Gedong Gincu Indramayu Tampil di Hotel Borobudur, Siap Menembus Pasar Internasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Keistimewaan mangga Gedong Gincu asal Indramayu kembali mencuri perhatian. Dengan aroma harum, rasa manis yang khas, serta warna kulitnya yang menggoda, buah unggulan ini terus menjadi ikon kebanggaan daerah.

Kamis (6/11/2025), Gedong Gincu tampil istimewa di Festival Mangga Indramayu yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta. Kehadirannya merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan pihak Hotel Borobudur, sebuah inisiatif yang diprakarsai langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Dalam keterangannya kepada media, Lucky menegaskan bahwa Gedong Gincu adalah produk unggulan daerah yang kini saatnya dikenal lebih luas, bahkan hingga ke mancanegara.

“Gedong Gincu Indramayu ini istimewa. Sudah waktunya dunia tahu dan menikmati kelezatannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan Hotel Borobudur bukan tanpa alasan. Selain menjadi tempat strategis yang banyak dikunjungi tokoh penting dan wisatawan internasional, pihak hotel juga memberikan dukungan penuh tanpa biaya.

“Kami ingin mangga Indramayu makin dikenal di pasar global. Kalau permintaan meningkat, petani pun akan semakin sejahtera,” tambahnya.

Selain promosi buah unggulan, Lucky juga menekankan pentingnya memperkenalkan Indramayu sebagai kawasan industri potensial.

“Kami telah menyiapkan lahan industri seluas 14.000 hektare. Ini peluang besar bagi para investor,” ungkapnya sambil mengajak dunia usaha untuk berinvestasi di Indramayu yang terkenal dengan proses perizinannya yang mudah.

Sementara itu, General Manager Hotel Borobudur, Anggie Ayungtyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Discovery, sebuah inisiatif hotel untuk menampilkan potensi terbaik daerah-daerah di Indonesia.

“Program Discovery kami hadirkan agar para tamu bisa menikmati kekayaan kuliner, budaya, dan kreativitas dari berbagai wilayah di tanah air,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, mulai 6 hingga 20 November, seluruh restoran di Hotel Borobudur akan menyajikan berbagai menu berbahan dasar mangga Gedong Gincu — sebuah pengalaman kuliner tropis yang menggugah selera.

(Andika/Smr/Diskom).

Jalan Desa di Sukamulya dan Rancajawat Kini Mulus, Warga Apresiasi Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Harapan warga dua desa di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, akhirnya terwujud. Jalan penghubung di Desa Sukamulya dan Desa Rancajawat yang dulu rusak parah kini tampak mulus dan nyaman dilalui. Pembangunan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan infrastruktur hingga ke pelosok.

Kuwu Desa Sukamulya, Husni Tambrin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Indramayu beserta jajaran. Ia menilai perbaikan jalan itu membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Indramayu. Jalan yang kini sudah bagus benar-benar mempermudah aktivitas warga, terutama petani yang mengangkut hasil panennya,” ujar Husni.

Sementara itu, Kuwu Desa Rancajawat, Mamet Tarmad Heryanto, juga menyampaikan apresiasi serupa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di desanya menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan.

“Langkah cepat Pemkab Indramayu memperbaiki jalan ini kami sambut dengan antusias. Akses yang baik akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan jalan desa menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai akses transportasi yang layak merupakan kunci pemerataan pembangunan.

“Kami ingin seluruh warga, tanpa terkecuali, merasakan manfaat pembangunan. Infrastruktur yang baik akan memperkuat ekonomi lokal dan menunjang kehidupan sosial masyarakat,” kata Lucky.

Kini, warga di dua desa tersebut menikmati hasil pembangunan. Jalan yang dulu becek dan sulit dilalui kendaraan kini berubah menjadi akses lancar, memudahkan mobilitas pelajar, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan komitmennya untuk terus memperluas pembangunan infrastruktur sesuai visi Indramayu Reang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong demi pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah kabupaten.

(Andika/Smr,Diskom).

Bermotto ‘Mulus Rahayu’, Desa Cikawung Siap Rebut Predikat Desa Tangguh Pangan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, resmi menjadi wakil Jawa Barat dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2025. Penilaian tahap wawancara digelar secara daring di Indramayu Command Center (ICC), menjadi momentum penting bagi desa yang dikenal dengan semboyan “Mulus Rahayu” ini untuk unjuk prestasi dan inovasi terbaiknya,” Rabu, (29/10/2025).

Kuwu Cikawung, Sept Rahayu, menegaskan komitmen desanya melalui tema besar pembangunan: “Desa Tangguh Ketahanan Pangan Menuju Mulus Rahayu.” Tema itu merepresentasikan semangat kemandirian, kesejahteraan, serta upaya menjaga kelestarian alam yang terus dijaga bersama oleh warga.

Berada di ujung selatan Indramayu, Cikawung menjadi “gerbang” perbatasan dengan Kabupaten Sumedang dan Majalengka. Letaknya yang strategis karena bersinggungan langsung dengan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menjadikan Cikawung satu-satunya desa di Indramayu dengan bentang alam perbukitan.

Desa ini memiliki luas wilayah 7.368 hektare, terdiri atas lahan Perhutani 5.650 hektare, lahan persawahan 1.588 hektare, dan permukiman 130 hektare. Meski berjarak sekitar 28 kilometer dari pusat kecamatan dan 72 kilometer dari pusat kabupaten, pelayanan publik di Cikawung tetap berjalan cepat dan tanggap, berkat sistem pemerintahan desa yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan jumlah penduduk mencapai 8.140 jiwa 4.011 laki-laki dan 4.129 perempuan sekitar 42 persen di antaranya bekerja sebagai petani. Tak heran bila sektor pertanian menjadi nadi utama perekonomian desa.

Pemerintah Desa Cikawung juga dikenal inovatif dalam mengembangkan layanan publik berbasis digital dan sosial, di antaranya:

CIKINI (Cikawung Info Terkini) – portal informasi terpadu yang memuat berita desa, layanan tanggap bencana (Si Cinta), serta laporan kegiatan warga.

SICEPOT (Sistem Pelayanan Cepat dan Tidak Repot) – sistem administrasi daring yang mempermudah pembuatan surat-surat resmi.

Pojok Ilmu – ruang baca di kantor desa untuk meningkatkan literasi dan menumbuhkan budaya belajar sambil menunggu pelayanan.

Di bidang ketahanan pangan, Cikawung menjadi salah satu sentra unggulan di Kabupaten Indramayu. Melalui kerja sama dengan Perhutani, desa ini memperoleh lahan garapan seluas 4.040 hektare dari total lahan 5.708 hektare untuk periode 2023–2024.

Pemanfaatan lahan itu mencakup:

Hortikultura: ±200 hektare

Jagung: ±1.350 hektare

Sawah: 795 hektare

Padi gogo: 1.705 hektare

Dengan luas lahan jagung mencapai 1.350 hektare, sekitar 600 petani mampu memproduksi hingga 3.400 ton jagung per tahun, dengan harga jual Rp5.500/kg (basah) hingga Rp6.600/kg (kering). Prestasi itu menegaskan posisi Cikawung sebagai lumbung jagung unggulan di Jawa Barat.

Dengan deretan inovasi, ketangguhan pangan, dan semangat gotong royong yang kuat, Desa Cikawung tak hanya menjadi kebanggaan Indramayu, tetapi juga inspirasi bagi desa-desa lain dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan menuju “Mulus Rahayu,”

(Andika/Smr/Diskom).

Rutilahu Hidupkan Asa: Warga Indramayu Nikmati Hunian Layak dan Bermartabat

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Senyum sumringah tampak menghiasi wajah warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Deretan rumah yang dulu tampak rapuh kini berdiri kokoh dan tertata. Harapan baru pun tumbuh seiring hadirnya Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Salah satu penerima manfaat, Tarsiwan, tak kuasa menahan rasa syukurnya. Rumah yang dulunya berlantai tanah dan sering bocor tiap kali hujan, kini telah menjelma menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi dirinya, istri, dan ketiga anaknya.

“Alhamdulillah, akhirnya kami punya rumah yang layak. Walau belum sepenuhnya rampung, ini sudah jauh lebih baik. Terima kasih untuk Pak Bupati Lucky Hakim yang telah peduli,” ujarnya penuh haru.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Caswati, warga di desa yang sama. Ia mengenang masa ketika setiap hujan turun, ember-ember harus disiapkan untuk menampung air dari atap bocor. Kini, cerita itu tinggal kenangan.

“Rumah saya sudah selesai dibangun. Sekarang tidur pun tenang, tidak khawatir bocor lagi. Terima kasih untuk Pemkab Indramayu,” tuturnya sambil tersenyum lega.

Bagi warga seperti Tarsiwan dan Caswati, rumah bukan hanya bangunan tempat berteduh. Lebih dari itu, ia menjadi lambang harapan, martabat, dan kehidupan yang lebih baik.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, Program Rutilahu tidak semata soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Setiap keluarga berhak atas tempat tinggal yang aman dan sehat. Hunian layak menumbuhkan rasa percaya diri dan martabat. Kami berharap masyarakat bisa menjaga rumahnya agar manfaatnya berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Indramayu, Erpin Marpinda, menuturkan bahwa program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di tiap desa. Tujuannya, agar penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.

“Kami terus memantau prosesnya agar hasil pembangunan sesuai standar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Indramayu menargetkan pembangunan 639 unit rumah Rutilahu. Rinciannya: 163 unit bersumber dari APBD Kabupaten di 17 desa, 141 unit dari APBD Provinsi di 4 desa, serta 335 unit melalui dukungan APBN.

(Andika).

Sumber: DiskomInfo Kab.Indramayu

Bupati Lucky Hakim Tinjau Pengerukan Pelabuhan Dadap, Dorong Kebangkitan Sektor Perikanan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mengoptimalkan fungsi Pelabuhan Perikanan Dadap terus digencarkan. Bupati Indramayu Lucky Hakim turun langsung meninjau proses pengerukan sedimentasi di kawasan pelabuhan yang berlokasi di Kecamatan Juntinyuat,” Kamis (23/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu. Langkah ini diambil sebagai strategi memperlancar jalur perairan dan memperkuat fungsi pelabuhan sebagai pusat aktivitas ekonomi kelautan di wilayah utara Indramayu.

Bupati Lucky menyampaikan bahwa pengerukan tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, Pemkab Indramayu mengambil inisiatif untuk mempercepat pelaksanaannya agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat.

“Saat ini satu kapal keruk kami gunakan untuk menangani 14 muara di Indramayu. Ke depan, kami berharap dukungan tambahan dari pemerintah pusat dan provinsi agar sektor perikanan di Desa Dadap bisa semakin berkembang,” ujar Lucky. Ia optimistis kawasan itu berpotensi tumbuh hingga tiga kali lipat dibanding kondisi saat ini.

Di sisi lain, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara Ciasem (PPMC), Ahman Kurniawan, menjelaskan bahwa Pelabuhan Dadap kini menjadi prioritas utama dalam program pengembangan pelabuhan pesisir. Ia juga mengusulkan pembangunan Kampung Nelayan Dadap dengan kapasitas 60 unit rumah, memanfaatkan lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dadap memiliki potensi besar, bukan hanya sebagai daerah penghasil mangga, tetapi juga sebagai gerbang industri perikanan Indramayu. Nantinya, kapal berukuran besar pun bisa masuk ke muara Dadap, menjadikannya pusat ekspor-impor hasil perikanan,” ungkap Ahman didampingi Kuwu Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi.

Antusiasme juga datang dari warga. Slamet (32), seorang nelayan setempat, mengaku lega dengan adanya pengerukan tersebut. “Sekarang perahu kami bisa lewat tanpa hambatan lumpur. Aktivitas melaut jadi lebih lancar,” ujarnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah daerah berupaya menjembatani komunikasi dengan nelayan dan pihak terkait, memastikan pengerukan berjalan efektif dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

(Andika/Diskom).

Gelombang Protes Warga Cidempet: Balai Desa Didatangi Ratusan Massa

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Siang ini, Desa Cidempet, Kecamatan Arahan, memanas. Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Cidempet (GAMACI) menggeruduk Balai Desa, sebagai bentuk protes atas dugaan ketidaktransparanan pemerintah desa,” Rabu (22/10/2025).

Massa menyoroti sejumlah isu krusial, mulai dari hilangnya aset desa hingga praktik pungutan liar dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dalam pernyataannya, Saripudin, salah satu perwakilan GAMACI, menegaskan bahwa terdapat kejanggalan serius dalam pengelolaan aset desa, termasuk hilangnya 4 ekor sapi dewasa dan 17 ekor kambing yang seharusnya tercatat sebagai milik desa. Ia juga menyoroti pungutan biaya dalam PTSL yang seharusnya bebas biaya sesuai ketentuan BPN.

“Kami menuntut penjelasan. Mengapa warga masih dipungut biaya di luar ketentuan? Uang rakyat harus dikembalikan,” tegas Saripudin.

Selain itu, massa juga menyuarakan kekecewaan terhadap Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dianggap gagal menjalankan fungsi pengawasan.

GAMACI pun mengajukan empat tuntutan utama:

1.Penjelasan transparan terkait aset    desa yang hilang.

2.Pengembalian dana dari pungutan liar PTSL.

3.Transparansi pengelolaan dan penggunaan dana desa.

4.Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPD.

Warga memberikan ultimatum 2×24 jam kepada pemerintah desa. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka menegaskan, pemerintah desa harus mundur.

(Andika/Uncu).

Desa Cikawung Tembus 5 Besar Nasional, Harumkan Nama Jawa Barat di Ajang Desa/Kelurahan Award 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Indramayu. Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, berhasil menorehkan pencapaian gemilang dengan menembus lima besar Nasional Regional 2 dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2025, mewakili Provinsi Jawa Barat.

Keberhasilan ini tertuang dalam surat resmi Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor 100.3.5.2/5025/BPD tertanggal 17 Oktober 2025, tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi Penjaringan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award Tingkat Nasional 2025.

Sebelumnya, Desa Cikawung telah dinobatkan sebagai Desa Terbaik di Jawa Barat, dan kini sukses melangkah ke tingkat nasional setelah melalui proses seleksi serta verifikasi ketat dari Kemendagri.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Desa Cikawung dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mampu menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Selanjutnya, Desa Cikawung akan mengikuti tahapan pemaparan, wawancara, dan klarifikasi data yang dijadwalkan berlangsung secara virtual pada 27–30 Oktober 2025.

Kuwu Desa Cikawung, Sept Rahayu, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan untuk mewakili Jawa Barat.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kami. Amanah ini akan kami jaga dengan terus berinovasi dan berupaya memberikan yang terbaik untuk kemajuan desa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut. Menurutnya, capaian Desa Cikawung bukan hanya kebanggaan bagi warganya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indramayu.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Indramayu yang Religius, Ber-Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong,” ujarnya.

Dengan capaian ini, Desa Cikawung menegaskan tekadnya untuk terus menggali potensi lokal, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, Desa Cikawung dapat mengharumkan nama Indramayu dan Jawa Barat dengan meraih gelar Desa Terbaik Nasional 2025.

(Andika/Diskom).

Festival Literasi 2025, Indramayu Mantapkan Langkah Menuju Era Melek Digital

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Semangat literasi kembali bergema di Kabupaten Indramayu. Melalui Festival Literasi 2025, Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Kabupaten Indramayu terus mendorong masyarakat untuk gemar membaca dan menulis sebagai fondasi membangun generasi cerdas, kreatif, dan berdaya saing di era digital.

Kegiatan yang resmi dibuka pada Selasa (21/10/2025) dan berlangsung hingga 28 Oktober 2025 ini mengusung tema “Merayakan Budaya Baca, Menyongsong Masa Depan Indramayu REANG.” Festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat budaya literasi serta mendukung visi besar Indramayu REANG Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Beragam kegiatan turut memeriahkan agenda tersebut, mulai dari peluncuran Aplikasi Satu Data Perpustakaan, bedah buku, gelar wicara, bazar dan pameran literasi, hingga panggung sastra dan musik. Sebanyak 20 stan pameran juga tampil menonjol, menampilkan karya literasi dan inovasi dari pelajar, guru, komunitas, hingga pelaku UMKM lokal.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Indramayu, Ahmad Sudalim Gymnastiar, menjelaskan bahwa festival ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas akses informasi dan menumbuhkan minat baca masyarakat.

“Festival ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi gerbang menuju masyarakat yang cerdas, mandiri, dan sejahtera melalui literasi,” ujarnya.

Salah satu inovasi utama yang dihadirkan adalah Aplikasi Satu Data Perpustakaan, sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan data literasi di Indramayu.

“Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses data perpustakaan secara online dengan mudah, transparan, dan terintegrasi. Tampilan yang sederhana dan ramah pengguna memudahkan siapa pun untuk memanfaatkannya tanpa perlu instalasi tambahan,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Indramayu, Ida Nuryani, memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Festival Literasi 2025. Ia menekankan bahwa literasi merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter dan inovatif.

“Peran keluarga sangat penting. Jadikan rumah sebagai sekolah pertama untuk membangun kebiasaan membaca. Mulailah dari hal kecil, seperti membaca cerita bersama anak dan berdiskusi,” pesannya.

Festival dibuka secara resmi oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Aan Hendrajana. Dalam sambutannya, Aan menegaskan bahwa literasi memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital.

“Bupati berpesan agar para pelajar membiasakan membaca dengan mendalam. Literasi bukan hanya membaca teks, tetapi juga memahami dan menggunakan informasi dengan bijak, termasuk di media sosial,” ungkapnya.

Aan juga memuji inovasi DPA Indramayu melalui peluncuran aplikasi digital yang dinilai mampu memperluas akses layanan publik. Ia menambahkan bahwa perpustakaan Indramayu kini telah dikenal hingga mancanegara dan pernah dikunjungi mahasiswa dari Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia, hingga Australia.

Usai pembukaan, Bunda Literasi bersama jajaran pejabat daerah meninjau berbagai stan pameran literasi, berdialog dengan para pelaku dan komunitas literasi, serta memberikan dukungan kepada para peserta. Festival Literasi 2025 pun menjadi bukti nyata komitmen Indramayu dalam membangun masyarakat melek literasi menuju masa depan yang cerdas dan berdaya.

(Andika/Diskom).

Ribuan Pelajar Meriahkan “Indramayu Run 2025”, Pemkab dan UNJ Dorong Semangat Sportif Pelajar

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Suasana Alun-Alun Indramayu, Sabtu (18/10/2025), berubah menjadi lautan semangat. Ribuan pelajar dari tingkat SD hingga SMA tumpah ruah mengikuti ajang Indramayu Run Bupati Cup 2025, sebuah event olahraga bergengsi hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Indramayu dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Tak hanya menyajikan atmosfer kompetisi, kegiatan ini juga menawarkan hadiah menarik dengan total puluhan juta rupiah.

Tiga Kategori, Satu Semangat

Lomba lari ini dibagi menjadi tiga kategori: 3 kilometer untuk siswa SD, 5 kilometer bagi pelajar SMP, dan 10 kilometer untuk tingkat SMA/sederajat. Seluruh peserta memulai dan mengakhiri perlombaan di Alun-Alun Indramayu, melewati jalur utama kota yang dipadati sorak dukungan masyarakat.

Bupati: Olahraga Sebagai Pembentuk Karakter

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan lari, tetapi juga upaya membangun karakter dan mental juara di kalangan pelajar.

“Indramayu Run ini momentum untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, dan gaya hidup sehat. Kita ingin anak-anak Indramayu tumbuh menjadi generasi kuat, sehat, dan berprestasi,” ujar Lucky.

UNJ: Sport Science untuk Generasi Muda

Rektor Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dr. Komarudin, M.Si., menilai kerja sama dengan Pemkab Indramayu menjadi langkah penting dalam mengembangkan olahraga berbasis pendidikan.

“UNJ bangga bisa bersinergi dengan Indramayu. Melalui event ini, kami ingin menanamkan semangat sport science dan menginspirasi pelajar agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian,” tutur Prof. Komarudin.

Deretan Juara: Bukti Semangat Kompetitif Pelajar

Kegiatan ini juga melahirkan deretan juara muda berbakat dari berbagai sekolah:

Kategori SD Putri: Juara 1 Aura Melati (SDN 1 Karanganyar), Juara 2 Fitrih (SDN 2 Terusan), Juara 3 Alya (SDN 5 Margadadi).

Kategori SD Putra: Juara 1 M. Dursilah (SDN 3 Panyindangan Wetan), Juara 2 Teguh (SDN 2 Telukagung), Juara 3 Aditia (SDN Ilir Kandanghaur).

Kategori SMP Putri: Juara 1 SMP NU Kaplongan, Juara 2 SMPN 1 Arahan, Juara 3 SMPN Unggulan.

Kategori SMP Putra: Juara 1 Kai April (SMPN 1 Kandanghaur), Juara 2 Hanin Wirano (SMPN 2 Sindang), Juara 3 Abdul Nasir (SMPN 1 Arahan).

Kategori SMA Putri: Juara 1 Sananra Kara (SMAN 1 Indramayu), Juara 2 Noer Affinah (SMAN 1 Sindang), Juara 3 Riri Rahma (SMAN 1 Indramayu).

Kategori SMA Putra: Juara 1 Rohmat Hidayat (SMAN 2 Indramayu), Juara 2 Wira Ade Setiawan (SMAN 2 Indramayu), Juara 3 Muhammad Rafi (SMAN 1 Sindang).

Menuju Agenda Tahunan Kebanggaan Indramayu

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Indramayu Run Bupati Cup 2025 diharapkan menjadi agenda olahraga tahunan yang memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan kebanggaan pelajar Indramayu.

“Bukan hanya lomba lari, tapi simbol kemajuan generasi muda Indramayu,” tutup Bupati Lucky dengan penuh optimisme.

(Andika/Diskom).

Diskopdagin Dorong UMKM Perbatasan Naik Kelas Lewat Sertifikasi Halal dan Uji Nutrisi Gratis

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah perbatasan terus digencarkan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagin) Kabupaten Indramayu. Salah satu langkah nyatanya yakni dengan menghadirkan layanan sertifikasi halal dan uji nutrisi produk secara gratis bagi para pelaku usaha lokal.

Program ini kembali dilaksanakan di Desa Mekarwaru dan Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, pada Kamis (16/10/2025). Tim Diskopdagin turun langsung ke lapangan melalui sistem jemput bola, memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengurus sertifikat halal maupun melakukan uji laboratorium terhadap kandungan gizinya.

Kepala Diskopdagin Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari pelayanan prima yang digagas Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin. Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan mutu dan daya saing produk masyarakat di wilayah perbatasan.

“Tujuan utama program ini adalah memudahkan pelaku IKM memperoleh label halal pada produknya. Karena halal bukan hanya soal syariat, tetapi juga mencerminkan produk yang bergizi dan higienis,” ujar Ali Fikri.

Ia menambahkan, kehalalan produk perlu dibuktikan secara resmi melalui sertifikat halal yang didukung dengan hasil uji nutrisi untuk memastikan kandungan gizi dan keamanan produk pangan.

Adapun persyaratan bagi pelaku IKM yang ingin mengikuti uji nutrisi gratis, antara lain: memiliki NIB, sertifikat halal, dan PIRT; menyerahkan fotokopi KTP; lokasi produksi berada di Kabupaten Indramayu; produk sudah beredar di pasaran dan beroperasi minimal satu tahun; serta menyerahkan 11 sampel produk untuk diuji di laboratorium.

“Hasil uji nutrisi ini sangat penting karena memberi jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen, mendukung pengembangan produk baru, serta menjadi sarana promosi kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Melalui program fasilitasi ini, pemerintah daerah berharap para pelaku UMKM, khususnya di wilayah perbatasan, lebih percaya diri menembus pasar yang lebih luas tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menuju pasar regional dan global.

(Andika/Diskom).