Pemkab Indramayu Evaluasi Pemekaran Desa Gunungsari, Usulkan Desa Mulyasari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Sekretariat Daerah melaksanakan evaluasi tingkat perkembangan pemerintahan desa sebagai bagian dari proses pemekaran wilayah. Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Gunungsari, Kecamatan Sukagumiwang, Selasa (15/4/2026).

Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi Sekretaris Daerah yang menugaskan tim pembentukan desa persiapan untuk menilai kelayakan pemekaran Desa Gunungsari menjadi desa baru bernama Desa Mulyasari.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, menyampaikan bahwa pemekaran desa menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan, serta memperpendek rentang kendali pemerintahan di tingkat desa.

“Pemekaran desa bukan sekadar persoalan administratif, tetapi merupakan upaya menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembentukan Desa Mulyasari diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur, pelayanan sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, Desa Gunungsari sebagai desa induk memiliki potensi wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar, sehingga pemekaran dinilai relevan untuk dilakukan.

Proses evaluasi melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tim teknis dari kabupaten. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya aspek administratif, jumlah penduduk, luas wilayah, potensi ekonomi, serta kesiapan sarana dan prasarana pemerintahan.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga menjadi faktor penting dalam proses ini. Dukungan warga terhadap rencana pembentukan Desa Mulyasari dinilai cukup tinggi, seiring harapan adanya peningkatan pelayanan dan percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Gunungsari menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses pemekaran demi kemajuan wilayah. Ia berharap, Desa Mulyasari ke depan dapat berkembang menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tahapan evaluasi ini menjadi langkah krusial sebelum penetapan resmi desa persiapan oleh pemerintah daerah. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan kelayakan Desa Mulyasari untuk ditetapkan sebagai desa definitif.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam menata pemerintahan desa secara lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkuat pembangunan berbasis wilayah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Diskominfo Indramayu Bentuk Saka Kominfo, Perkuat Literasi Digital Pramuka

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Upaya membina generasi muda yang cakap digital terus dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu melalui kolaborasi dengan Gerakan Pramuka. Salah satunya diwujudkan melalui pembentukan Satuan Karya Komunikasi dan Informatika (Saka Kominfo) yang digelar di Aula Diskominfo Indramayu, Selasa (14/04/2026).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik. Acara tersebut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Indramayu, Jajang Sudrajat, para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), serta pembina dan anggota Pramuka tingkat Penegak dan Pandega dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

Kepala Diskominfo Indramayu, Suwenda, dalam arahannya menyampaikan bahwa pembentukan Saka Kominfo menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas generasi muda di bidang komunikasi dan teknologi informasi.

Ia menjelaskan, Saka Kominfo akan mencakup empat krida utama, yakni telematika, broadcasting, multimedia, dan kehumasan. Keempat bidang tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan keterampilan anggota Pramuka agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Melalui pembinaan ini, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu memproduksi dan menyebarkan informasi secara bijak, kreatif, serta bertanggung jawab,” ujarnya.

Suwenda menambahkan, penguatan literasi digital ini juga sejalan dengan upaya perlindungan anak di ruang digital, sehingga generasi muda dapat memanfaatkan teknologi secara aman dan positif.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Indramayu, Jajang Sudrajat, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Saka Kominfo. Menurutnya, program ini menjadi terobosan sekaligus peluang bagi anggota Pramuka untuk mengasah minat dan bakat di bidang komunikasi dan informatika.

“Ini langkah yang sangat baik untuk meningkatkan keterampilan anggota Pramuka agar lebih siap menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan berbagai materi, mulai dari etika bermedia sosial, pengenalan broadcasting dan kehumasan, hingga keamanan informasi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, lahir generasi muda yang adaptif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Sukagumiwang Sosialisasikan Penyaluran Bantuan Pangan Februari–Maret 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar sosialisasi pendistribusian bantuan pangan untuk alokasi Februari hingga Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Ki Sapu Angin, ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat penerima, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan S.STP., Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak yang terlibat agar program bantuan pangan dapat terlaksana secara optimal, transparan, dan akuntabel.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Karena itu, diperlukan komitmen bersama agar bantuan benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Camat didampingi Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) Kecamatan Sukagumiwang, Juniri, yang memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme distribusi bantuan.

Peserta sosialisasi terdiri dari operator SIKS-NG serta para juru bagi se-Kecamatan Sukagumiwang. Mereka memiliki peran penting dalam proses penyaluran bantuan di tingkat desa, mulai dari validasi data penerima hingga pelaksanaan distribusi di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Perum Bulog yang memberikan dukungan dalam penyediaan dan distribusi bahan pangan. Perwakilan Bulog, Fatur Rohman bersama M. Andi, menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan Bulog untuk menjaga ketepatan waktu serta kualitas bantuan.

Pihak Bulog juga memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman dan layak konsumsi hingga diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Melalui sosialisasi ini, seluruh pihak diharapkan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga distribusi bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 dapat berjalan efektif, lancar, dan tepat sasaran.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap program ini mampu memberikan dampak nyata dalam meringankan beban masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Teknologi CAS Polindra Perpanjang Masa Simpan Mangga hingga 25 Hari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim dosen Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) dari Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara (TPTU) mengembangkan teknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS) untuk memperpanjang masa simpan buah mangga. Inovasi ini ditujukan sebagai solusi pascapanen agar komoditas unggulan daerah tersebut lebih tahan lama dan bernilai jual lebih tinggi.

Ketua tim peneliti, AA Setiawan S.T., M.T., menjelaskan bahwa penelitian telah rampung dan siap untuk tahap pengembangan lanjutan di masyarakat. Pernyataan itu disampaikan kepada awak media pada Selasa (14/4/2026) di lingkungan kampus Polindra.

Menurutnya, teknologi CAS bekerja dengan mengatur komposisi gas di dalam ruang penyimpanan. Mesin tersebut menurunkan kadar oksigen (O₂) hingga sekitar 1–3 persen, meningkatkan nitrogen (N₂), serta menambah kadar karbon dioksida (CO₂) hingga sekitar 10 persen. Kondisi ini mampu memperlambat proses pematangan dan pembusukan buah.

“Tanpa perlakuan khusus, mangga umumnya hanya bertahan 7 hingga 10 hari sebelum membusuk. Dengan teknologi CAS, masa simpannya bisa diperpanjang hingga sekitar 25 hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem CAS diimplementasikan dalam ruang pendingin atau lemari pendingin yang telah dimodifikasi. Pengaturan atmosfer tersebut menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas buah selama penyimpanan.

Penelitian ini melibatkan lima dosen dari Prodi TPTU Polindra serta mahasiswa tingkat akhir yang menjadikannya sebagai proyek tugas akhir dengan fokus pada perancangan dan pembuatan mesin CAS.

Dari sisi pendanaan, riset ini didukung melalui hibah internal Polindra yang dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) pada tahun anggaran 2025. Pengembangan lanjutan direncanakan berlangsung pada 2026 dengan penyempurnaan teknologi dan peningkatan kapasitas alat.

Ke depan, tim peneliti berencana mendorong penerapan teknologi ini di masyarakat melalui program pengabdian serta menjalin kemitraan dengan pihak industri. Hal tersebut dinilai penting mengingat Indramayu dikenal sebagai salah satu sentra produksi mangga di Indonesia.

“Harapannya, teknologi ini bisa diadopsi dan dikembangkan hingga skala lebih besar, sehingga memberi manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Raih TOP Pembina BUMD 2026, Indramayu Perkuat Kinerja BUMD

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan serta komitmen Lucky Hakim dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT BPR Indramayu Jabar (BIMJ) yang berhasil meraih predikat Bintang 4 dalam ajang bergengsi tersebut.

Keberhasilan ini dinilai tidak lepas dari peran aktif kepala daerah dalam mendorong inovasi, profesionalitas, serta penguatan kinerja BUMD agar semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

Dalam keterangannya, Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran BUMD di lingkungan Pemkab Indramayu, khususnya BIMJ, atas capaian yang diraih.

“Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi bersama. Ke depan, kami akan terus mendorong BUMD agar semakin profesional dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan BUMD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tak hanya itu, prestasi juga diraih jajaran manajemen BIMJ. Direktur Utama Teddy Prayoga dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026.

Secara keseluruhan, empat penghargaan yang diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi bukti komitmen dalam membangun BUMD yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah yang progresif dalam pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan raihan tersebut, Indramayu optimistis dapat terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, serta mampu bersaing di tingkat nasional.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Camat Sukagumiwang Jadi Pembina Upacara di MTsN 13 Indramayu, Apresiasi Siswa Peraih Emas OSANTARA

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan bertindak sebagai pembina upacara bendera di MTsN 13 Indramayu. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti seluruh dewan guru, staf, serta siswa,” Senin (13/4/2026).

Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat belajar sejak dini sebagai bekal meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan. Para siswa juga diajak terus mengembangkan potensi, baik akademik maupun non-akademik, demi mengharumkan nama sekolah dan daerah.

“Prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, doa, dan dukungan dari berbagai pihak. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Sukagumiwang menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi, Faqih Rizqi Habibi, atas keberhasilannya meraih medali emas bidang IPA pada Olimpiade Sains Nusantara tingkat nasional tahun 2026 yang digelar 5 April 2026.

Penyerahan penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras siswa dalam mengukir prestasi nasional sekaligus motivasi bagi siswa lainnya untuk berinovasi dan berkompetisi secara sehat.

Kepala sekolah turut menyampaikan apresiasi atas perhatian Camat Sukagumiwang terhadap dunia pendidikan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan sinergi antara pemerintah kecamatan dan lembaga pendidikan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Camat Sukagumiwang Hadiri Pasar Murah Inflasi, Rumbah MIGUYU Jadi Daya Tarik Produk Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan menghadiri kegiatan Pasar Murah Inflasi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indramayu di halaman Dinas Koperasi Perdagangan dan Industri Kabupaten Indramayu. Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Sukagumiwang Ny. dr. Mentari Mulya Setiawan beserta jajaran TP PKK,” Senin (13/4/2026).

Program pasar murah yang berlangsung selama 13–16 April 2026 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada sektor kebutuhan pokok masyarakat. Kegiatan terbuka untuk umum dengan menyediakan berbagai komoditas penting dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Mengusung tema “Bela Beli Produk Indramayu dalam Bulan Bangga Buatan Indramayu”, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menstabilkan harga, tetapi juga mendorong konsumsi produk lokal guna memperkuat perekonomian daerah.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Sekretaris Daerah Aep Surahman menegaskan pasar murah merupakan langkah konkret menjaga kestabilan harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta mendorong penggunaan produk lokal,” ujarnya.

Beragam kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan komoditas strategis lainnya disediakan dalam kegiatan ini. Produk UMKM lokal juga dipasarkan sebagai bagian dari pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Indramayu.

Dalam kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Sukagumiwang turut menghadirkan kuliner khas bertajuk Rumbah MIGUYU, yang menjadi daya tarik pengunjung. Menu tradisional ini terdiri dari sambal kacang, aneka sayuran segar, lontong, serta kerupuk, yang mencerminkan kekayaan kuliner lokal dan potensi ekonomi kreatif masyarakat.

Mohamad Mulya Setiawan menyampaikan, kehadiran TP PKK menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga melalui sektor kuliner lokal. Ia menilai pasar murah memberi dampak langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama. Warga dari berbagai wilayah memadati lokasi untuk berbelanja kebutuhan pokok sekaligus menikmati sajian kuliner lokal. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu menjaga stabilitas harga, memperkuat ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber : Humas Sukagumiwang
Andika

Jadi Motor Ekonomi Daerah, Indramayu Genjot Bidang Pariwisata

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penopang utama perekonomian daerah. Komitmen tersebut disampaikan dalam program “Dialog Jabar Hari Ini” yang disiarkan pada Kamis (9/4/2026).

Melalui Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Suhardi, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparra) Indramayu mengungkapkan bahwa daerah ini memiliki potensi wisata yang beragam, mencakup wisata alam, budaya, hingga agrowisata. 

Letak geografis Indramayu di pesisir utara Pulau Jawa dengan garis pantai sekitar 135 kilometer menjadi kekuatan utama dalam pengembangan wisata bahari dan pesisir, yang didukung oleh karakter budaya masyarakat setempat yang khas.

Usai momentum libur Idul Fitri 1447 Hijriah, jumlah kunjungan wisatawan di Jawa Barat tercatat meningkat sebesar 3,28 persen. Kondisi ini dinilai sebagai peluang strategis bagi Indramayu untuk memaksimalkan potensi pariwisatanya. Selain unggul di sektor bahari, Indramayu juga memiliki kekayaan budaya seperti tradisi Nadran dan Ngarot di Desa Lelea, serta keuntungan posisi di jalur Pantura yang memudahkan akses wisatawan.

Dari sisi ekonomi, Indramayu berperan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) sekaligus dikenal sebagai lumbung pangan dan kawasan industri migas. Potensi agrowisata turut menjadi daya tarik, terutama komoditas mangga unggulan seperti gedong gincu, cengkir, arumanis, dan agrimania yang dapat ditemukan di sejumlah sentra produksi, antara lain Desa Mangunjaya, Jatibarang, dan Balongan. Tak hanya itu, wisata mangrove, aktivitas nelayan, hingga pembuatan kapal tradisional juga menjadi pengalaman unik bagi pengunjung.

Berbagai destinasi wisata turut memperkaya pilihan, di antaranya Pantai Tirtamaya, Pantai Balongan Indah, Pantai Pletong, Pulau Biawak, serta objek wisata budaya seperti Alun-Alun Indramayu dan Museum Bandar Cimanuk. Kuliner khas daerah, seperti pindang gombyang dan pedesan entog, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Untuk memperkuat pengembangan sektor ini, pemerintah daerah terus meningkatkan aksesibilitas, mengoptimalkan promosi digital, serta memberdayakan desa wisata. Pembinaan generasi muda melalui program “Nok Nang Dermayu” dan kerja sama dengan agen perjalanan juga terus digencarkan. Dengan strategi yang terintegrasi, sektor pariwisata diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi Indramayu yang berkelanjutan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pemkab Indramayu Perkuat Komitmen Kabupaten Layak Anak, Target Naik Peringkat KLA 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026 di Aula DP2KBP3A Indramayu, Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan capaian pemenuhan hak anak di daerah, Kamis (9/4/2026).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak (PHA), Hj. Atin Justinah, selaku ketua panitia, menjelaskan bahwa rakor bertujuan menyinkronkan data lintas sektor serta memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan.

“Anak merupakan investasi masa depan. Melalui rakor ini, kami ingin memastikan koordinasi antar sektor berjalan optimal dalam memenuhi indikator enam klaster KLA, sehingga capaian Indramayu dapat meningkat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Kejaksaan Negeri Indramayu, Polres Indramayu, Badan Pusat Statistik (BPS), serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran lintas instansi ini menegaskan bahwa pemenuhan hak dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama, sejalan dengan Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2019.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Indramayu, H. Iman Sulaeman, menyoroti pentingnya akurasi pendokumentasian data dalam mendukung penilaian KLA.

“Permasalahan utama sering bukan pada kegiatan, tetapi pada administrasi dan penginputan data. Ratusan indikator penilaian membutuhkan bukti yang valid dan terdokumentasi dengan baik,” jelasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar tidak hanya menjalankan program, tetapi memastikan setiap kegiatan terdokumentasi dengan perspektif perlindungan anak. Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan peningkatan status dari tingkat Pratama menuju Madya bahkan Nindya pada evaluasi KLA 2026.

Sesi inti rakor diisi pemaparan teknis oleh Faisan CB dari Yayasan Bahtera Bandung. Ia menekankan bahwa proses verifikasi oleh pemerintah pusat akan dilakukan secara ketat, sehingga validasi dokumen resmi yang telah ditandatangani dan distempel pimpinan instansi menjadi syarat mutlak sebelum diunggah ke sistem penilaian.

Melalui rakor ini, diharapkan sinkronisasi data antar OPD, kepolisian, kejaksaan, serta instansi vertikal lainnya dapat segera diselesaikan sebelum memasuki tahapan verifikasi lapangan, sehingga target peningkatan capaian Kabupaten Layak Anak di Indramayu dapat terwujud.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

KKL Seskoad di Indramayu Resmi Ditutup, Tinggalkan Kesan dan Rekomendasi Strategis

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Kabupaten Indramayu resmi berakhir dengan kesan mendalam. Penutupan kegiatan berlangsung di Swiss-Belinn Hotel Indramayu, dan ditutup langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim,” Rabu malam (8/4/2026).

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menyampaikan bahwa kegiatan KKL memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah, khususnya dalam bentuk masukan dan perspektif baru. Ia menilai para perwira siswa menunjukkan kedisiplinan tinggi, ketangguhan mental, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi.

“Pengalaman yang diperoleh di Indramayu diharapkan dapat menjadi gambaran kondisi wilayah dan potensi daerah, serta menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas ke depan. Pada dasarnya, kita memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu sebagai lokasi KKL. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses penyambutan dan pelayanan masih terdapat kekurangan, serta berharap hubungan baik antara pemerintah daerah dan Seskoad dapat terus terjalin.

Sementara itu, perwakilan peserta, Hari Santoso, mengungkapkan kesan positif selama empat hari pelaksanaan kegiatan di Indramayu. Ia mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah daerah serta keterbukaan dalam penyediaan data dan informasi.

“Saya sangat terkesan dengan Indramayu. Kota Mangga ini memberikan banyak data dan informasi yang sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Menurut Hari, seluruh data yang diperoleh akan menjadi bahan kajian untuk dipresentasikan dalam seminar di lingkungan Seskoad sebagai bagian dari proses pembelajaran. Ia menilai KKL ini memberikan pengalaman berharga dalam memahami dinamika wilayah yang kompleks, sebagai bekal bagi para perwira yang kelak akan mengemban tugas kewilayahan, termasuk sebagai Komandan Kodim.

Di sisi lain, Koordinator Lapangan Seskoad Kelompok II Wilayah Indramayu, Imam Purnomo Hadi, menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, terutama terkait penanganan kebencanaan. Ia menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan melalui latihan dan simulasi rutin guna meminimalisir risiko bencana.

Selain itu, Imam juga mendorong penguatan sistem layanan darurat melalui integrasi komunikasi lintas instansi, termasuk optimalisasi call center 119. Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Menutup kegiatan, rombongan Seskoad kembali menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Indramayu sebelum kembali ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika