Bupati Lucky Hakim Luncurkan Wong Reang Apps dan Canangkan Sensus Ekonomi 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi meluncurkan aplikasi Wong Reang Apps sekaligus mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). Kegiatan tersebut digelar di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (3/3/2026), dan dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat Dr. Margaretha Ari Anggorowati, unsur Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi hadirnya Wong Reang Apps yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai layanan dari perangkat daerah ke dalam satu platform digital. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Lucky menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat sekaligus menjadi cerminan profesionalitas pemerintah sebagai penyelenggara layanan publik. 

Ia menilai, pelayanan yang terbuka dan terintegrasi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Lucky juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di tengah perkembangan ekonomi yang terus bergerak cepat. 

Ia menekankan bahwa data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

“Jika data yang diperoleh tidak akurat, maka kebijakan yang dihasilkan juga tidak tepat. 

Karena itu saya meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, kepala desa hingga RT/RW, untuk ikut mendukung proses pendataan ini,” ujar Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, menjelaskan bahwa Wong Reang Apps merupakan aplikasi super apps yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu sistem digital.

“Aplikasi ini dibangun sebagai bagian dari upaya mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati yang tercantum dalam RPJMD 2025–2029, guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien,” jelasnya.

Menurut Suwenda, aplikasi tersebut menghadirkan berbagai fitur layanan, di antaranya informasi dan berita pemerintah, layanan pengaduan masyarakat, layanan kesehatan, pengecekan pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi seputar Kabupaten Indramayu. 

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan masyarakat untuk pengembangan fitur di masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ia menegaskan bahwa data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan. 

Melalui sensus tersebut, BPS akan mendata jumlah dan sebaran usaha, memotret struktur ekonomi, karakteristik perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital.

Dudi juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui surat edaran bupati kepada seluruh perangkat daerah agar ikut mengawal proses pendataan di wilayah masing-masing. 

Ia turut mengimbau para pelaku usaha untuk memberikan data secara jujur dan akurat.

Kepala BPS Jawa Barat, Dr. Margaretha Ari Anggorowati, mengapresiasi komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung pelaksanaan SE 2026. 

Ia menyebutkan bahwa sensus tersebut merupakan pekerjaan besar, mengingat Provinsi Jawa Barat menyumbang sekitar 20 persen pelaku usaha di tingkat nasional.

“Setelah sensus ini selesai, kita akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai struktur ekonomi di Kabupaten Indramayu. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan sosial dan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan rompi Sensus Ekonomi 2026 oleh Kepala BPS Jawa Barat kepada Bupati Indramayu yang didampingi Kepala BPS Indramayu dan Kepala Diskominfo Indramayu sebagai simbol dimulainya pelaksanaan SE 2026 di Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskomimfo Indramayu

Andika

Pemkab dan Kejari Indramayu Perkuat Sinergi Penanganan Hukum Perdata dan TUN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu kembali memperkuat kerja sama dalam bidang hukum melalui penandatanganan Nota Kesepakatan terkait sinergi tugas dan fungsi penanganan perkara perdata serta tata usaha negara (TUN), Selasa (3/3/2026).

Penandatanganan kesepakatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan institusi penegak hukum guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan hukum.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang mewakili Pemerintah Kabupaten Indramayu. 

Sementara dari pihak Kejaksaan, penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indramayu atas nama institusinya.

Kesepakatan dengan Nomor B.657/M.2.21/Gs.2/03/2026 ini mengatur tentang kerja sama dalam penanganan berbagai persoalan hukum yang berkaitan dengan bidang perdata maupun tata usaha negara. 

Melalui kerja sama ini, Kejari Indramayu akan memberikan dukungan, pendampingan, serta pertimbangan hukum kepada Pemkab Indramayu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut dari nota kesepakatan tersebut, kedua pihak juga akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfungsi sebagai pedoman teknis dalam pelaksanaan di lapangan. 

Apabila di kemudian hari terdapat perubahan terhadap isi kesepakatan, hal tersebut dapat dilakukan atas persetujuan bersama. 

Sementara poin-poin yang belum tercantum akan dibahas dan disepakati oleh kedua belah pihak.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan penanganan berbagai persoalan hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memperkuat penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Kapolres Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bansos dari Kapolda Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., meninjau langsung lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir di Gang Bakti, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak musibah banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Indramayu didampingi Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Indramayu, Kapolsek Indramayu AKP Indri Hapsari, S.H., serta sejumlah personel Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan, bantuan sosial yang disalurkan berupa 40 kantong beras yang merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Barat dan diperuntukkan bagi warga terdampak banjir.

“Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami musibah,” ujar AKP Tarno.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memberikan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi kondisi yang ada.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Indramayu juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan jiwa, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau kondisi air kembali meningkat,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” pungkasnya.

(Sumber: Humas Polres Indramayu / Andika)

BBWS Cimancis Salurkan Bantuan Mesin Diesel untuk Antisipasi Banjir di Desa Kenanga

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung (Cimancis) menyalurkan bantuan berupa mesin diesel kepada warga Blok Dukuh, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jum’at (23/1/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya mendukung pengelolaan air di lingkungan warga sekaligus mengantisipasi potensi banjir akibat tingginya curah hujan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui perwakilan BBWS Cimancis bekerja sama dengan PT Wika–BNL, JO, dan diserahkan langsung kepada masyarakat setempat.

Perwakilan BBWS melalui PT Wika–BNL, JO menyampaikan bahwa bantuan mesin diesel ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan dan pencegahan banjir. Pihaknya berharap mesin diesel tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik agar memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

Warga Blok Dukuh menyambut baik bantuan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian BBWS Cimancis. Mereka berharap keberadaan mesin diesel ini dapat membantu mempercepat penanganan genangan air saat musim hujan serta meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Babinsa Desa Kenanga, anggota Koramil 1602/Sindang sekaligus tokoh masyarakat, Serma H. Mustofik, S.H., turut mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia menyampaikan terima kasih kepada BBWS atas perhatian terhadap kondisi lingkungan warga.

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada BBWS yang telah memberikan bantuan mesin diesel untuk membantu mengantisipasi terjadinya banjir di lingkungan warga,” ujar Serma H. Mustofik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat bantuan tersebut dengan baik. 

Saya berharap warga dapat menjaga bantuan dari BBWS ini agar tidak rusak dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. 

(Simber: Tosim / Andika).

Satbinmas Polres Indramayu Gelar “Razia Rambut” di SDN 1 dan 2 Paoman, Libatkan Kapster Profesional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Indramayu, Polda Jabar, menggelar kegiatan pemangkasan rambut bagi murid SDN 1 dan SDN 2 Paoman, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menertibkan penampilan anak-anak sekaligus sebagai pendekatan humanistik Polri kepada masyarakat,” Sabtu (24/1/2026).

Petugas Satbinmas terlihat berkeliling kelas untuk menargetkan murid laki-laki dengan rambut gondrong atau tidak rapi. Murid-murid yang terjaring kemudian dikumpulkan di ruang khusus, di mana telah menanti seorang kapster profesional.

Kapster berbaju merah dengan apron plastik dan masker tampak cekatan memangkas rambut murid menggunakan gunting dan clipper. Meski awalnya seperti “razia”, raut wajah anak-anak justru terlihat senang, karena model cukuran yang diberikan sesuai keinginan mereka namun tetap rapi.

“Alhamdulillah, murid-murid senang setelah rambutnya dicukur, karena kami juga menyediakan kapster profesional, sehingga hasilnya bagus,” ujar KBO Satbinmas Polres Indramayu, Iptu Tasim, saat ditemui di SDN 1 Paoman.

Iptu Tasim menjelaskan, program cukur rambut gratis ini rutin dilaksanakan Satbinmas sebagai bagian dari pembinaan karakter anak sejak dini. “Ibaratnya seperti jemput bola, kami mendatangi kelas-kelas dan mengajak mereka untuk memangkas rambut agar lebih rapi. 

Beberapa murid juga meminta model tertentu, dan itu diperbolehkan, asalkan tetap mengutamakan kerapian,” jelasnya.

Menurut Tasim, kegiatan ini bukan sekadar pemangkasan rambut, tetapi juga sarana pendidikan karakter, membiasakan anak-anak menjaga penampilan, disiplin, dan percaya diri sejak usia dini. 

Reporter : Andika

Kecamatan Sukagumiwang Lakukan Monev Banprov di Cadangpinggan dan Gedangan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Untuk memastikan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) dimanfaatkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, Selasa (20/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Camat Sukagumiwang Mohamad Mulya Setiawan, S.STP., melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Budi Santoso, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Tata Pemerintahan Ruslan.

Monev dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan kecamatan terhadap pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan keuangan serta pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Banprov. Kehadiran tim kecamatan disambut langsung oleh jajaran pemerintah desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga unsur lembaga kemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, tim Monev meninjau secara langsung kegiatan fisik maupun nonfisik yang didanai Banprov. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan administrasi, mencakup dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga laporan pertanggungjawaban, guna memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi anggaran.

Kepala Seksi PMD Kecamatan Sukagumiwang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa kegiatan Monev bertujuan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pemanfaatan Banprov di tingkat desa.

“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami ingin memastikan Banprov digunakan sesuai regulasi, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, Monev juga menjadi sarana pembinaan agar pengelolaan keuangan desa ke depan semakin tertib, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Plt Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kecamatan Sukagumiwang, Ruslan, menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang baik dalam pelaksanaan Banprov. Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan administrasi dan teknis menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

“Administrasi yang tertib dan pelaksanaan yang sesuai aturan akan memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Desa Cadangpinggan dan Desa Gedangan menyambut positif pelaksanaan Monev tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sangat membantu desa dalam melakukan evaluasi serta memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program Banprov.

Melalui kegiatan Monev ini, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang berharap sinergi dengan pemerintah desa terus terjalin, sehingga pelaksanaan pembangunan desa dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Humas Sukagumiwang/Andika)

Terowongan KA Jatibarang Tergenang, Hujan Berjam-jam Putuskan Akses Warga

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Indramayu sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi (18/1/2026) menimbulkan dampak serius terhadap mobilitas warga. Selain merendam kawasan permukiman, hujan berkepanjangan tersebut juga membuat jalur terowongan kereta api di Kecamatan Jatibarang tak dapat dilalui.

Terowongan yang selama ini menjadi akses penting warga berubah menjadi genangan air dengan kedalaman signifikan. Kondisi tersebut menyebabkan puluhan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, mengalami mogok setelah nekat melintas.

Hujan dilaporkan mulai turun sejak waktu Magrib dan berlangsung terus hingga menjelang Subuh. Seiring meningkatnya intensitas dan durasi hujan, debit air kian bertambah dan menggenangi titik-titik rendah, termasuk area terowongan KA Jatibarang.

Rina, warga Jatibarang, mengatakan banjir tidak langsung terjadi saat hujan mulai turun. Menurutnya, genangan muncul setelah hujan berlangsung lama tanpa jeda.

“Hujan turun dari habis Magrib sampai Subuh. Awalnya aman, tapi karena tidak berhenti-berhenti, air akhirnya naik dan menggenang,” ujar Rina saat ditemui, Minggu (18/1/2026).

Pada Minggu pagi, air bahkan dilaporkan sempat masuk ke rumah sejumlah warga. Selain merendam lingkungan sekitar, banjir juga menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Terowongan yang seharusnya menjadi jalur alternatif justru menjadi titik paling rawan. Banyak pengendara terpaksa menghentikan perjalanan akibat mesin kendaraan mati.
“Banyak kendaraan yang mogok, bukan cuma satu atau dua,” tambahnya.

Warga menyebut kejadian serupa kerap berulang setiap musim hujan, khususnya ketika hujan turun lebih dari dua jam tanpa henti. Biasanya, air baru surut satu hingga dua hari setelah hujan reda dan cuaca kembali cerah.

“Kalau hujan lebih dari dua jam biasanya pasti banjir. Air baru benar-benar surut satu sampai dua hari setelah hujan berhenti,” jelas Rina.
Hingga Minggu siang, genangan di beberapa titik dilaporkan mulai menyusut, meski belum sepenuhnya pulih. 

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat melakukan penanganan lebih serius, terutama pembenahan sistem drainase, agar terowongan KA Jatibarang tidak terus menjadi langganan banjir saat hujan berkepanjangan.

(S/S/Andika).

Polres Indramayu Petakan Jalur dan Tetapkan Lokasi Pos Operasi Ketupat 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Polres Indramayu Polda Jawa Barat mulai melakukan langkah awal pengamanan Lebaran 2026 dengan melaksanakan survei jalur sekaligus penentuan lokasi Pos Operasi Ketupat 2026. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik,” pada Jum’at (16/1/2026).

Assessment ini digelar lebih awal guna memastikan kesiapan infrastruktur serta merumuskan skema pengamanan yang efektif dan terukur sejak dini.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. yang diwakili Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL Eko Susilo, S.H., M.H., bersama sejumlah perwira terkait. Turut hadir di antaranya Kanit Kamsel Sat Lantas IPDA Vikki Deska Nurdian, S.H., Kanit Paminal IPDA Sudarman, S.H., Kanit Provos IPDA Agus ST., KBO Sat Samapta IPDA Tri Prasetyo Tatang Wibowo, S.H., serta Kanit Turjawali Sat Lantas IPDA Zacky.

Kapolres Indramayu melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa assessment tersebut merupakan tahapan awal dalam perencanaan Operasi Ketupat 2026 agar pelaksanaannya berjalan optimal.

“Survei ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jalur, infrastruktur, serta pola pengamanan sejak awal, sehingga masyarakat dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan mudik dan balik Lebaran,” jelas AKP Tarno.

Dalam pelaksanaannya, petugas meninjau sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pos pengamanan dan pos pelayanan. Lokasi tersebut meliputi Pos Simpang Tiga Karangampel, Pos SPBU Krangkeng, Pos PJR Jatibarang, Pos Pasar Tulungagung Sukagumiwang, Pos Widasari, Pos Pasar Patrol, Pos Kandanghaur, Pos Jembatan Timbang Losarang, Pos Lingkar Lohbener, hingga Pos Sukra.

Assessment ini bertujuan untuk memetakan titik rawan kecelakaan atau black spot, titik rawan kemacetan atau trouble spot, serta jalur yang berpotensi terdampak bencana alam seperti banjir, mengingat kondisi cuaca yang masih memasuki musim hujan.

Selain itu, kegiatan ini juga difokuskan pada penentuan lokasi strategis pendirian Pos Terpadu, Pos Pelayanan, dan Pos Pengamanan agar pelayanan kepada pemudik dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Petugas turut mengecek kondisi pendukung lainnya, mulai dari kelayakan fisik jalan, kelengkapan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), jalur alternatif, hingga kesiapan kantong parkir di sepanjang jalur utama mudik, khususnya di jalur arteri Pantura.

Perhatian khusus juga diberikan pada potensi hambatan lalu lintas seperti pasar tumpah dan perlintasan kereta api.

AKP Tarno menambahkan, pelaksanaan assessment ini melibatkan berbagai unsur terkait guna menghasilkan perencanaan pengamanan yang komprehensif dan terintegrasi.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Polres Indramayu untuk mewujudkan Mudik yang Aman, Nyaman, dan Berkesan, dengan menekan angka kecelakaan serta mengantisipasi kemacetan panjang selama arus mudik dan balik,” tutupnya.

(S/Humas/Andika).

Ratusan Calon Kuwu Indramayu Teken Deklarasi Damai, Siap Menang dan Siap Kalah

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025, ratusan calon kuwu dari berbagai desa di Kabupaten Indramayu mengikuti doa bersama dan membacakan ikrar damai di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jum’at (28/11/25).

Sebanyak 482 calon dari 139 desa resmi menandatangani Deklarasi Damai sebagai wujud komitmen menjaga stabilitas dan kondusivitas hingga hari pemungutan suara pada 10 Desember mendatang.

Deklarasi tersebut berisi lima poin utama, di antaranya komitmen menjaga persatuan warga desa, mengutamakan kepentingan publik, menjalankan seluruh tahapan Pilwu sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Selain itu, para calon menyatakan menolak segala bentuk kekerasan, provokasi, ujaran kebencian, hoaks, hingga politik intimidatif.

Para peserta juga berjanji siap menerima hasil akhir dengan sikap dewasa baik saat terpilih maupun tidak serta mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses demokrasi berlangsung.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dalam sambutannya mengingatkan bahwa Pilwu bukan ajang permusuhan.

“Yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik desa. Maknai deklarasi ini dengan sungguh-sungguh. Menang atau kalah bukan alasan untuk saling membalas. Prioritaskan persatuan untuk Indramayu REANG,” tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh panitia, aparat keamanan, dan unsur terkait menjalankan tugas secara profesional berlandaskan etika, nilai budaya, dan aturan yang berlaku.

Hal senada disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang. Ia mendorong jajaran Forkopimcam dan unsur kamtibmas untuk aktif menumbuhkan kesadaran damai di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Plt. Kepala DPMD Indramayu, Kadmidi, menuturkan bahwa deklarasi ini menjadi fondasi penting untuk menjaga suasana kondusif sejak pra-pemungutan suara hingga pasca-penetapan hasil.

Salah seorang calon Kuwu Desa Cangkingan, Didi Wahyudi, menyambut positif langkah ini.

“Ini pertama kali dilakukan di Indramayu dan merupakan terobosan yang sangat baik. Kami siap menjaga keamanan dan kedamaian demi Pilwu yang tertib dan bermartabat,” ujarnya.

Dengan ikrar yang telah diucapkan, penyelenggara berharap Pilwu Serentak 2025 berjalan damai, lancar, dan menjadi contoh praktik demokrasi desa yang sehat di Kabupaten Indramayu.

(Andika/S/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Serahkan SK Kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu, Ingatkan ASN Indramayu Bijak Bermedsos

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Ribuan wajah bahagia memenuhi Alun-Alun Indramayu. Di bawah langit mendung, 4.733 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu akhirnya menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim,” pada Rabu (12/11/2025).

Penyerahan SK ini menjadi momen bersejarah bagi para pegawai yang telah melewati proses panjang dan penuh perjuangan sebelum resmi bergabung dalam jajaran pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas dedikasi para tenaga PPPK. Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka akan memperkuat pelayanan publik serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Indramayu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, saya mengucapkan selamat kepada 4.733 PPPK Paruh Waktu yang hari ini menerima SK secara simbolis. Mari bekerja dengan sepenuh hati dan berkontribusi untuk kemajuan Indramayu,” ujar Bupati Lucky.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menekankan agar para ASN dan PPPK mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tetap beretika, serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Tak lupa, Lucky Hakim memberi pesan khusus tentang etika bermedia sosial. Ia mengimbau seluruh ASN Indramayu untuk berhati-hati dalam berucap, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Kini kita sudah berseragam, artinya membawa nama baik pemerintah daerah. Gunakan media sosial dengan santun, jaga tutur kata dan perilaku karena itu cerminan hati,” pesannya.

Acara berakhir dengan suasana haru ketika Bupati Lucky berkeliling menyalami para penerima SK satu per satu. Kehangatan dan semangat kebersamaan di lokasi menjadi cerminan semangat pengabdian menuju terwujudnya visi Indramayu REANG Religius, Ekonomi maju, Adil, dan Nyaman.

(Andika/Sbr/Diskom).