Migrant Care Temui Wabup Syaefudin, Bahas Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menerima audiensi dengan Migrant Care, sebuah lembaga yang fokus pada isu pekerja migran, Jumat (22/8/2025). Dalam pertemuan itu, sejumlah rekomendasi dan hasil survei lapangan dipaparkan untuk mendorong perbaikan nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu.

Perwakilan Migrant Care, Leli, menjelaskan pihaknya telah melakukan survei di sembilan desa terkait kondisi pekerja migran maupun purna migran. Dari temuan tersebut, muncul berbagai persoalan, mulai dari minimnya jaminan sosial, keberlanjutan usaha ekonomi purna PMI, hingga kebutuhan adanya pelayanan terpadu di tingkat desa.

“Pada 2022 dan 2024, banyak PMI tidak terlindungi jaminan sosial. Keluarga mereka pun sebagian besar tidak terdaftar sebagai penerima. Dari sisi ekonomi, sebagian purna PMI sempat menjalankan usaha, namun banyak yang berhenti pada 2024 karena keterbatasan modal. Kondisi ini membuat mereka kembali bekerja ke luar negeri,” ungkap Leli.

Migrant Care mendorong pemerintah daerah untuk memberi akses permodalan agar purna PMI bisa mengembangkan usaha tanpa harus kembali merantau. Selain itu, lembaga ini juga merintis Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) di desa survei, yang menyediakan layanan input data migrasi hingga pengaduan kasus purna PMI.

Wabup Syaefudin mengapresiasi langkah Migrant Care. Ia menegaskan bahwa Pemkab Indramayu berkomitmen memperkuat perlindungan pekerja migran, termasuk dukungan usaha, bantuan sosial, serta penanganan kasus kecelakaan dan kematian.

“Migrant Care adalah mitra strategis. Tidak semua PMI pulang dalam kondisi berhasil, sehingga pemerintah wajib hadir memberi perlindungan dan solusi. Kami juga akan menjembatani akses purna PMI ke lembaga perbankan agar mereka bisa mandiri,” ujar Syaefudin.

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, menambahkan bahwa permasalahan pekerja migran bersifat lintas sektor, mencakup pra-penempatan, masa bekerja, hingga fase kepulangan. Pihaknya juga menaruh perhatian pada anak-anak yang ditinggalkan orang tua bekerja ke luar negeri, melalui pemantauan bersama Disduk-P3A.

“Untuk purna PMI, kami siapkan program pelatihan, pemberdayaan, sampai rehabilitasi sosial. Kendala pemasaran produk juga kami bantu melalui kerja sama dengan Diskopdagin,” jelas Endang.

Hingga Agustus 2025, Disnaker mencatat 38 laporan kasus PMI, dengan 27 di antaranya sudah ditangani. Edukasi migrasi aman juga terus digencarkan di desa-desa untuk mencegah praktik perdagangan orang (TPPO).

Dalam audiensi tersebut, Migrant Care menyerahkan hasil survei beserta contoh praktik desa migrasi aman di Desa Juntinyuat kepada Wakil Bupati Syaefudin. (Diskominfo Indramayu).

Reporter : Andika

Hadiri Peresmian DPRD PAW, Bupati Lucky Hakim Tekankan Sinergi Eksekutif–Legislatif

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu yang digelar dalam rangka peresmian sekaligus pengucapan sumpah Ketua dan Anggota DPRD Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2024–2029.

Agenda tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Indramayu, Jumat (22/8/2025). Hadir pula jajaran pimpinan DPRD, Forkopimda, anggota legislatif, serta tamu undangan lainnya.

Peresmian dan pengambilan sumpah jabatan ini berlandaskan pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171.2/KEP.554-PEMOTDA/2024 tentang pengangkatan pimpinan DPRD Indramayu periode 2024–2029 serta Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 171/KEP.428-PEMOTDA/2025 terkait PAW anggota DPRD Indramayu.

Pengucapan sumpah anggota DPRD PAW dipandu Wakil Ketua DPRD Sirojudin, sedangkan sumpah Ketua DPRD PAW dipandu langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Indramayu.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan dan anggota legislatif yang baru dikukuhkan.

“Secara khusus saya ucapkan selamat kepada Ibu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I yang dipercaya sebagai Ketua DPRD Indramayu, dan kepada Bapak H. Tatang Sutardi, S.Sos., M.Si yang resmi menjadi anggota DPRD PAW,” ungkap Lucky.

Bupati menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan aspirasi masyarakat.

“Legislatif memiliki peran strategis dalam penyusunan perda sekaligus memperjuangkan kepentingan rakyat. Kolaborasi ini kunci terciptanya stabilitas politik, ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan daerah. Tujuannya jelas: masyarakat hidup lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” tegasnya.

Lucky juga mengingatkan agar seluruh pihak mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok, menghentikan konflik, serta fokus bekerja demi kesejahteraan warga. Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk mengoptimalkan potensi daerah dan memperkuat semangat kebersamaan guna mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Sementara itu, Ketua DPRD Indramayu Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.

“Terima kasih kepada semua pihak. Kami berkomitmen menjalankan amanat yang dipercayakan, memperkuat kerja sama di internal DPRD, dan bersinergi dengan eksekutif untuk membangun Indramayu lebih maju,” ujarnya.

Sumber Diskominfo Indramayu

Andika

Kembangkan Industrialisasi Pertanian, Pemkab Indramayu – BP TASKIN Kolaborasi Tekan Kemiskinan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah nahkoda Lucky Hakim dan Syaefudin terus menggeber berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan. Teranyar, Pemkab menggandeng Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia (BP TASKIN) melalui penandatanganan kerja sama strategis, Rabu (20/8/2025), di Jakarta.

Kerja sama tersebut menggunakan Skema Semi Closed-Loop Supply Chain (SCLSC) yang digagas BP TASKIN dalam Rencana Induk 2025–2029. Melalui skema ini, BP TASKIN akan mendorong pemberdayaan masyarakat miskin dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal, sehingga terbangun ekosistem ekonomi lokal yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Kepala BP TASKIN Budiman Sudjatmiko menuturkan, industrialisasi pertanian merupakan salah satu implementasi Skema SCLSC yang fokus pada modernisasi sektor pertanian lewat penerapan teknologi, inovasi, dan mekanisasi, termasuk pengelolaan rantai pasok terpadu dari hulu ke hilir. Skema ini diyakini akan meningkatkan produktivitas, nilai tambah, dan daya saing para pelaku usaha tani sekaligus menopang ekosistem ekonomi rakyat.

“Kemiskinan adalah permasalahan struktural yang memerlukan pendekatan lintas sektor secara sistemik dan berkelanjutan. Kolaborasi ini adalah jalan baru menuju transformasi ekonomi masyarakat akar rumput,” tegas Budiman.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menjelaskan, skema SCLSC mengintegrasikan kekuatan lokal mulai dari petani, UMKM, koperasi, hingga dukungan pemerintah dan swasta agar bisa bergerak serentak dalam satu sistem berkelanjutan, tak hanya pada produksi, namun juga pada pengolahan dan distribusi hingga ke pasar.

Lucky menyebut, Indramayu memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian, hortikultura, perikanan, hingga UMKM berbasis bahan baku lokal. Namun, selama ini pelaku usaha kecil berjalan sendiri-sendiri tanpa ekosistem yang terintegrasi. “Dengan hadirnya skema ini, kita ingin membangun jejaring kuat agar keuntungan bisa dinikmati sampai lapisan terbawah, terutama masyarakat miskin,” tandasnya.

Reporter : Andika

Bupati Indramayu Semarakkan Kirab Budaya Jabar, Dapat Sambutan Meriah Sepanjang Rute

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana semarak menyelimuti Kirab Budaya Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Barat, Selasa (19/8/2025), saat rombongan bergerak dari Gedung Merdeka menuju Gedung Sate. Tampil mencuri perhatian, Bupati Indramayu Lucky Hakim menunggang kuda dengan penuh semangat menempuh rute sejauh 3,5 kilometer di jantung Kota Bandung.

Sejak iring-iringan dilepas, masyarakat yang berjajar di sepanjang jalan tampak antusias. Teriakan semangat, lambaian tangan, hingga ponsel yang diarahkan untuk mengabadikan momen, menjadi warna tersendiri. Antusiasme tersebut mencerminkan hangatnya sambutan warga terhadap partisipasi kabupaten/kota dalam memeriahkan hari lahir Jawa Barat.

Menurut Lucky Hakim, keikutsertaan Indramayu memiliki makna mendalam.
“Kirab Budaya ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud kekompakan kita dalam menjaga warisan budaya. Kehadiran Indramayu adalah simbol semangat kebersamaan,” tuturnya.

Rangkaian Kirab makin meriah dengan iringan musik tradisional, atraksi seni daerah, hingga kostum etnik nan mencolok dari para peserta. Derap langkah kuda Bupati berpadu harmonis dengan tari-tarian khas yang ditampilkan sepanjang perjalanan, mencerminkan kekayaan budaya Nusantara, khususnya Jawa Barat.

Kirab Budaya merupakan bagian agenda utama HUT Jawa Barat, tak hanya sebagai parade seni — tapi juga ajang silaturahmi budaya dan memperkuat kebhinnekaan. Sesampainya di pelataran Gedung Sate, tepuk tangan meriah kembali mengiringi langkah Bupati menutup perjalanan budaya tersebut.

“Semoga semangat gotong royong dan persatuan ini terus kita jaga. Budaya adalah kekuatan Jawa Barat,” pungkasnya.

Kontingen Indramayu sendiri turut menyuguhkan beragam seni tradisi seperti tari Topeng, berokan, dan gadis Ngarot, yang sukses memperkaya gelaran budaya tahunan ini.

Reporter : Andika

Lepas Predator, Bupati Lucky Hakim Tempuh Cara Unik Berantas Tikus Sawah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam aksi tak biasa, Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali melepas ratusan ular ke areal pesawahan sebagai upaya alami memberantas hama tikus yang kerap merugikan petani. Tak hanya ular, pelepasan kali ini turut melibatkan biawak serta burung hantu sebagai bagian dari strategi pemulihan ekosistem pemangsa alami.

Kegiatan tersebut digelar usai Upacara Puncak HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025, Minggu (17/8/2025), di Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat. Hadir menyaksikan para petani setempat yang menyambut hangat langkah tersebut.

Lucky Hakim menerangkan, populasi tikus terus meningkat lantaran berkurangnya predator alami seperti ular yang selama ini sering diburu atau dibunuh masyarakat karena dianggap berbahaya. 

Ketidakseimbangan rantai makanan tersebut menyebabkan tikus merajalela di area persawahan.

“Ini ikhtiar kita mengembalikan keseimbangan ekosistem. Ular, biawak dan burung hantu yang dilepas hari ini aman bagi petani dan diharapkan menjadi pemangsa alami tikus,” ujarnya.

Lebih jauh, Lucky menjelaskan langkah tersebut juga sebagai tindak lanjut dari harapan Gubernur Jawa Barat yang mendorong pelepasan burung hantu untuk mengendalikan hama di sawah.

Sementara itu, Haryono, salah satu petani Juntinyuat, mengaku sangat mengapresiasi inisiatif tersebut. Baginya, perhatian pemerintah daerah seperti ini baru pertama kali dirasakan.

“Baru kali ini ada pemimpin yang begini peduli. Mudah-mudahan tikusnya habis, petani bisa makmur,” tuturnya penuh harap.

Reporter   : Andika

Refleksi HUT ke-80 RI, Lucky Hakim Ajak Warga Indramayu Terus Berkarya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu di Alun-alun Indramayu, Minggu (17/8/2025). Bupati Indramayu Lucky Hakim memimpin langsung prosesi sebagai Inspektur Upacara.

Mengusung tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara dihadiri Forkopimda, ASN, TNI, Polri, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Teks Pancasila dibacakan Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, naskah UUD 1945 oleh Dandim 0616 Indramayu Letkol Inf. Yanuar Setyaga, dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Wakil Ketua DPRD Indramayu H. Sirojudin.

Dalam amanatnya, Lucky Hakim menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan harus dijadikan momentum refleksi sekaligus penguat komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja nyata.

“Perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan, tapi refleksi rasa terima kasih terhadap pahlawan serta wujud tanggung jawab kita melanjutkan pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Ia turut memaparkan capaian pembangunan Indramayu sepanjang tahun 2025, di antaranya realisasi investasi sebesar Rp1,58 triliun, penerbitan lebih dari 10.000 izin usaha, peningkatan luas tanam pertanian hingga 243.000 hektare, serta respons pengaduan publik melalui program Wong Reang Wadul yang mencapai penyelesaian lebih dari 90 persen.

Selain itu, Indramayu juga meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak kategori Pratama, menyelenggarakan layanan kesehatan gratis untuk 92.611 warga, dan melakukan pembangunan infrastruktur jalan di lebih dari 400 titik. Berbagai inovasi, seperti program Car Free Day dan Car Free Night, juga terus dikembangkan guna mendukung UMKM sekaligus menekan polusi.

“Kami berkomitmen membangun Indramayu secara berkesinambungan, tidak hanya untuk hari ini tapi juga masa depan,” tambahnya.

Sebagai puncak seremoni, masyarakat diimbau menghentikan aktivitas pada pukul 10.17–10.20 WIB untuk mengikuti detik-detik Proklamasi sambil menghormati pengibaran Sang Merah Putih dan lantunan lagu Indonesia Raya secara serentak dari Istana Negara.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Teruslah berkarya, jayalah bangsaku, merdeka!” pekik Bupati Lucky Hakim.

Reporter  : Andika

Setelah Lepas Ular ke Sawah, Bupati Lucky Hakim Genjot Populasi Burung Hantu Kendalikan Tikus

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mengintensifkan upaya pengendalian hama tikus di lahan pertanian tanpa mengandalkan pestisida. Salah satu strategi andalan adalah pengembangan populasi burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami.

Saat ini, sekitar 300 ekor burung hantu telah ditempatkan di rumah burung hantu (Rubuha) di berbagai desa, khususnya di kawasan yang rawan serangan tikus. Langkah ini melanjutkan program sebelumnya yang sempat menarik perhatian publik, yakni pelepasan ular sawah oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.

“Burung hantu mampu memangsa 5–7 ekor tikus setiap malam. Dengan memanfaatkan predator alami, kita membantu petani mengamankan panen sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem,” ujar Lucky, Rabu (13/8/2025).

Lucky menegaskan, program ini akan diperluas ke lebih banyak desa disertai edukasi bagi petani agar menjaga keberadaan burung hantu dan ular sawah. Ia juga meminta dukungan Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk memperbanyak distribusi burung hantu di Indramayu.

Kepala DKPP Indramayu, Sugeng Heriyanto, menyebut pembangunan Rubuha dibiayai APBD dan Dana Desa, dengan target penambahan setiap tahun. “Atensi pemerintah terhadap pengendalian hama tikus sangat tinggi. Kita dorong desa dan kelompok tani membuat Rubuha di sawah mereka,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi langkah Bupati Lucky, termasuk pelepasan ular sawah, namun menekankan pentingnya edukasi petani soal peran ular dan burung hantu sebagai musuh alami tikus. Ia berharap pengembangan populasi burung hantu di Indramayu terus berlanjut demi menekan kerugian petani.

Reporter  : Andika

PGRI Indramayu Gelar Konferensi XXIII, Bupati Lucky Hakim Tekankan Peran Guru Bermutu untuk Wujudkan Indonesia Maju

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Indramayu resmi membuka Konferensi Masa Bakti XXIII Tahun 2025 di Gedung PGRI Indramayu, Rabu (13/8/2025). Agenda lima tahunan ini menjadi ajang strategis bagi para pendidik untuk mengevaluasi kinerja, merefleksikan capaian, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim yang hadir dalam pembukaan memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai forum ini bukan sekadar konsolidasi internal, melainkan kesempatan memperkuat sinergi antara PGRI dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Indramayu, saya menyambut baik pelaksanaan konferensi ini. Ini momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, menyusun strategi, dan memastikan arah kebijakan sejalan dengan pembangunan pendidikan daerah,” ujar Lucky.

Di hadapan para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”, Lucky menegaskan PGRI adalah organisasi kuat dan disiplin yang harus terus membangun kekompakan demi lahirnya guru profesional dan sejahtera.

Mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Guru Hebat Indonesia Kuat”, konferensi ini dinilai sangat relevan dengan tuntutan zaman. Lucky menekankan bahwa visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas pendidikan, dengan guru sebagai garda terdepan.

Pemkab Indramayu, lanjutnya, berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan sarana-prasarana, pelatihan, dan kolaborasi program bersama PGRI. Ia berharap konferensi ini menghasilkan kepengurusan solid yang mampu menjaga marwah organisasi sekaligus menjadi mitra transformatif bagi kemajuan pendidikan.

“Kesuksesan pendidikan tak lepas dari peran PGRI yang konsisten berjuang demi kemajuan daerah. Mari kita terus bergandengan tangan untuk kejayaan Indramayu yang kita cintai,” pungkasnya.

Reporter  : Andika

Investasi di Indramayu Lampaui 75 Persen Target, Triwulan II Tembus Rp1,58 Triliun

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Realisasi investasi di Kabupaten Indramayu menunjukkan tren positif. Hingga triwulan kedua 2025, total investasi telah mencapai Rp1,58 triliun atau sekitar 75 persen dari target tahunan sebesar Rp2,09 triliun.

Capaian tersebut memicu optimisme Pemerintah Kabupaten Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin bahwa target tahunan dapat terlampaui. Keyakinan itu disampaikan Wabup Syaefudin saat melakukan peninjauan ke Mal Pelayanan Publik (MPP) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Senin (11/8/2025).

Kepala DPMPTSP Kabupaten Indramayu, R. Wahyu Adhiwijaya, mengungkapkan, pencapaian Rp1,58 triliun ini bersumber dari lima sektor unggulan. Di antaranya industri pengolahan sebesar Rp710 miliar, perdagangan besar dan eceran serta reparasi kendaraan bermotor Rp788 miliar, jasa kesehatan Rp253 miliar, pengadaan air dan pengelolaan limbah Rp207 miliar, serta sektor real estat Rp135 miliar.

Lima perusahaan tercatat sebagai penyumbang investasi terbesar, yakni Polytama Propindo (Rp287 miliar), Sun Bright Lestari (Rp260 miliar), Mitra Plumbon (Rp225 miliar), Perumdam Tirta Darma Ayu (Rp206 miliar), dan Free View Internasional (Rp137 miliar).

Menurut Wabup Syaefudin, tren positif ini didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Indramayu. “Saat ini investasi di Indramayu tidak hanya menguntungkan, tetapi juga aman. Semua pihak berkomitmen menciptakan lingkungan usaha yang kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan investasi diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami berkomitmen agar investasi terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi warga,” tegasnya.

Reporter   : Andika

Resmikan Koperasi Merah Putih, Bupati Indramayu Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat komitmennya dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan koperasi. Hal ini ditunjukkan dengan diresmikannya Koperasi Merah Putih Desa Bondan, Kecamatan Sukagumiwang, oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, pada Selasa (6/8/2025).

Peresmian ini menjadi bagian dari upaya nyata Pemerintah Daerah dalam mendukung program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini bertujuan membentuk ekosistem usaha desa yang kuat, mandiri, dan transparan melalui peran strategis koperasi.

“Koperasi Merah Putih bukan sekadar koperasi biasa, melainkan gerakan nasional untuk membangun ekonomi kerakyatan dari tingkat desa. Pemerintah Kabupaten Indramayu menyatakan dukungan penuh terhadap program ini melalui pendampingan, digitalisasi, dan peningkatan SDM koperasi,” ujar Bupati Lucky Hakim dalam sambutannya.

Melalui koperasi ini, potensi desa seperti hasil pertanian, produk unggulan lokal, hingga penyediaan layanan masyarakat akan dikelola secara lebih efektif dan berkelanjutan. Bupati juga mengajak seluruh unsur masyarakat, termasuk kepala desa, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, untuk bersinergi dalam memajukan koperasi desa.

Dalam sambutannya, Bupati menyoroti 12 manfaat utama dari pendirian Koperasi Merah Putih, antara lain: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, Menciptakan lapangan kerja, Mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi, Modernisasi sistem koperasi, Menekan harga di tingkat konsumen, Meningkatkan harga jual hasil tani, Mengurangi dominasi tengkulak, Memperbaiki manajemen rantai pasok, Meningkatkan pendapatan desa, Menjadi eskalator konsolidator harga, Memperkuat UMKM, dan Meningkatkan kepercayaan terhadap sistem ekonomi desa.

Sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 lalu, program ini telah membentuk 80.000 koperasi di seluruh Indonesia, termasuk 317 koperasi di Kabupaten Indramayu.

“Dengan sumber daya alam dan manusia yang melimpah, Indramayu memiliki peluang besar untuk membangun koperasi yang unggul dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. Mari jadikan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi desa,” tegas Lucky.

Bupati menegaskan bahwa koperasi adalah simbol gotong royong dan kebersamaan. Lucky berharap, melalui koperasi ini, pertumbuhan ekonomi di desa-desa bisa lebih merata, mengurangi kesenjangan sosial, dan menciptakan desa yang maju serta berdaya saing tinggi. 

Reporter   : Andika