Prabowo Apresiasi Polri Bantu Peningkatan Produksi Pangan Nasional

JAKARTA.radarinformasi.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya dalam meningkatkan kedaulatan pangan nasional. Presiden menegaskan bahwa kedaulatan pangan menjadi kunci keamanan suatu negara. Rabu (2/7)

“Polri juga ikut menjadi penggerak pembangunan Indonesia, serta mendukung langsung upaya kedaulatan pangan nasional,” ujar Presiden di Lapangan Silang Monas saat memberikan amanat di HUT Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7/25).

Menurut Presiden Prabowo, Polri menunjukkan prestasi dan peran luar biasa dalam produksi jagung nasional yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah RI.

“Produksi jagung nasional mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah RI, dan peran Polri sangat signifikan di balik pencapaian ini, di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya,” ungkapnya.

Presiden juga memuji inisiatif Polri dalam program strategis, seperti Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak dan ibu hamil dan menyusui. Hal itu menunjukan bahwa Polri terus berkontribusi dalam program memajukan bangsa.

“Saya mengapresiasi inisiatif pimpinan Polri yang secara langsung dan masif ikut serta dalam program strategis bangsa, termasuk pemberian makanan bergizi kepada rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Presiden Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan langkah strategis untuk menyelamatkan rakyat di masa depan. Hal itu disebutnya sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan anak-anak dan cucu untuk menyelamatkan masa depan bangsa.

Presiden Prabowo meminta Polri agar terus melanjutkan perjuangannya. Presiden juga mengingatkan agar Polri menjaga kepercayaan rakyat.

“Saudara-saudara, lanjutkan perjuangan ini, jaga terus kepercayaan rakyat, dan selalu utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita,” jelasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lapas Indramayu Bersama PUPR Kolaborasi Program Ketahanan Pangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jumat (20/6)

Berthoni yang pada kesempatan ini didampingi oleh Kasi Binadik dan Kasubsi Kegiatan Kerja, menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan sebagai upaya mengkorelasikan program astacita Presiden antara Lapas dengan Dinas PUPR dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Lebih lanjut ia mengatakan terdapat potensi manfaat atas lahan yang berada tepat disamping Lapas Indramayu jika dikelola secara cermat dengan dikolaborasikan pada program pembinaan warga binaan yang dijalankan Lapas Indramayu.

“Kami lakukan koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR terkait normalisasi sungai dan pemanfaatan lahan yang tepat berada di samping Lapas. Terdapat potensi manfaat yang baik untuk mendukung program ketahanan pangan yang dikolaborasikan dengan program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lapas Indramayu,” kata Berthoni, Jumat (20/6/2025)

Kegiatan ini nantinya akan diselenggarakan bersama dengan kolaborasi antara Lapas, Dinas PUPR, TNI dan Polri dalam menjalankan program bupati “REANG” yang bisa di terapkan di Lapas Indramayu dengan memadukan dengan pembinaan yang ada di dalam Lapas.

Selain itu, kunjungan kerja ini juga merupakan implementasi atas perintah harian Menteri Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait dengan penyelenggaraan fungsi pemasyarakatan yang baik.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Kapolres Bogor Pimpin Analisa dan Evaluasi Ketahanan Pangan Secara Virtual

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) ketahanan pangan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Kamis (19/6)

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Bogor serta para Kapolsek di jajaran wilayah hukum Polres Bogor. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya peran aktif Polri dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Bogor.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara kepolisian dan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi dan ketersediaan bahan pokok tetap stabil,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro, Rabu (18/06/2025).

Dalam Anev tersebut, turut dibahas strategi pengawasan terhadap distribusi bahan pangan, identifikasi potensi gangguan terhadap pasokan, serta langkah antisipatif dalam menghadapi perubahan cuaca maupun dinamika pasar.

Melalui kegiatan ini, Kapolres berharap seluruh jajaran Polsek dapat lebih proaktif dalam memantau kondisi ketahanan pangan di wilayah masing-masing dan mampu memberikan solusi cepat atas setiap permasalahan yang muncul.

Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab serta penegasan kembali komitmen Polres Bogor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Rizal

Wujudkan Pertanian Berkelanjutan, Wabup Indramayu Respons Curhatan Petani Kroya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Aliansi Petani Kroya menyampaikan aspirasi kepada Wakil Bupati Indramayu sebagai bentuk dukungan terhadap Program Nasional Ketahanan Pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Kroya pada Kamis (12/6/2025).

Dihadiri oleh sekitar 30 perwakilan petani didampingi Camat Kroya, Heka Sugoro. Fokus utama dalam audiensi tersebut adalah pembahasan upaya menciptakan lahan pertanian berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Sekretaris Aliansi Petani Kroya, Dika, mengungkapkan selama ini petani kerap menghadapi berbagai kendala di lapangan, termasuk persoalan pengairan, serangan hama, dan komunikasi dengan dinas terkait.

“Dengan 4.000 hektare lahan, petani sangat khawatir soal pengairan. Kami mohon perhatian Wakil Bupati guna menyampaikan kepada Kementerian Pertanian perihal permintaan bantuan alsintan dan fasilitas pengairan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menegaskan Pemerintah Kabupaten Indramayu tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan pertanian. Dia mengatakan, pemerintah kabupaten terus berupaya menyelaraskan programnya dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

Wabup juga menegaskan, hal-hal yang bersifat mendesak dan menyangkut keselamatan serta kebutuhan pokok petani akan diupayakan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, menjelaskan Pemkab Indramayu mendukung penuh program ketahanan pangan melalui visi pembangunan Indramayu REANG, yang salah satu misinya adalah menciptakan petani yang sejahtera.

“Lima tahun ke depan, hal ini sedang dibahas dalam RPJMD. Kita memiliki sekitar 125 ribu hektare lahan baku sawah yang tersebar di 31 kecamatan. Untuk pengairan, sudah ditentukan beberapa titik prioritas, salah satunya Kroya, juga Terisi dan Gantar. Namun perlu diingat, beberapa hal memerlukan survei biologis oleh BBWS,” ujar Sugeng.

Sugeng menjelaskan, upaya perbaikan irigasi melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Hanya saja, terkadang pelaksanaan di lapangan terhambat regulasi yang membatasi kewenangan pemerintah daerah.

“Kalau soal pompa, itu ke DKPP. Tetapi kalau irigasi besar, itu ke PUPR dan BBWS. Kita terus bersinergi, selama tidak melanggar peraturan. Kami beri perhatian khusus untuk Kroya dan akan mendorong koordinasi agar solusi bisa ditemukan secara konkret,” jelasnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal yang baik dalam membangun sinergi antara petani dan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang lebih terbuka, berbagai persoalan yang selama ini menghambat kemajuan sektor pertanian di Kroya dapat segera ditangani dengan lebih efektif dan menyeluruh.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bantu Petani, Babinsa Sukagumiwang Dampingi Panen dan Dorong Penjualan ke Mitra Bulog

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan petani dan mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang, Sertu Kandeg Irwanto, turun langsung ke lapangan memantau kegiatan panen padi milik warga di Desa Sukagumiwang, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (14/6/2025).

Bertempat di sawah milik Didi, Sertu Kandeg melakukan monitoring serta pendampingan agar hasil panen petani disalurkan melalui jalur resmi, yakni ke mitra Bulog dengan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram.

“Kami ingin memastikan petani tidak hanya mendapatkan hasil panen yang baik, tapi juga menjualnya dengan harga yang menguntungkan lewat jalur mitra resmi. Ini bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat,” ujar Sertu Kandeg.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga membandingkan harga pembelian dari tengkulak dengan harga mitra Bulog agar petani memiliki pertimbangan yang rasional dalam menjual hasil panennya.

Ia menambahkan, secara umum aktivitas panen berlangsung lancar dan kondisi pertanian di wilayah tersebut masih cukup produktif. Babinsa berharap situasi tetap aman dan kondusif hingga seluruh proses panen selesai.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolsek Dramaga Hadiri Kecamatan EXPO dalam Rangka Semarak Hari Jadi Bogor ke-543, Dorong Sinergi dan Ketahanan Pangan

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Kecamatan EXPO dalam rangkaian Hari Jadi Bogor ke-543 tahun. Acara ini digelar pada Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Dramaga dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bogor serta unsur Forkopimcam Kecamatan Dramaga.

EXPO ini merupakan bagian dari perayaan tingkat kecamatan yang bertujuan mempererat rasa persatuan dan kesatuan antarwarga, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan peran masyarakat dalam mendukung program nasional seperti ketahanan pangan dan pengembangan UMKM.

Kadis Disperindag Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita program Presiden dan Wakil Presiden RI, di antaranya mendorong pertumbuhan UMKM rumah tangga baik secara individu maupun organisasi, guna meningkatkan kemakmuran masyarakat desa.

“Peringatan Hari Jadi Bogor tidak boleh hanya menjadi seremonial semata. Ini harus menjadi momentum untuk menggali kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta mengelola potensi lokal, khususnya di bidang pangan, agar memiliki nilai jual dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan budaya Sunda melalui pendidikan dan kegiatan kreatif, sehingga nilai-nilai luhur sejarah Bogor dapat terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang.

Sementara itu, Kapolsek Dramaga IPTU Desi Triana menyampaikan bahwa sesuai arahan Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., seluruh personel Bhabinkamtibmas diminta terus bersinergi dengan masyarakat dan pihak terkait seperti Koramil, Forkopimcam, dan Forkopindes dalam menjaga keamanan wilayah.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas polisi. Kami akan terus melakukan upaya penertiban dan pengamanan agar wilayah Kecamatan Dramaga tetap kondusif,” tegas IPTU Desi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan masyarakat merupakan wujud nyata dari prinsip Polri untuk Masyarakat, guna memberikan rasa aman dan nyaman.

Di kesempatan lain, Plt. Kasi Humas Polres Bogor IPDA Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan gangguan kamtibmas, tindak kriminal, maupun dugaan perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar namun tidak memiliki legalitas hukum, karena hal itu dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Laporan dan aduan masyarakat dapat disampaikan melalui Call Center (021) 110 yang aktif 24 jam, atau ke nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bidang Pertanian Sayur Hidroponik Dijadikan Ketahanan Pangan di Lapas Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali melakukan panen sayuran jenis selada hidroponik, Rabu (11/06/2025). Selada hidroponik hasil dari pemberdayaan warga binaan pertanian kebun Lapas kelas IIB Indramayu ini, berhasil dipanen sebanyak 22 kilogram.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni mengungkapkan, bahwa ini merupakan komitmen Lapas Indramayu dalam mendukung program ketahanan pangan.

“Dalam rangka keberlangsungan program ketahanan pangan, pemberdayaan warga binaan  pertanian kebun Lapas kelas IIB Indramayu kembali melaksanakan panen tahap 15 berupa sayuran jenis Selada hidroponik sebanyak 22 kilogram,” ungkapnya.

Berthoni menjelaskan, selada merupakan jenis varian yang cepat tumbuh dengan dengan perawatan yang tepat, selada hidroponik dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang berkualitas, dengan memanfaatkan lahan area Blok Wanita dalam lapas dengan hasil yang maksimal.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya lapas Kelas IIB Indramayu dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya point kedua yaitu memberdayakan Warga Binaan dalam mendukung ketahanan pangan,” lanjut Berthoni.

Ia menerangkan, sayuran jenis selada  yang sudah di panen akan dilanjutkan penyemaian bibit sayuran yg sama  untuk dilakukan penanaman kembali dan mewujudkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, hasil panen sebanyak 22 kilogram selada hidroponik ini diserahkan kepada reseller mandiri selaku konsumen.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Indramayu Lampaui Target Serapan Beras, Bertengger di Posisi Kedua Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kinerja gemilang ditorehkan Bulog Cabang Indramayu. Hingga akhir Mei 2025, serapan gabah kering panen (GKP) di wilayah ini menembus angka 184.000 ton tertinggi se-Indonesia dan mengungguli sejumlah daerah lumbung padi lainnya. Rabu (11/6)

Tak hanya pada gabah, prestasi serupa juga tercermin dalam penyerapan beras. Sebanyak 114.000 ton beras berhasil diamankan Bulog Indramayu, melewati target nasional sebesar 102.960 ton. Capaian tersebut menempatkan Indramayu di urutan kedua secara nasional, tepat di bawah Cirebon.

Pimpinan Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menegaskan keberhasilan ini tak lepas dari peran aktif jajaran TNI terutama Kodim 0616, Koramil, dan para Babinsa.
“Dengan wilayah panen yang luas, capaian ini tak mungkin tercapai tanpa dukungan penuh dari TNI. Mereka terlibat dari proses pendataan hingga pengawalan di lapangan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

Kolaborasi Bulog dan TNI ini mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur percepatan penyerapan gabah dan beras petani. Dalam aturan tersebut, TNI diberi peran penting mulai dari pemantauan kualitas gabah, pengumpulan data pertanian, hingga pengawasan distribusi di lapangan.

Selain TNI, Bulog Indramayu juga bersinergi dengan Polres, Kejaksaan, Dinas Pertanian, serta Satgas Pangan dari Mabes Polri. Kerja sama lintas sektor ini diyakini mampu menjaga akuntabilitas dan efektivitas program penyerapan pangan.

Menurut Sri Wahyuni, program Serap Gabah Petani (Sergap) bukan sekadar urusan administratif, melainkan wujud nyata komitmen negara dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami sangat menghargai kerja para Babinsa. Mereka menyuplai data area panen secara real-time, sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan aman,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Jelang Panen Raya Jagung, Kapolri Turun Langsung Cek Lokasi ke Kalbar

PONTIANAK.radarinformasi.com – Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri, tiba di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa malam, (3/6). Kehadiran Kapolri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan nasional untuk mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam acara panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang. Rabu (4/6)

Kunjungan ini berkaitan langsung dengan rangkaian kegiatan nasional yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2025 di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, meliputi Panen Raya Jagung, Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) pembangunan 18 unit gudang penyimpanan jagung, Ekspor Perdana Jagung dari Kalbar, serta Penyerahan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.

Di sela-sela kunjungannya Kapolri langsung mengecek Alsintan yang nantinya akan diberikan kepada kelompok tani di Bengkayang.

Dalam pernyataannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional. “Kehadiran kami di Kalimantan Barat merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menyatakan kesiapan penuh jajaran Polda Kalbar dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

“Kami telah menyiapkan seluruh aspek pengamanan dan koordinasi lintas sektor agar kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini momen penting bagi Kalbar untuk menunjukkan potensinya sebagai lumbung pangan strategis,” ungkap Kapolda Kalbar.

Turut mendampingi Kapolri dalam kunjungan ini adalah Irwasum Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten Logistik Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., Kadiv Humas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., Kakortastipidkor Irjen Pol. Cahyono Wibowo, S.H., M.H., dan Koorspripim Polri Kombes Pol. Dedy Murti Haryadi, S.I.K., M.Si.

Dari unsur daerah, hadir pula Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., serta Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Pol. Irwan M. Ginting, S.I.K., M.M.

Kehadiran para pejabat tinggi ini menjadi simbol sinergi kuat antara pusat dan daerah, serta menunjukkan dukungan penuh institusi kepolisian terhadap agenda strategis nasional. Panen raya jagung di Bengkayang tidak hanya mencerminkan keberhasilan sektor pertanian, tetapi juga semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas pangan nasional dan menjadikan Kalbar sebagai salah satu lumbung pangan andalan di Indonesia bagian barat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

‎Lumbung Pangan Nasional, Kabupaten Indramayu Jadi Prioritas Program Irigasi BBWS Citarum

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum menggelar kegiatan Sosialisasi Mekanisme Desk Pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) No. 2 Tahun 2025 Tahap II. Senin (2/6)
‎
‎Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Citarum, Lantai 1, Kantor BBWS Citarum, Jalan Inspeksi Durian STA 5600, Soekarno-Hatta, Bandung pada Senin (2/6/2025).
‎
‎Sosialisasi dipimpin oleh Kepala BBWS Citarum, Mochammad Dian Al Ma’ruf, dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin daerah, di antaranya Wakil Bupati Bandung Barat, Wakil Bupati Sumedang, dan Wakil Bupati Indramayu serta para kepala dinas terkait dari kabupaten yang bersangkutan.
‎
‎Dalam sambutannya, Kepala BBWS Citarum menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari tahap I yang sebelumnya telah dilaksanakan untuk 14 provinsi dalam program fisik yang dilaksanakan dari Mei hingga November 2025. 
‎
‎”Fokus kita saat ini adalah tahapan perencanaan, yang masih menunggu penetapan resmi dari Bappenas. Kriteria utama yang menjadi prioritas adalah swasembada pangan dan ketahanan pangan. Pertemuan ini sangat penting untuk kita lakukan, dan kami sangat mengapresiasi kehadiran semua pihak,” ujar Dian. 
‎
‎Dian juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan tujuan nasional tersebut, sebagai persiapan menuju pelaksanaan fisik program pada tahun 2026.
‎
‎Dari Tim Verifikasi Pusat BBWS Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Rahmat menjelaskan, setelah proses konstruksi selesai, aset akan diserahkan kembali kepada pemerintah daerah masing-masing untuk dilakukan pemeliharaan secara mandiri.
‎
‎Sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan program antara lain kesiapan infrastruktur irigasi, ketersediaan air dan lahan, kesiapan petani, serta kondisi kerawanan banjir di wilayah yang menjadi sasaran program.
‎
‎Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam pernyataannya menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada Kabupaten Indramayu untuk turut serta dalam kegiatan ini. 
‎
‎”Air merupakan kebutuhan mendasar. Kami berharap melalui sosialisasi ini, pemerintah makin dekat dengan masyarakat. Mengatur air terlihat mudah, namun pelaksanaannya sangat kompleks. Kami sangat berharap agar program ini mendapatkan perhatian khusus demi keberhasilan swasembada pangan,” katanya.
‎
‎Wabup juga menambahkan, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sistem pengairan yang baik sangat penting bagi masyarakat Indramayu, terutama bagi petani yang kerap menghadapi permasalahan seperti kekurangan air, pupuk, dan gabah. 
‎
‎Sementara itu, Susan dari Tim Verifikasi Pusat menyampaikan, berdasarkan usulan terakhir dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ke Bappenas, terdapat 13 kabupaten/kota yang telah masuk ke dalam daftar lokasi prioritas, termasuk Kabupaten Indramayu. 
‎
‎”Tahun 2025 menjadi tahun penting dalam pengusulan kegiatan yang direncanakan untuk pelaksanaan tahun 2026,” ujarnya.
‎
‎Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin koordinasi, terutama antara BBWS, pemerintah daerah, dan kementerian teknis terkait. Evaluasi dan penyusunan ulang usulan kegiatan akan terus dilakukan demi memastikan keberhasilan pelaksanaan Inpres No. 2 Tahun 2025 dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal