Keluarga Korban Bantah Tudingan Kelalaian Pengelola Pantai Bali 2

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ibu korban anak tenggelam di kawasan wisata Pantai Bali 2, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Nila Wasnila (43), menyampaikan klarifikasi terkait berbagai pemberitaan yang dinilai menyudutkan pihak pengelola pantai atas peristiwa yang menimpa putranya.

Dalam keterangannya, Nila menegaskan bahwa dirinya telah mengikhlaskan kepergian sang anak dan tidak menyalahkan pihak mana pun atas musibah tersebut,” pada Rabu (17/6/2026).

“Saya sudah mengikhlaskan anak saya yang meninggal dunia. Saya juga berterima kasih kepada tim SAR yang telah berusaha menolong anak saya. Walaupun nyawanya tidak tertolong, saya sangat menghargai kepedulian mereka,” ujarnya.

Menurut Nila, kejadian tersebut merupakan takdir yang harus diterima dengan ikhlas sebagai orang tua. Ia menegaskan tidak memiliki tuntutan terhadap siapa pun terkait insiden tersebut.

“Saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Mungkin itu sudah garis takdir anak saya. Saya tidak menuntut apa-apa dari siapa pun. Saya hanya meminta doa agar anak saya husnul khatimah dan diterima di sisi Allah SWT,” katanya.

Nila juga berharap tidak ada pihak yang memperkeruh suasana dengan berbagai tuntutan yang menurutnya dapat mengganggu ketenangan keluarga yang sedang berduka.

“Anak saya sudah tenang di sana. Saya berharap jangan ada yang memperkeruh suasana. Kalau ada yang menuntut, saya rasa itu bukan keinginan saya sebagai orang tua kandung yang sudah mengikhlaskan kepergian anak saya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, surat pernyataan yang dibuat setelah kejadian dilakukan secara sukarela tanpa tekanan dari pihak mana pun. Surat tersebut, kata Nila, dibuat dengan disaksikan pihak kepolisian dari Polsek Balongan serta anggota keluarga.

“Waktu saya membuat surat pernyataan tidak ada paksaan. Saya memang tidak menuntut apa-apa dan saat itu disaksikan oleh pihak Polsek Balongan serta saudara-saudara saya,” jelasnya.

Meski masih merasakan duka mendalam atas kehilangan putranya, Nila mengaku berusaha menerima kenyataan tersebut sebagai kehendak Tuhan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan penanganan korban.

“Saya berterima kasih kepada tim SAR, pengelola Pantai Bali 2, dan semua pihak yang telah membantu selama proses pencarian hingga anak saya ditemukan dan dibawa ke rumah sakit. Mungkin memang sudah takdir, tetapi saya sangat berterima kasih atas semua bantuan dan kepedulian yang diberikan,” pungkasnya.

Reporter : Andika

Pembangunan Jalan Usaha Tani di Cantigi Kulon Dukung Produktivitas Petani dan Petambak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Cantigi Kulon, Kecamatan Cantigi, terus meningkatkan infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perikanan melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Blok Pulo Mas.

Pembangunan yang didanai dari Dana Desa Reguler Tahap I Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp93 juta. Jalan yang dibangun memiliki panjang 400 meter, lebar 1,74 meter, dan tebal 0,15 meter. Pekerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Cantigi Kulon dengan target penyelesaian selama 14 hari kerja.

Keberadaan jalan usaha tani ini mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya para petani dan petambak yang selama ini menggunakan akses tersebut untuk menunjang aktivitas usaha mereka. Warga menilai pembangunan jalan akan mempermudah mobilitas, memperlancar distribusi hasil produksi, serta meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian dan perikanan.

Kuwu Desa Cantigi Kulon, Chaerotunninsa, S.Pd.I., mengatakan pembangunan JUT merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memperkuat sarana dan prasarana yang mendukung sektor ekonomi masyarakat.

“Melalui pembangunan ini kami berharap akses menuju area pertanian dan tambak menjadi lebih baik sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Cantigi Kulon, Chafifur Ruhan Al Islami, ST., menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan hasil usulan masyarakat yang telah dibahas dan disepakati melalui musyawarah desa.

Menurutnya, keberadaan jalan usaha tani diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam memperlancar akses transportasi dan distribusi hasil pertanian maupun perikanan.

Pemerintah Desa Cantigi Kulon berharap pembangunan infrastruktur ini dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi warga setempat.

Reporter : Andika

Ratusan Warga Linggajati Meriahkan Tradisi Mapag Sri

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai halaman Kantor Desa Linggajati, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu. Ratusan warga dari berbagai kalangan berkumpul dalam perayaan adat budaya Mapag Sri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah, Selasa (16/6/2026).

Tradisi Mapag Sri merupakan warisan budaya turun-temurun yang hingga kini terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Linggajati. Selain menjadi ungkapan syukur para petani atas keberhasilan panen, tradisi ini juga menjadi simbol penghormatan terhadap alam serta nilai-nilai budaya leluhur yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor desa tersebut semakin semarak dengan penampilan seni wayang kulit Ringgit Purwa yang dibawakan oleh dalang H. Rusdi. Pertunjukan wayang tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Prosesi adat berlangsung khidmat dipimpin para sesepuh desa dan diikuti tokoh masyarakat, pemangku adat, tokoh agama, pemerintah desa, serta para petani. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi dan keharmonisan sosial.

Kuwu Desa Linggajati, Wahyudin, mengatakan bahwa Mapag Sri bukan sekadar pesta panen, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat.

“Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan masyarakat dan bentuk penghormatan terhadap budaya warisan para leluhur. Semoga hasil panen tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Linggajati,” ujarnya.

Menurut Wahyudin, semangat gotong royong yang tercermin dalam pelaksanaan Mapag Sri sejalan dengan visi pembangunan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Ia menegaskan, Pemerintah Desa Linggajati berkomitmen untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Selain pelestarian budaya, Wahyudin juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Salah satu fokus utama yang akan kami wujudkan adalah peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik. Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Melalui pelaksanaan Mapag Sri, masyarakat Desa Linggajati tidak hanya merayakan hasil panen, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Tradisi ini diharapkan terus terjaga dan berkembang sebagai warisan budaya yang mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Kabupaten Indramayu di tengah arus modernisasi.

Reporter : Andika

Warga Brungut Sukagumiwang Sambut 1 Muharram 1448 H dengan Pawai Obor dan Atraksi Api

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Suasana malam yang sejuk disertai hembusan angin menambah semangat warga Blok Brungut, Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, masyarakat bersama para pemuda menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat, meriah, dan penuh makna pada Senin malam (15/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jamie Nurul Yaqien Brungut ini diinisiasi oleh Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) Nurul Yaqien Brungut sebagai bentuk syiar Islam sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antarwarga. Peringatan Tahun Baru Islam tersebut bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam serta menanamkan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

Acara dimulai pukul 18.00 WIB dengan doa bersama yang dipimpin oleh K. A. Masykur. Dalam suasana khusyuk, masyarakat memanjatkan doa agar senantiasa diberikan keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan di tahun baru Hijriah.

Usai doa bersama, ratusan warga mengikuti pawai obor yang mengelilingi wilayah Blok Brungut. Cahaya obor yang menerangi jalan desa, diiringi marching band dari siswa-siswi MI Gruppi Brungut, menjadi simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik serta harapan akan masa depan yang penuh keberkahan.

Kemeriahan semakin terasa dengan berbagai atraksi dari para pemuda setempat, seperti tongkat api, kubus api, gangsing api, fire circle, hingga pertunjukan kembang api yang memukau masyarakat. Antusiasme warga tampak tinggi menyaksikan setiap penampilan yang disuguhkan.

Ketua pelaksana kegiatan, Asep Salafudin Zuhri, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam di Blok Brungut telah menjadi tradisi tahunan yang terus dilestarikan.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat kembali dilaksanakan dengan lancar. Ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Berkat semangat para pemuda dan dukungan masyarakat, kegiatan ini dapat terus berjalan dengan baik dan semakin meriah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan panitia kegiatan, Irfan, yang menegaskan bahwa kekompakan pemuda menjadi kunci suksesnya acara tersebut.

Pemerintah Desa Sukagumiwang melalui Bekel Wadi bersama para Ketua RT dan RW yang hadir turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka menilai acara berjalan tertib, aman, dan penuh nilai kebersamaan.

Bhabinkamtibmas Desa Sukagumiwang, Aipda Tarmudi, juga menyampaikan apresiasi atas kondusivitas kegiatan. Ia menyebut seluruh rangkaian acara berjalan lancar berkat kerja sama antara panitia, masyarakat, dan aparat keamanan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Dukungan masyarakat serta peran aktif pemuda dan tokoh masyarakat menjadi bukti kuat bahwa nilai gotong royong masih terjaga dengan baik.

Lebih dari sekadar perayaan tahun baru Islam, momentum 1 Muharram ini menjadi sarana introspeksi diri untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), yang tercermin dari nilai religius, keamanan, serta kuatnya semangat kebersamaan warga.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Keluhan Tak Kunjung Ditanggapi, Warga Kampung Cikalang Kecewa Pelayanan PLN

BOGOR.radarinformasi.com – Warga RT 04 RW 06 Kampung Cikalang, Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kondisi listrik yang tidak kunjung membaik meski permohonan perbaikan telah diajukan sejak lebih dari satu tahun lalu. Hingga kini, warga masih harus menghadapi tegangan listrik rendah atau spaneng yang kerap terjadi, terutama pada malam hari.

Ketua RT 04, Iwan, mengatakan persoalan tersebut diduga disebabkan oleh sistem penyaluran listrik yang belum memadai. Menurutnya, sekitar 25 rumah warga saat ini masih menerima aliran listrik yang disalurkan secara paralel dari satu rumah yang berfungsi sebagai induk.

“Sudah setahun lebih kami mengajukan perbaikan jaringan listrik. Sampai sekarang belum ada penyelesaian. Aliran listrik masih dibagi dari satu rumah induk ke sekitar 25 rumah lainnya. Dampaknya listrik sering spaneng dan bahkan padam karena voltasenya terlalu rendah,” ujar Iwan.

Kondisi tersebut, lanjutnya, paling sering terjadi setelah waktu Maghrib hingga menjelang pagi hari. Akibatnya, berbagai aktivitas rumah tangga warga menjadi terganggu.

“Pernah ada warga yang memasak nasi dari waktu Isya sampai Subuh, tetapi nasinya tidak matang-matang karena listrik terlalu lemah. Kejadiannya saat bulan Ramadhan. Itu sangat menyulitkan warga,” katanya.

Ironisnya, sekitar Maret tahun lalu pihak PLN diketahui telah memasang sejumlah tiang listrik baru di kawasan tersebut. Saat itu warga berharap pemasangan tiang menjadi awal dari perbaikan jaringan yang selama ini dinantikan. Namun hingga kini, menurut warga, belum ada tindak lanjut yang mampu mengatasi persoalan listrik yang mereka alami.

“Tiang listrik memang sudah dipasang, tetapi setelah itu tidak ada kelanjutan. Sampai sekarang listrik masih sering terganggu dan tidak stabil,” ungkap Iwan.

Ia juga mengaku telah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak PLN, termasuk kepala jaringan yang menangani wilayah tersebut. Namun, menurutnya, upaya tersebut belum mendapatkan respons yang diharapkan.

“Saya sudah mencoba berkomunikasi dengan kepala jaringan. Pesan WhatsApp hanya dibaca, sementara telepon tidak pernah diangkat. Kami tentu kecewa karena keluhan warga belum juga mendapat solusi,” tegasnya.

Kekecewaan warga semakin bertambah ketika mendatangi kantor PLN. Di area resepsionis, terpampang piagam penghargaan pelayanan terbaik tingkat Jawa Barat. Namun menurut Iwan, kondisi yang dialami warga di lapangan belum mencerminkan kualitas pelayanan sebagaimana yang tercantum dalam penghargaan tersebut.

“Ketika saya datang ke kantor PLN, saya melihat ada piagam pelayanan terbaik se-Jawa Barat. Namun kenyataan yang kami rasakan berbeda. Keluhan sudah disampaikan sejak lama, tetapi belum ada penyelesaian yang jelas,” ujarnya.

Warga berharap PLN Cibogo Megamendung segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi teknis dan mempercepat pembangunan jaringan listrik yang memadai. Mereka meminta agar pemasangan tiang yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai proyek tanpa kelanjutan, melainkan benar-benar diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pasokan listrik bagi masyarakat.

Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait keluhan warga Kampung Cikalang tersebut.

Red

Bupati Lucky Hakim Sinkronkan Program Pembangunan Indramayu dengan Bappenas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan daerah yang selaras dengan kebijakan nasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Jakarta.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, didampingi jajaran kepala perangkat daerah, melakukan pertemuan dengan perwakilan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas. Pertemuan tersebut membahas sinkronisasi dan harmonisasi program prioritas pembangunan Kabupaten Indramayu dengan agenda pembangunan nasional,” pada Kamis (11/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Indramayu memaparkan berbagai kebutuhan strategis daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat dan pembangunan infrastruktur kewilayahan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, penyelarasan program daerah dengan pemerintah pusat merupakan langkah penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami hadir bersama seluruh jajaran kepala dinas teknis untuk memastikan setiap program prioritas yang dirancang Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat berjalan beriringan dan memperoleh dukungan dari pemerintah pusat,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor strategis, seperti ketahanan pangan, kemaritiman, kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Ia menambahkan, program-program lokal yang terintegrasi dengan kebijakan nasional akan memiliki daya dorong yang lebih kuat dalam mendukung pencapaian target pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.

Sementara itu, pihak Kementerian PPN/Bappenas memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat.

Perwakilan Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan dan kebutuhan pembangunan yang disampaikan Pemkab Indramayu melalui mekanisme perencanaan nasional.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjadi landasan dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pelepasan Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Gabuswetan Berlangsung Sederhana dan Penuh Makna

INDRAMAYU.radarinformasi.com – UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026 secara sederhana namun penuh makna di halaman sekolah, Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para siswa, orang tua/wali murid, dewan guru, komite sekolah, serta tamu undangan lainnya. Suasana haru tampak mewarnai jalannya acara, terutama saat prosesi pelepasan dan penyampaian pesan perpisahan kepada para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan bakat peserta didik, pihak sekolah menampilkan berbagai pertunjukan seni yang diperankan langsung oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Gabuswetan. Beragam penampilan disuguhkan, mulai dari tari tradisional, pembacaan puisi, penampilan musik dan vokal, hingga atraksi seni modern yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin.

Kepala UPTD SMP Negeri 1 Gabuswetan, H. Rohsidin, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan pelepasan siswa kelas IX tahun ini dilaksanakan secara sederhana sesuai arahan dan imbauan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar kegiatan perpisahan sekolah lebih mengedepankan nilai syukur dan kesederhanaan.

“Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kegiatan ini memiliki makna yang sangat besar bagi seluruh keluarga besar sekolah, khususnya bagi siswa-siswi kelas IX yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Rohsidin juga berpesan kepada seluruh lulusan agar senantiasa menghormati kedua orang tua, menjaga sikap saling menghargai sesama, serta terus menuntut ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat. Ia juga mengingatkan para siswa untuk selalu menjaga nama baik almamater dan tidak bersikap sombong atas berbagai pencapaian yang diraih.

“Jadilah pelajar yang bermanfaat bagi masyarakat, teruslah belajar, dan jangan pernah merasa paling hebat. Kesuksesan akan diraih oleh mereka yang mau berusaha, berdoa, dan menghormati orang tua serta guru,” pesannya.

Lebih lanjut, dirinya bersama seluruh dewan guru mendoakan agar para lulusan SMP Negeri 1 Gabuswetan dapat meraih cita-cita yang diimpikan dan menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan. Menurutnya, keberhasilan para siswa di masa depan merupakan kebanggaan tersendiri bagi para guru yang telah mendampingi proses pendidikan mereka selama tiga tahun.

“Semoga kalian menjadi orang-orang yang sukses, berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Harapan kami sebagai guru adalah dapat melihat kalian meraih prestasi yang lebih tinggi lagi. Ketika kalian berhasil mencapai cita-cita, di situlah kebanggaan terbesar kami sebagai pendidik,” tuturnya.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara siswa, orang tua, serta para guru. Momentum tersebut menjadi kenangan indah sekaligus awal langkah baru bagi para lulusan SMP Negeri 1 Gabuswetan dalam menempuh pendidikan yang lebih tinggi demi mewujudkan masa depan yang gemilang.

Reporter : Andika

Akhirussanah dan Perpisahan Kelas VI MIN 5 Indramayu Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Acara Akhirussanah dan Perpisahan siswa-siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Indramayu berlangsung sukses, lancar, dan penuh khidmat pada Sabtu (13/06/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Acara dihadiri oleh Kepala MIN 5 Indramayu, dewan guru, orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan.

Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan seni dan kreativitas siswa, hingga penyampaian pesan dan kesan dari para siswa kelas VI.

Kepala MIN 5 Indramayu, H. Camin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas perjuangan para siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikan di madrasah. Ia berharap seluruh lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tetap menjaga akhlak mulia serta semangat belajar.

“Semoga seluruh lulusan MIN 5 Indramayu dapat meraih cita-cita yang diimpikan dan menjadi generasi yang membanggakan keluarga, agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Suasana haru mewarnai jalannya acara ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang selama ini telah memberikan bimbingan, pendidikan, serta dukungan dalam proses belajar mereka.

Dengan terselenggaranya acara Akhirussanah dan Perpisahan ini, keluarga besar MIN 5 Indramayu berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi masyarakat, agama, bangsa, dan negara.

Reporter : Andika

Bapenda Indramayu Gelar Layanan “On The Spot”, Dekatkan Pelayanan Pajak ke Masyarakat Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya mendekatkan pelayanan perpajakan kepada masyarakat, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Indramayu (Bapenda) kembali menggelar program Pelayanan Bapenda On The Spot Hadir di Desa pada 15 hingga 18 Juni 2026.

Program ini bertujuan memberikan kemudahan akses layanan pajak sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban perpajakan. Melalui layanan jemput bola tersebut, warga dapat memperoleh informasi serta konsultasi terkait berbagai jenis pajak daerah secara langsung di desa masing-masing.

Kepala Bapenda Indramayu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan informatif bagi masyarakat.

Adapun jadwal pelaksanaan layanan Bapenda On The Spot sebagai berikut:

Senin, 15 Juni 2026 di Desa Kedungdawa, Kecamatan Gabuswetan, pukul 09.30–12.00 WIB.

Rabu, 17 Juni 2026 di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, pukul 09.30–12.00 WIB.

Rabu, 17 Juni 2026 di Desa Cipedang, Kecamatan Bongas, pukul 09.30–12.00 WIB.

Rabu, 17 Juni 2026 di Desa Ranjeng, Kecamatan Losarang, pukul 09.30–12.00 WIB.

Kamis, 18 Juni 2026 di Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, pukul 09.30–12.00 WIB.

Kamis, 18 Juni 2026 di Desa Juntikedokan, Kecamatan Juntinyuat, pukul 09.00–12.00 WIB.

Selain pelayanan langsung, Bapenda juga mengimbau wajib pajak untuk mengunggah bukti pembayaran pajak restoran atau rumah makan, hiburan, hotel, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Pajak Kendaraan Bermotor melalui situs resmi Bapenda Indramayu.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan semakin meningkat, sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah guna menunjang pembangunan di Kabupaten Indramayu.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Mahasiswa Unnes Kembangkan Aplikasi Manajemen TTE untuk Diskominfo Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya digitalisasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi. Salah satunya melalui program magang mahasiswa yang menghasilkan inovasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Tanda Tangan Elektronik (TTE).

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Ilmu Komputer, FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes), Awan Saputra Romadhoni, berhasil mengembangkan aplikasi manajemen TTE selama menjalani program magang di Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu.

Aplikasi tersebut dipresentasikan secara resmi pada 11 Juni 2026 dan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan sertifikat elektronik aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Indramayu menyambut positif inovasi tersebut. Menurutnya, sistem yang dikembangkan mampu mempermudah proses pemantauan dan pengelolaan TTE yang sebelumnya dilakukan secara manual.

“Pengelolaan TTE yang sebelumnya memerlukan ketelitian ekstra dan waktu yang tidak sedikit kini dapat dipantau secara instan dan akurat melalui sistem ini, sehingga efisiensi kerja dapat meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Aplikasi tersebut memiliki empat fitur utama, yakni Dashboard dan Visualisasi Statistik, Manajemen Data TTE Aktif, Manajemen Data TTE Proses, serta Arsip TTE Expired.

Melalui dashboard interaktif, pengguna dapat memantau jumlah TTE aktif, pengajuan yang sedang diproses, hingga sertifikat yang telah kedaluwarsa. Sementara itu, fitur manajemen data memungkinkan pengelolaan informasi sertifikat elektronik secara lebih cepat dan terintegrasi.

Selain itu, sistem juga dilengkapi modul pelacakan proses pengajuan sertifikat baru maupun perpanjangan, sehingga memudahkan pemantauan terhadap tahapan verifikasi yang dilakukan oleh instansi terkait.

Fitur arsip TTE Expired berfungsi sebagai penyimpanan data historis sertifikat elektronik yang telah habis masa berlakunya. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan audit maupun penelusuran dokumen di masa mendatang.

Awan Saputra Romadhoni mengungkapkan bahwa aplikasi tersebut merupakan implementasi langsung dari ilmu yang diperolehnya selama perkuliahan. Ia berharap sistem yang dikembangkan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan administrasi di Diskominfo Indramayu.

Keberhasilan pengembangan aplikasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu melahirkan solusi digital yang mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, modern, dan berbasis teknologi.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika