Proyek Underpass Jatibarang Ditarget Mulai Mei 2026, Ini Lokasi dan Tahapannya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu merencanakan pembangunan underpass di perlintasan kereta api Jatibarang yang berlokasi di Kecamatan Jatibarang. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada pertengahan Mei 2026, guna mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di titik tersebut.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, seusai kegiatan pelatihan ramp check oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat yang digelar di Aula Dishub Indramayu pada Rabu, 22 April 2026.

Ali menjelaskan, saat ini proyek pembangunan underpass masih dalam tahap pengadministrasian dan persiapan dokumen pendukung. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah strategis, termasuk pembebasan lahan serta rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, disebut telah menyatakan kesiapan dalam mendukung proyek tersebut. Dalam waktu dekat, akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait skema kerja sama pembangunan.

Berdasarkan data awal, sekitar 20 rumah warga di sekitar lokasi perlintasan kereta api Jatibarang akan terdampak proyek ini. Tujuh rumah berada di atas lahan milik pribadi, sementara sisanya berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Sebagai langkah awal, tim gabungan bersama pihak pertanahan akan melakukan pengukuran lahan untuk menentukan besaran ganti rugi.

Secara teknis, pembangunan underpass akan mengubah struktur jalan secara signifikan. Ruas jalan direncanakan diperlebar masing-masing 15 meter ke sisi kanan dan kiri, serta 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain itu, jalur yang sebelumnya hanya satu lajur akan ditingkatkan menjadi dua lajur untuk meningkatkan kapasitas kendaraan.

Rencana pembangunan ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para pedagang di kawasan tersebut. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Daerah Jatibarang, Hedi Lubis, menyambut baik proyek tersebut karena dinilai akan memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Dengan dimulainya proyek pada Mei 2026 di kawasan perlintasan kereta api Jatibarang, pemerintah berharap kemacetan dapat terurai, risiko kecelakaan berkurang, serta aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Dishub Indramayu dan Polda Jabar Perkuat Ramp Check, Tekan Risiko Kecelakaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah daerah terus memperkuat keselamatan transportasi umum melalui koordinasi peningkatan ramp check (ramcek) kendaraan angkutan AKAP dan AKDP. Bersama Polda Jawa Barat, Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan tersebut di Aula Dishub Indramayu, Rabu (22/4/2026).

Forum ini menjadi wadah koordinasi lintas instansi untuk meningkatkan pengawasan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Jawa Barat. Pembahasan difokuskan pada kelayakan teknis kendaraan angkutan penumpang, kepatuhan administrasi uji berkala, serta pemenuhan standar keselamatan transportasi.

Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar, Eti Haryati, menegaskan bahwa ramp check merupakan langkah preventif yang harus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Ramp check memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan transportasi. Pemeriksaan mencakup aspek teknis kendaraan serta kelengkapan dokumen seperti SIM, STNK, dan izin trayek,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak 
sekadar seremonial, melainkan dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keselamatan di jalan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Indramayu, Ali Fikri, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi uji berkala kendaraan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012. Menurutnya, seluruh unit pengujian wajib terakreditasi guna menjamin standar keselamatan.

Ali juga mengungkapkan bahwa UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Indramayu telah meraih akreditasi A pada 2025 dari Kementerian Perhubungan, serta mendapatkan predikat pelayanan terbaik di Jawa Barat dari BPTD Kelas I Jawa Barat. Capaian ini menjadi indikator peningkatan kualitas layanan pengujian kendaraan di daerah tersebut.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak. Kami mengapresiasi sinergi yang terus terjalin dalam pelaksanaan ramp check yang berjalan secara masif,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya satuan lalu lintas, atas kerja sama dalam pengawasan kendaraan selama arus mudik Lebaran, yang dinilai mampu menekan angka kecelakaan secara signifikan di Indramayu.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor berbasis lima pilar keselamatan jalan manajemen, infrastruktur jalan, kendaraan, pengguna, serta penanganan kecelakaan diharapkan sistem transportasi di Indramayu dan Jawa Barat semakin aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Sukra Disiapkan Jadi Kawasan Industri, Pemerintah Jaga Keseimbangan dengan Lahan Pertanian

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kecamatan Sukra bersiap memasuki babak baru sebagai kawasan industri strategis. Pengembangan ini dilakukan dengan komitmen kuat untuk tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lahan pertanian.

Pemerintah Kecamatan Sukra menyatakan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Camat Sukra, Sigit Widiyanto, menegaskan bahwa industrialisasi di wilayahnya diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

“Kami mendukung penuh selama prosesnya sesuai aturan. Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara pembangunan industri dan keberlanjutan sektor pertanian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

Langkah pengembangan kawasan industri ini turut mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pada Minggu (19/4/2026).

Dalam kunjungannya, Nusron memastikan bahwa pemanfaatan lahan untuk mendukung program hilirisasi industri tetap sesuai dengan ketentuan tata ruang. Pemerintah, kata dia, berhati-hati dalam kebijakan alih fungsi lahan agar tidak mengganggu kawasan pertanian yang dilindungi.

“Kami memastikan lahan yang digunakan tidak termasuk dalam Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan maupun Lahan Sawah Dilindungi. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap alih fungsi lahan menjadi hal strategis karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan nasional.

Melalui pendekatan kolaboratif antara berbagai pihak, Sukra diharapkan berkembang sebagai kawasan industri yang modern tanpa mengorbankan peran strategisnya sebagai lumbung pangan. 
Pemerintah berkomitmen menjaga agar pembangunan tidak menggerus lahan pertanian secara masif.

Dengan perencanaan matang dan pengawasan ketat, Sukra diproyeksikan menjadi kawasan yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab ekologis di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sekda Indramayu Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji 2026, 445 Orang Diberangkatkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, mewakili Bupati Indramayu melepas pemberangkatan jemaah haji Kloter 1 (KJT 01) di Alun-Alun Pendopo Indramayu. Dalam rombongan tersebut, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, turut berangkat sebagai salah satu jemaah,” Selasa (21/4/2026).

Pelepasan ini menjadi awal dari rangkaian keberangkatan jemaah haji asal Indramayu tahun 2026 yang akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal. Pada kloter pertama ini, sebanyak 441 jemaah diberangkatkan bersama 4 petugas, sehingga total rombongan mencapai 445 orang.

Dalam sambutannya, Aep Surahman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Selamat kepada para jemaah yang mendapat panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima. Jaga kesehatan, kebersamaan, dan ikuti arahan petugas agar ibadah berjalan lancar,” ujarnya.

Sejak pagi hari, suasana haru dan khidmat terasa di lokasi pemberangkatan. Para calon jemaah tampak didampingi keluarga dan kerabat yang turut mengantar serta memberikan doa restu.

Salah seorang jemaah mengaku bersyukur sekaligus terharu atas kesempatan yang diperolehnya. Ia menyampaikan bahwa dirinya berangkat menggantikan ibunya yang telah wafat.

“Saya menunggu sekitar satu tahun karena menggantikan ibu yang meninggal dunia. Saya bahagia bisa berangkat, namun juga sedih karena harus menggantikan beliau,” tuturnya.

Selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, para jemaah akan didampingi petugas haji untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan baik.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Indramayu pada tahun 2026 mencapai 2.722 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok terbang dan diberangkatkan secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, selalu dalam kondisi sehat, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Gerak Cepat Tangani Dugaan TPPO Modus “Pengantin Pesanan” ke China

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DP2KB-P3A Kabupaten Indramayu bergerak cepat merespons kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” ke China, Selasa (21/4/2026).

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran DP2KB-P3A langsung mengunjungi kediaman keluarga korban di Desa Bojongslawi, Kecamatan Lohbener. Kunjungan tersebut dipimpin Kepala DP2KB-P3A, Iman Sulaeman, bersama perangkat desa dan tim terkait.

Dalam pertemuan yang berlangsung emosional, keluarga korban berharap anggota keluarganya dapat segera dipulangkan ke Indonesia dalam kondisi selamat. Menanggapi hal itu, Iman Sulaeman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan pendampingan.

“Kami akan mendampingi keluarga korban, baik secara psikologis maupun sosial, serta terus berkoordinasi lintas instansi agar proses penanganan berjalan optimal,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah korban menyampaikan permintaan pertolongan melalui media sosial, yang kemudian mendapat perhatian publik. Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menginstruksikan langkah cepat melalui DP2KB-P3A untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Upaya tersebut dilakukan dengan menjalin komunikasi intensif bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak guna mempercepat proses pemulangan korban ke tanah air.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas, guna menghindari praktik perdagangan orang. Perlindungan terhadap perempuan dan kelompok rentan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan korban dapat segera dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarga di Desa Bojongslawi.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemcam Sukagumiwang Perkuat Akurasi Data Bansos Melalui Verval dan Monev DTSEN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus meningkatkan akurasi data sosial serta efektivitas penyaluran bantuan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) serta monitoring dan evaluasi (monev) usulan bantuan sosial dan pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Triwulan II, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Ki Sapu Angin tersebut dibuka oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP, dan dalam pelaksanaannya diwakili oleh Sekretaris Kecamatan, Yayan Tefianty, SE.

Dalam sambutannya, Yayan menegaskan bahwa proses verval dan monev merupakan tahapan krusial untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi sebagai dasar dalam mewujudkan keadilan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap usulan bantuan benar-benar sesuai kondisi riil di lapangan. Sinergi antara kecamatan, desa, dan pendamping sosial sangat penting untuk menghindari kesalahan data maupun tumpang tindih penerima,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, SE, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme pemutakhiran DTSEN. Ia menekankan peran aparatur desa dalam melakukan pendataan secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, yakni Tri dan Ayu, yang memberikan arahan terkait kebijakan terbaru dalam pengelolaan data sosial. Mereka menyampaikan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara berkala agar data tetap relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari operator desa, perangkat desa, serta pihak terkait lainnya yang memiliki peran dalam pengelolaan data sosial di wilayah Sukagumiwang. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai prosedur verifikasi data, penginputan sistem, hingga evaluasi usulan bantuan sosial.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap kualitas data sosial semakin meningkat dan koordinasi lintas sektor semakin kuat. Dengan data yang akurat dan terbarukan, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih tepat, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Pemkab Indramayu Rekonstruksi Jalan Sukaperna–Rancajawat, Perbaiki Akses Warga Tukdana

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melakukan rekonstruksi ruas jalan Sukaperna–Rancajawat di Kecamatan Tukdana. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang cukup parah di sepanjang jalur tersebut,” sejak Minggu (19/4/2026).

Ruas jalan dengan panjang sekitar 5,8 kilometer itu sebelumnya mengalami kerusakan akibat dampak aktivitas proyek yang dijalankan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta kegiatan operasional Pertamina di wilayah setempat.

Pelaksanaan rekonstruksi jalan merupakan hasil kesepakatan bersama yang difasilitasi oleh pemerintah kecamatan. Dalam kesepakatan tersebut, proses pembangunan dilakukan secara kolaboratif antara Dinas PUPR, BBWS, dan Pertamina sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap infrastruktur yang terdampak.

Saat ini, pekerjaan konstruksi telah dimulai dari wilayah Sukaperna dan akan dilanjutkan secara bertahap hingga Desa Rancajawat hingga mencakup seluruh panjang jalan yang direncanakan.

Melalui proyek ini, pemerintah daerah berharap kondisi jalan dapat kembali optimal sehingga mampu menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas perekonomian warga di Kecamatan Tukdana dan sekitarnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Monitoring Kebersihan Lingkungan, Kecamatan Sukagumiwang Tertibkan Sampah di Blok Plumbon

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang terus menggencarkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan monitoring pembersihan sampah di wilayah Desa Sukagumiwang, tepatnya di Blok Plumbon. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik,” Sabtu (18/4/2026).

Monitoring dilakukan oleh tim kecamatan yang dipimpin melalui Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum), Dedi Nurhadi, mewakili Camat Sukagumiwang Moh. Mulya Setiawan S.STP. Dalam pelaksanaannya, tim turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi lapangan sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan jajaran Pemerintah Desa Sukagumiwang yang turut berperan aktif.

Fokus monitoring mencakup kondisi kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, hingga penanganan titik-titik penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan gangguan kesehatan. Selain itu, petugas juga berdialog dengan warga untuk menggali berbagai kendala yang dihadapi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dedi Nurhadi menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan kualitas hidup masyarakat sekaligus berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama. Karena itu, kami mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sukagumiwang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kecamatan dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan monitoring ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkala di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat program kebersihan dan ketertiban lingkungan.

Melalui langkah ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Sukagumiwang.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Kolaborasi Pemcam, TNI, dan Relawan Bersihkan Tumpukan Sampah di TPS Pasir Angin Cikedung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Permasalahan penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasir Angin, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, akhirnya ditangani melalui aksi gotong royong lintas unsur pada Rabu (15/04/2026).

Kegiatan bersih-bersih tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Cikedung, personel Koramil setempat, serta Relawan Revolusi Cikedung. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Camat Cikedung, Dadang Supriatna, yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Dadang, persoalan kebersihan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, stakeholder, hingga masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Gerakan ini pun mendapat dukungan penuh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari unsur TNI serta Relawan Revolusi. Kolaborasi tersebut dinilai sebagai contoh nyata kerja bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.

“Dalam melayani masyarakat, kita tidak bisa berjalan sendiri. Semua unsur harus terlibat aktif dalam proses pembangunan, termasuk upaya membersihkan sampah,” ujar Dadang.

Ketua Relawan Revolusi Cikedung, Zeny C., turut mengapresiasi langkah pemerintah kecamatan yang merangkul berbagai pihak. Ia menegaskan, persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan semua elemen masyarakat.

Selain melakukan pengangkutan sampah, petugas juga melakukan koordinasi terkait pengelolaan air serta dampak lingkungan di sekitar TPS agar kondisi pasca pembersihan tetap terjaga.

Kini, kondisi TPS Pasir Angin yang sebelumnya memprihatinkan mulai tertata kembali. Pemerintah Kecamatan Cikedung berharap gerakan ini dapat berkelanjutan dan mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui sinergi pemerintah, TNI, dan organisasi masyarakat, optimisme terciptanya lingkungan yang sehat dan asri di wilayah Cikedung kembali menguat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Menkop Tinjau Pesisir Indramayu, Siapkan Kawasan Industri Perikanan Berbasis Koperasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. Komitmen tersebut terlihat dalam kunjungan kerja Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, ke Kabupaten Indramayu, Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Menkop didampingi Wakil Bupati Indramayu Syaefudin meninjau sejumlah lahan pesisir yang dinilai strategis untuk pengembangan kawasan industri perikanan terintegrasi berbasis koperasi. Lokasi yang disambangi meliputi Desa Parean Girang dan Desa Eretan Kulon di Kecamatan Kandanghaur.

Ferry menjelaskan, lahan yang dikaji memiliki luas bervariasi antara 20 hingga 60 hektare dan direncanakan menjadi kawasan industri perikanan terpadu lengkap dengan fasilitas pendukung. Menurutnya, pengembangan ini juga akan disinergikan dengan program Kampung Nelayan Merah Putih serta berbagai program lain guna memperkuat sektor perikanan di Indramayu.

Selain itu, pemerintah berencana membangun tiga hingga empat titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dilengkapi fasilitas cold storage untuk menunjang aktivitas nelayan.

Terkait pendanaan, Ferry menyebut skema pembiayaan akan melibatkan koperasi dengan dukungan Badan Layanan Umum, yakni Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Sementara itu, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut. Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan peninjauan lanjutan guna memastikan sinkronisasi program dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan.

Peninjauan ini menjadi langkah konkret kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis sektor perikanan di Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika