Pastikan Keselamatan Warga, Camat Sukagumiwang Tinjau Kenaikan Debit Sungai Cimanuk

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi debit air Sungai Cimanuk yang mengalami peningkatan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Kegiatan ini dipimpin langsung Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, S.STP., didampingi Kasi Trantibum Dedi Nurhadi beserta jajaran, serta pamong dari Desa Sukagumiwang, Tersana, dan Gedangan, Sabtu (24/1/2026).

Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengurangi risiko bencana banjir, khususnya di wilayah yang berada di sepanjang aliran Sungai Cimanuk. Sejumlah titik rawan luapan air menjadi fokus pemantauan karena berpotensi berdampak pada permukiman warga maupun area pertanian.

Camat Sukagumiwang, Moh. Mulya Setiawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dalam menghadapi cuaca ekstrem. Menurutnya, peningkatan intensitas hujan berpengaruh langsung terhadap volume air sungai sehingga pengawasan perlu dilakukan secara berkala.

“Kami ingin memastikan kondisi debit air masih dalam batas aman sekaligus menyiapkan langkah cepat apabila terjadi perkembangan yang berpotensi membahayakan masyarakat,” ujar Mulya Setiawan di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh aparat desa telah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya di desa-desa yang berdekatan langsung dengan Sungai Cimanuk, seperti Sukagumiwang, Tersana, dan Gedangan.

Sementara itu, Kasi Trantibum Kecamatan Sukagumiwang, Dedi Nurhadi, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pamong desa dan warga setempat untuk memantau situasi lapangan. 

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda darurat, seperti luapan air atau kerusakan tanggul.

“Kami mengingatkan warga agar menghindari aktivitas di bantaran sungai saat debit air meningkat dan selalu mengikuti arahan dari pemerintah setempat,” katanya.

Selain melakukan pemantauan, rombongan juga berdialog dengan pamong desa guna menghimpun informasi terkait kondisi lingkungan, kesiapan masyarakat, serta langkah mitigasi yang telah dilakukan di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap potensi dampak bencana dapat ditekan semaksimal mungkin serta koordinasi lintas sektor berjalan optimal demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah cuaca yang tidak menentu.

(Sumber: Humas Sukagumiwang / Andika)

Polisi Pastikan Penanganan Profesional Kasus Dugaan Pemukulan Wartawan di Cileungsi

Polres Bogor menegaskan komitmennya untuk menangani secara profesional dan transparan kasus dugaan pemukulan terhadap seorang wartawan yang terjadi di lingkungan SKPT Polsek Cileungsi. Setiap laporan masyarakat, termasuk yang berkaitan dengan insan pers, dipastikan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan membutuhkan waktu untuk mengumpulkan keterangan para saksi serta melengkapi alat bukti. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan perkara dapat berjalan secara objektif, akuntabel, dan tidak tergesa-gesa.

Menanggapi pertanyaan dari kuasa hukum Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) terkait perkembangan penanganan perkara, Polres Bogor menyatakan terbuka terhadap komunikasi dan koordinasi sebagai bagian dari prinsip keterbukaan informasi publik. Kepolisian menegaskan tidak ada upaya menghambat proses hukum, melainkan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Polres Bogor juga menegaskan komitmennya dalam menjamin perlindungan terhadap kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi, sekaligus memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum akan ditangani secara adil dan tanpa pandang bulu.

“Masyarakat dan insan pers diimbau untuk tetap tenang, tidak berspekulasi, serta mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum,” ujar Kabid Humas, Jumat (23/1/2026).

Melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, Polres Bogor berkomitmen menjaga kondusivitas serta meningkatkan kepercayaan publik.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Pemcam Sukagumiwang Dukung Program Indramayu Mengaji untuk Perkuat Karakter Religius

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya memperkuat karakter religius masyarakat, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menyatakan dukungan penuh terhadap program unggulan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Indramayu Mengaji, Rabu (21/1/2026).

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Indramayu Mengaji dilaksanakan secara rutin dengan membiasakan membaca Al-Qur’an sebelum memulai aktivitas. Pembiasaan tersebut tidak hanya menjadi simbol penguatan nilai religius, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan suasana spiritual yang harmonis di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., kepada Humas Sukagumiwang menyampaikan bahwa program Indramayu Mengaji merupakan ikhtiar nyata dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama.

“Program ini hendaknya tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi juga momentum introspeksi diri. Dengan mengaji, kita memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan nilai religius melalui program tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, masyarakat diharapkan mampu membangun karakter yang jujur, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai gotong royong.

Selain diterapkan di lingkungan Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, program Indramayu Mengaji juga digalakkan di tingkat desa, sekolah, serta kelompok masyarakat. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Melalui dukungan terhadap program ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menegaskan komitmennya dalam mendukung visi Indramayu REANG, khususnya pada aspek religius. Penguatan nilai keagamaan diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.

Sumber: Humas Sukagumiwang

Andika

Edukasi Lalu Lintas Sejak Dini, Dishub Indramayu Sosialisasikan Program SALUD ke Siswa TK

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menanamkan pemahaman dasar tentang rambu lalu lintas dan perilaku aman di jalan sejak usia dini dinilai penting untuk membentuk generasi yang disiplin dan sadar keselamatan. Kesadaran berlalu lintas bukan semata kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga upaya melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Komitmen tersebut terus diwujudkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu melalui Bidang Pengembangan dan Keselamatan dengan menyosialisasikan Program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD). 

Kegiatan ini dilaksanakan bersama siswa-siswi TK Trisula Perwari di Taman Aspirasi Rakyat Indramayu, Sekitar 50 anak mengikuti kegiatan edukasi tersebut dengan penuh antusias, Rabu (21/1/2026).

Selain dikenalkan pada rambu-rambu lalu lintas dan tata cara menyeberang jalan yang aman, peserta juga diajak mengikuti Senam SALUD serta Senam Memakai Helm sebagai metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kepala Dishub Indramayu Ali Fikri melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Andri Sigit Supriatna, menjelaskan bahwa Program SALUD merupakan agenda rutin Dishub yang menyasar anak-anak usia TK dan PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Program ini bertujuan membangun karakter anak agar sejak dini memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas serta mengenal berbagai rambu yang ada di jalan raya.

“Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, kami berharap anak-anak dapat memahami dasar-dasar tertib berlalu lintas sehingga kelak tumbuh menjadi generasi yang patuh dan sadar aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Trisula Perwari, Tati Rohayati, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan SALUD oleh Dishub Indramayu. Menurutnya, edukasi tersebut memberikan pengalaman belajar yang positif dan mudah dipahami oleh anak-anak.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti pembelajaran, mulai dari mengenal rambu lalu lintas, cara memakai helm yang benar, hingga praktik menyeberang jalan. Seluruh kegiatan berlangsung ceria dan penuh semangat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Dishub Indramayu berharap kesadaran dan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Indramayu. 

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim dan Dewan Pengawas Perumdam Teken Kontrak Kinerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta kepuasan pelanggan, Bupati Indramayu Lucky Hakim selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) menandatangani kontrak kinerja dan surat pernyataan bersama jajaran Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Darma Ayu Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Penandatanganan kontrak kinerja dilakukan bersama Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu yang diketuai Asep Abdul Mukti, sebagai bentuk komitmen penguatan tata kelola perusahaan dan optimalisasi pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Bupati Lucky Hakim menjelaskan, masa jabatan Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu ditetapkan selama tiga tahun sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Indramayu tentang pengangkatan Asep Abdul Mukti sebagai Ketua Dewan Pengawas, serta Suhendrik dan Tauhid sebagai anggota, untuk periode 2026–2028.

“Dengan ditandatanganinya kontrak kinerja dan surat pernyataan ini, saya optimistis akan muncul gagasan-gagasan baru yang mampu mendorong kemajuan perusahaan, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan dan pelayanan prima Perumdam,” ujar Lucky Hakim.

Bupati juga menginstruksikan Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, agar segera membangun kolaborasi dan sinergi dengan Dewan Pengawas. Menurutnya, penandatanganan ini harus menjadi titik awal komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola perusahaan serta pelayanan air minum bagi masyarakat Indramayu.

Sementara itu, Direktur Utama Perumdam Tirta Darma Ayu, Nurpan, menyampaikan bahwa penandatanganan kontrak kinerja tersebut menegaskan peran Dewan Pengawas sebagai mitra strategis direksi dalam pengelolaan perusahaan.

“Dewan Pengawas merupakan perpanjangan tangan Bupati Indramayu selaku Kuasa Pemilik Modal dalam fungsi pengawasan. Karena itu, setiap kebijakan strategis perusahaan akan kami harmonisasikan terlebih dahulu bersama Dewan Pengawas,” katanya.

Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Darma Ayu, Asep Abdul Mukti, menegaskan bahwa amanah yang diberikan oleh Bupati Indramayu akan dijalankan secara profesional dan penuh tanggung jawab.

Ia menyatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan menyeluruh terhadap tata kelola Perumdam demi menjamin ketersediaan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

“Sebagai perwakilan Bupati dalam fungsi pengawasan, kami berkomitmen menjalankan tugas secara maksimal agar pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Indramayu dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Semarak Hari Ibu Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Perempuan PGRI Indramayu Gelar Talkshow “Guruku Inspirasiku”

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ratusan guru serta tamu undangan memadati Gedung PGRI Sindang, Kabupaten Indramayu, dalam kegiatan seminar dan talkshow bertajuk “Guruku Inspirasiku”.Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ibu Nasional, Hari Guru Nasional 2025, serta Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI),” Kamis (22/1/2026).

Talkshow yang berlangsung penuh antusias tersebut menghadirkan Shahnaz Haque sebagai narasumber utama dan dipandu oleh moderator Ade Mutmainah, M.Pd(c), praktisi pendidikan anak inklusi sekaligus Owner Hommy Motty Daycare Indramayu.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, serta Ketua PGRI Kabupaten Indramayu Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si. 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menambah semarak diskusi inspiratif yang mengangkat peran guru sebagai figur teladan dalam dunia pendidikan.

Ketua Perempuan PGRI Kabupaten Indramayu, Lutfiyah, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa seminar dan talkshow ini bertujuan untuk meneguhkan peran guru sebagai sumber inspirasi, sekaligus memberikan apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam pendidikan dan pembentukan karakter bangsa.

Sementara itu, Shahnaz Haque yang dikenal sebagai artis nasional, aktivis perempuan dan anak, serta Duta PBB untuk UNICEF ILO/IPEC, menekankan bahwa guru memiliki peran strategis lebih dari sekadar pengajar.

“Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan teladan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali peran guru, khususnya guru perempuan, dalam membentuk karakter generasi masa depan,” ujarnya.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan penampilan seni, dialog inspiratif, serta sesi diskusi yang interaktif. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kenang-kenangan kepada para narasumber. Para peserta juga memperoleh fasilitas berupa e-sertifikat dan konsumsi.

Melalui kegiatan ini, Perempuan PGRI Kabupaten Indramayu berharap tercipta ruang refleksi, inspirasi, serta penguatan solidaritas antarpelaku pendidikan, sejalan dengan semangat HUT ke-80 PGRI dan peringatan Hari Ibu Nasional.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Penyesuaian Nomenklatur OPD, Bupati Lucky Hakim Kukuhkan Pejabat Bapperida dan Tekankan Peningkatan Layanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyesuaikan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) agar selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Bupati Indramayu Lucky Hakim melantik sekaligus mengukuhkan kembali sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Salah satu poin penting dalam penataan organisasi tersebut adalah perubahan nomenklatur beberapa badan daerah. Di antaranya, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah resmi bertransformasi menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam prosesi pelantikan, para pejabat yang dikukuhkan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen setia kepada Undang-Undang Dasar 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta menjauhi segala bentuk perbuatan tercela. 

Penandatanganan berita acara dilakukan secara simbolis oleh perwakilan pejabat, di antaranya Dra. CH. Iin Indrayati, M.Si. dan Rasito, S.E., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan kepercayaan kepada para pejabat yang telah dikukuhkan untuk mengemban amanah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Ia berharap penyesuaian struktur organisasi ini mampu mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Indramayu.

“Melalui penyesuaian nomenklatur ini, kami berharap seluruh pegawai dapat memberikan kinerja terbaik, memperkuat sinergi, serta terus menjaga loyalitas dalam menjalankan tugas,” ujar Lucky Hakim.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penataan organisasi tersebut bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan publik yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat Kabupaten Indramayu. 

Sumber: Diskominfo Indramayu/Andika

Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Pemkab Indramayu Perkuat Spirit Religius dan Kepedulian Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penguatan nilai keimanan, akhlak mulia, serta kepedulian sosial menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadilan. Hal tersebut mengemuka dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam Tahun 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui kegiatan Tablig Akbar dan santunan sosial di Masjid Agung Indramayu, Rabu (21/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema Meneladani Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam Mewujudkan Indramayu REANG yang Religius, Berdaya Saing Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Ketua DKM Masjid Agung Indramayu, Edi Umaedi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum untuk melakukan refleksi diri serta memperbaiki akhlak agar senantiasa meneladani sifat dan perilaku Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

“Melalui peringatan ini, kita diajak untuk kembali menjadi hamba Allah subhanahu wa ta’ala yang sejati serta membangun pribadi yang mulia dengan akhlakul karimah,” ujarnya.

Sementara itu, mewakili Bupati Indramayu Lucky Hakim, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan daerah yang religius dan berakhlak mulia. 

Salah satu upaya yang terus diperkuat adalah Program Indramayu Mengaji, yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat, instansi pemerintahan, serta dunia pendidikan.

Selain itu, Pemkab Indramayu juga mengembangkan Program Kota Wakaf sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan berbasis nilai-nilai keislaman.

Program tersebut meliputi optimalisasi wakaf produktif, penguatan infaq dan zakat, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan wakaf yang amanah dan berkelanjutan.

“Peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum introspeksi untuk meningkatkan keimanan, akhlak, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tegas Aep.

Kegiatan Tablig Akbar menghadirkan penceramah KH. Ginanjar Wisnu Kawirian dan dihadiri jajaran perangkat daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat Kabupaten Indramayu.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan secara simbolis dari Baznas Kabupaten Indramayu kepada anak-anak yatim dan lanjut usia, yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu bersama unsur Forkopimda.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan semangat gotong royong semakin menguat sebagai fondasi dalam mewujudkan Indramayu REANG yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Sumber: Diskominfo Indramayu/Andika

Kecamatan Sukagumiwang Lakukan Monev Banprov di Cadangpinggan dan Gedangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Untuk memastikan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) dimanfaatkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budi Santoso, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Tata Pemerintahan Ruslan.

Monev dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan kecamatan terhadap pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan serta pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Banprov. Kehadiran tim kecamatan disambut langsung oleh jajaran pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga unsur lembaga kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, tim Monev meninjau secara langsung kegiatan fisik maupun nonfisik yang didanai Banprov. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan administrasi, mencakup dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga laporan pertanggungjawaban, guna memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran.

Kepala Seksi PMD Kecamatan Sukagumiwang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan Monev bertujuan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pemanfaatan Banprov di tingkat desa.

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan Banprov digunakan sesuai regulasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Monev juga menjadi sarana pembinaan agar pengelolaan keuangan desa ke depan semakin tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Plt Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Sukagumiwang, Ruslan, menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang baik dalam pelaksanaan Banprov. Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan administrasi dan teknis menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

“Administrasi yang tertib dan pelaksanaan yang sesuai aturan akan memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan menyambut positif pelaksanaan Monev tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu desa dalam melakukan evaluasi serta memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program Banprov.

Melalui kegiatan Monev ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi dengan pemerintah desa terus terjalin, sehingga pelaksanaan pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Humas Sukagumiwang/Andika)

Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa, KKN Unpad Fokuskan Program Pengelolaan Sampah di Sukagumiwang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., menghadiri kegiatan Lokakarya Rencana Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang digelar di Aula Balai Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Senin (19/1/2026).

Lokakarya tersebut mengangkat tema pengelolaan sampah sebagai fokus utama pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi tahapan awal pelaksanaan KKN guna memaparkan sekaligus menyelaraskan rencana program kerja mahasiswa agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Desa Sukagumiwang.

Kegiatan dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang, Pemerintah Desa Sukagumiwang, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta KKN Universitas Padjadjaran.

Dalam sambutannya, Camat Sukagumiwang menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Sukagumiwang sebagai lokasi KKN dengan tema pengelolaan sampah. 

Ia menilai persoalan sampah merupakan isu strategis yang memerlukan keterlibatan lintas sektor, termasuk peran aktif perguruan tinggi.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi, inovasi, serta pendampingan yang berkelanjutan. 

Camat juga mendorong agar program yang dirancang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah desa dan kecamatan, khususnya dalam mendukung kebersihan lingkungan dan peningkatan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sukagumiwang, Sudarmono, menyatakan bahwa pemerintah desa menyambut baik pelaksanaan KKN Unpad dan siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan. 

Ia mengungkapkan bahwa permasalahan sampah masih menjadi tantangan di tingkat desa, baik dari aspek kesadaran masyarakat maupun sistem pengelolaan yang belum optimal.

Ia berharap program kerja yang disusun mahasiswa dapat menjawab kebutuhan riil masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan sampah rumah tangga, pemilahan sampah, serta pemanfaatan sampah yang memiliki nilai ekonomis. 

Sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat dinilai penting agar manfaat kegiatan KKN dapat dirasakan secara langsung.

Pada kesempatan yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Toni Setiawan, S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa lokakarya rencana program kerja merupakan bagian penting dari proses akademik KKN. 

Melalui kegiatan ini, program yang dirancang mahasiswa diharapkan berbasis pada kebutuhan masyarakat serta selaras dengan potensi dan permasalahan yang ada di desa.

Ia menambahkan, tema pengelolaan sampah dipilih karena memiliki relevansi tinggi dengan isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Dengan pendekatan partisipatif, mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai fasilitator perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan dan mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih baik di masyarakat.

Lokakarya berlangsung secara interaktif dengan pemaparan rencana program kerja serta masukan dari pemerintah kecamatan dan desa. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi landasan yang kuat bagi pelaksanaan KKN Universitas Padjadjaran di Desa Sukagumiwang, sehingga mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. 

(Sumber: Humas Sukagumiwang / Andika).