Gudang Rongsokan Terbakar, Lima Rumah Warga di Anjatan Ikut Hangus Dilalap Api

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kebakaran hebat terjadi di Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Minggu pagi (20/7/2025). Sebuah gudang barang rongsokan milik Cuswanto (40) dilalap si jago merah, dan api dengan cepat merembet ke lima rumah warga di sekitarnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas di gudang tengah berlangsung. Kobaran api yang disertai asap pekat sontak membuat panik warga sekitar.

Kapolsek Anjatan AKP Rasita, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. “Diduga api pertama kali muncul dari dalam gudang penyimpanan. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami,” ujarnya.

Begitu menerima laporan, jajaran kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan mulai menjalar ke rumah-rumah warga di sekitar gudang.

Warga bersama aparat dari Polsek Anjatan langsung melakukan upaya pemadaman awal secara manual. Selang beberapa waktu, dua armada pemadam kebakaran dari Pos Damkar Patrol dan Damkar PLTU Sumuradem Sukra dikerahkan ke lokasi kejadian.

Komandan Regu 2 Pos Unit Patrol Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Dodi Nurhalim, mengatakan, delapan personel dari Pos Patrol dan Pos Jatibarang diterjunkan untuk memperkuat proses pemadaman. “Kami juga dibantu TNI-Polri, Damkar PLTU, perangkat desa, dan masyarakat. Api berhasil kami jinakkan sekitar pukul 10.30 WIB,” jelas Dodi.

Lima rumah yang turut terdampak milik Rastinah, Wasirih, Lisa, Sutinih, dan Anita Anggraeni. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Pasca Kebakaran Mapolsek Kandanghaur, Kapolres Indramayu Pastikan Layanan Kepolisian Tetap Berjalan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pasca kebakaran yang melanda Mapolsek Kandanghaur, Polres Indramayu bergerak cepat untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sebagai langkah sementara, pelayanan kepolisian dialihkan ke Kantor Balai Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Sabtu (8/2)

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, didampingi Wakapolres Kompol Ryan Faisal, meninjau langsung lokasi pelayanan sementara pada Jumat (7/2/2025). Kehadiran mereka disambut Danramil 1616/Kandanghaur, Lettu Inf H. Sutirjo, serta PJ Kuwu Desa Karanganyar, Joni.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan ruang pelayanan serta proses pemindahan barang-barang dari Mapolsek ke balai desa. Selain itu, sejumlah petugas terlihat membersihkan ruangan agar dapat digunakan dengan optimal.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan terbaik, meskipun Mapolsek Kandanghaur sedang dalam pemulihan,” ujar Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata.

Lebih lanjut, Iptu Junata menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal tanpa gangguan. Langkah cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab Polres Indramayu dalam menjaga stabilitas pelayanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Dengan sinergi antara Polres Indramayu, pemerintah desa, dan pihak terkait, kami berharap layanan kepolisian tetap berjalan efektif meskipun ada kendala pascakebakaran,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kantor Polsek Kandanghaur Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Kantor Polsek Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, dilanda kebakaran hebat pada Kamis (6/2/2002) malam. Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan sekitar pukul 22.15 WIB segera menuju lokasi dan berupaya memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh bagian kantor Polsek Kandanghaur hangus terbakar. Jumat (7/2)

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, menjelaskan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Berdasarkan keterangan saksi mata, Bripka Imron, yang sedang bertugas piket, kebakaran bermula ketika anggota Polsek melihat percikan api dari kabel di bawah komputer di ruang kasium. Api kemudian merambat ke AC dan menyebabkan ledakan yang membuat situasi panik.

Anggota polisi yang bertugas segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga setempat yang menyaksikan kejadian turut membantu dengan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, api terus membesar hingga akhirnya menjalar ke seluruh bagian kantor.

Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB dengan menerjunkan tiga unit armada, dibantu satu unit dari Pertamina Ep Asset 3 Cemara. Pemadaman dilakukan dengan cepat untuk mencegah api semakin meluas. Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, beserta Wakapolres Kompol Ryan Faizal dan jajaran Polres Indramayu lainnya juga turun langsung ke lokasi kejadian. Salah satu prioritas utama mereka adalah mengevakuasi senjata api dan amunisi yang tersimpan di dalam kantor Polsek.

Setelah upaya pemadaman yang intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.35 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerusakan total pada bangunan Polsek Kandanghaur. Saat ini, kasus kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kebakaran Warteg Akibat Kebocoran Regulator Gas

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kebakaran terjadi di Warteg Abdi Jaya, Jalan Mayjen H.E Sukma No. 08, Kampung Telukpinang RT 02/RW 02, Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 10 Desember 2024, sekitar pukul 16.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga akibat kebocoran regulator gas. Rabu (11/12)

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden bermula ketika pemilik warteg, Siti Nurkhasanah (37), sedang memasak. Tanpa disadari, regulator gas yang digunakan mengalami kebocoran. Api yang menyambar gas di dekat kompor menyebabkan ledakan, sehingga api dengan cepat menjalar dan mengakibatkan kebakaran.

Tim pemadam kebakaran dari Unit Damkar Ciawi yang tiba di lokasi segera memadamkan api dengan satu unit mobil pemadam. Pemilik warteg, yang mengalami luka bakar serius di bagian muka, lengan, serta kedua kaki, langsung dilarikan ke RSUD Ciawi menggunakan ambulans desa setempat. Luka bakar yang dialami korban diperkirakan mencapai 40 persen.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh kebocoran pada regulator gas. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, kobaran api berhasil dipadamkan tanpa meluas ke bangunan lain.

Korban diketahui bernama Siti Nurkhasanah, warga asli Brebes berusia 37 tahun, yang kini tinggal di lokasi kejadian. Saksi-saksi yang memberikan keterangan kepada polisi adalah R (51), warga Desa Banjaranyar, Brebes, dan DP (39), warga Desa Pandansari, Ciawi, Bogor.

Akibat kebakaran ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Ciawi, sementara situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tengah Asik Terlelap, Warga Gunung Sindur Dikejutkan Oleh Suara Ledakan

BOGOR.radarinformasi.com – Peristiwa kebakaran terjadi di gudang penyimpanan gas elpiji di Kampung Dan, Desa Pabuaran RT 01/RW 03, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Laporan diterima oleh Polsek Gunung Sindur, yang langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian. Senin (25/11)

Kapolsek Gunung Sindur, Kompol Budi Santosa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kebakaran tersebut bermula ketika saksi T mencoba menyalakan kompor gas untuk memasak. Api tiba-tiba menyambar hingga merambat ke gudang penyimpanan gas elpiji, diduga akibat kebocoran tabung gas.

“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 23.00 WIB. Tim yang dipimpin oleh Pawas AKP Rus Oktavianto langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, kobaran api sudah terlihat besar. Dalam waktu yang bersamaan, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Parung tiba, diikuti dua unit mobil damkar dari Tangerang Selatan,” ujar Kapolsek. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Pemilik gudang diketahui bernama MY alias Jimi, warga Tangerang berusia 48 tahun, yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Perumahan BPP Cogreg, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Adapun saksi-saksi yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian adalah M. Yunus (48 tahun), warga Perumahan BPP Cogreg, Kecamatan Ciseeng; T (30 tahun), warga Kampung Pasir Madang, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja; AS (30 tahun), warga Kampung Cimeong, Kecamatan Ciseeng; dan A (17 tahun), warga Cogreg, Kecamatan Ciseeng.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang terbakar, di antaranya 270 tabung gas ukuran 3 kg, 20 tabung gas ukuran 12 kg, 6 tabung gas ukuran 50 kg, satu unit mobil pickup Suzuki Tayo (B 9051 NAO), dan beberapa alat suntik gas. Barang bukti yang tidak terbakar meliputi satu unit mobil truk engkel Dhyna (B 9979 DC) berwarna biru yang memuat sekitar 100 tabung gas ukuran 12 kg.

Hasil penyelidikan awal menyimpulkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas dari tabung elpiji yang tersambar api dari kompor gas. Hingga berita ini diturunkan, lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi, dan investigasi lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan tidak ada penyebab lain dalam kebakaran ini. Pihak Polsek Gunung Sindur mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas guna menghindari insiden serupa di masa mendatang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Megamendung dan Instansi Terkait Tangani Kebakaran Lahan Kosong

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran lahan kosong terjadi pada Jumat siang, 25 Oktober 2024, di kawasan RT 03/02 Kampung Coblong, Tegal Mindi, Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Kebakaran yang melahap area seluas kurang lebih 7.000 meter persegi di lahan milik warga bernama Iwan ini dilaporkan oleh warga setempat sekitar pukul 13.20 WIB. Sabtu (26/10)

Menurut keterangan dari staf desa, Bunyamin, ia menerima laporan dari warga dan segera menghubungi Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) UPT Ciawi. Dua unit pemadam kebakaran dikerahkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Upaya pemadaman berlangsung cepat, dan dalam waktu kurang lebih 30 menit, kobaran api berhasil dijinakkan.

Kapolsek Megamendung, AKP Dedi Hermawan, S.H., menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam insiden ini. “Kebakaran ini diduga disebabkan oleh cuaca panas yang memicu pembakaran ilalang di lahan kosong, mengakibatkan keluarnya percikan api dari terik matahari,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, kondisi di sekitar lokasi dinyatakan aman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi peristiwa serupa, terutama di musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran dan gangguan kamtibmas lainnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Bersama Instansi Terkait Cek Lokasi Kebakaran Pabrik PT Hiqual Motorindo Indonesia

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cibinong menerima laporan dari masyarakat terkait peristiwa kebakaran di pabrik PT Hiqual Motorindo Indonesia, yang berlokasi di Jalan Bintang Mas No. 47, RT 01/02, Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Rabu (23/10)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kebakaran terjadi pada Rabu, 23 Oktober 2024, sekitar pukul 14.30 WIB, dan dilaporkan ke pihak berwenang pada pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi Herman, seorang petugas keamanan di pabrik, kebakaran dipicu oleh ledakan mesin baru di ruang chrome saat proses uji coba. Ledakan tersebut menyambar sejumlah bahan mudah terbakar, seperti bensin, thinner, dan vernis, sehingga api dengan cepat membesar.

Karyawan yang melakukan uji coba mesin, Yudi, mengalami luka bakar di kedua kakinya. Ia segera dilarikan ke RS PMI Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.

Beberapa ruangan terdampak dalam kebakaran ini, di antaranya ruang chrome, ruang produksi, dan ruang mesin injeksi. PT Hiqual Motorindo Indonesia diketahui merupakan perusahaan yang bergerak dalam perakitan lampu rotator, sirene, dan lampu sein motor.

Pemadaman melibatkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, dipimpin oleh Sekretaris Dinas Damkar, Drs. Hidayat Saputra. Sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan, dan situasi dinyatakan aman serta kondusif.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menilai kerugian yang ditimbulkan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciampea dan Instansi Terkait Tinjau Lokasi Kebakaran di Pasar Jumat, Desa Cibitung Tengah

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran melanda lima kios di Pasar Jumat, Kampung Cibitung Tengah, RT 007/002, Desa Cibitung Tengah, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, S.I., M.H., menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan pasar, Hery, bersama dua rekannya, Manta dan Ado, saat melakukan patroli rutin. Mereka melihat kepulan asap dan api di kios pakan ayam milik Bambang. Upaya awal untuk memadamkan api dilakukan menggunakan air sumur, namun karena material kios sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat menyebar ke kios lain.

Kios yang terbakar meliputi kios pakan ayam milik Bambang, kios bubur milik Zaenal Abidin, kios ayam potong milik Husen, kios nasi goreng milik Burhanudin, dan kios sayuran milik Sukriyadi.

Tiga unit pemadam kebakaran dari Leuwiliang dikerahkan dan berhasil memadamkan api pada pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik dari kios pakan ayam milik Bambang.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Situasi di lokasi saat ini kondusif, dan petugas bersama warga tengah melakukan pembersihan sisa-sisa puing yang masih bisa diselamatkan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kebakaran Rumah di Desa Cibedug, Polsek Ciawi dan Warga Berhasil Atasi Situasi

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran melanda rumah warga di Kampung Cibedug, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Kamis (19/10/2024) sekitar pukul 23.30 WIB. Kejadian ini diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di lantai dua rumah korban. Jumat (18/10)

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, S.H., menjelaskan bahwa kebakaran bermula saat penghuni rumah, Pipih (62), terbangun dan mendapati atap di lantai dua rumahnya telah terbakar. “Saat itu korban langsung membangunkan anak dan anggota keluarganya yang sedang tertidur lelap untuk segera menyelamatkan diri,” ungkap Agus.

Api dengan cepat membesar, dan asap tebal mulai memenuhi rumah. Korban beserta keluarganya berhasil keluar dengan selamat, sementara warga sekitar berupaya membantu memadamkan api. Sekitar pukul 23.30 WIB, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran wilayah Ciawi untuk mendapatkan bantuan.

Korban, Pipih (62), berprofesi sebagai ibu rumah tangga, mengalami luka bakar di bagian wajah serta lengan kiri dan kanan. Ia tinggal di Kampung Cibedug, Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Berdasarkan keterangan polisi, kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp30 juta.

Polisi juga telah meminta keterangan dari dua saksi di lokasi kejadian, yakni Siti Halima dan Linda, keduanya berusia 28 tahun dan merupakan warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi sudah terkendali. Warga bersama pihak kepolisian dan korban masih melakukan evakuasi serta pembersihan sisa-sisa kebakaran.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cijeruk Cek TKP Kebakaran Rumah di Perum Casablanca

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Cijeruk menerima laporan kebakaran rumah di Blok E18, Perum Casablanca, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, pada Selasa (24/9/2024).

Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran rumah pada Selasa, 23 September 2024, sekitar pukul 11.05 WIB di Blok E18, Perum Casablanca,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP oleh Polsek Cijeruk, kronologi kebakaran adalah sebagai berikut: Sekitar pukul 11.05 WIB, seorang petugas keamanan bernama Rahmat menerima informasi dari warga bahwa terjadi kebakaran di Blok E18. Rahmat segera menuju lokasi dan mendapati asap hitam tebal keluar dari lantai dua rumah tersebut. Mengetahui bahwa rumah tersebut dihuni oleh seseorang, Rahmat berusaha memanggil penghuni namun tidak mendapat respons. Terpaksa, pintu rumah dijebol. Namun, saat masuk, asap tebal menghalangi pencarian penghuni rumah tersebut.

Pada pukul 11.15 WIB, Rahmat segera melaporkan kejadian ini ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor. Petugas tiba di lokasi pada pukul 11.35 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dalam waktu 25 menit. Penghuni rumah ditemukan di lantai dasar dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi.

Polisi menduga kebakaran terjadi karena penghuni rumah, yang diduga memiliki gangguan kejiwaan, membakar matras kasur di dua kamar lantai dua.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua matras yang terbakar dan dua korek api gas dari penghuni rumah, yang juga ditemukan membawa dua pisau dapur di pinggangnya. Selain itu, beberapa barang seperti satu set kursi tamu, dua unit televisi (TV 21” dan TV 42”), serta sebuah speaker aktif juga ikut terbakar.

Penghuni rumah, SA (46), yang berdomisili di Sukamukti, Sukamaju, Cilodong, Depok, akan dibawa oleh saudaranya yang juga pemilik rumah tersebut.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, pelaku sudah diamankan oleh pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule