Pengelola Pantai Bali 2 Sampaikan Kronologi Insiden Bocah Tenggelam di Balongan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pengelola Objek Wisata Pantai Balongan Indah (Bali) 2, Akso, menyampaikan klarifikasi terkait peristiwa meninggalnya seorang bocah akibat tenggelam di kawasan wisata Pantai Bali 2, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu (14/6/2026).

Penjelasan tersebut disampaikan berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Menurut Akso, saat insiden terjadi kondisi pantai sedang cukup ramai oleh pengunjung. Ia memperkirakan terdapat sekitar dua hingga lima bus wisata yang datang ke lokasi pada hari tersebut.

Dari hasil keterangan yang dihimpun, korban diketahui datang bersama tiga temannya. Informasi itu diperoleh langsung dari anak-anak yang bersama korban dan masih berstatus pelajar sekolah dasar.

“Informasi ini saya dapatkan setelah meminta keterangan langsung dari teman-teman korban yang saat itu berada di lokasi,” ujar Akso.

Ia menjelaskan, dari empat anak yang datang bersama, tiga di antaranya diketahui beberapa kali keluar masuk area pantai melalui jalur samping atau jalan alternatif. Sementara seorang lainnya ikut mendampingi korban menuju rumah sakit setelah kejadian.

Akso mengaku sempat mempertanyakan aktivitas ketiga anak tersebut. Meski demikian, pihak pengelola tetap merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap insiden yang terjadi di kawasan wisata Pantai Bali 2.

Berdasarkan informasi dari keluarga dan rekan korban, bocah tersebut diketahui berasal dari wilayah Pekandangan dan Rawadalem. Korban juga disebut sedang menjalankan ibadah puasa saat peristiwa terjadi.

“Menurut keterangan yang kami terima, korban tidak memiliki kemampuan berenang dan biasanya tidak bermain terlalu jauh ke tengah laut,” katanya.

Sebelum korban ditemukan, salah seorang temannya bernama Pata disebut sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun karena kondisi korban yang cukup berat, upaya penyelamatan tersebut belum membuahkan hasil.

Akso menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, sempat terdengar permintaan tolong dari seseorang yang berada di sekitar lokasi. Namun teman-teman korban saat itu mengira situasi tersebut hanya candaan sehingga respons pertolongan tidak segera dilakukan.

Setelah diketahui korban benar-benar hilang, warga, pedagang, serta tim pencarian langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi. Sejumlah warga bahkan turun ke laut untuk membantu proses pencarian.

Korban akhirnya ditemukan di area bebatuan pantai. Akso mengaku ikut terlibat dalam proses evakuasi dan mengalami luka pada bagian kaki akibat kondisi medan yang dipenuhi batu karang.

Setelah berhasil dievakuasi, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama berupa bantuan pernapasan sebelum dibawa ke RSUD Indramayu. Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.

“Saya dan semua pihak yang ada saat itu sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membantu proses penyelamatan,” ujarnya.

Akso juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan dan tidak menyalahkan maupun menuntut pengelola atas peristiwa tersebut. Selain memberikan bantuan kerohiman, pihak pengelola juga mendampingi keluarga korban selama beberapa hari pascakejadian sebagai bentuk kepedulian.

Ia menegaskan, pengelola akan tetap memberikan perhatian dan bantuan kepada setiap pengunjung yang mengalami musibah di kawasan wisata Pantai Bali 2.

“Kami turut berduka atas kejadian ini dan akan terus berupaya memberikan pendampingan serta bantuan kepada keluarga yang terdampak,” pungkasnya.

Reporter : Andika

26 Tahun Mengabdi, Uun Kurniasih Kini Nahkodai KUA Pasekan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perjalanan panjang dalam dunia pelayanan keagamaan mengantarkan Uun Kurniasih pada amanah baru sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu. Setelah 26 tahun mengabdi sebagai penyuluh agama Islam, ia kini dipercaya memimpin lembaga yang memiliki peran penting dalam pembinaan kehidupan beragama dan keluarga di masyarakat.

Penunjukan Uun Kurniasih tidak hanya menjadi catatan bagi Kabupaten Indramayu, tetapi juga secara nasional. Ia tercatat sebagai salah satu dari 15 perempuan pertama di Indonesia yang menduduki jabatan Kepala KUA, posisi yang selama ini didominasi oleh laki-laki.

Pengalaman panjang sejak tahun 2000 dalam mendampingi masyarakat menjadi modal utama dalam menjalankan tugas barunya. Selama menjadi penyuluh, Uun aktif melakukan pembinaan keagamaan kepada berbagai lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, remaja, majelis taklim, hingga masyarakat umum dalam berbagai isu sosial dan keagamaan.

Menurut Uun, peran KUA saat ini tidak lagi sebatas pada layanan administrasi pernikahan. Lebih dari itu, KUA dituntut menjadi pusat pembinaan keluarga sakinah, wadah mediasi persoalan rumah tangga, pusat edukasi keagamaan, serta penguatan nilai moral di tengah masyarakat.

Dalam kepemimpinannya, ia berkomitmen memperkuat program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), yang difokuskan pada edukasi generasi muda mengenai pentingnya pendidikan, perencanaan masa depan, serta pencegahan pernikahan usia dini.

Program tersebut akan dijalankan melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah dan berbagai pihak terkait guna membangun kesadaran remaja tentang pentingnya melanjutkan pendidikan serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang.

“Pada intinya, saya ingin menjadikan KUA ini benar-benar sebagai Kantor Urusan Agama, bukan sekadar kantor yang mengurus pernikahan,” ujar Uun, Sabtu (13/6/2026).

Ia berharap KUA Pasekan dapat menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terbuka, responsif, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan keagamaan maupun sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran Uun Kurniasih sebagai Kepala KUA juga menjadi simbol kemajuan peran perempuan dalam birokrasi pelayanan publik. Pengalaman, kompetensi, serta dedikasinya menunjukkan bahwa perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam memegang jabatan strategis di pemerintahan.

Dengan semangat pengabdian yang telah terbangun selama puluhan tahun, Uun optimistis KUA Pasekan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam pembinaan kehidupan beragama dan ketahanan keluarga di masyarakat.

Reporter : Andika

Camat Sukagumiwang Tinjau Kesiapan Atlet Ortrad Jelang PORSENITAS 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., melakukan monitoring persiapan atlet olahraga tradisional (Ortrad) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Kecamatan (PORSENITAS) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Islamic Center Indramayu, dengan fokus pada cabang sumpitan dan tarompah panjang (bakiak). Kamis (11/6/2026)

Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan para atlet, pelatih, serta seluruh unsur pendukung menjelang pelaksanaan PORSENITAS 2026 yang rencananya digelar di Kota Cirebon. Dalam kesempatan itu, Camat Sukagumiwang meninjau langsung sesi latihan, memberikan motivasi, serta berdialog dengan para pelatih terkait perkembangan kemampuan atlet.

Suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak serius mengikuti setiap arahan pelatih, baik dalam latihan teknik maupun simulasi pertandingan.

Pada cabang sumpitan, para atlet terus mengasah ketepatan dan konsentrasi dalam membidik sasaran. Sementara itu, pada cabang tarompah panjang, latihan difokuskan pada kekompakan tim, koordinasi, serta kecepatan dalam menyelesaikan lintasan.

Camat Sukagumiwang menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah kecamatan terhadap pengembangan olahraga tradisional sekaligus memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, olahraga tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian budaya lokal serta penguatan nilai kebersamaan di masyarakat. Karena itu, pembinaan yang terarah dan berkelanjutan menjadi hal penting dalam menjaga eksistensi olahraga tersebut di kalangan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terus menunjukkan komitmen dalam berlatih secara konsisten. Ia berharap kontingen Kecamatan Sukagumiwang dapat tampil optimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik daerah pada ajang PORSENITAS 2026.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga, termasuk olahraga tradisional, sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter, peningkatan prestasi, dan pelestarian budaya bangsa.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, kontingen Sukagumiwang diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama kecamatan pada ajang PORSENITAS 2026 di Kota Cirebon.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Camat Sukagumiwang Kawal Lelang Tanah Kas Desa Cibeber, Dorong Tata Kelola Aset Desa yang Transparan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Cibeber, Kecamatan Sukagumiwang, menggelar lelang tanah kas desa yang berlangsung di Aula Balai Desa Cibeber, Kegiatan yang menjadi agenda rutin desa tersebut mendapat perhatian berbagai unsur pemerintahan, lembaga desa, serta tokoh masyarakat sebagai upaya mewujudkan pengelolaan aset desa yang transparan dan akuntabel. Rabu (11/6/2026)

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., yang memberikan dukungan sekaligus melakukan pengawasan terhadap jalannya proses lelang. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan seluruh tahapan pengelolaan aset desa dilaksanakan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain unsur pemerintah kecamatan, kegiatan juga dihadiri Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, calon peserta lelang, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang menegaskan pentingnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan aset milik desa. Menurutnya, keterbukaan proses lelang menjadi salah satu cara untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Pengelolaan aset desa harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, proses lelang ini diharapkan berjalan objektif serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi desa,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan lelang dimulai, Pemerintah Desa Cibeber terlebih dahulu menyampaikan tujuan kegiatan serta peran strategis tanah kas desa dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang nantinya digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Pelaksanaan lelang dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai pukul 20.00 WIB dengan lelang tanah bengkok, dilanjutkan sesi kedua pukul 20.30 WIB untuk lelang tanah pangonan, dan sesi ketiga pukul 21.00 WIB dengan agenda lelang tanah titisarah.

Seluruh proses berlangsung dengan mekanisme penawaran terbuka yang disaksikan langsung oleh peserta dan unsur pengawas. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, sementara BPD dan LPM turut menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai tata tertib yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, Babinsa dan Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan guna menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Pemerintah Desa Cibeber menilai lelang tanah kas desa merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset desa sekaligus meningkatkan pendapatan yang dapat digunakan bagi kepentingan masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, hasil lelang nantinya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Dengan selesainya seluruh rangkaian kegiatan, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung jalannya acara. Pemerintah Desa Cibeber berharap kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan desa yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Lelang tanah kas desa yang berlangsung tertib, aman, dan lancar itu menjadi cerminan sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan unsur pemerintahan dalam mewujudkan pengelolaan aset desa yang lebih baik demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber Humas Sukagumiwang

Andika

Amroni Kembali Pimpin DPC PKB Indramayu Periode 2026–2031, Targetkan 15 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu kembali dipimpin Amroni untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan kepengurusan tersebut diumumkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB melalui rapat virtual yang digelar pada Kamis (11/6/2026).

Selain menetapkan Amroni sebagai ketua, DPP PKB juga menunjuk Akhmad Mujani Nur sebagai sekretaris dan Badruzzaman sebagai bendahara DPC PKB Kabupaten Indramayu untuk periode kepengurusan lima tahun ke depan.

Usai menerima mandat tersebut, Amroni menyatakan kesiapan dan optimismenya untuk membawa PKB semakin berkembang di Kabupaten Indramayu. Salah satu target yang dicanangkan adalah meningkatkan perolehan kursi DPRD Indramayu dari 10 kursi menjadi 15 kursi pada Pemilu 2029 mendatang.

Menurutnya, pencapaian target tersebut akan dilakukan melalui penguatan kerja-kerja politik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta peningkatan pelayanan sosial yang selama ini telah dijalankan partai.

“Target kami ke depan adalah memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kehadiran PKB di tengah masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung,” ujar Amroni.

Ia menjelaskan, sejumlah program sosial yang selama ini menjadi perhatian PKB akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Di antaranya penyediaan layanan mobil siaga bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan transportasi kesehatan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Selain itu, PKB juga secara rutin melaksanakan kegiatan sosial setiap hari Jum’at dengan membeli berbagai kebutuhan pokok dari warung-warung kecil untuk kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Program tersebut tidak hanya membantu masyarakat kurang mampu, tetapi juga mendukung perputaran ekonomi pelaku usaha kecil.

Di bidang legislasi, PKB berkomitmen untuk terus mengawal berbagai kebijakan dan regulasi yang dinilai berpihak kepada kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkeadilan.

“Kami berharap kepengurusan yang baru dapat semakin solid, kompak, dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Indramayu,” katanya.

Diketahui, PKB menjadi salah satu kekuatan politik utama di Kabupaten Indramayu. Pada Pemilu 2024, partai tersebut berhasil meraih 179.568 suara dan mengamankan 10 kursi di DPRD Kabupaten Indramayu, menjadikannya salah satu partai dengan perolehan suara signifikan di daerah tersebut.

Dengan formasi kepengurusan baru dan target yang telah ditetapkan, PKB Indramayu berupaya memperkuat basis dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Sambut Kawasan Industri Sukra, PLN Nusantara Power dan Pemkab Indramayu Siapkan SDM Lokal Bersertifikat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjelang beroperasinya kawasan industri baru di Kecamatan Sukra, PT PLN Nusantara Power (PLN NP) UP Indramayu bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing dan mengambil peluang kerja yang tersedia.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Pelatihan Welder (Tukang Las) yang ditujukan bagi para pemuda di wilayah sekitar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Indramayu sebagai bagian dari strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal dalam menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Pelatihan yang dimulai pada 2 Juni 2026 itu berlangsung selama 24 hari dan memberikan pembelajaran secara komprehensif, mulai dari teori, praktik pengelasan sesuai standar industri, hingga pemahaman mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Selain itu, para peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti uji kompetensi guna memperoleh sertifikat resmi yang dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja.

Senior Manager PLN Nusantara Power UP Indramayu, Arfan, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing generasi muda, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional PLTU Indramayu.

Menurutnya, kehadiran kawasan industri di Sukra harus menjadi momentum bagi masyarakat lokal untuk meningkatkan keterampilan sehingga mampu menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin para pemuda di Kecamatan Sukra memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Ketika kawasan industri mulai beroperasi, mereka sudah siap bersaing karena memiliki keterampilan dan sertifikasi yang dibutuhkan,” ujarnya saat membuka kegiatan pelatihan di PLTU Indramayu. Senin (8/6/2026)

Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu, Nonon Citra Wulandari, menjelaskan bahwa materi pelatihan dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja saat ini, khususnya pada kompetensi pengelasan SMAW 3G dengan total 40 jam pelajaran.

Ia optimistis sertifikat kompetensi yang diperoleh peserta nantinya dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan di sektor industri yang tengah berkembang di Kabupaten Indramayu.

Menurut Nonon, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN Nusantara Power menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan tenaga kerja profesional, terutama di tengah keterbatasan anggaran pelatihan yang dimiliki pemerintah daerah.

Program tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya mewujudkan visi pembangunan Indramayu REANG melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan juga disampaikan Camat Sukra, Sigit Widiyanto. Ia menilai program tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas akses terhadap lapangan kerja yang akan tersedia di kawasan industri.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat. Kami berharap para peserta yang telah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikat dapat terserap di dunia industri serta meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” kata Sigit.

Melalui sinergi antara PLN Nusantara Power dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, pengembangan SDM lokal diharapkan mampu menjadi fondasi utama dalam menyambut era industrialisasi di Kecamatan Sukra. 
Dengan tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi, masyarakat setempat diharapkan dapat menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Hashim Djojohadikusumo Hadiri Penanaman Kedelai Nasional di Indramayu, Dukung Target Swasembada Pangan 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menghadiri kegiatan Penanaman Kedelai 2026 yang berlangsung di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PG Rajawali II, Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran Hashim dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah pusat terhadap program peningkatan produksi kedelai nasional guna mewujudkan swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Hashim menyampaikan bahwa dirinya hadir di Indramayu atas amanah langsung dari Presiden Republik Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program penanaman kedelai yang menjadi bagian penting dalam strategi ketahanan pangan nasional.

“Saya hadir di Kabupaten Indramayu atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri sekaligus mendukung kegiatan Penanaman Kedelai 2026 yang dilaksanakan di Desa Sukamulya, Kecamatan Tukdana,” ujarnya.

Menurut Hashim, pengembangan komoditas kedelai menjadi perhatian serius pemerintah mengingat tingginya kebutuhan dalam negeri yang selama ini masih bergantung pada pasokan impor. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi kedelai melalui pemanfaatan lahan-lahan potensial di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, kegiatan penanaman kedelai yang dilaksanakan di lahan HGU PG Rajawali II tersebut merupakan salah satu proyek percontohan nasional dalam program swasembada kedelai tahun 2026.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi model pengembangan pertanian kedelai yang efektif dan berkelanjutan sehingga dapat diterapkan di berbagai wilayah lain di Indonesia.

“Indramayu memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Karena itu, daerah ini dipilih sebagai salah satu lokasi percontohan untuk mendukung pencapaian target swasembada kedelai nasional,” katanya.

Hashim menegaskan, keberhasilan program swasembada kedelai membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kelompok tani, koperasi, hingga pelaku usaha yang bergerak di sektor pertanian.

Menurutnya, peningkatan produksi kedelai dalam negeri tidak hanya penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi hasil pertanian.

Kegiatan penanaman kedelai tersebut mendapat sambutan positif dari para petani dan masyarakat setempat. Kehadiran perwakilan pemerintah pusat dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kedelai yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.

Melalui proyek percontohan yang dimulai di Desa Sukamulya, pemerintah berharap produksi kedelai nasional dapat terus meningkat sehingga ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi dan target swasembada kedelai tahun 2026 dapat tercapai.

Diketahui, Hashim Djojohadikusumo saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan aktif mendorong berbagai program pembangunan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, energi, dan keberlanjutan lingkungan.

Reporter : Andika

Polsek Widasari Edukasi Siswa MI PUI Ujung Aris Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kejahatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan anak-anak terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, Polsek Widasari Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) di MI PUI Ujung Aris, Desa Ujung Aris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para siswa dan siswi dengan materi yang berfokus pada pentingnya menjaga keselamatan diri serta mengenali berbagai bentuk ancaman yang dapat membahayakan anak-anak di lingkungan sekitar.

Kapolsek Widasari, AKP Suprapto, mengatakan bahwa edukasi sejak usia dini sangat penting untuk membentuk sikap waspada sekaligus memberikan bekal pengetahuan kepada anak-anak dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.

Menurutnya, para pelajar perlu memahami langkah-langkah dasar untuk melindungi diri, mengenali kondisi yang mencurigakan, serta mengetahui kepada siapa harus melapor ketika menghadapi permasalahan yang mengancam keselamatan mereka.

“Anak-anak harus memiliki pemahaman tentang cara menjaga diri, mengenali situasi yang berisiko, serta segera melaporkan kepada guru atau orang tua apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujar AKP Suprapto.

Selain memberikan edukasi kepada para siswa, petugas kepolisian juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik selama berada di lingkungan sekolah maupun saat jam kepulangan.

Peran aktif tenaga pendidik dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kapolsek menambahkan, sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam upaya mencegah berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam keselamatan anak-anak.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan tersebut, Polsek Widasari berharap para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri, meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta berani melaporkan setiap kejadian yang dianggap mencurigakan.

Dengan adanya edukasi berkelanjutan, lingkungan pendidikan diharapkan tetap menjadi ruang yang aman dan kondusif bagi proses belajar serta perkembangan karakter generasi muda.

Sumber Humas Indramayu

Andika

Polsek Tukdana Berikan Penyuluhan di SMPN 1 Tukdana, Tekankan Disiplin dan Pencegahan Kenakalan Remaja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif, Polsek Tukdana Polres Indramayu menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) bagi para pelajar di SMP Negeri 1 Tukdana, Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan patuh terhadap aturan.

Kapolsek Tukdana, AKP Junata Tisnasenjaya, menjelaskan bahwa pembinaan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menaati tata tertib sekolah serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar tentang pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

Dalam penyuluhan tersebut, petugas kepolisian mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga perilaku, menghormati peraturan sekolah, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Para pelajar juga diajak untuk lebih fokus pada kegiatan positif yang dapat menunjang prestasi akademik maupun pengembangan karakter.

Selain membahas pencegahan kenakalan remaja, petugas turut memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Siswa diingatkan untuk lebih cermat dalam menerima informasi, menghindari penyebaran berita yang belum terverifikasi, serta tidak terlibat dalam aktivitas digital yang berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Menurut Kapolsek, perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar para pelajar dapat memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga diajak untuk terus memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pendidikan. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta perilaku positif peserta didik.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini, Polsek Tukdana berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran hukum sejak dini. Dengan demikian, lingkungan sekolah dapat tetap terjaga sebagai tempat yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Polsek Sindang Berikan Edukasi Kamtibmas di SD/MI PUI Sindang, Perkuat Keamanan Lingkungan Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik, Polsek Sindang Polres Indramayu menggelar kegiatan sambang sekaligus edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di SD/MI PUI Sindang, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut menyasar para guru, petugas keamanan sekolah, serta siswa sebagai bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan.

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, menjelaskan bahwa sekolah merupakan salah satu tempat yang harus mendapatkan perhatian khusus dalam upaya perlindungan anak. Karena itu, sinergi antara pihak sekolah dan kepolisian perlu terus diperkuat guna menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.

“Kami mengimbau pihak sekolah agar terus meningkatkan pengawasan terhadap para pelajar, terutama pada saat jam pulang sekolah. Langkah ini penting sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat membahayakan keselamatan anak-anak,” ujar AKP Karnala.

Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan terhadap peserta didik, petugas kepolisian juga mengajak guru dan petugas keamanan sekolah untuk meningkatkan koordinasi serta komunikasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, kerja sama yang baik antara sekolah, orang tua, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, para pelajar juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga disiplin, mematuhi aturan sekolah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya membangun karakter positif sejak dini.

Polsek Sindang berharap kegiatan edukasi kamtibmas ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya menjaga keamanan bersama, sekaligus memperkuat upaya perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian terkait keamanan dan ketertiban masyarakat dapat menghubungi layanan Kepolisian melalui WhatsApp 0812-2420-0434 atau Call Center 110 yang siap melayani selama 24 jam.

Sumber : Humas Polres Indramayu
Andika