Hari Mangrove Sedunia, Pemkab Indramayu Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Pesisir

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Mangrove menjadi salah satu ekosistem penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan pesisir. Keberadaannya berperan sebagai benteng alami yang membantu melindungi pantai dari abrasi, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan dan biota laut.

Pentingnya keberadaan mangrove kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Pantai Eretan, Kecamatan Kandanghaur, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove.

Mangrove dikenal sebagai tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan berkadar garam tinggi. Sistem perakarannya yang kuat juga membantu menahan gelombang laut dan mengurangi risiko abrasi di kawasan pesisir.

Selain itu, kawasan mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting sebagai tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai biota perairan. Ekosistem ini juga berperan dalam menyerap karbon serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi kehidupan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, mengatakan, kerusakan ekosistem mangrove dapat menimbulkan dampak serius terhadap keseimbangan lingkungan dan kelangsungan hidup berbagai makhluk hidup.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keseimbangan ekosistem pesisir melalui upaya penanaman, pemeliharaan, dan perlindungan mangrove.

“Menjaga mangrove bukan hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap generasi yang akan datang,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, komunitas, lembaga lingkungan, dunia usaha, serta masyarakat pesisir memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem tersebut.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL), Tarika, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menegaskan kesiapan ALPL untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga dan merawat lingkungan, termasuk ekosistem mangrove di kawasan pesisir Indramayu.

“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap berkolaborasi dengan siapa pun yang memiliki kepedulian untuk menjaga dan merawat bumi,” katanya.

Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Pantai Eretan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pelestarian mangrove secara berkelanjutan.

Dengan menjaga mangrove, masyarakat tidak hanya melindungi pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan, tetapi juga turut menjaga keberlangsungan kehidupan serta masa depan generasi mendatang.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Jalan Beton 3 Kilometer di Blok Rancawas Akhirnya Terwujud, Warga Gelar Syukuran

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Penantian panjang warga Desa Temiyang, Blok Rancawas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terwujud.

Jalan sepanjang sekitar 3 kilometer yang menghubungkan Blok Pejaten dengan Balai Desa Temiyang kini telah dibangun menggunakan konstruksi beton. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memangkas jarak dan waktu tempuh warga.

Sebelumnya, jalan kabupaten di Blok Rancawas mengalami kerusakan cukup parah. Kondisinya bahkan kerap dikeluhkan warga karena berlubang dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Indramayu Lucky Hakim, jalan tersebut akhirnya menjadi salah satu infrastruktur yang mendapat perhatian dan penanganan melalui pembangunan jalan beton.

Plt. Camat Kroya, Cahyandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu karena wilayahnya mendapat perhatian dalam pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur, khususnya jalan kabupaten.

Dalam sambutannya, Cahyandi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun.

Ia berharap, keberadaan infrastruktur yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, memperlancar aktivitas warga, serta membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Sementara itu, salah seorang warga Blok Rancawas, Nanang Aris, mengaku bahagia dengan terealisasinya pembangunan jalan beton tersebut.

Menurutnya, warga telah menantikan perbaikan jalan selama bertahun-tahun karena kondisi sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Kami sudah sangat lama menantikan pembetonan jalan karena kondisi jalan di blok kami memang rusak parah,” ujarnya.

Ia mengaku bersyukur karena aspirasi warga akhirnya mendapat perhatian pemerintah daerah.

“Sekarang alhamdulillah suara kami didengar oleh Pak Bupati Lucky Hakim. Kami merasakan kehadiran pemerintah. Terima kasih Pak Bupati,” ungkapnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, puluhan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, menggelar syukuran dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton.

Kegiatan tersebut menjadi ungkapan kebahagiaan warga atas hadirnya pembangunan di wilayah mereka yang selama ini dinantikan.

Dengan dibangunnya jalan beton sepanjang 3 kilometer tersebut, warga berharap akses transportasi semakin lancar, aktivitas ekonomi meningkat, dan pembangunan di Blok Rancawas dapat terus berlanjut.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

Polres Indramayu Gelar Patroli Gabungan Skala Besar, Persempit Ruang Gerak Kejahatan Jalanan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Indramayu Polda Jawa Barat menggelar patroli gabungan berskala besar bersama unsur TNI dan instansi terkait, Jumat malam (24/7/2026) hingga Sabtu dini hari (25/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh polsek jajaran dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas dan kejahatan jalanan.

Patroli juga mengoptimalkan Blue Light Patrol dengan menyalakan lampu rotator biru pada jam-jam rawan, khususnya setelah tengah malam. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), begal, premanisme, hingga aksi geng motor.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menegaskan bahwa kepolisian menerapkan kebijakan tanpa kompromi atau zero tolerance terhadap berbagai bentuk kriminalitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Penindakan tegas dan terukur akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Indramayu,” tegasnya.

Polres Indramayu juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan pengaduan cepat Lapor Pak Polisi–SIAP MAS INDRAMAYU di nomor WhatsApp 0819-9970-0110 atau Call Center Polri 110.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Indramayu.

Sumber Humas Polres Indramayu

Andika

Perkuat Silaturahmi, 16 Ketua Organisasi Wartawan Bentuk FKOWI di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 16 ketua organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu sepakat membentuk Forum Ketua Organisasi Wartawan Indramayu (FKOWI). Forum ini dibentuk sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi insan pers.

Pembentukan FKOWI berlangsung dalam musyawarah yang digelar di Sekretariat FKOWI, Jalan Siapem 3, Kompleks Perumahan Madani Residence, Kecamatan Indramayu, Sabtu (25/7/2026).

Dalam musyawarah tersebut, disepakati susunan kepengurusan FKOWI. Erwanto dari Forum Media Cetak Indramayu (FMCI) dipercaya sebagai Ketua, Raskhana S. Depari dari Aktivitas Jurnalistik Independen Indonesia (AJII) sebagai Sekretaris, dan Mutadi dari Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) sebagai Bendahara.

Ketua FKOWI, Erwanto, mengatakan, pembentukan forum tersebut dihadiri 16 pimpinan organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu. Mereka berasal dari FMCI, AJII, FWJI, PJS, KWRI, HIPSI, AJIB, PWRI Jaya, SEKBER, AWI, KJPI, FORWIT, PWI, PJIB, IWOI, dan JOIN.

Menurut Erwanto, FKOWI dibentuk sebagai respons atas minimnya komunikasi dan silaturahmi antarpimpinan organisasi wartawan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik.

“Sejak tahun 2026, seluruh SKPD Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak lagi berlangganan surat kabar. Kondisi ini sangat berdampak terhadap media cetak yang selama ini mengandalkan biaya langganan untuk mendukung operasional pencetakan koran,” ujarnya.

Erwanto berharap FKOWI dapat menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi insan pers.

“Kami berharap organisasi wartawan di Kabupaten Indramayu semakin solid dan mampu menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris FKOWI, Raskhana S. Depari, menyambut baik terbentuknya forum tersebut. Menurutnya, FKOWI diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara para pemangku kepentingan di Kabupaten Indramayu dengan organisasi wartawan.

“FKOWI diharapkan dapat menjadi penghubung antara stakeholder dengan organisasi wartawan, termasuk dalam berbagai program yang berkaitan dengan media. Dengan adanya anggaran berita advertorial dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, FKOWI dapat menjadi wadah koordinasi bagi organisasi wartawan,” tuturnya.

Senada, Bendahara FKOWI, Mutadi, berharap kehadiran forum tersebut dapat memperkuat sinergi, komunikasi, dan kerja sama antarorganisasi wartawan sehingga memberikan dampak positif bagi para ketua organisasi maupun para jurnalis.

“Dengan terbentuknya FKOWI, kami berharap kehidupan para ketua organisasi wartawan maupun para wartawan di Kabupaten Indramayu dapat menjadi lebih baik dan semakin kompak dalam menjalankan tugas jurnalistik,” pungkasnya.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Gantar dan Anjatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim mengunjungi sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, dan Desa Anjatan Utara, Kecamatan Anjatan, Jum’at (24/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan bantuan stimulan tanggap bencana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu serta bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu.

Di Desa Sanca, bantuan diberikan kepada keluarga Tarkani dan Hanipah yang rumahnya mengalami kebakaran. Melalui program bantuan stimulan tanggap bencana, Baznas Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan masing-masing sebesar Rp10 juta.

Selain itu, Dinas Sosial Kabupaten Indramayu turut memberikan bantuan berupa kasur, pakaian, sembako, dan makanan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban pascakebakaran.

Sementara itu, di Desa Anjatan Utara, bantuan stimulan tanggap bencana masing-masing sebesar Rp5 juta diserahkan kepada Warmini dan Kuryati yang juga menjadi korban kebakaran rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami para korban. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah kehilangan tempat tinggal.

“Ini ada bantuan dari Baznas, semoga bermanfaat. Yang sehat selalu, sabar, dan hati-hati selalu. Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para korban yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Bupati Lucky.

Ia juga mengapresiasi kepedulian berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, yang turut membantu proses penanganan warga terdampak bencana.

Bupati Lucky menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang mengalami musibah. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga dengan memastikan para korban memperoleh dukungan agar dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Tarkani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah sudi datang dan berkunjung ke rumah kami yang kebakaran,” katanya.

“Kami sekeluarga juga mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa kasur, baju, sembako, dan makanan dari Dinas Sosial, serta bantuan stimulan tanggap bencana dari Baznas,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Salat Istisqa di Anjatan, Bupati Lucky Hakim Ajak Warga Perkuat Ikhtiar Hadapi Kekeringan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar Salat Istisqa bersama masyarakat dan para petani di Kecamatan Anjatan sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, Jum’at (24/7/2026).

Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, Kementerian Agama, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta ratusan masyarakat dan petani.

Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung di Lapangan Masjid Besar Baiturrahman Anjatan. Setelah salat, seluruh jemaah mengikuti khutbah dan doa bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu yang tengah menghadapi kondisi kekeringan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah melakukan berbagai upaya teknis untuk mengatasi kekeringan, mulai dari perbaikan jaringan irigasi, peninjauan sumber-sumber air, hingga pembangunan pompa satelit. Namun, menurunnya debit air membuat berbagai upaya tersebut belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan air bagi lahan pertanian.

“Kita tahu Indramayu merupakan daerah yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan nelayan. Saat ini petani mengalami kekurangan air,” ujar Bupati Lucky.

Ia menegaskan, berbagai langkah telah dilakukan secara optimal. Namun, upaya tersebut membutuhkan proses, sementara kondisi debit air di sejumlah sumber memang sangat terbatas.

Bupati Lucky menjelaskan, sebagian besar lahan pertanian di Indramayu masih berupa sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani terpaksa menunda masa tanam, bahkan sebagian mengalami gagal tanam.

“Upaya teknis terus kami lakukan bersama Dinas Pertanian, Balai Besar Wilayah Sungai, dan Kementerian Pertanian melalui normalisasi saluran, optimalisasi sumber air, hingga pembangunan sumur,” katanya.

Namun demikian, Bupati Lucky mengingatkan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari ikhtiar manusia. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap memanjatkan doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

“Namun kita juga harus menyadari bahwa semua ini adalah ikhtiar. Selebihnya kita serahkan kepada Allah SWT. Mudah-mudahan Allah mendengar doa kita, mengumpulkan awan, dan segera menurunkan hujan di Kabupaten Indramayu,” ungkapnya.

Selain penanganan teknis, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga telah menyiapkan program asuransi gagal panen bagi petani. Namun, keterbatasan anggaran membuat perlindungan tersebut belum dapat menjangkau seluruh petani.

Kondisi itu membuat sebagian petani memilih menunda masa tanam untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar akibat keterbatasan pasokan air.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Baznas juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang sebagian besar merupakan warga lanjut usia di Kecamatan Anjatan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak kondisi musim kemarau.

Melalui pelaksanaan Salat Istisqa dan berbagai upaya teknis yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh ikhtiar lahir dan batin dapat membawa keberkahan.

Dengan demikian, hujan segera turun dan aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau SDN 2 Tugu yang Ambruk, Minta Percepatan Revitalisasi Sekolah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kondisi SDN 2 Tugu, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Jumat (24/7/2026), setelah salah satu bangunan sekolah tersebut ambruk pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kunjungannya, Bupati Lucky Hakim memastikan keselamatan siswa menjadi prioritas utama. Ia juga mendorong percepatan bantuan revitalisasi sekolah kepada pemerintah pusat agar proses perbaikan dapat segera dilakukan.

Bangunan yang ambruk merupakan ruang guru. Peristiwa terjadi setelah seluruh kegiatan belajar mengajar selesai sehingga tidak ada guru maupun siswa yang berada di dalam ruangan. Tidak adanya korban jiwa juga tidak terlepas dari langkah antisipasi pihak sekolah yang sebelumnya telah mengosongkan bangunan karena dinilai berisiko.

Saat meninjau lokasi, Bupati Lucky melihat langsung puing-puing bangunan yang masih memenuhi ruangan. Atap dengan rangka kayu runtuh bersama sebagian dinding, menyisakan material bangunan yang berserakan.

Dua ruang kelas yang berada di samping bangunan, yakni kelas V dan kelas VI, juga untuk sementara dikosongkan karena menggunakan konstruksi atap yang sama dan dikhawatirkan mengalami kerusakan serupa.

Kondisi tersebut berdampak pada proses belajar mengajar. Karena keterbatasan ruang, siswa kelas II sementara digabung dengan kelas III, sedangkan siswa kelas IV belajar bersama kelas V. Sementara itu, siswa kelas VI menempati bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) yang berada di belakang sekolah.

Adapun aktivitas ruang guru untuk sementara dipindahkan ke ruang kelas I yang juga digunakan sebagai perpustakaan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, kondisi SDN 2 Tugu menjadi gambaran masih banyaknya sekolah di Kabupaten Indramayu yang membutuhkan penanganan segera.

“Hari ini saya meminta pertolongan kepada Menteri Pendidikan terkait pembangunan sekolah yang kondisinya sangat rawan ini, bahkan sampai ambruk. Beruntung pihak sekolah memiliki insting untuk mengosongkan ruangan sehingga tidak ada korban ketika atap akhirnya roboh,” ujar Bupati Lucky.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan terus berupaya melakukan revitalisasi sesuai dengan kemampuan daerah. Namun, keterbatasan anggaran membuat dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, terlebih masih banyak sekolah lain yang membutuhkan perbaikan.

Ia menilai percepatan revitalisasi penting dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di sekolah lain.

Sementara itu, guru SDN 2 Tugu, Arif Budiman, mengatakan bangunan sekolah tersebut merupakan sekolah Inpres yang dibangun pada 1976 dan hingga kini belum pernah mendapatkan rehabilitasi secara menyeluruh.

Selain itu, sejak 2022 sekolah tersebut belum memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi optimalisasi proses pengajuan bantuan perbaikan sekolah.

Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen terus melakukan pendataan dan pemetaan terhadap kondisi infrastruktur pendidikan sebagai dasar penentuan skala prioritas penanganan.

Melalui sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, Pemkab Indramayu berharap percepatan revitalisasi sekolah dapat segera terealisasi.

Dengan demikian, seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, dan layak.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Rumah Warga Penerima Bantuan Rutilahu di Sindang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Harapan untuk memiliki rumah yang aman dan layak huni akhirnya kembali tumbuh bagi Heri, warga Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Selama bertahun-tahun, Heri bersama keluarganya tinggal di rumah yang kondisinya mulai memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat usia bangunan yang sudah cukup lama. Dinding mulai lapuk, sementara atap dan bagian lainnya tidak lagi kokoh.

Kondisi tersebut membuat Heri dan keluarganya harus tetap waspada, terutama ketika hujan deras maupun angin kencang melanda.

Namun, harapan itu kini mendapat perhatian melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu melalui Program Bantuan Stimulan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri meninjau langsung kondisi rumah Heri pada Rabu (22/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga melanjutkan peninjauan ke Desa Penganjang, Kecamatan Sindang. Di lokasi tersebut, ia melihat kondisi rumah milik Sakiroh dan Tasinih yang berada dalam satu lingkungan dan saling berdekatan.

Kedua rumah tersebut juga mengalami kerusakan. Dinding bangunan mulai rapuh, bagian atap mengalami kerusakan, dan sejumlah bagian rumah membutuhkan perbaikan agar kembali aman dan nyaman untuk ditempati.

Pada setiap lokasi kunjungan, Bupati Lucky Hakim menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari Baznas Kabupaten Indramayu kepada masing-masing penerima manfaat. Selain bantuan perbaikan rumah, para penerima juga memperoleh paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang membutuhkan.

Bupati Lucky Hakim mengatakan, Program Rutilahu merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan Baznas dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman dan layak.

“Rumah bukan hanya tempat berteduh, tetapi tempat keluarga membangun harapan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan membuat masyarakat dapat tinggal dengan lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Aspuri mengatakan, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami ingin bantuan ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghadirkan rumah yang lebih layak serta kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” katanya.

Heri mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Setelah bertahun-tahun tinggal di rumah yang mulai mengalami kerusakan, kini ia memiliki harapan untuk menempati hunian yang lebih aman dan nyaman bersama keluarganya.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Lucky Hakim dan Baznas Kabupaten Indramayu. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga Bapak Bupati selalu sehat dan rumah kami segera diperbaiki menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman,” ungkapnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Damkar Indramayu Bantu Petani Bersihkan Saluran Irigasi Tersumbat di Lobener Lor

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu menunjukkan peran aktif dalam memberikan pelayanan nonkebakaran kepada masyarakat. Kali ini, petugas membantu membersihkan saluran irigasi yang tersumbat di Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang.

Penyumbatan saluran irigasi tersebut sebelumnya menghambat aliran air menuju areal persawahan warga. Kondisi ini berpotensi mengganggu kebutuhan air bagi lahan pertanian dan aktivitas petani.

Dengan memanfaatkan tekanan air dari armada pemadam kebakaran, petugas Damkar berhasil membersihkan material yang menyumbat saluran. Setelah dilakukan penanganan, aliran air menuju lahan pertanian kembali berjalan lancar.

Kepala Bidang Damkar Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan, penanganan tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan nonkebakaran yang diberikan Damkar kepada masyarakat.

“Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah membantu para petani mengatasi saluran irigasi atau selokan yang tersumbat di Desa Lobener Lor,” ujar Jajat, Minggu (19/7/2026).

Menurutnya, kembali lancarnya aliran irigasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan sehingga aktivitas pertanian masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Jajat menegaskan, Damkar tidak hanya berperan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga memberikan berbagai pelayanan penyelamatan dan penanganan nonkebakaran yang dibutuhkan masyarakat.

“Damkar akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui berbagai penanganan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan warga,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, dengan tidak membuang sampah ke selokan maupun saluran irigasi.

Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan hambatan pada saluran air yang berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat.

“Damkar Indramayu akan terus hadir memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis bagi masyarakat,” tegasnya.

Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga dan kelompok tani Desa Lobener Lor. Mereka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung pelayanan publik serta berbagai program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Rangkap Jabatan Ketua P3A Banjarwangi Disorot, KMB BBWS Siap Laporkan ke Balai

BOGOR.radarinformasi.com – Polemik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terus bergulir. Setelah sebelumnya mencuat dugaan rangkap jabatan Ketua P3A Desa Banjarwangi, Ade Salman, yang juga diketahui bertugas sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD), kini persoalan lain ikut menjadi sorotan, yakni administrasi kelembagaan P3A di tingkat pemerintah desa.

Terkait persoalan tersebut, awak media menghubungi Syaifuddin Junaidi selaku Konsultan Manajemen Balai (KMB) untuk meminta tanggapan. Setelah menerima informasi mengenai dugaan rangkap jabatan tersebut, Syaifuddin menyatakan akan menyampaikan persoalan itu kepada pihak Balai.

“Terima kasih. Akan saya laporkan ke Balai,” tulis Syaifuddin Junaidi melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan rangkap jabatan Ketua P3A Desa Banjarwangi akan diteruskan kepada pihak Balai sebagai bahan tindak lanjut. Sementara itu, penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan Tenaga Pendamping Profesional merupakan kewenangan instansi terkait sesuai peraturan yang berlaku.

Selain itu, dalam praktik tata kelola organisasi, pengurus P3A juga berkewajiban menyampaikan laporan kegiatan dan perkembangan pengelolaan irigasi kepada pemerintah desa sebagai mitra di tingkat lokal. Koordinasi menjadi semakin penting ketika terjadi pergantian kepala desa agar seluruh program yang bersumber dari anggaran pemerintah dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan diketahui oleh pemerintah setempat.

Sorotan tersebut muncul setelah Kepala Desa Banjarwangi mengaku belum pernah menerima koordinasi maupun melihat dokumen kepengurusan P3A sejak dirinya menjabat. Padahal, keberadaan dokumen kepengurusan dinilai penting untuk memastikan legalitas organisasi yang menjadi pelaksana Program P3-TGAI serta mempermudah koordinasi antara pemerintah desa dengan pengurus P3A.

Secara hukum, Ketua P3A memang tidak memiliki kewajiban menyerahkan Surat Keputusan (SK) asli kepengurusan kepada Kepala Desa yang baru, karena SK tersebut merupakan dokumen resmi milik organisasi dan menjadi dasar legalitas kepengurusan sesuai masa bakti yang tercantum di dalamnya. Pergantian kepala desa juga tidak otomatis membatalkan keabsahan kepengurusan P3A yang telah ditetapkan.

Meski demikian, dari sisi tertib administrasi dan tata kelola kelembagaan, Ketua P3A memiliki tanggung jawab untuk membangun koordinasi dengan pemerintah desa, termasuk memperlihatkan atau menyerahkan salinan (fotokopi) SK kepengurusan sebagai bentuk pemberitahuan administrasi. Langkah tersebut penting agar data kelembagaan desa tetap mutakhir, mempermudah koordinasi pelaksanaan program pemerintah, termasuk P3-TGAI, serta menghindari kesalahpahaman antara pengurus P3A dengan pemerintah desa.

Pengakuan Kepala Desa Banjarwangi yang menyebut belum pernah menerima koordinasi terkait proyek maupun kepengurusan P3A pun menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana hubungan administratif antara organisasi penerima bantuan tersebut dengan pemerintah desa. Kondisi itu dinilai perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan persoalan tata kelola di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua P3A Desa Banjarwangi, Ade Salman, belum memberikan penjelasan terkait administrasi kepengurusan P3A maupun koordinasi dengan Pemerintah Desa Banjarwangi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.