Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, dan Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Jum’at (24/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan bantuan stimulan tanggap bencana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu serta bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu.

Di Desa Sanca, bantuan diberikan kepada keluarga Tarkani dan Hanipah yang rumahnya mengalami kebakaran. Melalui program bantuan stimulan tanggap bencana, Baznas Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan masing-masing sebesar Rp10 juta.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu turut memberikan bantuan berupa kasur, pakaian, sembako, dan makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban pascakebakaran.

Sementara itu, di Desa Anjatan Utara, bantuan stimulan tanggap bencana masing-masing sebesar Rp5 juta diserahkan kepada Warmini dan Kuryati yang juga menjadi korban kebakaran rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami para korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah kehilangan tempat tinggal.

“Ini ada bantuan dari Baznas, semoga bermanfaat. Yang sehat selalu, sabar, dan hati-hati selalu. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para korban yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Bupati Lucky.

Ia juga mengapresiasi kepedulian berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, yang turut membantu proses penanganan warga terdampak bencana.

Bupati Lucky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang mengalami musibah. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga dengan memastikan para korban memperoleh dukungan agar dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Tarkani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah sudi datang dan berkunjung ke rumah kami yang kebakaran,” katanya.

“Kami sekeluarga juga mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa kasur, baju, sembako, dan makanan dari Dinas Sosial, serta bantuan stimulan tanggap bencana dari Baznas,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Salat Istisqa di Anjatan, Bupati Lucky Hakim Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Hadapi Kekeringan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Salat Istisqa bersama masyarakat dan para petani di Kecamatan Anjatan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, Jum’at (24/7/2026).

Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta ratusan masyarakat dan petani.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman Anjatan. Setelah salat, seluruh jemaah mengikuti khutbah dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu yang tengah menghadapi kondisi kekeringan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai upaya teknis untuk mengatasi kekeringan, mulai dari perbaikan jaringan irigasi, peninjauan sumber-sumber air, hingga pembangunan pompa satelit. Namun, menurunnya debit air membuat berbagai upaya tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan air bagi lahan pertanian.

“Kita tahu Indramayu merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Saat ini petani mengalami kekurangan air,” ujar Bupati Lucky.

Ia menegaskan, berbagai langkah telah dilakukan secara optimal. Namun, upaya tersebut membutuhkan proses, sementara kondisi debit air di sejumlah sumber memang sangat terbatas.

Bupati Lucky menjelaskan, sebagian besar lahan pertanian di Indramayu masih berupa sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani terpaksa menunda masa tanam, bahkan sebagian mengalami gagal tanam.

“Upaya teknis terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai, dan Kementerian Pertanian melalui normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, hingga pembangunan sumur,” katanya.

Namun demikian, Bupati Lucky mengingatkan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap memanjatkan doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

“Namun kita juga harus menyadari bahwa semua ini adalah ikhtiar. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah mendengar doa kita, mengumpulkan awan, dan segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Selain penanganan teknis, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga telah menyiapkan program asuransi gagal panen bagi petani. Namun, keterbatasan anggaran membuat perlindungan tersebut belum dapat menjangkau seluruh petani.

Kondisi itu membuat sebagian petani memilih menunda masa tanam untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar akibat keterbatasan pasokan air.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Baznas juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang sebagian besar merupakan warga lanjut usia di Kecamatan Anjatan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak kondisi musim kemarau.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa dan berbagai upaya teknis yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh ikhtiar lahir dan batin dapat membawa keberkahan.

Dengan demikian, hujan segera turun dan aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau SDN 2 Tugu yang Ambruk, Minta Percepatan Revitalisasi Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kondisi SDN 2 Tugu, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Jumat (24/7/2026), setelah salah satu bangunan sekolah tersebut ambruk pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kunjungannya, Bupati Lucky Hakim memastikan keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Ia juga mendorong percepatan bantuan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.

Bangunan yang ambruk merupakan ruang guru. Peristiwa terjadi setelah seluruh kegiatan belajar mengajar selesai sehingga tidak ada guru maupun siswa yang berada di dalam ruangan. Tidak adanya korban jiwa juga tidak terlepas dari langkah antisipasi pihak sekolah yang sebelumnya telah mengosongkan bangunan karena dinilai berisiko.

Saat meninjau lokasi, Bupati Lucky melihat langsung puing-puing bangunan yang masih memenuhi ruangan. Atap dengan rangka kayu runtuh bersama sebagian dinding, menyisakan material bangunan yang berserakan.

Dua ruang kelas yang berada di samping bangunan, yakni kelas V dan kelas VI, juga untuk sementara dikosongkan karena menggunakan konstruksi atap yang sama dan dikhawatirkan mengalami kerusakan serupa.

Kondisi tersebut berdampak pada proses belajar mengajar. Karena keterbatasan ruang, siswa kelas II sementara digabung dengan kelas III, sedangkan siswa kelas IV belajar bersama kelas V. Sementara itu, siswa kelas VI menempati bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) yang berada di belakang sekolah.

Adapun aktivitas ruang guru untuk sementara dipindahkan ke ruang kelas I yang juga digunakan sebagai perpustakaan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, kondisi SDN 2 Tugu menjadi gambaran masih banyaknya sekolah di Kabupaten Indramayu yang membutuhkan penanganan segera.

“Hari ini saya meminta pertolongan kepada Menteri Pendidikan terkait pembangunan sekolah yang kondisinya sangat rawan ini, bahkan sampai ambruk. Beruntung pihak sekolah memiliki insting untuk mengosongkan ruangan sehingga tidak ada korban ketika atap akhirnya roboh,” ujar Bupati Lucky.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus berupaya melakukan revitalisasi sesuai dengan kemampuan daerah. Namun, keterbatasan anggaran membuat dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, terlebih masih banyak sekolah lain yang membutuhkan perbaikan.

Ia menilai percepatan revitalisasi penting dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di sekolah lain.

Sementara itu, guru SDN 2 Tugu, Arif Budiman, mengatakan bangunan sekolah tersebut merupakan sekolah Inpres yang dibangun pada 1976 dan hingga kini belum pernah mendapatkan rehabilitasi secara menyeluruh.

Selain itu, sejak 2022 sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi optimalisasi proses pengajuan bantuan perbaikan sekolah.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap kondisi infrastruktur pendidikan sebagai dasar penentuan skala prioritas penanganan.

Melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, Pemkab Indramayu berharap percepatan revitalisasi sekolah dapat segera terealisasi.

Dengan demikian, seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rumah Warga Penerima Bantuan Rutilahu di Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan layak huni akhirnya kembali tumbuh bagi Heri, warga Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Selama bertahun-tahun, Heri bersama keluarganya tinggal di rumah yang kondisinya mulai memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah cukup lama. Dinding mulai lapuk, sementara atap dan bagian lainnya tidak lagi kokoh.

Kondisi tersebut membuat Heri dan keluarganya harus tetap waspada, terutama ketika hujan deras maupun angin kencang melanda.

Namun, harapan itu kini mendapat perhatian melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu melalui Program Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri meninjau langsung kondisi rumah Heri pada Rabu (22/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga melanjutkan peninjauan ke Desa Penganjang, Kecamatan Sindang. Di lokasi tersebut, ia melihat kondisi rumah milik Sakiroh dan Tasinih yang berada dalam satu lingkungan dan saling berdekatan.

Kedua rumah tersebut juga mengalami kerusakan. Dinding bangunan mulai rapuh, bagian atap mengalami kerusakan, dan sejumlah bagian rumah membutuhkan perbaikan agar kembali aman dan nyaman untuk ditempati.

Pada setiap lokasi kunjungan, Bupati Lucky Hakim menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari Baznas Kabupaten Indramayu kepada masing-masing penerima manfaat. Selain bantuan perbaikan rumah, para penerima juga memperoleh paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, Program Rutilahu merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Baznas dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman dan layak.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi tempat keluarga membangun harapan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan membuat masyarakat dapat tinggal dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri mengatakan, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin bantuan ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rumah yang lebih layak serta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Heri mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang mulai mengalami kerusakan, kini ia memiliki harapan untuk menempati hunian yang lebih aman dan nyaman bersama keluarganya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim dan Baznas Kabupaten Indramayu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan rumah kami segera diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Damkar Indramayu Bantu Petani Bersihkan Saluran Irigasi Tersumbat di Lobener Lor

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu menunjukkan peran aktif dalam memberikan pelayanan nonkebakaran kepada masyarakat. Kali ini, petugas membantu membersihkan saluran irigasi yang tersumbat di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang.

Penyumbatan saluran irigasi tersebut sebelumnya menghambat aliran air menuju areal persawahan warga. Kondisi ini berpotensi mengganggu kebutuhan air bagi lahan pertanian dan aktivitas petani.

Dengan memanfaatkan tekanan air dari armada pemadam kebakaran, petugas Damkar berhasil membersihkan material yang menyumbat saluran. Setelah dilakukan penanganan, aliran air menuju lahan pertanian kembali berjalan lancar.

Kepala Bidang Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan, penanganan tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan nonkebakaran yang diberikan Damkar kepada masyarakat.

“Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah membantu para petani mengatasi saluran irigasi atau selokan yang tersumbat di Desa Lobener Lor,” ujar Jajat, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kembali lancarnya aliran irigasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan sehingga aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Jajat menegaskan, Damkar tidak hanya berperan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga memberikan berbagai pelayanan penyelamatan dan penanganan nonkebakaran yang dibutuhkan masyarakat.

“Damkar akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui berbagai penanganan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan warga,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun saluran irigasi.

Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan hambatan pada saluran air yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat.

“Damkar Indramayu akan terus hadir memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis bagi masyarakat,” tegasnya.

Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga dan kelompok tani Desa Lobener Lor. Mereka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pelayanan publik serta berbagai program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Rangkap Jabatan Ketua P3A Banjarwangi Disorot, KMB BBWS Siap Laporkan ke Balai

BOGOR.radarinformasi.com – Polemik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terus bergulir. Setelah sebelumnya mencuat dugaan rangkap jabatan Ketua P3A Desa Banjarwangi, Ade Salman, yang juga diketahui bertugas sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD), kini persoalan lain ikut menjadi sorotan, yakni administrasi kelembagaan P3A di tingkat pemerintah desa.

Terkait persoalan tersebut, awak media menghubungi Syaifuddin Junaidi selaku Konsultan Manajemen Balai (KMB) untuk meminta tanggapan. Setelah menerima informasi mengenai dugaan rangkap jabatan tersebut, Syaifuddin menyatakan akan menyampaikan persoalan itu kepada pihak Balai.

“Terima kasih. Akan saya laporkan ke Balai,” tulis Syaifuddin Junaidi melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan rangkap jabatan Ketua P3A Desa Banjarwangi akan diteruskan kepada pihak Balai sebagai bahan tindak lanjut. Sementara itu, penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan Tenaga Pendamping Profesional merupakan kewenangan instansi terkait sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu, dalam praktik tata kelola organisasi, pengurus P3A juga berkewajiban menyampaikan laporan kegiatan dan perkembangan pengelolaan irigasi kepada pemerintah desa sebagai mitra di tingkat lokal. Koordinasi menjadi semakin penting ketika terjadi pergantian kepala desa agar seluruh program yang bersumber dari anggaran pemerintah dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan diketahui oleh pemerintah setempat.

Sorotan tersebut muncul setelah Kepala Desa Banjarwangi mengaku belum pernah menerima koordinasi maupun melihat dokumen kepengurusan P3A sejak dirinya menjabat. Padahal, keberadaan dokumen kepengurusan dinilai penting untuk memastikan legalitas organisasi yang menjadi pelaksana Program P3-TGAI serta mempermudah koordinasi antara pemerintah desa dengan pengurus P3A.

Secara hukum, Ketua P3A memang tidak memiliki kewajiban menyerahkan Surat Keputusan (SK) asli kepengurusan kepada Kepala Desa yang baru, karena SK tersebut merupakan dokumen resmi milik organisasi dan menjadi dasar legalitas kepengurusan sesuai masa bakti yang tercantum di dalamnya. Pergantian kepala desa juga tidak otomatis membatalkan keabsahan kepengurusan P3A yang telah ditetapkan.

Meski demikian, dari sisi tertib administrasi dan tata kelola kelembagaan, Ketua P3A memiliki tanggung jawab untuk membangun koordinasi dengan pemerintah desa, termasuk memperlihatkan atau menyerahkan salinan (fotokopi) SK kepengurusan sebagai bentuk pemberitahuan administrasi. Langkah tersebut penting agar data kelembagaan desa tetap mutakhir, mempermudah koordinasi pelaksanaan program pemerintah, termasuk P3-TGAI, serta menghindari kesalahpahaman antara pengurus P3A dengan pemerintah desa.

Pengakuan Kepala Desa Banjarwangi yang menyebut belum pernah menerima koordinasi terkait proyek maupun kepengurusan P3A pun menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana hubungan administratif antara organisasi penerima bantuan tersebut dengan pemerintah desa. Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan persoalan tata kelola di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua P3A Desa Banjarwangi, Ade Salman, belum memberikan penjelasan terkait administrasi kepengurusan P3A maupun koordinasi dengan Pemerintah Desa Banjarwangi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Desa Pancawati Disambut Antusias Petani dan Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilakukan di Daerah Irigasi (D.I.) Cilonjong, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.

Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Sugih Mukti 3 dengan Ketua Kelompok Tani Iyus.

Ketua Kelompok Tani, Iyus, mengatakan program P3-TGAI merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung sektor pertanian melalui peningkatan kualitas jaringan irigasi. Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah Desa Pancawati kembali mendapatkan program P3-TGAI. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Ciliwung Cisadane yang telah memperhatikan kebutuhan petani. Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” ujar Iyus.

Ia berharap pembangunan saluran irigasi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap hasil pertanian masyarakat serta menjadi infrastruktur yang bermanfaat dalam jangka panjang.

“Dengan irigasi yang baik, aliran air menuju sawah akan semakin lancar sehingga para petani tidak lagi kesulitan mendapatkan pasokan air, terutama saat musim kemarau. Kami optimistis program ini akan berdampak pada meningkatnya hasil panen dan kesejahteraan petani,” tambahnya.

Iyus juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar ikut merawat saluran irigasi ini. Jangan membuang sampah ke saluran air dan mari rutin membersihkannya agar tidak terjadi penyumbatan. Infrastruktur ini dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat, sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) 03 Desa Pancawati, Asep, yang akrab disapa Daseng, menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya atas pelaksanaan program P3-TGAI di wilayahnya. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan harapan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat dan para petani.

“Kami sangat bersyukur dan menyambut dengan antusias adanya program P3-TGAI ini. Saluran irigasi yang baik sangat dibutuhkan petani untuk menunjang aktivitas pertanian. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Desa Pancawati dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah kami,” ungkap Daseng.

Daseng juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program sekaligus menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami siap mendukung penuh program ini dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga serta merawat saluran irigasi yang telah dibangun. Dengan semangat gotong royong, kami yakin manfaat program ini akan terus dirasakan oleh para petani dan generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Melalui pola swakelola, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Selain meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan, program ini juga diharapkan memperkuat semangat gotong royong, memberdayakan tenaga kerja lokal, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.

Red

Program P3-TGAI Rp195 Juta di Desa Sukamahi Tingkatkan Infrastruktur Irigasi Pertanian

BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Ciseuseupan, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung.

Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 dengan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417.89. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Sahabat Sejati dengan Ketua Pelaksana Ujang Munzali.

Ujang Munzali mengatakan, pembangunan saluran irigasi melalui program P3-TGAI merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas sektor pertanian. Menurutnya, saluran yang baik akan membuat distribusi air menuju lahan pertanian menjadi lebih lancar sehingga kebutuhan air para petani dapat terpenuhi secara optimal.

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para petani melalui pembangunan infrastruktur irigasi berbasis swakelola masyarakat. Kami berharap saluran yang telah dibangun ini dapat memperlancar aliran air ke area persawahan sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani,” ujar pria yang akrab disapa Ust. Jali saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada proses pembangunan, tetapi juga pada kepedulian masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran negara.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para petani, agar bersama-sama merawat saluran irigasi ini. Jangan membuang sampah ke saluran air dan rutin membersihkannya agar tidak terjadi penyumbatan yang dapat menghambat aliran air menuju lahan pertanian. Irigasi yang bersih dan terawat adalah tanggung jawab kita bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ust. Jali juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Desa Sukamahi beserta jajaran Pemerintah Desa yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama pelaksanaan kegiatan sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Sukamahi beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan demi kelancaran pelaksanaan program ini. Harapan kami, amanah yang diberikan kepada seluruh pihak dapat dijaga dengan penuh tanggung jawab. Mari kita bersama-sama menjaga nama baik Desa Sukamahi, yang dikenal sebagai salah satu desa terbaik di Kabupaten Bogor, dengan bekerja secara jujur, transparan, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Melalui pola swakelola, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dilibatkan secara langsung dalam proses pembangunan. Selain meningkatkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan, program ini juga diharapkan dapat memperkuat semangat gotong royong, memberdayakan tenaga kerja lokal, serta memastikan keberlanjutan pemeliharaan jaringan irigasi.

Dengan selesainya pembangunan saluran irigasi di D.I. Ciseuseupan, diharapkan pasokan air menuju lahan pertanian di Desa Sukamahi dapat semakin optimal, sehingga memberikan manfaat nyata bagi para petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Megamendung.

Red

Pembangunan P3-TGAI di Desa Sukamaju Masuki Tahap Akhir, Ketua P3A: Kini Irigasi Mampu Mengairi Hingga 15 Hektare Sawah

BOGOR.radarinformasi.com – Pembangunan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Daerah Irigasi (D.I.) Cibalandongan, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kini telah memasuki tahap akhir. Saat ini, para pekerja tengah menyelesaikan proses penghalusan (finishing) pada bangunan turap sebagai bagian dari penyelesaian pekerjaan sebelum dilakukan pemeriksaan akhir.

Program yang didanai melalui APBN Tahun 2026 dengan nilai sebesar Rp195.000.000 tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dan dilaksanakan secara swakelola oleh P3A Mitra Cai Sukamaju.

Ketua P3A Mitra Cai Sukamaju, Topik, S.Pd.I., mengatakan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai tahapan dan kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat segera rampung sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani di Desa Sukamaju.

“Alhamdulillah, saat ini pekerjaan sudah memasuki tahap finishing. Kami terus berupaya menyelesaikan seluruh tahapan dengan sebaik-baiknya agar hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat yang memanfaatkan saluran irigasi,” ujar Topik saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).

Menurutnya, pembangunan saluran irigasi yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi air ke areal persawahan sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat.

“Ketika salurannya bagus, maka air yang mengalir juga akan bagus. Terutama untuk para petani yang sebelumnya hanya dapat mengairi lahan sekitar 2 hingga 3 hektare, sekarang insyaallah bisa menjangkau hingga sekitar 15 hektare. Selain itu, manfaatnya juga akan dirasakan oleh warga yang berada di sekitar aliran sungai,” ucapnya.

Topik juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hasil pembangunan tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas irigasi ini. Pembangunan ini merupakan aset bersama yang dibangun menggunakan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. Mari kita rawat dan pelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Topik turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Sukamaju beserta seluruh jajaran Pemerintah Desa Sukamaju atas dukungan dan sinergi yang telah diberikan selama proses pelaksanaan Program P3-TGAI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Desa Sukamaju beserta seluruh perangkat desa yang telah memberikan dukungan, koordinasi, dan kerja sama sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik hingga memasuki tahap akhir. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Desa Sukamaju,” tuturnya.

Dengan segera rampungnya pekerjaan tersebut, Program P3-TGAI diharapkan mampu meningkatkan fungsi jaringan irigasi di Daerah Irigasi Cibalandongan, memperlancar distribusi air ke lahan pertanian, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat sekitar dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Sukamaju.

Red

Berantas Kejahatan Jalanan, Polres Indramayu Bentuk Unit Reaksi Cepat

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polres Indramayu Polda Jawa Barat memperkuat upaya pemberantasan kejahatan jalanan dengan membentuk Unit Reaksi Cepat (URC). Tim khusus tersebut disiapkan untuk merespons secara cepat berbagai laporan dan aduan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Unit Reaksi Cepat tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., saat memberikan keterangan di Mako Polres Indramayu, Kamis (23/7/2026).

Kapolres menjelaskan, URC terdiri dari 10 personel pilihan yang didukung oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu serta jajaran polsek. Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat dalam memperkuat penanganan berbagai bentuk kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, premanisme, tawuran, hingga aksi geng motor.

Tim URC disiagakan sebagai garda terdepan untuk merespons secara cepat setiap aduan darurat masyarakat. Penanganan laporan juga terintegrasi dengan layanan Call Center Polri 110.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat.

“Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu keamanan di Kabupaten Indramayu. Kami akan melakukan penindakan secara tegas dan tanpa kompromi,” tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau menjadi korban tindak kejahatan.

“Masyarakat jangan takut untuk melapor. Segera sampaikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aksi kejahatan, tawuran, premanisme, begal, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kami akan merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan terukur,” ujar Fajar.

Kapolres juga mengajak para orang tua, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja guna mencegah keterlibatan mereka dalam aksi tawuran, geng motor, maupun kejahatan jalanan lainnya.

Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan pengaduan, Polres Indramayu menyediakan layanan cepat Lapor Pak POLISI – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 0819-9970-0110 serta layanan darurat Call Center Polri 110.

Dengan pembentukan URC dan dukungan partisipasi masyarakat, Polres Indramayu berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika