Festival Mangga dan Riksa Budaya Jawa Barat, Indramayu Tampilkan Kekayaan Seni dan Budaya Lokal

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Alun-alun Puspawangi Indramayu menjadi pusat perhatian masyarakat pada acara Festival Mangga dan Riksa Budaya Jawa Barat. Berbagai pertunjukan seni dan budaya ditampilkan untuk mempromosikan kekayaan tradisi lokal Indramayu, mulai dari Tari Topeng Kelana, Kuda Lumping, hingga musik Tarling dan Gong Renteng. Senin (2/12)

Nok dan Nang Kabupaten Indramayu, Egisti dan Lutfi, hadir sebagai perwakilan duta budaya daerah dalam acara tersebut. Keduanya memberikan pandangan terkait pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

“Melihat anak-anak muda yang antusias belajar budaya sangat membanggakan. Ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan tradisi masih kuat di generasi muda, meskipun mereka hidup di era digital,” ujar Lutfi.

Ia menambahkan bahwa budaya Indramayu, termasuk bahasa Krama Indramayu, merupakan kekayaan yang harus dijaga. “Walaupun kita berbeda dari mayoritas Jawa Barat yang berbahasa Sunda, kita tetap harus bangga menggunakan bahasa Indramayu. Ini adalah identitas kita,” katanya.

Egisti, yang juga akan mewakili Indramayu di ajang Mojang Jejaka Jawa Barat, meminta doa dan dukungan dari masyarakat. “Saya Lina Egisti, perwakilan dari Nok Dramayu 2023, meminta doa dan dukungan dari Bapak-Ibu, teman-teman, dan rekan-rekan semua dalam kompetisi Mojang Jejaka Jawa Barat yang akan diadakan bulan ini. Saya akan maju bersama Kang Wahyu Harjo, yang hari ini berhalangan hadir. Insya Allah kami sudah mempersiapkan semuanya, dari materi hingga ujung kabisa. Kami mohon doa agar dapat mengharumkan nama Indramayu,” ujar Egisti.

Acara ini juga menjadi ajang pengenalan ikon lokal seperti batik complongan, yang pernah dikenakan Presiden Joko Widodo. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan teman-teman difabel dalam pertunjukan seni, sebagai bukti inklusivitas budaya Indramayu.

“Harapan kami, generasi muda dapat terus belajar dan berkolaborasi untuk melestarikan budaya lokal. Jangan malu untuk mengenal lebih dalam budaya kita sendiri,” tutup Lutfi.

Festival Mangga dan Riksa Budaya menjadi bukti bahwa Indramayu tidak hanya kaya akan hasil alam seperti mangga, tetapi juga memiliki warisan seni dan budaya yang tak ternilai.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Meriah dan Bermakna: Pemuda Pancasila Pandansari Rayakan Milad ke-3 dengan Santunan dan Semangat Kebersamaan

BOGOR.radarinformasi.com – Suasana penuh kebersamaan dan kehangatan menyelimuti perayaan Milad ke-3 Pemuda Pancasila (PP) Pandansari yang digelar di Villa House of Ne’ Nav. Acara ini dihadiri oleh Dewan Pembina Ade Hanafi, Ketua Ranting Pandansari Waskita/Miko, Ketua Panitia Heri, anggota Pemuda Pancasila, serta tokoh-tokoh penting lainnya. Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan tiga tahun, tetapi juga momen untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat berorganisasi. Sabtu (16/11)

Acara dimulai dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang PP Pandansari. Setelah itu, seluruh peserta berdiri bersama menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan Mars Pemuda Pancasila dengan penuh khidmat. Dalam sambutannya, Ade Hanafi selaku Dewan Pembina mengapresiasi segala pencapaian yang telah diraih selama tiga tahun ini dan berharap Pemuda Pancasila Pandansari terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam acara ini adalah pemberian santunan kepada 30 anak yatim. Santunan ini diberikan dengan penuh kehangatan sebagai wujud kepedulian sosial dari Pemuda Pancasila Pandansari, diikuti dengan sesi makan bersama yang memperlihatkan semangat berbagi dan kebersamaan.

Momen spesial lainnya adalah pemotongan kue ulang tahun yang dilakukan oleh Waskita/Miko, Ketua Ranting Pemuda Pancasila Pandansari, yang memberi potongan pertama kepada para ketua ranting lainnya. Seluruh peserta kemudian menikmati hidangan bersama, menambah keakraban dan kekompakan antar anggota. Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan nyanyian, yang membawa keceriaan dan tawa di tengah suasana penuh kehangatan.

Dengan berakhirnya perayaan, semua yang hadir merasa semakin terikat dalam semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Pemuda Pancasila Ranting Pandansari berharap dapat terus tumbuh dan berkembang, memperkuat peran serta kontribusinya bagi masyarakat, serta menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam setiap langkah dan tindakan.

Reporter : Herlina
Redaktur : Rizal

Ironi Penanganan Bencana: Prioritas Anggaran Dinas Sosial Kabupaten Bogor Dipertanyakan di Tengah Krisis

BOGOR.radarinformasi.com – Kabupaten Bogor, yang saat ini tengah dilanda bencana seperti tanah longsor, banjir, dan kerusakan rumah, seakan terabaikan dalam hal penanganan bencana. Minggu (10/11)

Dinas Sosial Kabupaten Bogor malah terfokus pada pelaksanaan workshop manajemen psikososial bagi korban bencana.

Hal ini menjadi sebuah ironi, karena 23 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bogor sedang menghadapi bencana besar, sementara anggaran yang seharusnya difokuskan untuk penanganan darurat justru digunakan untuk kegiatan yang dianggap kurang tepat waktu.

Dinas Sosial Kabupaten Bogor berencana mengadakan workshop mengenai manajemen psikososial bagi korban bencana. Kegiatan ini akan diikuti oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Lembaga Kesejahteraan Sosial (LK3), dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Yang lebih mengejutkan, workshop ini akan menggunakan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) atau APBD Kabupaten Bogor.

Anggaran tersebut seharusnya digunakan untuk penanganan bencana yang lebih mendesak, namun kini dialihkan untuk kegiatan yang lebih terfokus pada pembekalan teori.

Munculnya pertanyaan besar adalah, “Mengapa pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH) di ikuti sertakan dalam  workshop tersebut dan dari kapan menjadi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)?”

Ikut sertanya Pendampingan PKH ini menimbulkan polemik, sebab fokus utama saat ini seharusnya adalah pemulihan langsung bagi korban bencana, bukan pelatihan yang dapat menunggu.

Sementara itu, bencana yang melanda Kabupaten Bogor semakin parah. Tanah longsor dan banjir merusak rumah warga dan infrastruktur penting, menyisakan kesulitan bagi ribuan keluarga.

Banyak daerah yang terisolasi, dan bantuan untuk korban bencana sangat dibutuhkan, baik berupa makanan, obat-obatan, maupun bantuan psikososial yang langsung dilakukan oleh para petugas di lapangan.

Namun, di tengah kondisi darurat ini, justru ada kabar ironis bahwa sejumlah pekerja sosial dari Kabupaten Bogor akan melakukan lawatan ke Kabupaten Badung, Bali, pada 11-13 November 2024.

Kunjungan ini untuk mengikuti kegiatan yang tidak terkait langsung dengan penanganan bencana di wilayah mereka sendiri.

Hal ini semakin menambah kesan bahwa Dinas Sosial Kabupaten Bogor belum sepenuhnya memprioritaskan penanganan bencana yang tengah berlangsung.

Melihat kondisi yang ada, tentu menjadi sebuah pertanyaan besar, apakah benar ini adalah prioritas yang tepat bagi Dinas Sosial Kabupaten Bogor?

Dengan banyaknya korban bencana yang membutuhkan perhatian segera, apakah workshop psikososial yang direncanakan dapat memberikan dampak positif langsung terhadap pemulihan korban bencana di lapangan?

Ataukah ini justru menjadi pemborosan anggaran yang seharusnya difokuskan untuk penyelamatan dan rehabilitasi warga yang terdampak bencana?

Aktivis Muda Bogor Nurdin Ruhendi berharap Dinas Sosial Kabupaten Bogor dapat lebih fokus dalam memberikan bantuan langsung kepada korban bencana dan memanfaatkan anggaran dengan lebih efisien dan tepat sasaran.

Workshop psikososial memang penting, namun di tengah situasi darurat ini, prioritas utama seharusnya adalah pemulihan dan bantuan langsung yang lebih dibutuhkan oleh para korban bencana di lapangan.

Waktu tidak bisa diputar kembali, dan setiap detik sangat berarti untuk meringankan beban mereka yang terdampak bencana.

Red

Langkah-Langkah Efektif Mencegah Serangan Backdoor di Sistem Komputer

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Serangan siber terus meningkat dengan berbagai metode, dan salah satu yang paling sering digunakan adalah serangan backdoor. Backdoor adalah metode yang memungkinkan peretas mengakses sistem tanpa melewati jalur autentikasi resmi. Dengan teknik ini, peretas dapat mengambil alih kendali sistem, mencuri informasi sensitif, serta mengganggu layanan yang beroperasi. Senin (7/10)

Bagaimana Serangan Backdoor Terjadi?

Serangan backdoor dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya:

1. Memanfaatkan Kerentanan Sistem: Peretas mengeksploitasi celah keamanan yang belum diperbaiki untuk masuk ke dalam sistem.


2. Malware: Peretas menginstal malware yang memungkinkan mereka mendapatkan akses ke sistem tanpa izin.

3. Serangan DDoS: Peretas melumpuhkan sistem melalui serangan DDoS, sehingga mempermudah eksploitasi lebih lanjut.

4. Phishing: Mencuri informasi penting, seperti kata sandi dan data pribadi, melalui email atau situs web palsu.

5. Penggunaan Password Lemah: Sistem dapat ditembus dengan memanfaatkan kata sandi yang mudah ditebak.

6. Ports Jaringan Terbuka: Ports jaringan yang tidak terlindungi menjadi celah masuk bagi peretas.

Tips Mencegah Serangan Backdoor
Untuk melindungi sistem dari ancaman backdoor, beberapa langkah pencegahan yang dapat diterapkan adalah:

1. Backup Data Secara Teratur: Selalu lakukan backup data penting dan simpan di tempat yang aman untuk menghindari kehilangan data.

2. Gunakan Password Kuat: Terapkan kata sandi yang kompleks dan sulit ditebak untuk memperkuat keamanan sistem.

3. Gunakan Antivirus: Pastikan antivirus selalu diperbarui untuk mendeteksi dan mencegah malware yang berpotensi masuk ke sistem.

4. Waspadai Unduhan dan Tautan Mencurigakan: Hindari mengunduh file dari sumber yang tidak terpercaya dan berhati-hati dalam mengklik tautan atau lampiran dalam email.

5. Perbarui Sistem Secara Berkala: Pastikan sistem operasi dan aplikasi selalu dalam versi terbaru untuk menutup celah keamanan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, risiko serangan backdoor dapat diminimalisir dan sistem akan lebih aman dari ancaman peretas.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

SIE Propam Polres Bogor Gelar Program Jumat Berkah di Masjid Baitul Hamdi

BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Propam Polres Bogor kembali melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “Jum’at Berkah” yang berlangsung di Masjid Baitul Hamdi, Mapolres Bogor. Acara dimulai pukul 12.20 WIB dan selesai pada pukul 12.45 WIB, Jumat (4/10/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Seksi Propam Polres Bogor, AKP Ketut Lasswarjana, S.H., M.M., bersama Kanit Provos Polres Bogor, IPDA Eko Prasetyo, dan Kanit Paminal Si Propam, IPDA Mpu Sugema, serta anggota Satuan Propam lainnya.

Dalam program ini, Polres Bogor membagikan 50 porsi bakso, 100 kotak nasi, dan 200 minuman, yang terdiri dari es kopi dan es teh, kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

“Kegiatan Jum’at Berkah ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Ketut Lasswarjana dalam sambutannya.

Acara berlangsung dengan lancar dan ditutup sesuai jadwal pada pukul 12.45 WIB. Polres Bogor menyatakan komitmennya untuk terus menggelar program-program sosial serupa di masa mendatang, sebagai bagian dari tugas dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Perhutani Hadiri Peningkatan Kerjasama Pariwisata Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor hadiri acara peningkatan kerjasama antara Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, bertempat di Lorin Hotel Sentul, Kabupaten Bogor pada Rabu (25/09).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Iyan Priyatna beserta jajaran, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Yudi Santosa beserta jajaran, Pj. Sekretaris Pemerintah Kabupaten Bogor, Kepala BAPPEDA LITBANG Kabupaten Bogor serta para Stakeholder Pariwisata Kabupaten Bogor.

Dalam keterangannya Muhadi mengatakan bahwa pihaknya hadir memenuhi undangan dimana sudah terjalin komunikasi, hubungan baik antara Perhutani KPH Bogor dengan Disbudpar Kabupaten Bogor dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi yang juga wilayah kerja Perhutani KPH Bogor berada di wilayah administratif Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

“Kami menyambut baik peningkatan kerjasama kemitraan bidang pariwisata yang dilakukan antara Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor, ini sinyal yang positif dalam rangka merealisasikan pengembangan pariwisata yang lebih baik di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor serta kepada para stakeholder yang bergerak di bidang pariwisata di kedua kabupaten”, tuturnya.

Sementara Iyan Priyatna menyampaikan bahwa pelaksanaan peningkatan kerjasama dan kemitraan pariwisata adalah bagian dari kerjasama yang sebelumnya sudah ada dengan Disbupar Kabupaten Bogor dan kerjasama ini ditingkatkan dalam rangka pengembangan promosi pariwisata baik dalam maupun luar negeri untuk pariwisata di Kabupaten Bekasi dan juga Kabupaten Bogor sehingga menjadi optimal.

Reporter : Maulana
Redaktur : Rizal

Baru menjabat Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Sembiring Bersama Kadispora Audiensi ke Wakil Ketua DPRD Tapanuli Utara

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut, Evan Yudha Putra Sembiring didampingi Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, gandeng Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Tapanuli Utara, Ir. Marco Panggabean, M.Si. audiensi ke wakil ketua DPRD Kab. Tapanuli Utara, Fatimah Hutabarat, S.E., Jumat (6/9).

Kunjungan tersebut, sebagai ajang silaturahmi, juga untuk menjalin kerja sama antara Rutan Kelas IIB Tarutung dan Pemerintah Kab. Tapanuli Utara dalam hal pemberian latihan keterampilan kerja bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan pemasaran produk hasil karya WBP.

“Kedatangan kami guna melakukan silaturahmi dan berkoordinasi terkait penyelenggaraan pembinaan kegiatan kerja bagi WBP sehingga nantinya mereka mempunyai bakat dan keterampilan yang dapat dikembangkan, baik di Rutan maupun setelah selesai menjalani masa pidananya sehingga dapat mengembangkannya menjadi salah satu usaha kecil,” ujar Evan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kab. Tapanuli Utara, Fatimah Hutabarat, S.E. mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Rutan Kelas IIB Tarutung dan Kadispora Taput. Beliau berjanji akan membantu program kerja yang di programkan oleh Rutan Kelas IIB Tarutung dan siap membantu pemasaran produk yang nantinya akan dipasarkan.

Bertempat di Lahan Pertanian Fatimah Hutabarat, Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung dan Kadispora Taput diajak berkeliling sekitar lahan Pertanian  untuk melihat beberapa jenis tanaman dan budidaya ikan yang kiranya dapat di kembangkan di Rutan Kelas IIB Tarutung.

Evan Sembiring ucapkan terima kasih atas kesediaan waktu Ibu Fatimah dan ide-ide brilian yang diberikan sehingga dapat menjadi acuan dalam  mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Rutan Tarutung.

Dalam waktu dekat akan di  Agendakan juga bertemu PJ Bupati Tapanuli Utara Dr. Dimposma Sihombing, S.Sos., M.A.P., dengan Rutan Kelas II B Tarutung

Pertemuan tersebut ditempuh Evan dan jajaran untuk mewujudkan 3 Kunci Keberhasilan dalam Tugas yang di instruksikan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas dan 3 Kunci Pemasyarakatan Maju + Back To Basic yang di instruksikan Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga.

“Dan sebagai tindak lanjut atas arahan pimpinan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Utara, Anak Agung Gde Krisna dan arahan dari Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Rudy Fernando Sianturi untuk menjalin sinergitas dengan instansi lain dalam meningkatkan program pembinaan bagi warga binaan”, Tutup Evan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Dewi

Perhutani Bogor Gelar Apel Siaga Kebakaran Hutan & Lahan Bersama Stakeholder

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan, berlokasi di Pos Keamanan Tambesu Petak 23b-1, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang bersama stakeholder pada Rabu (04/09). Jumat (6/9)

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur/KKPH Bogor Muhadi, Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan, Danru Polhut KPH Bogor Endi Kuswandi beserta anggota, Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bogor Agus, Kanit Satpol PP Kecamatan Jasinga, Kepala Desa Barengkok Hermawan, Babinkamtibmas Polsek Jasinga, Babinsa Koramil Jasinga dan Masyarakat sekitar hutan yang tergabung dalam LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan).

Dalam keterangannya, Muhadi menyampaikan bahwa gelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan petugas di lapangan beserta kelengkapan peralatan penunjang guna mengantisipasi serta menanggulangi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah KPH Bogor.

Lebih lanjut pihaknya menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak terkait, stakeholder dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla dan mengapresiasi atas sinergi yang sudah terjalin antara Perhutani dengan unsur terkait seperti BPBD, Kecamatan, Desa, Binmas dan Babinsa serta masyarakat desa hutan yang telah membantu serta bekerjasama dalam penanganan gangguan keamanan hutan.

Sementara Agus mengatakan bahwa pihaknya, BPBD Kabupaten Bogor akan senatiasa bersinergi dalam penanganan siaga kebakaran hutan dan lahan khususnya di kawasan hutan wilayah KPH Bogor dan menyampaikan bahwa tujuan dari giat ini adalah kesiapsiagaan personil dan peralatan, koordinasi lintas sektoral, serta kemampuan dan ketrampilan dalam penanggulangan kebakaran hutan.

Dalam giat tersebut diisi dengan pemaparan materi  dan simulasi pemadaman kebakaran hutan yang dilakukan oleh petugas gabungan yang dibantu oleh Masyarakat Peduli Api (MPA) dengan tujuan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang lebih efektif dan efisien beserta upaya mitigasinya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Perhutani Bogor Bersama DPRD Provinsi Banten Bahas Dekarbonisasi dengan Pemberdayaan Masyarakat

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Bogor bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten bahas dekarbonisasi dengan pemberdayaan masyarakat dalam kunjungannya di Wisata Gunung Dago, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (30/08).

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor yang diwakili oleh Asisten Perhutani (Asper) Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan bersama Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Jagabaya Suhendi Aryadinata beserta jajaran dan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni bersama Anggota Dewan Lainnya.

Dalam keterangannya Ihsan Gilang Ramadhan mengatakan bahwa pembahasan dekarbonisasi dalam rangka kunjungan kerja DPRD Provinsi Banten ke Perhutani KPH Bogor dan pertemuan dilakukan di Wisata Gunung Dago.

Dalam hal ini, mereka memfasilitasi dan mendukung program kunjungan kerja terkait upaya dekarbonisasi yang bersinergi bersama pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, dekarbonisasi sendiri merupakan upaya pengurangan emisi gas rumah kaca atau karbon dioksida dan kawasan hutan mempunyai dampak yang signifikan dalam mengurangi emisi tersebut, karena pohon dapat menyerap karbon dengan biomassa dan tanahnya.

“Terkait upaya dekarbonisasi peran serta masyarakat menjadi penting, dalam hal ini, khususnya yang berada di sekitar hutan karena interaksinya dengan hutan dapat berimplikasi positif atau negatif terhadap eksistensi hutan lebih luas lagi pada jumlah emisi karbon,” ungkapnya.

Sementara Andra Soni menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Perhutani Bogor atas diskusi, masukan serta data yang diberikan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka koordinasi mengenai pilot project mitigasi penurunan emisi gas rumah kaca (dekarbonisasi) serta dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi

Komitmen Berkelanjutan, TRID Bersama Perhutani Lakukan Penanaman Bersama di Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani bersama PT. TUV Rheinland Indonesia (TRID) lakukan penanaman pohon bersama di Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF), RPH Babakan Madang, BKPH Bogor, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Adminitratif Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor pada Sabtu (31/08). Jumat (6/9)

Hadir pada kegiatan tersebut Direktur SDM dan Umum Perum Perhutani M. Denny Ermansyah, Administratur KPH Bogor Muhadi, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Asisten Perhutani (Asper) Bogor Denih Sutisna, Kepala Subseksi SDM dan Umum Tomi Wahyudi beserta jajaran RPH Babakan Madang dan dari PT. TUV Rheinland Indonesia hadir Direktur Utama I Nyoman Susila bersama Direktur Dian S. Soeminta serta jajaran PT. TUV Rheinland Indonesia.

Dalam keterangannya Muhadi menyampaikan bahwa giat penanaman ini dalam rangka komitmen terhadap keberlanjutan khususnya dalam hal lingkungan dimana ini adalah upaya bersama dalam partisipasi penurunan efek gas rumah kaca atau dekarbonisasi. Kegiatan ini merupakan inisiasi dari PT. TUV Rheinland Indonesia (TRID) berkerjasama dengan Perhutani.

“Jumlah bibit penanaman sebanyak 200 plances yang terdiri tanaman durian, sukun, lengkeng, pete dan mangga harum manis masing-masing jumlahnya 40 plances. Lokasi penanaman berada di petak 1d RPH Babakan Madang yang berada di SEETF. Kami dukung program penanaman untuk keberlanjutan dari PT. TUV Rheinland karena sejalan dengan Perhutani yang berupaya dalam sinergitas dalam profit, people dan planet”, tuturnya.

Sementara I Nyoman Susila dalam keterangannya menyampaikan ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan penanaman ini di lokasi Perhutani KPH Bogor.

“Kegiatan ini dalam rangka Employee Gathering dimana salah satu kegiatan adalah penanaman pohon yang melibatkan seluruh karyawan. Adapun ini adalah salah satu komitmen kami dalam berkelanjutan dengan berpartisipasi dalam upaya penurunan efek emisi gas rumah kaca dengan melakukan penghijauan”, jelasnya.

Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi