Polsek Gunung Putri dan Tim INAFIS Polres Bogor Olah TKP Penemuan Mayat Membusuk di Perumahan Bumi Mutiara

BOGOR.radarinformasi.com– Warga Perumahan Bumi Mutiara, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dikejutkan oleh penemuan mayat seorang pria yang telah membusuk di rumahnya pada Kamis sore, 29 Agustus 2024. Mayat tersebut ditemukan di rumah korban, Shopransah, yang beralamat di Blok JJ2 No. 2, setelah warga mencium bau tidak sedap di lingkungan sekitar selama beberapa hari. Jumat (30/8)

Usman (47), petugas keamanan perumahan, menjelaskan bahwa warga mulai menyadari bau menyengat sejak Senin, 26 Agustus 2024. Namun, mereka tidak mengetahui sumber bau tersebut hingga bau semakin kuat pada Kamis, mendorong Usman bersama lima warga lainnya untuk menelusuri asal bau di kawasan perumahan.

Setelah menyusuri beberapa rumah, mereka menemukan bahwa bau tersebut berasal dari rumah korban, Shopransah. Pintu rumah korban ternyata tidak terkunci, dan ketika mereka masuk, korban ditemukan telah meninggal dunia dalam keadaan membusuk, posisi tengkurap di lantai rumah, dan tanpa mengenakan pakaian.

Warga segera melaporkan kejadian ini kepada aparat desa, yang kemudian meneruskannya kepada pihak kepolisian. Polsek Gunung Putri segera mengirimkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Berdasarkan informasi awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di lokasi kejadian. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat ini. Beberapa saksi telah dimintai keterangan, dan jenazah korban sudah kami bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum,” terang Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby Kartika Putra.

Kasus ini sementara ditangani oleh Polsek Gunung Putri dengan dukungan dari Satreskrim Polres Bogor untuk penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib guna menjaga keamanan lingkungan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Bersama Instansi Terkait Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jasad di Pinggir Jalan

BOGOR.radarinformasi.com– Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, Polsek Gunung Putri menerima laporan mengenai penemuan jasad seorang perempuan di Jalan Baru, Desa Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 16.00 WIB. Minggu (18/8)

Kapolsek Gunung Putri, AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K., menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari masyarakat yang melihat seorang perempuan tergeletak dalam kondisi tidak bergerak di pinggir jalan dekat Warung Ubi Cilembu pada pukul 15.45 WIB, saksi yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan ke Polsek Gunung Putri.

Pada pukul 16.00 WIB, Polsek Gunung Putri bersama bidan desa dan Ikatan Pekerja Sosial (IPS) tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan pada korban tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah dilakukan olah TKP, pihak kepolisian dari Polsek Gunung Putri dan tim medis mendapatkan informasi dari para saksi mengenai identitas korban, yang diketahui bernama Anen, warga Kampung Cikeas Udik, RT 02/RW 05, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menunggu pihak keluarga guna tindakan lanjutan. Dugaan sementara, korban mengalami sakit dan jatuh sehingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian tetap kondusif dan jasad korban sudah dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Investigasi Penemuan Jasad Laki-Laki di Toilet Mess Karyawan Pabrik Bakso

BOGOR.radarinformasi.com – Pihak Kepolisian Polsek Gunung Putri mendapatkan laporan dari warga masyarakat terkait ditemukannya jasad seorang laki-laki di mess karyawan pabrik baso, Senin, 5 Agustus 2024 sekitar pukul 20.00 WIB tepatnya di alamat Kampung Kadupugur, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Selasa (6/8)

Kapolsek Gunung Putri, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pada hari Senin tanggal 5 Agustus 2024, sekitar pukul 20.00 WIB, kejadian bermula saat Jenny mencari keberadaan korban ke kamar mess. Kebetulan pintu tidak dikunci dan menemukan korban sudah tergeletak di dalam kamar mandi dengan posisi hanya memakai handuk.

Pihak Kepolisian Polsek Gunung Putri yang mendapatkan laporan tersebut langsung menuju lokasi TKP dan melakukan olah TKP serta menggali keterangan dari para saksi. Diketahui identitas korban adalah Irwan Pahlifi (56), merupakan warga Jalan Kemerdekaan No. 3.5 Kota Baru, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, dengan pekerjaan karyawan swasta. Beberapa saksi yang juga merupakan rekan korban telah dimintai keterangan di antaranya Jenny (18), S (52) dan M (18).

Hasil olah TKP pihak Kepolisian dan pemeriksaan para saksi menyatakan bahwa korban tidak diautopsi tetapi hanya dilakukan pemeriksaan luar. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat dan akan dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan. Diketahui hasil medis menyatakan korban meninggal dunia karena memiliki riwayat sakit dan dikuatkan dengan ditemukan obat-obatan yang dikonsumsi korban.

Sampai berita ini diturunkan, korban sudah dievakuasi pihak pabrik ke kampung halamannya di Lampung untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Mediasi melalui Restorative Justice Terkait Dugaan Kasus Jual Beli Bangku di SMPN 02 Gunung Putri

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kesepakatan damai berhasil dicapai dalam dugaan kasus jual beli bangku sekolah di SMPN 02 Gunung Putri yang mencuat saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kasus ini bermula dari laporan seorang jurnalis bernama Budiman, yang mengangkat isu jual beli bangku sekolah yang diduga melibatkan istri Kepala Desa Cikeas Udik, Betty Yulia. Senin (29/7/24)

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, S.H., M.H, menjelaskan bahwa pada Senin, 29 Juli 2024, sekitar pukul 13.30 WIB, Kapolsek Gunung Putri bersama Kanit Serse dan lima anggota lainnya mediasi melalui restorative justice antara kedua belah pihak di Kantor Desa Cikeas Udik. Mediasi ini dilakukan menyusul laporan adanya kegaduhan terkait dugaan jual beli bangku sekolah tersebut.

Dalam mediasi, Budiman hadir bersama tim pengacaranya yang dipimpin oleh Desi. Di sisi lain, Betty Yulia, yang dituduh terlibat dalam praktik jual beli bangku sekolah, menyangkal semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

“Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan tidak melanjutkannya ke ranah hukum. Mereka juga sepakat untuk saling memaafkan dan mengakui bahwa terjadi kesalahpahaman terkait informasi yang beredar,” ucap Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin

Kesepakatan ini dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang bermaterai dan ditandatangani oleh kedua belah pihak serta saksi-saksi yang hadir. Dalam mediasi tersebut, turut hadir Camat Gunung Putri, Kades Cikeas Udik, Kades B.J. Nangka, Kades Ciangsana, Kades Wanaherang, Kades Kranggan, Kades Cicadas, Ketua BPD Cikeas Udik, serta staf desa lainnya.

Proses mediasi berlangsung kondusif dan lancar. Kapolsek Gunung Putri berharap kesepakatan ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dan menghimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsek Gunung Sindur Turun Langsung Bersama Anggotanya Mendatangi TKP Kecelakaan Kerja Bangunan 

BOGOR.radarinformasi.com- Seorang pekerja bernama AEP Saipul Mikdar berumur 32 tahun, warga Dusun Sukasari, Desa Janggalan, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, tewas dalam kecelakaan kerja pada Senin 24 Juni 2024. Kejadian bermula sekitar pukul 08.30 WIB di Kampung Rawakalong, Desa Rawakalong, RT 002/002, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Selasa (25/6/2024).

Menurut keterangan saksi, kecelakaan terjadi saat Saipul Mikdar sedang melepas tiang penyangga Canopi dari bahan cor semen. Tanpa peringatan, struktur tersebut runtuh dan menimpa tubuhnya, menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian. Selain Saipul Mikdar, seorang pekerja lainnya bernama Sopyan yang berumur 41 tahun, warga KSB Kelapa Gading Blok L, Kecamatan Copocok Jaya, Kota Serang, Provinsi Banten, mengalami luka ringan akibat tertimpa pecahan cor.

Kapolsek Gunung Sindur, dalam laporannya, menyatakan bahwa penyebab kecelakaan ini diduga karena kurangnya perhatian dari Saipul Mikdar saat melakukan pekerjaannya, dan faktor kurangnya komunikasi antara mandor dan pekerja juga turut berperan dalam kejadian ini.

“Kapolres Bogor beserta jajarannya telah mendapatkan laporan resmi terkait kecelakaan ini. Upaya investigasi lebih lanjut masih dalam proses untuk mengungkap detail kronologis kejadian secara menyeluruh, sampai berita ini diturunkan korban sudah dibawa ke RS dalam penanganan medis dan dihubungi pihak keluarganya.

Sumber Humasn Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Cek TKP Lokasi Penemuan Mayat Di Desa Karangan

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Minggu, 23 juni 2024 sekitar pukul 08.00 WIB, anggota Polsek Gunung Putri, Aiptu Muhtar Sawabi (Binmas), Aiptu Muzazin (Reskrim) beserta Tim melaksanakan Giat cek TKP Lokasi penemuan mayat gantung diri di Kampung Karanggan Muda, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, S.H.,M.H.  menjelaskan bahwa,  “Pihak Polsek Gunung Putri mendapatkan laporan terkait adanya penemuan mayat diduga gantung diri, yang mana Pihak Kepolisian langsung bergerak cepat mendatangi lokasi untuk olah TKP penemuan mayat tersebut”.

Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul atau benda tajam, hanya ada luka bekas jeratan di sekitar leher. Jasad tersebut selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat jati untuk dilakukan autopsi.

Sampai berita ini diturunkan, situasi disekitar tempat kejadian sudah kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Bersama Unit Laka Lantas Polres Bogor Tangani Kecelakaan Maut di Jalan Raya Mercedes Benz

BOGOR.radarinformasi.com- Kecelakaan lalu lintas yang tragis terjadi pada Rabu 29 Mei 2024 sekira pukul 11.30 WIB di Jalan Raya Mercedes Benz, Kampung Cicadas, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor dan sebuah truk bak yang belum diketahui nomor polisinya. Kamis (30/05/24).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, SH., menjelaskan bahwa benar telah terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas antara kendaraan sepeda motor roda dua dengan sebuah truk, Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Pengendara sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi F-6591-KL, Jhonson P.H. Hutahuruk, tewas di tempat kejadian. Korban diketahui beralamat di Kampung Jampang, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Korban dibawa ke RS Thamrin Cileungsi setelah kecelakaan.

Hasil penyelidikan cek olah TKP pihak kepolisian, kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai oleh korban mencoba mendahului truk bak yang ada di depannya. Namun, stang kanan sepeda motor menyenggol body depan sebelah kiri truk, yang kemudian membuat Korban MD Jhonson dan motornya terjatuh ke kanan jalan dan terlindas oleh ban belakang truk tersebut. Pengemudi truk segera melarikan diri setelah kejadian.

Dari Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana, SIK., pun turut bicara bahwa pihak kepolisian unit laka lantas hasil olah TKP dimana menduga bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian korban pengendara sepeda motor tersebut yang tidak berhati-hati dan tidak menjaga jarak aman saat mendahului truk. 

“Berdasarkan keterangan saksi di lokasi dan hasil olah TKP, penyebab kecelakaan patut diduga karena kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak menjaga jarak aman saat mendahului,” ujar AKP R. Rizky Guntama Ganda Permana.

Kecelakaan ini juga menyebabkan kerugian materi sebesar Rp 500.000.- (lima ratus ribu rupiah), Selain itu, terdapat satu korban luka ringan yang merupakan penumpang sepeda motor Honda Beat, namun identitasnya belum diketahui karena langsung pulang ke rumah setelah kejadian.

“Polisi telah mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti-bukti serta mencari saksi-saksi untuk membantu penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan terus mendalami kasus ini dan berusaha menemukan pengemudi truk yang melarikan diri”, tambah AKP Rizky.

Sumber Humas Polres Bogor 

Bule

Mayat Perempuan Pinggir Kali Hebohkan Warga Desa Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com- Geger penemuan mayat di tepi Kali Cikeas, tepatnya di Kp. Bubulak Rt 003/004, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Mendapat laporan hal tersebut dari masyarakat Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin bersama anggota melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis 16 Mei 2024 sekitar pukul 12.00 WIB. Jumat (17/05/24).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, SH menjelaskan dari hasil olah TKP dilokasi ditemukan keterangan bahwa identitas korban adalah seorang perempuan bernama Sanih, lahir di Bekasi pada tanggal 16 Mei 1988, dengan alamat di Kampung Pondok Benda Rt 002/001, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Dua orang saksi, Umiah dan Fajiah, memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

“Kronologis kejadian menurut keterangan saksi dan ketua RT, pada pukul 11.30 WIB, Ketua RT mendapat informasi dari saksi bahwa ada orang meninggal di pinggir kali Sungai Cikeas. Setelah menerima laporan tersebut, Ketua RT segera menghubungi Bimas dan Kapolsek Gunung Putri. Piket fungsi langsung datang ke TKP untuk melakukan olah TKP. Setelah proses olah TKP selesai, mayat korban dibawa ke pos untuk dipastikan identitasnya oleh pihak keluarga”, jelas Kapolsek.

Setelah dikonfirmasi oleh pihak keluarga bahwa korban adalah istri mereka, mayat korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit RS Polri Soekanto Kramatjati  untuk otopsi jenazah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Akibat Bocor Gas Saat Memasak, Seorang Pedagang alami Luka Bakar

BOGOR.radarinformasi.com- Kebakaran hebat melanda sebuah kontrakan di Kampung Tlajung, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Selasa dini hari, 14 Mei 2024. Insiden tersebut mengakibatkan Muhammad Kurniawan (40) seorang pedagang mengalami luka bakar serius. Selasa (14/05/2024).

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin,SH menjelaskan bahwa Kejadian bermula sekitar pukul 04.00 WIB saat Kurniawan sedang memasak nasi dan air. Saat itu, terdengar suara desis gas bocor namun tidak tercium bau gas. Seorang karyawan, Muhammad Rizki Fadilah, sempat memperingatkan Kurniawan untuk mematikan kompor. Namun, ketika kompor dinyalakan kembali, api tiba-tiba menyambar, membakar Kurniawan yang berada di dekatnya.

Kurniawan berusaha memadamkan api, namun api semakin membesar dan sulit dikendalikan. Kurniawan kemudian dilarikan ke Puskesmas Wanaherang untuk mendapatkan perawatan akibat luka bakar yang dideritanya.

Petugas dari Polsek Gunung Putri, bersama anggota Lantas, Bhabinkamtibmas serta Babinsa, dan perangkat Desa Wanaherang segera melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi kejadian. Dua unit pemadam kebakaran dari BPBD Kabupaten Bogor dikerahkan untuk memadamkan api.

Polsek Gunung Putri menyatakan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat karena kebocoran gas yang menyambar ke kompor saat dinyalakan. Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi untuk memperjelas kronologi kejadian.

“Saat ini kami masih mendalami penyebab pasti kebakaran dan akan terus melakukan investigasi lebih lanjut. Korban sudah dilarikan ke puskesmas dan api berhasil dipadamkan,” ujar AKP Didin Komarudin.

Kerugian akibat kebakaran ini belum dapat dipastikan, namun pihak kepolisian terus berupaya untuk mendapatkan informasi lengkap terkait dampak materi yang ditimbulkan melalui penyelidikan investigasi lebih lanjut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Gunung Putri Lakukan Olah TKP Terkait Temuan Mayat Bayi Di Pinggir Kali Cikeas

BOGOR.radarinformasi.com- Piket Fungsi Polsek Gunung Putri bersama Panit Patroli AKP Asep Jubaeri berdasarkan laporan dari masyarakat  melaksanakan cek TKP penemuan mayat bayi di pinggir kali Cikeas pada Sabtu 20 April 2024 sekitar pukul 12.30 WIB. Minggu (21/04/2024). 

Kapolsek Gunung Putri AKP Didin Komarudin, SH menjelaksan bahwa benar hari ini Sabtu 20 Apri  2024 sekitar pukul 12.30 WIB. Ditemukan mayat bayi di pingir kali Cikeas Kp. Bojong Kulur Rt 002/003  Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. 

Dari hasil olah TKP pihak Kepolisian Polsek Gunung Putri dan Team INAFIS Polres Bogor, diketahui  mayat bayi tersebut baru dilahirkan dan berjenis kelamin Laki-laki. 

Hasil pemeriksaan para saksi yang berada di sekitar TKP bernama MS (47 th) dan R mengatakan kepada pihak Kepolisian Gunung Putri dimana awal mula kejadian menurutnya sekitar jam 11.00 WIB mau mencari rebung bambu untuk di masak pinggir kali Cikeas tepatnya di depan Perum Anabuki, setelah turun ke bantaran kali deket gombongan bambu tercium menyengat bau bangkai dan melihat kaya ada boneka, setelah di dekati bukan boneka melainkan mayat bayi yang tengkurep, setalah tau mayat bayi langsung saksi minta tolong kepada warga lain yang sedang mancing, setelah itu pemancing bernama Bulbul  telpon kepada Bhabinkamtibmas, kemudian pihak Polsek Gunung Putri menindak lanjuti adanya laporan masyarakat tersebut dan mendatangi TKP, kemudian mayat bayi tersebut dibawa  Ke RS Polri Kramatjati Jakarta Timur. 

“Dalam hal ini Polsek Gunung Putri menindak lanjutti proses penyelidikan untuk mencari pelaku yang membuang mayat bayi tersebut, kami pun menghimbau apabila ada dari warga masyarakat yang mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan penemuan hal ini agar bisa membantu menghubungi pihak Kepolisian untuk membantu mengungkap perkara ini”.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule