Ibu Wapres Selvi Gibran Kunjungi Agrowisata Mangga Indramayu, Panen dan Cicipi Gedong Gincu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Suasana hangat menyelimuti kebun mangga di Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Ibu Wakil Presiden, Selvi Gibran Rakabuming, bersama rombongan Seruni Kabinet Merah Putih, hadir meninjau langsung kawasan Agrowisata Mangga yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat,” Kamis, (30/10/2025).

Kehadiran Ibu Wapres disambut antusias oleh warga dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap potensi mangga lokal, terutama varietas Gedong Gincu yang menjadi primadona ekspor.

Begitu tiba, Ibu Wapres dan rombongan menanam bibit mangga serta memanen langsung buah Gedong Gincu dari kebun warga. Tak hanya itu, beliau juga menyerahkan bantuan berupa bibit dan pupuk kepada para petani. Bantuan tersebut turut didukung oleh Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Koperasi dan UKM RI, masing-masing menyalurkan pupuk dan tambahan satu ton benih.

Di sela kegiatan, Camat Jatibarang, Mardono, turut menyumbangkan satu ton buah mangga untuk dibagikan kepada rombongan. Ibu Selvi kemudian berinteraksi dengan para petani dan pelaku UMKM yang menampilkan beragam olahan berbahan dasar mangga, mulai dari asinan, manisan, hingga dodol mangga.

Dalam suasana santai di saung kebun, Ibu Wapres mencicipi langsung Gedong Gincu, mangga khas Indramayu yang terkenal dengan aroma kuat, warna menawan, dan rasa manis segar. Ia bahkan sempat mencoba membuat manisan mangga, didampingi Kuwu Desa Krasak, Khairul Isma Arif, dan Ketua Dekranasda Indramayu, Idah Nuryani, yang juga istri Wakil Bupati Indramayu.

Rombongan juga mengunjungi Saung Saka Dharma untuk menyaksikan proses pembuatan produk olahan mangga bersama masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi petani dan pelaku UMKM untuk terus mengembangkan produk berbasis mangga ke pasar nasional maupun internasional.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menilai kegiatan ini sebagai pilot project pengembangan pertanian dan UMKM daerah. Ia berharap harga mangga tetap stabil dan ekspor semakin meningkat.

“Indramayu memiliki banyak varietas unggulan seperti mangga Cengkir, Gajah, dan Gedong Gincu. Masing-masing punya keunikan dan nilai jual tinggi, terutama di pasar luar negeri. Tantangan kita adalah menjaga kualitas agar memenuhi standar ekspor,” ujar Lucky.

Menurutnya, Ibu Wapres tampak terkesan dengan cita rasa mangga lokal, bahkan lebih menyukai mangga muda untuk rujak.

“Beliau sempat mencicipi langsung dan ikut membuat manisan. Ini bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap petani kita,” tambahnya.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap semangat dan perhatian Ibu Wakil Presiden Selvi Ananda Gibran dapat menjadi dorongan baru bagi sektor pertanian dan UMKM daerah, serta memperkuat posisi Gedong Gincu sebagai ikon buah tropis kebanggaan Indonesia di pasar dunia.

(Andika/Smr,”Diskom).

H. Syaefudin Kembali Nahkodai Karang Taruna Indramayu Lewat Aklamasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Suasana hangat menyelimuti ruang pertemuan Hotel Wiwi Perkasa, saat forum Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu resmi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030. Penetapan dilakukan melalui mekanisme aklamasi setelah seluruh peserta menyatakan dukungan penuh,” Sabtu,(01/11/2025).

Sebelumnya, kepengurusan periode 2020–2025 dinyatakan demisioner melalui pembacaan surat keputusan oleh Ketua Karang Taruna sebelumnya, H. Syaefudin, bersama Sekretaris Dahroni. Sidang yang dipimpin oleh Wawan Sugiarto dengan anggota Jaka Tanjun dan Beni Setiawan juga mengesahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) akhir masa jabatan melalui Keputusan Pimpinan Sidang Nomor 04 Tahun 2025.

Setelah pengesahan demisioner, sidang menetapkan mekanisme pemilihan dilakukan secara aklamasi. Keputusan ini diambil menyusul dukungan bulat dari 27 pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kabupaten Indramayu yang menginginkan H. Syaefudin melanjutkan kepemimpinannya.

“Dengan dukungan penuh dari seluruh kecamatan, forum Temu Karya menyepakati secara aklamasi menetapkan H. Syaefudin sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Indramayu masa bakti 2025–2030,” ujar pimpinan sidang, Wawan Sugiarto.

Dalam sambutannya, H. Syaefudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan tekad untuk terus memperkuat peran Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam bidang sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Ini bukan kemenangan pribadi, melainkan amanah bersama untuk membangun Karang Taruna hingga ke tingkat desa. Kami siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Dengan hasil ini, forum Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Indramayu resmi menetapkan kepengurusan baru periode 2025–2030. Selanjutnya, hasil penetapan akan disampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Indramayu untuk proses pengesahan sesuai ketentuan yang berlaku.

(Andika(Sbr.Uncu).

Rutilahu Hidupkan Asa: Warga Indramayu Nikmati Hunian Layak dan Bermartabat

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Senyum sumringah tampak menghiasi wajah warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Deretan rumah yang dulu tampak rapuh kini berdiri kokoh dan tertata. Harapan baru pun tumbuh seiring hadirnya Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Salah satu penerima manfaat, Tarsiwan, tak kuasa menahan rasa syukurnya. Rumah yang dulunya berlantai tanah dan sering bocor tiap kali hujan, kini telah menjelma menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi dirinya, istri, dan ketiga anaknya.

“Alhamdulillah, akhirnya kami punya rumah yang layak. Walau belum sepenuhnya rampung, ini sudah jauh lebih baik. Terima kasih untuk Pak Bupati Lucky Hakim yang telah peduli,” ujarnya penuh haru.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan Caswati, warga di desa yang sama. Ia mengenang masa ketika setiap hujan turun, ember-ember harus disiapkan untuk menampung air dari atap bocor. Kini, cerita itu tinggal kenangan.

“Rumah saya sudah selesai dibangun. Sekarang tidur pun tenang, tidak khawatir bocor lagi. Terima kasih untuk Pemkab Indramayu,” tuturnya sambil tersenyum lega.

Bagi warga seperti Tarsiwan dan Caswati, rumah bukan hanya bangunan tempat berteduh. Lebih dari itu, ia menjadi lambang harapan, martabat, dan kehidupan yang lebih baik.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, Program Rutilahu tidak semata soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Setiap keluarga berhak atas tempat tinggal yang aman dan sehat. Hunian layak menumbuhkan rasa percaya diri dan martabat. Kami berharap masyarakat bisa menjaga rumahnya agar manfaatnya berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Indramayu, Erpin Marpinda, menuturkan bahwa program ini dijalankan melalui kerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di tiap desa. Tujuannya, agar penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.

“Kami terus memantau prosesnya agar hasil pembangunan sesuai standar dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Indramayu menargetkan pembangunan 639 unit rumah Rutilahu. Rinciannya: 163 unit bersumber dari APBD Kabupaten di 17 desa, 141 unit dari APBD Provinsi di 4 desa, serta 335 unit melalui dukungan APBN.

(Andika).

Sumber: DiskomInfo Kab.Indramayu

Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung Hadiri Launching SPPG Polres Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Kasubsi Pengelolaan, Mian H.R. Simarmata dan Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan menghadiri kegiatan kunjungan kerja Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. dan Ibu Wakil Ketua Bhayangkari PD. Sumut ke Kabupaten Tapanuli Utara dalam rangka launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tapanuli Utara, Rabu (29/10).

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Polres Tapanuli Utara ini dihadiri oleh Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K., Dandim 0210/TU diwakili oleh Pabung Toba, Mayor Arm Guntur Sebayang, Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili oleh Kasubsi Penuntutan, Ghindo Bastian Purba, S.H, serta jajaran unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam sambutannya, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana menyampaikan bahwa pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan gizi masyarakat. Peresmian ini menjadi langkah penting Polri dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencetak Generasi Emas Indonesia 2045.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menyejahterakan masyarakat. Melalui SPPG ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di gagas Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto,” ujar Brigjen Pol. Rony Samtana dalam sambutannya.

Wakapolda Sumut menambahkan bahwa program SPPG menjadi contoh bagi jajaran kepolisian lainnya di wilayah Sumatera Utara untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang humanis serta berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Tapanuli Utara dan seluruh jajaran atas kerja keras dan kepedulian tinggi dalam memprakarsai kegiatan ini.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif Polres Tapanuli Utara dalam meluncurkan program sosial kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan generasi sehat dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Evan menuturkan bahwa Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi juga mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprogramkan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.

“Di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, bahwa saat ini, 469 dapur di Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di Indonesia telah memiliki sertifikat laik higienis dan sebanyak 754 Warga Binaan sudah tersertifikasi atau mengikuti pelatihan teknis penyelenggaraan makanan. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan ke depan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka peluang kerja sama dalam membangun dapur MBG,” ujar Evan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno memberikan tanggapan atas kehadiran jajaran pemasyarakatan dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kolaborasi lintas sektor antara Polri dan instansi pemerintah lainnya.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan semangat kebersamaan dan sinergi yang baik antara aparat penegak hukum. Kami di jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara selalu mendukung langkah-langkah humanis seperti SPPG yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Pemenuhan gizi bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga bagian dari pembangunan manusia seutuhnya,” tutur Kakanwil.

Selain launching SPPG Polres Taput, Wakapolda Sumatera Utara juga meninjau langsung fasilitas dan sarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan program SPPG, termasuk dapur gizi dan ruang pelayanan kesehatan yang disiapkan oleh Polres Tapanuli Utara.

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap program ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh instansi vertikal dapat terus terjalin dengan baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Ciptakan Bersih Dari Barang Terlarang, Rutan Kelas IIB Tarutung Gandeng TNI-POLRI Gelar Razia Gabungan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung melaksanakan razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Sabtu malam (25/10). Kegiatan ini melibatkan personel dari Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara, Komando Distrik Militer (Kodim) 0210/Tapanuli Utara, serta Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) I/2-2 Tarutung, yang bersama-sama turun langsung memeriksa blok-blok hunian warga binaan.

Razia gabungan ini dipimpin oleh Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Mian Halomoan Ronald Simarmata, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan serta disaksikan oleh perwakilan dari personil Subdenpom I/2-2 Tarutung, Pratu Asrel Triniasmo Pardede, personil Kodim 0210/TU, Pratu Dionius O. P Sagala, personil Polres Taput Brigadir Lina R. Siburian, Bripda Gordon Sitorus dan serta dihadiri seluruh jajaran Rutan Tarutung.

Razia gabungan tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung di halaman utama Rutan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi penegak hukum dalam menjaga situasi kondusif di dalam Rutan. “Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto dan Amanat Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Bapak Mashudi, khususnya terkait upaya deteksi dini, pemberantasan narkoba, serta pencegahan peredaran handphone dan barang terlarang lainnya di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.

Setelah apel, tim gabungan dibagi ke beberapa kelompok untuk menyisir seluruh blok hunian warga binaan. Setiap kelompok terdiri dari petugas Rutan, anggota TNI, dan personel Polri. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh mulai dari ruang tidur, kamar mandi, hingga area yang berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang. Kegiatan penggeledahan berlangsung tertib dan penuh kehati-hatian dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanisme dan menghormati hak-hak warga binaan.

Selama proses razia, tidak ditemukan adanya narkoba, namun petugas masih menemukan beberapa barang yang tidak sesuai dengan ketentuan tata tertib, seperti sendok logam, botol parfum, gunting dan peralatan yang berpotensi disalahgunakan. Barang-barang tersebut langsung diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai prosedur.

Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Mian H.R. Simarmata menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari langkah preventif dalam menjaga keamanan dan mencegah terjadinya gangguan di dalam Rutan. “Razia rutin maupun gabungan akan terus kita laksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari hal-hal yang dapat mengancam stabilitas keamanan,” ujarnya.

Menanggapi kegiatan ini, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Rutan Tarutung dengan aparat TNI dan Polri.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Rutan Tarutung yang secara aktif melibatkan TNI dan Polri dalam pelaksanaan razia gabungan. Kolaborasi ini merupakan bentuk implementasi dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkhusus Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan serta mewujudkan satuan kerja pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” ujar Kakanwil.

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Komandan Kodim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer I/2-2 Tarutung, Kapten CPM Sukarto Sembiring beserta seluruh jajaran atas dukungan dan kerja sama yang solid dalam pelaksanaan razia gabungan di Rutan Tarutung.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Tapanuli Utara, Bapak Dandim 0210/TU, dan Bapak Dansubdenpom Tarutung beserta seluruh personel yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan razia gabungan di Rutan Tarutung. Sinergi ini menjadi wujud nyata kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dalam maupun di luar lingkungan Rutan. Semoga kerja sama yang baik ini terus terjalin dan semakin kuat ke depannya,” ujar Kepala Rutan Tarutung.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Lima Warga Anjatan Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Pengeroyokan Dokter

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Unit Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu, Polda Jawa Barat, mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang dokter di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu. Peristiwa ini terjadi di Jalan Dusun Karang Malang, Desa Anjatan.

Kronologi bermula ketika korban, dokter Baskar (37), menerima kabar dari sang istri bahwa mobil pribadinya rusak akibat dipukul oleh seseorang yang disebut-sebut merupakan perangkat desa. Tak berhenti di situ, sejumlah orang dikabarkan mengejar hingga ke kediaman korban.

Mendapat kabar tersebut, dokter Baskar segera pulang dari tempat kerjanya di Rumah Sakit Al Irsyad. Namun, setibanya di rumah sekitar pukul 14.30 WIB, situasi justru memanas. Saat berupaya menanyakan kejadian itu, ia malah dihadang dan dikeroyok oleh beberapa pria tak dikenal di depan rumahnya.

Akibat insiden itu, korban mengalami luka di pipi kanan, kening kiri, serta bagian belakang telinga. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Anjatan untuk ditindaklanjuti.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bachar, mewakili Kapolres AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan bukti yang kami kumpulkan, lima orang telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (26/10/2025).

Kelima terduga pelaku yang kini diperiksa intensif di ruang penyidik Satreskrim Polres Indramayu masing-masing berinisial R (42), H (45), S (41), Su (53), dan T (47). Seluruhnya merupakan warga Kecamatan Anjatan.

Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita beberapa barang bukti, di antaranya rekaman video pengeroyokan dan hasil visum korban. Bukti tersebut memperkuat dugaan adanya tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat agar aktif melapor bila menemukan potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Masyarakat bisa segera menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp di 081999700110 atau call center 110,” tegasnya. (Andika).

Sumber: Humas Polres Indramayu

Meski Anggaran Dipangkas, Bupati Lucky Hakim Pastikan Pembangunan Tetap Jalan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemkab Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pembangunan daerah, meski dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026 mengalami pemangkasan hingga Rp240 miliar.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan pihaknya akan menyesuaikan diri dengan kebijakan tersebut melalui langkah efisiensi yang terukur, tanpa mengorbankan proyek-proyek prioritas, terutama di sektor infrastruktur.

“Kita akan beradaptasi dengan kebijakan ini. Ada beberapa langkah yang akan ditempuh seperti efisiensi dan pengalihan anggaran,” ujar Lucky saat dikonfirmasi, Sabtu (18/10/2025).

Sebagai bentuk komitmen efisiensi, Lucky menyebut sejumlah pos anggaran telah dikaji ulang. Termasuk rencana renovasi kantor camat dan kegiatan seremonial yang akan ditunda, bahkan anggaran Rp5 miliar untuk rumah dinas bupati juga dipangkas sepenuhnya.

Dana hasil efisiensi tersebut, kata Lucky, akan dialihkan untuk menutupi kekurangan akibat pemotongan TKD. Meskipun beberapa kegiatan ikut terdampak, pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.

“Beberapa daerah memilih meniadakan pembangunan tahun depan. Namun bagi saya, Indramayu harus tetap membangun meski harus berhemat di sisi lain,” tegasnya.

Selain efisiensi, Pemkab juga tengah mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski belum bisa diandalkan sepenuhnya pada 2026 karena kawasan industri masih dalam tahap konstruksi, kontribusi PAD saat ini diharapkan dapat membantu menopang pembiayaan daerah.

“Kawasan industri nanti akan menjadi sumber PAD besar, tapi hasilnya baru terasa pada 2027,” jelasnya.

Untuk menambah pendapatan, Pemkab juga berencana memanfaatkan lahan-lahan tidur melalui kerja sama dengan pihak swasta.

Lucky turut mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mendorong efisiensi demi keberlanjutan pembangunan infrastruktur.

“Kalau provinsi bisa berhemat tapi tetap membangun, Indramayu juga harus bisa,” kata Lucky.

Meski efisiensi dilakukan secara ketat, ia menegaskan tidak semua pos anggaran akan dihapus. Beberapa kebutuhan seperti jamuan tamu pemerintahan tetap dianggarkan, namun dengan pengelolaan yang lebih bijak.

“Kita tetap harus menjamu tamu dari kementerian atau ulama yang datang. Tapi pengeluaran yang boros akan kita evaluasi, termasuk anggaran makan-minum, tagihan listrik, dan sebagainya,” pungkasnya.

(Andika/Diskom).

Bupati Lucky Hakim Dorong SMK Hasilkan SDM Unggul Jelang Masuknya Kawasan Industri

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul menyambut berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Indramayu, Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan kunjungan kerja ke sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Kertasemaya dan Jatibarang, Jum’at (24/10/2025).

Sekolah yang dikunjungi antara lain SMK Teladan Kertasemaya, SMK PUI Jatibarang, dan SMK Pelita Jatibarang. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan sekolah dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja industri.

Bupati Lucky menyampaikan, peningkatan investasi dari berbagai negara di Indramayu akan berdampak langsung terhadap kebutuhan tenaga kerja lokal. Untuk itu, pemerintah daerah terus berupaya menjalin kemitraan dengan perusahaan agar lulusan SMK di Indramayu terserap secara optimal.

“Saya ingin minimal 70 persen tenaga kerja industri diisi oleh putra-putri Indramayu. Tahun 2026 saja kita membutuhkan sekitar 10 ribu tenaga kerja. Karena itu, sekolah-sekolah kejuruan harus menyiapkan SDM yang benar-benar pro pasar dan kompeten,” tegas Lucky.

Selain menyiapkan tenaga kerja industri, Bupati juga mendorong para pelajar agar mampu menjadi wirausahawan yang mandiri sesuai bakat dan keterampilan masing-masing. Dalam kunjungan itu, Lucky meninjau sejumlah ruang praktik seperti Tata Busana, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Otomotif, serta Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Kepala SMK Teladan Kertasemaya, Khoirun Nisa, menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap perhatian pemerintah daerah terhadap SMK terus ditingkatkan meski kewenangannya berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ini bentuk apresiasi yang luar biasa bagi kami. Walaupun SMK bukan kewenangan kabupaten, kami tetap berharap mendapat dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK PUI Jatibarang, Asep Sudharmono, menilai kunjungan Bupati menjadi motivasi bagi sekolah untuk meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat kerja sama dengan dunia industri. Hal senada disampaikan Kepala SMK Pelita Jatibarang, Linda Tri Apsari, yang menilai peningkatan fasilitas praktik sangat penting agar lulusan benar-benar siap kerja.

Usai mengunjungi SMK, Bupati Lucky melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Jatibarang dan kantor pelayanan administrasi kependudukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

“Kita akan terus berbenah. Pelayanan masyarakat harus cepat, nyaman, dan berkualitas,” tutup Lucky.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mempercepat pengembangan kawasan industri yang diimbangi dengan peningkatan mutu SDM, layanan kesehatan, dan pelayanan publik.

(Andika).

Diduga Ada Kongkalikong, Motor Bolak-Balik Isi BBM Subsidi di SPBU Ciherang Pondok hingga 6 Kali Semalam

BOGOR.radarinformasi.com – Dugaan praktik penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi disertai kemungkinan kongkalikong dengan petugas SPBU mencuat di Jalan Raya Sukaraja–Sukabumi, tepatnya di wilayah Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Seorang pengendara motor tertangkap tangan bolak-balik ke area SPBU hingga enam kali dalam satu malam untuk mengisi BBM subsidi jenis pertalite penuh. Setelah tangki penuh, bensin tersebut diduga dipindahkan ke jerigen di seberang jalan menggunakan selang.

Informasi di lapangan menyebutkan, setiap kali pengisian, pelaku memberikan uang tip sebesar Rp2.000–Rp3.000 kepada operator SPBU agar aksinya lancar. Modus ini menimbulkan kecurigaan adanya pembiaran, bahkan kemungkinan kerja sama antara pelaku dan petugas di lapangan.

Pelaku berdalih tidak melakukan pelanggaran karena membeli, bukan mencuri, serta mengaku menyalurkan BBM itu ke warga pelosok yang kesulitan membeli bensin. Namun, praktik tersebut tetap dikategorikan penimbunan BBM subsidi, tindakan yang melanggar hukum dan berpotensi merugikan negara.

Saat dikonfirmasi awak media, pengawas SPBU setempat mengelak mengetahui adanya praktik tersebut. “Siapa pun yang beli tetap kami layani. Soal uang tip untuk operator saya tidak tahu, dan saya sudah larang keras mereka,” ujarnya dengan nada tinggi saat ditemui di lokasi.

Kini pelaku bersama barang bukti satu unit motor telah diamankan oleh Polsek Caringin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai catatan, berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, setiap orang yang menimbun, menyalahgunakan, atau menyalurkan BBM bersubsidi tanpa izin dapat dikenai hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Caringin belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keberlanjutan kasus ini.

Red

‎Bupati Taput Tinjau Kesiapan Rapat Pendeta HKBP 2025 di Simanarium

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si.,M.Si., melakukan peninjauan langsung ke lokasi Seminarium Sipoholon yang akan menjadi tuan rumah Rapat Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) tahun 2025 (Jumat, 24 Oktober 2024). Acara akbar gerejawi tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 27 hingga 30 Oktober 2025 dengan estimasi kehadiran mencapai 2.250 orang pendeta dari seluruh wilayah HKBP.
‎
‎Kunjungan yang didampingi oleh jajaran pimpinan HKBP ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Seminarium Sipoholon sebagai lokasi pelaksanaan rapat, khususnya terkait fasilitas akomodasi, ruang rapat, dan infrastruktur pendukung lainnya demi kelancaran kegiatan.
‎
‎”Kami, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sebagai tuan rumah memiliki komitmen penuh untuk mendukung suksesnya Rapat Pendeta HKBP 2025. Peninjauan ini adalah langkah proaktif untuk memastikan seluruh kebutuhan, mulai dari tempat tinggal hingga sanitasi dan keamanan, terpenuhi dengan standar terbaik,” tegas Bupati.
‎
‎Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan HKBP memilih Tapanuli Utara sebagai lokasi penyelenggaraan rapat pendeta dengan jumlah peserta yang sangat besar. “Kehadiran ribuan pendeta di Sipoholon ini bukan hanya agenda gerejawi, tetapi juga akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pergerakan ekonomi lokal, terutama UMKM dan sektor pariwisata kita,” tambahnya.
‎
‎Bupati menyatakan akan menghadiri rapat tersebut dan melaksanakan acara ramah tamah bersama jajaran Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara dengan pimpinan HKBP.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal