As-Sakinah Bersholawat Warnai Peringatan Maulid Nabi, 70 Anak Ikuti Sunatan Massal

INDRAMAYU.radarinformasi.com — Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat kembali terlihat dalam kegiatan As-Sakinah Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.

Kegiatan yang digelar Majelis Ta’lim As-Sakinah bersama Sakinah Group tersebut berlangsung di Majelis As-Sakinah, Jalan Kirancang, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kamis malam (27/8/2026).

Acara dihadiri Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin bersama sejumlah tokoh agama dan masyarakat, di antaranya Sayyidil Walid Al-Habib Abdurrahman Assegaf serta H. Hariri selaku Shahibul Majelis sekaligus CEO Sakinah Group.

Selain diisi dengan kegiatan keagamaan dan sholawat, acara tersebut juga dirangkaikan dengan sunatan massal bagi 70 anak. Para peserta mendapatkan berbagai hadiah, sementara panitia turut menyediakan sejumlah doorprize, seperti dua tiket ibadah umrah, sepeda listrik, telepon seluler, sepeda, dan hadiah lainnya.

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, As-Sakinah Bersholawat menjadi salah satu bentuk kolaborasi masyarakat yang tidak hanya memperkuat kehidupan keagamaan, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial secara langsung.

Ia menilai nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sejalan dengan semangat Indramayu REANG, yang mengedepankan kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah.

“Semoga Maulid Nabi tidak hanya menjadi seremonial, tetapi memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, ukhuwah, dan kepedulian kepada sesama,” ujar Syaefudin.

Ia menambahkan, pembangunan Indramayu membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh agama, dunia usaha, pemuda, organisasi kemasyarakatan hingga seluruh warga.

Syaefudin juga mengapresiasi pelaksanaan sunatan massal bagi 70 anak. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap tumbuhnya generasi Indramayu yang sehat, saleh dan berpendidikan.

Sementara itu, Hermi Priyanti, warga Kelurahan Paoman, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menjadi momentum memperingati Maulid Nabi, menurutnya acara itu juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi.

“Saya senang bisa hadir. Selain memperingati Maulid Nabi, kita juga bisa berkumpul dan bersilaturahmi bersama ibu-ibu lainnya dalam suasana yang baik dan religius,” katanya.

Kegiatan As-Sakinah Bersholawat menjadi gambaran bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial dan semangat gotong royong. Nilai tersebut sejalan dengan semangat Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong) dalam mendorong kebersamaan masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

GMPAR Gelar Sunatan Massal Gratis, Targetkan 100 Anak di Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gerakan Membangun Peduli Aspirasi Rakyat (GMPAR) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui kegiatan bakti sosial sunatan massal gratis yang digelar di GOR Singalodra, Desa Sindang, Kecamatan Sindang, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan sosial yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Indramayu.

Ketua DPC GMPAR Kabupaten Indramayu, Artha Pramudya, SH, mengatakan pada pelaksanaan tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 100 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu dapat mengikuti program sunatan massal tersebut.

Menurut Artha, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat yang selama ini terus dijalankan secara berkelanjutan. Untuk menjamin kualitas pelayanan medis, GMPAR kembali menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan ini merupakan program rutin yang kami selenggarakan setiap tahun. Untuk tahun ini kami menargetkan 100 peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Indramayu. Kami juga tetap bekerja sama dengan Dinas Kesehatan agar seluruh proses pelayanan berjalan aman dan sesuai standar medis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Dinas Kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan dengan baik, mulai dari pemeriksaan kesehatan awal, tindakan medis, hingga pemantauan pasca-sunat.

Selain memberikan manfaat dari sisi kesehatan, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang belum memiliki kemampuan untuk membiayai proses sunatan anak-anak mereka.

Sementara itu, Ketua Umum GMPAR, Retno Suyatno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, relawan, serta berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan sosial tersebut.

Menurutnya, GMPAR akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang sosial, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Sunatan massal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian nyata GMPAR kepada masyarakat. Kami ingin terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi warga. Ke depan, kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Retno.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua peserta mengaku terbantu dengan adanya program sunatan gratis yang dinilai sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Sebagai bentuk perhatian tambahan, panitia juga membagikan paket perlengkapan kesehatan serta makanan ringan kepada seluruh peserta dan pendamping yang hadir.

Melalui berbagai kegiatan sosial yang terus dilaksanakan, GMPAR menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta berkontribusi terhadap pembangunan sosial di Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika

Kodim 0606/Kota Bogor Gelar Sunatan Massal untuk 40 Anak di Masjid Jami Al-Hasanah

BOGOR.radarinformasi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor, di bawah kepemimpinan Komandan Kodim (Dandim) Letnan Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr (Han), menyelenggarakan kegiatan sunatan massal pada Sabtu (tanggal kegiatan).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Masjid Jami Al-Hasanah dan dipelopori oleh anggota staf intel Kodim 0606/Kota Bogor, Peltu Silahudin. Acara berlangsung di Masjid Jami Al-Hasanah, Kandang Roda, Bogor.

Sebanyak 40 anak dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bogor mengikuti kegiatan tersebut. Dandim 0606/Kota Bogor, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan kebahagiaan anak-anak.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya untuk memberikan manfaat langsung bagi anak-anak dan keluarganya. Kami ingin TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membantu meringankan kebutuhan mereka,” ujar Dandim.

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moral, Kodim 0606/Kota Bogor juga memberikan bingkisan kepada seluruh peserta sunatan massal. Bingkisan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan ini.

Para orang tua peserta mengapresiasi inisiatif ini. Salah satu orang tua peserta mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan acara tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0606/Kota Bogor dan Masjid Jami Al-Hasanah. Kegiatan ini sangat membantu kami, terutama bagi masyarakat kecil,” kata salah seorang orang tua peserta.

Acara berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar. Kolaborasi antara Kodim 0606/Kota Bogor dan Masjid Jami Al-Hasanah menunjukkan sinergi yang kuat dalam membantu memenuhi kebutuhan sosial masyarakat di wilayah Bogor.

Reporter : Rizal

Sunatan Massal dan Donor Darah Meriahkan Acara Grand Opening Klinik Pratama Syafaa Husada

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Klinik Pratama Rawat Inap Syafaa Husada resmi dibuka di Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Grand opening klinik ini diramaikan dengan kegiatan sunatan massal yang diikuti 59 anak dan donor darah oleh 42 peserta dari masyarakat sekitar, Rabu (1/1/2025).

Klinik yang dipimpin oleh H. Akyani ini menawarkan berbagai layanan kesehatan, termasuk Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam, poli umum, rawat inap, KIA, KB, apotek, laboratorium, USG, dan EKG. Dalam sambutannya, H. Akyani menjelaskan bahwa seluruh persyaratan dan izin telah dipenuhi sebelum peresmian. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk penggunaan BPJS yang saat ini dalam proses,” ujarnya.

H. Akyani juga menegaskan tujuan utama pendirian klinik ini adalah meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kecamatan Gantar, serta membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di bidang kesehatan. “Kami berharap klinik ini menjadi sahabat masyarakat dalam menjaga kesehatan dengan pelayanan profesional tanpa kelas,” tambahnya.

Warga setempat, Hasanudin, mengaku puas dengan pelayanan klinik setelah mengikuti acara sunatan massal untuk anaknya. “Kami bersyukur anak saya sehat setelah disunat. Terima kasih kepada H. Akyani dan Klinik Syafaa Husada atas pelayanan yang baik. Semoga klinik ini terus maju dan dipercaya masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran Klinik Pratama Rawat Inap Syafaa Husada diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat Mekarjaya dan sekitarnya, sekaligus menjadi solusi atas kebutuhan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

PT. Khitan Modern Nusantara Menggelar Sunatan Massal Tanpa Jarum Suntik

PT. Khitan Modern Nusantara Menggelar Sunatan Massal Tanpa Jarum Suntik

MUNABARAT.radarinformasi.com- Sunat Massal tanpa jarum suntik yang digelar oleh PT.Khitam Modern Nusantara disambut antusias oleh anak-anak Warga Desa Muna Barat, Kecamatan Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat-Sulawesi Tenggara, Minggu 05/09/2021.

Acara yang digelar di Aula kantor desa tersebut disambut antusias karena Sunat sudah menjadi tradisi dan diwajibkan bagi Umat Muslim, namun kali ini beda dari sebelumnya, dimana sunat sebelumnya pakai jarum suntik/perban dan setelahnya tidak bisa langsung pakai celana, namun dengan tekhnologi yang bertambah canggih, Sunat kali ini dilakukan tanpa memakai jarum suntik/perban dan bisa langsung pakai celana, mandi, juga main-main, tanpa merasakan sakit seperti suntik yang pernah dilakukan selama ini.

Ahmad. Mudatsir. S.Kep. Ns.MHPE, selaku General Manager PT. Khitan Modern Nusantara, mengatakan, “Sunat merupakan prosedur memotong kulit prepisium, penis atau kulup, dari sisi medis bertujuan supaya mencegah bermacam penyakit, diantaranya, gonore, herpes, kanker serviks dan infeksi saluran kemih”.

Lanjutnya, “Sunat tanpa jarum suntik ini pertama kali di Kabupaten Muna Barat yang dilaksanakan di desa Marobea, ada 51 peserta anak yang telah melaksanakan sunat massal tanpa jarum suntik, dengan lancarnya kegiatan ini, saya selaku Manager PT. Khitan Modern Nusantara, berterimakasih atas dukungan Kepala Desa Marobea, Medis setempat dan juga orang-orang tua peserta”.

“Harapan kami kedepan bukan hanya Desa Marobea yang akan mengikuti kegiatan sunat tanpa jarum suntik, tapi di seluruh Indonesia, terkhusus di kabupaten Muna Barat, mudah-mudahan pemerintah di seluruh Indonesia dapat melaksanakan mendukung kegiatan Sunat massal tanpa jarum suntik ini”, tutupnya.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi