Perkuat Kompetensi Pranata Humas, ASN Indramayu Ikuti Magang di Diskominfo

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya pejabat fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Pranata Humas).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan magang atau praktik kerja sejumlah Pranata Humas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, yang berlangsung di Aula Diskominfo, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan magang difokuskan pada penguatan kemampuan komunikasi publik, pengelolaan media digital, produksi informasi, serta strategi komunikasi pemerintahan.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, magang menjadi ruang pembelajaran bagi Pranata Humas untuk meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas komunikasi publik.

“Magang ini menjadi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kompetensi Pranata Humas, khususnya dalam mengelola komunikasi publik dan media digital agar informasi pemerintahan dapat disampaikan secara efektif, akurat, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Indramayu, Nurde Christien Juniarsy, mengatakan kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN sebagaimana mengacu pada Peraturan LAN Nomor 10 Tahun 2018.

“Magang ini salah satu bentuk pengembangan kompetensi ASN. Setelah selesai, peserta akan dievaluasi bersama, termasuk dari sisi teknis dan fungsional,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Diskominfo Kabupaten Indramayu atas dukungan dan penerimaan terhadap peserta magang. Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kapasitas ASN.

Pranata Humas Punya Peran Strategis

Plt. Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Indramayu, Firman, turut mendorong para peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas wawasan dan memahami peran strategis Pranata Humas dalam pemerintahan.

“Pranata Humas memiliki peran sentral dalam membangun komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Manfaatkan kegiatan ini untuk menyerap ilmu dan pengalaman di bidang komunikasi dan informatika,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan komunikasi publik yang baik menjadi bagian penting dalam memastikan informasi pemerintahan dapat diterima masyarakat secara jelas dan tepat.

Salah seorang peserta magang, Yuana Rachma Damayanti, Pranata Humas Ahli Pertama Bapperida Kabupaten Indramayu, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga dalam memperkuat kompetensinya di bidang kehumasan.

“Magang di Diskominfo memberikan kesempatan bagi kami untuk memperdalam komunikasi publik dan pengelolaan media digital. Pengetahuan yang diperoleh akan kami terapkan untuk mendukung pelayanan informasi di perangkat daerah,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong terwujudnya aparatur kehumasan yang profesional, adaptif, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi komunikasi.

Penguatan kapasitas Pranata Humas diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyampaian informasi pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan informasi publik yang semakin efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Diskominfo Indramayu
Andika

BKPSDM dan Diskominfo Indramayu Gandeng Ombudsman Jabar Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus memperkuat kualitas pelayanan publik yang transparan, responsif, dan bebas dari praktik maladministrasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Maladministrasi dalam Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang digelar secara daring selama dua hari, 3–4 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Indramayu tersebut menghadirkan narasumber dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Barat serta melibatkan peserta dari berbagai perangkat daerah dan unit pelayanan publik.

Bimtek dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, H. Suwenda. Peserta kegiatan berasal dari unsur badan, dinas, kecamatan, puskesmas, hingga satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Dalam sambutannya, Muhammad Zaenal Muttaqin menegaskan pentingnya evaluasi berkala terhadap standar pelayanan publik guna mencegah terjadinya maladministrasi yang dapat merugikan masyarakat.

Menurutnya, seluruh organisasi perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan prinsip cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan inklusif. Selain itu, pengawasan internal serta pengelolaan pengaduan masyarakat juga harus diperkuat untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan seluruh layanan publik di Kabupaten Indramayu mampu memenuhi standar pelayanan yang berkualitas serta terbebas dari praktik maladministrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, H. Suwenda, menilai pelayanan publik yang responsif merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk partisipasi aktif yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Pengaduan masyarakat bukan ancaman, melainkan masukan berharga untuk mengukur sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah,” kata Suwenda.

Dalam kesempatan tersebut, Suwenda juga memaparkan capaian pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal SP4N-LAPOR! Kabupaten Indramayu sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari total 1.050 laporan yang diterima, sebanyak 1.027 laporan atau sekitar 97,6 persen telah berhasil diselesaikan, dengan tingkat tindak lanjut mencapai 99,9 persen.

Selain itu, rata-rata waktu verifikasi awal laporan tercatat hanya 0,4 hari, menunjukkan respons yang cukup cepat dari perangkat daerah terkait. Kanal digital seperti Call Center, aplikasi Android, dan WhatsApp menjadi media yang paling banyak digunakan masyarakat dalam menyampaikan pengaduan.

Meski demikian, Suwenda mengingatkan seluruh aparatur agar tidak mengabaikan laporan masyarakat karena pengelolaan pengaduan kini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja pelayanan publik.

Selama pelaksanaan bimtek, para peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan langsung oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat. Materi tersebut meliputi pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik, metode dan skema pengawasan Ombudsman, pemahaman maladministrasi, penanganan laporan masyarakat, pemeriksaan dugaan maladministrasi, hingga strategi mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berbasis digital.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap seluruh aparatur semakin memahami pentingnya pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan dipercaya publik.

Sumber : Diskominfo Indramayu
Andika