INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta organisasi desa menggelar doa bersama sekaligus Deklarasi Damai di Pendopo Indramayu, Minggu (31/8/2025). Agenda ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketenteraman daerah.
Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Indramayu Lucky Hakim. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan Indramayu tetap kondusif.
“Deklarasi Damai ini menjadi langkah nyata agar suasana di Indramayu semakin sejuk. Ulama dan umara harus bergandeng tangan demi terciptanya keamanan yang berkelanjutan,” ujar Lucky Hakim.
Kapolres Indramayu, AKBP M. Fajar Gemilang, turut menyampaikan bahwa kondisi keamanan di wilayah hukum Indramayu hingga saat ini terpantau aman.
“Alhamdulillah, situasi kamtibmas berjalan kondusif. Warga masih dapat beraktivitas seperti biasa tanpa hambatan,” jelas Fajar.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Kamis (28/8/2025), Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung ke Kecamatan Kroya dan Kecamatan Gantar untuk memastikan perbaikan jalan berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungannya, Lucky Hakim menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar urusan betonisasi dan aspal, melainkan bagian penting untuk membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat.
“Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, sekaligus menggerakkan perekonomian. Semua ini berkat pajak masyarakat yang kembali untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Tiga titik jalan menjadi fokus kunjungan. Pertama, jalur Desa Sukaslamet menuju Desa Cikawung yang tengah diperbaiki dengan tambalan beton dan pelapisan hotmix. Kedua, jalan penghubung Kecamatan Kroya Gantar yang kini tampak mulus setelah diaspal ulang. Ketiga, ruas Desa Situraja Kiarapayung, Kecamatan Gantar, di mana pembangunan jalan beton sepanjang 2,6 kilometer dengan lebar 4 meter tengah berlangsung. Jalur ini sudah lama dinantikan warga karena menjadi akses utama aktivitas sehari-hari.
Dialog hangat pun tercipta saat bupati menyapa warga. Sutarman, petani asal Desa Sumbon Kecamatan Gabuswetan, mengaku lega jalan yang sering dilaluinya kini lebih baik.
“Dulu jalannya rusak parah, bikin motor cepat rusak. Sekarang jauh lebih mudah untuk angkut hasil panen ke pasar,” katanya.
Rohimah, warga Desa Situraja, juga merasakan manfaat nyata dari perbaikan ini.
“Perjalanan ke pasar jadi lebih cepat dan aman. Terima kasih kepada Pak Bupati dan pemerintah. Semoga pembangunan seperti ini bisa merata di daerah lain,” tuturnya.
Kunjungan kerja ini sekaligus menegaskan arah pembangunan Indramayu yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. Dengan perbaikan infrastruktur jalan, Pemkab optimis pertumbuhan ekonomi warga akan semakin bergerak maju.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melaksanakan kegiatan deteksi dini lingkungan melalui kontrol keliling pada Sabtu (30/08/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Topa Maulana, dengan didampingi Kasubsi Keamanan, Kukuh Al Akbar, serta Kasubsi Portatib, Purwanto.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif Lapas Indramayu untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif. Selain itu, deteksi dini ini juga bertujuan meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin timbul di dalam Lapas.
Dalam pelaksanaan kontrol keliling, petugas melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana pendukung keamanan, di antaranya panic button, instalasi listrik, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta fireblok yang tersebar di berbagai titik area Lapas. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi baik dan siap digunakan saat dibutuhkan.
“Selain sarana keamanan, kami juga meninjau langsung kamar hunian warga binaan. Hal ini untuk memastikan kondisi kamar sesuai dengan ketentuan, sehingga dapat mengantisipasi potensi timbulnya gangguan ketertiban,” terang Topa Maulana.
Ia menegaskan bahwa terciptanya kondisi aman dan kondusif di dalam Lapas merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan. “Lingkungan yang tertib dan terkendali akan membuat proses pembinaan berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, Lapas Indramayu berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan memberikan lingkungan yang kondusif bagi seluruh warga binaan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Aksi unjuk rasa yang digelar sekelompok massa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jum’at (29/8/2025), berakhir dengan pembubaran oleh aparat kepolisian.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa sempat terjadi sedikit ketegangan di lapangan, namun situasi berhasil dikendalikan dengan cepat.
“Alhamdulillah, massa bisa membubarkan diri dan kondisi kembali aman. Memang sempat ada gesekan, tapi skalanya kecil dan langsung tertangani,” ungkapnya.
Dalam penanganan aksi tersebut, polisi sempat mengamankan beberapa orang untuk didata dan dimintai keterangan. Dari hasil identifikasi, sebagian kecil diketahui masih berstatus mahasiswa, sementara sisanya sudah tidak bersekolah maupun bekerja.
“Mereka semua malam ini juga bisa pulang ke rumah masing-masing setelah pendataan selesai,” tambah Kapolres.
Fajar menegaskan, Polres Indramayu tetap memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat sebagai wujud demokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi harus berjalan sesuai koridor hukum dan tidak menimbulkan keresahan publik.
“Demokrasi itu penting, kami selalu membuka ruang untuk aspirasi. Tapi jangan lupa, aturan hukum wajib kita junjung bersama demi kepentingan umum,” tegasnya.
Diketahui, massa sempat menutup akses lalu lintas di depan Mapolres Indramayu. Setelah dilakukan pendekatan persuasif, jalan kembali dibuka dan arus kendaraan kembali normal.
Menutup keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat Indramayu, khususnya kalangan muda, agar lebih arif dalam menyalurkan aspirasi dengan cara damai dan membangun.
“Mari sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar Indramayu tetap kondusif,” tandasnya.
INDRAMAYU. radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus berupaya menjaga kelancaran aktivitas nelayan melalui program normalisasi muara sungai. Pada Jum’at (30/6/2025), Kapal Keruk milik Pemkab kembali dikerahkan untuk melakukan pengerukan di 13 muara sungai yang mengalami pendangkalan.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung pelaksanaan pengerukan di Muara Sungai Prajagumiwang, Karangsong. Ia didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Indramayu, Edi Umaedi, bersama Camat Indramayu, Indra Mulyana, dan sejumlah pejabat lainnya.
Menurut Lucky, pendangkalan muara Karangsong menjadi persoalan serius yang kerap menghambat aktivitas nelayan.
“Sedimentasi lumpur semakin tebal sehingga kapal sulit keluar masuk. Bahkan, nelayan sering kali harus mengantre panjang. Kondisi ini jelas mengganggu kegiatan mereka,” ujarnya.
Meski pengerukan tidak sepenuhnya mampu menuntaskan persoalan yang dipicu faktor alam, Lucky menegaskan langkah ini tetap harus dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, Pemkab juga menyiapkan upaya pendukung, mulai dari peninggian jalan, penanaman mangrove, hingga pembangunan kolam labuh dan pasar ikan higienis guna memberikan kenyamanan lebih bagi nelayan.
Kepala Diskanla Indramayu, Edi Umaedi, menambahkan bahwa normalisasi muara Karangsong hanya satu bagian dari program besar yang mencakup 13 muara sungai lainnya. Beberapa di antaranya adalah Muara Glayem, Lombang, Limbangan, Eretan Wetan, dan Eretan Kulon.
“Target kami adalah seluruh muara yang dangkal bisa ditangani, meskipun pelaksanaannya bertahap. Dengan akses lebih lancar dan lingkungan yang bersih, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dapat beroperasi maksimal untuk memenuhi kebutuhan nelayan sekaligus masyarakat. Pengerukan ini juga bisa menekan risiko banjir di wilayah pesisir saat musim hujan,” jelas Edi.
Dengan adanya program normalisasi, aktivitas perikanan di Karangsong dan sekitarnya diharapkan kembali berjalan lancar. Langkah ini juga dinilai sebagai bagian penting dalam memperkuat ekonomi maritim di Kabupaten Indramayu.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kawasan yang direncanakan menjadi pusat pemerintahan Indramayu Barat di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kamis (28/8/2025). Di titik strategis tersebut, pemerintah daerah akan segera membangun tugu 0 kilometer sebagai simbol dimulainya pembangunan wilayah baru.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen Bupati dalam mempercepat pembangunan sekaligus mewujudkan aspirasi masyarakat Indramayu Barat.
Lucky menjelaskan, penetapan Desa Sukaslamet sebagai calon lokasi ibukota Indramayu Barat didasarkan pada hasil kajian Universitas Padjajaran (Unpad) tahun 2021. Rekomendasi akademik itu kemudian ditindaklanjuti pemerintah daerah dengan menyiapkan infrastruktur pendukung bagi kebutuhan pemekaran.
Meski demikian, orang nomor satu di Indramayu ini mengingatkan bahwa proses pembentukan daerah otonomi baru tetap berada di tangan pemerintah pusat.
“Lahan seluas 2 hektare sudah disiapkan sebagai pusat pemerintahan. Insya Allah tugu 0 kilometer segera dibangun sebagai tanda awal berdirinya Indramayu Barat. Prinsip kami, pembangunan harus merata dan berkeadilan,” ujar Lucky.
Ia juga menyebut, koordinasi dengan pihak Perhutani akan segera dilakukan mengingat lokasi calon ibukota berbatasan langsung dengan kawasan hutan.
Sementara itu, warga Kecamatan Kroya menyambut gembira langkah nyata pemerintah daerah. Mereka berharap pembangunan Indramayu Barat benar-benar dapat terwujud.
“Senang sekali Pak Bupati turun langsung ke lokasi. Semoga tidak ada kendala sehingga rencana Indramayu Barat bisa segera terealisasi,” ungkap Yanto, warga setempat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Jajaran Polsek Sukra dan Polsek Patrol memperketat pengawasan di jalur Pantura perbatasan Indramayu Subang, Kamis (28/8/2025). Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya pengerahan massa buruh dari Indramayu menuju Jakarta yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.
Penyekatan kendaraan dipimpin langsung Kapolsek Patrol, Kompol H. Saripudin, bersama Kapolsek Sukra IPDA Nanang Dasuki, didukung Kanit Samapta Polsek Patrol AKP Fhatoni Mikael, Panit Lantas IPDA H. Watyanto, serta 11 personel gabungan.
Kapolres Indramayu AKBP Fajar Gemilang melalui Kompol H. Saripudin menegaskan, langkah penyekatan ini menyusul adanya ajakan aksi buruh ke DPR RI yang ramai beredar di media sosial.
“Setiap kendaraan yang dicurigai mengangkut massa buruh kami hentikan dan periksa. Namun sejauh ini tidak ditemukan adanya mobilisasi massa ke Jakarta,” jelas Saripudin.
Selain memeriksa kelengkapan kendaraan dan identitas penumpang, petugas juga memberikan imbauan kepada pengemudi agar tidak terlibat dalam pengangkutan massa aksi.
Di sisi lain, Kapolsek Sukra IPDA Nanang Dasuki menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya tidak menemukan pergerakan buruh, namun berhasil mengamankan 15 pelajar SMK yang kedapatan nongkrong di jalan Pantura Sukra.
“Para pelajar itu langsung kami bawa ke Mapolsek Sukra untuk dibina, agar tidak terjerumus ke tindakan yang meresahkan masyarakat,” ujar Nanang.
Dengan langkah preventif ini, aparat berharap situasi di wilayah hukum Indramayu tetap aman dan kondusif, serta potensi mobilisasi massa menuju Jakarta bisa diminimalisir.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Indramayu Polda Jabar atas langkah cepat dalam menangani kasus meninggalnya P.A. (24), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, yang ditemukan tewas di kamar kos Desa Singajaya.
Didampingi Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Gubernur Dedi mengunjungi keluarga korban sekaligus memberikan tali asih pada Kamis (28/8/2025). Acara berlangsung di rumah duka dan diawali doa bersama serta penyampaian belasungkawa dari pemerintah daerah maupun jajaran kepolisian.
Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas AKP Tarno menegaskan bahwa tali asih merupakan wujud kepedulian dan empati Kapolda Jabar. “Kami turut berduka cita. Semoga keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Polisi memastikan pelaku berinisial AMS (23), warga Bandung, yang diketahui merupakan mantan anggota Polri. AMS telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) pada 14 Agustus 2025 melalui putusan Sidang Komisi Kode Etik Polri Nomor 42-2025.
“Tidak ada tebang pilih dalam kasus ini. Proses hukum berjalan profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas AKP Tarno, seraya mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan tetap percaya kepada aparat.
Gubernur Dedi menilai langkah cepat kepolisian menjadi bukti profesionalisme penegakan hukum. “Saya berterima kasih kepada Kapolda Jabar, Kapolres Indramayu, dan jajaran yang telah bergerak cepat menangkap pelaku, meski pelaku adalah mantan aparat,” ucapnya.
Dedi juga mendoakan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
BOGOR.radarinformasi.com- Menanggapi pemberitaan di media online terkait pengoplosan gas ilegal di wilkumnya, Iptu Jajang selaku Kapolsek Tamansari menyatakan akan berantas Oknum-oknum pelaku usaha legal, Kamis (28/08/25).
Dalam pernyataannya yang disampaikan via seluler, Ia juga membantah tegas pernyataan Oknum Pelaku Usaha Ilegal yang mengatakan bahwa sudah ada koordinasi dengan pihak Polsek, dengan tegas Ia akan membasmi setiap kejahatan yang ada di wilayahnya tanpa pandang bulu.
“Saya ucapkan terimakasih atas informasinya, kita tidak ada kerjasama dengan pihak pelaku ilegal, apapun itu akan kita musnahkan, kalau perlu ayo kita turun bareng-bareng ke lokasi”, ujarnya dengan nada tegas.
Masih menurutnya, “Saya tidak akan membiarkan wilayah hukum saya terkontiminasi dengan praktik-praktik ilegal yang menyebabkan kerugian kepada masyarakat ataupun negara”.
BOGOR.radarinformasi.com – Praktik pengoplosan gas elpiji 3 kilogram kembali terungkap di Kabupaten Bogor. Kali ini, kegiatan ilegal tersebut diduga berlangsung di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/8/2025).
Dari pantauan radarinformasi.com, terlihat lalu lalang mobil pick up bermuatan tabung gas 3 kg yang diduga digunakan untuk kegiatan pengoplosan. Menariknya, sebagian besar kendaraan tersebut berpelat nomor “B”, mengindikasikan bahwa pasokan tabung gas berasal dari luar daerah.
Seorang pria bernama Anggoro/Agus, yang mengaku sebagai koordinator lapangan (korlap) dan didampingi oleh oknum TNI aktif, membenarkan adanya praktik ilegal tersebut.
“Ya, kita baru berjalan satu minggu dan sudah koordinasi dengan Polsek di sini kok. Kita cuma kecil-kecilan, sekadar cari buat makan aja,” ujar Anggoro.
Ironisnya, meski sudah berlangsung selama sepekan, aktivitas pengoplosan ini berjalan mulus tanpa terendus aparat penegak hukum (APH) setempat. Padahal, regulasi terkait penyalahgunaan elpiji bersubsidi sangat tegas.
Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah melalui Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, maupun LPG bersubsidi dapat dipidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.
Selain itu, pelaku juga dapat dijerat Pasal 62 junto Pasal 8 ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp2 miliar.