Ngeriii, Tak Terima di Beritakan Kades Sasagaran Katakan Seluruh Desa yang Ada di Kecamatan Kebon Pedes Kompak dan sepakat Potong Bansos BPNT dan BST

Ngeriii, Tak Terima di Beritakan Kades Sasagaran Katakan Seluruh Desa yang Ada di Kecamatan Kebon Pedes Kompak dan sepakat Potong Bansos BPNT dan BST

Bogor.radarinformasi.com- Mengutip pemberitaan sebelumnya pada tanggal 18 April 2022 tentang adanya pemotongan bansos BPNT dan BST yang dilakukan oleh Pemdes Sasagaran, Kecamatan Kebon Pedes, Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat kepada kurang lebih 400 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kini telah memasuki babak baru dan akan melibatkan banyak pihak, Rabu (20/04/22).

Saat tim radarinformasi.com melakukan konfirmasi lanjutan kepada Udan selaku Kepala Desa Sasagaran, dengan muka tanpa dosa Ia mengatakan dan membenarkan bahwa pihak Pemerintah Desanya betul telah melakukan pemotongan sebesar Rp. 50.000 kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat dengan dalih untuk Zakat dan Infak yang akan disalurkan kepada UPZ Desa dan Baznas Kabupaten serta untuk santunan anak yatim menjelang Idul Fitri ini.

Udanpun mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemotongan tersebut tidak sendiri, melainkan atas dasar kesepakatan bersama-sama dengan seluruh Kepala Desa atau Pemdes yang ada di Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi, “Pemotongan Bansos ini dilakukan bukan cuma sama saya ko, tapi dilakukan juga oleh semua desa yang ada di Kecamatan Kebon Pedes”, ujar Udan kepada radar informasi.com.

Sungguh memprihatinkan ucapan Udan selaku Kepala Desa karena seharusnya Ia bisa menjaga agar apa yang menjadi hak masyarakat betul-betul dapat disalurkan dan diterima secara utuh tanpa adanya potongan. Udan harusnya bisa memberi dan membantu warganya yang kurang mampu atau terdampak pandemi bukan malah memanfaatkan kesulitan yang dialami warganya hanya untuk meraup keuntungan pribadi.

Kuat dugaan, dengan rencana santunan anak yatim dari hasil pemotongan Bansos tersebut, seolah-olah sebagai pencitraan menjelang Pilkades pada Mei mendatang, dengan maksud dan tujuan untuk mendapat simpati dari masyarakat.

Yang lebih mencengangkan lagi tim radar informasi.com telah mendapatkan informasi bahwa pihak UPZ desa merasa dilema atas kebijakan yang diambil oleh Kepala Desa Sasagaran karena telah mengkolektifkan pembayaran Zakat dengan cara memotong dari Bansos, karena kita sudah ketahui secara bersama-sama bahwa anggaran BPNT dan bantuan minyak goreng dari presiden itu tidak boleh dipotong dengan atau untuk alasan apapun, apalagi dalam faktanya pihak UPZ hanya menerima uang senilai Rp. 31.000,00 /org dari desa yang artinya disini ditemukan selisih nilai atas pemotongan yang dilakukan oleh pihak desa kepada KPM sebesar Rp. 50.000,00

Selain telah melanggar ketentuan dan aturan yang diatur dalam Permensos Nomor 20 Tahun 2019, hal yang dilakukan oleh Pemdes Sasagaran inipun terbukti telah melanggar ketentuan hukum pidana terkait Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam UU RI nomor 20 tahun 2001 karena saat ini pelaku tindak pidana korupsi sudah berasal dari berbagai kalangan baik pegawai negri maupun swasta bahkan penyelenggara negara terkait dengan pelaku kejahatan yang muncul dengan modus tindak pidana korupsi dengan melakukan Pungutan Liar (Pungli) pada pelaksaan program kebijakan pemerintah.

Menindaklanjuti hal tersebut diatas, saat ini masyarakat tengah menanti akan seperti apa sikap dari pihak-pihak berwenang, dalam hal ini Kejaksaan Negeri Kota/Kabupaten Sukabumi, Kajati Jawa Barat dan pihak Kepolisian serta Pemda Sukabumi atas penyimpangan atau perbuatan melawan hukum yang telah dilakukan oleh desa-desa yang ada di wilayah Kecamatan Kebon Pedes, khususnya Desa Sasagaran Sukabumi-Jawa Barat.

Red

Akibat Laka Adu Domba, Pengendara Motor Scoopy Meninggal Dunia

Akibat Laka Adu Domba, Pengendara Motor Scoopy Meninggal Dunia

BOGOR.radarinformasi.com – Unit Gakkum Polres Bogor olah TKP kecelakaan antara dua buah motor terjadi di Jalan Raya Pahlawan Desa Leuwinutug Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, pada Senin (18/04/2022). Dari akibat kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia di lokasi (19/04/22).

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi Pranata, SIK, M.Si., CPHR mengungkapkan bahwa, “Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor jenis honda Scoopy dengan sebuah sepeda motor honda Beat”.

“Dari olah TKP yang kita lakukan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat sepeda motor jenis honda Scoopy ini hendak menyalip sebuah truk namun disaat bersamaan dari arah berlawanan datang kendaraan sepeda motor honda Beat, akibatnya kecelakaan pun tak terhindarkan”, jelasnya.

Akibat dari kejadian kecelakaan tersebut pengendara honda Scoopy atas nama IK meninggal dunia mengalami luka dibagian kepala dan hidung mengeluarkan darah,  penumpang honda scoopy atas nama PNI mengalami luka ringan memar dibagian kepala dan luka lecet ditangan dan kaki, sedangkan  pengendara honda Beat atas nama H mengalami luka ringan dibagian wajah memar dibagian kepala dan dada, ke tiga korban dibawa ke Rs.Sentra Medika Cibinong.

“Kita langsung menghubungi pihak keluarga korban, sementara itu jenazah korban saat ini sudah berada di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong sambil menunggu penjemputan oleh pihak keluarga”, tutupnya.

Sumber Humas Polres

Red

Menarik, Pembagian BPNT dan BST dari Presiden dijadikan Ajang Meraup Keuntungan oleh Oknum Pemdes Sasagaran dan MUI

Menarik, Pembagian BPNT dan BST dari Presiden dijadikan Ajang Meraup Keuntungan oleh Oknum Pemdes Sasagaran dan MUI

BOGOR.radarinformasi.com- Seperti yang telah kita ketahui pemerintah telah menggolontorkan bantuan berupa pemberian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19, terutama ditengah kelangkaan minyak goreng yang saat ini dialami oleh masyarakat sehingga Presiden memberikan bantuan minyak goreng murah untuk masyarakat dengan tujuan menjaga kestabilan daya beli masyarakat, Senin (18/04/22).

Namun sungguh miris dan memprihatinkan, karena kebijakan pemerintah untuk membantu masyarakat bawah ini malah dijadikan ajang untuk meraup keuntungan pribadi oleh pihak /oknum Pemdes Sasagaran beserta dengan oknum MUI desa, dengan cara memotong langsung dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp. 50.000 /KPM sebanyak kurang lebih 400 KPM, dengan dalih untuk pembayaran Zakat dan infak yang dalam pelaksanaan nya melibatkan pihak Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Saat dikonfirmasi via telpon Udan selaku Kepala Desa mengatakan kepada radar informasi.com bahwa hal tersebut benar adanya,namun pihaknya bersama Pemdes Sasagaran hanya menghimbau para penerima manfaat KPM untuk membayarkan zakat infaknya langsung dengan menggunakan uang dari BPNT tersebut. Uniknya lagi perbuatan melawan hukum ini Udan katakan dilakukan atas kesepakatan secara bersama-sama dengan desa yang berada di wilayah Kecamatan Kebon Pedes.

“Memang benar pihak desa dan UPZ yang menghimbau kepada KPM agar memberika uang sebesar Rp.50.000,00/KPM untuk zakat, hal ini saya lakukan karena untuk membantu tugas RT dalam pengumpulan zakat, dengan rincian Rp.31.000,00 dan untuk sisanya kita buat jadikan sebagai Infaq juga untuk dibagikan kepada anak yatim”, ujar Udan.

Masih menurutnya, “Saya kan ikut dengan desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Kebon Pedes, mereka juga melakukan hal yang sama, seperti apa yang kita lakukan”.

Sungguh ironi memang, ditengah-tengah kesulitan masyarakat masih saja segelintir pihak atau oknum yang memanfaatkan kesusahan masyarakat untuk memperkaya diri-sendiri bahkan dilakukan secara berjamaah. Guna menindaklanjuti hal tersebut Tim investigasi radar informasi.com akan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak yang lebih berkompeten dalam hal ini, diantaranya pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Kementerian guna menyikapi perbuatan melawan hukum (pungli) yang dilakukan oleh segelintir oknum dengan dalih pembayaran Zakat.

Ilham/Red

Ramadhan Jalan Terus, Yasti Cisaat dan Segar Dingin SD C-1000 Gelar Mencari Bakat Siswa

Ramadhan Jalan Terus, Yasti Cisaat dan Segar Dingin SD C-1000 Gelar Mencari Bakat Siswa

Sukabumi.radarinformasi.com- Perguruan Yasti Cisaat bekerjasama dengan Segar Dingin SD C-1000 menggelar rangkaian kegiatan bernuansa keagamaan Islami di Bulan Suci Ramadhan, yakni aneka lomba bernuansa Islami, Bazaar Umkm Ramadhan, Kultum Ramadhan, Konsultasi Kesehatan, bagi pengunjung dan peserta lomba. Bertempat di Gor Yasti Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Sabtu (16 April 2022).

Gelar rangkaian kegiatan tersebut di iringi dengan berbagai hiburan musik Islami, Tausiyah, Angklung Suligar Mekar SMK Yasti, Bobodoran wayang si cepot, dan ratusan Door Prize. Usai kegiatan acara tersebut ditutup dengan buka puasa bersama.

Ketua Dewan Pembina Yasti, Asep Ikhwan, menyampaikan kepada radarinformasi.com – bahwa rangkaian kegiatan bernuansa keagamaan ini dalam mengisi di Bulan Suci Ramadhan.

“Alhamdullilah rangkaian gelar kegiatan Event Ramadhan Jalan Terus ini berjalan lancar. Rangkaian acara ini bekerjasama dengan Segar Dingin SD C-1000 juga dalam rangka untuk mengisi Bulan Suci Ramadhan agar lebih bermanfaat,” tutur Asep Ikhwan.

Selanjutnya, Asep Ikhwan mengatakan, “Alhamdullilah apa yang di rencanakan di awal dengan gelar rangkain kegiatan ini berjalan mulus dengan baik, kita sebagai tuan rumah yang memfalitasi kegiatan ini bersyukur kepada Allah SWT. Bahwa kegiatan ini bisa berjalan sesuai apa yang kita harapkan”.

“Tentu saja dari Yayasan Perguruan Yasti mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang sudah membantu kegiatan ini, sehingga gelar rangkain kegiatan ini bisa berjalan lancar. Selain itu kegiatan ini tentu saja bisa menjadikan ajang pencarian bakat buat Siswa-siswi kami dari Sanawiah, SMA, SMK juga Aliyah, untuk selalu memasukkan nilai-nilai agama dan mereka sepertinya sangat gembira dengan kegiatan ini,” ungkap Asep.

Asep berharap, “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa kembali dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya. Kami sekali lagi yang terakhir mengucapkan terimakasih atas kelancaran rangkaian kegiatan ini bisa menjadi ajang pencarian bakat buat anak didik kami, karena terusterang selama covid pandemi ini, gelar kegiatan seperti ini jarang sekali dilaksanakan di Yayasan Perguruan Yasti, karena kita terbatas dengan prosedur dan lain sebagainya”.

“Jumlah yang dilibatkan siswa dalam kelancaran rangkaian kegiatan ini sekitar hampir tiga ratus siswa di empat lembaga, dari Sanawiah, SMA, SMK, juga Aliyah. Sedangkan kategori yang di perlombakan dalam rangkain kegiatan tersebut diantaranya peragaan busana, karoke bernuansa keagamaan Islami dan yang terakhir ada kegiatan junggle Segar Dingin,” jelasnya.

Reporter : Erick
Redaktur : Dewi Pelangi

Jelang Arus Mudik Lebaran Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Jalur Puncak

Jelang Arus Mudik Lebaran Kapolda Jabar Tinjau Kesiapan Jalur Puncak

BOGOR.radar informasi.com – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Drs Suntana, M.Si lakukan peninjauan ke pos Polisi Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (16/04/2022) dalam rangka melakukan pengecekan menyambut arus mudik jelang lebaran atau Idul Fitri 1443 H.

Irjen Pol Drs. Suntana M.Si mengungkapkan bahwa dari hasil pantauan di Kabupaten Bogor, terlihat anggota sudah siap melaksanakan pengamanan dan memberikan pelayanan dalam operasi ketupat nanti. Selain itu sejumlah pos pengamanan akan didirikan di lokasi-lokasi yang menjadi titik simpul kemacetan di wilayah Kabupaten Bogor, termasuk di dalamnya ada gerai vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

“Dari pengecekan awal, saya lihat kesiapan CCTV maupun personil yang berjaga telah siap. Selain personil di kewilayahan nantinya Dirlantas Polda Jabar juga akan memfasilitasi bantuan personil bila diperlukan”, ungkapnya.

“Dalam pengamanan di jalur Puncak ini sendiri lebih dari 200 personil kita kerahkan mulai dari Simpang Gadog hingga Puncak Pass dan selain jalur Puncak, seluruh jalur mudik di Jawa Barat lainnya akan diperhatikan, terutama titik-titik rawan kecelakaan dan rawan kemacetan, jadi semua kami perlakukan sama. Tapi ada beberapa lokasi kejadian kecelakaan yang terjadi tahun lalu jadi titik fokus perhatian kami”, jelasnya.

“Irjen Suntana mengimbau masyarakat memastikan kesiapan kendaraan dan fisik saat mudik, sehingga kelancaran lalu lintas bisa tetap terjaga”, tutupnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Longsor di Cisarua Timpa Bangunan Masjid Al-Barokah

Longsor di Cisarua Timpa Bangunan Masjid Al-Barokah

BOGOR.radarinformasi.com – Telah terjadi bencana alam longsor hari Jumat tanggal 15 April 2022 sekitar Jam 19.00 WIB, di Kp.Cidokom Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, mengakibatkan bangunan Masjid Al-Barokah tertimpa. (16/04/2022).

Kapolsek Cisarua Kompol Suprianto, SH mengatakan, “Sebelum kejadian curah hujan dalam keadaan tinggi dan diduga tebing yang berada di sisi Masjid Al-Barokah tidak kuat menampung volume air hujan dan mengakibatkan longsor serta menimpa material tanah menimpa sisi kanan Masjid”.

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa hanya kerugian materiil berupa tembok kanan Masjid yang mengalami kerusakan.

“Sampai saat ini kami masih bergotong-royong untuk membersihkan material puing bangunan yang ambruk akibat longsor bersama dengan warga sekitar”, ungkap Kapolsek Cisarua.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Gelar Bhakti Sosial, Polresta Bogor Berikan Santunan kepada Korban Laka Lantas

Gelar Bhakti Sosial, Polresta Bogor Berikan Santunan kepada Korban Laka Lantas

BOGOR.radarinformasi.com- Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan bhakti sosial di Bulan Suci Ramadhan 1443 H, giat tersebut sekaligus memantau persiapan pengamanan jelang hari lebaran, selain pada itu, Polresta Bogor Kota membuka gerai vaskinasi Booster dibeberapa titik utama bagi warga yang akan melaksanakan mudik menjelang lebaran ditahun 2022, Sabtu (16/04/2022).

Prihal giat berlangsung, Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol.Galih Apria, mengatakan, “Pada hari ini kami dari Polresta Bogor Kota melakukan kegiatan bhakti sosial di Bulan Suci Ramadhan dengan memberikan bantuan atau santunan kepada para korban kecelakaan lalu lintas yang berada di wilayah hukum Polresta Bogor Kota”.

“Alhamdulillah santunan tersebut sudah kami berikan secara langsung kepada korban salahsatunya, kami berikan kepada Aciun 50 (thn), warga Kel. Katulampa, Kec. Bogor Timur, yang mana Aciun mengalami kecelakaan di wilayah Gadog Kab. Bogor dan Syahrul 43 (th), yang megalami kecelakaan di wilayah Tajur Kota Bogor”, paparnya.

“Harapan kami semoga kedua Korban Laka lantas tersebut diberikan kesehatan selalu dan mudahan-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi mereka yang menerimanya dan kami menyiapkan 1000 paket bantuan ini secara mobile bagi masyarakat komunitas laka lantas”, tegasnya.

Sementara Korban Laka Lantas, Aciun, warga Katulampa yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Gadog menyampaikan sangat terkesan dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Bogor Kota yang telah memberikan bantuan berupa paket sembako dan uang tunai, dirinya kini sudah tidak dapat bekerja seperti biasanya dikarenakan ada bekas luka yang mendalam atas kejadian tersebut.

Aciun pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro Yang sangat peduli kepada Korban Laka Lantas.

Reporter : Fahri
Redaktur : Dewi Pelangi

570 KPM Kebon Pedes Tanah Sareal Terima Bansos BLT

570 KPM Kebon Pedes Tanah Sareal Terima Bansos BLT

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial menurunkan kembali Bantuan Langsung Tunai atau BLT yang diperuntukan bagi warga yang terdampak perekonomiannya akibat sejumlah bahan pokok melonjak naik, salah satunya minyak curah, bahkan beberapa bulan kebelakang sebagaian wilayah tanah air kesulitan mendapatkan minyak curah tersebut, walaupun ada tentunya harga komuditi tersebut melambung tinggi bahkan mencapai kenaikan 50 person, Jum’at (15/04/22).

Untuk mengatasi masalah tersebut Pemerintah Pusat memberikan bantuan kembali dalam bentuk uang cash senilai Rp. 300.000.- (tiga ratus ribu rupiah) yang mana bansos BLT tersebut khusus untuk membantu serta meringankan beban masyarakat dalam keperluan membeli minyak curah untuk kebutuhan sehari-hari.

Bukan hanya BLT untuk pembelian minyak curah Pemerintah pusat pun menurunkan secara double, dengan mendistribusikan Bantuan Pangan Non Tunai dalam bentuk yang sama yaitu uang cash senilai Rp.200.000.- (dua ratus ribu rupiah).

Sehingga yang diterima warga penerima manfaaf sebanyak 500.000.- (lima ratus ribu rupiah), pemerintah menegaskan bansos BLT yang diterima masyarakat wajib dibelanjakan untuk keperluan serta kebutuhan paket sembako, tidak boleh dibelanjakan untuk hal-hal diluar kebutuhan pokok, apalagi saat ini memasuki Bulan Suci Ramadhan, setidaknya dalam jangka waktu kedepan masyarakat akan menyambut Hari Raya Idul Fitry 1443 H, bisa saja dana BLT dapat digunakan untuk keperluan jelang lebaran.

Seperti halnya yang tengah diterima warga Kebon Pedes, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor, dimana sesuai data valid kurang lebih 570 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatakan BLT tersebut.
Tentunya setelah mendapatkan BLT ada sedikit warga yang membelok dari kegunaan BLT yang telah diterimanya, kemungkinan setelah menerima uang cash akan diperuntukan dengan keperluan yang lain, bahkan jauh dari fungsi bansos BLT yang memang diberikan pemerintah untuk mengatasi kesulitan economic masyarakat.

Hal ini yang tidak diinginkan Ivan selaku Ketua LPM Kel. Kebon Pedes, Ia menyampaikan kepada Awak Media bahwasannya Bansos BLT yang diterima warganya harus sesuai diperuntukan atau dibelanjakan untuk kebutuhan pokok, lebih lebih Ivan menerangkan adanya BLT minyak goreng yang diberikan Pemerintah Pusat senilai 300.000.- (tiga ratus ribu rupiah) jangan sampai di salahgunakan.

“Sedikit lagi kita akan menyambut hari lebaran tidak menutup kemungkinan harga bahan pokok akan kembali melambung tinggi, bila dirumah ada stok kan enak untuk keperluan lebaran sudah ada jadi ga pusing lagi mikirin minyak curah toh dananya sudah diberikan pemerintah”, tegasnya.

“Kami dari pihak pengurus tidak pernah ada bahasa memaksa atau mengarahkan para KPM harus membelanjakan uang BLTnya di warung atau agen terdekat itu uang mereka terserah mau belanja dimana pun, itu hak mereka”, jelasnya.

Masih menurutnya, “Disini memang pihak kami menyediakan bahan bahan pokok yang sesuai dengan kebutuhan para KPM, kalau mau membelanjakan sebagian uangnya di lokasi yang telah kami sediakan silahkan kalaupun tidak ya kami tidak pernah memaksa, toh harga yang kami berikan juga tidak jauh berbeda dengan harga umumnya di toko toko sembako lainnya”.

“Sehingga apabila ada penemuan, kami memaksa para KPM untuk membelanjakan uang BLTnya dilokasi yang telah kami siapkan kami sama sekali tidak mengetahuinya, pihak kami hanya membantu para KPM agar sekiranya BLT yang diterima agar di gunakan sesuai amanah dari pemerintah, ya namanya uang kalau udah sampai rumah beda lagi ceritanya”, ungkap Ivan menutup keterangannya.

Reporter : Fahri
Redaktur : Dewi Pelangi

Bangunkan Saur Warga, Polwan Polresta Sukabumi bagikan Minyak Goreng

Bangunkan Saur Warga, Polwan Polresta Sukabumi bagikan Minyak Goreng

SUKABUMI.radarinformasi.com- Polres Sukabumi Kota melalui Personel Bhabinkamtibmas di wilayah, berikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam melakukan kegiatan membangunkan saur di Bulan Suci Ramdhan 1443 Hijriyah, Sabtu (16/04/22).

Dalam kegiatan yang dilakukan kali ini, selain membangunkan sahur, petugas juga memberikan bantuan berupa paket minyak goreng kepada warga yang kurang mampu.
Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota AKP. Iman Retno mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Anggota Kepolisian terhadap masyarakat, khususnya dalam Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriyah.

“Sebagai Petugas Kepolisian, ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada warga di wilayah. Selain menjamin situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas), kami juga ingin sedikit membantu warga kurang mampu, ditengah tingginya harga minyak goreng saat ini,” ujarnya kepada Awak Media.

Dalam kegiatan kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Warudoyong, Bripka Desti Ulhikmah, turun langsung menemui masyarakat di wilayahnya. Selain membangunkan sahur, petugas juga tak lupa pula mengingatkan kepada masyarakat, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 5M.

“Jadi kegiatan itu berlangsung dini hari saat menjelang sahur. Bripka Desti melakukan mobile di wilayah tugasnya, sekaligus mengecek Kamtibmas di wilayah, serta mengimbau penerapan protokol kesehatan kepada warga,” jelasnya.

Masih menurut Iman, diharapkan dengan adanya kegiatan ini, komunikasi yang baik antara masyarakat dan Petugas Kepolisian bisa terjalin. Sehingga bisa meminimalisir gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Alhamdulilah warga menerima dengan senang hati kedatangan Petugas, serta mereka juga merasa aman dan nyaman dalam menjalani ibadah puasa di bulan ramadhan ini, karena hadirnya petugas ditengah masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi

Polresta Bogor Kota Berhasil Tangkap 4 Pelaku Pencurian dengan Modus Pecah Kaca

Polresta Bogor Kota Berhasil Tangkap 4 Pelaku Pencurian dengan Modus Pecah Kaca

BOGOR.radarinformasi.com – Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota berhasil menangkap 4 Pelaku pencurian dengan modus pecah kaca, aksi pencurian dengan modus tersebut sering beraksi di wilayah hukum Polresta Bogor Kota, (15/04/2022).

Dikatakan Kombes Pol. Susatyo Condro Purnomo, selaku Kapolresta Bogor Kota dalam jumpa Persnya, dirinya menyampaikan, “Tadi malam kami telah melakukan penangkapan terhadap 4 orang tersangka dengan kasus pencurian dengan berkedok pecah kaca”, ucapnya.

Adapun para Pelaku tindak kejahatan tersebut diantaranya, berinisial KN (36 th) warga asal Oku Timur, CK (24 th) warga asal Oku Timur, UN (23 th) warga Oku Timur dan TD (40 th) warga asal Oku Timur juga, mereka ini satu kampung.

“Untuk lokasi tempat mereka beraksi, saat ini kami baru mengindentifikasi sebanyak empat kejadian, yang pertama wilayah TKP di Tajur, Kecamatan Bogor Timur, kedua di wilayah Kedung Halang, Kecamatan Bogor Utara, adapula TKP di wilayah Kabupaten Bogor tepatnya di Tapos Cibinong dan Cileungsi, wilayah tersebut ini baru kami indentifikasi dengan 4 titik TKP”, jelasnya.

Susatyo kembali menerangkan, “Dari hasil kejahatan mereka kami berhasil mengumpulkan barang bukti berupa 4 kendaraan roda 2 lengkap dengan peralatan untuk mereka beraksi, kemudian barang bukti selanjutnya yaitu satu buah laptop”.

“Kasus ini berhasil kami ungkap setelah berita modus kejahatan dengan memecahkan kaca mobil tersebut sempat viral yang telah tertangkap dari kamera CCTV yang berlokasi di wilayah Kedung Halang, dimana 2 pelaku tersebut beraksi dengan menggunakan sepeda motor dan teman lainnya menunggu dibelakang”, terangnya.

Atas tindakan kejahatan mereka, para pelaku atau tersangka terjerat dalam undang undang KUHP Pasal 363 dengan hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Reporter : Fahri
Redaktur : Dewi Pelangi