Diskominfo Indramayu Edukasi Siswa SMK PGRI tentang Etika dan Keamanan Digital saat MPLS

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, memberikan edukasi mengenai etika dan keamanan digital kepada para siswa baru SMK PGRI Indramayu dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Asesmen Awal Pemetaan Karakteristik dan Kompetensi” tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pelajar dalam menggunakan media sosial secara bijak sekaligus memperkenalkan prinsip 3S (Screentime, Screenzone, dan Screen Break) sebagai pedoman menciptakan kebiasaan digital yang sehat.

Dalam pemaparannya, Suwenda menegaskan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan pemahaman, etika, dan tanggung jawab dalam memanfaatkannya. Menurutnya, dunia digital semestinya menjadi sarana untuk memperluas wawasan, mempererat komunikasi, serta memperoleh informasi yang bermanfaat.

“Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Indramayu,” ujarnya.

Suwenda juga mengingatkan para siswa agar lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menjaga data pribadi, memverifikasi setiap informasi sebelum dibagikan, menghormati privasi orang lain, serta memahami bahwa setiap aktivitas di internet akan meninggalkan jejak digital.

“Biasakan saring sebelum sharing, jangan mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, dan gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif,” pesannya.

Selain membahas etika bermedia digital, Suwenda turut memberikan pemahaman mengenai cyberbullying atau perundungan siber. Ia menjelaskan berbagai bentuk perundungan digital beserta dampaknya terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban. Para siswa juga diimbau untuk tidak membalas tindakan pelaku, menyimpan bukti, dan segera melaporkan kejadian kepada orang tua atau pihak sekolah apabila menjadi korban.

Usai sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan Wong Reang Apps, aplikasi layanan digital milik Pemerintah Kabupaten Indramayu. Materi disampaikan oleh Staf Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Indramayu, Saji Yogie Permana.

Dalam sesi tersebut, para siswa diajak mencoba langsung berbagai fitur aplikasi, mulai dari akses CCTV yang terintegrasi dengan pemerintah daerah, layanan pengaduan masyarakat, pembayaran pajak, hingga marketplace yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memasarkan produk usahanya.

“Melalui Wong Reang Apps, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu aplikasi sehingga pelayanan menjadi lebih mudah dan cepat,” jelas Saji Yogie Permana.

Sementara itu, Kepala SMK PGRI Indramayu, Warsinih, menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu atas edukasi yang diberikan kepada peserta didik maupun tenaga pendidik.

Menurutnya, pemahaman mengenai literasi digital menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi sehingga perlu terus ditanamkan kepada seluruh warga sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu yang telah memberikan wawasan mengenai dunia digital kepada para siswa. Edukasi seperti ini sangat bermanfaat bagi mereka,” katanya.

Salah seorang peserta MPLS, M. Riyan, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan pelajar saat ini.

“Terima kasih kepada Bapak Kepala Diskominfo Indramayu. Materinya menarik, mudah dimengerti, dan menambah pengetahuan kami tentang penggunaan teknologi secara bijak,” tuturnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Pertamina EP Diduga Belum Tuntaskan Penanganan Dugaan Pencemaran Limbah di Pantai Wisata BALI 2 Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pengelola Pantai Wisata Balongan Indah (BALI 2), Akso Surya Dermawangsa, menilai dugaan pencemaran limbah minyak mentah di kawasan Pantai Balongan Indah, Kabupaten Indramayu, hingga kini belum dituntaskan oleh Pertamina EP Jatibarang, Minggu (19/7/2026).

Akso menjelaskan, saat tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB, ia menerima laporan dari tim SAR dan para pedagang mengenai adanya limbah minyak mentah yang mencemari kawasan pantai. Menurutnya, dokumentasi berupa foto-foto kejadian menunjukkan dugaan limbah menyebar dari wilayah perairan hingga ke bibir Pantai Balongan Indah.

“Sampai hari ini belum ada niatan serius dari Pertamina EP untuk menyelesaikan permasalahan limbah di wilayah perairan Pantai Balongan Indah,” ujar Akso.

Ia berharap Pertamina EP segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan kondisi lingkungan yang terdampak. Menurutnya, penanganan yang belum tuntas telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat, pengelola wisata, maupun pelaku usaha di sekitar kawasan pantai.

Akso juga mengungkapkan bahwa saat kejadian, kondisi air laut terdampak limbah sehingga mengganggu aktivitas wisatawan. Sejumlah pengunjung yang mandi di laut, kata dia, mengalami kesulitan membersihkan minyak yang menempel di tubuh dan mengeluhkan rasa gatal pada kulit.

Selain berdampak terhadap kenyamanan pengunjung, pencemaran tersebut juga disebut memukul sektor ekonomi masyarakat sekitar. Selama sekitar satu minggu setelah kejadian, jumlah wisatawan mengalami penurunan sehingga pendapatan para pedagang ikut terdampak.

Menurut Akso, persoalan tersebut sebelumnya telah ditinjau oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Polairud Polda Jawa Barat dan pihak Pertamina EP. Dalam peninjauan itu, ia mengklaim telah disampaikan agar penanganan segera dilakukan. Namun hingga kini, menurutnya, penyelesaian yang diharapkan belum terealisasi.

Ia berharap pihak yang bertanggung jawab di Pertamina EP segera menuntaskan persoalan tersebut, termasuk melakukan pemulihan lingkungan dan memperhatikan dampak yang dialami masyarakat serta pelaku usaha wisata.

Sementara itu,  Ketua Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Indramayu, Mutadi, A.Md.Kom., menilai Pertamina EP perlu segera menyelesaikan dampak dugaan pencemaran lingkungan di Pantai BALI 2. Menurutnya, jika terbukti limbah berasal dari aktivitas perusahaan dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat, maka penyelesaiannya harus dilakukan secara cepat dan bertanggung jawab.

Mutadi juga mengingatkan bahwa ketentuan mengenai pencemaran lingkungan telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, antara lain Pasal 99 mengenai kelalaian yang mengakibatkan pencemaran, Pasal 104 mengenai pembuangan limbah tanpa izin atau tidak sesuai izin, serta Pasal 116 yang mengatur pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ia menegaskan bahwa penerapan pasal-pasal tersebut merupakan kewenangan aparat penegak hukum apabila berdasarkan proses penyelidikan dan pembuktian ditemukan adanya pelanggaran.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Pertamina EP belum memberikan tanggapan atau keterangan resmi atas pernyataan dan tudingan yang disampaikan dalam pemberitaan ini. Oleh karena itu, informasi ini akan diperbarui apabila telah diperoleh penjelasan resmi dari pihak Pertamina EP sebagai bentuk keberimbangan informasi.

Reporter : Andika

Wisatawan Asal Majalengka dan Cirebon Rekomendasikan Pantai Bali 2 Indramayu untuk Liburan Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Memanfaatkan libur sekolah yang bertepatan dengan hari Minggu, 19 Juli 2026, objek wisata Pantai Bali 2 di Jalan Raya Balongan, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Pantai yang dikenal dengan suasana khas Bali ini menjadi pilihan masyarakat untuk menikmati liburan bersama keluarga.

Salah seorang pengunjung, Tiya, warga Cicadas, Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, mengaku baru pertama kali datang ke Pantai Bali 2 bersama keluarganya menggunakan satu mobil.

“Ini pertama kali kami berkunjung ke Pantai Bali 2. Tempatnya bersih, nyaman, dan banyak spot foto yang menarik. Anak-anak juga senang bermain di sini. Kami puas berlibur bersama keluarga,” ujarnya.

Tiya pun mengajak masyarakat yang belum pernah datang ke Pantai Bali 2 agar mencoba berwisata ke destinasi tersebut.

“Bagi yang belum pernah ke Pantai Bali 2, saya sangat merekomendasikan datang ke sini. Tempatnya cocok untuk liburan keluarga, suasananya nyaman, fasilitasnya memadai, dan perjalanan yang ditempuh sebanding dengan pengalaman yang didapat,” tambahnya.

Hal senada disampaikan H. Kurnia, warga Sumber, Kabupaten Cirebon, yang datang bersama keluarga menggunakan dua mobil. Ia juga mengaku baru pertama kali mengunjungi Pantai Bali 2.

“Kami baru pertama kali ke sini dan ternyata tempatnya sangat bagus. Suasananya menyenangkan untuk berkumpul bersama keluarga. Insyaallah kalau ada kesempatan, kami akan datang lagi,” ujarnya.

H. Kurnia berharap masyarakat yang masih mencari tujuan wisata saat akhir pekan maupun libur sekolah dapat mempertimbangkan Pantai Bali 2 sebagai salah satu destinasi pilihan.

“Saya mengajak masyarakat yang belum pernah berkunjung agar datang ke Pantai Bali 2. Tempatnya nyaman, pemandangannya indah, cocok untuk bersantai bersama keluarga, dan memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan,” tambahnya.

Pantai Bali 2 atau Pantai Balongan Indah merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Indramayu yang menawarkan panorama pantai, ornamen bernuansa Bali, area bermain, serta berbagai spot swafoto yang menjadi daya tarik bagi wisatawan dari dalam maupun luar daerah.

Reporter : Andika

Polres Indramayu Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Polres Indramayu mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait adanya Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Gratis Tahun 2026 yang mencatut nama institusi Polri.

Informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat menegaskan tidak pernah menyelenggarakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor sebagaimana yang beredar dalam unggahan di media sosial.

Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak ikut menyebarkan berita palsu yang dapat merugikan banyak pihak.

Untuk memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan, masyarakat diimbau mengakses kanal resmi Bapenda Jawa Barat atau menghubungi layanan Call Center 150410 maupun layanan WhatsApp 0811-2230-1818.

Polres Indramayu juga mengajak masyarakat menjadi pengguna media sosial yang bijak dengan selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Prinsip “saring sebelum sharing” diharapkan dapat mencegah penyebaran hoaks dan menciptakan ruang digital yang lebih aman serta terpercaya.

Sumber: Humas Polres Indramayu
Andika

MPLS SMPN 2 Sindang Bekali Siswa Baru dengan Literasi Digital dan Pendidikan Karakter

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Sindang tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga membekali mereka dengan pendidikan karakter dan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium SMP Negeri 2 Sindang, menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Suwenda, sebagai narasumber. Ratusan siswa baru mengikuti sosialisasi yang membahas pemanfaatan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab, Kamis (16/7/2026).

Kehadiran Suwenda memiliki makna tersendiri karena ia merupakan alumnus SMP Negeri 2 Sindang. Dalam kesempatan tersebut, ia memotivasi para siswa agar memanfaatkan masa sekolah untuk membangun masa depan melalui semangat belajar, kerja keras, serta pembentukan karakter yang baik.

“Dulu saya juga pernah duduk di bangku sekolah ini. Kalian harus bangga menjadi bagian dari SMP Negeri 2 Sindang. Kebanggaan itu harus dibuktikan dengan semangat belajar, meraih prestasi, dan menjaga karakter yang baik,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi, Suwenda mengajak para siswa memanfaatkan internet dan teknologi digital untuk kegiatan yang positif, seperti belajar, mengembangkan keterampilan, dan mencari informasi yang bermanfaat.

Ia juga memperkenalkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Menurutnya, regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi anak di ruang digital sekaligus mendorong generasi muda agar lebih bijak bermedia sosial dan menghindari perundungan siber.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Sindang, Fajar Ismadi, mengapresiasi kehadiran Diskominfo Kabupaten Indramayu yang turut mengisi rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027.

Ia menjelaskan, tahun ini SMP Negeri 2 Sindang menerima 380 siswa baru melalui jalur prestasi akademik, prestasi nonakademik, domisili, dan afirmasi. Kegiatan MPLS dilaksanakan selama lima hari, mulai 13 hingga 17 Juli 2026.

Menurutnya, MPLS menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan karakter positif sejak awal.

Selain itu, para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah mengembangkan minat dan bakat. Salah seorang siswi kelas IXE, Marsya Azani Zaenuni’am, mengajak adik-adik kelasnya untuk aktif mengikuti kegiatan sesuai potensi masing-masing.

“Pilihlah ekstrakurikuler sesuai minat dan bakat kalian. Selain menambah kemampuan, kegiatan ini juga melatih kerja sama, kedisiplinan, rasa percaya diri, dan kemampuan beradaptasi. Semoga betah dan sukses belajar di SMP Negeri 2 Sindang,” ajaknya.

Melalui rangkaian MPLS ini, SMP Negeri 2 Sindang berupaya membentuk peserta didik yang berkarakter, cakap memanfaatkan teknologi secara positif, serta siap menjadi generasi muda yang berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

HUT ke-25 Partai Demokrat, Herman Khaeron Gelar Donor Darah, Pengobatan Gratis dan Pasar Murah di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VIII, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., menggelar kegiatan sosial berupa donor darah, pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, dan pasar murah di Kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Jum’at (17/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian “Demokrat Peduli” yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat.

Acara dibuka langsung oleh Herman Khaeron bersama anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrat, Dr. H. Ratnawati, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, H. Nico Antonio, serta jajaran pengurus partai tingkat kecamatan dan masyarakat umum.

Dalam sambutannya, Herman Khaeron mengatakan Partai Demokrat ingin terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di usia ke-25 ini, Partai Demokrat ingin hadir nyata di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan politik, tetapi juga melalui aksi sosial. Hari ini kami menggelar donor darah, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, serta pasar murah untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Herman Khaeron.

Selain kegiatan kesehatan dan donor darah, panitia juga menggelar pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan sayuran dengan harga subsidi.

Herman Khaeron mengatakan, sebanyak 3.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan tersebut. Pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

“Kami menyediakan 3.000 paket sembako. Saya sangat terharu karena saat ini harga berbagai kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Mudah-mudahan melalui pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu H. Nico Antonio, S.T., menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Momentum HUT Partai Demokrat kami jadikan pengingat untuk terus turun ke masyarakat, mendengar aspirasi, dan membantu warga,” pungkasnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Partai Demokrat berharap semangat kepedulian dan kebersamaan dapat terus diperkuat serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Pemkab Indramayu dan IPB University Kembangkan Bandeng Cabut Duri Kuah Gomyang dalam Kemasan Pouch

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah melalui inovasi pengolahan hasil perikanan.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan diseminasi inovasi produk Bandeng Cabut Duri Khas Pesisir Utara Indramayu Rasa Kuah Gomyang dalam Kemasan Pouch yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan IPB University.

Program ini digelar sebagai respons terhadap kebutuhan pembudidaya ikan, pelaku usaha pengolahan, serta UMKM sektor perikanan di Kabupaten Indramayu. Melalui inovasi tersebut, komoditas bandeng yang selama ini banyak dipasarkan dalam bentuk segar didorong untuk diolah menjadi produk pangan yang lebih praktis, higienis, bercita rasa lokal, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Dalam kolaborasi tersebut, Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, berperan sebagai mitra riset melalui Program EQUITY DAPT 2025/2026.

Program tersebut diarahkan untuk mendiseminasikan hasil riset perguruan tinggi kepada masyarakat dan pemerintah daerah sehingga dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan sekaligus menghasilkan inovasi yang memiliki nilai ekonomi bagi daerah.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa IPB University yang tengah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Kabupaten Indramayu. Didampingi Dr. Gatot Yulianto, dosen IPB University sekaligus putra daerah Indramayu, para mahasiswa turut terlibat dalam proses pemetaan dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi, mengatakan potensi besar sektor perikanan tidak seharusnya berhenti pada produksi bahan mentah.

Menurutnya, diperlukan upaya hilirisasi melalui inovasi pengolahan, standardisasi mutu, pengemasan, hingga strategi pemasaran agar komoditas perikanan memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Potensi perikanan Indramayu harus terus dikembangkan agar tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ketua Tim Kegiatan IPB University, Bambang Riyanto, mengatakan inovasi bandeng kuah gomyang kemasan pouch dikembangkan sebagai model hilirisasi yang sederhana dan dapat direplikasi oleh pelaku UMKM.

“Program ini berangkat dari potensi unggulan Indramayu. Bandeng sebagai komoditas lokal perlu naik kelas menjadi produk siap saji khas daerah yang aman, praktis, menarik, dan memiliki nilai jual lebih tinggi,” katanya.

Dalam kegiatan diseminasi tersebut, peserta mendapatkan materi dan praktik mengenai penerapan Good Hygiene Practices, pemilihan bahan baku bandeng segar, teknik pencabutan duri, formulasi bumbu kuah gomyang khas Indramayu, pengendalian mutu, hingga teknik pengemasan modern.

Peserta juga diperkenalkan dengan penggunaan kemasan aluminium foil pouch melalui sistem vacuum packaging, pemeriksaan kualitas seal, proses pemanasan, pelabelan, serta manajemen penyimpanan produk.

Pemilihan bandeng cabut duri dengan cita rasa kuah gomyang dalam kemasan pouch dinilai strategis karena memadukan potensi bahan baku lokal, cita rasa khas pesisir Indramayu, dan teknologi pengolahan serta pengemasan modern.

Produk tersebut diharapkan dapat dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari pusat oleh-oleh, koperasi, ritel lokal, pameran UMKM, hingga platform marketplace dan pasar pangan siap saji.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan IPB University, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem inovasi sektor perikanan daerah.

Dengan dukungan pendampingan berkelanjutan, peningkatan mutu, penguatan kemasan, serta tertib administrasi produksi, inovasi bandeng khas Indramayu tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi identitas pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di wilayah pesisir.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kunjungi Keluarga Korban Kecelakaan Maut Pantura Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi mengunjungi keluarga korban kecelakaan lalu lintas maut di Jalur Pantura, Kabupaten Indramayu, yang berada di wilayah Kecamatan Lelea, Selasa (14/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. Kunjungan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama jajaran Kepolisian terhadap keluarga korban yang terdampak musibah.

Selain menyampaikan belasungkawa, Gubernur Jawa Barat bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. turut memberikan santunan kepada keluarga korban. Bantuan dari Kapolda Jawa Barat disalurkan melalui Kapolres Indramayu dan diserahkan secara langsung kepada ahli waris.

Pada kesempatan tersebut, rombongan juga memberikan dukungan moril kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan yang menimpa.

Musibah yang merenggut sejumlah korban jiwa tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas.

Polres Indramayu mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kendaraan sesuai dengan peruntukannya. Mobil bak terbuka diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan penumpang. Pengendara juga diingatkan agar tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, menjaga jarak aman, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengedepankan etika dan disiplin di jalan raya demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Kecamatan Sukagumiwang Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Bentuk Panitia Tingkat Kecamatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 dengan menggelar rapat koordinasi pembentukan panitia pelaksana tingkat kecamatan di Aula Kecamatan Sukagumiwang, Rabu (15/7/2026).

Rapat yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat terlaksana secara terencana, tertib, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan dipimpin Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP melalui Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Sukagumiwang, Yayan Tefianty, S.E.

Dalam rapat tersebut dibahas pembentukan struktur kepanitiaan beserta pembagian tugas (job description) masing-masing bidang sebagai dasar koordinasi pelaksanaan berbagai agenda peringatan HUT RI ke-81.

Sekmat Sukagumiwang, Yayan Tefianty, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kecamatan, tetapi membutuhkan dukungan aktif seluruh instansi, lembaga pendidikan, pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Sukagumiwang.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap seluruh unsur memiliki persepsi yang sama mengenai mekanisme pelaksanaan kegiatan, pola koordinasi, serta pembagian tugas sehingga seluruh rangkaian peringatan HUT RI ke-81 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Selain pembentukan panitia, rapat juga membahas langkah-langkah persiapan awal guna mengantisipasi berbagai kebutuhan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi yang terbangun melalui kepanitiaan tingkat kecamatan mampu menghadirkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang meriah, khidmat, dan mampu menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, serta nasionalisme di tengah masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala UPTD se-Kecamatan Sukagumiwang, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukagumiwang, para kepala sekolah dan madrasah jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, para kuwu se-Kecamatan Sukagumiwang, serta unsur terkait lainnya.

Sumber: Humas Sukagumiwang
Andika

Bupati Lucky Hakim Hadiri Peringatan Hari Krida Pertanian ke-54, Tegaskan Komitmen Majukan Sektor Pertanian Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com– Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Indramayu Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Benih Hortikultura Kebulen, Kecamatan Jatibarang. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam memajukan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” Selasa (14/7/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dalam kegiatan itu dipamerkan berbagai komoditas unggulan, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, sayur-mayur, buah-buahan, daging ayam dan sapi, kambing, hingga aneka produk olahan khas Indramayu berbahan dasar mangga. Berbagai produk UMKM dan sarana pendukung sektor pertanian juga turut dipamerkan.

Usai meninjau stan pameran, Bupati Lucky Hakim didampingi Kepala DKPP Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, membuka kegiatan Sarasehan Petani yang diikuti unsur ketahanan pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, asosiasi pemilik combine harvester, serta organisasi petani.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua KTNA Nasional sekaligus Ketua KTNA Provinsi Jawa Barat, Otong Wiranata, mengajak seluruh petani untuk terus menjaga semangat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, tantangan sektor pertanian semakin kompleks sehingga diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pertanian yang modern, berbasis teknologi, efisien, bernilai tambah, dan berdaya saing.

“Tantangan sektor pertanian saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan kolaborasi seluruh pihak dalam mendorong pertanian yang modern, berbasis teknologi, efisien, bernilai tambah, dan mampu bersaing,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani yang dinilainya memiliki peran besar sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen terus meningkatkan kesejahteraan petani melalui edukasi, inovasi, kemudahan akses permodalan, penguatan pemasaran hasil pertanian, serta pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya jaringan irigasi.

“Produk pertanian Indramayu memiliki kualitas yang baik. Melalui Hari Krida Pertanian ini, kami ingin memperluas promosi dan pemasaran agar potensi pertanian terus berkembang,” kata Lucky Hakim.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, petani, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Indramayu tetap mempertahankan predikat sebagai salah satu lumbung pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pada peringatan Hari Krida Pertanian ke-54 tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga memberikan penghargaan kepada insan pertanian berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam memajukan sektor pertanian. Penghargaan berupa piagam dan satu unit sepeda listrik diberikan kepada petani berprestasi.

Selain itu, pemerintah turut menyalurkan berbagai bantuan kepada kelompok tani, di antaranya bantuan benih, kendaraan roda tiga, serta pupuk guna mendukung peningkatan produktivitas dan pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika