Bantuan Terus Mengalir Pasca Banjir Rob di Indramayu

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Pasca bencana banjir rob dan jebolnya tanggul penahan ombak di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/2/2025), bantuan bagi warga terdampak terus berdatangan hingga saat ini. Sabtu (8/2)

Sedikitnya 120 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana tersebut menerima bantuan dari berbagai donatur. Bantuan disalurkan melalui Posko Bantuan di Blok Kebon 1 RT 02 RW 06, Desa Eretan Kulon.

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, makanan dan minuman, serta pakaian bekas layak pakai. Seluruh bantuan ini berasal dari berbagai donatur di wilayah Kabupaten Indramayu.

Pantauan di lokasi posko menunjukkan antusiasme warga, khususnya ibu-ibu, yang rela mengantre dan berdesak-desakan demi mendapatkan bantuan.

Ketua Posko Bantuan, Wahyudi, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut telah didistribusikan kepada 120 KK atau sekitar 330 jiwa yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah, banyak donatur yang peduli dan memberikan bantuan, baik berupa makanan maupun pakaian bekas yang masih layak pakai,” ujar Wahyudi pada Sabtu (8/2/2025).

Salah satu warga penerima bantuan, Juleha, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap agar pemerintah segera membangun kembali tanggul penahan ombak agar banjir tidak kembali melanda wilayah mereka.

“Semoga tanggul segera diperbaiki agar kami tidak terus-menerus mengalami kebanjiran,” harapnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Serahkan Hibah Daerah dalam Peringatan Isra Miraj

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (3/2/2025). Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan hibah daerah yang bersumber dari APBD 2025 kepada 20 lembaga dan organisasi di Indramayu. Selasa (4/2)

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran lembaga kemasyarakatan dan keagamaan. “Hibah ini bertujuan untuk membantu lembaga menjalankan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 20 penerima hibah, termasuk Kodim 0616, Polres Indramayu, BAZNAS, MUI, PCNU, Kwarcab, FKDT, PKK, dan KONI, mendapatkan bantuan guna mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Bupati Nina juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Indramayu dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab. Ia berharap dana hibah digunakan secara bijak dan sesuai aturan guna menghindari potensi permasalahan di masa depan.

Peringatan Isra Miraj juga diisi dengan tausiah oleh KH. Syairoji Bilal yang menyampaikan makna perintah salat bagi umat Islam. Acara ini turut dihadiri ASN Pemkab Indramayu serta perwakilan penerima hibah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mentan dan Menhut Tanam Serentak Program Agroforestry, Bupati Nina Agustina: Indramayu Siapkan 4.400 Hektare Kawasan Hutan

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Kementerian Kehutanan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian serta Perum Perhutani melaksanakan Penanaman Serentak Agroforestry Pangan dengan mengintegrasikan tanaman Padi Lahan Kering dengan Tanaman Serbaguna (MultiPurpose Tree Species/MPTS) dengan pola agroforestry, di Areal Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Selasa (4/2/2024). 

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan secara berkelanjutan yang dilakukan dengan pendekatan pola agroforestry, yaitu dengan mengintegrasikan tanaman pertanian dengan tanaman kehutanan untuk mencapai manfaat ekologis, ekonomi, dan sosial. 

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Pengembangan dengan pola agroforestry juga dapat menjadi solusi adaptif dan mitigatif yang efektif untuk mendukung ketahanan pangan. 

“Ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan pangan, tetapi juga tentang pengelolaan sumber daya alam yang bijak dan berkelanjutan. Dengan integrasi antara pertanian dan kehutanan, kita dapat memaksimalkan produktivitas lahan, mendukung kesejahteraan masyarakat, dan melindungi ekosistem,” kata Raja Juli. 

Raja Juli Antoni menambahkan, berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan, Kementerian Kehutanan melalui program kehutanan sosial bersama dengan Kementerian Pertanian menargetkan pengembangan agroforestry untuk tanaman pangan seluas Kurang Lebih 1,9 juta hektare. Dari luasan tersebut, terdapat areal yang sesuai untuk komoditas padi lahan kering seluas Kurang Lebih 389.406 hektare. Sehingga, jika ditambahkan potensi pada areal Perhutani, maka terdapat potensi areal untuk pengembangan padi lahan kering seluas Kurang Lebih 419.462,37 hektare. 

Sementara Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman mengatakan, kegiatan penanaman agroforestry pangan serentak ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan ketahanan pangan yang kokoh dan mandiri, sekaligus sebagai wujud komitmen pemerintah untuk menjadikan hutan melalui pengembangan agroforestry sebagai cadangan pangan agroforestry. 

“Dengan demikian, hutan tidak hanya memberikan manfaat ekologi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang berimbang demi pengelolaan hutan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Amran. 

Sementara Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengatakan, sekitar 4.400 hektare kawasan hutan yang masuk di Kabupaten Indramayu siap mendukung program tersebut. Luasan lahan yang bisa dijadikan agroforestry tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki wilayah hutan seperti Gantar, Kroya, dan Terisi. 

“Alhamdulillah ini bisa meningkatkan jumlah produksi padi di Indramayu karena memanfaatkan lahan hutan. Kita optimis swasembada pangan yang menjadi program Presiden RI bisa terwujud,” tegas Nina Agustina. 

Secara keseluruhan penanaman serentak berlangsung di 26 titik lokasi di seluruh Indonesia. 

Pada kesempatan tersebut Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian juga menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian Kehutanan dan Kementerian Pertanian Tentang Sinergitas Program Pembangunan Bidang Kehutanan Dengan Bidang Pertanian Untuk Mewujudkan Swasembada Pangan. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tim Dukcapil Patas Go Permudah Layanan Administrasi Kependudukan di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Kecamatan Indramayu kini semakin mudah mengurus administrasi kependudukan berkat inovasi layanan Dukcapil Patas Go. Layanan jemput bola ini memungkinkan masyarakat, terutama yang mengalami kendala fisik atau mental, mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor kecamatan. Selasa (4/2)

Salah satu warga yang merasakan manfaat layanan ini adalah Wartini. Sebelumnya, ia mengalami kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan, tetapi kini semua dokumennya telah lengkap setelah tim Dukcapil Patas Go melakukan verifikasi langsung ke rumahnya. “Sekarang sudah lengkap dan tidak ada kendala,” ujar Ferry Andi Irawan, operator Kecamatan Indramayu, dalam wawancara dengan awak media radarinformasi.com pada Selasa (04/02/2025).

Ferry menjelaskan bahwa untuk kasus seperti Wartini, tim Dukcapil Patas Go turun langsung ke rumah warga guna memastikan pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat segera diselesaikan. “KK sudah bisa dicetak, sementara KTP bisa langsung diproses oleh tim Dukcapil Patas Go untuk perekaman KTP di lapangan,” tambahnya.

Layanan ini tidak hanya memudahkan warga yang memiliki keterbatasan fisik, tetapi juga memastikan administrasi kependudukan berjalan cepat dan tepat. “Dengan adanya inovasi ini, masyarakat yang mengalami kendala mobilitas tidak perlu datang langsung ke kantor kecamatan atau Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil),” ucap Ferry.

Kepala Tim Dukcapil Patas Go, Usman, menegaskan bahwa layanan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama bagi warga yang kesulitan mengakses layanan kependudukan. “Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan dokumen kependudukan dengan mudah, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan,” ujarnya kepada awak media di kediaman Santi, Wakil Ketua RT 01 Kelurahan Lemah Mekar, Indramayu, pada Senin (03/02/2025).

Ferry juga mengimbau masyarakat untuk secara aktif memastikan dokumen kependudukan mereka tidak bermasalah di masa depan. Jika ada kendala atau pertanyaan terkait administrasi kependudukan, warga dapat langsung datang ke kantor kecamatan untuk melakukan pengecekan. “Kami akan menerima dan melayani semua kebutuhan administrasi kependudukan dengan baik,” tutupnya.

Wawancara ini dilakukan di Kantor Kecamatan Indramayu, yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso No. 3, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu. Layanan jemput bola ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat yang membutuhkan kemudahan dalam mengurus dokumen kependudukan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tim Patas Go Disdukcapil Indramayu Tanggap Layani Warga di Gang Dongol 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tim Dukcapil Go Patas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan responsif. tim tersebut menyambangi kediaman Wartini, warga Gang Dongol RT 01 RW 08, Kelurahan Lemah Mekar, untuk membantu pengurusan dokumen kependudukan yang dibutuhkan pada Senin (03/02/25).

Ketua Tim Kegiatan, Pak Usman, menyatakan kepada awak media bahwa program layanan jemput bola ini bertujuan memastikan seluruh warga, terutama kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), mendapatkan akses mudah terhadap dokumen kependudukan. “Kami terus berupaya memberikan layanan yang cepat dan responsif agar masyarakat tidak mengalami hambatan dalam mengurus dokumen penting mereka,” ujar Usman.

Kehadiran Tim Dukcapil Go Patas mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Wakil Ketua RT 01, Santi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelayanan cepat yang diberikan Disdukcapil Indramayu. “Banyak warga yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan karena berbagai kendala, dan kehadiran tim ini sangat membantu, terutama bagi warga seperti Wartini,” katanya.

Selain mendapat dukungan warga, kegiatan ini juga menarik perhatian media yang turut meliput jalannya pelayanan. Wartawan RadarInformasi.com yang hadir di lokasi mengapresiasi dedikasi Tim Dukcapil Go Patas dalam memberikan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Program ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan. Diharapkan, layanan cepat dan ramah seperti ini dapat terus berjalan dan semakin mempermudah akses masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam mengurus dokumen kependudukan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Empat Jenazah Korban Kapal Tenggelam di Kalimantan Tiba, Satu ABK Masih Hilang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Isak tangis keluarga pecah saat empat jenazah korban kapal tenggelam di perairan Kalimantan tiba di Pelabuhan Karangsong, Indramayu. Evakuasi jenazah dilakukan oleh Satpolairud Polres Indramayu dengan bantuan masyarakat sekitar pelabuhan pada Minggu (2/2/2025) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengungkapkan bahwa kapal KM Safinatun Rozak berangkat dari Pelabuhan Karangsong pada Sabtu (25/1/2025) dengan 11 orang kru, termasuk nahkoda. Pada Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 02.00 WIB, kapal berlabuh jangkar. Namun, ombak besar menghantam kapal hingga tiga kali, menyebabkan mesin kapal terendam air dan kapal terbalik.

Akibat kejadian ini, empat anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, satu ABK masih hilang, sementara enam lainnya selamat. Empat korban meninggal yang telah dievakuasi adalah:

Wahyudi (Nahkoda), warga Desa Karangsong, Topik (Nelayan), warga Desa Karangsong, Saidi (Nelayan) warga Kelurahan Paoman, Dasuki (Nelayan), warga Desa Salamdarma, Anjatan, Indramayu.

Sementara itu, enam ABK yang selamat adalah Karno, Kasan, Rohidin, Suwandi, Suwarno, dan Wartono. Satu korban yang masih dalam pencarian adalah Bagus Andriyana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemilik kapal KM Safinatun Rozak untuk proses evakuasi dari perairan Karangsong serta bekerja sama dengan ambulans KPL Mina Sumitra guna memulangkan jenazah,” kata AKP Asep Suryana.

Pihak keluarga korban menerima penyebab kematian tanpa menuntut autopsi dan meminta pemulangan jenazah dilakukan secepatnya. “Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi agar jenazah segera dimakamkan hari ini juga,” tambahnya.

Hingga kini, tim gabungan terus berupaya mencari korban yang masih hilang, sementara keluarga korban yang selamat mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan mereka.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu, Nina Agustina Tetapkan 6 Bangunan Cagar Budaya 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Hj Nina Agustina menetapkan enam bangunan cagar budaya (BCB) yang ada di wilayah kabupaten Indramayu. Penetapan oleh bupati Indramayu mengacu pada hasil sidang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang digelar akhir tahun lalu. Sabtu (1/2)

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina merasa bangga dengan telah ditetapkannya enam bangunan cagar budaya tingkat kabupaten. Dijelaskan, dengan penetapan ini secara langsung pemerintah kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinannya sangat memperhatikan nilai nilai heritage pada 
sebuah karya monumental masa lalu. 

Nina meminta kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk tidak melakukan vandalisme terhadap bangunan tinggalan masa lalu tersebut. Ia mengajak agar masyarakat untuk bersama sama menjaga dan melestarikannya agar dapat bertahan di tengah tengah masyarakat yang modern. 

“Alhamdulillah, satu persatu bangunan cagar budaya yang ada di Indramayu sudah kita tetapkan sebagai bangunan yang dilindungi oleh Undang Undangan Cagar Budaya. Ini kebijakan bidang kebudayaan yang patut diacungi jempol,” jelas Nina Agustina, Sabtu (1/2/25). 

Nina juga meminta kepada jajaran di bidang kebudayaan untuk terus melakukan kajian terhadap tinggalan tinggalan sejarah yang ada di Indramayu sehingga masyarakat Indramayu dapat mengetahui asal muasal kesejarahan daerahnya. 

”Ini sangat penting untuk generasi muda agar dapat mengetahui sejarah kotanya.
Terus gali potensi cagar budaya Indramayu,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, H. Caridin yang didampingi Kabid Kebudayaan Hj. Uum Umiyati, sangat berterima kasih kepada Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang telah menetapkan enam bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh kabupaten Indramayu. 

Caridin mengatakan penetapan bangunan cagar budaya ini merupakan pintu awal untuk menjaga dan melestarikan “tetenger” kota Indramayu. Informasi yang diterima dari Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Indramayu bahwa tinggalan tinggalan budaya di Indramayu ini sangat banyak dan perlu dilakukan kajian dari berbagai disiplin ilmu terutama ilmu arkeologi, sejarah, antropologi, 
dan arsitektur. 

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan dari 300 lebih tinggalan sejarah dan budaya yang sudah di data oleh tim kebudayaan, baru enam bangunan cagar budaya yang sudah ditetapkan dalam pemeringkatan kabupaten. 

Ke-enam bangunan cagar budaya itu, kata 
Dedy diantaranya Gedung Pendopo, Masjid Bondan, Menara Air (Waterleiding) Perumdam Tirta Darma Ayu, Gedung Landraad, Gedong Duwur atau eks Asisten Residen, dan bangunan Gebeo (Gemeentelijke Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken) atau Gedung PLN Indramayu. 

“Memang masih sedikit bangunan cagar budaya di Indramayu ini yang sudah ditetapkan tetapi semangat untuk menjaga dan melestarikan tinggalan masa lalu itu tercetus sejak masa kepemimpinan Bupati Nina Agustina,” kata Dedy Musashi yang juga berprofesi sebagai arkeolog ini. 

Kedepannya, Dedy sudah merencanakan untuk terus menjaga dan melestarikan tinggalan tinggalan cagar budaya yang ada di Indramayu untuk tetap berdiri dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia mencontohkan, bangunan eks Landraad dan bangunan eks Lapas Indramayu yang saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beragam kegiatan tetapi tidak merubah bentuk dari bangunan tersebut. 

Rencananya pada tahun ini, tim ahli cagar budaya kabupaten Indramayu akan melakukan kajian cagar budaya terhadap kawasan bangunan Pecinan di sepanjang jalan Veteran. 

”Kawasan ini sangat ikonik dan masih sangat terawat. Apalagi sebagian besar masih living monument. Di lokasi ini ada gereja tertua di Jawa Barat, ada bangunan pemukiman etnis China, rumah ibadah masyarakat Tionghoa, Makam China, dan gedung gedung perkantoran,” jelas Dedy. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Layanan Kependudukan Hadir di Alun-Alun Puspawangi Indramayu, Manfaatkan Kemudahannya!

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Indramayu kini dapat mengurus dokumen kependudukan dengan lebih mudah tanpa harus datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Layanan administrasi kependudukan ini tersedia di Alun-Alun Puspawangi, Jalan RA Kartini, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat, pada Sabtu (01/02/2025) pukul 17.00 – 21.00 WIB.

Berbagai Dokumen Bisa Diperoleh dengan Mudah

Beragam layanan yang tersedia meliputi perekaman KTP elektronik (KTP-el), pembuatan akta kelahiran, akta kematian, Kartu Keluarga (KK), serta Kartu Identitas Anak (KIA). Untuk mengakses layanan ini, warga hanya perlu membawa dokumen persyaratan sesuai dengan jenis administrasi yang ingin diurus, seperti:

Persyaratan Dokumen

Akta Kelahiran

Fotokopi KTP pemohon/orang tua

Fotokopi KTP dua saksi

Formulir pelaporan kelahiran

Fotokopi Kartu Keluarga

Fotokopi buku nikah orang tua

Surat kelahiran dari bidan/RS/puskesmas/desa

SPTJM kebenaran data di atas materai

Akta Kematian

Formulir pelaporan kematian

KTP almarhum

Fotokopi Kartu Keluarga

Fotokopi KTP pelapor

Fotokopi KTP dua saksi

Surat kematian dari desa/rumah sakit

SPTJM kebenaran data di atas materai

Perekaman KTP-el

Fotokopi Kartu Keluarga (bagi usia 17 tahun ke atas)

Pembuatan Kartu Keluarga (KK)

KK lama (jika perbaikan)

Fotokopi KTP-el pemohon

Fotokopi ijazah (jika ada perubahan data)

Pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA)

Fotokopi KTP kedua orang tua

Fotokopi Kartu Keluarga

Fotokopi akta kelahiran

Pas foto 2×3 (untuk anak di atas 5 tahun)

Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)

KTP

Aplikasi IKD yang sudah diunduh di PlayStore

Email aktif dan koneksi internet stabil

Kemudahan dan Kecepatan Layanan

Program layanan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi warga tanpa harus antre panjang di kantor Disdukcapil. Warga cukup datang ke lokasi dengan membawa dokumen yang diperlukan, dan seluruh proses dilakukan tanpa biaya alias gratis.

Bagi warga yang ingin mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD), disarankan untuk memastikan aplikasi sudah terpasang di perangkat dan memiliki akses internet yang lancar.

Manfaatkan Kesempatan Ini!

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk mengurus dokumen kependudukan dengan cepat dan mudah. Ajak keluarga serta teman-teman untuk memanfaatkan layanan yang tersedia di Alun-Alun Puspawangi.

Jalan-jalan ke Puspawangi,
Sore cerah hati berseri.
Urus dokumen di sini lagi,
Layanan cepat tanpa antri!

Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat langsung datang ke lokasi atau menghubungi Disdukcapil Kabupaten Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Blok Bedeng Menangis, Jalan Rusak 30 Tahun Tak Diperbaiki

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Blok Bedeng, Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Indramayu, terus menunggu kepedulian pemerintah terkait kondisi jalan rusak yang telah bertahan selama puluhan tahun. Meski telah terjadi pergantian kepala desa (kuwu) beberapa kali, perbaikan jalan tak kunjung direalisasikan, Sabtu (01/02/2025).

Kondisi ini memicu kesedihan mendalam bagi warga setempat, salah satunya Casmiah, yang tak kuasa menahan air mata saat berbicara kepada awak media.
“Harapan kita sebagai rakyat ini berjalan di jalan yang bagus seperti gang-gang lainnya, tidak becek apalagi saat hujan. Kadang sedih kalau mau pergi, melihat jalan seperti ini. Sudah sekitar 30 tahun tidak ada perbaikan,” keluhnya dalam bahasa khas Indramayu.

Keluhan serupa dirasakan banyak warga lainnya. Namun, mereka mengaku tak tahu harus menyampaikan aspirasi kepada siapa dan bagaimana caranya agar mendapat perhatian pemerintah.


Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk mendapatkan tanggapan resmi atas kondisi jalan di Blok Bedeng.

Reporter : Andika

Redaktur : Rizal

Terima Aduan Parkir Liar dan PTSL, Satgas Saber Pungli Indramayu Gercep Bertindak

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Satgas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan respons cepat (gercep) dalam menangani laporan dugaan pungutan liar (pungli) yang diterima dari masyarakat. Tim Saber Pungli Indramayu langsung melakukan investigasi dan tindakan sesuai prosedur setelah mendapat laporan dari warga yang merasa dirugikan oleh oknum yang melakukan praktik pungli. Jumat (24/1)

Ka Posko UPP Kabupaten Indramayu, AKP Nandang Supriatna mengatakan, pihaknya sangat serius dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Menurutnya, gerak cepat dalam merespons aduan tersebut bertujuan untuk memastikan pelayanan publik di Indramayu bebas dari praktik-praktik yang berkaitan dengan pungutan liar. 

“Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti dengan segera. Satgas Saber Pungli berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba melakukan pungli,” ujar AKP Nandang Supriatna kepada Diskominfo Indramayu, Rabu (22/1/2025). 

Nandang menyebut, baru-baru ini Satgas Saber Pungli Kabupaten Indramayu menerima beberapa aduan dari masyarakat diantaranya adalah perihal dugaan adanya praktik pungli terkait pungutan parkir di suatu minimarket oleh salah satu pihak. 

Usai menerima aduan tersebut, Satgas Saber Pungli Kabupaten Indramayu langsung merespons aduan dengan melakukan klarifikasi terhadap juru parkir di tempat tersebut dan benar bahwa ada pungutan biaya parkir namun tidak dalam keadaan paksaan dengan nominal minimal Rp1000.00 untuk sepeda motor dan Rp2000.00 untuk kendaraan roda 4 di mana tidak terdapat tiket parkir khusus yang di berikan kepada konsumen minimarket. 

Sementara itu Nandang menjelaskan, aduan lainnya adalah perihal dugaan adanya praktik pungli terkait kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan di salah satu desa di Kabupaten Indramayu. 

Berdasarkan wawancara dengan operator data PTSL, bahwa masyarakat diminta untuk memberikan biaya tambahan pengajuan program PTSL dengan biaya Rp350.000 di luar biaya yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri ATR/BPN, Mendagri dan Menteri PDTT untuk masyarakat yang mengikuti program PTSL sebesar Rp150.900 yang diduga dilakukan oleh Bendahara Sekdes dibantu KAUR TU sebagai orang yang mendata dan membuat surat pernyataan. 

“Pada hari Selasa tanggal 21 Januari 2025 kami telah menindaklanjuti aduan masyarakat dengan melaksanakan kegiatan klarifikasi kepada pihak terduga yang melakukan pungli sesuai dengan aduan masyarakat. Dari hasil wawancara sementara didapat kesimpulan bahwa terdapat adanya dugaan pungutan liar,” ungkap Ka Posko UPP Kabupaten Indramayu. 

Dari hasil klarifikasi yang telah dilakukan tersebut, Satgas Saber Pungli Kabupaten Indramayu akan melaksanakan rencana tindak lanjut di mana untuk juru parkir telah dilakukan pembinaan, sementara terkait pungutan pada Program PTSL Satgas Saber Pungli Kabupaten Indramayu akan mengundang kuwu dan unsur panitia program PTSL untuk di klarifikasi/wawancara serta meminta data dan dokumen pendukung guna penelitian lebih lanjut. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal