INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka merayakan kemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu terpilih, Lucky dan Saefudin (Paslon 02), H. Suwarto memimpin acara syukuran bagi relawan Diponegoro di Aula Griya Amal pada Kamis (13/2/25). Acara ini juga menjadi momen konsolidasi untuk memperkuat dukungan ke depan. Senin (17/2)
Ratusan relawan Diponegoro hadir dalam kegiatan tersebut, menyimak arahan dari H. Suwarto selaku Dewan Pembina Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintahan baru demi kemajuan Kabupaten Indramayu.
Dukung Kebijakan Baik, Kritik yang Kurang Tepat
Dalam sesi wawancara, H. Suwarto menegaskan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, ia akan turut mengontrol jalannya pemerintahan.
“Jika kebijakan yang diambil baik, maka harus didukung. Namun, jika ada yang kurang tepat, perlu diberi masukan agar pemerintahan berjalan aman, lancar, dan sukses, sehingga masyarakat Indramayu benar-benar merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Sebagai mantan Ketua Tim Pemenangan Paslon 02, H. Suwarto juga menyampaikan bahwa secara umum tim sudah dibubarkan. Namun, karena relawan Diponegoro belum sempat mengadakan syukuran, ia memfasilitasi kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka.
Lucky-Saefudin Absen, Fokus pada Pra-Pelantikan
H. Suwarto menjelaskan bahwa Lucky dan Saefudin tidak dapat menghadiri acara tersebut karena sedang menjalani serangkaian kegiatan persiapan menjelang pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu.
Program 100 Hari: Kejutan untuk Masyarakat
Ketika ditanya mengenai program 100 hari pertama pemerintahan, H. Suwarto memilih untuk merahasiakannya sementara waktu.
“Ada 65 program unggulan serta sejumlah program percepatan yang masih dalam proses. Semuanya akan diserahkan ke bupati. Biarlah menjadi kejutan bagi masyarakat, karena perlu ada sinkronisasi agar berjalan optimal di tahun 2025,” jelasnya.
Sindiran untuk ‘Pahlawan Kesiangan
Menutup pernyataannya, H. Suwarto menyinggung adanya pihak yang mengaku mendukung pasangan Lucky-Saefudin dengan tujuan kepentingan pribadi.
“Saya tahu siapa yang benar-benar berjuang penuh dan siapa yang setengah-setengah. Mereka yang hanya mencari keuntungan duniawi semoga bisa sadar diri,” pungkasnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan kunjungan resmi Perdana Menteri Jepang, H.E. Sigheru Ishiba, beserta istri, H.E. Yushiko Ishiba, ke Istana Kepresidenan Kota Bogor, apel gelar pasukan dilaksanakan di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, pukul 06.00 WIB. Sabtu (11/1)
Apel tersebut dipimpin oleh Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos, M.Tr.Han, bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., M.H., S.I.K. Sebanyak 450 personel gabungan dari berbagai satuan mengikuti apel ini, termasuk TNI, Polri, Satpol PP, Dishub Kota Bogor, dan petugas keamanan Kebun Raya Bogor.
Turut hadir dalam Apel tersebut Kasi Ops Kasrem 061/SK, Kasdim 0606/Kota Bogor, Dan Denpal III/1 Bogor, Dan Denhub Rem 061/SK, Dan Denpom III/1 Bogor, Dan Denzibang 2 Bogor, Danyonif 315/GRD, Kabag Ops Polresta Bogor Kota, Para Kasat jajaran Polresta Bogor, Pasi Ops Kodim 0606/Kota Bogor, Para Danramil jajaran Kodim 0606/Kota Bogor, dan Kabid Lalin Dishub Kota Bogor
Pesan Pimpinan Apel Dalam arahannya, Dandim 0606/Kota Bogor menekankan pentingnya pengamanan menyeluruh pada rute perjalanan tamu negara, baik saat tiba maupun kembali ke Jakarta. “Saya menginstruksikan agar seluruh petugas menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, memastikan kelancaran rute, dan memantau situasi dengan alat komunikasi. Disisi lain juga untuk mengantisipasi potensi gangguan dari masyarakat yang belum mengetahui adanya kegiatan ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota mengimbau para personel untuk waspada terhadap potensi hambatan di rute, seperti spanduk atau penghalang lainnya. Beliau juga menekankan pengamanan ketat di jalur utama, termasuk pintu masuk tol Baranangsiang hingga Istana Kepresidenan Bogor. “Jalur tikus dan area yang berpotensi dilalui kendaraan atau pejalan kaki juga menjadi perhatian utama,” ucapnya.
Pelaksanaan Kegiatan Setelah apel selesai pukul 06.25 WIB, dilanjutkan dengan Taktikal Wall Game (TWG) yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Bogor Kota. Pada sesi ini, setiap titik dan rute yang akan dilalui tamu VVIP dicek kembali untuk memastikan keamanan dan kelancaran.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antar instansi demi menjaga keamanan dan kenyamanan kunjungan resmi Perdana Menteri Jepang ke Istana Kepresidenan Kota Bogor.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah memberikan kabar gembira bagi pelanggan PLN dengan pemberlakuan diskon tarif listrik sebesar 50 persen mulai Rabu, 1 Januari 2025 hingga Jumat, 28 Februari 2025. Diskon ini berlaku untuk pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, hingga 2.200 VA, Rabu (1/1/2025).
Kebijakan ini bertujuan meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional. Diskon tersedia secara otomatis untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar. Pelanggan prabayar akan mendapatkan potongan langsung saat pembelian token listrik, sementara pelanggan pascabayar akan menikmati diskon pada tagihan bulan Januari dan Februari 2025.
Cara Membeli Token Listrik
Token listrik dapat dibeli melalui berbagai saluran, termasuk minimarket, ritel, e-commerce, atau aplikasi PLN Mobile. Berikut langkah-langkah pembelian melalui aplikasi PLN Mobile :
1. Buka aplikasi PLN Mobile di ponsel.
2. Pilih menu “Kelistrikan” dan klik “Token dan Pembayaran”.
3. Masukkan nomor pelanggan atau nomor meter.
4. Pilih nominal pembelian token.
5. Selesaikan pembayaran dan cek transaksi di menu “Lihat Transaksi Saya”.
Rincian Tarif Listrik Terbaru
Mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2024, tarif listrik triwulan pertama 2025 adalah sebagai berikut:
Daya 900 VA: Rp 1.352,00/kWh
Daya 1.300 VA dan 2.200 VA: Rp 1.444,70/kWh
Daya 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53/kWh
Daya 6.600 VA ke atas: Rp 1.699,53/kWh
Diskon ini tidak hanya memberikan keringanan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan energi secara lebih hemat dan efisien. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi PLN atau aplikasi PLN Mobile.
NUSATENGGARATIMUR.radarinformasi.com – Polri memberangkatkan tim trauma healing dari Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) ke Flores Timur. Tim ini bertugas membantu pemulihan psikologis warga yang menjadi korban serta terdampak bencana alam erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Senin (18/11)
Dari keterangan SSDM Polri, Senin (18/11/2024), tim mendatangi langsung ke lima titik posko pengungsian. Yakni Posko Ile Gerong, Posko Bokang, Posko Epu Tobi, Posko Konga, dan Posko Lewolaga.
“Pendekatan trauma healing ini tidak hanya berbasis psikologi klinis, tetapi juga melibatkan pendekatan humanis dan budaya lokal. Kami memahami bahwa masyarakat di Flores Timur memiliki kearifan lokal yang kuat. Oleh karena itu, kami berupaya mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam proses pemulihan ini agar lebih relevan dan diterima oleh warga,” kata Kepala Biro Psikologi SSDM Polri, Brigjen Kristiyono.
Dia kemudian menerangkan anak-anak menjadi yang paling terdampak secara psikologis akibat bencana ini. Oleh sebab itu tim trauma healing mengadakan berbagai kegiatan interaktif, seperti permainan edukasi, permainan energizer.
“Dan kegiatan menari yang dirancang untuk mengalihkan perhatian mereka dari pengalaman traumatis serta memulihkan kemampuan dalam menjalin kontak sosial. Tim Psikologi SSDM Polri memberikan energizer kepada kurang lebih 150 anak disetiap posko yang di datangi,” ucap Kristiyono.
Kristiyono menyampaikan anak-anak seringkali tidak bisa mengungkapkan perasaan mereka secara verbal. Sehingga, tambah dia, pendekatan melalui permainan, bernyanyi, dan kegiatan interaktif lainnya sangat efektif untuk meredakan ketegangan emosional mereka.
“Tim melakukan kegiatan energizer kepada anak-anak yang berada dalam posko dengan rentang pendidikan mulai dari SD sampai dengan SMP. Lalu pemberian dukungan logistik setelah sesi energizer yang dibantu oleh Polwan Polres Flores Timur,” ujar Kristiyono.
Pada kesempatan yang sama Pikolog Madya Biro Psikologi Staf Sumber Daya Manusia (SSDM), Kombes Yenny Rosmalawati Dewi, menyebut orang dewasa yang berada di pengungsian juga diberikan perhatian khusus melalui sesi terapi pernafasan yang bisa diaplikasikan secara individu maupun kelompok. Pendekatan ini dilakukan untuk meredakan rasa cemas serta memastikan mereka mendapatkan perhatian dalam situasi yang penuh tekanan.
“Sesi relaksasi menggunakan teknik Pernafasan Lima Jari dan Teknik Grounding diberikan kepada kategori dewasa,” sambung Yenny.
Dia berharap layanan psikologi ini membuat trauma warga tak berkepanjangan. Dia juga menuturkan kehadirannya falam rangka memastikan persiapan logistik polres untuk para pengungsi.
“Kunjungan dan layanan Tim Psikologi Mabes Polri dapat meningkatkan keceriaan serta motivasi anak-anak yang terdampak bencana erupsi. Lalu pemberian layanan psikologi menggunakan Teknik Relaksasi Pernafasan Lima Jari dan Teknik Grounding mampu meredakan tingkat kecemasan warga khususnya pada pengungsi kategori Dewasa,” jelas Yenny.
Kegiatan tersebut dilakukan pada Sabtu (16/11). Kemarin (17/11), Yenny dan tim ke lokasi lainnya, yakni Desa Klatanlo Lewotobi Flores yang merupakan desa terdekat dari kaki gunung erupsi.
“Tim bergeser ke Posko Apo Tobi untuk melakukan pendampingan psikologi. Sesi I dimulai dengan kegiatan psikososial yakni melakukan kunjungan kepada fasilitas posko disertai dengan interaksi dengan pengungsi,” jelas Yenny.
BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini menyebabkan banjir dan longsor di berbagai titik. Curah hujan yang tinggi juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa ruas jalan, seperti di Kecamatan Dramaga, sehingga semakin menyulitkan mobilitas warga terdampak. Minggu (10/11)
Kondisi cuaca ekstrem ini membutuhkan perhatian serius, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap aktivitas masyarakat dan infrastruktur di Kabupaten Bogor. Daerah ini dikenal memiliki topografi perbukitan yang rawan terhadap bencana alam, seperti longsor, terutama selama musim hujan.
Bencana banjir dan longsor kali ini merendam sejumlah desa, merusak jalan, dan menggenangi rumah warga. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kecamatan Tamansari, di mana banjir mengancam kelancaran lalu lintas, terutama di jalan-jalan utama yang tergenang air hingga puluhan sentimeter.
Di beberapa titik, jalan utama bahkan tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga warga harus mencari jalur alternatif yang lebih aman. Selain itu, pohon tumbang juga menjadi masalah yang memperburuk situasi. Banyak ruas jalan yang terhalang batang pohon, menyebabkan kemacetan dan menghambat mobilitas.
Menanggapi situasi ini, Ketua DPC Partai Demokrat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dede Chandra Sasmita, segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat untuk memastikan langkah penanganan cepat.
Dede meminta agar Dinas Sosial dan BPBD langsung turun ke lokasi untuk memantau keadaan dan memastikan bantuan sampai ke warga terdampak. Ia menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah evakuasi warga dan pemulihan akses jalan yang terhalang pohon tumbang.
Selain itu, ia juga berkoordinasi untuk pengiriman bantuan logistik, seperti makanan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya, bagi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bogor.
JAKARTA.radarinformasi.com – PT PLN (Persero) yang kini masih di bawah kepemimpinan sang Dirut Darmawan Prasodjo alias Darmo, terus menerus menuai sorotan. Apalagi di balik framing pencitraan lewat berbagai penghargaan yang diraih Darmo, ternyata tersimpan berbagai aib yang kabarnya mulai membuat resah jajaran pegawai. Rabu (23/10)
Permasalahan di perusahaan strum itu semakin santer, menyusul beredarnya surat kaleng pada Rabu, 23 Oktober 2024, dengan pengirim dan penulis anonim, yang ditujukan kepada Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) PLN Muhammad Abrar Ali.
Secara garis besar, surat tersebut menjabarkan sejumlah inisial yang diduga pejabat teras PLN yang diistilahkan sebagai Sengkuni (tokoh jahat perwayangan) dan Kurawa, yang tak lain berwatak serupa.
Lantas siapa sosok pejabat yang dimaksud dalam tersebutmelakukan berikut isi surat kaleng tersebut yang dihimpun wartawan secara utuh.
_Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Salam Sejahtera untuk kita semua, Namo Budaye, Salam Kebajikan.._
Yang Saya Banggakan Ketua Umum SP PLN : Uda Abrar dan jajaran pengurus SP PLN Kantor Pusat
Disclaimer : 1. Email atau laporan terbuka ini dikirimkan tidak bermaksud untuk memojokkan atau menjelekkan beberapa pihak atau person dan tidak bermaksud untuk mencemarkan nama baik person. 2. Email atau laporan terbuka ini hanya bersifat DIDUGA/DUGAAN sang penulis dan tidak memfitnah, untuk fakta di lapangan SILAKAN dicari sendiri. 3. Email atau laporan terbuka ini hanya untuk mengingatkan kita semua untuk lebih peduli bahwa PLN adalah tempat kita beramal ibadah, mencari nafkah keluarga kita. 4. Penulis mohon maaf apabila ada ketersinggungan secara person.
PLN adalah sebuah Perusahaan BUMN yang seharusnya dalam pengelolaanya juga harus professional. Sangat bangga sekali dengan jumlah award yang diterima oleh DIRUT PLN, mungkin jumlahnya ratusan. Dan kita tidak tahu berapa biaya (Sponsorship, CSR, dll) yang kemungkinan dikeluarkan demi mendapatkan award ini. Mungkin inilah disebut sindrom narsistic dan semoga ini tidak menjadi wabah. Abang Ketum SP, melalui laporan terbuka ini saya hanya ingin melaporkan hal-2 sebagai berikut:
1. Pembentukan Sub Holding Pembangkit Jika kita melihat kebelakang, sebenarnya apa manfaat pembentukan Sub Holding? Toh pengelolaan keuangan ternyata dilakukan terpusat di Holding PLN yang artinya dulu dalam sosialisasi, SH akan lebih lean dalam pengambilan Keputusan, gimana mau Lean ? yang ada justru semua diduga atas instruksi DP (istilah dalam wayang kita sebut saja SENGKUNI). Justru kalau Ketum SP dan pengurusnya peduli, seharusnya dilihat bagaimana pengelolaan ipp yang ternyata Perusahaan swasta dikawinkan dengan Sub Holding. Bahkan metode seperti dulu EPC, justru diduga ditolak oleh DP bahkan murka SENGKUNI jika ada yang masih mengusulkan EPC padahal EPC bernilai positif untuk Perusahaan kita. Ya semoga KETUM SP terbuka mata hati nya, walupun KETUM SP dan SEKJEND diduga mungkin sering diajak diskusi oleh DP dan DS 2. Arogansi dalam Pengelolaan SDM Dalam 2 tahun kepemimpinan Sengkuni ini banyak hal-hal yang tidak wajar dan bukan merupakan mencerminkan kepemimpinan seorang pemimpin di BUMN. Kita mulai dari beberapa waktu yang lalu :
a) RH (Direktur OP BB IP) dicopot karena apa? Banyak orang mengira kalau RH dianggap tidak perfom dan diangkat isunya bersamaan dengan kasus Suralaya yang dianggap memberikan polusi untuk Jakarta. Apakah Ketum SP tahu kalau pencopotannya diduga karena ada perintah SENGKUNI harus dibeli dari sang penjual (OBP) ini konon kabarnya memilki power dalam pemerintahan, dan masalahnya adalah Batubara yang ternyata low kalori yang tidak sesuai spesifikasi kalori BB. Cilakanya adalah apakah pengganti RH lebih baik? Bahkan H sang pengganti RH adalah DIROPS IP yang dievaluasi atau dicopot karena performance nya
b) MIG (EVP CES) dicopot karena masalah penyajian data pelanggan subsidi. Ternyata data tersebut diduga akan digunakan sebagai salah satu program pencitraan SENGKUNI di depan suksesor dari presiden terpilih. Karena data nya tidak selesai sesuai harapan, padahal penanggung jawab data itu adalah IT loh pak KETUM SP, atau pak KETUM SP belum tahu KSDTI nya juga pilihan SENGKUNI dan EVP MDG nya juga kaki tangan SENGKUNI dari kantor sebelumnya dari Kerajaan KURAWA. SENGKUNI itu kan Paman dari para KURAWA. Pertanyaannya apakah pengganti MIG (BAP) LEBIH BAIK dari MIG, oh karenaa BAP merupakan kaki tangan SENGKUNI sebelumnya???
c) AM (EVP ODJ) AN (EVP ODS) dicopot diduga tidak memenuhi undangan dari SENGKUNI. Pertannyaanya : AM dan AN menghadiri acara yang ditugaskan oleh AP (Direktur), apakah salah ? seharusnya AP yang bertanggung jawab atau AP diduga sebagai salah satu KURAWA ? ternyata info dari tukang kebun BSD bahwa AN dicurigai oleh SENGKUNI kalau sedang membangun dinasti kekuatan, dan SENGKUNI khawatir dinasti ini akan menyerangnya suatu saat. Celakanya, penggantinya adalah SS (notabene pernah jadi EVP dan ternyata diduga tidak perform dan diturunkan jadi GM)
d) ERPN (GM SUMBAR) dicopot diduga tidak memberikan data yang diminta oleh SENGKUNI terkait trah dinasti diatas. Berbeda dengan M (GM Aceh) yang bisa memberikan data dinasti akhirnya selamat jabatanya. Berarti M juga termasuk kurawa karena gila jabatan dan takut dicopot . memang jabatan membuat silau.
e) MR (DirSH) mengundurkan diri karena beredar issu mencalonkan menjadi rector ITB. Kenyataanya diduga SENGKUNI memberikan intruksi ke MR untuk segera membuat mou dengan Pertamina dan harus di ttd sebelum pelantikan presiden, namun MR tidak melaksanakan dengan baik. Pertanyaanya: untuk apa MOU sebelum pelantikan ? Narsistic? Pencitraan SENGKUNI? Kenapa RF (dirutSH) tidak mengundurkan diri atau dicopot? Seharusnya yang tanggung jawab RF
3. Pengelolaan Sindrom Narsistic Berapa penghargaan yang diterima oleh SENGKUNI? Berapa rupiah sponsorship yang dikelola dan dikeluarkan G (EVP KOM) demi mendapatkan banyak penghargaan tersebut? Pertanyaanya : jangan jangan G diduga kaki tangan SENGKUNI? Jangan heran pak KETUM SP, sekarang banyak pejabat kantor pusat yang naik menjadi EVP langsung di kantor Pusat. Bagaimana Nasib para GM dan SRM di pulau-pulau disana ? kapan mereka mendapatkan promosi ? EVP diisi dari VP kantor Pusat, VP Kantor Pusat diisi dari MSB Kantor Pusat? Pasti kalau Pak KETUM SP peduli sudah pasti tahu permasalahan ini , dan kenapa Pak KETUM SP DIAM SAJA?? Atau sudah nikmat?
4. Bagaimana Netralitas SENGKUNI karena dari Partai Politik? Kalau kita baca dari berita https://news.detik.com/berita/d-3019616/kenapa-puan-ingin-darmawan-prasodjo-jadi-penggantinya-di-dpr
https://anekainfounik.wordpress.com/2015/11/19/darmo-bantah-pernah-bertemu-presiden-dan-novanto-bahas-freeport/ ini apakah SENGKUNI masih terafiliasi dengan salah satu partai politik besar di NKRI.
Dengan dugaan afiliasi ini, apakah Keputusan SENGKUNI dalam memimpin PLN ini bisa PROFESIONAL? Misalkan sudah tidak terafiliasi, apakah SENGKUNI bisa NETRAL?
5. Apresiasi kepada SENGKUNI atas kenaikan gaji Namun ada hal yang saya ucapkan terima kasih karena SENGKUNI memberikan apresiasi kenaikan pendapatan pegawai walaupun maksud dan tujuannya adalah diduga agar pegawai tidak banyak protes atas kebijakan-kebijakan yang sudah dipikirkan oleh SENGKUNI.
Demikian Pak KETUM SP dan para pengurus SP, surat laporan terbuka saya sampaikan. Semua yang membaca menjadi SADAR kalau PLN adalah tempat kita mencari nafkah untuk istri dan anak anak kita, untuk keluarga kita. Jangan DIAM SAJA kalau PIMPINAN kita DZALIM.
Sementara itu, Darmawan Prasodjo selaku Dirut ketika dikonfirmasi ke nomor WhatsApp pribadinya, hingga kini tak merespons meski ia sudah membaca pesan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan centang biru dari pesan yang dikirim tersebut.
Sedangkan Ketua Umum SP PLN M. Abrar Ali, hingga berita ini dinaikkan tak kunjung merespons dan membaca konfirmasi wartawan.
BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor menggelar apel kesiapan pengamanan untuk memastikan kelancaran proses pelantikan dan pengucapan sumpah janji Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Apel ini berlangsung di Lapangan Polres Bogor pada Sabtu, 19 Oktober 2024.
Apel dipimpin oleh Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra, S.I.K., M.M., dan dihadiri oleh para pejabat utama Polres Bogor, Kapolsek jajaran, serta personel BKO dari Sat Samapta dan Sat Brimob Polda Jabar.
Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh jajaran Polda Jabar untuk memastikan kesiapan personel Polres dan Polsek dalam melaksanakan tugas pengamanan pada saat pelantikan, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Dalam arahannya, Kompol Adhimas menekankan pentingnya kesiapan dan kewaspadaan seluruh personel selama proses pelantikan berlangsung. “Meskipun situasi saat ini relatif kondusif, seluruh personel diinstruksikan untuk terus memantau pergerakan massa menuju Jakarta, yang menjadi lokasi pelantikan di Istana Merdeka,” ujar Wakapolres Bogor. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiagaan karena Kabupaten Bogor berperan sebagai daerah penyangga ibukota.
Lebih lanjut, Kompol Adhimas menegaskan pentingnya netralitas Polri dalam perhelatan politik. “Polri harus tetap netral dalam proses politik yang berlangsung. Peran kami murni menjaga keamanan dan ketertiban selama pesta demokrasi ini berlangsung agar tercipta situasi yang tertib, damai dan kondusif,” tutupnya.
DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, menghadiri apel pasukan Operasi Mantap Brata di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/10/2024). Apel ini digelar dalam rangka pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang. Senin (14/10)
Momen menarik terjadi saat Jokowi dan Prabowo menaiki kendaraan taktis Maung bersama untuk mengecek kesiapan pasukan. Mereka menyusuri barisan personel dari berbagai satuan menuju podium apel.
Apel dimulai pukul 08.30 WIB, diawali dengan kedatangan Jokowi di gerbang Mako Brimob. Ia disambut dengan penghormatan dari pasukan jajar kehormatan dan diterima oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Prabowo Subianto. Setelah itu, Jokowi dan Prabowo menaiki Maung dan berkeliling untuk memeriksa kesiapan pasukan.
Sejumlah kendaraan taktis ditampilkan di sepanjang jalur menuju lapangan apel, memperlihatkan kekuatan pengamanan yang dikerahkan. Pasukan dari berbagai satuan kerja berbaris rapi menyambut kedatangan Jokowi dan Prabowo.
Apel pengamanan ini diikuti oleh 8.179 personel yang terdiri dari pasukan utama, pasukan cadangan, dan personel pendukung. Acara tersebut juga dihadiri 367 tamu, termasuk pejabat utama Polri beserta keluarga, sembilan menteri, mantan Kapolri, dan perwakilan TNI.
DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri dan diangkat sebagai warga kehormatan Brimob dalam apel kesiapan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Apel tersebut digelar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/10/2024).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung medali kehormatan tersebut kepada Presiden Jokowi. Pemberian medali ini didasarkan pada Keputusan Kapolri Nomor Kep/1723/X/2024 tentang Tanda Kehormatan Keamanan dan Keselamatan Publik, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi Jokowi dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.
Pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan Brimob merujuk pada Keputusan Dankorbrimob Nomor Kep/114/IX/2019 tentang Tradisi Brimob, yang mencerminkan penghormatan atas dukungan Jokowi terhadap Korps Brimob.
Dalam apel yang sama, Jokowi juga menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja (satker) Polri yang dinilai berjasa dan berkontribusi signifikan bagi kepentingan bangsa dan negara.
Apel pengamanan ini melibatkan 8.179 personel, termasuk pasukan utama, pasukan cadangan, dan personel pendukung. Acara tersebut juga dihadiri 367 tamu, mulai dari pejabat utama Polri dan keluarga, sembilan menteri, para mantan Kapolri, serta perwakilan TNI.
Sebagai informasi, Brimob Polri sebelumnya pernah menerima penghargaan Sakanti Yana Utama dari Presiden pertama RI, Sukarno, pada 14 November 1961, sebagai penghormatan atas jasanya dalam menjaga keamanan negara.
DEPOK.radarinformasi.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada tujuh satuan kerja (satker) Polri dalam apel pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Apel tersebut digelar di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, dan dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi, Senin (14/10/2024).
Penghargaan Nugraha Sakanti diberikan kepada satker Polri yang dinilai berjasa dan memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa dan negara. Dalam apel tersebut, Jokowi secara langsung menyerahkan tanda kehormatan kepada perwakilan dari masing-masing satuan kerja penerima.
Satker yang menerima Nugraha Sakanti 2024 adalah Korps Brimob Polri, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Detasemen Khusus 88 Anti-Teror Polri, dan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.
Selain memberikan penghargaan kepada Polri, Jokowi juga menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri sebagai bentuk penghormatan atas dukungannya dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Presiden Jokowi turut diangkat sebagai warga kehormatan Brimob oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara tersebut.
Apel dan penganugerahan penghargaan ini mencerminkan komitmen TNI-Polri dalam menjaga keamanan jelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2024.