Jalan Desa di Sukamulya dan Rancajawat Kini Mulus, Warga Apresiasi Pemkab Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Harapan warga dua desa di Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, akhirnya terwujud. Jalan penghubung di Desa Sukamulya dan Desa Rancajawat yang dulu rusak parah kini tampak mulus dan nyaman dilalui. Pembangunan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan infrastruktur hingga ke pelosok.

Kuwu Desa Sukamulya, Husni Tambrin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Indramayu beserta jajaran. Ia menilai perbaikan jalan itu membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Indramayu. Jalan yang kini sudah bagus benar-benar mempermudah aktivitas warga, terutama petani yang mengangkut hasil panennya,” ujar Husni.

Sementara itu, Kuwu Desa Rancajawat, Mamet Tarmad Heryanto, juga menyampaikan apresiasi serupa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di desanya menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan.

“Langkah cepat Pemkab Indramayu memperbaiki jalan ini kami sambut dengan antusias. Akses yang baik akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menegaskan bahwa pembangunan jalan desa menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Ia menilai akses transportasi yang layak merupakan kunci pemerataan pembangunan.

“Kami ingin seluruh warga, tanpa terkecuali, merasakan manfaat pembangunan. Infrastruktur yang baik akan memperkuat ekonomi lokal dan menunjang kehidupan sosial masyarakat,” kata Lucky.

Kini, warga di dua desa tersebut menikmati hasil pembangunan. Jalan yang dulu becek dan sulit dilalui kendaraan kini berubah menjadi akses lancar, memudahkan mobilitas pelajar, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan komitmennya untuk terus memperluas pembangunan infrastruktur sesuai visi Indramayu Reang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong demi pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah kabupaten.

(Andika/Smr,Diskom).

Pemkab Taput Dorong Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi Terus Belajar Mandiri Hingga Terampil

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Josua Hutabarat menghadiri kegiatan Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Menjahit, Teknik Las dan Bangunan/Meubelair di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Silangkitang, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tapanuli Utara, Sipoholon. (Senin 3/11/2025).

Pelatihan yang berlangsung selama 18 hari dengan melibatkan 48 peserta masing-masing 16 orang setiap jurusan dari berbagai kecamatan di Tapanuli Utara. Tiga kejuruan unggulan yang diberikan yaitu Menjahit Pakaian Wanita Dewasa, Teknik Las dan Pembuatan Meubelair. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat agar mampu bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya perubahan sikap dan peningkatan kualitas diri setelah mengikuti pelatihan. “Harus ada pembeda setelah mengikuti pelatihan ini dengan sebelum menerima pelatihan. Mestinya saudara saudari  harus merasa rugi apabila tidak ada peningkatan kemampuan, bukan hanya soal anggaran yang sia-sia,” ujar Deni Lumbantoruan.

Ia mendorong seluruh peserta agar tidak berhenti belajar meski pelatihan telah berakhir.

“Pelatihan yang diberikan mungkin masih terbatas, namun harus disyukuri dan dijadikan langkah awal menuju peningkatan kompetensi yang lebih tinggi. Lanjutkan dengan pelatihan mandiri. Kita mulai dulu dari hal kecil, baru meningkat ke karya yang lebih besar. Semoga hasil dari pelatihan ini berkelanjutan,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya inisiatif belajar mandiri di era digital dan mengingatkan peserta untuk memanfaatkan teknologi dan sumber informasi terbuka sebagai sarana pengembangan diri.

“Semua yang dipelajari di BLK ini sebenarnya bisa ditemukan di YouTube. Pertanyaannya, apakah kita sudah mengaksesnya untuk memperkaya pengetahuan?,” katanya.

Selain itu, Deni Lumbantoruan juga menyebut peran Dekranasda Tapanuli Utara dalam memfasilitasi pelaku keterampilan seperti penjahit. Ia mencontohkan produk suvenir di kawasan wisata Hutaginjang yang masih banyak didatangkan dari luar daerah. “Kita harus bisa mengambil alih peluang ini. Kalau bisa dibuat oleh UMKM kita sendiri, mengapa harus dari luar daerah,?” tantangnya penuh semangat.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada peserta oleh wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Naker dan jajarannya. Wakil Bupati berharap ilmu yang telah diperoleh dapat diterapkan dan menjadi bekal dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Manfaatkan apa yang sudah dipelajari sekarang. Jadikan keterampilan ini sebagai modal awal untuk masa depan agar SDM Tapanuli Utara semakin maju. Bahkan Pemerintah Daerah juga sedang mempersiapkan bentuk bantuan bagi tenaga kerja yang ingin bekerja di luar negeri,” pungkasnya saat meninjau beberapa karya peserta.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Bupati Tapanuli Utara Kunjungi BNPB, Harapkan Sinergi Penanggulangan Bencana Daerah

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si.,M.Si., didampingi Kepala Pelaksana BPBD Taput Bonggas Pasaribu dan Kadis PUTR Taput Dalan Simanjuntak melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Tapanuli Utara yang diterima langsung oleh Deputi Logistik dan Peralatan BNPB Dra. Andi Eviana, M.Si di Kantor BNPB, Jakarta (Senin 3/11/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menyampaikan bahwa tingginya tingkat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara memerlukan sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BNPB, baik dalam hal perencanaan, penanganan darurat, maupun dukungan logistik dan peralatan kebencanaan.

“Kami berharap dukungan dari BNPB sehingga Kabupaten Tapanuli Utara lebih siap dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana,” ujar Bupati Jonius Taripar Hutabarat.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Logistik dan Peralatan BNPB menyambut baik dan mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, serta menyampaikan komitmen untuk memberikan dukungan kepada daerah.

“Kami siap membantu dan memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara, baik dalam penyediaan logistik maupun percepatan program penanggulangan bencana yang melibatkan deputi lainnya,” tutur Andi Eviana.

BNPB juga mendorong Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus melakukan koordinasi dalam setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari Kajian Risiko Bencana, Rencana Penanggulangan Bencana, hingga Rencana Kontinjensi Bencana, agar setiap langkah memiliki skala prioritas yang jelas dan efektif di lapangan.

“Kami siap untuk memfasilitasi Pemkab Tapanuli Utara dalam realisasi dan percepatan program dari Deputi lainnya,” ucap Deputi Logistik dan Peralatan BNPB.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana yang lebih terpadu, tanggap, dan berdaya guna bagi masyarakat Taput.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Pemkab Indramayu Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan Lewat UKW SMSI

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Indramayu bekerja sama dengan Lembaga Uji Pikiran Rakyat, Selasa (28/10/2025).

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menilai kegiatan tersebut sebagai langkah konkret dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kualitas insan pers di daerahnya.

“UKW ini menjadi wadah untuk mencetak wartawan yang berkompeten, berintegritas, dan profesional. Di tengah derasnya arus informasi, jurnalis harus mampu beradaptasi dan berinovasi,” ujar Wabup Syaefudin.

Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik yang konstruktif serta memberikan solusi bagi kemajuan Indramayu.

Syaefudin juga mengimbau agar insan pers terus memperkuat kapasitas diri dengan ilmu serta etika jurnalistik yang baik, guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan bernilai bagi publik.

“Wartawan harus senantiasa menjaga kredibilitas agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan bermakna,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup turut mendukung usulan SMSI Indramayu agar pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran rutin untuk pelaksanaan UKW setiap tahun.

“Insya Allah, Bupati Indramayu akan mendukung agar kegiatan UKW dapat difasilitasi melalui anggaran daerah,” ungkapnya penuh optimisme.

Di akhir sambutannya, Syaefudin mengajak insan pers Indramayu untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Indramayu REANG — Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.

Pelaksanaan UKW yang digelar secara gratis ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PLN Nusantara Power UP Indramayu, Perumdam Tirta Darma Ayu, dan Pupuk Indonesia.

Sebanyak 68 wartawan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, terbagi dalam 12 kelompok dengan jenjang Muda, Madya, dan Utama.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Indramayu, para Kepala SKPD, mitra kerja SMSI, serta perwakilan organisasi pers se-Kabupaten Indramayu. Hadir pula Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, Ketua SMSI Jawa Barat Hardiansyah, serta para penguji dari Lembaga Uji Pikiran Rakyat.

(Andika/Smr/Diskom).

Diskominfo Indramayu Siap Perkuat Keamanan Siber Pemerintahan Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan siber nasional. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Indramayu aktif berpartisipasi dalam pengukuhan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) sektor administrasi pemerintahan dan pembangunan manusia tahap II tahun 2025 yang digelar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), di Aula dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN, Sawangan, Depok,” Senin, 27/10/2025).

Plt. Kepala Diskominfo Indramayu, Atang Suwandi, hadir mewakili pemerintah daerah, didampingi Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Kiky Nurhakiky. Keduanya bergabung bersama 56 TTIS lainnya yang resmi dikukuhkan pada tahap kedua tahun ini.

Secara nasional, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BSSN dalam memperkuat sistem keamanan siber sektor pemerintahan dan pembangunan manusia. Hingga kini, tercatat sudah ada 452 TTIS yang terbentuk di berbagai instansi di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah membentuk Indramayu Computer Security Incident Response Team (CSIRT) melalui Keputusan Bupati Indramayu Nomor 100.3.3.2/Kep.293/Diskominfo/2025. Tim ini memiliki tugas strategis mulai dari penanganan insiden siber, pemulihan sistem yang terdampak, hingga memberikan rekomendasi teknis guna mencegah potensi serangan digital di lingkungan pemerintahan daerah.

Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan instansi pemerintah dalam menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks. Pemerintah daerah juga mendukung kebijakan Kemenko Polhukam dan BSSN untuk mempercepat pembentukan TTIS serta memperkuat sinergi lintas sektor.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Pentahelix. Kolaborasi tersebut melibatkan unsur Pemerintah, Akademisi, Industri TIK, Media, serta Komunitas dan Asosiasi Siber.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semangat ‘Bersatu Kita Teguh’ menjadi kunci memperkuat pertahanan siber nasional. Dengan sinergi semua elemen, Indonesia akan mampu membangun sistem keamanan siber yang tangguh dan terintegrasi,” ujarnya.

Kelima unsur tersebut memiliki peran penting dalam membangun ekosistem keamanan siber nasional yang berkelanjutan. Pemerintah berperan sebagai regulator dan koordinator, akademisi memperkuat riset serta literasi publik, industri TIK menyediakan inovasi dan teknologi, media mengedukasi masyarakat sekaligus menangkal hoaks, sedangkan komunitas siber menjadi mitra strategis dalam penanganan hingga pemulihan insiden digital.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPR RI, Dr. Bob Hasan, menekankan bahwa keamanan siber merupakan aspek strategis yang berhubungan langsung dengan kedaulatan negara, stabilitas ekonomi, dan keberlanjutan layanan publik.

“Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber disusun untuk memperkuat regulasi, sinergi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas SDM dan infrastruktur penting bagi kepentingan nasional,” katanya.

Bagi Pemkab Indramayu, pembentukan Indramayu CSIRT bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman siber. Melalui tim ini, diharapkan pelayanan publik di Kabupaten Indramayu dapat tetap terlindungi, aman, dan berjalan optimal di tengah tantangan era digital.

(Andika/Smr/Diskom).

Bermotto ‘Mulus Rahayu’, Desa Cikawung Siap Rebut Predikat Desa Tangguh Pangan Nasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, resmi menjadi wakil Jawa Barat dalam ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Nasional 2025. Penilaian tahap wawancara digelar secara daring di Indramayu Command Center (ICC), menjadi momentum penting bagi desa yang dikenal dengan semboyan “Mulus Rahayu” ini untuk unjuk prestasi dan inovasi terbaiknya,” Rabu, (29/10/2025).

Kuwu Cikawung, Sept Rahayu, menegaskan komitmen desanya melalui tema besar pembangunan: “Desa Tangguh Ketahanan Pangan Menuju Mulus Rahayu.” Tema itu merepresentasikan semangat kemandirian, kesejahteraan, serta upaya menjaga kelestarian alam yang terus dijaga bersama oleh warga.

Berada di ujung selatan Indramayu, Cikawung menjadi “gerbang” perbatasan dengan Kabupaten Sumedang dan Majalengka. Letaknya yang strategis karena bersinggungan langsung dengan Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menjadikan Cikawung satu-satunya desa di Indramayu dengan bentang alam perbukitan.

Desa ini memiliki luas wilayah 7.368 hektare, terdiri atas lahan Perhutani 5.650 hektare, lahan persawahan 1.588 hektare, dan permukiman 130 hektare. Meski berjarak sekitar 28 kilometer dari pusat kecamatan dan 72 kilometer dari pusat kabupaten, pelayanan publik di Cikawung tetap berjalan cepat dan tanggap, berkat sistem pemerintahan desa yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan jumlah penduduk mencapai 8.140 jiwa 4.011 laki-laki dan 4.129 perempuan sekitar 42 persen di antaranya bekerja sebagai petani. Tak heran bila sektor pertanian menjadi nadi utama perekonomian desa.

Pemerintah Desa Cikawung juga dikenal inovatif dalam mengembangkan layanan publik berbasis digital dan sosial, di antaranya:

CIKINI (Cikawung Info Terkini) – portal informasi terpadu yang memuat berita desa, layanan tanggap bencana (Si Cinta), serta laporan kegiatan warga.

SICEPOT (Sistem Pelayanan Cepat dan Tidak Repot) – sistem administrasi daring yang mempermudah pembuatan surat-surat resmi.

Pojok Ilmu – ruang baca di kantor desa untuk meningkatkan literasi dan menumbuhkan budaya belajar sambil menunggu pelayanan.

Di bidang ketahanan pangan, Cikawung menjadi salah satu sentra unggulan di Kabupaten Indramayu. Melalui kerja sama dengan Perhutani, desa ini memperoleh lahan garapan seluas 4.040 hektare dari total lahan 5.708 hektare untuk periode 2023–2024.

Pemanfaatan lahan itu mencakup:

Hortikultura: ±200 hektare

Jagung: ±1.350 hektare

Sawah: 795 hektare

Padi gogo: 1.705 hektare

Dengan luas lahan jagung mencapai 1.350 hektare, sekitar 600 petani mampu memproduksi hingga 3.400 ton jagung per tahun, dengan harga jual Rp5.500/kg (basah) hingga Rp6.600/kg (kering). Prestasi itu menegaskan posisi Cikawung sebagai lumbung jagung unggulan di Jawa Barat.

Dengan deretan inovasi, ketangguhan pangan, dan semangat gotong royong yang kuat, Desa Cikawung tak hanya menjadi kebanggaan Indramayu, tetapi juga inspirasi bagi desa-desa lain dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan menuju “Mulus Rahayu,”

(Andika/Smr/Diskom).

Momentum Sumpah Pemuda dan Hari Santri, Bupati Lucky Hakim Resmikan Perbup Pesantren: Teguhkan Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Ada nuansa istimewa dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 di Kabupaten Indramayu. Di momen bersejarah yang juga bertepatan dengan Hari Santri Nasional itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin menghadirkan kado berharga bagi kalangan muda, khususnya para santri dan santriwati. Kado tersebut berupa disahkannya Peraturan Bupati (Perbup) Indramayu Nomor 42 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2022 mengenai Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Lahirnya Perbup ini mencerminkan komitmen kuat Bupati Lucky Hakim dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia. Tak butuh waktu lama, regulasi ini diterbitkan pada 20 Oktober 2025 sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan dunia pesantren di Indramayu.

Dalam Perbup tersebut ditegaskan, pesantren memiliki peran strategis sebagai lembaga pendidikan, dakwah, sekaligus pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah mengakui pesantren sebagai mitra penting dalam membangun karakter bangsa dan menanamkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Langkah ini juga selaras dengan visi besar Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), di mana penguatan peran pesantren menjadi bagian penting dari pilar religius.

Secara konkret, Pemkab Indramayu akan memberikan rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi kepada pesantren yang telah terdaftar dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Agama. Dukungan ini diharapkan mampu memperluas peran pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan penggerak pemberdayaan masyarakat.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan langkah visioner untuk menyiapkan generasi muda Indramayu menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan adanya rekognisi, pemerintah dapat memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pesantren. Yang terpenting, pesantren kini memiliki akses untuk terus mengembangkan sayapnya,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Selamat Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional — saatnya pemuda dan santri Indramayu bersatu, melangkah bersama menuju masa depan yang beriman, berdaya, dan berakhlak mulia.

(Andika/Smr/Diskom).

Pemkab Indramayu Bangun 184 Unit SPALD, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus membuktikan komitmennya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pembangunan fasilitas sanitasi yang layak dan ramah lingkungan. Pada tahun 2025, sebanyak 184 unit Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) Setempat atau MCK akan dibangun di 9 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Program yang dijalankan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Diskimrum) ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar. Adapun desa penerima manfaat meliputi Desa Pabean Udik Kecamatan Indramayu (21 unit), Desa Krimun Kecamatan Losarang (21 unit), Desa Loyang Kecamatan Cikedung (21 unit), Desa Anjatan Baru Kecamatan Anjatan (21 unit), Desa Kertanegara Kecamatan Haurgeulis (20 unit), Desa Kertawinangun Kecamatan Kandanghaur (20 unit), Desa Anjatan Kecamatan Anjatan (20 unit), Desa Drunten Wetan Kecamatan Gabuswetan (20 unit), dan Desa Cikedung Kecamatan Cikedung (20 unit).

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan bahwa pembangunan SPALD ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan dan kesejahteraan warganya.

“Kesehatan masyarakat bermula dari rumah dan lingkungan. Dengan tersedianya MCK yang layak, kita bisa mengurangi pencemaran, mencegah penyakit, serta menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif. Ini bagian dari upaya mewujudkan Indramayu yang Reang,” ujar Lucky.

Ia menambahkan, Pemkab Indramayu terus menargetkan seluruh desa memiliki akses sanitasi yang aman dan berkelanjutan, sehingga tidak ada lagi praktik buang air besar sembarangan (BABS).

Sementara itu, Siti (46), warga Desa Krimun Kecamatan Losarang, menyampaikan rasa syukurnya atas pembangunan MCK di desanya.

“Dulu kami harus bergantian menggunakan kamar mandi seadanya, bahkan sebagian masih ke sungai. Sekarang kami lebih nyaman dan sehat. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli,” ucapnya.

Kepala Diskimrum Indramayu, Erpin Marpinda, menambahkan bahwa pembangunan SPALD ini juga dibarengi dengan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Dengan hadirnya fasilitas SPALD Setempat ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan semakin meningkat, serta terwujud lingkungan yang bersih, sehat, dan layak huni di seluruh pelosok Indramayu.

(Andika/Smr/Diskom).

31 Camat di Indramayu Resmi Sandang Jabatan PPATS, Siap Percepat Layanan Pertanahan

INDRAMAYU.radarinformasi.com
Sebanyak 31 camat di Kabupaten Indramayu resmi dikukuhkan sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Kantor Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indramayu, Dwi Hary Januarto, di Gedung Puspihat Indramayu, Kamis (30/10/2025).

Acara pelantikan turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Setda Kabupaten Indramayu, Jajang Sudrajat, yang hadir mewakili Bupati Lucky Hakim, bersama sejumlah tamu undangan lainnya.

Penetapan para camat sebagai PPATS ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Barat Nomor 292/SK-32.HP.03.04/X/2025 tentang Penunjukan Camat Sebagai PPAT Sementara.

Dalam sambutannya, Dwi Hary Januarto menegaskan bahwa kehadiran PPAT Sementara di tingkat kecamatan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pelayanan urusan pertanahan. Para camat kini memiliki kewenangan membuat akta otentik yang berkaitan dengan hak atas tanah maupun hak milik atas satuan rumah susun.

“Dengan adanya PPAT Sementara di setiap kecamatan, masyarakat dapat mengurus akta tanah lebih mudah, cepat, dan efisien,” ujar Dwi.

Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas tersebut. Para camat diminta bekerja dengan jujur, tertib, dan bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi kehormatan jabatan.

“PPAT Sementara harus netral dan tidak menimbulkan konflik. Sebaliknya, mereka harus hadir sebagai solusi dalam setiap persoalan pertanahan,” tegasnya.

Menutup prosesi pelantikan, Dwi mengingatkan agar seluruh PPATS tetap berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945, serta setia kepada pemerintah dalam mengemban amanah dengan penuh dedikasi.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan agraria yang cepat, transparan, dan merata hingga ke tingkat kecamatan, sejalan dengan komitmen membangun tata kelola pertanahan yang semakin dekat dengan masyarakat.

(Andika/Smr/Diskom).

Pemkab Indramayu Raih Penghargaan CNN Indonesia atas Inovasi Ruang Publik Melalui CFD dan CFN

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu kembali menorehkan prestasi nasional. Kali ini, CNN Indonesia menganugerahkan penghargaan “Icon of Civic Celebration & Urban Public Space Reinvention” sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemkab Indramayu menghidupkan ruang publik lewat kegiatan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN).

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Bupati Indramayu Lucky Hakim, yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Atang Suwandi, dalam acara penghargaan yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Jum’at (31/10/2025).

Dalam keterangannya, Bupati Lucky menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan yang terus berupaya menciptakan ruang publik sehat dan inklusif.

“Penghargaan ini bukan semata untuk pemerintah, tetapi untuk seluruh warga Indramayu yang dengan antusias berpartisipasi dalam CFD dan CFN. Ruang publik bukan hanya jalan yang bebas kendaraan, tetapi wadah interaksi sosial, olahraga, serta penggerak ekonomi lokal,” ujar Lucky Hakim melalui Atang Suwandi.

Program Car Free Day dan Car Free Night di Indramayu telah menjadi kegiatan rutin yang selalu dinantikan masyarakat. Setiap pekan, jalanan utama kota disulap menjadi arena rekreasi terbuka bagi warga untuk berolahraga, berbelanja produk UMKM, hingga menikmati hiburan rakyat.

Selain mendorong gaya hidup sehat, program ini juga berdampak signifikan terhadap sektor ekonomi. Banyak pelaku usaha kecil, pedagang kaki lima, hingga komunitas kreatif yang memperoleh manfaat langsung dari kegiatan tersebut.

Atang Suwandi menambahkan, penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pemkab Indramayu untuk terus memperluas inovasi dalam penataan ruang publik yang lebih ramah, aman, dan nyaman bagi semua kalangan.

“Ruang publik yang hidup mencerminkan masyarakat yang sehat dan berdaya. Kami ingin memastikan CFD dan CFN menjadi wadah bagi warga untuk berolahraga, bersosialisasi, dan berkreasi secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Pengakuan dari CNN Indonesia ini menambah daftar prestasi Pemkab Indramayu dalam pengembangan ruang publik yang partisipatif dan berorientasi pada kebahagiaan warganya. Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen menjadikan CFD dan CFN bukan sekadar agenda mingguan, tetapi simbol gaya hidup sehat serta kebanggaan masyarakat Indramayu.

(Andika/Smr/Diskom).