Perkuat Kolaborasi Pertanian, Camat Sukagumiwang Pantau Sosialisasi Program Kemitraan Petani di BPP

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan monitoring kegiatan sosialisasi Program Kerja Sama Kemitraan Petani yang digelar di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukagumiwang, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Sukagumiwang, Dedi Nurhadi, S.E., yang mewakili Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP. Sosialisasi diikuti oleh para petani, kelompok tani, serta unsur terkait lainnya di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

Program sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat sinergi antara petani dan mitra usaha di sektor pertanian. 

Melalui skema kemitraan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Dedi Nurhadi menyampaikan bahwa kehadiran pihak kecamatan bertujuan memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan sasaran program. Selain itu, monitoring juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta masukan dari para petani terkait implementasi kerja sama kemitraan di lapangan.

Ia menambahkan, program kemitraan petani memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah, khususnya Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional. 

Dengan kemitraan yang terstruktur dan saling menguntungkan, petani diharapkan memperoleh kepastian usaha, mulai dari akses permodalan, pendampingan teknis, hingga jaminan pemasaran hasil panen.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dari narasumber terkait mekanisme kerja sama, hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta manfaat yang dapat diperoleh petani melalui program kemitraan tersebut. Diskusi interaktif juga berlangsung, di mana petani menyampaikan berbagai pertanyaan serta tantangan yang dihadapi di lapangan.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menyambut positif pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap program kemitraan petani dapat diimplementasikan secara optimal di seluruh wilayah kecamatan. Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan serta pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan monitoring sosialisasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai, sekaligus menjadi wujud komitmen Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang dalam mendukung program strategis daerah di bidang pertanian.

(Sumber : Humas Kecamatan Sukagumiwang / Andika)

PUI Indramayu Perkuat Sinergi dengan Pemkab Dorong Percepatan Indramayu Reang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Persatuan Umat Islam (PUI) Kabupaten Indramayu menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu sebagai mitra strategis dalam mendorong percepatan pembangunan daerah menuju visi Indramayu Reang.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPD PUI Kabupaten Indramayu, Ikang Fauzi Ilhamuddin, S.Sos., saat melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Bupati Indramayu pada Jum’at (16/1/2026).

Menurut Ikang Fauzi, pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam mempertegas peran PUI sebagai elemen masyarakat yang aktif mendukung agenda pembangunan daerah.

“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kolaborasi PUI dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat pembangunan,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (17/1/2026).

Ia menjelaskan, PUI siap menyelaraskan peran organisasinya dengan visi dan misi Indramayu Reang melalui empat pilar utama, yakni inklusi sosial, ekonomi, dakwah, dan pendidikan.

Dalam aspek inklusi sosial dan kemitraan strategis, PUI berkomitmen untuk berperan aktif menjaga keharmonisan serta kohesi sosial di tengah masyarakat.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang rukun, harmonis, dan religius,” jelasnya.

Selain itu, PUI juga menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan dan dakwah. Melalui lembaga pendidikan yang berada di bawah naungannya, PUI berupaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas serta berakhlakul karimah.

“Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tambah Ikang Fauzi.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyambut positif kehadiran jajaran PUI yang dinilai telah menyampaikan berbagai gagasan konstruktif. Ia menyebutkan bahwa pertemuan tersebut membahas integrasi peran PUI dalam menyukseskan Indramayu Reang melalui empat pilar pembangunan.

Lucky Hakim juga mengapresiasi kontribusi PUI yang selama ini telah berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan merupakan kunci penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Krangkeng Tingkatkan KRYD Malam Minggu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Krangkeng Polres Indramayu kembali mengintensifkan pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Kecamatan Krangkeng, Sabtu malam (17/1/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi aksi genk motor, kejahatan jalanan, serta berbagai tindak kriminal lain yang berpotensi mengganggu stabilitas kamtibmas, khususnya pada malam akhir pekan.

KRYD dipimpin langsung oleh Kapolsek Krangkeng, AKP Nandang Supriatna, S.H., didampingi Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam, serta melibatkan tujuh personel Polsek Krangkeng sesuai dengan surat perintah tugas yang telah dikeluarkan.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik secara preventif maupun represif, dalam menekan potensi gangguan keamanan.

“KRYD ini dilaksanakan untuk mencegah aksi genk motor, kejahatan jalanan, serta tindak kriminal lainnya, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan KRYD yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Krangkeng berharap situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

(Rilis Humas Polsek Krangkeng / Andika)

Koramil 1602 Sindang dan Forkopimcam Cantigi Gelar Apel Gabungan Tingkat Kecamatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Koramil 1602 Sindang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cantigi melaksanakan apel gabungan tingkat Kecamatan Cantigi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kantor Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, pada Senin (19/1/2026).

Apel gabungan ini diikuti oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cantigi, Babinsa Serma Warsono, Kasi Umum Polsek Cantigi, para kepala UPTD beserta pegawai kecamatan, serta para pamong desa se-Kecamatan Cantigi.

Bertindak sebagai pengambil apel, Babinsa Koramil 1602 Sindang, Serma Warsono, menyampaikan imbauan kepada seluruh peserta agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gejala alam ekstrem. 

Ia juga menekankan pentingnya segera melaporkan kepada aparat atau instansi terkait apabila terjadi situasi yang berpotensi menimbulkan dampak di wilayah binaan.

Selain itu, Serma Warsono mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mendukung program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, mulai dari program ketahanan pangan hingga upaya peningkatan gizi bagi anak-anak sekolah.

“Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung program pemerintah, baik ketahanan pangan maupun peningkatan gizi anak sekolah,” ujar Serma Warsono.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan apel gabungan ini bertujuan untuk mempererat koordinasi dan sinergitas antarinstansi demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Cantigi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antar pemerintah kecamatan, kepala desa, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dapat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya.

Reporter : Andika

Bupati Indramayu Peringatkan Bahaya Setrum Tikus di Sawah, Risiko Nyawa Mengintai

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali menyoroti maraknya penggunaan jebakan hama tikus beraliran listrik di area persawahan. Ia menilai praktik tersebut sangat membahayakan keselamatan jiwa dan telah berulang kali memicu korban meninggal dunia hampir setiap musim tanam.

Dalam pernyataan resminya, Lucky Hakim menegaskan bahwa pemasangan pagar atau ranjau listrik di sawah bukan solusi yang dibenarkan. Selain melanggar ketentuan, metode tersebut memiliki risiko fatal bagi siapa pun yang berada di sekitar area persawahan.

“Kami mengimbau seluruh petani di Kabupaten Indramayu agar tidak lagi menggunakan jebakan listrik untuk tikus. Cara ini sudah terbukti banyak memakan korban,” kata Lucky Hakim dalam video imbauan yang beredar, Sabtu (17/1/2026).

Ia menyebutkan, peristiwa warga tersengat listrik hingga meninggal dunia di area sawah hampir selalu terjadi setiap tahun. Korban pun tidak terbatas pada petani, melainkan juga masyarakat umum yang melintas atau beraktivitas di sekitar lahan pertanian.

Imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada petani, tetapi juga kepada mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Indramayu. Lucky meminta para mahasiswa untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkegiatan di wilayah persawahan.

“Untuk adik-adik mahasiswa KKN, saya juga mengingatkan agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di area sawah, karena masih ditemukan petani yang menggunakan setrum listrik untuk mengendalikan hama tikus,” ujarnya.

Penggunaan aliran listrik sebagai pengendali hama diketahui telah lama menjadi praktik di sejumlah wilayah Indramayu, khususnya saat serangan tikus meningkat. Meski dianggap efektif mengurangi kerugian panen, cara tersebut menyimpan potensi bahaya besar bagi keselamatan manusia.

Hingga kini, belum ada data resmi terkait jumlah keseluruhan korban akibat setrum tikus. Namun, kasus yang terus berulang setiap tahun menunjukkan perlunya penertiban lebih tegas serta edukasi berkelanjutan kepada petani agar beralih ke metode pengendalian hama yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Reporter : Andika

Kios Burger Bangor di Jatibarang Indramayu Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp.80 Juta

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Sebuah kios Burger Bangor yang berlokasi di Jalan Mayor Dasuki, Desa Jatibarang Lama, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dilaporkan terbakar dini hari sekitar pukul 04.20 WIB,” pada Sabtu (17/1/2026).

Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu kelalaian penggunaan kompor yang tidak dimatikan, sehingga memicu munculnya api disertai asap tebal dan dengan cepat menyebar di dalam kios.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, personel Polsek Jatibarang bersama tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. 

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan secara menyeluruh sekitar pukul 05.30 WIB.

Dalam insiden tersebut, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp80 juta dan harus ditanggung oleh pemilik kios.

Kapolsek Jatibarang, KOMPOL Darli, S.Sos., mengatakan pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

“Penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian penggunaan kompor. Saat ini kondisi di lokasi sudah aman dan terkendali,” ujar KOMPOL Darli.

Reporter : Andika

Pengurus DPC Partai NasDem se-Kabupaten Indramayu Resmi Dilantik, Konsolidasi Diperkuat hingga Kecamatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem se-Kabupaten Indramayu resmi dilantik melalui prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Gedung PGRI Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, anggota DPRD Kabupaten Indramayu dan DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem, serta kader dan simpatisan dari berbagai kecamatan.

Pelantikan pengurus DPC ini merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut sekaligus menjadi persiapan menghadapi agenda politik ke depan serta memperkuat peran Partai NasDem dalam pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Lucky Hakim, yang juga menjabat sebagai Bupati Indramayu, menegaskan bahwa pelantikan pengurus DPC memiliki nilai strategis dalam membangun soliditas partai sampai ke tingkat akar rumput.

“Kader Partai NasDem harus mampu menjadi representasi dan penyambung aspirasi masyarakat Indramayu di tingkat paling bawah,” ujar Lucky Hakim kepada awak media usai pelantikan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, loyalitas, serta membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan kader di seluruh kecamatan harus mampu menjembatani kepentingan rakyat dengan kebijakan publik.

“Tunjukkan bahwa Partai NasDem benar-benar hadir sebagai penyambung lidah masyarakat Kabupaten Indramayu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Lucky Hakim meminta seluruh kader untuk aktif menyerap aspirasi warga, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta memberikan solusi konkret atas berbagai persoalan yang dihadapi. 

Ia juga mengingatkan bahwa soliditas dan loyalitas kader menjadi kunci utama dalam membesarkan sekaligus memenangkan Partai NasDem pada Pemilu 2029 mendatang di Kabupaten Indramayu.

“Dengan kekompakan dan kerja nyata seluruh kader, kami optimistis kepercayaan publik terhadap Partai NasDem akan terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, Mamat Rachmat, menilai pelantikan DPC NasDem se-Kabupaten Indramayu sebagai momentum penting untuk memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan.

Menurutnya, struktur organisasi yang solid akan memudahkan Partai NasDem untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui kerja-kerja politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Rangkaian pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antar pengurus sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Terowongan KA Jatibarang Tergenang, Hujan Berjam-jam Putuskan Akses Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Indramayu sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026) menimbulkan dampak serius terhadap mobilitas warga. Selain merendam kawasan permukiman, hujan berkepanjangan tersebut juga membuat jalur terowongan kereta api di Kecamatan Jatibarang tak dapat dilalui.

Terowongan yang selama ini menjadi akses penting warga berubah menjadi genangan air dengan kedalaman signifikan. Kondisi tersebut menyebabkan puluhan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami mogok setelah nekat melintas.

Hujan dilaporkan mulai turun sejak waktu Magrib dan berlangsung terus hingga menjelang Subuh. Seiring meningkatnya intensitas dan durasi hujan, debit air kian bertambah dan menggenangi titik-titik rendah, termasuk area terowongan KA Jatibarang.

Rina, warga Jatibarang, mengatakan banjir tidak langsung terjadi saat hujan mulai turun. Menurutnya, genangan muncul setelah hujan berlangsung lama tanpa jeda.

“Hujan turun dari habis Magrib sampai Subuh. Awalnya aman, tapi karena tidak berhenti-berhenti, air akhirnya naik dan menggenang,” ujar Rina saat ditemui, Minggu (18/1/2026).

Pada Minggu pagi, air bahkan dilaporkan sempat masuk ke rumah sejumlah warga. Selain merendam lingkungan sekitar, banjir juga menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Terowongan yang seharusnya menjadi jalur alternatif justru menjadi titik paling rawan. Banyak pengendara terpaksa menghentikan perjalanan akibat mesin kendaraan mati.
“Banyak kendaraan yang mogok, bukan cuma satu atau dua,” tambahnya.

Warga menyebut kejadian serupa kerap berulang setiap musim hujan, khususnya ketika hujan turun lebih dari dua jam tanpa henti. Biasanya, air baru surut satu hingga dua hari setelah hujan reda dan cuaca kembali cerah.

“Kalau hujan lebih dari dua jam biasanya pasti banjir. Air baru benar-benar surut satu sampai dua hari setelah hujan berhenti,” jelas Rina.
Hingga Minggu siang, genangan di beberapa titik dilaporkan mulai menyusut, meski belum sepenuhnya pulih. 

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan penanganan lebih serius, terutama pembenahan sistem drainase, agar terowongan KA Jatibarang tidak terus menjadi langganan banjir saat hujan berkepanjangan.

(S/S/Andika).

Polres Indramayu Petakan Jalur dan Tetapkan Lokasi Pos Operasi Ketupat 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Polres Indramayu Polda Jawa Barat mulai melakukan langkah awal pengamanan Lebaran 2026 dengan melaksanakan survei jalur sekaligus penentuan lokasi Pos Operasi Ketupat 2026. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik,” pada Jum’at (16/1/2026).

Assessment ini digelar lebih awal guna memastikan kesiapan infrastruktur serta merumuskan skema pengamanan yang efektif dan terukur sejak dini.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. yang diwakili Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL Eko Susilo, S.H., M.H., bersama sejumlah perwira terkait. Turut hadir di antaranya Kanit Kamsel Sat Lantas IPDA Vikki Deska Nurdian, S.H., Kanit Paminal IPDA Sudarman, S.H., Kanit Provos IPDA Agus ST., KBO Sat Samapta IPDA Tri Prasetyo Tatang Wibowo, S.H., serta Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Zacky.

Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa assessment tersebut merupakan tahapan awal dalam perencanaan Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaannya berjalan optimal.

“Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jalur, infrastruktur, serta pola pengamanan sejak awal, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik dan balik Lebaran,” jelas AKP Tarno.

Dalam pelaksanaannya, petugas meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan. Lokasi tersebut meliputi Pos Simpang Tiga Karangampel, Pos SPBU Krangkeng, Pos PJR Jatibarang, Pos Pasar Tulungagung Sukagumiwang, Pos Widasari, Pos Pasar Patrol, Pos Kandanghaur, Pos Jembatan Timbang Losarang, Pos Lingkar Lohbener, hingga Pos Sukra.

Assessment ini bertujuan untuk memetakan titik rawan kecelakaan atau black spot, titik rawan kemacetan atau trouble spot, serta jalur yang berpotensi terdampak bencana alam seperti banjir, mengingat kondisi cuaca yang masih memasuki musim hujan.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada penentuan lokasi strategis pendirian Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan agar pelayanan kepada pemudik dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Petugas turut mengecek kondisi pendukung lainnya, mulai dari kelayakan fisik jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), jalur alternatif, hingga kesiapan kantong parkir di sepanjang jalur utama mudik, khususnya di jalur arteri Pantura.

Perhatian khusus juga diberikan pada potensi hambatan lalu lintas seperti pasar tumpah dan perlintasan kereta api.

AKP Tarno menambahkan, pelaksanaan assessment ini melibatkan berbagai unsur terkait guna menghasilkan perencanaan pengamanan yang komprehensif dan terintegrasi.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Indramayu untuk mewujudkan Mudik yang Aman, Nyaman, dan Berkesan, dengan menekan angka kecelakaan serta mengantisipasi kemacetan panjang selama arus mudik dan balik,” tutupnya.

(S/Humas/Andika).

Beasiswa Dikembalikan, Sanksi Tetap Nihil: Jawaban Singkat Kasi PDPK Disdik Bogor Picu Tanda Tanya

BOGOR.radarinformasi.com – Meski seluruh dana beasiswa SPP yang sempat dipotong telah dikembalikan sepenuhnya kepada orang tua siswa, ketiadaan sanksi terhadap pihak sekolah terus menuai sorotan publik. Hingga kini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor belum menjelaskan secara tegas bentuk penindakan atas praktik pemotongan dana yang telah terjadi.

Kasus ini mencuat setelah terungkap pemotongan dana beasiswa sebesar Rp600.000 per siswa di SMP Bhakti Candra Caringin. Setelah dilakukan klarifikasi langsung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, pihak sekolah memanggil kembali orang tua siswa dan mengembalikan seluruh dana yang menjadi hak penerima beasiswa.

Pengembalian dana dilakukan pada pagi ini dan diterima langsung oleh orang tua siswa. Secara materiil, hak siswa telah dipulihkan. Namun demikian, tidak ada sanksi administratif yang diumumkan kepada publik, meskipun pemotongan dana diakui telah terjadi.

Sebelumnya, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter (PDPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Muchlis, menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan maupun instruksi dinas yang membenarkan pemotongan, pengondisian, atau skema “deposit” dana beasiswa.

Namun saat dikonfirmasi awak media terkait sanksi yang diberikan kepada pihak sekolah, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter (PDPK) Disdik Kabupaten Bogor, Muchlis, tidak memberikan penjelasan mengenai penindakan administratif. Ia hanya menegaskan pengembalian dana kepada siswa.

“Yang jelas semua dana yang menjadi hak siswa sudah dikembalikan seluruhnya,” ujar Muchlis singkat, Kamis (15/1).

Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan lanjutan di tengah masyarakat. Karena pemotongan uang tersebut sudah terbukti terjadi di lingkungan sekolah terkait, dan secara aturan ada beberapa hal yang dilanggar.

Hingga berita ini diturunkan, Disdik Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi tertulis terkait alasan tidak dijatuhkannya sanksi administratif dalam kasus pemotongan dana beasiswa tersebut.

Red