Organisasi Pers PPDI Minta Presiden Prabowo Intervensi Persoalan Pers Indonesia

JAKARTA.radarinformasi.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat, Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (DPP-PPDI), Feri Sibarani, S.H., M.H., CCDE., CLDSI, secara resmi meminta presiden RI, Prabowo Subianto, turut memberikan perhatian serius terhadap permasalahan Pers Indonesia, Jakarta, 11/11/2024. Selasa (12/11)

Pernyataan itu disampaikan olehnya, pada konferensi Pers, usai memimpin rapat pleno penetapan kepengurusan Dewan Pengurus Daerah, Perkumpulan Pers Daerah Seluruh Indonesia (DPD-PPDI) DKI Jakarta. Dalam penjelasannya, Feri Sibarani merinci beberapa permasalahan yang kerap mengemuka, antara lain terkait dualisme pelaksanaan program kompetensi wartawan dan terverifikasi perusahaan Pers di Dewan Pers.

“Permasalahan dunia Pers Indonesia seakan tidak punya solusi. Padahal segudang masalah begitu nyata saat ini. Contohnya, soal dualisme pelaksana kompetensi wartawan, antara Dewan Pers dan BNSP. Disisi lain, dasar hukum Dewan Pers masih diragukan, karena pasal 15 ayat (2) UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers sesungguhnya tidak menggambarkan sertifikasi kompetensi, melainkan lebih kepada pelatihan-pelatihan jurnalistik. Karena sertifikasi kompetensi profesi hanya kewenangan Pemerintah berdasarkan UU No 13 tahun 2003 Jo PP No 10 Tahun 2018 Tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi,” sebut Feri Sibarani, hari ini di Jakarta.

Menurutnya, hal lain yang dianggap keliru juga kerap di atur oleh Dewan Pers. Dan terkesan dipaksakan kepada perusahaan Pers di Indonesia. Semisal menyangkut terverifikasi perusahaan Pers di Dewan Pers. Padahal menurutnya, hal itu benar-benar tidak dikenal dan tidak di ulas dalam Undang-undang Pers. Justru menurutnya, UU No 40 Tahun 1999 merupakan hasil agenda reformasi tahun 1998, dimana Pers harus bebas dan merdeka tanpa tekanan dalam bentuk apapun.

“Aturan soal terverifikasi perusahaan Pers ini benar-benar menjadi jelmaan dari menteri penerangan di era Orde Baru. Dimana kala itu, setiap perusahaan Pers harus mendapatkan izin berupa SIUP untuk mendirikan perusahaan Pers. Bahkan barangkali syarat terverifikasi perusahaan Pers di Dewan Pers justru dirasa lebih sulit, karena ada puluhan persyaratan yang sangat sulit untuk dipenuhi, khusunya media-media kecil seperti di daerah,” katanya.

Selanjutnya, dari penelusuran awak media, ditemukan di beberapa daerah provinsi Indonesia, bahwa diduga Dewan Pers atau aliansinya, menyebarkan informasi kepada seluruh jenjang pemerintahan, bahwa jika seorang wartawan tidak memiliki kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan belum terverifikasi perusahaan Persnya di Dewan Pers, maka tidak diberikan kesempatan untuk turut menyebarluaskan informasi di lingkungan pemerintahan dan tidak beroleh kesempatan kerjasama publikasi atas anggaran media.

“Ya kami juga kerap mendengar isu itu di berbagai daerah Indonesia. Informasinya ada surat edaran itu, kepada semua pemerintahan, bahwa seakan-akan wartawan yang tidak memiliki kartu UKW dan tidak terverifikasi perusahaan Pers di Dewan Pers maka keberadaannya adalah wartawan abal-abal dan media abal-abal. Selain itu, nasib para wartawan dan media tersebut tidak mendapat kesempatan bekerjasama dengan pemerintah dalam hal publikasi. Artinya akibat peraturan Dewan Pers itu, ribuan wartawan dan perusahaan Pers bisa dirugikan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, perbuatan itu sudah menyebabkan hilangnya hak-hak konstitusional para wartawan. Yang seharusnya, para pekerja buruh tinta itu bisa mendapatkan penghidupan sebagai wartawan dengan melakukan tugas liputan dan bekerjasama iklan atau publikasi kegitan pemerintah, namun akhirnya, kesempatan itu tidak diberikan, melaikan hanya di nikmati oleh sekelompok wartawan dan media tertentu.

“Jadi ini lebih mirip dengan modus menciptakan kondisi, seakan-akan kartu UKW dan terverifikasi perusahaan Pers menjadi ukuran utama dalam mendapatkan anggaran publikasi di pemerintahan. Padahal faktanya, bagi yang memiliki kartu UKW pun tidak jaminan akan lebih piawai melakukan tugas jurnalistik dan membuat berita. Maka dari itu, kami dari PPDI meminta Presiden Prabowo agar memberi perhatian serius dan membantu memberikan solusi, karena ada puluhan ribu wartawan di Republik Indonesia yang kehilangan penghidupan karena aturan Dewan Pers telah membelenggu dan menghambat hak-hak puluhan ribu wartawan dan perusahaan media,” pungkasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa sejumlah peraturan Dewan Pers telah berdampak menghambat, mengahalangi, dan merampas kemerdekaan Pers itu sendiri, dengan adanya isu atau opini yang dihembuskan ke publik, bahwa jika wartawan tidak memiliki kartu UKW dan perusahaan tidak terverifikasi di Dewan Pers, maka seolah-olah, wartawan dan perusahaan Pers tersebut tidak sah, atau kerap disebut abal-abal.

“Jadi menurut hemat kami, telah banyak indikasi bahwa sejumlah kebijakan Dewan Pers justru telah bertentangan dengan tujuan dibentuknya Dewan Pers itu sendiri. Karena, hal yang menjadi tugas pokok Dewan Pers itu sesungguhnya adalah justru bersifat menjaga prinsip-prinsip kemerdekaan dan kebebasan Pers itu sendiri, antara lain, melindungi kemerdekaan Pers, mengembangkan kehidupan Pers, mengawasi pelaksanaan kode etik, menjadi mediator atas sengketa Pers yang terjadi, memastikan harmonisasi hubungan antara Pers, masyarakat dan pemerintah, memfasilitasi organisasi-organisasi Pers dan perusahaan Pers dan meningkatkan kualitas wartawan, serta mendata perusahaan Pers,” tutupnya.

Sebelum mengakhiri konferensi Persnya, Feri Sibarani, yang di dampingi oleh sejumlah pejabat DPP-PPDI, dan dua tokoh DPP-PPDI, pensiunan Jenderal Polri, yaitu Irjen Pol  Abdul Gofur dan Brigjenpol Drs. Hilman Thaib Mandagi, turut memberikan dukungan morilnya guna terciptanya kondusifitas dan keadilan sosial bagi seluruh insan Pers nasional, sehingga Pers dapat berperan untuk mendukung dan mengawal progres perjalanan pembangunan Negara.

Red

Polsek Leuwiliang Tindak Lanjuti Video Viral Dugaan Pemalakan, Sopir Truk Klarifikasi dan Meminta Maaf

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Leuwiliang menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan dugaan pemalakan di jalan Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Video tersebut menunjukkan seseorang yang diduga meminta pungutan sebesar Rp50.000 kepada beberapa sopir truk yang melintas. Selasa (12/11)

Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa hasil penyelidikan dari Polsek Leuwiliang, Bhabinkamtibmas Desa Puraseda, aparat desa, dan Babinsa Koramil Leuwiliang, menunjukkan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar atau hoaks. Sopir truk yang merekam dan menyebarkan video itu akhirnya membuat video klarifikasi dan permohonan maaf.

Polisi berhasil mengidentifikasi sopir truk yang terlibat dalam video viral tersebut. Pria berinisial C, yang akrab disapa Acay, berusia 27 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai sopir. Ia berdomisili di Kampung Ciraksamala, RT 01 RW 04, Desa Cihambeeang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Proses klarifikasi ini dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Kepala Desa Puraseda Asep Ruhiyat, Bhabinkamtibmas Desa Puraseda Bripka Adri Kurniawan, Babinsa Desa Puraseda Serda Hapik Amin, serta beberapa tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, sopir truk tersebut telah mengakui kesalahannya. Ia membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya di masa depan dan telah membuat video permohonan maaf kepada masyarakat. Situasi di Desa Puraseda kini dalam keadaan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Paslon 01 Bambang Hermanto Temui Warga Pesisir dan Tampung Aspirasi Para Nelayan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Serap aspirasi warga, calon Bupati Indramayu nomor urut 1, Bambang Hermanto berdiskusi dengan sejumlah warga pesisir di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (12/11/2024).

Dalam diskusi tersebut, sejumlah warga menyampaikan keluhan kepada paslon yang memiliki jargon “Berkah” tersebut, terkait dengan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) atau kemudahan dalam membeli bahan bakar bagi para nelayan.

“Persoalan para nelayan ini akan menjadi perhatian pasangan kami, karena di Indramayu ini mayoritas warganya sebagai nelayan dan petani,” ungkap Cabup Indramayu, Bambang Hermanto, kepada media.

Bambang mengatakan, aspirasi yang disampaikan para nelayan itu, sudah masuk kedalam 9 program unggulan Bambang-Kasan.

“Aspirasi itu pun ada pada program unggulan kami, jika kami terpilih, ini otomatis akan kami lakukan demi kesejahteraan para nelayan,” katanya.

Selain permasalahan bahan bakar minyak bagi nelayan, sejumlah warga dipesisir Indramayu pun meminta kepada paslon Bambang-Kasan, untuk mencari solusi terkait ancaman banjir rob yang sering melanda Desa Eretan.

Rencananya, Bambang akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait pembangunan Giant Sea Wall di seoanjang pantai utara.

“Terkait banjir rob, paslon Berkah akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, karena pemerintah pusat sudah melakukan pembangunan Giant Sea Wall untuk selamatkan warga pantura dari ancaman banjir rob,” ucapnya.

Reporter : Slamet H
Redaktur : Rizal

Polsek Cileungsi Berhasil Amankan Pelaku Curanmor

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Reserse Kriminal Polsek Cileungsi, Polres Bogor, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian sepeda motor di Kantor Desa Pasirangin, pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 14.30 WIB. Selasa (12/11)

Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal ketika pelapor, H, tiba di rumah sekitar pukul 14.00 WIB dan memarkirkan sepeda motornya di teras dalam keadaan terkunci stang. Tak lama kemudian, sekitar pukul 14.30 WIB, saat keluar rumah, ia melihat sepeda motornya sudah hilang.

Korban segera berupaya mencari sepeda motor yang dicuri dengan menggunakan sepeda motor milik bibinya, T. Di sekitar PT. Reckitt Benckiser Indonesia, Desa Limusnunggal, ia melihat motornya sedang dikendarai oleh pelaku. Korban kemudian mengejar dan menangkap A, yang mengakui bahwa ia melakukan pencurian tersebut seorang diri.

Dengan bantuan warga sekitar, korban membawa A dan sepeda motor yang dicuri ke Kantor Desa Pasirangin. Di sana, ia bersama Bhabinkamtibmas Desa Pasirangin dan Babinsa Koramil Cileungsi kemudian menghubungi piket Polsek Cileungsi untuk melaporkan kejadian ini.

Pihak kepolisian Polsek Cileungsi membenarkan bahwa tindak pidana pencurian kendaraan bermotor terjadi di teras rumah korban yang berlokasi di Dusun Pasirangin, RT 001/RW 007, Desa Pasirangin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 14.30 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Cileungsi dan sedang menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cisarua Tangkap Terduga Pelaku Pencurian dengan Kekerasan dan Penganiayaan

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Reskrim Polsek Cisarua, Polres Bogor, berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Puncak Cisarua, tepatnya di depan Restoran Bumi Aki, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 23.30 WIB. Selasa (12/11)

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban, N, sedang dibonceng oleh temannya menggunakan sepeda motor bersama dua orang lainnya. Ketika mereka melintas di depan Restoran Bumi Aki, tiba-tiba seorang pria tak dikenal mendekati mereka dengan sepeda motor dan merampas tas korban.

Korban dan teman-temannya kemudian mengejar pelaku hingga masuk ke gang di samping Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisarua. Ketika berusaha kabur, pelaku terjatuh dari sepeda motornya, dan terjadilah perlawanan antara pelaku dan korban. Pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis golok dan melukai tangan kiri korban, tepatnya pada sela-sela jari.

Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi segera datang membantu, sehingga pelaku berhasil diamankan. Korban yang mengalami luka akibat sabetan golok kemudian dibawa ke Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua untuk mendapatkan perawatan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan oleh pihak kepolisian, identitas pelaku diketahui sebagai WS bin Karyono (31), seorang wiraswasta yang beralamat di Kampung Pasanggrahan RT 003/RW 001, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Polsek Cisarua antara lain, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam, satu unit telepon genggam, satu buah senjata tajam jenis golok, satu tas selempang perempuan warna krem (milik korban), dan satu tas berwarna cokelat berisi pakaian (milik korban).

Korban, yang diketahui bernama N (23), seorang perempuan yang berasal dari Kalimantan Selatan, mengalami luka akibat kekerasan tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga melakukan tindak pencurian dengan kekerasan terhadap korban di wilayah hukum Polsek Cisarua, Polres Bogor.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan/atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman penjara diatas 5 tahun.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Wow, Dinas Sosial Kabupaten Bogor Lakukan Pelisiran Ke Bali, Gunakan Uang Rakyat dikemas Kegiatan Bimtek

BOGOR.radarinformasi.com – Rombongan Peserta Dinas Sosial Kabupaten Bogor berfoto bersama di Icon Bali dalam rangka Bimtek Manajemen Psikososial Rawan Bencana di Kabupaten Badung Bali. Selasa (12/11).

Berdasarkan informasi yang dihimpun HalloBogor com kegiatan tersebut di ikuti oleh 133 Peserta dari Unsur PSKS seperti TKSK, LK3 dan Pendampingan PKH, PSM yang melakukan kunjungan dan Bimtek Psikososial ke Kabupaten Badung Bali.

Selain itu,  ASN Dinas Sosial dikabarkan ikut serta dalam kunjungan tersebut. Mereka berada di Bali selama dua hari yakni sejak 11 hingga 13 November 2024.

Dari hasil penelusuran, Dinas Sosial Kabupaten Bogor mengunakan jasa Agen Perjalanan CV Garda Mandiri Perkasa Tour and Travel. Mereka menginap di salah satu hotel berbintang yakni di Hotel Hard Rock Bali yang memiliki Fasilitas mewah dan megah.

Disebut-sebut anggaran ratusan juta mereka habiskan untuk kegiatan Bimtek, Uang ratusan juta yang berasal dari uang rakyat itu mereka gunakan untuk membayar biaya tiket pesawat Super Air Jet pulang pergi, akomodasi atau biaya sewa hotel berbintang di Hotel Hard Rock Bali dan Ballroomnya, hingga transportasi dan Dinner para peserta Bimtek.

Kepergian mereka ke Pulau Dewata pun ramai diperbincangkan netizen alias warganet. Kegiatan Bimtek rombongan Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan sejumlah SKPD ke Bali ‘bocor’ Unggahan foto Peserta di Icon Bali dalam Bimtek Psikososial Manajemen Rawan Bencana menjadi perhatian publik.

Dalam foto tersebut tampak peserta dengan tersenyum tengah berfoto di icon Bali, Mereka tengah berfoto sambil membawa sebuah Papan nama bertuliskan “Selamat Datang Peserta Bimtek Dinas Sosial Kabupaten Bogor” selain itu mengunakan Id Card Berwarna Kuning dengan tulisan “CV Garda Mandiri Perkasa Peserta” selain itu para peserta Bimtek mengunakan pakaian batik.

Kegiatan ini menjadi perbincangan di beberapa grup WhatsApp ada yang menyampaikan bahwa “Bimtek aja harus ke Bali hambur – hamburin uang rakyat.

Selain itu banyak mempertanyakan kegiatan ini yang disampaikan oleh Aktivis Muda Nurdin Ruhendi Menyampaikan “Miris Para masyarakat Terdampak Bencana Menangis Histeris tetapi peserta Bimtek Dinas Sosial Kabupaten Bogor tersenyum bahagia padahal kegiatan tersebut mengunakan uang rakyat.” Ujarnya.

Disisi lain, Pemerintah Pusat yang saat ini di pimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melalui menteri keuangan mengeluarkan Kebijakan penghematan perjalanan dinas untuk menteri dan pejabat tertuang dalam surat bernomor S-1023/MK.02/2024. Edaran itu dikeluarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 7 November 2024 Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor melakukan pemborosan anggaran dengan Pelisiran ke pulau Dewata Bali.

Padahal Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri menegaskan kepada jajarannya agar arah program kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus selaras dengan program prioritas pemerintah pusat.

Red

Hujan Tak Henti, Tanah Longsor Terjang Rumah Warga

SUKABUMI.radarinformasi.com – Curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini meningkatkan risiko bencana, khususnya bagi warga yang tinggal di dekat aliran sungai atau daerah dengan kontur tanah tidak merata, seperti banjir dan tanah longsor. Sebuah longsor terjadi di Kampung Nyalindung, RT 03 RW 04, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (11/11/2024).

Longsor ini diperkirakan terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama hampir setiap harinya. Akibatnya, satu rumah warga mengalami kerusakan di bagian depan dan dapurnya. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materil yang dialami cukup signifikan.

Pihak terkait, seperti ketua RT, ketua RW, LPM, perangkat desa, tim pemadam kebakaran, BPBD, Babinsa, dan lainnya, segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan darurat dan mencegah longsor lebih lanjut yang dapat mengancam bagian rumah lainnya.

Saep Purnama, S.IP, M.Si, Lurah setempat, turut merespons dengan cepat. “Saya berharap seluruh warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau banjir bisa lebih waspada, terutama untuk keselamatan diri, mengingat intensitas hujan yang tinggi dan berkepanjangan. Saya berharap tidak ada lagi korban baik materi maupun jiwa,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, estimasi kerugian material masih dalam pendataan. Namun, langkah-langkah penanganan dan pengamanan darurat telah dilakukan di lokasi kejadian.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

Calon Bupati H. Hairan Paparkan Program Unggulan Saat kampanye Di Kelagian yang Dihadiri Ribuan Massa Simpatisan dan Pendukung 

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Kampanye akbar Paslon Nomor Urut 03 Hairan-Amin Di Desa Kelagian Kecamatan Tebing Tinggi. Ribuan masa simpatisan dan pendukung di Kecamatan Tebing Tinggi dengan penuh antusias  menyambut kedatangan pasangan Calon Bupati Nomor urut 03 H.Hairan, SH. Senin (11/11)

Acara ini menjadi momen penting bagi warga yang berharap akan perubahan di Daerah ini terutama di sektor kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur.

Dalam pidatonya, Hairan menyampaikan program unggulan dan Visi dan misinya untuk membawa Tanjab Barat menuju kemajuan. “Kami ingin memberikan solusi nyata tidak hanya janji,” ucapnya.

“Masyarakat Kelahiran,kecamatan tebing tinggi, berhak untuk hidup lebih sejahtera dengan pelayanan publik yang lebih baik dan infrastruktur yang memadai,” tutur Hairan disambut tepuk tangan meriah dari masa simpatisan dan masa pendukung yang hadir, Minggu(10/11/24).

Acara kampanye ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, emak-emak dan pemuda-pemudi kecamatan Tebing Tinggi yang mendukung penuh paslon Hairan-Amin. Mereka berharap dengan adanya pemimpin baru permasalahan yang selama ini dihadapi masyarakat kecamatan Tebing Tinggi Khusus masyarakat Desa Kelagian dapat segera teratasi terutama terkait dengan akses layanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur jalan yang sering dikeluhkan

“Hairan-Amin siap membatu bila nanti Sudah jadi bupati dan wakil bupati.
Semua keluhan masyarakat di Tanjab barat  nanti nya akan di bantu,dan untuk sekarang ini kita masukan dalam buku Agenda kita,nanti kalau saya sudah jadi bupati yang sudah di catat akan saya  kerjakan sesuai janji saya kepada  masyarakat kabupaten tanjung Jabung barat ini,” ujar Hairan.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Kapolri: 262 Juta Jiwa Diselamatkan, Rp31,8 T Bukti Narkoba Diungkap

JAKARTA.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap capaian dalam pemberantasan narkoba yang telah dilakukan Polri dengan barang bukti senilai Rp31,8 triliun sejak 2020 hingga 2024. Angka tersebut setara dengan menyelamatkan 262 juta jiwa dari ancaman narkoba. Senin (11/11)

“Polri terus berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku kejahatan narkoba dan mengusut tuntas jaringan narkoba sampai ke akar-akarnya,” ujar Kapolri di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/11/24).

Kapolri menegaskan Polri berkomitmen menindak tegas pelaku kejahatan terkait narkoba. Dia mengatakan ada 264.188 orang tersangka yang ditangkap Polri terkait kasus narkoba dalam kurun 2020-2024. Dia juga memaparkan berbagai barang bukti yang telah disita Polri.

“Kalau ini menyebar di masyarakat tentunya ini akan berdampak kepada kurang lebih 262 juta jiwa yang dapat kita selamatkan dari pengaruh dan bahaya narkoba,” ucap Kapolri.

Kapolri mengatakan ada aset sekitar Rp 1,55 triliun yang disita terkait kasus narkoba. Sigit juga memaparkan grand strategy serta roadmap pemberantasan narkoba.

Terdapat rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Rencana jangka pendek (1-2 tahun) antara lain berupa penjagaan di kawasan perbatasan, transformasi digital, peningkatan kualitas penyidik hingga memperbanyak kampung bebas narkoba.

“Rencana jangka menengah (3-5 tahun) kita mengembangkan Satgassus narkoba di seluruh polda dan 75% polres. Implementasi sistem analisis dan pemetaan peredaran narkoba di dark web, peningkatan kapasitas labfor untuk menganalisis narkoba jenis baru, perwujudan kampung bebas narkoba dan peningkatan kerja sama internasional,” jelas Kapolri.

Untuk jangka panjang (6-10 tahun), Polri akan memanfaatkan teknologi dalam analisis forensik digital dan pemetaan jaringan, pengembangan satgassus di seluruh Polres, pemantapan kampung bebas narkoba serta pembentukan pusat riset dan pengembangan strategi pemberantasan narkoba.

Terakhir, Polri juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah negara untuk mencegah peredaran gelap narkoba.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Ratusan Warga hadiri Reses DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Demokrat

BOGOR.radarinformasi.com – Dede Chandra Sasmita, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah pemilihan kabupaten Bogor, kembali mendatangi konstituennya, saat ini yang di datangi masyarakat adalah di Desa Pamijahan kecamatan Pamijahan, tepatnya di Kampung Citamiyang 2 RT 01- RW 02. Senin (11/11)

Antusiasme warga sangat jelas terlihat menyambut saat kedatangan anggota dewan dari Fraksi Demokrat  ini, terlebih saat giat reses berlangsung. Nampak sekali keakraban, rasa kekeluargaan terjadi, sesekali gelak tawa memecah keseriusan ratusan warga yang hadir dalam mendengarkan paparan dari anggota DPRD Provinsi yang memang di kenal mahir dalam publik speaking ini.

Kang Dechan, sapaan akrab warga kepadanya, begitu seksama mendengarkan paparan pada giat reses tersebut, diantaranya menyampaikan tugas dan fungsi anggota DPRD, dan leading sector komisi V yang saat ini di huji Kang Dechan.

Turut hadir dalam kegiatan reses ini Ustad Andi, selaku tokoh masyarakat, Ustad Adang selaku ketua DKM, Agus Ramdan ketua RW 04, Sehendar ketua RT 01 Kampung Citamiyang, Budri selaku BPD, juga turut hadir Kadus mewakili kepala Desa Pamijahan, berikut para Ustad dan Imam Masjid yang juga turut hadir.

Dalam kegiatan Reses 1 tahun sidang 2024-2025 ini,  kang Dechan’s berkesempatan memberikan bantuan untuk finishing pembangunan Masjid Jami’ Ar Rohman yang berlokasi di Kampung Citamiyang 2 RT 01 RW 04 desa Pamijahan kecamatan Pamijahan, sejumlah 10 juta rupiah.

“Tolong jangan dilihat jumlah nominalnya, tapi lebih kepada bentuk silaturahmi saya sekeluarga  kepada masyarakat sekitar yang telah mengamanahkan kembali saya di DPRD Jawa Barat untuk periode 2024-2029,” begitu kata anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga jebolan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur ini menyampaikan alasan atau tujuan bantuan ini di berikan, sambil sesekali menyampaikan ayat Al Qur-an dan hadits pada setiap paparannya.

Masyarakat menyambut baik pelaksanaan Reses ini, seperti yang disampaikan Agus selaku ketua RW, yang menyampaikan berbangga warga dengan kehadiran anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini, “Terlebih beliau datang tidak dengan tangan kosong, Kang Dechan datang dengan menjawab langsung aspirasi Masyarakat, ini diluar perkiraan kami, haturnuhuun Kang Dechan’s,” Ujar Agus Ramdan mewakili warga masyarakat Citamiyang 2.

Disela-sela kegiatan reses tersebut, Dede Chandra Sasmita berkesempatan melakukan kuiz, bagi yang bisa menjawab, diberikan hadiah berupa sejumlah uang, yang membuat lebih semarak kegiatan tersebut.

Red