Warga Desa Sukaharja Digegerkan dengan Penemuan Mayat Pria Gantung Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Warga Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang diduga tewas akibat gantung diri di sebuah kebun pada Minggu pagi (16/3).

Korban diketahui bernama Mochamad Nur Nasution (31), warga Kampung Pondok Bitung, RT 005/002, Desa Sukaharja. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kematiannya masih belum diketahui dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut informasi yang dihimpun, korban terakhir kali terlihat menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam serta mengenakan jaket hitam. Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang melintas di lokasi dan segera menghubungi pihak berwajib.

Petugas kepolisian dari Polsek Cijeruk langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban. Polisi juga akan meminta keterangan dari keluarga serta saksi di sekitar lokasi guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kapolsek Cijeruk mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait kejadian ini dan menunggu hasil investigasi resmi. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak keluarga yang berduka pun masih menunggu hasil penyelidikan polisi dan meminta masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi terkait insiden ini.

Reporter : Rizal

Polsek Cijeruk Bersama Instansi Terkait Olah TKP Pria Gantung Diri akibat Depresi

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang pria bernama Ahmad Yani (33) ditemukan tewas dalam keadaan tergantung di sebuah pohon di Kampung Tajurhalang, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan pada Jumat sore 25 Oktober 2024 sekitar pukul 14.30 WIB oleh warga yang segera melaporkannya ke kepolisian. Sabtu (26/10)

Menurut laporan dari Kapolsek Cijeruk, AKP Didin Komarudin, S.H,.M.H., dimana dari hasil Keterangan pihak Keluarga, korban yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini sudah tidak pulang ke rumah selama dua hari. “Setelah dilakukan pencarian oleh keluarganya, korban ditemukan dalam kondisi tergantung dengan tali warna silver di area perkebunan dekat tempat tinggalnya,” ucapnya.

Dua saksi di lokasi menyatakan bahwa Ahmad Yani tampak sehat sebelum peristiwa ini, namun diduga sedang mengalami depresi terkait masalah ekonomi yang menjadi penyebab tindakan tersebut.

Setelah pemeriksaan oleh tim kepolisian dan visum di RSUD Ciawi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Pihak Keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan meminta agar tidak dilakukan autopsi.

Sampai berita ini diturunkan, jasad korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dikebumikan dengan layak.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Tamansari Bersama Instansi Terkait Lakukan Olah TKP Dugaan Gantung Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Selasa, 10 September 2024, sekitar pukul 06.30 WIB, Polsek Tamansari menerima laporan dari warga terkait penemuan mayat yang diduga gantung diri di sebuah pohon cengkeh. Selasa (10/9)

Kapolsek Tamansari, IPTU Jajang, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi di Kampung Sukamantri, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. “Dua saksi yang sedang berjalan menuju warung melihat seseorang tergantung di kebun yang ditanami pohon cengkeh. Setelah didekati, mereka memastikan bahwa orang tersebut tergantung menggunakan tali yang diikatkan dari batang pohon ke leher, dengan posisi lutut menyentuh tanah,” jelas IPTU Jajang.

Para saksi kemudian memberitahukan warga sekitar dan melapor kepada Babinsa Desa Sukamantri, Aiptu Mulyadi, yang langsung meneruskan informasi ini kepada Polsek Tamansari. Tim dari Polsek, dipimpin oleh Kanit Reskrim, segera mendatangi lokasi kejadian bersama anggota piket.

Dua saksi utama dalam kejadian ini adalah A (43) dan TY (66), keduanya warga Kampung Sukamantri, yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Korban yang ditemukan tergantung tersebut diketahui bernama Hasan Al Mujtaba, seorang pria berusia 23 tahun, kelahiran Bogor, 4 September 2001. Ia berdomisili di Perumahan Bojong Gede Asri, Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian menemukan bahwa korban mengenakan jaket berwarna hitam dengan lengan abu-abu, celana jeans hitam, slayer putih yang dililitkan di leher, serta sepatu putih. Korban ditemukan sudah meninggal dengan leher terikat tali nilon putih yang diikatkan pada batang pohon cengkeh.

Di lokasi juga ditemukan barang-barang milik korban, termasuk tas gendong hitam, tas kecil hitam berisi dompet, satu surat rujukan balik dari RS Marzoeki Mahdi, satu salinan resep dari RS Sentra Medika Cibinong, kartu ATM BCA, dan uang tunai sebesar Rp250.000.

Barang bukti yang diamankan oleh pihak kepolisian meliputi jaket, celana jeans, slayer putih, sepatu putih, tali nilon, dompet, serta dokumen berupa surat rujukan dan resep medis.

Sampai berita ini diturunkan, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk otopsi, menunggu persetujuan dari pihak keluarga.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Evakuasi Korban Diduga Gantung Diri

BOGOR.radarinformasi.com– Kamis, 5 September 2024, sekitar pukul 02.15 WIB, Polsek Cibinong menerima laporan penemuan seorang pria yang diduga meninggal akibat gantung diri di belakang rumahnya di Gg. Senggol, Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Kamis (5/9)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kronologis kejadian bermula pada Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Paidi (53), sempat berkomunikasi dengan anaknya, R (17), mengenai biaya sekolah. “Biasanya, korban akan berangkat ke Pasar Tohaga Cibinong sekitar pukul 02.00 WIB untuk berjualan ayam potong, tetapi pada malam itu korban tidak berpamitan kepada istrinya, S (50),” jelas Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo.

Saat S, keluar untuk buang air, ia mendapati pintu dapur terbuka. Ia lalu mencari suaminya sambil memanggil, namun tidak ada respons. Ketika keluar rumah, ia menemukan suaminya sudah tergantung di pojok belakang rumah menggunakan tali tambang hijau. S langsung berteriak, memanggil tetangga, dan melapor ke Polsek Cibinong.

Petugas dari Polsek Cibinong yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi jenazah. Setelah pengecekan, ditemukan cairan bening keluar dari mulut korban, serta cairan lain dari area kemaluan, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena masalah hutang dan tekanan ekonomi. Pihak keluarga menyatakan tidak bersedia melakukan otopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. Jenazah korban akan dimakamkan pada hari yang sama.

Saksi yang telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian meliputi S (50), istri korban, dan R (17), anak korban. Sampai berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule