DWP Diskominfo Indramayu Dorong Peran Ibu Tingkatkan Literasi Digital di Era Teknologi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Nuansa Syawal masih terasa hangat dalam pertemuan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Aula Diskominfo. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menghadapi tantangan di era digital, Rabu (8/4/2026).

Kepala Diskominfo Indramayu yang juga Penasehat DWP, Suwenda, menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar forum kebersamaan, melainkan juga wadah strategis untuk meningkatkan kapasitas anggota. Ia menyoroti pentingnya peran keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya para ibu, dalam mendorong literasi digital di tengah masyarakat.

“Sinergi Diskominfo tidak hanya melibatkan ASN, tetapi juga para ibu harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan literasi digital di Indramayu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Diskominfo Indramayu, Carwati Basuri Suwenda, menekankan urgensi peran orang tua dalam mendampingi anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Hal tersebut sejalan dengan penerapan Peraturan Pemerintah No.17/2025 serta Permenkomdigi No. 9/2026.

Menurutnya, regulasi tersebut menuntut orang tua untuk lebih aktif dan bijak dalam mengawasi aktivitas anak di dunia digital. Selain pemahaman teknologi, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak juga menjadi kunci agar penggunaan internet tetap aman dan bertanggung jawab.

Sebagai bentuk dukungan, Carwati turut memperkenalkan aplikasi Google Family Link yang dapat membantu orang tua memantau aktivitas digital anak, mengatur durasi penggunaan perangkat, hingga menyaring konten sesuai usia.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu. Peran utama tetap berada pada orang tua dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta perlindungan anak dari potensi dampak negatif di ruang digital.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Indramayu, Heru Susanto, turut memaparkan pemanfaatan Google Family Link serta aplikasi Wong Reang Apps.
Paparan tersebut mendapat sambutan antusias dari para anggota DWP yang hadir. 

Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu 

Andika

Bupati Indramayu Perintahkan Evakuasi 7 Pekerja Telantar di Papua Selatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu bergerak cepat menanggapi laporan warga yang mengalami kesulitan saat bekerja di luar daerah. Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk segera mengevakuasi tujuh pekerja asal Indramayu yang terlantar di Sermayam, Merauke, Papua Selatan.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu. Seluruh kebutuhan pemulangan, termasuk biaya transportasi dan akomodasi, akan ditanggung oleh Baznas.

“Bapak Bupati telah menginstruksikan agar ketujuh pekerja segera dipulangkan. Seluruh biaya pemulangan ditanggung oleh Baznas,” ujar Endang, Rabu (8/4/2026).

Respons cepat pemerintah daerah ini dipicu oleh beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan kondisi para pekerja yang memprihatinkan setelah ditelantarkan oleh mandor proyek. Berbekal informasi tersebut, Disnaker melakukan penelusuran hingga berhasil menghubungi salah satu perwakilan pekerja, Catu Wijaya.

Dari keterangan yang diperoleh, ketujuh pekerja tersebut awalnya berangkat ke Papua untuk bekerja di proyek konstruksi dengan iming-iming upah yang layak. Namun, kenyataannya mereka tidak menerima pembayaran sesuai kesepakatan. Bahkan, mandor yang bertanggung jawab justru menghilang tanpa memberikan kejelasan.

Endang menegaskan, pihaknya terus memantau kondisi para pekerja guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar tanpa kendala administrasi. Saat ini, komunikasi dengan para pekerja telah terjalin, dan tinggal menunggu kesiapan mereka untuk kembali ke Indramayu.

Meski pemerintah daerah melalui Disnaker, Dinas Sosial, dan Baznas telah siap memfasilitasi kepulangan, para pekerja masih bertahan di Merauke untuk mengupayakan penyelesaian hak upah mereka. Pemerintah memastikan proses pemulangan tidak akan ditunda dan tiket pesawat akan segera disiapkan setelah para pekerja siap diberangkatkan.

Ketujuh pekerja tersebut mayoritas berasal dari Kecamatan Terisi, yakni Mulyadi, Yogi Setiawan, dan Catu Wijaya (Desa Rajasinga), Ahmad Malik Ibrahim (Desa Jatimulya), Jayadi (Desa Cikawung), serta Carwadi (Desa Plosokerep). Sementara satu orang lainnya, Rasim, berasal dari Desa Puntang, Kecamatan Losarang.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap permasalahan upah para pekerja dapat segera diselesaikan, sehingga mereka bisa kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga dalam kondisi selamat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Aksi Unik Petambak di Indramayu, Tiga Karung Uang Receh Diserahkan sebagai Simbol Tanggung Jawab

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemandangan tak lazim terjadi di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (6/4/2026). Sejumlah petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) mendatangi lokasi tersebut dengan membawa tiga karung berisi uang receh.

Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus upaya ganti rugi secara sukarela atas kerusakan sejumlah fasilitas publik, seperti Alun-alun Indramayu dan Tugu Nol Kilometer, yang terjadi saat demonstrasi pada Kamis (2/4/2026) lalu.

Salah satu perwakilan warga menyampaikan, uang koin yang dikumpulkan secara swadaya itu memiliki makna simbolis. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, langkah tersebut juga menjadi wujud perlawanan terhadap kebijakan yang mereka tolak.

Ia menjelaskan, meskipun jumlah nominal yang terkumpul belum dihitung secara pasti, penyerahan tiga karung uang receh tersebut menjadi pesan kuat dari para petambak. Mereka menegaskan bahwa perjuangan menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak di kawasan Pantura dilakukan demi mempertahankan ruang hidup, bukan untuk merusak fasilitas umum.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kerusakan yang terjadi saat aksi sebelumnya bersifat spontan, dipicu kekecewaan massa karena tidak dapat bertemu langsung dengan Bupati Indramayu saat menyampaikan aspirasi mereka.

Aksi simbolik ini pun menjadi sorotan publik, sekaligus menggambarkan sikap masyarakat pesisir yang tetap mengedepankan tanggung jawab di tengah dinamika penolakan terhadap proyek yang dinilai berdampak pada keberlangsungan hidup mereka.

Reporter : Andika

DPRD Indramayu Tampung Aspirasi, KOMPI Tegas Tolak Revitalisasi Tambak Pantura

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu menggelar audiensi terkait rencana program revitalisasi tambak di kawasan Pantai Utara (Pantura). Pertemuan tersebut diwarnai penolakan tegas dari Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) terhadap proyek yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat lokal, Senin (6/4/2026).

Program revitalisasi tambak ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu. Proyek tersebut direncanakan mencakup lahan seluas kurang lebih 2.875 hektare yang tersebar di sejumlah kecamatan, dengan tujuan meningkatkan produktivitas melalui modernisasi sistem budidaya perikanan.

Namun demikian, rencana tersebut memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat pesisir, khususnya para petambak yang tergabung dalam KOMPI. Dalam audiensi yang berlangsung di Gedung DPRD, mereka menyuarakan penolakan dengan berbagai alasan mendasar.

Salah satu perwakilan KOMPI menyatakan bahwa program tersebut dinilai tidak melibatkan masyarakat sebagai mitra aktif, melainkan berpotensi menggeser kepemilikan lahan yang telah dikelola secara turun-temurun. Ia menegaskan, jika proyek tetap dijalankan, ribuan petambak dan pekerja dikhawatirkan kehilangan sumber penghidupan.

Selain itu, KOMPI juga menyoroti kurangnya sosialisasi serta minimnya ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat sejak tahap awal perencanaan. Kondisi ini dinilai menciptakan kesan kebijakan sepihak yang memicu keresahan di tengah warga pesisir.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Indramayu menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi yang berkembang. Lembaga legislatif daerah itu juga berjanji akan melakukan kajian lebih mendalam guna mencari solusi yang mampu mengakomodasi kepentingan semua pihak.
Audiensi berlangsung dalam suasana yang cukup dinamis, namun tetap kondusif. 

Hingga akhir pertemuan, belum tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak. Diskusi lanjutan pun direncanakan sebagai upaya mencari titik temu yang adil dan berkelanjutan bagi semua pihak terkait.

Reporter : Andika

Pasis SESKOAD Kunjungi DPRD Indramayu, Perkuat Pemahaman Kewilayahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rombongan peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) wilayah pertahanan Pasis Dikreg LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) Tahun 2026 melakukan kunjungan kerja ke Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Senin (6/4/2026).

Kedatangan para perwira menengah tersebut disambut hangat oleh pimpinan dan anggota legislatif daerah. Rombongan dipimpin Koordinator Lapangan, Imam Purnomo Hadi, didampingi Perwira Penuntun Agung Isa Rakhman serta Perwira Evaluator Hari Santoso.

Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian pendidikan yang bertujuan memperluas wawasan para perwira terkait kondisi geografis, sosial, politik, serta sistem pemerintahan daerah, khususnya dalam kaitannya dengan aspek pertahanan dan keamanan nasional.

Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Nurhayati, menyambut positif kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia memaparkan profil daerah sekaligus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.

Menurutnya, kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi antar lembaga dalam mendukung kepentingan nasional.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini. Semoga wawasan yang diperoleh dapat mendukung pengabdian para perwira dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung khidmat dan interaktif melalui sesi diskusi serta pertukaran cenderamata sebagai simbol kebersamaan. Diharapkan, kunjungan ini mampu memperkaya pemahaman para peserta terhadap kondisi riil di daerah sebagai bekal dalam menjalankan tugas pertahanan di masa mendatang.

Reporter : Andika

Makom Albab Sampaikan Rekomendasi Strategis ke Bupati, Soroti Sampah, Miras, dan Narkoba

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengurus Majelis Komunikasi Alumni Babakan (Makom Albab) Kabupaten Indramayu menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis hasil Musyawarah Cabang (Muscab) saat beraudiensi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di Pendopo Indramayu, Senin malam (6/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Makom Albab menyoroti tiga persoalan utama yang dinilai mendesak, yakni darurat sampah, maraknya peredaran minuman keras, serta ancaman narkoba yang kian mengkhawatirkan.

Ketua Makom Albab, Imam Rosadi, mengajak pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menangani persoalan kebersihan. 
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk mengembalikan Indramayu sebagai daerah yang bersih dan nyaman.

Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya penanganan serius terhadap peredaran narkoba melalui penegakan hukum yang konsisten, peningkatan pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam edukasi, pelaporan, hingga pendampingan rehabilitasi.

“Diperlukan tindakan tegas dari pemerintah dan aparat penegak hukum. Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi menyangkut masa depan generasi,” ujar Imam Rosadi.

Menanggapi hal tersebut, Lucky Hakim mengapresiasi perhatian dan masukan yang disampaikan Makom Albab. Ia mengakui, sejumlah persoalan seperti pengelolaan sampah dan keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah.

Bupati menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mencari solusi, termasuk menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan anggaran melalui mekanisme yang berlaku.

Terkait penanganan sampah, Lucky mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menginisiasi program pemilahan sampah di lingkungan sekolah yang dimulai dari Kecamatan Krangkeng sebagai pilot project. Program tersebut ditargetkan berjalan pada April dan akan dievaluasi sebelum diterapkan secara luas di seluruh wilayah Indramayu.

Sementara itu, mengenai peredaran minuman keras, Lucky menilai persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama yang tidak dapat diselesaikan pemerintah daerah secara mandiri. Ia menekankan perlunya keterlibatan DPR, aparat penegak hukum, tokoh agama, serta masyarakat dalam penanganannya.

Audiensi ditutup dengan harapan agar sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Indramayu yang bersih, aman, dan berdaya saing, sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif menuju visi Indramayu REANG.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pendopo Indramayu Jadi Lokasi KKL Pasis SESKOAD, Perkuat Sinergi Pertahanan Wilayah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pendopo Kabupaten Indramayu menjadi lokasi penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pertahanan saat Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menerima kunjungan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (SESKOAD) Tahun Anggaran 2026 dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 6 hingga 9 April 2026 tersebut diikuti 24 perwira siswa yang akan mempelajari langsung dinamika kewilayahan di Kabupaten Indramayu. Tidak hanya bersifat akademik, KKL ini juga menjadi wadah strategis untuk mengintegrasikan teori pertahanan dengan kondisi nyata di lapangan, termasuk aspek sosial, geografis, dan kebencanaan wilayah pesisir.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Indramayu sebagai lokasi KKL. Ia menilai kehadiran para perwira siswa merupakan kehormatan sekaligus peluang memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan wilayah.

Menurutnya, karakteristik wilayah pesisir Indramayu memiliki tantangan tersendiri, seperti potensi banjir, rob, abrasi, hingga dampak perubahan iklim yang membutuhkan penanganan terpadu.

Ia menegaskan, penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, POLRI, dan masyarakat guna membangun sistem pertahanan wilayah yang adaptif, termasuk menghadapi ancaman non-militer.

“Kami mengapresiasi keterlibatan TNI melalui kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan wilayah. Kehadiran para perwira siswa diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran strategis serta mempererat kolaborasi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan KKL, Imam Purnomo Hadi, menjelaskan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman komprehensif para peserta terhadap kondisi riil di lapangan.

Menurutnya, berbagai fenomena yang ditemukan selama KKL dapat menjadi bahan refleksi dalam merumuskan strategi pertahanan yang lebih relevan dan aplikatif.

“KKL ini penting untuk membangun perspektif strategis para perwira siswa, baik dalam aspek pertahanan, kewilayahan, maupun dinamika sosial masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Sinergi yang terbangun, kata dia, menjadi bagian dari pengabdian bersama demi kepentingan bangsa dan negara.

Melalui kegiatan ini, interaksi langsung para perwira siswa dengan kondisi wilayah pesisir Indramayu diharapkan mampu memperkuat pemahaman bahwa strategi pertahanan harus berpijak pada realitas lapangan, sehingga dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan ketahanan wilayah dan kolaborasi lintas sektor.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Lucky Hakim Lantik Ketua Garda Pemuda NasDem Indramayu, Tekankan Peran Strategis Kader Muda

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, resmi melantik Arwah Dinata sebagai Ketua Garda Pemuda Partai NasDem Kabupaten Indramayu. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Hotel Handayani, Minggu (5/4/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Kabupaten Indramayu, Lucky Hakim memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan sekaligus melantik jajaran pengurus baru. 

Acara tersebut turut dihadiri Komandan Baret, Juhadi Siregar, yang memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi kepemudaan partai.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim menekankan pentingnya peran Garda Pemuda sebagai ujung tombak partai. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga soliditas internal sekaligus hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar para pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kekompakan, serta aktif berkontribusi bagi kemajuan partai dan kesejahteraan masyarakat Indramayu.

Sementara itu, Arwah Dinata menyampaikan komitmennya untuk memimpin organisasi secara profesional. Ia menargetkan penguatan struktur internal serta membangun Garda Pemuda NasDem menjadi organisasi yang disiplin, visioner, dan mampu mengawal visi-misi partai di tingkat daerah.

Kegiatan pelantikan berlangsung tertib dan lancar, dihadiri para pengurus partai, tokoh masyarakat, serta simpatisan yang menyambut antusias kepemimpinan baru Garda Pemuda NasDem Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Dirjen KKP Temui Bupati Indramayu, Bahas Revitalisasi Tambak Pantura dan Serap Aspirasi Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Tb. Haeru Rahayu, melakukan kunjungan ke Pendopo Kabupaten Indramayu. Kedatangannya bersama staf khusus menteri dan jajaran direktur disambut Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Forkopimda, Minggu (5/4/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan pada audiensi dan diskusi guna memperkuat koordinasi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak di kawasan Pantai Utara (Pantura).

Dalam keterangannya kepada awak media, Lucky Hakim menyebut koordinasi program ini telah berjalan dalam beberapa waktu terakhir, termasuk pembahasan bersama Menteri KKP dan Gubernur Jawa Barat dalam berbagai kesempatan.

Ia menjelaskan, program revitalisasi tambak Pantura tidak hanya menyasar Indramayu, tetapi juga mencakup wilayah Bekasi, Karawang, dan Subang. Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan negara di bawah kewenangan Kementerian Kehutanan melalui pengelolaan lintas kementerian.

“Program ini telah melalui berbagai tahapan pembahasan. Pemerintah daerah berperan untuk mendukung sekaligus mengawal agar pelaksanaannya tetap sesuai aturan dan mempertimbangkan kondisi masyarakat,” ujar Lucky.

Ia menegaskan, setiap tahapan dijalankan secara terukur dan transparan dengan pengawasan ketat sesuai regulasi. Bahkan, inspektorat kementerian turut dilibatkan guna memastikan program berjalan sesuai koridor hukum.

Terkait isu kompensasi atau uang kerahiman yang menjadi perhatian warga, Lucky menjelaskan bahwa besaran belum dapat ditentukan sebelum proses pendataan dan pemetaan lahan dilakukan secara menyeluruh.

“Penentuan harus diawali pengukuran dan pematokan lahan. Sementara ada kelompok masyarakat yang menolak sebelum ada kepastian, sehingga perlu dicari solusi bersama,” jelasnya.

Lucky juga mengakui adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat terkait proses tersebut. Namun, ia memastikan pemerintah telah melakukan sosialisasi berulang kali dan membuka ruang dialog, termasuk menerima aspirasi warga yang disampaikan melalui aksi unjuk rasa.

“Kami terbuka. Semua aspirasi masyarakat kami tampung dan fasilitasi untuk disampaikan ke pemerintah pusat agar ditemukan jalan tengah,” tegasnya.

Sementara itu, Tb. Haeru Rahayu menyampaikan bahwa program revitalisasi tambak merupakan upaya pemerintah meningkatkan kualitas budidaya perikanan di Pantura yang selama ini masih didominasi metode tradisional.

Menurutnya, program ini mencakup penataan ekosistem budidaya secara menyeluruh, mulai dari aspek lingkungan, peningkatan produktivitas, hingga nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pembudidaya. Pelaksanaan dilakukan bertahap dan diawasi sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, KKP saat ini juga tengah menjalankan proyek tambak udang terintegrasi di Waingapu seluas hampir 2.000 hektare dengan nilai investasi sekitar Rp7,2 triliun. Untuk kawasan Pantura Jawa, alokasi anggaran bahkan diproyeksikan mencapai tiga hingga empat kali lipat sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan sektor perikanan budidaya nasional.

Ke depan, KKP juga dijadwalkan menerima kunjungan Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu guna membahas lebih lanjut terkait pelaksanaan program tersebut.

“Jika masih ada hal yang belum dipahami, mari kita duduk bersama dan berdialog untuk mencari solusi terbaik,” pungkasnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Duta Besar Iran Ikut Aksi Solidaritas Free Palestine Network di Jakarta atas Gugurnya 3 Prajurit TNI

BOGOR.radarinformasi.com – Sejumlah kader Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi simpatik  pada saat Car Free Day di bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Minggu (5/4/2026). Mereka bersolidaritas dan mendo’akan 3 prajurit TNI yang gugur dibunuh Israel di Lebanon.

Tampak massa FPN membentangkan beberapa spanduk besar, masing-masing seukuran 6 meter. Pada spanduk pertama tertulis, “Israel Bunuh Prajurit TNI, Saatnya Indonesia Tegas!”

Pada dua spanduk lainnya FPN langsung Mantion Pak Presiden. “Pak Prabowo, Ayo Lawan Zionisme / Kolonialisme / Imperialisme / Penjajah!”   Spanduk satunya lagi berbunyi “Zionisme = Kolonialisme = Imperialisme = Penjajahan,  Harus Dilawan Pak Presiden!” Adapun pada spanduk terakhir FPN menyerukan, “Stop Genocide in Palestine!”

Publik yang sedang berolah raga, banyak yang berhenti dan bergantian membubuhkan tanda tangan di spanduk sebagai bentuk solidaritas dengan patriot bangsa yang gugur sekaligus mendukung aspirasi yang disuarakan FPN.

Salah satunya yang paling menarik perhatian adalah Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi, yang menyempatkan diri berfoto bersama massa aksi.

Menurut Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, aksi kali ini diselenggarakan juga di berbagai kota di seluruh Indonesia, seperti di Bandung, Makassar, Solo, Jogjakarta, Surabaya, Palembang,  Majene, Kendari, Baubau, Tarakan, dan lainnya.

*Alarm Bagi Presiden Prabowo*

“Gugurnya tiga prajurit Indonesia yang bertugas di UNIFIL karena serangan Israel adalah alarm bagi Pak Presiden untuk mengembalikan kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih progresif menentang penjajahan di muka bumi sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945,” ungkap Furqan AMC,  Sekjen FPN pada saat aksi.

“Agresi militer Israel terhadap pasukan perdamaian PBB adalah bukti yang kesekian kalinya Israel mengangkangi semua norma dan hukum humaninter internasional.”

“Selama ini publik banyak mempertanyakan ketegasan sikap Presiden Prabowo terkait genosida Israel di Palestina dan agresi militer Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran. Di momen pelantikan Presiden, di forum KTT D8, saat pidato di depan Parlemen Turki, di forum Ankara, di forum Selatan-Selatan, di sidang umum PBB, dan di berbagai kesempatan, kita mengapresiasi narasi Pak Prabowo yang keras terhadap Imperialisme dan mengajak seluruh bangsa-bangsa selatan untuk bersatu melawan Imperialisme,” jelas Furqan.

“Namun belum satupun kita mendengar Pak Prabowo bersikap tegas terhadap Israel terkait genosida di Palestina, termasuk tegas mengutuk serangan ilegal Israel dan AS ke Iran, juga terkait gugurnya prajurit TNI yang dibunuh Israel ini. Bahkan yang sering berseliweran di media berita maupun media sosial adalah pernyataan Pak Prabowo ingin menjamin keamanan Israel,” tambah Furqan.

Furqan yang juga aktivis 98 ini khawatir nanti publik menganggap Pak Prabowo tidak konsisten dan hanya beretorika saja ingin melawan imperialisme.

Apalagi ketika Indonesia mau saja dijebak ikut Borad of Peace (BoP) dan didikte dalam perjanjian perdagangan dengan AS,
The Agreement on Reciprocal Trade (ART), membuat publik semakin bertanya-tanya dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Selain meminta Presiden Prabowo tegas terhadap Israel yang telah membunuh tiga orang prajurit TNI di Lebanon, Furqan menyarakan pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan kontingen Indonesia di UNIFIL jika tidak ada jaminan keamanan dari PBB.

Furqan juga mengingatkan pemerintah untuk tidak melibatkan pasukan TNI di International Stabilization Force (ISF) yang dirancang Donald Trump untuk melucuti senjata para pejuang Palestina.

Kemudian Furqan juga meminta pemerintah segera menarik diri dari BoP dan batalkan ART, apalagi Mahkamah Agung AS juga sudah memutuskan kebijakan tarif Donald Trump inkonstitusional.

Diketahui Prajurit TNI yang Gugur dibunuh Israel ada 3 orang. Pertama, Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon yang gugur dimortir Israel.
Dua lagi, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur terkena ranjau yang dipasang Israel di jalur patroli yang biasa mereka tempuh secara rutin.

“Duka cita yang dalam bagi Indonesia atas gugurnya prajurit TNI di Lebanon. Saatnya Pak Prabowo melawan Israel dengan tegas,” tutup Furqan.

Red