Safari Ramadan PHE ONWJ dan SNT, 100 Anak Yatim di Karangsong Terima Santunan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) bersama Serikat Nelayan Tradisional (SNT) menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan memberikan santunan kepada 100 anak yatim di Kampung Nelayan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan pesisir Karangsong tersebut dihadiri perwakilan manajemen PHE ONWJ Hanafi, Ketua SNT Kajidin, Dedi dari perwakilan pesisir Cemara, tokoh masyarakat, serta warga setempat. 

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat nelayan.

Selain pemberian santunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan syukuran serta revitalisasi bangunan madrasah melalui penambahan ruang kelas baru bagi para santri di kawasan Kampung Nelayan Karangsong.

Hanafi dari manajemen PHE ONWJ menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mempererat silaturahmi dengan masyarakat nelayan sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim di wilayah pesisir.

“Acara ini merupakan kegiatan silaturahmi PHE ONWJ bersama warga nelayan di Kampung Nelayan Karangsong, sekaligus memberikan santunan kepada 100 anak yatim yang berasal dari Karangsong dan wilayah pesisir lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, perusahaan juga melakukan revitalisasi bangunan madrasah dengan menambah ruang kelas baru. Sebelumnya lokasi tersebut merupakan lahan kosong yang kerap dijadikan tempat penumpukan sampah.

“Dulu tempat ini tanah kosong dan banyak penumpukan sampah. Sekarang dimanfaatkan menjadi ruang kelas setelah dilakukan revitalisasi,” jelasnya.

Menurut Hanafi, berbagai kegiatan sosial secara rutin dilaksanakan PHE ONWJ di wilayah pesisir, seperti penanaman pohon, pemberian bantuan tas dan alat tulis sekolah bagi anak-anak, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan perusahaan yang dilaksanakan di wilayah operasionalnya.

“Kegiatan seperti ini rutin setiap tahun, terutama di bulan Ramadan. Kami melakukan Safari Ramadan ke wilayah-wilayah operasional di kawasan pesisir,” katanya.

Selain di Karangsong, kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Balongan dan wilayah pesisir lainnya dengan melibatkan unsur muspika serta masyarakat setempat. 

Secara keseluruhan, Safari Ramadan PHE ONWJ dilaksanakan di berbagai daerah operasional perusahaan, mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta, Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu hingga Cirebon.

Sementara itu, Ketua SNT Kajidin mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama PHE ONWJ dalam kegiatan sosial tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu masyarakat pesisir, khususnya anak-anak yatim.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara perusahaan dan masyarakat pesisir dapat terus terjalin dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Reporter : Andika

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pasar Mambo, Siapkan Penataan untuk Dukung UMKM dan Ruang Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meninjau langsung kondisi Pasar Mambo yang berada di pusat Kota Mangga .Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyiapkan rencana penataan kawasan pasar sekaligus memperluas jangkauan kegiatan Car Free Night (CFN),” Rabu (4/3/2026).

Penataan ini dirancang untuk menciptakan kawasan yang lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi masyarakat. 

Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus menghadirkan ruang publik yang menarik bagi warga untuk menikmati suasana akhir pekan bersama keluarga.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Lucky Hakim didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait. 

Ia juga menyempatkan diri berdialog santai dengan para pedagang guna membahas berbagai kemungkinan skenario penataan Pasar Mambo.

“Kita sedang mempertimbangkan beberapa skenario. 

Salah satunya apakah CFN dipindahkan ke sini, sementara Kuliner Cimanuk (Kulcim) kembali dihidupkan,” ujar Lucky.

Menurutnya, penataan kawasan juga harus disertai dengan pendataan para pedagang secara tertib, termasuk pengaturan hak dan kewajiban masing-masing pihak.

“Pedagang harus diinventarisasi dan diabsen dengan aturan yang jelas. 

Hak dan tanggung jawabnya juga harus diatur, termasuk terkait dana kebersihan dan pengelolaan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah berencana mengaktifkan kembali panggung hiburan di kawasan Pasar Mambo melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu maupun perangkat daerah terkait untuk menarik minat pengunjung.

Skenario lain yang tengah dipertimbangkan adalah tidak memindahkan lokasi CFN dari Alun-Alun Indramayu, melainkan memperpanjang jalurnya hingga ke kawasan Pasar Mambo.

“Kita tidak memindahkan CFN, tetapi menambah jalurnya sampai ke sini. 

Alun-alun tetap ada, namun kawasan Mambo kita hidupkan. 

Termasuk soal pengaturan parkir yang masih akan kita diskusikan lebih lanjut,” katanya.

Bupati Lucky menambahkan, proses pembenahan Pasar Mambo direncanakan mulai dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri. 

Penataan tersebut akan meliputi peningkatan kebersihan, perbaikan fasilitas bangunan, serta dukungan promosi dan penyelenggaraan berbagai agenda hiburan untuk meramaikan kawasan tersebut.

“Kami berharap masyarakat bisa mendukung rencana ini. Memang mungkin tidak semua langsung sepakat, tetapi semuanya akan kita evaluasi bersama. 

Setelah Lebaran kita mulai kerjakan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Indramayu didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Erpin Marpinda, Kepala Dinas Perhubungan Ali Fikri, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Mardono, Camat Indramayu Dulyono, serta Plt Kasatpol PP dan Damkar Asep AJ.

Melalui penataan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap Pasar Mambo dapat berkembang menjadi kawasan ekonomi dan ruang publik yang lebih hidup, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Sumber: Diskominfo Indramayu

Andika

Bupati Lucky Hakim Luncurkan Wong Reang Apps dan Canangkan Sensus Ekonomi 2026

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi meluncurkan aplikasi Wong Reang Apps sekaligus mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026). Kegiatan tersebut digelar di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (3/3/2026), dan dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat Dr. Margaretha Ari Anggorowati, unsur Forkopimda, serta berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi hadirnya Wong Reang Apps yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai layanan dari perangkat daerah ke dalam satu platform digital. Menurutnya, inovasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Lucky menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat sekaligus menjadi cerminan profesionalitas pemerintah sebagai penyelenggara layanan publik. 

Ia menilai, pelayanan yang terbuka dan terintegrasi dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun investor terhadap pemerintah daerah.
Selain itu, Lucky juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di tengah perkembangan ekonomi yang terus bergerak cepat. 

Ia menekankan bahwa data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

“Jika data yang diperoleh tidak akurat, maka kebijakan yang dihasilkan juga tidak tepat. 

Karena itu saya meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari camat, kepala desa hingga RT/RW, untuk ikut mendukung proses pendataan ini,” ujar Lucky.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Suwenda, menjelaskan bahwa Wong Reang Apps merupakan aplikasi super apps yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu sistem digital.

“Aplikasi ini dibangun sebagai bagian dari upaya mendukung 14 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati yang tercantum dalam RPJMD 2025–2029, guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien,” jelasnya.

Menurut Suwenda, aplikasi tersebut menghadirkan berbagai fitur layanan, di antaranya informasi dan berita pemerintah, layanan pengaduan masyarakat, layanan kesehatan, pengecekan pajak daerah, layanan PDAM, hingga informasi seputar Kabupaten Indramayu. 

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap masukan masyarakat untuk pengembangan fitur di masa mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ia menegaskan bahwa data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan. 

Melalui sensus tersebut, BPS akan mendata jumlah dan sebaran usaha, memotret struktur ekonomi, karakteristik perusahaan, tingkat produktivitas, daya saing usaha, hingga perkembangan ekonomi digital.

Dudi juga berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui surat edaran bupati kepada seluruh perangkat daerah agar ikut mengawal proses pendataan di wilayah masing-masing. 

Ia turut mengimbau para pelaku usaha untuk memberikan data secara jujur dan akurat.

Kepala BPS Jawa Barat, Dr. Margaretha Ari Anggorowati, mengapresiasi komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung pelaksanaan SE 2026. 

Ia menyebutkan bahwa sensus tersebut merupakan pekerjaan besar, mengingat Provinsi Jawa Barat menyumbang sekitar 20 persen pelaku usaha di tingkat nasional.

“Setelah sensus ini selesai, kita akan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai struktur ekonomi di Kabupaten Indramayu. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan sosial dan ekonomi ke depan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan rompi Sensus Ekonomi 2026 oleh Kepala BPS Jawa Barat kepada Bupati Indramayu yang didampingi Kepala BPS Indramayu dan Kepala Diskominfo Indramayu sebagai simbol dimulainya pelaksanaan SE 2026 di Kabupaten Indramayu.

Sumber: Diskomimfo Indramayu

Andika

Mardiono Serukan Penguatan Ketahanan Pangan dalam Muswil PPP Jabar

Indramayu.radarinformasi.com-
Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-10 DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Indramayu, tak sekadar menjadi ajang konsolidasi internal partai. Forum tersebut juga diwarnai refleksi mendalam terkait kondisi global dan tantangan kebangsaan,” Rabu (4/2/2026).

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, yang juga menjabat Ketua Umum PPP, mengajak para kader menaruh perhatian serius terhadap situasi dunia yang dinilainya tengah berada dalam fase penuh ketidakpastian.

“Dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja. Dari sekitar 195 negara, lebih dari separuhnya terlibat konflik, baik perang antarnegara maupun konflik internal,” ujar Mardiono di hadapan peserta Muswil PPP Jawa Barat.

Ia menegaskan, konflik global tersebut membawa dampak berantai yang tidak hanya dirasakan negara-negara yang berperang, tetapi juga menjalar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya mencakup berbagai sektor, mulai dari sosial, politik, hingga ekonomi.

Mardiono turut menyinggung sejarah globalisasi yang semula digagas negara-negara maju melalui sistem perdagangan bebas. Namun, menurutnya, prinsip tersebut kini mulai ditinggalkan oleh para penggagasnya sendiri.

“Dulu perdagangan lintas negara bisa dilakukan dengan tarif rendah, bahkan nol persen. Sekarang justru banyak negara menerapkan tarif tinggi hingga 100 persen demi melindungi kepentingan domestik,” ungkapnya.

Kondisi itu, lanjut Mardiono, dipicu oleh berbagai persoalan internal yang dihadapi negara-negara besar, seperti penurunan pendapatan negara dan meningkatnya angka pengangguran, sehingga mendorong mereka bersikap protektif.

Dalam konteks Indonesia, ia menilai ketergantungan terhadap impor komoditas strategis menjadi tantangan serius di tengah dinamika global tersebut. Konflik Rusia-Ukraina, misalnya, berdampak pada pasokan gandum dan pupuk, sementara konflik di Timur Tengah berpengaruh terhadap stabilitas energi dan harga minyak dunia.

“Masyarakat Indonesia banyak mengonsumsi mi, sementara bahan bakunya gandum impor, terutama dari negara-negara yang kini terdampak konflik,” kata Mardiono.

Menurutnya, situasi global semacam ini membuat harga kebutuhan pokok menjadi fluktuatif dan berpotensi memengaruhi stabilitas sosial serta ekonomi masyarakat.

Melalui forum Muswil, Mardiono mengajak seluruh kader PPP untuk memperkuat komitmen dalam membangun ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, ketahanan pangan bukan sekadar isu pertanian, melainkan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan dan ketahanan bangsa di tengah gejolak global.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dinamika politik nasional dan daerah tidak bisa dilepaskan dari konteks global, serta menegaskan pentingnya peran seluruh elemen bangsa dalam memperkuat ketahanan nasional, dimulai dari sektor pangan.

Reporter : Andika

Dua Terduga Pelaku Curanmor di Parkiran RS Mitra Plumbon Indramayu Ditangkap Polisi

Indramayu.radarinformasi.com-
Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di area parkir Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. 

Dalam pengungkapan tersebut, dua orang terduga pelaku berhasil diringkus.

Kedua pelaku masing-masing berinisial T (39) dan M (30), warga Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Mereka diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Widasari bersama Unit Resmob Polres Indramayu, Polda Jawa Barat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Widasari AKP Suprapto menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan polisi bernomor LP/02/II/2026/SPKT Polsek Widasari tertanggal 1 Februari 2026.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Jum’at malam (30/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di area parkir RS Mitra Plumbon.

AKP Suprapto mengungkapkan, saat kejadian pelaku T sedang berada di rumah sakit untuk menjenguk anggota keluarganya. Melihat adanya sepeda motor yang terparkir, muncul niat pelaku untuk melakukan pencurian.

“T kemudian menghubungi M dan satu pelaku lain berinisial K. Ketiganya sepakat melakukan aksi pencurian,” jelas AKP Suprapto saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Dalam menjalankan aksinya, T berperan mengawasi situasi sekitar lokasi parkir. Sementara M mengantar K yang bertindak sebagai eksekutor untuk mengambil sepeda motor milik korban. Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 4767 FUP berhasil dibawa kabur dari lokasi.

Motor hasil curian tersebut kemudian dijual seharga Rp1.100.000 kepada seseorang berinisial K. Dari hasil penjualan, T memperoleh bagian Rp400.000, sedangkan M menerima Rp700.000.

Setelah menerima laporan korban, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), penyelidikan, serta gelar perkara dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Indramayu.

Pelaku T lebih dulu diamankan pada Senin (1/2/2026) siang saat kembali mendatangi RS Mitra Plumbon. Dari hasil pemeriksaan terhadap T, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku M di wilayah Kecamatan Karangampel pada hari yang sama.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor B 4767 FUP, satu buah kunci kontak, satu karcis parkir RS Mitra Plumbon, rekaman CCTV, serta satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi E 2906 PW.

“Satu pelaku lainnya berinisial K masih dalam pengejaran,” tegas AKP Suprapto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan di tempat umum.

“Gunakan kunci ganda dan segera laporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak pidana,” pungkasnya.

(Sumber: Humas Polres Indramayu)
Andika

Kejuaraan Nasional Pencak Silat Piala Bupati dan Dandim Indramayu Diikuti 975 Peserta

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 1922 Indonesia Cabang Indramayu menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat memperebutkan Piala Bupati Indramayu dan Piala Dandim, yang berlangsung di GOR Singalodra Indramayu, Desa Sindang, Kecamatan Indramayu, Jumat (30/1/2026).

Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 975 peserta dari berbagai daerah. Selain atlet dari seluruh wilayah Kabupaten Indramayu, kejuaraan ini juga diikuti pesilat dari sejumlah kabupaten/kota di sekitar Wilayah III Cirebon, seperti Cirebon, Majalengka, Subang, dan Kuningan.

Pembukaan kejuaraan dihadiri unsur Forkopimda Indramayu, di antaranya perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispara) Kabupaten Indramayu Ahmad Syadali, Ketua IPSI Cabang Indramayu H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, Ketua KONI Indramayu Trisula, perwakilan Forkopimda, serta Sertu Budiarto selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Cabang Indramayu.

Mewakili Bupati Indramayu, Ahmad Syadali menyampaikan bahwa Kabupaten Indramayu memiliki potensi dan talenta olahraga yang luar biasa, khususnya di cabang pencak silat, yang telah banyak menorehkan prestasi membanggakan.

“Indramayu memiliki atlet-atlet berbakat dengan prestasi yang sudah terbukti, salah satunya di cabang pencak silat. Kegiatan ini tentu kami dukung, meskipun bukan dalam bentuk pembiayaan, namun setidaknya dukungan moril dan kehadiran pemerintah menjadi bentuk perhatian,” ujarnya.

Ia berharap prestasi pencak silat Indramayu dapat terus berkelanjutan dan semakin berkembang ke depannya. Menurutnya, dalam kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, berbagai event olahraga tetap dapat diselenggarakan tanpa membebani APBD.

Sementara itu, Ketua IPSI Cabang Indramayu, H. Fajar Ismadi, S.Pd., M.Pd, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan tidak hanya berasal dari Indramayu.

“Peserta bukan hanya dari Indramayu. Selain seluruh perguruan yang ada di Indramayu, mulai dari wilayah timur hingga barat, juga hadir peserta dari luar daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sertu Budiarto, selaku Ketua Cabang PSHT 1922 Indonesia Indramayu, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kategori usia.

“Kategori yang dipertandingkan meliputi usia dini, pra usia dini, pra dewasa, hingga dewasa,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.

“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa sejak dahulu. Karena itu, sportivitas dan persaudaraan antarperguruan harus tetap dijaga,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Perkokoh Peran sebagai Lumbung Pangan Nasional di Tengah Modernisasi Infrastruktur Jabar

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Kabupaten Indramayu terus menegaskan perannya sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Indramayu kembali ditegaskan sebagai penghasil padi terbesar di Jawa Barat dengan kontribusi strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional,” Selasa (27/1/2026).

Pemerintah Kabupaten Indramayu diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, bersama jajaran, mengikuti rakor tersebut secara daring. 

Rapat menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi serta pengendalian inflasi.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan salah satu fondasi utama kesejahteraan masyarakat. 

Ia mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan.

“Momentum swasembada pangan yang dicanangkan Presiden harus terus dijaga.
Daerah seperti Indramayu memiliki peran strategis sebagai lumbung pangan. 

Saya meminta seluruh kepala daerah memastikan distribusi berjalan lancar dan pasar terpantau dengan baik agar inflasi tetap terkendali, khususnya menjelang hari besar keagamaan,” ujar Tito.

Selain isu pangan, rakor juga menyoroti modernisasi infrastruktur strategis di Jawa Barat. 

Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka kini menjadi pintu gerbang utama transportasi udara yang meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indramayu dan wilayah sekitarnya. 

Sementara itu, beroperasinya Tol Cisumdawu dinilai mampu mempercepat konektivitas dari Bandung ke kawasan utara Jawa Barat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 23 Januari 2026, Provinsi Jawa Barat secara umum mencatat penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar -1,90 persen. 

Meski demikian, pemerintah daerah tetap diminta waspada terhadap fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan, khususnya daging ayam ras dan telur.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional, memperkuat koordinasi lintas daerah, serta menjaga kelancaran distribusi guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)
 Andika

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Indramayu Lakukan Sodetan dan Evakuasi Pohon Tumbang

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengambil langkah nyata dalam menangani bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di kawasan perkotaan dan permukiman warga. Upaya tersebut meliputi pemantauan titik genangan air, pengecekan sistem drainase, hingga penanganan dampak sosial akibat cuaca ekstrem, Rabu (28/1/2026).

Dalam patroli yang dipimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu, ditemukan adanya penyumbatan serius pada saluran utama di Jalan Jenderal Sudirman. 

Saluran drainase berukuran besar yang seharusnya berfungsi sebagai jalur utama pembuangan air diketahui tertutup bangunan kios permanen, yang diduga menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air selama bertahun-tahun.

Selain menangani persoalan drainase, Satpol PP juga bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang di sejumlah ruas jalan protokol akibat cuaca ekstrem, salah satunya di Jalan Tembaga, Kecamatan Indramayu.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu, Teguh Budiarso, mengatakan personel dikerahkan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon guna mengamankan akses lalu lintas serta mencegah potensi kerusakan infrastruktur.

Sejalan dengan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu melakukan langkah normalisasi dengan membuat Sodetan Kali Ceblok di kawasan Pantai Pataya. Dengan menggunakan alat berat excavator, sodetan tersebut dibuat untuk memperlancar aliran air langsung menuju laut.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, turun langsung memantau pengerjaan di lapangan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat. 

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir yang kerap melanda kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Samsu, hingga wilayah tambak di sekitarnya.

Maulana menegaskan, penanganan bencana hidrometeorologi dilakukan secara terpadu lintas perangkat daerah. 

Dinas PUPR, kata dia, fokus melakukan pengecekan dan pembersihan di titik-titik kritis saluran air, khususnya di Sungai Ceblok, menindaklanjuti aduan masyarakat, serta berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan Cimanuk jika penanganan masuk dalam kewenangan balai.

“Kami tidak hanya melakukan pembersihan rutin, tetapi juga tindakan korektif terhadap infrastruktur yang menghambat aliran air. 

Pembuatan sodetan dan normalisasi ini sangat penting agar kapasitas dan fungsi drainase kembali optimal. 

Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di atas saluran air demi kepentingan bersama menuju Indramayu bebas genangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak genangan air, terutama di kawasan perumahan.

“Kami membantu evakuasi warga yang terdampak banjir dan mendirikan posko pengungsian,” katanya.

Baik Satpol PP, Dinas PUPR, maupun BPBD berharap kondisi segera membaik, genangan air cepat surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(Sumber: Diskominfo Indramayu)

Andika

Kuwu Desa Santing Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Kuwu Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Hj. Sairoh, turun langsung ke lokasi banjir untuk meninjau kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, Jum’at (30/1/2026).

Banjir melanda Blok Kertajadi, Desa Santing, akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Genangan air merendam sejumlah rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Hj. Sairoh didampingi jajaran staf Pemerintah Desa Santing serta Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Losarang, H. Kandi, SH. Kehadiran pemerintah desa di lokasi banjir menjadi bentuk respons cepat dalam memastikan kondisi warga sekaligus memberikan bantuan bagi mereka yang terdampak.

Hj. Sairoh menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa merupakan bagian dari tanggung jawab dan komitmen dalam melayani masyarakat, terutama saat menghadapi musibah.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi warga dan memberikan bantuan agar dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako yang diberikan secara langsung kepada warga yang rumahnya terendam genangan air. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Kami memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Desa Santing.

“Bantuan ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan sehari-hari di tengah situasi sulit akibat banjir,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Santing berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus terjaga, sehingga warga dapat saling menguatkan dan bangkit bersama dalam menghadapi bencana alam.

Reporter : Andika

Bupati Indramayu Lucky Hakim Tinjau Lokasi Banjir BTN Citra Darma Ayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau lokasi banjir di Perumahan BTN Citra Darma Ayu, Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga serta memantau penanganan banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Dalam peninjauan tersebut, Lucky Hakim didampingi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Indramayu, Maulana Malik. Di lokasi, Bupati langsung berkoordinasi dengan petugas guna mempercepat penanganan banjir dan memastikan keselamatan warga terdampak.

“Kami memprioritaskan evakuasi warga serta penanganan awal banjir. Pompa air dan tanggul darurat sudah dikerahkan. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan kami pastikan bantuan berupa makanan serta obat-obatan segera disalurkan,” tegas Lucky Hakim di tengah genangan air yang mencapai ketinggian lutut.

Sementara itu, Sekdis PUPR Indramayu Maulana Malik menjelaskan bahwa upaya penanganan dilakukan melalui normalisasi saluran drainase serta pemantauan kondisi lapangan secara intensif.

“Pemantauan dilakukan selama 24 jam. Banjir terjadi akibat curah hujan ekstrem yang melebihi kapasitas saluran air. Dengan penambahan alat berat, kami menargetkan genangan dapat surut dalam waktu 24 jam ke depan,” ungkapnya.

Di lokasi terpisah, salah seorang warga terdampak, Andi (35), mengungkapkan bahwa rumahnya telah terendam banjir selama tiga hari. Ia mengaku banyak barang rumah tangga yang rusak akibat genangan air.

“Air sudah tiga hari masuk ke rumah, banyak barang yang rusak. 

Alhamdulillah Pak Bupati datang langsung. Mudah-mudahan bantuannya cepat dan banjir tidak terulang lagi,” ujarnya sembari memindahkan barang ke tempat yang lebih aman.

Pasca kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengintensifkan langkah mitigasi banjir, termasuk perencanaan pengerukan sungai dan perbaikan drainase sebagai upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di wilayah perkotaan.

Reporter : Andika