Gerak Cepat, Rutan Kelas IIB Tarutung Rapat Dinas Menindaklanjuti Asta Cita Presiden

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut menggelar sosialisasi mengenai Asta Cita  Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta rapat dinas penguatan tugas dan fungsi sebagai bentuk menindaklanjuti perintah harian dan 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan yang di hadiri pejabat struktural, staf dan regu pengamanan yang bertempat di aula Rutan Kelas IIB Tarutung, Jumat (1/11).

Dalam arahannya kepada seluruh pegawai, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring menyampaikan pentingnya pemahaman akan Asta Cita Presiden RI  Bapak Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai langkah konkret membangun komitmen pegawai.

“Kita dituntut untuk meningkatkan pelayanan publik yang berbasis HAM, bebas dari narkoba, korupsi, dan pungli dalam mewujudkan visi dan misi pemerintahan yang baru sekaligus mewujudkan komitmen pelaksanaan tugas pemasyarakatan melalui Panca Carana Laksya sebagai panduan kita dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang lebih transparan dan profesional di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Karutan.

Lebih lanjut Karutan menyampaikan Pemberantasan peredaran Narkoba merupakan salah satu program dari “13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan”.

“Narkoba musuh kita bersama maka dari itu perlu disusun dan dimantapkan kembali mitigasi resiko terkait peredaran Narkoba diantaranya melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap SOP pemeriksaan orang dan badan, pengawasan dan penempatan CCTV di area-area rawan.

Terkait Program Ketahanan Pangan Karutan menyampaikan pemanfaatan ruang di luar Rutan dengan program sarana asimilasi dan edukasi (SAE) untuk Pertanian dan area tembok dalam (brandgang) untuk lahan perikanan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan setiap subseksi terkait program yang sudah berjalan dan yang akan dijalankan sebagai tindak lanjut terhadap 13 Program Akselerasi dan Perintah Harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dimulai dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan dan Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata.

Tutup rapat dinas, Karutan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung yang sudah bekerja dan menjalankan tugas pokok dan fungsi selama ini dengan baik serta mengajak kepada seluruh jajaran untuk berkomitmen memberantas Narkoba serta menciptakan Warga Binaan yang lebih produktif selaras dengan 13 Program Akselerasi dan wujud Misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045.

Reporter   : Reno H
Redaktur   : Rizal

Dandim 0606/KB dan Kapolresta Laksanakan Program Makan Siang Bergizi Gratis untuk Siswa

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat pagi, sekitar pukul 09.15 WIB, SD MI Al Muawanah di Kp. Pulo Geulis, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, menjadi tuan rumah kegiatan sosial berupa pembagian makan siang bergizi gratis yang diadakan oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol. Dr. Bismo Teguh Prakso, S.H, S.I.K, M.H., dan Dandim 0606/KB Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han). Kegiatan ini melibatkan kurang lebih 75 siswa dari sekolah tersebut. Jumat (1/11)

Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi turut hadir dalam giat ini, di antaranya adalah para Danramil dari jajaran Kodim 0606/KB, Kabag SDM dan Kabag Log Polresta Bogor Kota, Kapolsek Bogor Tengah, serta beberapa perwira utama yang berwenang di bidang kemasyarakatan dan keamanan dari Polresta Bogor Kota. Camat Bogor Tengah dan Lurah Babakan Pasar juga tampak hadir didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk memberikan dukungan.

Pembagian makan siang bergizi ini merupakan bagian dari inisiatif bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan para siswa di lingkungan sekolah. Program ini juga bertujuan mendorong kebiasaan hidup sehat dan memenuhi kebutuhan nutrisi para pelajar, agar mereka dapat belajar dengan optimal dan sehat.

Dandim 0606/KB, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han), dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan aparat dengan masyarakat sekaligus mendukung kesehatan generasi muda. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI dan Polri bersama-sama hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak, yang merupakan aset masa depan bangsa. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujar Letkol Inf Dwi Agung Prihanto.

Program makan siang bergizi ini merupakan langkah nyata dari jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

Reporter: Rizal

Kapolres Bogor Kota Diminta Evaluasi Kerja Sama dengan Rehabilitasi Kayva

BOGOR.radarinformasi.com – Kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh seorang personel dari Rehabilitasi Kayva mengguncang masyarakat Kabupaten Bogor. Personel berinisial L tersebut ditahan oleh pihak berwajib beberapa bulan lalu, memicu kekhawatiran publik terkait keamanan dan kredibilitas institusi rehabilitasi yang seharusnya menjadi tempat pemulihan korban penyalahgunaan narkoba. Insiden ini menimbulkan desakan agar Polres Bogor Kota mempertimbangkan kembali kerja sama dengan pihak Rehabilitasi Kayva. Jumat (1/10)

Para keluarga pasien merasa resah dan mempertanyakan keamanan institusi tersebut. “Bagaimana kami bisa mempercayakan anak-anak kami untuk rehabilitasi jika ada personel di sana yang justru diduga terlibat narkoba?” ujar seorang perwakilan keluarga pasien yang enggan disebutkan namanya.

Untuk memulihkan kepercayaan masyarakat, sejumlah pihak mengusulkan agar seluruh personel Rehabilitasi Kayva menjalani tes urine. Langkah ini dinilai penting guna memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan rehabilitasi, sehingga keamanan dan kualitas perawatan bagi para pasien tetap terjamin.

Ketua Umum Mapan Indonesia (Masyarakat Peduli Anti Narkoba), PSF Parulian Hutahaean, turut memberikan sorotan terhadap kasus ini. Ia mempertanyakan kinerja dan efektivitas Rehabilitasi Kayva dalam mendukung pemulihan pasien. “Kita perlu mengevaluasi berapa banyak pasien yang benar-benar pulih dan kembali ke masyarakat selama tahun 2024. Jika masalah seperti ini masih ada, bagaimana mungkin masyarakat bisa tenang mempercayakan masa depan anak-anak mereka di sana?” ujar Parulian.

Masyarakat dan pegiat anti-narkoba berharap Polres Bogor Kota segera mengambil langkah tegas terkait kerja sama dengan Rehabilitasi Kayva. Langkah ini dinilai penting tidak hanya untuk menjaga kredibilitas institusi rehabilitasi dan Polres Bogor Kota, tetapi juga demi masa depan generasi muda yang bersih dari narkoba.

Red