Pemdes Tugu Jaya Gelar Musrenbangdes, Bahas RKPDes 2027 dan Usulan Pembangunan 2028

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Tugu Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2028.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tugu Jaya Mochamad Rifqi Abdillah, S.Pd, Sekretaris Desa beserta jajaran Pemerintah Desa Tugu Jaya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tugu Jaya, Pendamping Desa Kecamatan Cigombong, perwakilan kepala sekolah setempat, serta tokoh masyarakat.

Dalam Musrenbangdes tersebut, berbagai aspirasi masyarakat dibahas sebagai bahan penyusunan program pembangunan desa, mulai dari pembangunan fisik hingga program pemberdayaan masyarakat dan bidang kesehatan.

Kepala Desa Tugu Jaya, Mochamad Rifqi Abdillah, S.Pd, mengatakan seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbangdes sebelumnya telah melalui proses musyawarah di tingkat wilayah.

“Ajuan dari masyarakat alhamdulillah sudah disampaikan melalui RT/RW dan BPD masing-masing. Sebelumnya, sebelum Musrenbangdes ini dilaksanakan, di setiap wilayah juga sudah dilakukan musyawarah yang melibatkan anggota BPD dan RT/RW,” ujar Mochamad Rifqi Abdillah.

Menurutnya, hasil musyawarah di tingkat wilayah tersebut kemudian dibawa ke Musrenbangdes untuk dibahas bersama dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan anggaran desa.

“Dari masyarakat ada beberapa usulan pembangunan fisik, seperti jalan, air, turap dan pembangunan lainnya. Ada juga beberapa usulan pemberdayaan. Terkait kesehatan, alhamdulillah tadi juga ada dari bidang kesehatan, termasuk dr. Sudarni selaku kepala puskesmas, yang menyampaikan program terkait kesehatan. Insyaallah semuanya akan kami akomodir,” katanya.

Dalam menentukan skala prioritas pembangunan, pihak desa mempertimbangkan sejumlah aspek, salah satunya kondisi pembangunan serta tingkat kemanfaatannya bagi masyarakat.

“Kalau terkait prioritas, kita lihat juga apakah pembangunan tersebut memang sudah layak diperbaiki atau belum. Kemudian dari segi kemanfaatannya, apakah manfaatnya untuk banyak orang atau hanya bisa dilalui oleh warga sekitar. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami dalam menentukan program yang harus diutamakan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Mochamad Rifqi mengatakan hampir seluruh wilayah Desa Tugu Jaya sebelumnya telah mendapatkan pembangunan. Namun, sejumlah infrastruktur yang telah dibangun sejak beberapa tahun lalu tentunya membutuhkan pemeliharaan maupun perbaikan kembali.

“Kalau bicara yang belum tersentuh pembangunan, sepertinya hampir tidak ada. Hampir semuanya sudah tersentuh. Mungkin sekarang kondisinya sudah rusak atau perlu diperbaiki. Karena anggaran desa ini bukan hanya ada di zaman saya, dari sekitar tahun 2014 juga sudah ada anggaran desa, sehingga pembangunan sebelumnya sudah menyentuh hampir seluruh wilayah,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa usulan masyarakat akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta perencanaan pembangunan desa dalam jangka panjang.

“Kita sebelumnya juga sering turun ke lingkungan. Usulan-usulan warga akan kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran dan perencanaan jangka panjang desa. InsyaAllah itu sudah kami rencanakan,” pungkasnya.

Dengan adanya Musrenbangdes tersebut, Pemdes Tugu Jaya berharap perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, skala prioritas, pemerataan wilayah, serta kemampuan anggaran desa.

Red

Musrenbang : RKPDesa Tahun 2025 Desa Bojongmurni Berjalan Lancar

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) tahun 2025 pada Rabu, 16 Oktober 2024. Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kabupaten Bogor “Tegar Beriman”, diikuti dengan pembacaan tata tertib Musrenbang. Rabu (16/10)

Kepala Desa Bojongmurni, Muhamad Kusnadi, memberikan sambutan yang membuka jalannya musyawarah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Musrenbang RKPDesa 2025 dengan baik dan mengapresiasi seluruh peserta yang hadir.

“Kami berharap hasil musyawarah ini dapat menghasilkan program-program yang tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan warga, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bojongmurni,” ujar Kusnadi.

Acara tersebut turut dihadiri oleh pendamping desa, perwakilan dari Kecamatan Ciawi dan jajarannya, Bhabinkamtibmas Prasetya, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Ketua BPD Desa Bojongmurni dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga dan memelihara infrastruktur serta fasilitas yang telah dibangun.

Perwakilan Camat Ciawi, Kasi Ekbang, Rosma, menekankan pentingnya agar setiap usulan yang diajukan oleh masyarakat benar-benar berdasarkan kebutuhan, bukan hanya sekedar keinginan. Ia juga menekankan bahwa prioritas pembangunan harus disusun dengan matang.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Hasil dari diskusi yang terbagi dalam empat kelompok disampaikan kepada forum. Deby selaku salah satu perwakilan kecamatan mengingatkan semua pihak untuk mengawal dan memastikan rencana yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik.

Acara ditutup dengan pembacaan berita acara serta penandatanganan oleh Kepala Desa Muhamad Kusnadi dan salah satu tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk persetujuan atas hasil musyawarah. Musrenbang ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat menghasilkan program-program yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Desa Bojongmurni.

Reporter : Lina
Redaktur : Rizal

Musyawarah Desa Pandansari dalam Rangka Rencana Pembangunan Desa dan Peningkatan Gizi Masyarakat

Musyawarah Desa Pandansari dalam Rangka Rencana Pembangunan Desa dan Peningkatan Gizi Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com- Pemerintah Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, kembali menggelar Musyawarah Desa di penghujung tahun 2021, Musyawarah Desa (Musdes) tersebut dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDesa) tahun 2022, kegiatan sendiri dilaksanakan pada Sabtu, (04/11/21).

Acara yang digelar di Aula desa tersebut dihadiri oleh Rusli Maksum,S.ip selaku Kepala Desa beserta perangkat, Pendamping Desa serta RT, RW, LPM, BPD dan Ade Hanafi selaku Ketua KPMD. Dalam Musdes tersebut membahas tentang perencanaan pembangunan desa untuk tahun anggaran 2022 dan cara pencegahan Stunting serta mobil ambulans yang diharapkan bisa terealisasi di tahun 2022 mendatang.

“Saya harap perencanaan pembangunan di wilayah Desa Pandansari tahun 2022 harus mengikuti aturan, dengan tetap melibatkan LPM, BPD dan juga TPK serta KPMD, agar semua berjalan sesuai harapan dan peraturan, selain itu juga kita harus terus menggerakkan program Stunting, agar tercipta generasi muda yang sehat dalam hal pemenuhan gizi”, ujar Rusli Maksum,S.ip.

Masih menurutnya, “Harapan terbesar saya di tahun 2022, mobil Ambulans dapat terealisasikan, sehingga masyarakat dapat mudah dalam pemenuhan faktor kesehatan, karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan mobil tersebut”.

Sementara itu, Ade Hanafi selaku Ketua KPMD, menuturkan bahwa, “Semoga apa yang sudah dibahas dalam Musdes ini dapat segera terealisasikan, sehingga masyarakat Desa Pandansari dapat menikmati hasil dari pembangunan maupun dari segi kesehatan, sama seperti halnya pak Kades, mudah-mudahan mobil ambulans yang sudah lama ditunggu oleh Warga untuk penunjang kesehatan dapat direalisasikan tahun 2022 nanti”.

Sumber : Ade Hanafi (Ketua KPMD)
Redaktur : Dewi Pelangi