Antara Derita dan Harapan: Korcam Revolusi dan Camat Losarang Ulurkan Tangan untuk Dasli, Pejuang Rongsokan Penderita Tumor Otak

INDRAMAYU.radarInformasi.com – Derita mendalam kini menyelimuti keluarga kecil Dasli, warga Blok Jangga Tua RT 01/03, Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu. Pria paruh baya yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil jual beli barang rongsokan itu kini tak berdaya, terbaring di ruang perawatan intensif RSUD Indramayu setelah divonis menderita tumor otak. Minggu (8/6)

Sejak kepergian istrinya akibat COVID-19, Dasli menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga. Ia membesarkan anak semata wayangnya seorang diri, sambil merawat sang ibu, Tarmi (70), yang juga dalam kondisi lemah dan menjalani pengobatan jalan. Kini, keduanya harus menghadapi kenyataan pahit: Dasli belum sadarkan diri pascaoperasi kepala yang dilakukan secara darurat.

“Awalnya cuma pusing biasa. Kami nggak menyangka, ternyata setelah diperiksa malah tumor otak,” ujar Darim, kakak kandung Dasli, dengan suara terbata. Menurutnya, gejala yang muncul sangat tiba-tiba dan memburuk dalam waktu singkat, memaksa tim medis mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan nyawa Dasli.

Seluruh biaya pengobatan medis memang ditanggung BPJS Kesehatan. Namun, kebutuhan sehari-hari serta biaya tambahan seperti transportasi dan perawatan nonmedis menjadi beban yang tak ringan. Dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas, keluarga ini nyaris tak punya pilihan.

Di tengah situasi tersebut, uluran tangan datang dari berbagai pihak. Abdul Kholik, Koordinator Relawan Revolusi Korcam Losarang bersama TKSK Losarang dan Camat Losarang, Boy Billy Prima, S.STP, bergerak cepat. Mereka turun langsung ke RSUD Indramayu, membuka jalur bantuan dari BAZNAS dan mengajak masyarakat ikut berdonasi.

“Ini bukan soal bantuan biasa. Ini tentang kemanusiaan. Tentang seorang ayah yang tengah berjuang melawan sakit, dan keluarganya yang membutuhkan kita semua,” ujar Abdul Kholik saat ditemui di rumah sakit.

Senada dengan itu, Camat Losarang mengajak warga untuk bahu-membahu membantu meringankan beban keluarga Dasli. “Kami berharap masyarakat, baik dari Losarang maupun luar daerah, bisa ikut membantu. Dukungan kita bisa jadi semangat besar bagi mereka,” ucapnya penuh empati.

Bagi keluarga, harapan utama hanyalah kesembuhan Dasli. “Saya cuma ingin adik saya sadar dan bisa kembali pulang. Bisa merawat anaknya dan menemani ibu kami yang sudah tua,” lirih Darim, menahan haru.

Kisah Dasli adalah potret kerasnya hidup kaum kecil yang berjuang di tengah keterbatasan. Dalam pusaran duka dan ketidakpastian, solidaritas sosial menjadi cahaya harapan yang menyinari langkah mereka menuju pemulihan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Lucky Hakim dan Baznas Salurkan Bantuan Korban Angin Puting Beliung

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim menyalurkan bantuan dari Baznas senilai Rp105 Juta bagi korban angin puting beliung Desa Pabean Ilir dan Desa Totoran Kecamatan Pasekan. Senin (21/4)

Penyaluran bantuan diserahkan Sabtu (19/4/2025) dan disambut antusias warga setempat. Bantuan yang diberikan bersumber dari Baznas Kabupaten Indramayu yang diperuntukan bagi warga yang rumahnya rusak berat/roboh masing-masing sebesar Rp15.000.000,00 kepada 6 orang warga Desa Pabean Ilir. Kemudian rusak sedang masing-masing sebesar Rp1.000.000,00 kepada 4 orang warga Desa Totoran. 

Sementara bagi warga yang mengalami kerusakan ringan, Baznas juga memberikan bantuan masing-masing sebesar Rp500.000,00 kepada 18 orang warga Desa Totoran. Bantuan juga diberikan kepada korban kebakaran warga Desa Pabean Ilir sebesar Rp2.000.000,00.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, bantuan yang diberikan ini tidak sebanding dengan kerusakan yang dialami. “Mudah-mudahan ini dapat meringankan untuk kembali membangun hunian yang hancur dan rusak karena puting beliung yang terjadi pada tanggal 6 Maret 2025 lalu,” ucapnya.

“Saya prihatin atas musibah yang melanda masyarakat Desa Pabean Ilir dan Totoran ini. Bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa kembali membangun rumah yang hancur dan rusak,” kata Lucky Hakim. 

Sementara itu Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Indramayu, Aam Susilawati mengatakan, bantuan yang diberikan Baznas ini atas dasar permintaan dari masing-masing pemerintah desa untuk memperbaiki rumah warga yang terkena bencana puting beliung. 

“Alhamdulillah hari ini kita bisa salurkan bersama pa bupati, semoga dapat meringankan para korban,” kata Aam. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Indramayu Jadi Lokasi Prioritas, Kemensos Dorong Penyelesaian Kampung Nelayan Sejahtera 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Indramayu dalam rangka percepatan program Kampung Nelayan Sejahtera, Selasa (15/4/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Indramayu dan disambut langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, beserta Kepala SKPD terkait dan Camat Kandanghaur. 

Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI, Mira Riyati Kurniasih, dalam sambutannya menyatakan, program ini merupakan bagian dari upaya percepatan penurunan kemiskinan dan pembangunan 3 juta rumah di Indonesia. Dia menegaskan, Indramayu dipilih langsung oleh Menteri Sosial sebagai lokasi prioritas. 

“Program ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga memberi pelatihan keterampilan dan dukungan ekonomi. Kami bekerjasama dengan IPB dan BAZNAS untuk pelatihan dan kurasi produk. Kolaborasi antara Kemensos, Pemda, dan BAZNAS menjadi kunci sukses program ini,” katanya. 

Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 95 persen. Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian program selesai maksimal pada 1 Juni 2025. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp9,3 miliar. 

Dirjen Mira juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi anggaran. Kemensos, bersama Inspektorat, terus melakukan pendampingan agar setiap rupiah dapat dipertanggungjawabkan. 

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan kawasan ini,” ujarnya. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan banjir rob yang selama ini menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Indramayu. 

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Ibu Dirjen dan jajaran. Permasalahan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan bahkan menjadi isu nasional karena berada di jalur mudik. Kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat dan menyambut baik segala bentuk bantuan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. 

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi dan kesadaran bersama dalam menangani kebersihan, serta komitmen Pemda untuk mendukung program dan rencana pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan produk dan potensi ekonomi lokal. 

Sementara itu, Camat Kandanghaur, Hatta Direja menyampaikan, masyarakat sangat mengapresiasi bantuan relokasi yang diberikan Kementerian Sosial untuk masyarakat Desa Eretan Kulon. 

“Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan ini dan menyukseskan program Kampung Nelayan Sejahtera yang ditargetkan selesai maksimal pada April 2025,” ujarnya. 

Dukungan juga datang dari BAZNAS RI yang terlibat dalam pembangunan 93 unit rumah dan sebuah masjid dua lantai. Telah memilih warga yang memiliki minat dan potensi untuk dilatih dan mengelola Z-Corner, yang juga akan menampilkan produk-produk UMKM unggulan Indramayu. 

“Harapan kami, program ini tidak hanya menyediakan rumah fisik, tetapi juga membangun kemandirian sosial, ekonomi, dan spiritual warga,” ungkap perwakilan BAZNAS RI. 

Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kehidupan masyarakat pesisir yang lebih baik, mandiri, dan sejahtera melalui program Kampung Nelayan Sejahtera.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Luncurkan Program Reang Eman Ning Sema, Langkah Indramayu Bangun Kabupaten Ramah Lansia

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu secara resmi meluncurkan program “REANG EMAN NING SEMA” sebagai wujud nyata implementasi dari program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu “Jabar Nyaah Ka Indung”, Jumat (11/4/2025). 

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Ki Tinggil, Setda Kabupaten Indramayu, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Indramayu Syaefudin mewakili Bupati Lucky Hakim. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Indramayu, para Camat serta SKPD di lingkungan Pemkab Indramayu. 

Program “Jabar Nyaah Ka Indung” merupakan kebijakan Pemprov Jawa Barat yang fokus pada peningkatan kesejahteraan perempuan, khususnya ibu, melalui aspek kesehatan, pendidikan, dan sosial. 

Di Kabupaten Indramayu, program ini diwujudkan melalui pendekatan lokal “REANG EMAN NING SEMA” yang bermakna menyayangi dan menjaga ibu, dengan melibatkan partisipasi aktif Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pendamping lansia.

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan Program ini sangat mulia karena mengajak semua insan untuk lebih peduli terhadap ibu dan para lansia.

“Melalui semangat lokal Reang Eman Ning Sema, kita ingin membangun budaya menyayangi orang tua serta menciptakan Kabupaten Indramayu yang ramah lansia,” ujarnya. 

Pelaksanaan program ini dimulai dengan pendataan calon penerima manfaat, yang terdiri dari janda, lansia, dan perempuan kurang mampu yang belum mendapat pendampingan yang memadai dari keluarganya. ASN didorong untuk menjadi pendamping atau orang tua asuh bagi minimal satu lansia di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu, Cicih Sukarsih, mengatakan program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga mendorong adanya sistem pendampingan jangka panjang yang menyeluruh.

“Harapannya, tidak ada lagi lansia yang terlantar di Indramayu. Lansia harus didampingi agar dapat hidup secara mandiri, produktif, dan kebutuhannya tercukupi,” ujarnya.

Berdasarkan data, jumlah lansia di Kabupaten Indramayu saat ini mencapai lebih dari 227 ribu jiwa, terdiri dari lebih dari 117 ribu perempuan dan 110 ribu laki-laki. Sasaran program mencakup lansia mandiri, asisten lansia, keluarga lansia, lansia terlantar, keluarga lansia miskin, serta lansia dengan gangguan sosial.

Sebagai bagian dari kegiatan launching, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis berupa bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), paket sembako, dan kursi roda kepada penerima manfaat. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan BAZNAS Kabupaten Indramayu. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

34 Santri Takhasus Dapat Beasiswa dari Baznas, Komitmen Bangun Indramayu Religius

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Halalbihalal bersama para penerima program Bea Santri Takhassus dan Beasiswa Mahasiswa di Aula Ki Sidum, Setda Indramayu, Kamis (10/4/2025). 

Acara ini dihadiri oleh Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajang Sudrajat yang mewakili Bupati Indramayu, didampingi oleh Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Indramayu, Atang Riko Hasbudi. Turut hadir para Komisioner BAZNAS Indramayu, orang tua wali santri, serta mahasiswa penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Indramayu, Aspuri, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi ajang silaturahmi, evaluasi, sekaligus persiapan penempatan santri baru ke berbagai pondok pesantren.

“Tahun ini, kami telah menyeleksi 34 santri selama bulan Ramadan. Terdiri dari 19 santri Kitab Kuning, 13 santri Tahfidz, dan 2 santri Tilawah. Santri-santri ini akan kami tempatkan di pesantren sesuai kompetensinya masing-masing,” ungkapnya.

Dia menambahkan, program ini dibiayai dari dana zakat, dengan rincian bantuan Rp500.000 per bulan. Durasi bantuan disesuaikan dengan program: empat tahun untuk santri kitab kuning, tiga tahun untuk tahfidz, dan dua tahun untuk santri tilawah. 

Harapannya, para santri dapat menjadi duta pendidikan agama yang membawa harum nama Indramayu, mendukung visi daerah Indramayu REANG.

Tak hanya untuk santri, BAZNAS juga melanjutkan program “Indramayu Cerdas” yang menyasar mahasiswa di seluruh desa. Saat ini, 22 mahasiswa telah lulus dari program ini, dan untuk tahun 2025 akan kembali dibuka seleksi beasiswa selama empat semester, dengan alokasi Rp3 juta per semester.

Dalam sambutannya, Jajang Sudrajat menyampaikan pesan Bupati Indramayu, yang menekankan pentingnya fondasi religius sebagai prioritas dalam pembangunan daerah. 

“Visi REANG dimulai dari Religius sebagai dasar. Dengan agama yang kuat, program pemerintah akan berjalan dengan niat baik,” tegasnya.

Dia juga menyoroti pentingnya pendidikan Al-Qur’an sejak dini, agar sebelum memasuki jenjang SMP, anak-anak minimal sudah menyelesaikan Iqro 6. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk membangun karakter generasi yang religius dan berakhlak.

Kegiatan diakhiri dengan pelepasan santri Takhassus baru oleh Jajang Sudrajat secara simbolis. Dalam kesan dan pesan yang disampaikan perwakilan santri dan mahasiswa, para santri mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan oleh BAZNAS.

“Bantuan ini bukan hanya soal dana, tetapi juga dukungan moral dan mental. Kami akan jaga amanah ini dan menjadi insan yang berguna bagi umat, bangsa, dan agama,” ungkap salah satu santri penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam menguatkan pendidikan keagamaan dan mencetak generasi yang religius serta berkualitas. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Gerakan Indramayu Berzakat: Upaya Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kesalehan Sosial

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu, di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, dengan bangga meluncurkan gerakan Indramayu Berzakat sebagai salah satu program percepatan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesalehan sosial. Rabu (19/3)

Gerakan ini mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun lembaga, untuk berpartisipasi aktif dalam menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, melalui Wakil Bupati H. Syaefudin menyampaikan bahwa zakat memiliki potensi besar dalam mengurangi angka kemiskinan jika dikelola dengan optimal.

“Dengan adanya gerakan Indramayu Berzakat, kita ingin membangun solidaritas sosial yang kuat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat secara tepat sasaran,” ujar Bupati dalam sambutannya pada acara Safari Ramadan yang berlangsung di eks Kawedanaan Karangampel, Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Selasa (18/3/2025).

Beliau juga menekankan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga instrumen sosial untuk mewujudkan keadilan ekonomi.

Melalui kolaborasi yang solid, dana zakat yang terkumpul akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk dalam bentuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta program pendidikan.

Gerakan ini mendapatkan sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk para ulama dan tokoh masyarakat. Mereka menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Bupati dalam menggerakkan masyarakat untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Gerakan Indramayu Berzakat diharapkan mampu membawa perubahan nyata dalam mengurangi tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesalehan sosial,” kata H. Syaefudin.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, mengatakan bahwa pada bulan Ramadan ini pihaknya menyalurkan manfaat zakat sebesar Rp2.092.750.000,-, sedangkan untuk eks Kawedanaan Karangampel, jumlah yang disalurkan mencapai Rp306.000.000,-.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Sukseskan Program Indramayu Berzakat, Wabup Berikan Apresiasi 2 Desa Pengumpul Zakat Maal Terbanyak

INDRAMAYU.radarinformasi.com Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu menggelar acara Safari Ramadan 1446 H / 2025 M di lingkungan eks Kawedanan Losarang. Jumat (14/2)

Kegiatan ini mencakup sosialisasi zakat serta penyaluran bantuan kepada masyarakat, santunan siswa/siswi tidak mampu, bantuan imam masjid, marbot masjid, dan guru ngaji yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial.  

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, dalam sambutannya mengapresiasi Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati H. Syaefudin atas program percepatan Indramayu Berzakat. 

“Program ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih luas mengenai manfaat berzakat serta meningkatkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Aspuri juga mengajak masyarakat Indramayu, khususnya mereka yang telah memenuhi kewajiban zakat, untuk menyalurkannya melalui Baznas Indramayu. Dengan demikian, dana zakat dapat dikelola secara optimal dan tepat sasaran untuk membantu mereka yang membutuhkan.  

Camat Cikedung, Encep RS, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati serta jajaran pemerintah dalam acara ini. Dia menyebutkan, menjadi tuan rumah dalam kegiatan Safari Ramadhan adalah suatu kehormatan bagi Kecamatan Cikedung.  

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin memberikan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di dua desa di Kecamatan Cikedung, yakni Desa Mundakjaya dan Jatisura. Kedua desa ini dinilai sukses dalam mengoptimalkan pengumpulan Zakat Maal, menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Indramayu.  

Dari laporan yang diterima, total setoran Zakat Maal dari seluruh desa di Kecamatan Cikedung tahun 2024 mencapai Rp358.562.000. Desa Mundakjaya tercatat sebagai penyumbang terbesar dengan total Rp205.000.000, sementara sisanya berasal dari Desa Jatisura, Loyang, dan Jambak.  

Selain itu, program Infak Rp. 2.000 juga menunjukkan hasil positif, dengan total dana terkumpul sebesar Rp11.120.000. Desa Cikedung Lor menjadi desa dengan setoran infak tertinggi sebesar Rp4.340.000, disusul oleh Desa Jatisura, Mundakjaya, Cikedung, dan Jambak. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya infak dan sedekah.  

Wakil Bupati H. Syaefudin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kecamatan Cikedung yang telah menjadi contoh dalam pengelolaan zakat. Dia menekankan, Baznas berperan sebagai penyalur dan penerima zakat dari masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.  

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati juga menyampaikan salam hangat dari Bupati Indramayu Lucky Hakim dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan sinergi serta solidaritas demi kemajuan Kabupaten Indramayu. Dengan visi REANG, dia berharap Indramayu dapat berkembang sejajar dengan daerah lain di Provinsi Jawa Barat.  

Sebagai penutup, Wakil Bupati menitipkan pesan kepada masyarakat agar menjaga aset dan fasilitas yang telah dibangun serta terus menghidupkan semangat gotong royong. Dia berharap program zakat yang dikelola Baznas dapat semakin diperkuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Safari Ramadan di Haurgeulis, Wabup Syaefudin Distribusikan Manfaat Zakat Senilai Rp349 Juta 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin tak ingin melepaskan momen bulan suci Ramadan 1446 Hijriyah untuk bersilaturahmi dengan umat Islam di Kabupaten Indramayu. Sabtu (8/3)

Wilayah eks Kawedanan Haurgeulis menjadi tujuan pertama Safari Ramadan. Lokasi kegiatan dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Haurgeulis. 

Pada kesempatan itu Wabup Syaefudin mendistribusikan berbagai bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu senilai Rp349.750.000, yang disalurkan untuk wilayah eks Kawedanan Haurgeulis. 

Bantuan yang disalurkan diantaranya :

• Sembako Rp69.000.000
• Guru ngaji Rp23.000.000
• Marbot masjid Rp23.000.000
• Imam masjid Rp23.000.000
• Operasional UPZ Rp5.000.000
• Bantuan siswa siswi miskin Rp179.000.000
• Operasional Kecamatan Rp10.000.000
• Alat bantu disabilitas Rp17.750.000

Wakil Bupati Syaefudin mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan kepedulian Pemkab Indramayu kepada berbagai lapisan masyarakat. Terutama untuk pengembangan pendidikan dan keagamaan sebagai upaya mendukung visi Indramayu REANG, Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman dan Gotong Royong. 

“Bantuan dari Baznas Indramayu ini semoga bermanfaat bagi penerimanya,” kata dia. 

Dalam kesempatan itu, Wabup juga berpesan kepada umat muslim untuk terus gelorakan syiar Islam dalam mewujudkan masyarakat yang religius. “Tingkatkan keimanan dan ketagwaan serta manfaatkan momen bulan penuh berkah ini dengan perbanyak amal berbagai kepedulian dengan sesama,” katanya. 

Usai menyalurkan bantuan, Wabup Syaefudin berkesempatan untuk berbuka puasa bersama dan salat magrib berjamaah. 

Sementara itu, ketua Baznas Indramayu, Aspuri memberikan apresiasi dan dukungan kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wabup Syaefudin. Dengan program percepatan dalam Visinya yaitu Indramayu Berzakat. “Semoga program Indramayu Berzakat dapat memberikan pemahaman akan pentingnya manfaat berzakat dan meningkatkan potensi pengumpulan zakat, infak dan sedekah sehingga masyarakat Indramayu menjadi sejahtera,” terangnya. 

Aspuri mengajak kepada masyarakat yang memiliki harta dan sudah berkewajiban berzakat untuk menunaikan zakatnya melalui Baznas Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Dandim 0606/Kota Bogor Gelar Buka Bersama dan Tarawih Keliling Bersama Forkopimda Kota Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0606/Kota Bogor bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor menggelar kegiatan buka puasa bersama dan tarawih keliling di Kecamatan Bogor Barat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rahim, serta jajaran pejabat daerah dan instansi pemerintahan. Senin (3/3)

Rombongan tiba di Kebin Coffee & Eatery, Jl. KH. R. Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, pada pukul 16.45 WIB. Acara diawali dengan buka puasa bersama, diikuti dengan salat Maghrib berjamaah. Setelah itu, Forkopimda melanjutkan perjalanan ke Masjid Jami Al Barokah, Kelurahan Balumbang Jaya, untuk melaksanakan salat Isya dan tarawih bersama warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bogor menyampaikan sambutannya dan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Masjid Jami Al Barokah sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Dedie A. Rahim.

Acara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan salat tarawih berjamaah. Pada pukul 21.00 WIB, rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan kepulangan rombongan Forkopimda.

Pejabat yang Hadir

Sejumlah pejabat Forkopimda Kota Bogor turut serta dalam kegiatan ini, di antaranya:

• Komandan Kodim 0606/Kota Bogor

• Komandan Denpom III/1 Siliwangi Bogor

• Kapolres Bogor Kota

• Ketua DPRD Kota Bogor

• Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Bogor

• Humas Pengadilan Negeri Bogor

• Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor

• Para Kepala Dinas terkait

• Camat dan Lurah setempat

• Ketua DKM Masjid Agung Kota Bogor

• Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kota Bogor

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan selama Ramadan.

Reporter : Rizal

Baznas Indramayu Salurkan Bantuan Z-Mart dan Perkuat Pengumpulan Zakat Ramadhan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi pengumpulan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan Ramadhan 1446 H. Acara ini berlangsung di Kantor Baznas Indramayu, Jl. Letjen Sutejo, Kelurahan Lemahabang, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini juga menjadi momentum penyerahan program Z-Mart bagi 50 penerima manfaat (PM) yang tersebar di beberapa wilayah Indramayu pada Selasa (25/02/25).

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu, Aspuri, Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa program Z-Mart merupakan bagian dari program Baznas RI yang bertujuan memberdayakan mustahik, yaitu penerima zakat, agar dapat meningkatkan taraf hidup mereka. “Program ini menyasar mustahik yang memiliki warung atau toko kecil, tetapi kekurangan modal. Dengan bantuan ini, diharapkan mereka dapat ‘naik kelas’, dari mustahik menjadi munfiq, bahkan muzaki di masa depan,” ujar Aspuri.

Menurutnya, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu dari lima kabupaten/kota di Jawa Barat yang mendapatkan program  Z-Mart dari Baznas RI. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan barang dagangan senilai Rp4 juta, bukan dalam bentuk uang tunai. Barang tersebut dikirim langsung oleh Baznas RI melalui proses asesmen yang dilakukan oleh lembaga tersebut. Pendampingan usaha juga akan diberikan oleh pendamping yang ditunjuk oleh Baznas RI.

“Kami di Baznas Kabupaten Indramayu hanya bertugas menyeleksi penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka menghindari praktik pinjaman yang mencekik, seperti meminjam Rp100 ribu tetapi harus mengembalikan Rp300 ribu. Dengan program ini, usaha mereka bisa berkembang secara bersih dan sehat,” tambah Aspuri.

Selain peluncuran program Z-Mart, rapat koordinasi ini juga membahas penguatan pengumpulan zakat fitrah dan infaq menjelang Ramadhan. Aspuri menekankan pentingnya seluruh masyarakat Indramayu yang mampu untuk menunaikan zakat fitrah, termasuk untuk anak yang baru lahir. “Kami berharap zakat fitrah ini disalurkan melalui Baznas Kabupaten Indramayu agar pendistribusiannya lebih merata dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Indramayu juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu. Acara dihadiri oleh Kabag Kesra sebagai perwakilan Pemda. “Setiap kegiatan Baznas selalu berkoordinasi dengan Pemda, karena kami adalah mitra pemerintah daerah. Kami berupaya mendukung visi dan program Bupati dan Wakil Bupati, terutama dalam mewujudkan Indramayu yang religius dan sejahtera,” kata Aspuri.

Program Z-Mart ini diharapkan tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga mendorong penerima manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup secara berkelanjutan. “Kami ingin mustahik yang dibantu hari ini kelak menjadi munfiq dan bahkan muzaki. Inilah esensi pemberdayaan yang diupayakan oleh Baznas,” pungkasnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal