Miris! Jalan Desa Sigotom Julu Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemerintah

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Akses jalan kabupaten menuju Desa Sigotom Julu, Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, kini berada dalam kondisi rusak parah. Warga Desa Sigotom Julu mengeluhkan buruknya infrastruktur tersebut, namun hingga saat ini belum terlihat adanya perhatian serius dari pihak dinas terkait maupun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Rabu (30/4)

Kerusakan jalan meliputi lubang besar di berbagai titik, permukaan yang dipenuhi batu lepas, serta medan yang menyulitkan kendaraan untuk melintas. Kondisi ini sangat berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama para petani yang kesulitan mengangkut hasil panen ke pasar terdekat akibat buruknya akses jalan.

Kepala Desa Sigotom Julu, Chardin Tambunan, saat ditemui awak media pada Rabu (30/4/2025), menyampaikan bahwa jalan sepanjang 3 kilometer dari Aek Singkoru menuju Dusun Lobu Goti mengalami kerusakan berat. Ia menjelaskan bahwa tingginya curah hujan telah menggerus material jalan, sementara pada musim kemarau, kondisi jalan yang berdebu dan berbatu membahayakan pengendara roda dua. Hingga kini, belum ada upaya nyata untuk perbaikan.

“Kendaraan roda empat, roda dua, bahkan pejalan kaki yang melintasi jalan ini harus sangat berhati-hati,” ujar Chardin.

Ia bersama warga Desa Sigotom Julu berharap agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara segera turun tangan memperbaiki infrastruktur jalan yang merupakan jalan kabupaten ini. Menurut mereka, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga memengaruhi perekonomian desa yang sangat bergantung pada sektor pertanian.

Seorang ibu rumah tangga yang juga petani, saat melintas di lokasi jalan, turut menyampaikan keluhannya. “Kami sangat berharap keluhan ini didengar oleh pemerintah. Mohon jalan ini segera diperbaiki agar hasil pertanian dari desa kami bisa dipasarkan dengan lancar,” ujar ibu yang enggan menyebutkan nama.

Dengan kondisi saat ini, masyarakat Desa Sigotom Julu sangat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan. Akses jalan yang layak tidak hanya menunjang aktivitas ekonomi, tetapi juga memudahkan warga dalam memperoleh layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Reporter: Reno H
Redaktur: Rizal

Jalan Desa Pondoh Juntinyuat Dimulai, Warga  Apresiasi Langkah Cepat Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mulai melakukan perbaikan jalan rusak di sepanjang ruas jalan Desa Pondoh, Kecamatan Juntinyuat, Kamis (10/4/2025) malam. Langkah ini merupakan respon cepat atas laporan dan keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Jumat (11/4)

Dari pantauan di lapangan, sejumlah truk dikerahkan untuk mengangkut material batu yang digunakan dalam proses penambalan jalan. Ruas jalan ini sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah dan menjadi perhatian utama Pemkab Indramayu. Proses perbaikan ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan situasi teknis di lapangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan infrastruktur jalan yang rutin dilakukan pemerintah daerah.

“Perbaikan jalan di Desa Pondoh menjadi salah satu prioritas karena kondisinya sangat memprihatinkan dan sering dikeluhkan masyarakat. Kami berharap setelah ini, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan aman,” jelas Asep Abdul Mukti, Jumat (11/4/2025).

Ia berjanji, untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan secara bertahap, mengingat saat ini ada efesiensi anggaran yang mengacu pada Inpres 1 tahun 2025. 

Dikatakanya, rencana PUPR terhadap pembangunan rehabilitasi jalan Pondoh, pihaknya sudah menganggarkan sebesar Rp2,4 miliar masuk dalam usulan DAU tahun 2025. Namun usulan tersebur terpangkas oleh adanya inpres dimaksud. 

“Kami sudah mengupayakan kepada pimpinan, agar DAU yang sudah dipangkas bisa dicarikan solusi dan insyaallah jalan Pondoh atas kebijakan pimpinan bisa direalisasikan tahun ini dari sumber lain,” tambahnya. 

Warga Desa Pondoh menyambut positif inisiatif Pemkab Indramayu ini. Mereka berharap perbaikan jalan bisa dilanjutkan ke titik-titik lain yang juga mengalami kerusakan.

“Alhamdulillah jalan sudah mulai diperbaiki. Semoga cepat selesai dan bermanfaat bagi seluruh warga, terutama untuk aktivitas pertanian dan perdagangan,” ujar Roni, warga setempat.

Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Juntinyuat dan sekitarnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Jalan Rusak Sering Dilewati Dump Truck, Wabup Syaefudin Sidak Lokasi Galian C

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Banyaknya keluhan masyarakat terkait jalan rusak karena sering dilalui dump truck pengangkut galian tanah merah di Desa Loyang dan Amis Kecamatan Cikedung, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin melakukan peninjauan langsung di lokasi galian, Kamis (20/3/2025). 

Syaefudin menjelaskan, dampak yang ditimbulkan karena aktivitas dump truck pengangkut galian tersebut yakni jalan menjadi rusak ketika hujan akan licin dan ketika panas menjadi berdebu. Kondisi ini dikeluhkan oleh warga Desa Loyang dan Amis yang desanya terdapat lokasi galian. Jumat (21/3)

Syaefudin menambahkan, perizinan pengelolaan galian tersebut berada pada kewenangan provinsi. Namun demikian aktivitas galian ini sangat mengganggu dan berdampak pada lingkungan sekitarnya terutama kerusakan infrastruktur jalan. 

“Masyarakat sini mengeluh rusaknya jalan karena dampak dump truk yang mengangkut galian. Jalan jadi becek kalau hujan dan berdebu kalau panas. Ini tidak bisa kita biarkan kita akan undang mereka,” kata Syaefudin. 

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu Teguh Budiarso menjelaskan, pihaknya akan memanggil pengelola galian tersebut dan membicarakan terkait dampak sosial yang ditimbulkan. 

“Aktivitas galian ini sama sekali tidak memiliki dampak positif bagi warga sekitarnya. Mereka justru mengeluh karena kerusakan infrastruktur. Maka kita datang ke sini dan segera kita panggil mereka,” tegas Teguh. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dimulai, Rehabilitasi Jalan Berlubang di Kabupaten Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu memulai program rehabilitasi jalan berlubang di wilayahnya sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi masyarakat. Terutama menjelang musim mudik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Jumat (21/3)

Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin mengatakan, program perbaikan jalan ini mencakup 74 ruas jalan kabupaten dengan total panjang mencapai 270 kilometer. Rehabilitasi ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Syaefudin menyatakan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur jalan guna menunjang mobilitas warga serta mendukung perekonomian lokal. 

“Perbaikan jalan ini sangat penting untuk memperlancar arus transportasi, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Apalagi saat ini jelang musim mudik Hari Raya Idul Fitri,” ujar Wakil Bupati Syaefudin saat meninjau langsung perbaikan jalan di Desa Terusan Kecamatan Sindang, Kamis (20/3/2025). 

Lebih lanjut, Syaefudin menjelaskan bahwa proses rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas jalan yang berlubang. 

“Yang kami lakukan saat ini adalah perbaikan jalan berlubang dulu karena ini sifatnya darurat,” tambah Wabup yang didampingi Kadis PUPR Asep Abdul Mukti dan Kasat Pol PP dan Damkar Teguh Budiarso. 

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap program rehabilitasi jalan ini dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, baik dalam hal keselamatan berkendara maupun kelancaran distribusi barang dan jasa. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengikuti petunjuk selama proses perbaikan berlangsung.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab Indramayu Segera Lakukan Perbaikan Jalan Rusak dan Berlubang

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemkab Indramayu segera melakukan perbaikan jalan rusak dan berlubang. Menyusul banyaknya keluhan masyarakat soal kerusakan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah Indramayu. Kamis (13/3)

“Segera kita perbaiki, dari kemarin kita sudah perintahkan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan jalan dan jembatan yang rusak,” ucap Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin saat acara Safari Ramadan 1446H di halaman kantor Kecamatan Bongas, Senin (10/3/2025). 

Lanjut dia, pihaknya sudah menginstruksikan Dinas PUPR untuk memetakan sejumlah ruas jalan yang rusak. Hal tersebut agar perbaikan dapat segera dilakukan sesuai dengan tingkat kerusakan yang ada. 

Selain pemetaan, pihak terkait diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penambalan di beberapa titik. Langkah itu dilakukan sebagai tindakan awal agar jalan tetap dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat. 

“Kemarin sudah instruksikan Kadis PUPR untuk cepat tanggap melaksanakan perbaikan jalan walaupun diperhadapkan kondisi cuaca yang belum stabil. Paling tidak menambal dulu jalan yang berlubang supaya tetap dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat pengguna jalan,” ungkapnya. 

Selain infrastruktur jalan, lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati juga akan diperbaiki. 

Demikian pula dengan putusnya akses jembatan di wilayah Kecamatan Gabuswetan yang secepatnya dilakukan penanganan. 

Wabup Syaefudin menyatakan, perbaikan sejumlah infrastruktur publik ini dilakukan agar masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Terlebih di bulan suci Ramadan ini. Apalagi, tak lama lagi bakal memasuki musim mudik lebaran. Di mana aktivitas masyarakat lagi sibuk-sibuknya. 

“Insya Allah, ruas-ruas jalan yang rusak segera diperbaiki sebelum Lebaran. Supaya masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman saat musim mudik nanti,” tandasnya. 

Seperti diketahui, kondisi jalan mulus dan aman menjadi salah satu target program prioritas Visi Indramayu REANG. 

Namun demikian, Pemkab Indramayu meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar visi Indramayu REANG dapat berjalan dengan baik. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Miris! Jalan Raya Siliwangi Kampung Benda  Cicurug Rusak Parah, Pengendara Motor Kerap Terjatuh

SUKABUMI.radarinformasi.com – Kondisi Jalan Raya Siliwang, Kampung Benda, tepatnya di depan Baso Malvinas sebelum Hotel Sindu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, semakin memprihatinkan. Jalan yang dipenuhi lubang dan rusak parah ini telah menjadi ancaman bagi para pengendara, terutama pengguna sepeda motor. Jumat (6/3)

Dalam sebulan terakhir, sedikitnya enam pengendara motor jatuh tersungkur akibat terperosok ke dalam lubang jalan. Motor yang oleng saat melewati jalan rusak tersebut menyebabkan pengendara kehilangan kendali, mengakibatkan luka-luka dan kerusakan pada kendaraan mereka.

Bahkan, dalam satu hari, dilaporkan ada sekitar tiga hingga lima pengendara motor yang mengalami insiden di lokasi ini. Warga sekitar dan pengguna jalan berharap ada perhatian serius dari pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan tersebut agar tidak terus menelan korban.

“Kami sangat khawatir, setiap hari ada saja yang jatuh. Kondisinya benar-benar membahayakan, apalagi saat hujan, lubang-lubang tertutup air dan semakin sulit terlihat,” ujar salah satu warga setempat.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait segera melakukan perbaikan sebelum semakin banyak korban berjatuhan. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kecelakaan yang lebih fatal akan terjadi di kemudian hari.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

Gubernur Jabar Apresiasi Polres Bogor Ungkap Kasus Narkotika, Bahas Jalan Rusak di Parung Panjang

BOGOR.radarinformasi.com  – Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, SH, melakukan kunjungan kerja ke Polres Bogor pada hari ini. Kedatangan beliau disambut langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolres Bogor. Sabtu (8/2)

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Dedi memberikan apresiasi atas kinerja Polres Bogor yang berhasil mengungkap pabrik narkotika golongan 1 jenis tembakau sintetis. Pengungkapan ini dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba yang merusak generasi muda.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dari jajaran Polres Bogor dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat,” ujar Dedi.

Selain membahas pengungkapan kasus narkotika, Gubernur Dedi bersama Kapolres Rio Wahyu juga mendiskusikan berbagai isu menonjol lainnya di wilayah Bogor. Salah satu fokus pembahasan adalah keluhan warga Parung Panjang terkait kondisi jalan yang rusak parah akibat lalu lintas truk tambang.

Kapolres Rio menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan upaya koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi masalah tersebut. Langkah penertiban truk tambang yang melebihi tonase serta penegakan aturan lalu lintas juga menjadi perhatian utama.

Gubernur Dedi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan turut mengambil langkah strategis untuk memperbaiki infrastruktur jalan dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas truk tambang di kawasan tersebut.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi yang konkret dan berkelanjutan,” tegas Dedi.

Kunjungan kerja ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bogor dan sekitarnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Warga Parit 4 Darat Keluhkan Pembangunan Jalan yang dinilai Asal-asalan

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Masyarakat Kelurahan Tungkal 2 Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengeluhkan atas pembangunan peningkatan jalan Manunggal 2 Parit 4 darat (lanjutan) melalui Dinas Perkerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjung Jabung Barat, Jum’at ( 17/03/2023).

Keluhan yang disampaikan masyarakat setempat ini bukan tanpa alasan karena jalan yang dibangun oleh pihak rekanan CV. Putra Persada Prima di APBD tahun anggaran 2022 ini,  tidak sesuai seperti yang diharapkan.

“Kita lihat hasilnya kurang bagus dan tidak memuaskani”, ujar Idris warga sekitar.

Menurutnya, jalan pengerasan ini selesai dibangun pada tahun 2022 lalu. Namun belum lama dibangun kondisi jalan sudah mulai hancur dan timbul lobang atau berlobang.

” Jalan ini baru hitungan bulan selesai dibangun, dengan anggaran ratusan juta, hampir satu milyar”, tegasnya.

Sementara, ketua RT setempat Zainal mengaku jika jalan (pengerasan) yang dibangun diwilayahnya ini sejak awal dikerjakan sudah terlihat jika hasilnya tidak bakal memuaskan. Hal itu kata dia terlihat dari proses penimbunan tanah yang banyak menggunakan tanah lokal dari pada tanah kuning.

” Proyek ini dianggarkan Rp. 987. 803.384,79. hampir satu milyar. Dengan panjang kurang lebih 1.200 meter, namun hasilnya kurang memuaskan bagi kita sebagai masyarakat sini. Hamparan batu nya juga tidak terlalu digilas dengan baik,” keluhnya.

Dengan kondisi jalan seperti saat ini, Zainal menilai jika pihak rekanan mengerjakan proyek diduga cuma asal asalan, terbukti baru hitungan bulan. Kondisinya disejumlah titik sudah mengalami kerusakan dan timbul lobang.

” Jalan ini, apa bila  turun hujan selalu tergenang air. Berakibat bakal banyak timbul lobang yang menggangu aktivitas pengguna jalan”, tuturnya sembari berharap jika jalan ini dikerjakan ulang supaya masyarakat bisa puas.

Reporter    :   Dani
Redaktur    :   Dewi

Warga Menjerit, Jalan Buruk Tidak Kunjung Dibangun

Warga Menjerit, Jalan Buruk Tidak Kunjung Dibangun

TANJAB BARAT.radarinformasi.com – Kondisi jalan lorong semangat yang berada di Rt.10 Kelurahan Tungkal 02, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi ini sangat menyedihkan. Pasalnya jalan ini masih terletak di Kota Kuala Tungkal, dari pantauan Awak Media di lapangan kondisi jalan memang sangat menyedihkan dan sangat memprihatinkan, Jum’at (27/01/23).

Salahsatu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada Awak Media radarinformasi.com, “Jalan kami ini kurang diperhatikan Pemerintah Daerah (Pemda), bapak bisa lihat sendiri, apa lagi sekrang ini musim air pasang dan sering hujan mengakibatkan jalan ini tergenang air”.

“Kami kasihan kepada anak-anak yang mau pergi kesekolah, andaikan jalan kami tahun ini di bangun, apa lagi dibangun jalan setapak beton, kami sangat berterimakasih kepada Pemkab Tanjab Barat”, harapnya.

Adapun komentar datang dari Mirna seorang ibu 2 anak ini menyampaikan semoga jalan kami ini bisa cepat di bangun.

“Sudah jalan kami ini buruk, ditambah pula dengan lampu Penerang Jalan Umum ( PJU ) yang kuramg bahkan nyaris tidak ada”, keluhnya.

Jalan ini memang butuh perhatian oleh Bupati Tanjab Barat, walaupun penduduknya tidak padat, karena jalan ini tidak layak dan sudah seharusnya dibangun.

Reporter : Dani
Redaktur : Dewi Pelangi

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Sukabumi.radarinformasi.com- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1443 H, masyarakat Jalan Semplak-Cikadu, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi (Tugu Macan Sukalarang), Jawa Barat, beramai-ramai menanam pohon pisang dan membuat kuburan, ini semua dilakukan karena masyarakat kesal dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah akan tetapi tidak ada perbaikan dari pihak terkait, Selasa (29/03/22).

Saking geramnya salah seorang warga sampai mengunggah peristiwa tersebut ke dalam akun facebooknya (28/03/22), warga meminta agar Bupati Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat perduli dengan kondisi jalan yang ada di wilayahnya.

Saat dikonfirmasi via seluler salahsatu warga mengatakan, “Kami selaku masyarakat selalu aktifitas melewati jalan itu. Kondisi jalan tersebut sangat dikeluhkan oleh kami maupun masyarakat luar ketika melewati jalan rusak itu saat musim penghujan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah atau Provinsi untuk segera mengeksekusi perbaikan jalan tersebut karena tanggungjawab jalan berada di Dinas Pekerjaan Umum (PU)”, keluhnya.

Sementara itu, radar informasi mencoba konfirmasi kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Asep Jafar, melalui virtual kontak WhatsApp tetapi tidak ada respon sama sekali yang sekiranya dapat memberikan keterangan informasi untuk masyarakat.

Lebih lanjut, radar informasi konfirmasi melalui kontak WhatsApp kembali terkait selokan air di sepanjang jalan kerusakan tersebut kepada Kabid Sumber Daya Air (Kabid SDA) Kabupaten Sukabumi, Adi mengatakan, “Kalau yang di maksud drainase jalan, coba sampaikan kepada Kabid Bina Marga (PU) Kabupaten Sukabumi Agus Hermawan terkait hal tersebut atau ke UPTD wilayah,” ujarnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi