Bupati Lucky Hakim Jenguk Korban Selamat Kecelakaan Maut Pantura Lohbener di RS Mitra Plumbon Widasari

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali menunjukkan kepeduliannya kepada para korban kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Setelah sebelumnya bertakziah ke rumah duka para korban yang meninggal dunia di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, kali ini Bupati menjenguk korban selamat yang masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon Widasari, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk empati dan dukungan moral Pemerintah Kabupaten Indramayu kepada para korban dan keluarga yang tengah menghadapi musibah akibat kecelakaan yang menelan banyak korban jiwa.

Dalam kesempatan itu, Lucky Hakim menyapa sejumlah korban yang masih dirawat serta berdialog dengan para wali dan anggota keluarga. Ia memastikan pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, baik selama proses pengobatan maupun dalam pemulihan psikologis para korban.

Bupati juga berpesan kepada para wali agar memberikan pendampingan penuh kepada anak-anak yang selamat dari kecelakaan, mengingat kondisi psikologis mereka membutuhkan perhatian khusus setelah mengalami peristiwa yang traumatis.

“Dibantu dulu saat dia masih trauma. Kalau masalah biaya dan ikut siapa, gampang ke depannya,” ujar Lucky Hakim kepada salah seorang wali korban.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap membantu apabila keluarga mengalami kesulitan dalam merawat maupun membesarkan anak-anak yang menjadi korban atau kehilangan orang tua akibat kecelakaan tersebut.

Selain memberikan semangat kepada para korban dan keluarga, Bupati Lucky Hakim juga mendoakan agar seluruh pasien yang masih menjalani perawatan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Sementara itu, salah seorang wali korban, Masruroh, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Bupati Indramayu kepada keluarganya.

Masruroh merupakan kakak dari almarhumah Sinta (32) yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Putri Sinta, Jessica yang baru berusia satu tahun, mengalami luka berat dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Menurut Masruroh, kehadiran Bupati Lucky Hakim memberikan semangat dan harapan bagi keluarga yang sedang berduka sekaligus mendampingi Jessica menjalani proses penyembuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim yang telah datang menjenguk dan memberikan perhatian kepada Jessica. Dukungan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan kepada para korban musibah, serta memastikan mereka memperoleh pendampingan selama proses pemulihan.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Bupati Lucky Hakim Resmikan Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura, Perkuat Pengelolaan Zakat yang Transparan dan Tepat Sasaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Bupati Indramayu Lucky Hakim meresmikan Rumah Zakat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” Selasa (14/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu Aspuri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, Camat Cikedung Dadang, serta Ketua UPZ Desa Jatisura.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi BAZNAS Kabupaten Indramayu dan UPZ Desa Jatisura yang telah menghadirkan Rumah Zakat sebagai pusat pelayanan zakat bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai mampu mempermudah masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas jangkauan penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Menurutnya, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi umat.

“Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus bersinergi dengan BAZNAS dalam memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan tepat sasaran,” ujar Lucky Hakim.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan zakat agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat terus meningkat.

“Kita ingin Rumah Zakat UPZ Jatisura terus berkembang dan menjadi contoh pengelolaan zakat yang amanah sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, Aspuri, menjelaskan bahwa Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura dibangun dari hasil pengelolaan zakat yang dilakukan secara profesional oleh UPZ setempat.

Sepanjang tahun 2025, UPZ Desa Jatisura berhasil menghimpun zakat mal sektor pertanian sebesar Rp187 juta dari dua musim panen. Seluruh dana tersebut telah dilaporkan kepada BAZNAS Kabupaten Indramayu sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurut Aspuri, keberhasilan pengelolaan zakat di Desa Jatisura bahkan menarik perhatian sejumlah daerah di Jawa Barat yang ingin mempelajari sistem pengelolaan zakat yang diterapkan di desa tersebut.

“Rumah Zakat ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang amanah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, BAZNAS Kabupaten Indramayu juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako bagi keluarga kurang mampu, serta santunan bagi guru ngaji, imam masjid, dan marbot.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan prasasti dan peresmian Rumah Zakat UPZ Desa Jatisura oleh Bupati Lucky Hakim, yang dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Diskominfo Indramayu Bekali Siswa Baru SMPN 4 Sindang dengan Literasi Digital dan Edukasi PP TUNAS

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Ratusan siswa baru SMP Negeri 4 Sindang mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh antusias. Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga mendapatkan pembekalan mengenai literasi digital dan perlindungan anak di ruang digital.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) itu menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi tentang Literasi Digital serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Dalam pemaparannya, Suwenda menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum yang tepat untuk membekali peserta didik dengan pengetahuan dan karakter dalam menghadapi perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, generasi muda harus mampu memanfaatkan internet sebagai sarana belajar, mengembangkan potensi diri, serta memperluas wawasan tanpa mengabaikan nilai-nilai etika dan karakter bangsa.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika bermedia sosial serta mewaspadai bahaya cyberbullying. Para siswa diajak menggunakan media digital secara bijak, menghormati sesama, dan turut menciptakan ruang digital yang aman dan positif.

Selain itu, Suwenda memperkenalkan PP TUNAS sebagai regulasi yang bertujuan memperkuat perlindungan anak dalam penggunaan media sosial, permainan daring, dan berbagai layanan digital lainnya.

“Saya yakin anak-anak akan mampu melanjutkan kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna, dan memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, serta masyarakat,” ujar Suwenda.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Sindang, Ana Rohdiana, mengapresiasi kehadiran Diskominfo Kabupaten Indramayu yang telah memberikan edukasi kepada para siswa baru. Menurutnya, kegiatan MPLS yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 diikuti oleh 320 peserta didik baru.

Selama pelaksanaan MPLS, siswa mendapatkan berbagai materi, di antaranya pencegahan cyberbullying, etika berlalu lintas, pengenalan profil lulusan, pendidikan karakter dan budi pekerti, serta pengenalan lingkungan sekolah.

Ana menjelaskan, tema nasional MPLS Ramah sejalan dengan tema yang diusung sekolah, yakni “Hari Baru, Aman dan Nyaman”, sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu yang telah memberikan materi literasi digital kepada peserta didik baru. Bekal ini sangat penting agar anak-anak lebih bijak, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya.

Salah seorang peserta didik baru, Nidha Ayu Septyani, siswi kelas VII H, mengaku senang mengikuti MPLS karena memperoleh banyak pengalaman baru, mengenal lingkungan sekolah, serta memahami cara menggunakan media sosial secara bijak.

“Saya senang mengikuti MPLS karena bisa mengenal sekolah dan teman-teman baru. Materi literasi digital membuat saya tahu cara menggunakan media sosial dengan baik dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Melalui kegiatan MPLS Ramah, SMP Negeri 4 Sindang tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga membekali mereka dengan karakter, kepedulian, serta kecakapan digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di era digital.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Diskominfo Indramayu Perkuat Transformasi Digital Desa Melalui Sosialisasi SIDOMA dan CERMATIN

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Aplikasi SIDOMA dan Program CERMATIN yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang diikuti para kuwu, lurah, dan perangkat desa se-Kabupaten Indramayu ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan digital.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam penyelenggaraan pemerintahan modern. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sejalan dengan visi Indramayu REANG, pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Suwenda menjelaskan, salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut adalah SIDOMA (Sistem Informasi Pengajuan Domain Desa). Aplikasi ini memudahkan pemerintah desa dalam mengajukan dan mengelola domain resmi desa.id sebagai identitas digital desa.

Menurutnya, website desa tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi sarana pelayanan publik, transparansi pemerintahan, serta mendukung peningkatan Indeks Pemerintahan Digital Indonesia (PemDI). Pemerintah Kabupaten Indramayu menargetkan seluruh 317 desa dan kelurahan memiliki domain desa.id sebagai identitas resmi pemerintah desa.

Selain SIDOMA, Diskominfo juga memperkenalkan CERMATIN (Cerdas Bermedia Digital Indramayu) sebagai platform pembelajaran bagi perangkat desa. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengikuti pelatihan, webinar, serta memperoleh materi mengenai teknologi informasi, keamanan siber, etika digital, hingga pemanfaatan teknologi secara produktif.

“Teknologi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik. Keberhasilan transformasi digital ditentukan oleh komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Suwenda.

Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kabupaten Indramayu, Heru Susanto, menuturkan bahwa SIDOMA dan CERMATIN saling melengkapi dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan desa.

“Melalui SIDOMA kami ingin memastikan seluruh desa memiliki identitas digital resmi melalui domain desa.id. Sedangkan CERMATIN menjadi ruang belajar bagi perangkat desa agar semakin siap memanfaatkan teknologi informasi secara aman, efektif, dan berkelanjutan dalam mendukung pelayanan publik,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Pelaksana Proyek Pengaspalan Sentul Meminta Pihak Media Meminta Maaf Atas Pemberitaan Keterlambatan Pembayaran Projek

BOGOR.radarinformasi.com- Gonjang-ganjing perselisihan antara Investor dan Pelaksana dalam pengerjaan proyek pengaspalan di Sentul hingga kini belum menemukan titik terang, hal tersebut dipicu karena saat Awak Media mencoba melakukan konfirmasi, pihak Pelaksana merasa tersudutkan dan berbicara secara arogan seolah menghalangi kinerja Awak Media. Selasa (14/07/2026).

Marwan menghubungi Awak Media via selular  dengan mengatakan bahwa media menerima uang suap dari pihak Investor untuk melakukan konfirmasi bahkan dengan terang-terangan Marwan meminta agar pihak media meminta maaf kepada Roland  (PT.Triniti) dengan adanya pemberitaan dan konfirmasi yang dilakukan oleh Awak Media.

“Jelas-jelas loe di bayar pakai duit loe, dibayar berapa ma Koko (investor) ga moral loe ya, kalah ma uang loe ya, tiati ya tar juga loe akan ngalamin”, ujarnya. dengan nada emosi, Sabtu (11/07/26).

Tidak cukup hanya sampai disitu, pada Minggu, 12/07/26, kembali Marwan menghubungi Awak Media dan meminta agar Awak Media meminta maaf kepada Roland.

“Tolong ya teteh minta maaf ke pak Roland karena teteh udah konfirmasi ke pak Roland dan bilang ke pak Roland bahwa semua udah selesai”, ujar Marwan.

Padahal seperti yang kita ketahui sesuai dengan UU Pers tahun 1999, dimana UU ini menjamin Kebebasan pers di Indonesia diatur dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang-undang ini menjamin kemerdekaan pers sebagai hak asasi warga negara, melarang penyensoran dan pembredelan, serta memberikan perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugas.

Dewi

Jalan Gadingan–Segeran Dibeton, Distribusi Hasil Panen dan Aktivitas Warga Makin Lancar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, dan Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, kini merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Ruas Jalan Gadingan–Segeran yang telah direkonstruksi menggunakan cor beton membuat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar.

Jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut kini mempermudah petani mengangkut hasil panen padi dari area persawahan menuju penggilingan maupun lumbung penyimpanan. Selain itu, para pedagang yang beraktivitas menuju pasar-pasar tradisional, seperti Pasar Daerah Karangampel dan Pasar Daerah Jatibarang, juga menikmati akses transportasi yang lebih cepat dan nyaman.

Pembangunan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk memperkuat infrastruktur penunjang perekonomian masyarakat.

Salah seorang warga Desa Gadingan, Ciptanata, yang sehari-hari berjualan sosis dan otak-otak keliling, mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang kini lebih baik.

Menurutnya, saat jalan masih dipenuhi lubang, minyak goreng di gerobaknya kerap tumpah akibat guncangan. Kondisi tersebut juga membuat perjalanan menjadi lebih lama dan melelahkan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim. Sekarang saya bisa berjualan keliling dari desa ke desa dengan lebih mudah tanpa khawatir terjatuh atau dagangan tumpah karena jalan berlubang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sliyeg, Opik Hidayat, mengatakan betonisasi ruas Jalan Gadingan–Segeran memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat. Selain memperlancar distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi, ruas jalan tersebut kini juga dimanfaatkan warga sebagai lokasi bersantai pada sore hari dan menjadi jalur favorit komunitas sepeda ontel.

“Alhamdulillah, sejak ruas Jalan Gadingan–Segeran dibeton, akses transportasi masyarakat semakin lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lucky Hakim atas pembangunan jalan ini melalui APBD Kabupaten Indramayu,” katanya.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, pembangunan jalan merupakan hasil dari kontribusi masyarakat yang taat membayar pajak. Dana yang dihimpun dari pajak, kata dia, dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan, termasuk rekonstruksi jalan dan penyediaan infrastruktur publik.

“Betonisasi ruas Jalan Gadingan–Segeran merupakan wujud pemanfaatan pajak masyarakat. Kami bersyukur pembangunan ini dapat memperlancar distribusi hasil panen, memudahkan akses pelajar menuju sekolah, serta mendukung aktivitas masyarakat menuju tempat ibadah dan pusat perekonomian,” ujar Lucky Hakim.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap konektivitas antarwilayah terus meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar aktivitas masyarakat, dan mendukung kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Takziah ke Rumah Duka Korban Laka Maut Pantura, Salurkan Santunan untuk Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi rumah duka para korban kecelakaan lalu lintas di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, Senin (13/7/2026).

Kunjungan dilakukan di rumah duka yang berlokasi di RT 13 RW 04, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Indramayu, H. Aspuri, serta Camat Lelea, Atang Suwandi.

Bupati Lucky Hakim menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Ia juga mengunjungi beberapa rumah duka, berdialog dengan keluarga yang ditinggalkan, memberikan dukungan moril, serta menguatkan mereka agar tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Indramayu, Bupati menyerahkan santunan dan bantuan uang tunai dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada keluarga korban guna membantu meringankan beban mereka.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga seluruh korban yang meninggal dunia husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bagi korban yang masih menjalani perawatan, semoga segera diberikan kesembuhan,” ujar Lucky Hakim.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa peristiwa tragis ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan keselamatan berlalu lintas, terutama terkait penggunaan kendaraan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan berkoordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait guna memperkuat pengawasan dan penegakan aturan mengenai angkutan penumpang.

“Regulasi mengenai keselamatan berlalu lintas sebenarnya sudah ada. Yang perlu terus diperkuat adalah implementasi di lapangan, pengawasan, serta kesadaran masyarakat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Lelea Atang Suwandi turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan kendaraan bak terbuka sebagai sarana mengangkut penumpang karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap tragedi tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Normalisasi Irigasi di Tiga Lokasi, Perkuat Ketahanan Pangan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat infrastruktur pertanian melalui program normalisasi saluran irigasi guna menjaga produktivitas lahan pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Indramayu Lucky Hakim dengan meninjau langsung pelaksanaan normalisasi irigasi di tiga titik lokasi, Selasa (7/7/2026).

Peninjauan pertama dilakukan di Desa Gabuskulon, Kecamatan Gabuswetan, didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Gabuswetan Rusyad Nurdin. Di lokasi tersebut, Bupati memantau proses pengerukan sedimentasi lumpur pada saluran drainase di depan permukiman warga dan sepanjang jalan utama menggunakan alat berat.

Normalisasi dilakukan untuk mengatasi pendangkalan saluran yang selama ini menghambat aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim hujan. Bupati memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Selanjutnya, Bupati meninjau pintu air irigasi di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Lucky Hakim menegaskan pentingnya menjaga kelancaran distribusi air ke areal persawahan sebagai penunjang produktivitas sektor pertanian.

“Kita upayakan yang terbaik agar air bisa terdistribusi ke sawah, sehingga pertanian masyarakat semakin maju dan petani lebih sejahtera,” ujarnya.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Saluran Irigasi Gabus–Wanguk, yang saat ini juga tengah menjalani pengerukan sedimentasi mulai dari pintu air hingga bagian hilir saluran.

Berdasarkan hasil pemantauan, sedimentasi di saluran tersebut terus meningkat dalam dua tahun terakhir sehingga menyebabkan pendangkalan. Kondisi itu dipicu oleh endapan material tanah dari pembangunan pembatas di sekitar pintu air, serta kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke saluran irigasi.

Plt. Camat Gabuswetan, Rusyad Nurdin, mengatakan normalisasi irigasi menjadi langkah strategis untuk mengatasi penyumbatan aliran air yang selama ini menjadi keluhan para petani.

Menurutnya, saluran irigasi yang kembali berfungsi optimal akan memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Kami ingin memastikan pekerjaan ini selesai dengan baik, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi. Hasilnya harus segera dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya para petani yang sangat bergantung pada kestabilan pasokan air,” katanya.

Kehadiran Bupati Lucky Hakim bersama jajaran pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat. Para petani berharap normalisasi saluran irigasi yang sedang berlangsung mampu mengatasi persoalan kekurangan air saat musim tanam, mengurangi risiko gagal panen, serta meningkatkan hasil produksi pertanian secara berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Sisa Pembayaran Masih Menggantung, Marwan Diduga Intimidasi Investor dan Intervensi Kerja Pers

BOGOR.radarinformasi.com – Polemik pembayaran proyek pengaspalan jalan di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, kembali memanas. Setelah sebelumnya diberitakan bahwa masih terdapat sisa pembayaran proyek yang belum dilunasi, investor mengaku menerima serangkaian pesan WhatsApp bernada kasar dan intimidatif dari Marwan selaku penerima Purchased Order (PO) Nomor 00017/PO-/III/26. Di sisi lain, awak media juga mengaku mendapat tekanan terkait pemberitaan yang telah dipublikasikan.

Tidak lama setelah berita pertama dipublikasikan, investor mengaku menerima sejumlah pesan WhatsApp dari Marwan yang berisi kata-kata bernada kasar. Dalam tangkapan layar percakapan yang diterima redaksi, Marwan menuliskan kalimat, “Pengusaha ga jelas lu. Lu yg datang ke gw lu juga yg minta, lu juga yg kaya tai,” kemudian disusul dengan pesan, “Ga jelas lu jd orang.”

Marwan juga mengaitkan pemberitaan yang telah dipublikasikan dengan menyebut investor telah merugikan nama baik perusahaan.

Dalam percakapan yang sama, Marwan juga menuliskan, “Lu udah matiin mata pencaharian gw.”

Selain kepada investor, tekanan juga disebut dialami oleh awak media. Berdasarkan keterangan yang diterima redaksi, setelah berita pertama tayang, Marwan meminta agar awak media menyampaikan permintaan maaf kepada Roland serta memberitakan bahwa persoalan pembayaran proyek telah selesai.

Tidak hanya itu, menurut keterangan awak media, Marwan juga melontarkan ucapan bernada merendahkan kepada wartawan yang melakukan peliputan. Ia mempertanyakan independensi media dengan mengatakan, “Dibayar berapa kalian sama investor? Jahat kalian.” Pernyataan tersebut disampaikan ketika awak media tetap menjalankan upaya konfirmasi dan pemberitaan mengenai polemik pembayaran proyek yang hingga kini belum tuntas.

Padahal, berdasarkan data yang dimiliki redaksi, hingga saat ini masih terdapat sisa pembayaran sekitar Rp88 juta yang belum diterima investor. Atas dasar tersebut, redaksi menilai belum terdapat fakta yang dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa polemik pembayaran proyek telah berakhir.

Awak media juga mengaku mendapat permintaan agar tidak lagi memberitakan persoalan tersebut. Permintaan itu dinilai sebagai bentuk upaya intervensi terhadap kerja jurnalistik yang sedang dijalankan dalam rangka memperoleh klarifikasi dan menyampaikan informasi kepada publik secara berimbang.

Hingga berita ini diterbitkan, Marwan maupun pihak perusahaan belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait isi pesan WhatsApp tersebut, pernyataan yang ditujukan kepada awak media, maupun alasan permintaan agar media menyampaikan permintaan maaf dan memberitakan bahwa persoalan pembayaran telah selesai. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Red

Camat Sukagumiwang Tekankan Budaya 5S dan Etika Bermedia Sosial dalam Rakor Tingkat Kecamatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan, S.STP, memimpin Apel Koordinasi yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kecamatan Sukagumiwang di Balai Desa Bondan. Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pembinaan aparatur di wilayah Kecamatan Sukagumiwang. Senin (13/7/2026)

Rakor dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukagumiwang, para kepala UPTD/UPTB, kuwu se-Kecamatan Sukagumiwang, kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, serta jajaran pegawai kecamatan dan perangkat desa.

Dalam arahannya, Camat Mohamad Mulya Setiawan menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penerapan budaya 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Menurutnya, pelayanan yang ramah, cepat, dan humanis harus menjadi budaya kerja seluruh aparatur pemerintah, baik di tingkat desa maupun kecamatan.

“Pelayanan publik merupakan wajah pemerintah. Oleh karena itu, setiap aparatur harus mengedepankan sikap ramah dengan menerapkan budaya 5S dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik di desa maupun di kecamatan,” tegasnya.

Selain menyoroti kualitas pelayanan, Camat juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat pemerintahan agar menjaga kewibawaan serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi harus disikapi secara positif dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan dampak yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng citra institusi.

Ia menekankan bahwa etika bermedia sosial merupakan bagian dari profesionalisme ASN. Setiap unggahan maupun komentar di ruang digital harus mencerminkan integritas, etika, dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Jagalah kewibawaan diri dengan bijak dalam bermedia sosial. Sikap tersebut merupakan marwah ASN sekaligus menjadi kehormatan bagi diri sendiri, keluarga, dan orang tua,” pesannya.

Melalui apel dan rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin solid antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat koordinasi pembangunan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika