INDRAMAYU.radarinformasi.com- Keluarga Besar Polres Indramayu menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Prianggo P. M., S.H., S.I.K., M.Si. yang resmi mengemban amanah sebagai Kapolres Indramayu.
Kehadiran Kapolres yang baru diharapkan mampu melanjutkan pengabdian serta memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat dengan mengedepankan semangat Polri Presisi yang profesional, modern, dan humanis.
Keluarga Besar Polres Indramayu mendoakan agar AKBP Prianggo P. M. senantiasa diberikan kemudahan, kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan tugas serta memimpin jajaran Polres Indramayu.
Selain itu, di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Indramayu tetap aman, nyaman, dan kondusif melalui sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat pengabdian, AKBP Prianggo P. M. diharapkan dapat menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif, berintegritas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus melanjutkan berbagai program yang mendukung terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.
Keluarga Besar Polres Indramayu juga berharap setiap langkah pengabdian yang dijalankan membawa manfaat, menginspirasi, serta menjadi keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Keluarga Besar Polres Indramayu menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. beserta Ny. Lina Fajar atas dedikasi, kepemimpinan, dan pengabdian selama mengemban amanah sebagai Kapolres Indramayu dan Ketua Bhayangkari Cabang Indramayu.
Selama memimpin Polres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang dinilai berhasil menghadirkan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendorong terwujudnya Polri yang Presisi melalui berbagai inovasi dan program kerja.
Berbagai upaya yang dilakukan di bawah kepemimpinannya menjadi bagian penting dalam perjalanan Polres Indramayu, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, hingga penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan.
Keluarga Besar Polres Indramayu menilai keteladanan, integritas, serta semangat pengabdian yang ditunjukkan AKBP Mochamad Fajar Gemilang bersama Ny. Lina Fajar akan selalu menjadi inspirasi bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Seiring berakhirnya masa tugas di Kabupaten Indramayu, Keluarga Besar Polres Indramayu mengucapkan selamat atas amanah di tempat tugas yang baru. Doa dan harapan turut mengiringi agar senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, kesuksesan, perlindungan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Pengabdian yang tulus akan selalu dikenang, dan keteladanan yang diberikan akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan Keluarga Besar Polres Indramayu.
JAKARTA.radarinformasi.com – Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia resmi melantik jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Indramayu dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Gelanggang Remaja Jakarta Utara, Jalan Yos Sudarso No. 27–29, RT 19/RW 5, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara, DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Pelantikan yang dihadiri sekitar 350 peserta tersebut menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru untuk memulai pengabdian sekaligus memperkuat profesionalisme organisasi dalam menjalankan fungsi jurnalistik.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Fredi Setiawan, perwakilan Kadiv Humas Polri Kombes Pol. Hadi Wahyudi, S.I.K., M.H., M.Han., perwakilan Kepala Suku Dinas Kesbangpol Jakarta Utara, Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Jakarta Utara, perwakilan Kapolres Metro Jakarta Utara, perwakilan Dandim 0502/Jakarta Utara, Ketua Umum Media Online Indonesia (MIO) AYS Prayogi, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Selain tamu undangan dari unsur pemerintah, TNI, Polri, dan organisasi kemasyarakatan, acara juga dihadiri para pengurus DPD, Korwil, serta anggota FWJ Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi simbol soliditas dan semangat kebersamaan dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.
Dalam sambutannya, jajaran pengurus pusat menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari pembuktian melalui kerja nyata. Seluruh pengurus diminta menjaga integritas, menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, serta menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pelantikan ini merupakan titik awal pengabdian. Mari bersama-sama membuktikan bahwa FWJ Indonesia mampu menjadi organisasi wartawan yang profesional, solid, independen, serta hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah seorang pengurus dalam sambutannya.
FWJ Indonesia juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat guna mendukung pembangunan di daerah maupun tingkat nasional.
Ditemui awak media usai pelantikan, Ketua FWJ Indonesia Korwil Kabupaten Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang akrab disapa Bang Opan, untuk memimpin FWJ Indonesia Korwil Indramayu.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen. Kami siap menjaga marwah organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta memperkuat solidaritas antaranggota dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai Kode Etik Jurnalistik,” ujar Mutadi.
Ia menegaskan, kepengurusan FWJ Indonesia Korwil Indramayu akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami juga siap mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim melalui visi dan misi Indramayu Reang. Semoga FWJ Indonesia Korwil Indramayu semakin maju, profesional, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kepengurusan yang baru, FWJ Indonesia diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai organisasi profesi wartawan yang menjunjung tinggi independensi, etika, dan kompetensi, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, dan terpercaya.
BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Batu Kembar, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi guna mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Berdasarkan informasi pada papan kegiatan, pembangunan bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000. Pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 berdasarkan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417.1, dengan pelaksana P3A Tunas Mekar 1.
Ketua P3A Tunas Mekar 1, Asep Saepuloh, mengatakan program P3-TGAI menjadi angin segar bagi para petani di Desa Ciderum karena keberadaan jaringan irigasi yang baik sangat berpengaruh terhadap kelancaran pengairan lahan pertanian.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan pelaksanaan Program P3-TGAI kepada P3A Tunas Mekar 1. Kami berharap pembangunan ini dapat memperlancar aliran air sehingga para petani lebih mudah memenuhi kebutuhan irigasi sawah,” ujar Asep.
Ia menjelaskan, pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat melalui sistem padat karya. Selain memperbaiki infrastruktur irigasi, program tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga yang ikut terlibat dalam proses pengerjaan.
Menurut Asep, kualitas pekerjaan menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Harapan kami, saluran irigasi ini dapat dimanfaatkan dalam waktu lama dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani di Desa Ciderum,” tuturnya.
Program P3-TGAI merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang memadai, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih optimal sehingga dapat mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan hasil panen petani.
BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Ciletuh, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane yang bertujuan meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Berdasarkan informasi pada papan kegiatan, pembangunan bersumber dari APBN Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000. Pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 dengan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417, dan dilaksanakan oleh P3A Tani Mandiri.
Ketua P3A Tani Mandiri, Beni Herdiansyah, mengatakan program tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur irigasi yang selama ini menjadi penopang aktivitas pertanian masyarakat di Desa Ciderum.
“Program P3-TGAI ini sangat membantu para petani. Dengan adanya perbaikan saluran irigasi, kami berharap distribusi air menjadi lebih lancar sehingga lahan pertanian dapat terairi secara optimal,” ujar Beni.
Menurutnya, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat sekitar melalui pola padat karya. Selain menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi petani, program tersebut juga memberikan kesempatan kerja bagi warga setempat selama proses pembangunan berlangsung.
Beni berharap pembangunan dapat selesai sesuai jadwal dengan kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami ingin hasil pekerjaan ini benar-benar memberikan dampak positif bagi petani. Ketika jaringan irigasi berfungsi dengan baik, produktivitas pertanian akan meningkat dan hasil panen diharapkan menjadi lebih maksimal,” tuturnya.
Melalui Program P3-TGAI, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Ciderum semakin meningkat serta mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.
BOGOR.radarinformasi.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 kembali hadir untuk mendukung peningkatan sektor pertanian di Kabupaten Bogor. Kali ini, pembangunan saluran irigasi dilaksanakan di Daerah Irigasi (D.I.) Citengah, Desa Pancawati, Kecamatan Caringin.
Program yang berada di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195.000.000.
Sesuai informasi pada papan kegiatan, pekerjaan dimulai pada 17 Juni 2026 dengan Nomor PKS HK.02.01/PKS/Bbws4.9.4/VI/2026/417.6. Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada P3A Mitra Cai Legok Pancawati.
Ketua P3A Mitra Cai Legok Pancawati, Rusdi, mengatakan program P3-TGAI menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan para petani, khususnya dalam penyediaan jaringan irigasi yang lebih baik.
“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan saluran irigasi yang lebih baik, distribusi air ke lahan pertanian akan semakin lancar sehingga para petani bisa lebih optimal dalam mengelola sawahnya,” ujar Rusdi.
Menurutnya, pembangunan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat melalui pola padat karya. Selain memperbaiki infrastruktur irigasi, program tersebut juga memberikan kesempatan kerja bagi warga selama proses pembangunan berlangsung.
Rusdi berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dan menghasilkan bangunan yang berkualitas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap saluran irigasi ini mampu mendukung produktivitas pertanian di Desa Pancawati. Jika pasokan air lancar, tentu hasil panen petani juga diharapkan menjadi lebih baik dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” tuturnya.
Program P3-TGAI merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas jaringan irigasi melalui pemberdayaan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Dengan dukungan infrastruktur irigasi yang memadai, sektor pertanian diharapkan semakin produktif serta mampu memperkuat ketahanan pangan di daerah.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Mangrove menjadi salah satu ekosistem penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan pesisir. Keberadaannya berperan sebagai benteng alami yang membantu melindungi pantai dari abrasi, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan dan biota laut.
Pentingnya keberadaan mangrove kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Minggu (26/7/2026).
Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove.
Mangrove dikenal sebagai tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan berkadar garam tinggi. Sistem perakarannya yang kuat juga membantu menahan gelombang laut dan mengurangi risiko abrasi di kawasan pesisir.
Selain itu, kawasan mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting sebagai tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai biota perairan. Ekosistem ini juga berperan dalam menyerap karbon serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi kehidupan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan, kerusakan ekosistem mangrove dapat menimbulkan dampak serius terhadap keseimbangan lingkungan dan kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keseimbangan ekosistem pesisir melalui upaya penanaman, pemeliharaan, dan perlindungan mangrove.
“Menjaga mangrove bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap generasi yang akan datang,” ujarnya.
Menurutnya, upaya pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, komunitas, lembaga lingkungan, dunia usaha, serta masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem tersebut.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL), Tarika, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Ia menegaskan kesiapan ALPL untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga dan merawat lingkungan, termasuk ekosistem mangrove di kawasan pesisir Indramayu.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat bumi,” katanya.
Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Pantai Eretan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pelestarian mangrove secara berkelanjutan.
Dengan menjaga mangrove, masyarakat tidak hanya melindungi pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan, tetapi juga turut menjaga keberlangsungan kehidupan serta masa depan generasi mendatang.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Penantian panjang warga Desa Temiyang, Blok Rancawas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terwujud.
Jalan sepanjang sekitar 3 kilometer yang menghubungkan Blok Pejaten dengan Balai Desa Temiyang kini telah dibangun menggunakan konstruksi beton. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memangkas jarak dan waktu tempuh warga.
Sebelumnya, jalan kabupaten di Blok Rancawas mengalami kerusakan cukup parah. Kondisinya bahkan kerap dikeluhkan warga karena berlubang dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim, jalan tersebut akhirnya menjadi salah satu infrastruktur yang mendapat perhatian dan penanganan melalui pembangunan jalan beton.
Plt. Camat Kroya, Cahyandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu karena wilayahnya mendapat perhatian dalam pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur, khususnya jalan kabupaten.
Dalam sambutannya, Cahyandi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun.
Ia berharap, keberadaan infrastruktur yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, memperlancar aktivitas warga, serta membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Sementara itu, salah seorang warga Blok Rancawas, Nanang Aris, mengaku bahagia dengan terealisasinya pembangunan jalan beton tersebut.
Menurutnya, warga telah menantikan perbaikan jalan selama bertahun-tahun karena kondisi sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami sudah sangat lama menantikan pembetonan jalan karena kondisi jalan di blok kami memang rusak parah,” ujarnya.
Ia mengaku bersyukur karena aspirasi warga akhirnya mendapat perhatian pemerintah daerah.
“Sekarang alhamdulillah suara kami didengar oleh Pak Bupati Lucky Hakim. Kami merasakan kehadiran pemerintah. Terima kasih Pak Bupati,” ungkapnya.
Sebagai bentuk rasa syukur, puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menggelar syukuran dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton.
Kegiatan tersebut menjadi ungkapan kebahagiaan warga atas hadirnya pembangunan di wilayah mereka yang selama ini dinantikan.
Dengan dibangunnya jalan beton sepanjang 3 kilometer tersebut, warga berharap akses transportasi semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan pembangunan di Blok Rancawas dapat terus berlanjut.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Indramayu Polda Jawa Barat menggelar patroli gabungan berskala besar bersama unsur TNI dan instansi terkait, Jumat malam (24/7/2026) hingga Sabtu dini hari (25/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan seluruh polsek jajaran dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan.
Patroli juga mengoptimalkan Blue Light Patrol dengan menyalakan lampu rotator biru pada jam-jam rawan, khususnya setelah tengah malam. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, premanisme, hingga aksi geng motor.
Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan bahwa kepolisian menerapkan kebijakan tanpa kompromi atau zero tolerance terhadap berbagai bentuk kriminalitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Penindakan tegas dan terukur akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Indramayu,” tegasnya.
Polres Indramayu juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan pengaduan cepat Lapor Pak Polisi–SIAP MAS INDRAMAYU di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.
Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 16 ketua organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu sepakat membentuk Forum Ketua Organisasi Wartawan Indramayu (FKOWI). Forum ini dibentuk sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi insan pers.
Pembentukan FKOWI berlangsung dalam musyawarah yang digelar di Sekretariat FKOWI, Jalan Siapem 3, Kompleks Perumahan Madani Residence, Kecamatan Indramayu, Sabtu (25/7/2026).
Dalam musyawarah tersebut, disepakati susunan kepengurusan FKOWI. Erwanto dari Forum Media Cetak Indramayu (FMCI) dipercaya sebagai Ketua, Raskhana S. Depari dari Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia (AJII) sebagai Sekretaris, dan Mutadi dari Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) sebagai Bendahara.
Ketua FKOWI, Erwanto, mengatakan, pembentukan forum tersebut dihadiri 16 pimpinan organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu. Mereka berasal dari FMCI, AJII, FWJI, PJS, KWRI, HIPSI, AJIB, PWRI Jaya, SEKBER, AWI, KJPI, FORWIT, PWI, PJIB, IWOI, dan JOIN.
Menurut Erwanto, FKOWI dibentuk sebagai respons atas minimnya komunikasi dan silaturahmi antarpimpinan organisasi wartawan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik.
“Sejak tahun 2026, seluruh SKPD Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak lagi berlangganan surat kabar. Kondisi ini sangat berdampak terhadap media cetak yang selama ini mengandalkan biaya langganan untuk mendukung operasional pencetakan koran,” ujarnya.
Erwanto berharap FKOWI dapat menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi insan pers.
“Kami berharap organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu semakin solid dan mampu menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris FKOWI, Raskhana S. Depari, menyambut baik terbentuknya forum tersebut. Menurutnya, FKOWI diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara para pemangku kepentingan di Kabupaten Indramayu dengan organisasi wartawan.
“FKOWI diharapkan dapat menjadi penghubung antara stakeholder dengan organisasi wartawan, termasuk dalam berbagai program yang berkaitan dengan media. Dengan adanya anggaran berita advertorial dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, FKOWI dapat menjadi wadah koordinasi bagi organisasi wartawan,” tuturnya.
Senada, Bendahara FKOWI, Mutadi, berharap kehadiran forum tersebut dapat memperkuat sinergi, komunikasi, dan kerja sama antarorganisasi wartawan sehingga memberikan dampak positif bagi para ketua organisasi maupun para jurnalis.
“Dengan terbentuknya FKOWI, kami berharap kehidupan para ketua organisasi wartawan maupun para wartawan di Kabupaten Indramayu dapat menjadi lebih baik dan semakin kompak dalam menjalankan tugas jurnalistik,” pungkasnya.