Bupati Indramayu Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Puting Beliung di Desa Pabean Ilir

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial kepada warga Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, yang terdampak musibah angin puting beliung. Angin kencang yang terjadi pada dini hari tersebut merusak 23 rumah di Blok Tegur, Rabu (08/01/2025).

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, melalui program I-Ceta, memberikan bantuan berupa obat-obatan, terpal, kebutuhan pokok, tikar, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya. 

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Plt Dinas Sosial Indramayu, Endang, kepada Kepala Desa Pabean Ilir, H. Sondari, untuk didistribusikan langsung kepada warga yang terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Yitno, salah satu penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Indramayu atas kepeduliannya terhadap warga yang tertimpa musibah. 

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Hj. Nina Agustina yang telah memberikan bantuan ini,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan bantuan ini juga dihadiri oleh jajaran Kecamatan Pasekan dan perangkat Desa Pabean Ilir. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak, dimulai dengan penanganan sementara menggunakan terpal.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi langkah awal untuk pemulihan pascabencana di Desa Pabean Ilir.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Gerak Cepat Tangani Puting Beliung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Meningkatnya curah hujan yang terjadi selama periode Natal dan Tahun Baru telah mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, longsor, badai petir, serta gelombang pasang yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia.

Baru-baru ini, hujan lebat dan angin puting beliung menerjang puluhan rumah di Blok Tegur RT 16, 17, dan 18, Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, pada Rabu (8/1/2025) dini hari.

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, melalui Camat Pasekan, Dedeh Nurjanah Fitria, menyampaikan bahwa curah hujan yang tinggi disertai angin kencang tersebut mengakibatkan 23 rumah rusak, dengan rincian 10 rumah rusak berat, 13 rumah rusak ringan dan sedang, serta 7 pohon tumbang.

Walaupun demikian, Dedeh menyebutkan bahwa bencana yang mengakibatkan rusaknya rumah sejumlah warga tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Saat ini, Pemerintah Kecamatan Pasekan bersama pihakpihak terkait, seperti BPBD, Dinas Sosial, dan instansi lainnya, terus melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi. Mereka juga melakukan pemotongan pohon tumbang yang menghalangi jalan, membersihkan puingpuing, memastikan aliran listrik aman, serta memberikan imbauan kepada warga yang terdampak.

Selain itu, kebutuhan mendesak seperti logistik bahan makanan dan keperluan lainnya yang diperlukan oleh warga terdampak sedang diprioritaskan untuk segera disalurkan. “Kami sudah melaporkan terkait kejadian puting beliung yang menimpa warga di Kecamatan Pasekan pada dini hari tadi kepada Ibu Bupati Indramayu,” ucapnya.

Mendengar kabar tersebut, Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, segera menugaskan stakeholder terkait, termasuk pihak kecamatan, untuk bergerak cepat melakukan langkah penanggulangan serta mengecek kondisi warga terdampak sekaligus menyuplai kebutuhan mereka.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Asep Abdul Mukti, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi, terutama pada musim penghujan seperti sekarang.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama yang tinggal di sekitar pohon besar, untuk melakukan pemangkasan cabang-cabang pohon yang rentan tumbang. Hal ini penting guna mengurangi risiko bahaya yang dapat ditimbulkan oleh angin kencang atau hujan lebat,” ujarnya.

la juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Selalu ikuti informasi cuaca dari sumber yang terpercaya dan pastikan lingkungan sekitar aman untuk mengurangi potensi kerugian dan bencana,” tutupnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Peringati Hari AIDS Sedunia, Nina Agustina: Kasus Harus Terus Turun Setiap Tahun

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2024 dijadikan momentum penting untuk menurunkan angka kasus HIV/AIDS. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, dalam acara yang digelar di halaman Gedung Landraad Alun-Alun Puspawangi, Rabu (11/12/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Nina menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menangani dan menekan penyebaran HIV/AIDS di Indramayu. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melindungi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dari diskriminasi dan stigma sosial.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberikan perlindungan kepada penderita HIV/AIDS. Kita harus menghentikan stigma dan diskriminasi yang masih kerap terjadi di masyarakat,” kata Bupati Nina.

Peringatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Bapel Gold Indramayu ini juga menjadi wadah kampanye pencegahan dan penanganan HIV/AIDS. Ketua Yayasan, Lintang Nurbaya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Nina dan Pemerintah Kabupaten Indramayu atas perhatian khusus terhadap para relawan, ODHA, dan anak-anak dengan kebutuhan khusus.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung upaya kami. Ini adalah langkah penting untuk memberikan kesetaraan sosial bagi ODHA,” ujar Lintang.

Acara ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap HIV/AIDS serta perlunya sinergi berbagai pihak untuk menekan penyebarannya. Pemerintah Kabupaten Indramayu berkomitmen untuk menjadikan peringatan ini sebagai langkah awal menurunkan kasus HIV/AIDS secara berkelanjutan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Nina Agustina Berikan Penghargaan kepada 15 Inovator Terbaik Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebanyak 15 inovator terbaik menerima penghargaan dalam Gebyar Kompetisi Inovasi Daerah 2024 yang digelar di Pendopo Indramayu, Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Indramayu Nina Agustina sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam memajukan daerah, Rabu (11/12/24).

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu ini melibatkan tim juri dari BRIN, BP2D, dan akademisi. Para inovator dinilai berdasarkan dua kategori, yakni implementasi dan inisiasi, dengan hasil pemenang ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Indramayu Nomor: 100.3.3.2/Kep.325/BappedaLitbang/2024.

“Indramayu memiliki potensi besar untuk terus maju melalui inovasi. Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para inovator untuk terus berkontribusi nyata,” kata Bupati Nina Agustina.

Kompetisi Inovasi Daerah 2024, yang digelar di penghujung tahun ini, bertujuan melahirkan ide-ide kreatif yang dapat diimplementasikan demi kesejahteraan masyarakat. Kepala Bappeda Litbang Indramayu menambahkan bahwa inovasi-inovasi ini akan mendukung program-program prioritas pembangunan daerah.

Dengan dukungan pemerintah dan semangat masyarakat, Indramayu diharapkan terus berkembang sebagai daerah yang inovatif dan berdaya saing.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Nina Agustina Membenarkan Adanya Insiden Penghadangan Oleh Simpatisan Paslon Lain Saat Kampanye

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Terkait insiden penghadangan terhadap calon Bupati Indramayu, Nina Agustina, saat akan melakukan kampanye di Desa Tegal Taman, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024) kemarin, calon Bupati Petahana Indramayu itu membenarkan adanya penghadangan hingga pengancaman akan menggebrak kendaraan yang digunakannya. 

“Kalau menggebrak mobil saya tidak tahu, tapi kalau menggebrak motor itu ada, makannya saya kejar itu, di video itu kan ada yang bilang gebrak mobil Ibu,” ungkap calon Bupati Indramayu, Nina Agustina, kepada media saat menggelar konferensi pers di salah satu hotel di Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2024).

Nina mengatakan, peristiwa tersebut bukan kali pertama terjadi, ia mendapatkan tiga kali perlakuan tidak senonoh oleh oknum simpatisan paslon lain.

“Sebenarnya ini kejadian bukan yang pertama kali, pertama saat saya ke Terisi ada beberapa motor yang teriak dua dua dua, kita masih diam. Yang kedua itu di Gabus, itu malam, patwal sudah lewat tiba-tiba ada yang nyebrang ke jondol (pos) langsung ambil gambar Lucky, selanjutnya kemarin di Sukra, saya mau salat Asar, saya lihat ada motor berjejer dengan kaus warna putih, itu bukan kaus saya, tapi nomor 2,” katanya.

Lebih lanjut, Nina menjelaskan, saat penghadangan yang terjadi kemarin sore di Kecamatan Sukra, ia sempat turun untuk melerai para pendukungnya yang hendak terlibat keributan dengan paslon lain.

“Saya turun dari mobil ingin kasih pelajaran, saya tanya maksudnya apa, saya juga bilang, saya anaknya Da’i Bachtiar (mantan Kapolri), yang kedua saya masih Bupati Indramayu, SK saya sampai 2026. Saya gak mau warga terprovokasi, yang paling ditakutin saat mereka tiba-tiba menabrakan diri ke mobil saya, saya pasti didiskualifikasi, saya pasti akan diperiksa, berarti kampanye saya ini gagal,” jelasnya.

Selain itu, Nina meminta kepada calon Bupati Indramayu nomor urut 2, Lucky Hakim, untuk bertemu menyelesaikan perkara tersebut.

“Mohon maaf buat paslon nomor 2, Lucky Hakim, mantan Wakil Bupati saya, saya tegas disini, saya pernah ajak bicara anda untuk pemerintahan ini, hayuh kita bekerjasama, tapi anda tidak mau dan siap berjalan sendiri-sendiri. Kalau anda punya masalah pribadi, ayok kita selesaikan, jangan sampai menghancurkan Indramayu yang sedang membangun dan jangan menjelekan saya karena anda datang ke Indramayu dibayar oleh saya. Saya tidak tahu kenapa paslon nomor 2 sentiman kepada saya, kalau urusan pribadi, timsesnya tolong biarkan Lucky yang bicara ke saya, Lucky please jangan provokasi warga Indramayu,” ucapnya.

Akibat dari peristiwa penghadangan itu, Nina berencana akan melaporkan kasus itu kepada petugas kepolisian.

“Saya sudah langsung telepon Pak Dandim, Pak Kapolres, karena ditemukan miras ini bisa anarkis, saya laporkan karena saya khawatir dengan diri saya dan relawan saya, saya takut ada penyiraman air keras, air panas atau penusukan,” paparnya.

Sementara terkait beredarnya paslon Lucky-Syaefudin akan melaporkan balik, Nina akan menerima pelapiran yang akan dilakukan oleh paslon nomor 2 itu.

“Gak apa-apa dilaporkan balik, malahan akan semakin membuka aibnya, kan sudah jelas di video, pagi itu sudah ada pengkondisian,” tegasnya. 

Red

Bupati Nina Agustina Beri Bantuan Sosial Bagi Korban Angin Ribut DiKecamatan Gantar

Bupati Nina Agustina Beri Bantuan Sosial Bagi Korban Angin Ribut DiKecamatan Gantar

INDRAMAYU. radarinformasi.com –
Bencana alam angin ribut yang terjadi di Blok Mekarsari Desa Mekarjaya Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu, setidaknya membuat 103 unit rumah mengalami rusak ringan dan rusak berat. Beruntung dalam peristiwa yang memilukan ini tidak ada korban jiwa.

Mendengar kabar ini Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar didampingi Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif bersama kepala perangkat daerah terkait langsung bertolak menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, kehadiran Bupati Indramayu beserta rombongan disambut antusias masyarakat Desa Mekarjaya. Masyarakat setempat begitu gembira melihat kepedulian Bupati Indramayu Nina Agustina yang langsung datang dan menenangkan kesedihan masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin ribut yang terjadi Selasa kemarin 22 Februari 2022.

Bupati Indramayu Nina Agustina menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Indramayu akan selalu ada disetiap kesusahan masyarakat yang tersandung musibah. Selain itu Bupati Nina juga menjanjikan akan membantu rumah warga yang rusak parah akibat bencana angin ribut dengan melakukan pendataan terlebih dahulu.

“Pertama yang namanya musibah kita tidak tahu. Kita juga sedih dan prihatin melihat musibah di Desa Mekarjaya ini. Pemerintah Kabupaten Indramayu akan setia hadir untuk membantu masyarakat dengan kehadiran Kapolres juga , Para Kadis dan Camat untuk mensupport warga yang terdampak,” katanya.

Menurutnya, sebanyak 103 rumah mengalami rusak dan 25 diantaranya rusak parah, tetapi upaya pemerintah daerah saat ini memastikan keselamatan masyarakat terlebih dahulu, dengan disalurkan sejumlah bantuan berupa sembako dan lainnya yang dukung oleh Puskemas, PMI Indramayu, Tagana Indramayu, BAZNAS Indramayu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu dan stakeholder terkait.

“Pemerintah Insyallah akan memperbaiki rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan yang totalnya 103 rumah, 25 diantaranya rusak parah. Kita juga berikan sembako dan lainnya. Yang terpenting sekarang adalah masyarakat selamat dulu saja,” tambahnya.

Orang nomor satu di Indramayu itu meminta masyarakat Desa Mekarjaya tetap sabar dan selalu waspada jika terjadi bencana datang seperti hujan lebat disertai angin kencang mengingat saat ini masih dalam musim penghujan.

“Saya ingin masyarakat hati-hati dan sabar karena Pemerintah Kabupaten Indramayu hadir untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu Kepala BPBD Indramayu Dadang Oce Iskandar mengatakan, pihaknya memastikan bekas potongan pohon yang tumbang akibat angin ribut telah diamankan untuk mengurangi resiko yang membahayakan masyarakat

“Sejak tadi pagi kami melakukan pengamanan terhadap potongan pohon tumbang yang masih membahayakan masyarakat setempat. Alhamdulillah berkat dibantu langsung oleh masyarakat ada beberapa pohon yang tumbang sudah diamankan,” terangnya.

Oce memaparkan, bencana angin ribut ini terjadi Tanggal 22 Februari 2022 menerjang beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Indramayu dan yang terberat di Kecamatan Gantar.

Reporter : Slamet Hidayat
Redaktur : Dewi Pelangi

Bupati Nina Agustina Bawa Pulang Anugerah Kebudaya’an Saat HPN Di Kendari

Bupati Nina Agustina Bawa Pulang Anugerah Kebudaya’an Saat HPN Di Kendari

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar menjadi Kepala daerah perempuan satu-satunya yang menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari Tahun 2022.

Selain dirinya, terdapat 8 bupati/walikota yang ditetapkan sebagai penerima penghargaan AK PWI Pusat dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022 yang dilangsungkan di lapangan Masjid Al-Alam Kendari Sulawesi Tenggara, Rabu (9/2/2022).

Dihadapan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyaksikan langsung secara virtual penghargaan AK PWI Pusat dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022 telah diterima Bupati Indramayu Nina Agustina bersama 8 bupati dan walikota lainnya yang disaksikan langsung oleh Ketua PWI Pusat, Ketua Dewan Pers, sejumlah gubernur se-Indonesia dan para duta besar negara sahabat.

Penghargaan AK PWI Pusat yang diterima Bupati Indramayu Nina Agustina merupakan perjalanan selama beliau duduk memimpin Kota Mangga yang dimana beliau sangat peduli terhadap kesenian dan kebudayaan khas Indramayu.

Tercatat dalam pantauan Diskominfo Indramayu, Bupati Indramayu Nina Agustina begitu peduli manakala melihat langsung kegiatan temuan arkeolog di Desa Sambimaya, bermain Film Ngarot dan pernah meninjau Sanggar Tari Topeng Kelana Gandrung Mimi Rasinah di Desa Pekandangan Indramayu.

Bupati Indramayu Nina Agustina mengatakan, penghargaan AK PWI Pusat yang diraihnya dipersembahkan untuk masyarakat Indramayu dan menjadi upaya kebangkitan seni kebudayaan dan perekomian masyarakat Indramayu.

“Alhamdulillah, akhirnya kita (Red: Indramayu) dapat anugerah yang saya sebut sebagai momentum kebangkitan seni, budaya dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dalam penyerahan penghargaan AK PWI itu Bupati Indramayu Nina Agustina mengenakan Pakaian Adat Gadis Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu. Adat Ngarot menjadi kebudayaan asli Indramayu yang telah diakui oleh UNESCO atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyampaikan selamat kepada 9 bupati dan walikota penerima AK PWI dalam rangka memperingati HPN Tahun 2022. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak semudah diperoleh oleh kepala daerah maupun walikota di Indonesia.

“Karena tidak semua orang tidak semua bupati/walikota itu bisa menerima penghargaan anugerah kebudayan dari kawan-kawan PWI, hanya panjenengan 9 orang yang hari ini yang menerima dari sekian bupati dan walikota. oleh karena itu saya sampaikan your the best,” kata Muh Nuh pada acara Dialog Kebudayaan kemarin.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) 2009-2014 itu berpesan kepada Insan pers di seluruh Indonesia untuk harus melakukan perubahan melalui karya jurnalistik yang berbobot dan beralih yang dulunya fisik, sekarang harus mengambil peran di dunia maya.

“Kami sangat yakin, insan pers bisa menjadi mesin melakukan perubahan. Karena tanpa pers rasanya tak akan jadi apa-apa. Karena nggak mungkin suatu pemerintahan itu menyampaikan satu per satu,” pesannya.

Sementara itu Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, memaknai peringatan Hari Pers Nasional 2022 merupakan momentum yang mempertegas peran pers Indonesia sebagai pilar keempat demokrasi.

“Beragamnya kegiatan HPN menyadarkan kita bahwa pers sebagai pilar keempat demokrasi yang bertugas mengawal berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tandasnya.

Reporter  : Slamet Hidayat
Redaktur  : Dewi Pelangi

Bupati Nina Undang Kuwu Se-Kecamatan Sliyeg, Pastikan 10 Program Unggulan Berjalan

Bupati Nina Undang Kuwu Se-Kecamatan Sliyeg, Pastikan 10 Program Unggulan Berjalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bagi Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar, mengundang Camat dan sejumlah Kuwu atau Kepala desa (Kades) di wilayah Kabupaten Indramayu untuk makan siang bersama bukan hanya dilakukan sekali dua kali. Sudah beberapa kali Bupati Nina mengundang para Camat dan Kuwu untuk makan siang bersama.

Kali ini Bupati Indramayu Nina Agustina makan siang bersama dengan Camat dan para Kades sewilayah Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu, di Pendopo Indramayu, Jum’at (04/02/2022).

Bukan tanpa maksud, Kegiatan makan bersama ini  selain untuk menjalin silaturahim, juga dimaksudkan untuk menjalin komunikasi yang terbuka dengan perangkat daerah, Camat, Kuwu dan Lurah.

Orang nomor satu di Indramayu itu pernah mengatakan, dirinya sangat terbuka dengan siapapun untuk berkomunikasi baik lintas eksternal maupun internal yang tentunya berkaitan dengan jalannya roda Pemerintahan Indramayu.

Apalagi jamuan makan siang bersama dengan Camat dan Kepala desa tersebut merupakan bentuk sinergitas dan penguatan komunikasi yang baik dalam rangka memaksimalkan program unggulan Bupati Indramayu untuk menyelesaikan persoalan yang menimpa masyarakat.

“Komunikasi dua arah sangat diperlukan dalam suatu hubungan kerja. Salah satunya dengan bincang santai ini sebagai kegiatan untuk membangun komunikasi antara saya sebagai Bupati dengan Camat dan para Kuwu,” katanya.

Bupati Nina Agustina menyebutkan, pertemuan ini juga untuk mendengarkan langsung bagaimana progres program-program pemerintah yang sedang berjalan di sejumlah Kecamatan termasuk di Kecamatan Sliyeg dan diharapkan masyarakat bisa merasakan manfaat dari program tersebut.

“Dengan komunikasi yang baik ini saya berharap segala permasalahan bisa diselesaikan dengan baik, termasuk untuk program pemerintah agar bisa berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Reporter   : Slamet Hidayat
Redaktur   : Dewi Pelangi