Cegah Perkawinan Anak, Posyandu Remaja Disosialisasikan ke Warga 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya pencegahan perkawinan anak di Indramayu terus digencarkan. Salah satunya melalui sosialisasi layanan posyandu remaja yang digelar Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) dan Fatayat NU Indramayu. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Sindang, Jumat (28/2/2025), sebagai bagian dari Program Inklusi Kabupaten Indramayu. Selasa (4/3)

Hadir dalam acara tersebut Camat Sindang, Kepala Puskesmas Sindang, perwakilan pemerintah desa, kader Posyandu, anggota Posyandu Remaja, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki anak di bawah usia 19 tahun.

Koordinator Submitra Program Inklusi Indramayu, Supriyatin, menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait layanan yang dapat diakses melalui Posyandu Remaja. “Harapannya, program ini dapat membantu orang tua dan remaja agar terhindar dari perkawinan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sindang, Dadang Supriatna, menekankan bahwa perkawinan anak merupakan masalah bersama yang memerlukan keterlibatan banyak pihak. “Kami sangat mendukung Program Inklusi ini. Semoga Posyandu Remaja yang terintegrasi dengan layanan lainnya dapat menekan angka perkawinan anak, khususnya di Kecamatan Sindang,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Sindang, Dr. Hj. Sri Sucieti, menambahkan bahwa layanan Posyandu kini diperkuat dengan Integrasi Layanan Primer (ILP). Langkah ini diharapkan semakin efektif dalam memberikan edukasi dan layanan kesehatan bagi remaja.

“Setiap tahun, kami menerima laporan tentang perkawinan anak, sebagian besar akibat kehamilan di usia dini, bahkan ada yang masih berusia sekolah dasar,” ungkapnya.

Karena itu, pihak Puskesmas fokus memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada remaja usia 10–19 tahun, sesuai rekomendasi WHO. “Pemahaman ini sangat penting agar remaja dapat menjaga kesehatan reproduksi mereka hingga dewasa,” tuturnya.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggandeng sekolah-sekolah dalam sosialisasi tentang pubertas dan kesehatan reproduksi. “Harapannya, semakin banyak remaja yang memahami risiko perkawinan anak dan dapat membuat keputusan yang lebih baik untuk masa depan mereka,” pungkas Sri.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Perbaikan Jalur Pantura Ditarget Rampung dalam Dua Minggu Jelang Arus Mudik Lebaran 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perbaikan jalan di Jalur Pantura Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terus dikebut guna menyambut musim mudik Lebaran 2025. Anggota Komisi V DPR RI, Daniel Mutagien Syafiuddin, memastikan bahwa proyek perbaikan di jalur arteri Pantai Utara (Pantura) akan selesai dalam dua minggu ke depan. Selasa (4/3)

Daniel menegaskan bahwa Jalur Pantura Indramayu dan Cirebon menjadi salah satu rute utama pemudik menuju kampung halaman. Oleh karena itu, percepatan perbaikan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan mendesak menjelang puncak arus mudik.

“Kami telah menggelar rapat kerja dengan Dirjen Bina Marga untuk memastikan kesiapan jalur ini. Indramayu dan Cirebon selama ini menjadi ikon Jalur Pantura yang selalu dipadati pemudik. Targetnya, perbaikan jalan harus rampung dalam dua minggu ke depan,” ujar Daniel saat meninjau perbaikan tanggul Sungai Cimanuk di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Indramayu, Senin (3/3/2025).

Selain kondisi jalan, Daniel juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik sepanjang Jalur Pantura yang masih gelap saat malam hari.

“Persoalan ini tak hanya soal jalan, tetapi juga penerangan. Banyak PJU yang mati dan harus segera diperbaiki. Ini tugas pemerintah, baik Kementerian Perhubungan maupun Kementerian PUPR agar segera menindaklanjutinya,” tegasnya.

Sementara itu, arus mudik Lebaran 2025 diperkirakan mengalami lonjakan jumlah kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data, terjadi peningkatan sekitar 12 persen dibandingkan arus mudik Lebaran 2024.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Semarak Sambut Ramadan 1446 H, Ratusan Santri di Indramayu Gelar Pawai Tarhib

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 H, ratusan santri dari Rumah Tahfidz Qur’an Ar Rahman bersama masyarakat Desa Dermayu dan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menggelar Pawai Tarhib pada Rabu (26/2/2025). Kamis (27/2)

Dengan penuh semangat, peserta pawai berjalan kaki dari Masjid Pusaka Baiturrohmah mengitari kota. Mereka bersholawat sepanjang perjalanan sambil membentangkan spanduk bertuliskan Marhaban ya Ramadhan, menciptakan suasana syiar Islam yang meriah.

Fuad Kamus, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa tradisi ini telah menjadi agenda tahunan warga Desa Dermayu. “Alhamdulillah, ini merupakan kegiatan positif yang rutin dilakukan pemuda Masjid Pusaka. Mereka melibatkan anak-anak sekitar agar turut serta memeriahkan datangnya bulan Ramadan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari kegiatan, panitia juga membagikan selebaran berisi jadwal puasa kepada masyarakat, membantu mereka dalam persiapan ibadah selama Ramadan.

Sementara itu, Shakila (7), salah satu peserta pawai, mengaku sangat antusias bisa ikut serta dalam acara tersebut. “Ini pertama kalinya saya ikut pawai menyambut Ramadan. Seru sekali! Meski harus berjalan jauh, saya tidak merasa lelah, justru senang,” ungkapnya dengan wajah ceria.

Pawai Tarhib ini menjadi bukti antusiasme masyarakat Indramayu dalam menyambut bulan suci, sekaligus mempererat kebersamaan dalam semangat keislaman.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Lomba TTG 2025: Pemkab Indramayu Cari Inovasi dan Teknologi untuk Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kembali menggelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tahun 2025. Rabu (26/2)

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 26 Februari hingga Kamis, 27 Februari 2025 ini mengusung tema “Maju Bersama Membangun Indramayu dengan Inovasi dan Teknologi untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi Desa” dipusatkan di Aula DPMD Indramayu. 

Lomba ini bertujuan untuk mendorong daya inovasi masyarakat dalam menciptakan teknologi yang dapat meningkatkan usaha ekonomi produktif dan kreatif berbasis potensi unggulan daerah. 

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu, Suyitno, menjelaskan, Lomba TTG merupakan agenda tahunan yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan inovasi yang bermanfaat. 

“Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya konkret untuk mengatasi berbagai permasalahan di masyarakat serta menjawab kebutuhan mereka melalui teknologi yang tepat guna,” ujarnya. 

Suyitno juga menambahkan, manfaat TTG sangat luas, mulai dari meningkatkan efisiensi usaha kecil dan menengah, membantu sektor pertanian dan perikanan, hingga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan. 

“Teknologi-teknologi yang ditampilkan diharapkan dapat memberikan solusi nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek ekonomi maupun lingkungan. Oleh karena itu, inovasi yang lahir dari lomba ini akan terus didorong untuk berkompetisi di tingkat nasional,” pungkasnya. 

Salah satu juri dari DPMD Provinsi Jawa Barat, Ari, memberikan motivasi kepada para peserta untuk menampilkan inovasi mereka dengan percaya diri. 

“Kepada peserta, tolong jangan grogi, ini inovasi dari kita untuk kita. Teknologi yang dikembangkan di sini akan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya. 

Dalam kompetisi tahun ini, sebanyak 21 inventor dari berbagai kecamatan di Indramayu menampilkan inovasi mereka. Beberapa di antaranya adalah alat pendeteksi pH air pada pertanian hidroponik berbasis loT oleh Wildan Al-Ghifari, sistem monitoring kadar air kolam ikan dan pengontrol pakan otomatis oleh Rizgi Julianto Bachtiar, serta alat penangkap tikus tanpa menyakiti yang dikembangkan oleh Mashudi. Selain itu, ada juga sistem pendeteksi jalan rusak oleh Putri Rizgiyah dan teknologi pemilahan sampah oleh M. Salman Affarisi. 

Di bidang pertanian dan lingkungan, inovasi seperti alat pembasmi organisme pengganggu tanaman pada cabai oleh Nuraini, reaktor fermentasi pupuk oleh Ninin Asminah, serta tanur pembakar sampah dari Posyantek Sadewa Haurgeulis menjadi perhatian utama. Sementara itu, di sektor energi, M. Rahmat menampilkan teknologi pemanasan tungku uap yang dapat menyuplai energi listrik, serta Posyantek Pekuwon Jaya Tukdana menghadirkan kompresor pengomposan yang efisien. 

Dengan suksesnya pelaksanaan Lomba TTG 2025, Pemerintah Kabupaten Indramayu optimis bahwa inovasi yang dihasilkan akan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi desa.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Forum Bhayangkara Indonesia Kabupaten Indramayu Rayakan HUT ke-4

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Forum Bhayangkara Indonesia Kabupaten Indramayu menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 di Auditorium Gedung Serbaguna SMK Muhammadiyah, Jalan Raya Kandanghaur. Acara ini turut dihadiri oleh berbagai elemen organisasi dan tokoh masyarakat pada Rabu (26/02/25).

Ketua Panitia, H. Sarjani, dalam wawancara kepada awak Media, menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah meliput kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa peringatan ulang tahun ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (ORMAS) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Kabupaten Indramayu.

“Kami akan terus menjadikan peringatan ulang tahun ini sebagai ajang mempererat koordinasi dan kerja sama dengan semua elemen, baik ORMAS, LSM, maupun instansi lainnya,” ujar Sarjani.

Selain merayakan HUT Forum Bhayangkara Indonesia, acara ini juga bertepatan dengan ulang tahun Ketua Doyang Susanto yang ke-72. “Ini menjadi momen spesial karena selain memperingati HUT ke-4 Forum Bhayangkara Indonesia, hari ini juga merupakan ulang tahun Ketua Forum. Semoga ke depan kita terus bersinergi untuk kebaikan masyarakat,” tambahnya.

Ketua Forum Bhayangkara Indonesia, Doyang Susanto dalam wawancara kepada awak Media, menuturkan bahwa acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan dari Paksi, GEMPAR, PP Polri, KPK, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Ia berharap Forum Bhayangkara Indonesia semakin aktif dalam memberikan dukungan hukum dan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami siap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan, terutama dalam hal pemahaman hukum. Forum Bhayangkara Indonesia akan selalu berperan dalam memberikan edukasi dan perlindungan hukum bagi masyarakat,” kata Doyang.

Dalam acara tersebut, Forum Bhayangkara Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Indramayu dan wakilnya, yang baru saja dilantik. Mereka berharap kepemimpinan baru ini dapat membawa perubahan positif bagi daerah.

Perayaan HUT ke-4 Forum Bhayangkara Indonesia berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, termasuk sesi diskusi dan silaturahmi antara peserta yang hadir. Para tamu undangan turut memberikan ucapan selamat dan doa bagi kemajuan organisasi ke depannya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bahas 3 Permasalahan Masyarakat, Wabup Syaefudin Buka Bahtsul Masail MUI Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu menggelar Bahtsul Masail untuk membahas dan mendiskusikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Minggu (23/2)

Permasalahan yang dibahas pada Bahtsul Masail MUI Kabupaten Indramayu kali ini yakni permasalahan bansos yang tidak tepat sasaran, masjid yang dikunci pada malam hari padahal masyarakat membutuhkan, dan hukum memiliki khodam.

Ketua MUI Kabupaten Indramayu KH. Muhammad Syatori mengatakan, kegiatan Bahtsul Masail dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan membahas permasalahan ataupun isu yang tengah ramai dibicarakan oleh masyarakat.

Syatori berharap, dengan hadirnya pemimpin baru di Indramayu akan membawa dampak perubahan yang signifikan terutama dalam pencapaian visi Indramayu Reang (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong)

“Dengan visi religius sebagai visi pertama mudahmudahan ini dapat meningkatkan nuansa keagaman di Kabupaten Indramayu,” kata Syatori.

Sementara Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengatakan, bersama dengan Lucky Hakim siap untuk meningkatkan nuansa religius di Kabupaten Indramayu saat ini. Program yang sudah berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat akan dilanjutkan. Sementara program yang masih kurang segera dibereskan.

“Gerakan mengaji 15 menit bagi ASN dan pelajar itu harus terus kita lanjutkan karena manfaatnya sangat bagus bagi Indramayu,” tegas Syaefudin ketika membuka Bahtsul Masail di Ponpes Assyaugi Desa Kertanegara Kecamatan Haurgeulis, Sabtu (22/2/2025).

Selanjutnya, gerakan khatam Al-qur’an di mushola mushola juga akan dibangkitkan kembali.

Syaefudin menambahkan, sinergitas dan kolaborasi antara ulama dan umaro menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Indramayu.

“Mari kita terus bersama agar sinergitas dalam membangun Indramayu ini bisa kita wujudkan,” kata Syaefudin.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Indramayu Syaefudin juga menyampaikan apresiasi luar biasa kepada santri Ponpes Assyaugi yang telah menampilkan kemampuannya dalam menghafal Al-qur’an dengan metode jari.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Hari Pertama Bertugas, Wabup syaefudin Keliling Pendopo Indramayu dan Ramah Tamah Dengan ASN 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu periode 2025-2030, H. Syaefudin, memulai hari pertama tugasnya dengan penuh semangat dan optimisme. Sehari setelah dilantik, Syaefudin langsung berkeliling untuk melihat situasi Pendopo Indramayu dan sekitarnya. Jumat (21/2)

Tiba di Pendopo Indramayu untuk menjalankan agenda pertamanya sebagai Wakil Bupati Indramayu, kedatangannya disambut langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Aep Surahman beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Indramayu. 

Mengawali kunjungannya, Syaefudin melihat langsung ruangan kerja Bupati. Selanjutnya, ia berkeliling Pendopo untuk meninjau berbagai fasilitas, termasuk ruang makan, serta ruang pusaka yang memiliki nilai historis bagi Kabupaten Indramayu. 

Dalam kesempatan tersebut, Syaefudin menyampaikan rasa terima kasih kepada pemimpin sebelumnya, Bupati Indramayu periode 2021-2025, Hj. Nina Agustina. Beliau menegaskan komitmennya untuk meneruskan program yang telah berjalan baik serta memperbaiki hal-hal yang masih perlu penyempurnaan. 

“Yang sudah bagus kita tingkatkan, yang belum beres kita bereskan. Dengan semangat, derap langkah kita samakan untuk menyatukan jalan agar lebih mudah ke depannya,” ujarnya. 

Setelah mengunjungi area Pendopo, Wakil Bupati melanjutkan silaturahmi dengan para Asisten Daerah (Asda), Staf Ahli, dan Kepala Bagian (Kabag). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus memperkuat koordinasi di antara jajaran pemerintahan. 

Tidak hanya itu, H. Syaefudin juga menyempatkan diri meninjau Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) A dan B, serta Gedung Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Diakhiri menuju ruang kerja Wakil Bupati sebagai tempat dia akan melaksanakan tugasnya ke depan. 

Dalam setiap kunjungannya, dia berdialog dengan para pegawai guna memahami kondisi kerja dan kendala yang dihadapi di masing-masing instansi. 

Syaifudin menegaskan pentingnya solidaritas dan kebersamaan dalam membangun Kabupaten Indramayu yang lebih maju. 

“Silaturahmi dan cengkrama dengan para staf ini penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa bekerja lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat,” tambahnya. 

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin, Kabupaten Indramayu akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Ini Harapan Warga untuk Lucky Hakim-Syaefudin

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik 961 kepala daerah di Istana Kepresidenan. Pelantikan ini mencakup 33 gubernur beserta wakilnya, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Jakarta pada Kamis pagi (20/02/25).

Di antara para pemimpin yang dilantik, Lucky Hakim dan Syaefudin resmi mengemban amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Indramayu. Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.31719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024 untuk masa jabatan 2025-2030.

Kehadiran Lucky Hakim-Syaefudin sebagai pemimpin baru di Indramayu disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat. Hamzah (27), warga Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, berharap duet pemimpin tersebut dapat menghadirkan lebih banyak peluang kerja di daerahnya.

“Semoga kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam hal penyediaan lapangan pekerjaan,” ungkap Hamzah.

Harapan senada disampaikan Indra (35), warga Kelurahan Paoman, yang menginginkan adanya kebijakan yang berpihak pada kebutuhan rakyat, terutama terkait harga bahan pokok. “Saya sebagai pedagang kecil berharap harga kebutuhan sehari-hari bisa lebih terjangkau,” kata Indra.

Masyarakat Indramayu kini menanti realisasi program kerja yang dijanjikan, seiring dengan semangat baru yang diusung kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Resmikan Gedung Duwur Sebagai Cagar Budaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gedung eks Asisten Residen atau Gedung Duwur di Jalan Mayor Dasuki Penganjang Indramayu diresmikan Bupati Nina Agustina sebagai tempat Cagar Budaya. Peresmian ini sebagai upaya untuk pelestarian dan bahan edukasi bagi masyarakat. Selasa (18/2)

Peresmian berlangsung Selasa, (18/2/2025) yang juga dihadiri Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, Kepala SKPD dan Camat, serta disaksikan para budayawan.

Bupati Nina Agustina mengatakan, pelestarian budaya dengan menetapkan bangunan bersejarah menjadi cagar budaya merupakan komitmen nya selama menjabat sebagai Bupati Indramayu. Komitmen tersebut merupakan upaya menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang kaya dengan khasanah budaya dan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Nina menambahkan, Pemkab Indramayu bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) telah melakukan serangkaian kegiatan untuk menetapkan berbagai peninggalan bangunan masa lalu untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

Saat ini terdapat 6 Cagar budaya yang telah ditetapkan yakni Gedung Pendopo, Masjid Kuno Bondan, Menara PDAM (Waterleiding) Tirta Darma Ayu, Gedung Landraad, Gedung PLN Indramayu (Gebeo), dan Gedung Duwur.

Sementara Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedi Musashi mengatakan, di Kabupaten Indramayu banyak ditemukan peninggalan-peninggalan warisan leluhur sejak zaman prasejarah salah satunya yakni dengan ditemukannya penemuan fosil gajah purba di Desa Cikawung Kecamatan Terisi, kemudian pada masa perundagian banyak ditemukan batuan menhir di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu.

Selanjutnya pada masa Hindu Budha, di Kabupaten Indramayu juga ditemukan adanya bangunan menyerupai candi di Desa Sambimaya dan berbagai temuan gerabah di desa-desa di Kecamatan Balongan. Sedangkan pada masa Islam juga banyak ditemukan adanya makammakam peninggalan zaman dahulu. Sedangkan masa kolonial ditemukan adanya bangunan GKI yang sudah ada sejak abad 18.

“Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina yang telah banyak peduli dengan cagar budaya di Indramayu sehingga ini menjadi warisan generasi mendatang,” kata Dedi.

Peresmian Gedung Duwur ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan ke ruangan gedung bersama dengan peserta yang hadir.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dekranasda Jabar Dorong Kemajuan Kerajinan dan UMKM Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Amanda Soemadi Bey Machmudin melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu, Rabu (12/2/2024).

Kunjungannya itu untuk melihat langsung industri kerupuk, tenun gedogan, dan batik, yang menjadi produk unggulan daerah di pesisir utara Jawa Barat tersebut. 

Dalam kunjungannya, sebagai tempat pertama yang dikunjungi yakni sentra produksi kerupuk di Desa Kenanga Kecamatan Sindang yang telah lama menjadi salah satu ikon kuliner Indramayu. Beliau mengapresiasi para pengusaha yang terus mempertahankan kualitas dan cita rasa khas produk mereka. 

“Industri kerupuk Indramayu memiliki potensi dan agar besar untuk terus berkembang lebih luas dari yang sudah ada saat ini, terutama jika dikelola dengan inovasi dan pemasaran digital yang lebih modern sehingga bisa menembus pasar luar negeri,” ujar Amanda kepada Diskominfo. 

Selanjutnya, Ketua Dekranasda Jawa Barat meninjau perajin tenun gedogan yang masih mempertahankan teknik tradisional dalam memproduksi kain khas Indramayu. Ia mengapresiasi ketekunan para perajin dalam menjaga warisan budaya ini. 

“Kami akan terus mendukung perajin tenun gedogan agar tetap eksis dan mampu bersaing di pasaran. Regenerasi terhadap perajin tenun gedogan ini harus dilakukan. Saya mendorong dinas provinsi dan kabupaten untuk melakukan pelatihan untuk mendidik anak-anak belajar tenun ini, tambahnya. 

Kunjungan berlanjut ke sentra batik Indramayu, di mana beliau melihat langsung proses pembuatan batik tulis dan batik complongan khas daerah tersebut. Dalam kesempatan ini, Ketua Dekranasda Jabar mendorong perajin batik untuk terus berinovasi dalam motif dan pewarnaan agar makin menarik bagi pasar yang lebih luas. 

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi para perajin lokal untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing produk unggulan Indramayu di tingkat nasional maupun global. 

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Suwenda menjelaskan, kunjungan Ketua Dekranasda ini merupakan upaya untuk saling menguatkan dalam bentuk sinergi dan kolaborasi antara provinsi dan kabupaten untuk pengembangan kerajinan dan UMKM yang ada di Kabupaten Indramayu. 

“Beberapa permasalahan yang ditemukan tadi, pihak provinsi siap untuk mendukung upaya kemajuan kerajinan dan UMKM di Indramayu ini,” kata Suwenda.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal