Camat Jatibarang Sosialisasikan Larangan Penggunaan Jalan Provinsi untuk Hajatan, Pemdes Bulak Lor Siapkan Solusi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kecamatan Jatibarang mulai menyosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait larangan penggunaan ruas jalan provinsi untuk kepentingan pribadi, seperti hajatan, maupun aktivitas perseorangan dan kelompok yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Sosialisasi tersebut dilakukan Camat Jatibarang, Mardono, bersama para kuwu dan perangkat desa di wilayah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Surat edaran itu diterbitkan oleh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan VI Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat sebagai upaya menjaga fungsi jalan provinsi agar tetap aman dan lancar bagi pengguna jalan.

Camat Jatibarang, Mardono, mengatakan sosialisasi perlu dilakukan agar masyarakat memahami aturan tersebut sekaligus menyadari pentingnya menjaga ketertiban di ruang publik.

“Surat Edaran Gubernur Jawa Barat sedang kami sosialisasikan kepada para kuwu, perangkat desa, dan masyarakat di wilayah Kecamatan Jatibarang. Tujuannya agar masyarakat mengetahui serta memahami larangan menggunakan jalan provinsi sebagai lokasi hajatan,” ujarnya.

Menurut Mardono, kebijakan tersebut bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Senada dengan itu, Kuwu Desa Bulak Lor, Ali Sadikin, menilai jalan provinsi tidak semestinya digunakan untuk mendirikan tenda hajatan karena dapat menghambat arus kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Jalan raya merupakan hak seluruh pengguna jalan. Jika digunakan untuk mendirikan tenda hajatan, selain menimbulkan kemacetan juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” katanya.

Sebagai solusi, Pemerintah Desa Bulak Lor memberikan alternatif bagi warga yang tidak memiliki lahan untuk menggelar hajatan. Halaman Kantor Desa Bulak Lor dipersilakan digunakan sebagai lokasi resepsi, sementara aula kantor desa dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan akad nikah.

“Kami memberikan fasilitas halaman kantor desa bagi warga yang akan menggelar hajatan. Aula kantor desa juga dapat digunakan untuk akad nikah sehingga masyarakat tetap dapat melaksanakan kegiatan tanpa harus menggunakan badan jalan,” jelas Ali Sadikin.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Bulak Lor, Nurman, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, penyediaan fasilitas dari pemerintah desa menjadi solusi yang membantu masyarakat, sekaligus mengurangi biaya penyelenggaraan hajatan karena tidak perlu menyewa gedung.

“Saya mendukung Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait larangan penggunaan jalan provinsi untuk hajatan. Dengan adanya fasilitas dari pemerintah desa, masyarakat tetap memiliki tempat yang layak untuk menggelar resepsi tanpa mengganggu pengguna jalan,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Jatibarang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga fungsi jalan sebagai fasilitas umum serta bersama-sama menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Indramayu.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Jalan Temiyang–Kroya Direkonstruksi, Warga Apresiasi Pembangunan DPUPR Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rekonstruksi Jalan Temiyang di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu melalui Anggaran Tahun 2026, mendapat apresiasi dari masyarakat. Infrastruktur jalan yang kini lebih baik dinilai memberikan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga, Sabtu (27/6/2026).

Proyek rekonstruksi tersebut telah rampung dengan hasil yang dinilai sesuai spesifikasi teknis. Pekerjaan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.774.917.000 dan dikerjakan oleh PT Putri Pringgabaya, yang beralamat di Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Keberadaan jalan yang telah diperbaiki disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang pengguna jalan, Warno, mengungkapkan rasa syukurnya karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah mulus. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Warno berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

“Yang penting jalannya mulus dan lancar. Semoga membawa berkah untuk semuanya,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai rekonstruksi Jalan Temiyang tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat akses transportasi di wilayah Kecamatan Kroya dan sekitarnya.

Masyarakat turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DPUPR atas terealisasinya pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan. Mereka berharap kualitas jalan tersebut dapat terus dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Reporter : Andika

Jalan Temiyang–Kroya Direkonstruksi, Warga Apresiasi Pembangunan DPUPR Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Rekonstruksi Jalan Temiyang di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu melalui Anggaran Tahun 2026, mendapat apresiasi dari masyarakat. Infrastruktur jalan yang kini lebih baik dinilai memberikan kenyamanan serta memperlancar mobilitas warga, Sabtu (27/6/2026).

Proyek rekonstruksi tersebut telah rampung dengan hasil yang dinilai sesuai spesifikasi teknis. Pekerjaan memiliki nilai kontrak sebesar Rp4.774.917.000 dan dikerjakan oleh PT Putri Pringgabaya, yang beralamat di Desa Kapringan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Keberadaan jalan yang telah diperbaiki disambut positif oleh masyarakat. Salah seorang pengguna jalan, Warno, mengungkapkan rasa syukurnya karena kondisi jalan kini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah, jalannya sekarang sudah mulus. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Warno berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sehari-hari.

“Yang penting jalannya mulus dan lancar. Semoga membawa berkah untuk semuanya,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka menilai rekonstruksi Jalan Temiyang tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara, tetapi juga diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta mempercepat akses transportasi di wilayah Kecamatan Kroya dan sekitarnya.

Masyarakat turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui DPUPR atas terealisasinya pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan. Mereka berharap kualitas jalan tersebut dapat terus dipelihara sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Reporter : Andika

Rp3,3 Miliar Digelontorkan untuk Rekonstruksi Jalan Sudikampiran–Gadingan di Sliyeg

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang tengah dilaksanakan adalah rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan di Kecamatan Sliyeg.

Proyek peningkatan kualitas jalan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.318.919.000. Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Pancora Jaya.

Ruas Jalan SP Sudikampiran–Gadingan merupakan jalur strategis yang menjadi penopang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, transportasi harian, hingga distribusi hasil pertanian dan perdagangan.

Karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan dinilai menjadi langkah strategis untuk memperlancar aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan.

“Jalan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Lucky Hakim.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur bukan hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana membuka peluang ekonomi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, memastikan proses rekonstruksi dilakukan dengan mengutamakan kualitas dan daya tahan jalan agar memberikan kenyamanan serta keamanan bagi pengguna.

“Pekerjaan ini dilaksanakan sesuai perencanaan teknis yang telah disusun. Kami juga melakukan pengawasan agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur jalan menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempererat konektivitas wilayah dan mendukung percepatan pembangunan daerah.

Melalui rekonstruksi Jalan SP Sudikampiran–Gadingan, masyarakat Kecamatan Sliyeg dan sekitarnya diharapkan segera menikmati akses transportasi yang lebih baik. Selain meningkatkan kelancaran mobilitas, proyek tersebut juga diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan kawasan di sekitarnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Wujudkan Infrastruktur Nyaman, Wabup Syaefudin Pantau Hasil Perbaikan Jalan Kedokan Bunder–Krangkeng

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Teriknya matahari siang menyinari Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng. Di jalur penghubung Kecamatan Krangkeng–Kedokan Bunder, hamparan aspal hitam yang masih hangat terbentang rapi. Bau khas aspal baru tercium jelas, menandakan pekerjaan perbaikan jalan baru saja selesai. Senin (12/8/25).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, tampak hadir melakukan peninjauan langsung. Ia berjalan menyusuri jalan yang kini mulus, sambil berbincang santai dengan warga dan pekerja. Kehadirannya menjadi bukti komitmen Pemkab Indramayu dalam merealisasikan program Jalan Mulus dan Aman, salah satu dari 14 program percepatan yang diusung duet kepemimpinan Lucky Hakim–Syaefudin.

“Panjang perbaikan jalan ini sekitar 1,2 kilometer. Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah baik, semoga masyarakat lebih nyaman saat melintas,” kata Syaefudin.

Ia menegaskan, peningkatan infrastruktur jalan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan rencana kerja dan ketersediaan anggaran. Beberapa titik dapat ditangani pada 2025, sementara sisanya akan dikerjakan pada tahun-tahun berikutnya.

Jalan penghubung Kedokan Bunder–Krangkeng memang menjadi jalur vital, menghubungkan dua kecamatan sekaligus menjadi akses menuju pusat ekonomi, pendidikan, hingga layanan publik. Tak heran jika kerusakannya kerap menjadi keluhan warga dan perhatian pemerintah daerah.

Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Indramayu mencatat, tahun 2025 ini pemerintah menargetkan rekonstruksi jalan kabupaten di 32 ruas sepanjang 28 kilometer, rehabilitasi di 7 ruas sepanjang 1 kilometer, pemeliharaan rutin di 74 ruas sejauh 270 kilometer, serta rehabilitasi jalan desa di 349 titik sepanjang 75 kilometer.

Kuwu Kedungwungu, Moh. Masduki, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Indramayu. “Terima kasih kepada Pak Bupati Lucky Hakim dan Pak Wakil Bupati Syaefudin atas perbaikan jalan ini. Warga sangat senang dan antusias menyambutnya,” ucapnya, didampingi Camat Krangkeng, Suminta.

Bagi masyarakat, jalan yang mulus bukan hanya sekadar sarana transportasi, tetapi juga penghubung aktivitas dan roda kehidupan. Hari itu, di Kedungwungu, janji pembangunan infrastruktur benar-benar hadir di depan mata.

Reporter   : Andika