan sarana olahraga Futsal, Kampung Wisata dikampung Gelebug untuk tempat baling-baling (kolecer)”, tuturnya.

“Dengah hal itu,PAD Desa Benjot bisa meningkat, karena lapang Futsal bisa buat sarana parkir dan gedung bisa disewakan dengan harga murah, kami berharap delapan program unggulan dapat terlaksana dengan baik dan Masyarakat merasa puas dengan pelayanan Desa Benjot karena serba gratis”, pungkasnya.

Reporter : Iman
Redaktur. : Dewi Pelangi

Camat Cicurug Tutup Mata dan Bungkam dengan Permasalahan yang ada di Wilayahnya

Camat Cicurug Tutup Mata dan Bungkam dengan Permaalahan yang ada di Wilayahnya

SUKABUMI.radar.informasi.com – Adanya permasalahan – permasalahan yang sering mencuat di suatu wilayah, tentu saja menjadi persoalan yang harus diselesaikan, namun sangat disayangkan, Keterbukaan Informasi Publik masih menjadi tantangan yang harus dibenahi oleh para pemangku kepentingan, khususnya di Instansi Pemerintahan.

Hingga saat ini, masih dijumpai kesulitan yang dialami oleh para Awak Media dalam upaya mendapatkan informasi terkait isu – isu berkembang melalui konfirmasi ke narasumber atau orang yang berkompeten untuk menjawab, bahkan, tidak jarang Pejabat berwenang saat dimintai keterangan memilih bungkam atau penolakan, padahal hal ini merupakan bagian dari proses jurnalistik sebelum informasi itu dikemas dalam bentuk berita bagi kepentingan masyarakat luas.

Bungkamnya Pejabat Publik tersebut juga dilakukan oleh Wawan Godawan selaku Camat Cicurug, beberapa kali radar.informasi.com meminta tanggapan tentang pemberitaan yang mencuat di Masyarakat melalui seluler, Camat tidak sedikitpun memberikan respon, bahkan saat akan konfirmasi, Ia tidak berada di ruangannya.

“Pak Camat sedang keluar, mungkin lagi meninjau ke desa, cuma mobilnya memang ada, mungkin beliau menggunakan motor”, ungkap salahsatu Staf Kecamatan.

Sangat disayangkan memang, informasi yang harusnya bisa tersampaikan kepada Masyarakat tidak mendapat respon sama sekali, padahal, hal itu bisa jadi sentilan agar badan publik bersifat transparan terhadap informasi urgen menyangkut hajat hidup orang banyak, sampai berita ini diturunkan pihak terkait belum memberikan keterangan apapun.

Red

Dua Puluh Lima (25) CPM Rutilahu Desa Plosokerep – Indramayu hadiri Sosialisasi

Dua Puluh Lima (25) CPM Rutilahu Desa Plosokerep – Indramayu hadiri Sosialisasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bertempat di aula kantor Desa Polsokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, dua puluh lima (25) warga Calon Penerima Manfaat (CPM) yang akan mendapatkan bantuan hibah dari Provinsi dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2021 hadiri undangan sosialisasi dari Tim Tekhnisi Kabupaten sebelum pelaksanaan pembangunan di mulai, Jumat (12/02/2021).

Suhartono, Kasi Perumahan Tim Tekhnis Kabupaten Indramayu, memaparkan, ” Program Rutilahu ini adalah bantuan dana hibah dari provinsi, yang pelaksanaannya melalui LPM Desa, namun sebelum pelaksanaan terlebih dahulu para Calon Penerima Manfaat bantuan harus paham dengan aturannya, untuk program tahun ini beda dengan tahun kemarin”.

“Kalau sekarang dana anggaran yaitu Rp.17,500.000 adapun dalam teknis nanti untuk belanja bahan material Rp.
16.500.000 ( Enam belas juta lima ratus ribu rupiah) untuk upah tukang Rp.700.000 ( Tujuh Ratus Ribu Rupiah) dan Rp. 300.000 ( Tiga ratus ribu rupiah) buat administrasi laporan dan lain-lain, bagi para penerima diharapkan siap untuk swadaya dalam pelaksanaan pembangunan nanti”, sambungnya.

PJ.Desa Plosokerep Nasikin dalam sambutnya mengatakan, ” Saya selaku Penjabat Kades sebelum dan sesudahnya, saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah, terlebih kepada Kasi perumahan beserta Fasilitator yang sudah mengupayakan atau menyetujui adanya program bantuan Rutilahu kepada Warga kami”, singkatnya.

Ketua LPM Desa Pelosokerep, Ono Harsono disela sambutanya dirinya memaparkan bahwa masih banyak rumah Warga yang belum layak huni di desanya.

” Saya sebagai ketua LPM hanya bisa membantu secara moril dan saya pun sebelumnya juga sudah melihat tempat tinggal para Calon Penerima Manfaat bantuan Rutilahu, sebenarnya banyak cuma ini skala prioritas kita berikan kepada Warga yang hadir disini, hanya duapuluh lima (25) untuk sementara nanti kalau hasilnya sesuai dengan harapan, nanti akan ada susulan untuk yang lainnya, jadi diharapkan Calon Penerima Manfaat siap untuk swadayanya dalam pelaksanaannya nanti”, jelasnya.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Koordinasi yang baik antara BPD dan Kepala Desa menjadi Faktor kemajuan Desa.

Koordinasi yang Baik antara BPD dan Kepala Desa menjadi Faktor Kemajuan Desa.

Bogor.radarinformasi.com –
Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) sebagai mitra dari Pemerintahan Desa menjadi pendukung setiap program desa agar berjalan dengan lancar, hal tersebut dilakukan oleh BPD yang ada di Desa Teluk Pinang Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor, Rabu (14/10/2020).

Hubungan yang baik antar kedua pihak tersebut mendorong peningkatan kemajuan desa yang signifikan, karena berjalan baiknya roda Pemerintahan tentu harus ada komunikasi disetiap mengambil keputusan, sehingga tidak ada konflik di masyakarat. Semua itulah yang terjalin pada masa Pemerintahan Ahmad Rifai yang menjabat sebagai Kepala Desa Teluk Pinang.

Agenda per- tiga bulan pun menjadi agenda rutinan yang melibatkan seluruh RT / RW, BPD, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan Pemerintahan Desa yang dibuat serta bertujuan untuk membahas evaluasi perencanaan yang ada di desa sehingga lancar dalam merealisasikannya.

“Hubungan yang baik ini harus berjalan seterusnya dan semoga menjadi lebih baik lagi kedepannya, sehingga Desa Teluk Pinang menjadi desa yang maju”, ujar Muhammad Mulyadi Ketua BPD.

 

( Yusril/Tika )

Kesra Banjarwangi berharap Data KPM Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Kesra Banjarwangi berharap Data KPM Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Bogor.radarinformasi.com – Dengan adanya Pandemi Covid-19, Masyarakat banyak yang terkena dampak, diantaranya dampak Ekonomi sehingga mereka butuh perhatian lebih dari Pemerintah, tak terkecuali danpak yang berimbas pada Masyarakat Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Selasa (13/10/2020).

Dari 2000 lebih data pengajuan bantuan pemerintah, hanya 70% yang terealisisakian hal tersebut, membuat kecemburuan Sosial di Masyarakat sehingga menjadi PR bagi pemerintahan yang berada ditingkat bawah mulai dari Kepala Desa, Kesra hingga RT yang langsung bersentuhan dengan Masyarakat.

“Ada beberapa bantuan yang menimbulkan gejolak antar Warga, diantaranya bantuan yang bersumber dari Provinsi karena yang mendapatkan dari kalangan orang mampu bahkan ada yang sudah meninggal 10 tahun lalu, tetapi namanya tercantum sebagai Penerima Manfaat, permasalahan ini yang membuat Masyarakat menanyakan kepada Aparat Pemerintahan Desa sebagai pucuk pimpinan yang ada dibawah”, ujar Saptaji Kasi Kesra Desa Banjarwangi.

“Saya berharap agar Masyarakat bisa lebih mengerti karena pada dasarnya yang menentukan itu bukan dari Pemerintahan Desa, akan tetapi saya selaku Kasi Kesra akan selalu mengajukan bagi Masyarakat yang belum tersentuh sama sekali bantuan dari Pemerintah”, pungkasnya.

(Yusril)

Dana Desa sebagai Pelumas Roda Pembangunan Ekonomi Desa

Dana Desa sebagai Pelumas Roda Pembangunan Ekonomi Desa

Bogor.radarinformasi.com – Dana Desa adalah sebagai stimulasi yang mampu mengubah dan memperlancar roda pembangunan ekonomi punggiran sekaligus sebagai pelumas roda pembangunan desa, maka untuk itu perlu dukungan dari semua pihak agar proses pembangunan berjalan lancar, Rabu (07/10/2020).

Dana Desa sendiri digelontorkan oleh Pemerintah Pusat yang didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang merupakan sumber dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. Jumlah yang diterima paling sedikit adalah 10% dari APBN. Untuk pengalokasiaannya juga harus digunakan secara konsisten dan terkendali. Setiap kegiatan yang menggunakan alokasi dana desa, melalui beberapa tahapan proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi yang jelas dan berdasar prinsip. Segala bentuk laporan yang dibuat harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Salahsatu desa penerima manfaat dari Dana Desa adalah Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengingat kondisi saat ini, ditengah Pandemo Covid 19, tanpa membuang waktu Badri, selaku Kepala Desa langsung merealisasikan untuk BLT DD dan Stunting untuk kemajuan desa dan kesejahteraan Masyarakatnya.

Kinerjanya patut diacungi jempol, bekerja untuk kepentingan Masyarakat dan berusaha melakukan yang terbaik sehingga respon dari Masyarakat juga sangat baik.

“Untuk Dana Desa sudah tersalurkan dengan baik, Masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya, mulai dari BLT DD dan juga Stunting, pelayanan Posyandu dan juga penanganan gizi buruk semua sudah terealisasikan dengan baik”, ungkap Badri kepada radarinformasi.com.

(Iman)

Peran TKSK Kecamatan dalam Kesejahteraan Sosial Masyarakat

Peran TKSK Kecamatan dalam Kesejahteraan Sosial Masyarakat

Bogor. radarinformasi.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai, bantuan ini dari Pemerintah diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/E – Warung yang bekerjasama dengan Bank.

Untuk kelancaran Program – program yang berkaitan pengentasan kemiskinan masyarakat khususnya untuk Program Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtera (RASTRA) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tak luput dari peran serta keberadaan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), bahwa TKSK adalah salah satu SDM dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Tugas TKSK sebagai pendamping yang selalu dianggap enteng oleh banyak pihak, namun kenyataan dilapangan jauh berbeda. Seperti halnya TKSK Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor yang selalu melakukan kegiatan penyuluhan dan bimbingan sosial baik atas inisiatif sendiri maupun atas penugasan dari berbagai pihak dan mengembangkan partisipasi sosial masyarakat serta jejaring kerja dengan berbagai pihak dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Edi S selaku Ketua TKSK saat ditemui tim radarinformasi.com mengungkapkan, “Pekerjaan yang dilakukan para TKSK tidak ringan, karena itu, perlu komitmen dan dukungan dari pemerintah, baik Pemprov maupun Kabupaten”.

“Analisa Kami apresiasi layak diberikan kepada para pekerja sosial ini karena mereka telah bekerja keras dan ikhlas dalam mendata dan memonitor berbagai permasalahan sosial di masyakarat”, harapnya.

( Iman )

Stunting Desa Cikadu Sudah Terealisasi, Warga sambut Antusias

Stunting Desa Cikadu Sudah Terealisasi, Warga sambut Antusias

Purwakarta.radarinformsi.com – Untuk membangun dan mensejahterakan Masyarakat Desa, banyak hal yang bisa dilakukan, salahsatunya dengan peningkatan Infrastruktur ataupun peningkatan mutu kesehatan demi menciptakan generasi muda yang berpotensi dalam pengembangan SDM nantinya.

Begitu pula yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Cikadu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta – Jawa Barat, pihak Pemdes tidak hanya menyoroti pembangunan infrastruktur saja, akan tetapi di barengi dengan pemberdayaan SDM dengan cara memprioritaskan kesehatan bagi Masyarakat, Senin ( 28/09/2020).

Dedi Sujana selaku Kepala Desa berharap agar Masyarakatnya sehat dengan adanya Stunting yang dianggarkan melalui Dana Desa tersebut, ” Kita sudah realisasikan Dana Desa sesuai dengan yang telah ditentukan, mulai dari BLT DD, Stunting dan juga bantuan kepada Posyandu”, ujar Dedi melalui selulernya.

Sementara itu Wargapun sangat merasa terbantu dengan program yang telah dihalankan oleh Pemerintah Desa, banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh mereka.

“Selama ini kepemimimpinannya sangat bagus dan patut dijadikan contoh bagi Kepala Desa yang lain, semua program berjalan dengan baik dan Masyarakat bisa langsung menikmati hasil dari realisasi program – program pemerintah”, ujar salahsatu Warga.

(Iman).