Momentum Perpisahan Bupati Indramayu Nina Agustina, Ketua Kelompok Tani Ungkap Rasa Syukur

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Momentum perpisahan di akhir masa jabatan Bupati Indramayu, Nina Agustina, digelar di Gedung Pendopo Bupati Puspawangi, Jl. Letnan Jenderal S. Parman, Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Acara ini turut dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah diangkat selama kepemimpinan Nina Agustina serta sejumlah pejabat dari berbagai instansi terkait, media, kelompok tani dan masarakat lainnya, pada Rabu (19/02/25).

Dalam kesempatan tersebut, Joni, Ketua Kelompok Tani Jaga Kroya, turut menyampaikan rasa syukur atas bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diterima kelompok taninya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Bantuan tersebut diberikan dalam kegiatan tanam padi gogo yang diselenggarakan oleh kementerian tersebut. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Kebetulan waktu kemarin Kementerian ESDM mengadakan kegiatan tanam padi gogo, dan kami mengajukan permohonan bantuan,” ungkap Joni.

Joni menjelaskan bahwa kelompok tani yang dipimpinnya mendapat alokasi 10 unit alsintan, yang kemudian dibagi untuk tiga kecamatan yang berpartisipasi dalam program tanam padi gogo. “Kami diberikan 10 unit alat, dan itu dibagi untuk tiga kecamatan. Untuk kami sendiri mendapatkan satu unit,” lanjutnya.

Selain mengungkapkan rasa syukur, Joni juga menyampaikan harapannya terkait program bantuan alsintan ini. “Harapan kami ke depan, program seperti ini bisa terus berlanjut agar petani semakin terbantu dalam meningkatkan hasil panen mereka,” ujarnya.

Sementara itu, di penghujung masa jabatan Nina Agustina, Joni turut memberikan doa dan pesan kepada pemimpin yang dinilainya telah banyak berkontribusi untuk masyarakat Indramayu. “Semoga beliau selalu sehat dan sukses ke depannya. Beliau adalah pemimpin yang hebat,” kata Joni.

Acara perpisahan ini menjadi momen refleksi dan apresiasi atas kepemimpinan Nina Agustina selama menjabat sebagai Bupati Indramayu. Banyak pihak yang hadir dalam acara ini menyampaikan rasa terima kasih serta doa untuk kelangsungan karier dan kehidupan mantan Bupati Indramayu tersebut.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Resmikan Gedung Duwur Sebagai Cagar Budaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Gedung eks Asisten Residen atau Gedung Duwur di Jalan Mayor Dasuki Penganjang Indramayu diresmikan Bupati Nina Agustina sebagai tempat Cagar Budaya. Peresmian ini sebagai upaya untuk pelestarian dan bahan edukasi bagi masyarakat. Selasa (18/2)

Peresmian berlangsung Selasa, (18/2/2025) yang juga dihadiri Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, Kepala SKPD dan Camat, serta disaksikan para budayawan.

Bupati Nina Agustina mengatakan, pelestarian budaya dengan menetapkan bangunan bersejarah menjadi cagar budaya merupakan komitmen nya selama menjabat sebagai Bupati Indramayu. Komitmen tersebut merupakan upaya menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai daerah yang kaya dengan khasanah budaya dan menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Nina menambahkan, Pemkab Indramayu bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) telah melakukan serangkaian kegiatan untuk menetapkan berbagai peninggalan bangunan masa lalu untuk ditetapkan sebagai cagar budaya.

Saat ini terdapat 6 Cagar budaya yang telah ditetapkan yakni Gedung Pendopo, Masjid Kuno Bondan, Menara PDAM (Waterleiding) Tirta Darma Ayu, Gedung Landraad, Gedung PLN Indramayu (Gebeo), dan Gedung Duwur.

Sementara Ketua TACB Kabupaten Indramayu, Dedi Musashi mengatakan, di Kabupaten Indramayu banyak ditemukan peninggalan-peninggalan warisan leluhur sejak zaman prasejarah salah satunya yakni dengan ditemukannya penemuan fosil gajah purba di Desa Cikawung Kecamatan Terisi, kemudian pada masa perundagian banyak ditemukan batuan menhir di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu.

Selanjutnya pada masa Hindu Budha, di Kabupaten Indramayu juga ditemukan adanya bangunan menyerupai candi di Desa Sambimaya dan berbagai temuan gerabah di desa-desa di Kecamatan Balongan. Sedangkan pada masa Islam juga banyak ditemukan adanya makammakam peninggalan zaman dahulu. Sedangkan masa kolonial ditemukan adanya bangunan GKI yang sudah ada sejak abad 18.

“Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina yang telah banyak peduli dengan cagar budaya di Indramayu sehingga ini menjadi warisan generasi mendatang,” kata Dedi.

Peresmian Gedung Duwur ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan ke ruangan gedung bersama dengan peserta yang hadir.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Resmikan Gedung UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, meresmikan Gedung UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu. Acara berlangsung di Jl. MT Haryono No. 9, Penganjang, Sindang, Kabupaten Indramayu, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, kepala SKPD, kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Indramayu, serta tamu undangan lainnya, Jumat (14/02/25).

Dalam sambutannya, Bupati Nina Agustina menekankan pentingnya kerja sama dan kemajuan daerah. Ia mengapresiasi pembangunan yang telah dicapai selama kepemimpinannya, termasuk peresmian Labkesmas ini. Ia juga memberikan penghargaan atas kinerja Dinas Kesehatan dalam menangani pandemi COVID-19 serta berbagai program kesehatan lainnya, seperti pembangunan puskesmas dan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Bupati Indramayu juga menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam menyelesaikan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sempat tertunda selama 8-9 tahun. Selain itu, ia menegaskan bahwa selama hampir empat tahun kepemimpinannya, ia telah bekerja keras dengan penuh dedikasi. Ia pun mengingatkan pentingnya integritas dalam pemerintahan, menolak praktik jual beli jabatan, serta memastikan bahwa hukum akan menindak setiap pelanggaran.

Fokus Laboratorium dan Dukungan Pemerintah

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Dr. Wawan Ridwan, menjelaskan bahwa laboratorium ini mengalami perubahan nomenklatur dari Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) menjadi Labkesmas, sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan. Labkesmas memiliki tiga fungsi utama, yaitu:

• Laboratorium Kimia Klinik – Untuk pemeriksaan darah dan urine guna mendeteksi penyakit metabolik seperti diabetes dan gangguan ginjal.

• Laboratorium Pengujian Lingkungan – Untuk memantau kualitas air secara fisika dan kimia guna memastikan lingkungan sehat.

• Laboratorium Mikrobiologi – Untuk mendeteksi bakteri dan virus penyebab penyakit menular seperti TBC, malaria, dan demam berdarah dengue (DBD).

Teknologi yang sebelumnya digunakan untuk pengujian COVID-19 kini dimanfaatkan untuk pemeriksaan penyakit lainnya, termasuk malaria. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin meningkat, terutama dalam deteksi dini penyakit dan pengujian kualitas lingkungan.

Pendanaan dan Kontribusi PAD

Pembangunan Gedung Labkesmas ini dibiayai dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 sebesar Rp3,5 miliar. Selain itu, Dinas Kesehatan berhasil melampaui target retribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp420 juta menjadi Rp484,2 juta. Keberhasilan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan layanan kesehatan yang berdampak positif bagi daerah.

Bupati Indramayu berharap Labkesmas ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Ia juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan serta optimalisasi PAD sebagai bentuk kemandirian daerah dalam membangun sektor kesehatan.

Harapan dan Penutup

Menutup sambutannya, Bupati Indramayu mengajak seluruh pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dalam memajukan Indramayu. Ia juga meminta maaf jika selama masa kepemimpinannya terdapat kesalahan, seraya berharap pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dr. Erianda, serta ditandai dengan peresmian resmi Gedung Labkesmas oleh Bupati Indramayu. Kepala Dinas Kesehatan turut menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang berkontribusi dalam pembangunan laboratorium ini. Sebagai bentuk ungkapan kebersamaan, acara juga diakhiri dengan pantun khas Indramayu.

Dengan peresmian Gedung Labkesmas ini, diharapkan Kabupaten Indramayu semakin maju dalam pelayanan kesehatan, serta semakin siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Peduli Warga, Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Indramayu akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai kembali mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Kali ini, bantuan disalurkan bagi warga terdampak di Blok Kalen Tengah Lor dan Kidul, Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra. Jumat (7/2)

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, melalui Camat Sukra, Bagus Asep Trisandi, menyalurkan 139 paket sembako kepada warga yang terkena dampak banjir pada Kamis (6/2/2025). Dari total bantuan tersebut, 97 paket diberikan langsung kepada keluarga terdampak, sementara 42 paket lainnya disiapkan sebagai cadangan untuk kebutuhan darurat.

Camat Sukra menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Kali Kalen Tengah setelah volume air meningkat tajam. Akibatnya, 97 rumah warga tergenang dengan ketinggian air mencapai 10 cm, sementara di jalanan genangan lebih tinggi, sekitar 50 cm.

“Kondisi saat ini mulai membaik karena air berangsur surut, dan aktivitas warga perlahan kembali normal. Untuk sektor pertanian, lahan sawah seluas 410 hektare di Desa Sumuradem dipastikan tidak terdampak, karena masih dalam tahap penyemaian benih,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Sukra terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Sementara itu, warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian pemerintah daerah.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina atas perhatiannya,” ujar salah satu warga.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu Serahkan Hibah Daerah dalam Peringatan Isra Miraj

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah di Pendopo Kabupaten Indramayu, Senin (3/2/2025). Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan hibah daerah yang bersumber dari APBD 2025 kepada 20 lembaga dan organisasi di Indramayu. Selasa (4/2)

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peran lembaga kemasyarakatan dan keagamaan. “Hibah ini bertujuan untuk membantu lembaga menjalankan program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 20 penerima hibah, termasuk Kodim 0616, Polres Indramayu, BAZNAS, MUI, PCNU, Kwarcab, FKDT, PKK, dan KONI, mendapatkan bantuan guna mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Bupati Nina juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Indramayu dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab. Ia berharap dana hibah digunakan secara bijak dan sesuai aturan guna menghindari potensi permasalahan di masa depan.

Peringatan Isra Miraj juga diisi dengan tausiah oleh KH. Syairoji Bilal yang menyampaikan makna perintah salat bagi umat Islam. Acara ini turut dihadiri ASN Pemkab Indramayu serta perwakilan penerima hibah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Indramayu, Nina Agustina Tetapkan 6 Bangunan Cagar Budaya 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Hj Nina Agustina menetapkan enam bangunan cagar budaya (BCB) yang ada di wilayah kabupaten Indramayu. Penetapan oleh bupati Indramayu mengacu pada hasil sidang Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) yang digelar akhir tahun lalu. Sabtu (1/2)

Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina merasa bangga dengan telah ditetapkannya enam bangunan cagar budaya tingkat kabupaten. Dijelaskan, dengan penetapan ini secara langsung pemerintah kabupaten Indramayu dibawah kepemimpinannya sangat memperhatikan nilai nilai heritage pada 
sebuah karya monumental masa lalu. 

Nina meminta kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk tidak melakukan vandalisme terhadap bangunan tinggalan masa lalu tersebut. Ia mengajak agar masyarakat untuk bersama sama menjaga dan melestarikannya agar dapat bertahan di tengah tengah masyarakat yang modern. 

“Alhamdulillah, satu persatu bangunan cagar budaya yang ada di Indramayu sudah kita tetapkan sebagai bangunan yang dilindungi oleh Undang Undangan Cagar Budaya. Ini kebijakan bidang kebudayaan yang patut diacungi jempol,” jelas Nina Agustina, Sabtu (1/2/25). 

Nina juga meminta kepada jajaran di bidang kebudayaan untuk terus melakukan kajian terhadap tinggalan tinggalan sejarah yang ada di Indramayu sehingga masyarakat Indramayu dapat mengetahui asal muasal kesejarahan daerahnya. 

”Ini sangat penting untuk generasi muda agar dapat mengetahui sejarah kotanya.
Terus gali potensi cagar budaya Indramayu,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu, H. Caridin yang didampingi Kabid Kebudayaan Hj. Uum Umiyati, sangat berterima kasih kepada Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina yang telah menetapkan enam bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh kabupaten Indramayu. 

Caridin mengatakan penetapan bangunan cagar budaya ini merupakan pintu awal untuk menjaga dan melestarikan “tetenger” kota Indramayu. Informasi yang diterima dari Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Indramayu bahwa tinggalan tinggalan budaya di Indramayu ini sangat banyak dan perlu dilakukan kajian dari berbagai disiplin ilmu terutama ilmu arkeologi, sejarah, antropologi, 
dan arsitektur. 

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan dari 300 lebih tinggalan sejarah dan budaya yang sudah di data oleh tim kebudayaan, baru enam bangunan cagar budaya yang sudah ditetapkan dalam pemeringkatan kabupaten. 

Ke-enam bangunan cagar budaya itu, kata 
Dedy diantaranya Gedung Pendopo, Masjid Bondan, Menara Air (Waterleiding) Perumdam Tirta Darma Ayu, Gedung Landraad, Gedong Duwur atau eks Asisten Residen, dan bangunan Gebeo (Gemeentelijke Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken) atau Gedung PLN Indramayu. 

“Memang masih sedikit bangunan cagar budaya di Indramayu ini yang sudah ditetapkan tetapi semangat untuk menjaga dan melestarikan tinggalan masa lalu itu tercetus sejak masa kepemimpinan Bupati Nina Agustina,” kata Dedy Musashi yang juga berprofesi sebagai arkeolog ini. 

Kedepannya, Dedy sudah merencanakan untuk terus menjaga dan melestarikan tinggalan tinggalan cagar budaya yang ada di Indramayu untuk tetap berdiri dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ia mencontohkan, bangunan eks Landraad dan bangunan eks Lapas Indramayu yang saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beragam kegiatan tetapi tidak merubah bentuk dari bangunan tersebut. 

Rencananya pada tahun ini, tim ahli cagar budaya kabupaten Indramayu akan melakukan kajian cagar budaya terhadap kawasan bangunan Pecinan di sepanjang jalan Veteran. 

”Kawasan ini sangat ikonik dan masih sangat terawat. Apalagi sebagian besar masih living monument. Di lokasi ini ada gereja tertua di Jawa Barat, ada bangunan pemukiman etnis China, rumah ibadah masyarakat Tionghoa, Makam China, dan gedung gedung perkantoran,” jelas Dedy. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Komitmen Turunkan Kemiskinan, Gus Ipul: “Pendamping Sosial Harus Graduasi 2.660 KPM Per Tahun” 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Indramayu harus didukung dengan peran serta pendamping sosial dengan melakukan graduasi bagi 2.660 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per tahun di Kabupaten Indramayu. Selasa (14/1)

Apabila graduasi tersebut terpenuhi, maka angka kemiskinan di Indramayu dan nasional bisa dikurangi sesuai dengan amanat Presiden RI Prabowo Subianto. 

Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf ketika menggelar Dialog bersama Pilar-Pilar Sosial yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu, Selasa (14/1/2025). 

Menurutnya, saat ini terdapat 266 pendamping PKH di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu jika setiap pendamping PKH mampu melakukan graduasi minimal 10 KPM maka dalam satu tahun sebanyak 2.660 KPM bisa melakukan graduasi atau keluar dari status kemiskinan. 

“Kita kerja harus berdasarkan target, maka pendamping harus bisa melakukan graduasi bagi para KPM. Ini akan menurunkan angka kemiskinan di Indramayu secara signifikan yang tentunya berdampak bagi penurunan secara nasional,” kata Gus Ipul. 

Gus Ipul menambahkan, kegiatan tersebut merupakan upaya bersama untuk terus melakukan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah agar masalahmasalah sosial ini segera teratasi. 

“Saya melihat komitmen Bupati Indramayu Nina Agustina yang hadir secara langsung pada kesempatan ini menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dalam penurunan kemiskinan di Indramayu,” katanya. 

Sementara itu, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina menyambut baik langkah strategis dalam penurunan kemiskinan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial RI dengan melakukan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah. 

Menurutnya, penurunan angka kemiskinan menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan terus melakukan update dan verifikasi di lapangan. 

“Sinergi dan kolaborasi ini sangat penting agar kemiskinan terus menurun. Berbagai bantuan yang telah disalurkan diharapkan bisa memberdayakan masyarakat 
dan mereka bisa graduasi dan meningkat kehidupannya,” pungkas Nina Agustina.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mensos dan Bupati Nina Agustina Resmikan Lumbung Sosial Kandanghaur

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai daerah rawan bencana banjir dan rob, Kecamatan Kandanghaur mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial dan Bupati Indramayu dengan hadirnya lumbung sosial. 

Kehadiran lumbung sosial di Kecamatan Kandanghaur diresmikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, Selasa (14/1/2025) di halaman Kantor Kecamatan Kandanghaur. 

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa lumbung sosial berguna untuk memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat sehingga kebutuhan pokok tercukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. 

Selain itu, lumbung sosial berfungsi untuk menyediakan kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, alat kebersihan, dan selimut. Memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat. Membantu masyarakat terdampak bencana tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, dan membantu memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana. 

“Di lumbung sosial ini masyarakat yang terkena bencana akan cepat menerima bantuan seperti beras, familly Kit, dan lainnya. Terima kasih banyak atas support Bupati Indramayu ibu Nina Agustina sehingga masyarakat cepat terlayani,” katanya. 

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengatakan, penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak menjadi komitmennya. Dengan menggerakkan kekuatan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah hadir untuk masyarakat. 

Nina menambahkan, keberadaan lumbung sosial ini sebelumnya juga telah berdiri di Kantor Desa Eretan Kulon, Kantor Kecamatan Terisi, Kantor Desa Jatimulya, dan Kantor Kecamatan Jatibarang. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Komitmen Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng, Dirjen Kemendag RI Kunjungi Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Rusmin Amin, didampingi Bupati Indramayu yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Indramayu, Suwenda, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Indramayu pada Kamis (9/1/2025). 

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga dan menjaga stok barang kebutuhan pokok utamanya pada tahun 2025 sekaligus melakukan pengawasan langsung terhadap distribusi minyak goreng yang saat ini menjadi salah satu perhatian pemerintah. 

Dalam kunjungan tersebut Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga mendatangi beberapa tempat diantaranya adalah Pasar Daerah Jatibarang dan berbincang dengan beberapa pedagang pasar serta mengunjungi salah satu Gudang Distributor Minyak Goreng di Kabupaten Indramayu. 

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin mengatakan, dirinya telah melihat peta distribusi minyakita di Kabupaten Indramayu serta di beberapa kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat di mana saat ini harga minyakita pada tingkat konsumen masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp15.700,-. 

Diketahui di Pasar Daerah Jatibarang sendiri harga minyakita berkisar antara 17.000 — 18.000 rupiah per liter sedangkan untuk minyak curah berada pada harga 20.000 rupiah per liter. 

Sementara pada salah satu toko grosir eceran (D2) di Kabupaten Indramayu, harga minyakita berkisar antara Rp14.500 -Rp15.400 rupiah per liter dan untuk minyak curah berada pada harga Rp18.800 per liter. 

Rusmin menyebut, walaupun harga minyakita yang saat ini beredar masih di atas HET namun harga tersebut masih relatif rendah dibanding dengan daerah lainnya. 

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu juga dari aparat kepolisian maupun TNI yang sudah mengecek sama-sama hari ini. Kami sudah melihat dan sempat berbincang dengan para pedagang, di mana minyakita ini rata-rata mereka menjual 17.000-18.000 per liter dan harga tersebut masih di atas HET,” ujarnya. 

Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga berharap hal tersebut menjadi perhatian bersama untuk terus berupaya keras dan meningkatkan sinergi baik dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Indramayu serta BULOG sehingga harga minyakita yang dijual ke konsumen terutama sebelum momentum Ramadan dapat sesuai dengan yang ditetapkan oleh pemerintah. 

“Untuk itu kami harapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk senantiasa selalu turun ke lapangan mengecek kalau memang ada hal-hal yang kirakira ditemukan dan itu perlu bantuan dari pemerintah pusat kami siap untuk membantunya,” ujar Rusmin. 

Menurut Rusmin, peran BULOG juga sangat sentral, pihaknya berharap BULOG juga bisa membantu di Kabupaten Indramayu terkait dengan stabilisasi harga minyakita atau pun bahan pokok secara keseluruhan karena BULOG secara infrastruktur memiliki infrastruktur yang cukup lengkap dibandingkan dengan perusahaanperusahaan lainnya hanya mungkin yang perlu kita support dari pemerintah pusat bagaimana ketersediaan bahan baku maupun minyakita ini bisa diselesaikan oleh BULOG sebagai mitra dari Pemerintah Kabupaten Indramayu. 

Melalui kegiatan ini, Suwenda berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah makin solid sehingga upaya menjaga ketersediaan stok kebutuhan bahan pokok serta stabilisasi harganya dapat dilaksanakan secara optimal dan masyarakat dapat membeli dengan harga sesuai yang ditetapkan pemerintah. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Arahan. Bantuan tersebut diberikan melalui Dinas Sosial kepada Solihin, warga Blok Cabang RT 20 RW 04 Desa Arahan Lor, Rabu (08/01/2025).

Penyerahan bantuan langsung dilakukan di lokasi kejadian, disaksikan oleh Camat Arahan Yus Rusmadi, Kapolsek Arahan beserta jajarannya, serta Kuwu dan perangkat Desa Arahan Lor.

Camat Arahan, Yus Rusmadi, menjelaskan pihaknya segera melakukan koordinasi setelah menerima laporan adanya kebakaran yang menimpa salah satu warga di Kecamatan Arahan. 

“Kami langsung bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Arahan Lor untuk memastikan percepatan bantuan kepada korban,” ujarnya.

Kebakaran yang terjadi di Desa Arahan Lor mengakibatkan kerugian material pada rumah Solihin. Langkah cepat pemerintah setempat mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Bupati Nina Agustina menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat meringankan beban korban dan mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan mereka.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal