DPC PPP Indramayu Siap Kosongkan Kantor di Jalan Pahlawan, Dukung Penataan Aset Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Indramayu, yang merupakan salah satu partai pendukung pasangan calon Lucky Hakim–Syaefudin, menyatakan kesiapannya mengosongkan kantor sekretariat yang berlokasi di Jalan Pahlawan No. 31, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu. Keputusan itu diambil sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dalam penataan dan pengamanan aset daerah.

“Kami sudah menerima surat dari Sekda Indramayu Aep Surahman dengan nomor: 00.2.5/1862/BKAD tertanggal 2 Juli 2025, yang meminta agar kantor tersebut dikosongkan paling lambat 31 Juli 2025,” ungkap Sekretaris DPC PPP Indramayu, Ahmad Fheryza, saat dikonfirmasi media, lewat sambungan telepon (WA),” Minggu (27/7/2025).

Ia menjelaskan, bangunan kantor PPP tersebut berdiri di atas tanah milik Pemkab Indramayu seluas 995 meter persegi. Aset itu terdaftar dalam Kartu Inventaris Barang (KIB-A Tanah) dengan kode barang 1.3.1.01.001.004.001 dan nomor sertifikat hak pakai: 3.

“Kami mendukung penuh langkah pemerintah dalam menata aset daerah. Karena status tanah itu milik negara, maka kami tidak akan mempertahankan yang bukan menjadi hak kami,” tegasnya.

Meski demikian, Fheryza mengungkapkan bahwa gedung tersebut memiliki nilai historis bagi perjalanan politik PPP di Indramayu. Ia pun berharap ada solusi terbaik melalui proses mediasi dengan Bupati Indramayu Lucky Hakim.

“Harapannya, kami bisa mendapatkan tempat baru untuk sekretariat. Kami juga telah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Bupati, namun belum mendapat tanggapan,” lanjutnya.

Untuk sementara, pihaknya tengah mencari alternatif lokasi sekretariat agar aktivitas partai tetap dapat berjalan. Ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan opsi atau bantuan fasilitas relokasi yang layak.

“Intinya, kami siap mengosongkan kantor, tapi kami juga ingin ruang yang memadai untuk menjalankan roda organisasi partai,” pungkasnya.

Langkah DPC PPP ini dipandang sebagai bentuk kedewasaan politik serta dukungan terhadap tertib administrasi dan legalitas aset milik pemerintah daerah.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Indramayu Perkuat Kerja Sama Pariwisata Lewat Forum Pemberdayaan dan Digitalisasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Hal ini ditegaskan dalam kegiatan Forum Penguatan Pemberdayaan Potensi Destinasi dan Digitalisasi Pariwisata yang digelar di Hotel Gardena Jatibarang, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur penting seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pelaku industri pariwisata, tokoh masyarakat, serta akademisi.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki kekayaan pariwisata yang sangat luar biasa dan beragam. Mulai dari destinasi wisata bahari seperti Pulau Biawak, Pantai Karangsong, Tirtamaya, hingga kekayaan budaya seperti Tari Topeng Mimi Rasinah dan Tradisi Ngarot, semuanya menjadi identitas dan kekuatan lokal yang perlu diberdayakan secara optimal.

“FGD ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi, menyusun langkah konkret, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, perguruan tinggi, pelaku industri, dan masyarakat,” ujar Lucky Hakim.

Forum ini merupakan implementasi dari semangat Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, yang menekankan pentingnya pembangunan pariwisata secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

Pemerintah Kabupaten Indramayu juga menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Kemenparekraf dan UNJ dalam program pemberdayaan potensi destinasi dan pemasaran digital pariwisata, dengan fokus utama pada edu-agro tourism, heritage, dan kawasan Rebana.

Bupati Lucky Hakim optimistis bahwa dengan penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas SDM pariwisata, digitalisasi promosi, serta pengelolaan destinasi berbasis kearifan lokal, Indramayu dapat tumbuh menjadi destinasi unggulan tidak hanya di kawasan Rebana, tetapi juga di tingkat nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog, membangun regulasi yang mendukung, serta mendorong inovasi dalam sektor pariwisata. Masukan dan gagasan dari forum ini akan menjadi bahan strategis dalam penyusunan kebijakan ke depan,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun pariwisata Indramayu yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya saing tinggi.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Pemkab Indramayu dan Bulog Salurkan Cadangan Pangan Pemerintah untuk Warga Desa Sudimampir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Bulog kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan masyarakat dengan menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kamis (24/7/2025).

Penyaluran secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, di hadapan ratusan warga penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi penting dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Ketahanan pangan adalah kondisi tersedianya akses yang andal terhadap pangan sehat dalam jumlah yang cukup dan terjangkau. Pagi hari ini kita membagikan bantuan pangan berupa beras cadangan pemerintah untuk bulan Juni dan Juli, dengan masing-masing 10 kilogram per bulan, yang penyalurannya dilakukan sekaligus di bulan Juli ini,” ujar Lucky Hakim.

Bupati Lucky menekankan bahwa program bantuan ini bukan hanya bentuk respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga bagian dari implementasi visi daerah “Indramayu REANG” yang mencakup nilai-nilai Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

“Bantuan ini kita harapkan dapat benar-benar meringankan beban para penerima manfaat. Mari kita bersama-sama wujudkan visi Indramayu REANG demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.

Sementara Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni mengatakan, di Desa Sudimampir sendiri, tercatat 877 KPM yang menerima bantuan beras dari program CPP Tahun 2025. Bantuan ini merupakan bagian dari distribusi nasional yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok berupa beras.

Secara keseluruhan, di Kabupaten Indramayu bantuan CPP menyasar 209.619 KPM yang tersebar di 31 kecamatan dan 317 desa/kelurahan.

Kegiatan penyaluran beras ini berlangsung tertib dan lancar, serta melibatkan berbagai unsur dari pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Daerah Perbatasan Jabar–Jateng Perkuat Kolaborasi Lewat Forum Kunci Bersama

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sepuluh daerah kabupaten/kota yang berada di wilayah perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah sepakat memperkuat sinergi dan kerja sama lintas daerah untuk menjawab tantangan pembangunan bersama.

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Paripurna Kepala Daerah se-Kunci Bersama yang digelar di Kabupaten Kuningan, Selasa (22/7/2025). Forum ini melibatkan sepuluh daerah anggota yakni: Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Ciamis, Cilacap, Brebes, Kota Banjar, Majalengka, Pangandaran, dan Indramayu.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang mewakili Bupati Lucky Hakim dalam forum tersebut menegaskan pentingnya sinergitas dalam menjawab persoalan-persoalan yang kerap muncul di wilayah perbatasan.

“Persoalan seperti infrastruktur, pengembangan potensi daerah, hingga penanganan pengemis, gelandangan, dan orang telantar (PGOT), semuanya membutuhkan penanganan lintas wilayah. Forum Kunci Bersama ini adalah ruang strategis untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut secara kolektif,” ujar Syaefudin.

Dalam forum tersebut juga dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban sekretariat Kunci Bersama, tanggapan para bupati/walikota, pemilihan ketua forum, serta kesepakatan atas keputusan paripurna.

Syaefudin juga menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu akan menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga dan Seni Perbatasan (Porsenitas) pada bulan Oktober 2025. Ajang ini akan menjadi momen strategis dalam mempererat kolaborasi, memperkuat persaudaraan, sekaligus menampilkan potensi masing-masing daerah.

“Indramayu siap menjadi tuan rumah yang baik. Porsenitas ini bukan hanya soal olahraga dan seni, tetapi juga momentum memperkuat ikatan emosional dan kerja sama antar wilayah,” imbuhnya.

Forum Kunci Bersama terus menjadi wadah strategis untuk mendorong solusi kolaboratif dalam membangun daerah-daerah perbatasan yang tangguh dan terintegrasi. 

Reporter   : Andika

Redaktur    : Rizal

Koperasi Merah Putih Hadir untuk Rakyat, Pemkab Indramayu Siap Kawal dan Kembangkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dukungan tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Senin (21/7/2025).

Bupati Indramayu Lucky Hakim, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya, mengikuti kegiatan ini secara daring dari Ruang Ki Tinggil, Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu.

Peluncuran kelembagaan koperasi ini menjadi bagian penting dari program nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mempertegas posisi koperasi sebagai pilar utama perekonomian rakyat.

Bupati Lucky Hakim menyambut baik inisiatif strategis ini dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung terbentuknya kelembagaan koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Indramayu.

“Ini adalah momentum berharga bagi kita untuk membangun ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berbasis potensi lokal. Koperasi harus menjadi tulang punggung perekonomian desa,” tegas Bupati Lucky.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Indramayu melalui perangkat daerah terkait berkomitmen memberikan pendampingan dan pembinaan terhadap koperasi-koperasi yang akan dibentuk. Harapannya, koperasi dapat dikelola secara profesional, akuntabel, dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.

Program peluncuran ini juga menandai babak baru transformasi koperasi di Indonesia menuju sistem kelembagaan yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar koperasi seperti gotong royong dan kebersamaan.

Bupati Lucky menambahkan, keberadaan koperasi desa/kelurahan Merah Putih juga selaras dengan semangat Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong). Ini menjadi momen penting untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kolaborasi, serta pengelolaan sumber daya lokal secara optimal dan berkelanjutan.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Pemkab Indramayu dan ICMI Kolaborasi Wujudkan Kemandirian Pangan Berbasis Ekonomi Kerakyatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) secara resmi meluncurkan Brigade Pangan Cendekia dan Program Wakaf Pangan Cendekia di Posko Pokja Brigade Pangan Cendekia, Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Minggu (20/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan petani, dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor: masyarakat, cendekiawan, pengusaha, hingga pegiat sosial. Launching ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Indramayu terus menjadi daerah yang terbuka terhadap inisiatif produktif untuk membangun ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, program ini selaras dengan berbagai program unggulan Pemkab Indramayu seperti Indramayu Ibadah, Indramayu Berzakat, dan Petani Sejahtera. Untuk itu, Pemkab akan mendukung penuh kolaborasi bersama ICMI dalam pengembangan intensifikasi pertanian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Tak hanya itu, Bupati memaparkan bahwa melalui Brigade Pangan yang difasilitasi ICMI ini, arah pembangunan pertanian akan lebih terfokus. Ini turut memperkuat program daerah dalam mencetak 1.000 petani muda per tahun, lengkap dengan pelatihan budidaya, sekolah lapang, hingga pembinaan kewirausahaan.

“Pertanian tidak boleh stagnan. Kita harus regenerasi sumber daya petani agar ke depan mereka menjadi inovator dan pelaku agribisnis yang sukses. Kendala saat ini adalah terbatasnya alat dan mesin pertanian, dan ini menjadi tantangan yang kita hadapi bersama,” tambahnya.

Indramayu sendiri tercatat sebagai salah satu lumbung padi terbesar nasional, dengan produksi tahunan mencapai 1,7 juta ton gabah kering panen dari luas baku sawah 125.442 hektare. Sementara total lahan pertanian (sawah dan non-sawah) mencapai 59,75% dari luas wilayah kabupaten.

Dengan peluncuran Brigade Pangan Cendekia dan Program Wakaf Pangan ini, diharapkan akan lahir ekosistem pertanian yang lebih mandiri, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan sentuhan inovasi dan gotong royong.

Sementara itu Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si mengatakan, masalah pertanian yang masih ditemukan saat ini yakni penyempitan lahan pertanian dan regenerasi petani yang terancam. Namun dengan adanya program dari Pemkab Indramayu yang mencetak 1.000 petani muda merupakan harapan untuk kemajuan pertanian di Indonesia. 

Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan antara Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Ketua Umum ICMI Arif Satria tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Sumber Daya Manusia Melalui Ekonomi Kerakyatan dan Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Petani. 

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Indramayu dan PLN EPI Kolaborasi Wujudkan Transisi Energi dan Net Zero Emission 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu dan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) hari ini menggelar pertemuan penting guna membahas kesepakatan bersama terkait pengembangan potensi daerah dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE). 

Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Indramayu, dipimpin oleh Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Indramayu, Iing Kuswara yang mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jumat (18/07/2025). 

Adapun tujuan utama dari kerja sama ini adalah mendukung upaya transisi energi dan percepatan pencapaian target NZE melalui pemanfaatan limbah dan sampah dari sektor pertanian, perkotaan, perkebunan, dan perhutanan. 

Kabag Perekonomian tersebut berharap dengan dilaksanakannya pembahasan draft kesepakatan bersama ini juga dapat mengembangkan ekosistem biomassa Green Economy Village. 

“Salah satu tujuan dari adanya pembahasan draft kerja sama ini yakni dapat mengoptimalisasikan lahan kritis dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekosistem,” ujarnya. 

Limbah ini akan diolah menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan oleh industri listrik dan industri lainnya, tentunya melalui tata kelola waste management circular economy yang terpadu. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kota ramah lingkungan di Indramayu. 

Hadir dalam rapat ini sejumlah perwakilan dari PT PLN EPI melalui zoom meeting, Erfan J, M. Maulana dan Haris Hartanto dan Rety Hand. Sementara itu, dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, turut hadir Endi Wahyudi dan Saeful Mubin dari Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Pemasaran Syamsul Bahri Siregar, Imam Mahdi dari DKPP, Bapak Husain dari Diskopdagin, dan Aan dari Tapem, serta undangan lainnya. 

Menurut perwakilan PT PLN EPI, Erfan J menjelaskan, fokus utama pembahasan dalam rapat ini adalah penyesuaian draf kesepakatan bersama untuk memastikan semua aspek kerja sama tercakup dengan baik dan selaras dengan visi transisi energi serta target NZE yang ambisius. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Cegah Krisis Air, BNPB Bangun Sumur Bor di Indramayu

‎

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI bersama Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) meresmikan sumur bor sebagai sumber air bersih di Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Kamis (17/8/2025). 

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanggulangan kekeringan dan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

‎Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Indramayu, khususnya dalam penyediaan sumber air bersih. Ini adalah salah satu keluhan utama masyarakat Indramayu. 

‎Bupati Lucky menambahkan, Kabupaten Indramayu merupakan daerah dengan risiko bencana hidrometeorologi yang cukup tinggi. Kalau musim hujan bisa banjir, kalau kemarau bisa kekeringan. Dengan kemampuan yang terbatas, Pemkab tetap berupaya maksimal dan adanya bantuan dari pemerintah pusat sangat disyukuri. 

‎‎Selain itu, Bupati Lucky juga menyebutkan, Indramayu memiliki capaian indeks kualitas daerah (IKD) tertinggi se-Jawa Barat sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam pembangunan lintas sektor, termasuk penanggulangan bencana.

‎Sementara itu, Komandan Pusterad Letjen TNI M. Syafei Kasno menjelaskan, program pengeboran air bersih ini sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun.

‎“Program ini adalah hasil kerja sama antara BNPB dan Pusterad. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh TNI AD. Hingga saat ini sudah ada delapan titik sumur bor di Indramayu. Seluruh air yang dihasilkan telah diuji laboratorium dan layak konsumsi,” jelasnya.

‎M. Syafei berharap masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menyebutkan, selama tahun 2024 terjadi sekitar 3.600 bencana, dan sampai Juli 2025 tercatat 1.900 bencana. Indonesia mengalami sekitar 20 kejadian bencana setiap hari. Semua jenis bencana di dunia ada di Indonesia. 

‎Meski demikian, Suharyanto menyampaikan, Indramayu relatif aman karena tidak pernah mengalami bencana besar yang menyebabkan status darurat. Kalau kekeringan terjadi, BNPB siap turun tangan, termasuk dengan hujan buatan. Hal ini adalah upaya nyata untuk membantu petani dan masyarakat.

‎Suharyanto berharap pembangunan sumur bor ini menjadi langkah awal yang baik dalam penguatan ketahanan masyarakat menghadapi kekeringan. Dan langkah ini menjadi awal yang baik. Tidak menunggu krisis air datang, tetapi sudah siapkan sumur air bersih. 

‎”Mari kita sadari kalau Indonesia rawan bencana. Kita harus bersatu dan bersiap,” tutupnya. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Pemdes Arahan Kidul Genjot Pengecoran Jalan Desa Lewat DD Tahap I 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Arahan Kidul, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program pengecoran menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2025. Sabtu (12/7)

Kegiatan tersebut tak sekadar berfokus pada perbaikan akses jalan, namun juga mengusung konsep padat karya. Warga setempat dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kuwu Arahan Kidul, Jaya, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang telah dirancang sejak awal tahun. Menurutnya, infrastruktur memadai menjadi kunci penggerak utama aktivitas warga serta roda perekonomian desa.

“Pengecoran jalan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menggunakan Dana Desa secara tepat sasaran dan transparan,” ujar Jaya saat ditemui awak media, Sabtu (12/7/2025).

Lebih lanjut, ia berharap proyek ini dapat memberikan dampak nyata dalam mempermudah mobilitas masyarakat dan mendorong geliat ekonomi di Desa Arahan Kidul.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu dan KPK Perkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas. Jumat (11/7)

Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi Pemberantasan Korupsi yang diselenggarakan oleh KPK RI di Candi Bentar Hall, Ancol, Jakarta, Kamis (10/07/2025).

Wakil Bupati yang hadir bersama Ketua DPRD Kabupaten Indramayu, menegaskan langkah konkret yang telah dilakukan Pemkab Indramayu mulai dari digitalisasi pelayanan publik, reformasi sistem perizinan, hingga penguatan pengawasan internal oleh APIP. 

Saat ini pihaknya konsentrasi di 8 wilayah sesuai dengan arahan KPK yakni perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen ASN, pengeloaan barang milik daerah (BMD), dan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). 

“Kami terus melakukan pembenahan menyeluruh dari hulu ke hilir, termasuk pengadaan barang dan jasa yang lebih transparan serta peningkatan kapasitas aparat pengawas internal. Semua ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujar Syaefudin. 

Wabup juga menambahkan bahwa Pemkab Indramayu siap mendukung penuh langkah-langkah strategis KPK. 

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan KPK demi memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan akuntabel dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Pimpinan KPK RI, Johanis Tanak, menekankan pentingnya kepemimpinan berintegritas, penguatan pengawasan internal, serta peningkatan transparansi di setiap lini pemerintahan. 

“Korupsi adalah musuh bersama yang menghambat kemajuan dan merugikan rakyat. Sinergi mulai dari pimpinan hingga jajaran terbawah sangat penting untuk menutup celah korupsi dan memastikan setiap anggaran negara benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal