Kapolres Bogor dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., beserta jajaran dan Ketua Bhayangkari Cabang Polres Bogor menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Jumat (7/3)

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis kepada perwakilan warga dari 20 RW yang terdampak bencana. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan kain selimut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H.; Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhilla, S.H., S.I.K.; Kabag Ops Polres Bogor AKP Nur Istiono, S.I.K.; Kapolsek Gunung Putri AKP Aulia Robby Kartika Putra, S.I.K., M.I.K.; Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana, S.I.K.; Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Bagus Azi Lesmana, S.I.K., M.M.; Kasat Intelkam Polres Bogor AKP Willy Yulistiyo, S.I.K., M.I.K.; Kasat Binmas Polres Bogor AKP Nimrod, S.H., M.H.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terkena bencana. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan warga terdampak.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini bukan hanya diberikan hari ini, tetapi akan terus kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah di wilayah Kabupaten Bogor,” ujar AKBP Rio Wahyu Anggoro.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sidokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar Berikan Bantuan Kesehatan bagi Korban Banjir di Bojong Kulur

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Jawa Barat turun langsung memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir bandang di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Personel dari Tim Dokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar dikerahkan ke lokasi untuk memberikan bantuan medis, termasuk pemberian vitamin dan obat-obatan, pemeriksaan tekanan darah, serta evakuasi warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut ke rumah sakit terdekat.

Kasidokkes Polres Bogor, dr. Hj. Elynda Vidiyana Ekawati, MARS, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan ini akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi warga tetap terpantau. “Pengecekan kesehatan sangat diperlukan karena banjir bercampur lumpur dapat menimbulkan risiko penyakit seperti demam, flu, sesak napas, serta infeksi kulit. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan monitoring terhadap kesehatan warga terdampak,” ujarnya.

Selain pengobatan, tim medis juga memberikan pendampingan trauma healing guna membantu korban secara psikologis. “Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk memberikan pengobatan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman, nyaman, serta semangat bagi para korban agar tetap sabar dan ikhlas dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kepolisian, lanjut dr. Elynda, tugas mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial. “Kami berharap pelayanan kesehatan ini dapat sedikit meringankan beban para korban di masa sulit ini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk relawan dan berbagai stakeholder yang telah bekerja keras dalam memberikan bantuan.
Pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Tim Dokkes Polres Bogor dan Bid Dokkes Polda Jabar ini merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsek Megamendung Pimpin Pemberian Bantuan bagi Korban Tanah Longsor

BOGOR.radarinformasi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, sejak malam sebelumnya mengakibatkan bencana tanah longsor di beberapa titik. Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., bersama jajarannya turun langsung ke lokasi terdampak untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat longsor, Senin (3/3/2025).

Bencana tanah longsor terjadi di beberapa lokasi, antara lain:

• Kampung Pakancilan RT 03/03, Desa Kuta.
• Kampung Sukabirus RT 04/06, Desa Gadog.
• Kampung Bungur RT 05/05, Desa Megamendung.
• Kampung Coblong RT 01/02, Desa Sukakarya.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Megamendung AKP Dedi Hermawan, S.H., menginstruksikan agar Bhabinkamtibmas selalu menjaga kondusivitas di wilayahnya masing-masing. Dalam upaya pemulihan pascabencana, Polsek Megamendung memberikan bantuan berupa semen kepada warga yang dapur rumahnya roboh akibat longsor di Kampung Pakancilan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menunjukkan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami berharap warga lebih mudah berkolaborasi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujar AKP Dedi Hermawan.

Selain memberikan bantuan, pihak kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta segera melaporkan kejadian mencurigakan. Polisi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dengan melaporkan tindak kriminalitas, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO), tawuran pelajar dengan senjata tajam, dan aksi geng motor yang meresahkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bogor IPTU Desi Triana, S.H., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja dengan iming-iming gaji besar tanpa kepastian hukum. Jika menemukan indikasi perdagangan orang atau tindak kriminal lainnya, masyarakat dapat segera melaporkan ke Call Center 110 atau menghubungi nomor aduan Polres Bogor di 0812 1280 5587.

Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Megamendung tetap kondusif dan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera bangkit.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bantuan Terus Mengalir Pasca Banjir Rob di Indramayu

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Pasca bencana banjir rob dan jebolnya tanggul penahan ombak di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Kamis (6/2/2025), bantuan bagi warga terdampak terus berdatangan hingga saat ini. Sabtu (8/2)

Sedikitnya 120 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban bencana tersebut menerima bantuan dari berbagai donatur. Bantuan disalurkan melalui Posko Bantuan di Blok Kebon 1 RT 02 RW 06, Desa Eretan Kulon.

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, makanan dan minuman, serta pakaian bekas layak pakai. Seluruh bantuan ini berasal dari berbagai donatur di wilayah Kabupaten Indramayu.

Pantauan di lokasi posko menunjukkan antusiasme warga, khususnya ibu-ibu, yang rela mengantre dan berdesak-desakan demi mendapatkan bantuan.

Ketua Posko Bantuan, Wahyudi, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut telah didistribusikan kepada 120 KK atau sekitar 330 jiwa yang terdampak banjir.

“Alhamdulillah, banyak donatur yang peduli dan memberikan bantuan, baik berupa makanan maupun pakaian bekas yang masih layak pakai,” ujar Wahyudi pada Sabtu (8/2/2025).

Salah satu warga penerima bantuan, Juleha, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia berharap agar pemerintah segera membangun kembali tanggul penahan ombak agar banjir tidak kembali melanda wilayah mereka.

“Semoga tanggul segera diperbaiki agar kami tidak terus-menerus mengalami kebanjiran,” harapnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

PLN Nusantara Power Sigap Bantu Korban Banjir  

INDRAMAYU. radarinformasi.com – PT. PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (PLN NP UP) Indramayu menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir di Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Banjir yang terjadi akibat hujan deras sejak Kamis (6/2/2025) menggenangi wilayah Blok Kalen Tengah dengan ketinggian air mencapai satu meter. Jumat 7/2)

Sebagai bentuk respons cepat, PLN NP UP Indramayu menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan mencakup makanan instan, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta makanan ringan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Manager Business Support PLN NP UP Indramayu, Agus Kurniawan, kepada Camat Sukra, Bagus Asep Trisnadi, dan Kepala Desa Sumuradem, Tasmarih. Penyerahan dilakukan di Kantor Desa Sumuradem dengan disaksikan oleh perwakilan TNI dan Kepolisian, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas,”pada Jumat (7/2/2025).

Dukungan Berkelanjutan dari PLN Nusantara Power

Senior Manager PLN NP UP Indramayu, Munif, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan melalui PLN Peduli.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga terdampak banjir. Ke depan, kami siap berkolaborasi untuk mendukung pemulihan serta mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Desa Sumuradem sering mengalami banjir akibat kondisi geografisnya yang rendah dan rawan terhadap luapan sungai di sekitarnya. Oleh karena itu, PLN NP UP Indramayu membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mencari solusi jangka panjang agar bencana ini tidak terus berulang setiap tahunnya.

Apresiasi Pemerintah terhadap Respons Cepat PLN

Camat Sukra, Bagus Asep Trisnadi, mengapresiasi langkah cepat PLN NP UP Indramayu dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam penanganan bencana. Kami berterima kasih atas kepedulian PLN terhadap masyarakat. Semoga banjir segera surut agar aktivitas warga bisa kembali normal,” ungkapnya.

PLN Nusantara Power berkomitmen untuk terus menjalankan program sosial kebencanaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Selain memberikan bantuan darurat, perusahaan juga siap mendukung upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak, guna memastikan kehidupan warga dapat kembali berjalan seperti sediakala.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Bupati Nina Agustina Peduli Warga, Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir

INDRAMAYU. radarinformasi.com – Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Indramayu akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai kembali mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Kali ini, bantuan disalurkan bagi warga terdampak di Blok Kalen Tengah Lor dan Kidul, Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra. Jumat (7/2)

Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina, melalui Camat Sukra, Bagus Asep Trisandi, menyalurkan 139 paket sembako kepada warga yang terkena dampak banjir pada Kamis (6/2/2025). Dari total bantuan tersebut, 97 paket diberikan langsung kepada keluarga terdampak, sementara 42 paket lainnya disiapkan sebagai cadangan untuk kebutuhan darurat.

Camat Sukra menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya Sungai Kali Kalen Tengah setelah volume air meningkat tajam. Akibatnya, 97 rumah warga tergenang dengan ketinggian air mencapai 10 cm, sementara di jalanan genangan lebih tinggi, sekitar 50 cm.

“Kondisi saat ini mulai membaik karena air berangsur surut, dan aktivitas warga perlahan kembali normal. Untuk sektor pertanian, lahan sawah seluas 410 hektare di Desa Sumuradem dipastikan tidak terdampak, karena masih dalam tahap penyemaian benih,” jelasnya.

Pemerintah Kecamatan Sukra terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Sementara itu, warga yang menerima bantuan mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian pemerintah daerah.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih kepada Bupati Nina Agustina atas perhatiannya,” ujar salah satu warga.

Pemerintah Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Mensos dan Bupati Nina Agustina Resmikan Lumbung Sosial Kandanghaur

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Sebagai daerah rawan bencana banjir dan rob, Kecamatan Kandanghaur mendapatkan perhatian dari Kementerian Sosial dan Bupati Indramayu dengan hadirnya lumbung sosial. 

Kehadiran lumbung sosial di Kecamatan Kandanghaur diresmikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf dan Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, Selasa (14/1/2025) di halaman Kantor Kecamatan Kandanghaur. 

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, mengatakan bahwa lumbung sosial berguna untuk memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat sehingga kebutuhan pokok tercukupi jika sewaktu-waktu terjadi bencana. 

Selain itu, lumbung sosial berfungsi untuk menyediakan kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, alat kebersihan, dan selimut. Memudahkan warga menjangkau bantuan dengan cepat. Membantu masyarakat terdampak bencana tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok, dan membantu memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap bencana. 

“Di lumbung sosial ini masyarakat yang terkena bencana akan cepat menerima bantuan seperti beras, familly Kit, dan lainnya. Terima kasih banyak atas support Bupati Indramayu ibu Nina Agustina sehingga masyarakat cepat terlayani,” katanya. 

Sementara itu Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina mengatakan, penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak menjadi komitmennya. Dengan menggerakkan kekuatan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah hadir untuk masyarakat. 

Nina menambahkan, keberadaan lumbung sosial ini sebelumnya juga telah berdiri di Kantor Desa Eretan Kulon, Kantor Kecamatan Terisi, Kantor Desa Jatimulya, dan Kantor Kecamatan Jatibarang. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Lemah Mekar Indramayu Mengeluh Tak Terima Bantuan, Lurah Soroti DTKS yang Bermasalah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tasdik (72), warga Gang Dongol, RT 01/08, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Minggu (12/1)

Hal ini terungkap saat tim media mengunjungi rumahnya yang dalam kondisi memprihatinkan pada Kamis (02/01/2025).

Menanggapi hal ini, Lurah Lemahmekar, Umar Dani, menyampaikan berbagai kendala terkait pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dalam wawancara dengan tim media, Senin (06/01/2025).

Salah satu permasalahan utama adalah overload data pada program Digital Transformasi Sosial (DTS). “Pengajuan ke DTS sangat tinggi, mencapai lebih dari 4.000 dalam sebulan, sementara kapasitas hanya sekitar 2.000 lebih,” ungkap Umar Dani.

Selain itu, ketidaksesuaian data menjadi kendala lain. Banyak warga yang tidak memenuhi syarat, seperti perubahan domisili, status sosial, hingga data warga yang telah meninggal namun masih tercatat.

Umar Dani menilai bahwa perbaikan data ini adalah proses yang rumit dan memakan waktu. Proses pengajuan ke DTKS juga dihadapkan pada antrean panjang.

Meski dokumen seperti KTP, KK, dan foto kondisi rumah telah dilengkapi, banyak warga tetap harus menunggu lama karena keterbatasan sistem administrasi.

Program bantuan sosial lainnya, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), juga memiliki jadwal distribusi yang terbatas, yakni setiap tiga bulan sekali.

Umar Dani berharap pemerintah dapat meningkatkan keandalan data DTKS melalui pengawasan dan evaluasi. “Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran,” tegasnya.

Dengan banyaknya masalah ini, Umar Dani mengajak semua pihak untuk mendukung transparansi dan perbaikan sistem data agar warga seperti Tasdik yang layak mendapatkan bantuan tidak lagi terlewatkan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Warga Lemahmekar Tagih Janji Lurah yang Belum Terealisasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Warga Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, menuntut realisasi janji bantuan dari Lurah Umar Dani yang hingga kini belum terlaksana. Sabtu (11/1)

Janji tersebut mencakup perbaikan rumah dan bantuan lainnya bagi Wartinih (59 tahun), seorang janda yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Warganda (64 tahun) saat ditemui di rumahnya tak jauh dari rumah Wartini, Sabtu (04/01/2025) mengungkapkan kepada awak media bahwa Wartinih, yang tidak memiliki anak, kini bergantung pada bantuan tetangga dan saudara-saudaranya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah ditinggalkan oleh suaminya.

“Wartinih tinggal di rumah yang sangat sederhana dan memprihatinkan. Rumah itu dibangun hasil gotong royong keluarga dan tetangga di atas tanah milik orang tuanya. Sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari, dia meminta-minta ke sanak sodara maupun ke pada orang lain,” kata Warganda.

Warganda juga mengungkapkan bahwa rumah tersebut dibangun di atas tanah milik Wartinih, yang merupakan peninggalan orang tuanya.

“Tanah tersebut dulu dibeli oleh ayah mereka yang juga menjabat sebagai Ketua RT,” ujarnya.

Danudi (55 tahun), adik Wartinih, di temui di rumahnya yang tak jauh dari rumah Wartini juga membenarkan pernyataan Warganda dan menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi kakaknya yang sangat memprihatinkan.

Pada Oktober 2024, Lurah Umar Dani meninjau langsung rumah Wartinih dan menjanjikan bantuan. Dalam wawancara kepada awak media di Kantor Kelurahan Lemahmekar Senin (06/01/2025) Lurah Umar Dani menjelaskan bahwa proses bantuan terkendala oleh kelengkapan administratif.

“Proses ini memerlukan waktu karena saya harus memastikan apakah tanah tersebut sesuai ketentuan atau tidak. Kami sudah mengajukan proposal Bantuan ke Kecamatan, namun kami masih menunggu Kelengkapan Dokumen seperti Sertifikat Tanah atau Surat Pernyataan yang Menyatakan bahwa Tanah tersebut Milik Wartinih,” tutur Lurah Umar Dani.

“Saya berkomitmen untuk membantu, tapi harus sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya.

Lurah juga menambahkan bahwa dia telah memberikan bantuan sembako pribadi kepada Wartinih sebagai bentuk perhatian. Meskipun demikian, warga berharap segera merealisasikan janjinya.

“Kami ingin bantuan segera terealisasi, terutama untuk Wartinih yang sangat membutuhkan,” tegas Warganda.

Kasus ini memunculkan desakan dari masyarakat agar pemerintah segera menanggapi kebutuhan sosial, khususnya bagi warga yang hidup di rumah tidak layak huni dan juga tidak mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Kapolsek Cibungbulang Bersama Bhayangkari Berikan Bantuan Kepada Warga Terkena Dampak Gempa Bumi

BOGOR.radarinformasi.com– Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi S.Sos., M.M., bersama Bhayangkari Ranting Cibungbulang memberikan bantuan sosial serta trauma healing kepada anak-anak korban bencana alam gempa bumi di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Jumat (15/12/23).

Hal tersebut sebagai bentuk empati keluarga besar Kepolisian dan Bhayangkari terhadap anak-anak korban bencana alam gempa bumi yang terjadi kemarin di Desa Purwabakti pada Kamis 14 Desember 2023.

“Kegiatan pemberian bantuan serta Trauma Healing  sebagai kunjungan untuk memantau langsung kondisi psikologis warga dan anak-anak yang menjadi korban bencana gempa bumi, kami semua bersama TNI – Polri dan Instansi terkait memberikan semangat dan motivasi sebagai bukti empati Polri dan Bhayangkari terhadap bencana alam gempa bumi di Desa purwabakti”.

“Diketahui, tampak ‎dengan tatapan gembira anak-anak dari korban terdampak, bermain bersama dengan Ibu Bhayangkari sembari dibagikan camilan dan tampak berseri sambil tertawa bersama membuat suasana terlihat erat hubungannya”, ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnain.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule