Groundbreaking Kerjasama Perum Perhutani dengan Astra Internasional di KPH Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani bersama PT. Astra Internasional Tbk. lakukan Groundbreaking di Petak 26F-1 RPH Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Selasa (17/12). Rabu (18/12)

Acara dibuka oleh Direktur Operasi Perum Perhutani Natalas Anis Harjanto dan Chief of Corporate Affairs PT. Astra International Tbk Riza Deliansyah. Hadir juga pada  kesempatan tersebut Wakil Kepala Divisi Regional Jawa Barat dan Banten Cucu Suparman beserta jajaran, Administratur KPH Bogor Muhadi, Wakil Administratur KPH Bogor Erlandi, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Agus Darmaya, Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata Moh. Edwin Hafidz beserta jajaran dan perwakilan dari PT. Astra International Tbk serta hadir dari perwakilan masyarakat desa hutan sekitar.

Dalam sambutannya Riza Deliansyah menyampaikan bahwa Astra sudah cukup lama berkecimpung dalam CSR diantaranya kesehatan, pendidikan, kewirausahaan, terkait sosial dan lingkungan. Pada bidang lingkungan, di tahun 2012 Astra mempunyai program 1 karyawan 1 pohon sebagai gerakan tanam pohon.

Selanjutnya pada tahun 2020 ada aspirasi baru dalam hal karbon karena adanya emisi yang dihasilkan dan penanaman dilakukan guna menanggulanginya untuk menghasilkan karbon atau sebagai kompensasinya.

“Untuk kerjasama dengan Perhutani, sudah berjalan baik dan sudah lama, dalam progress penanaman hasil terlihat cukup baik dengan melihat atau menggunakan citra landsat yang membandingkan sebelum dan sesudah penanaman. Selanjutnya kami berharap kerjasama dapat terus terjalin dengan baik dan tanaman dapat bermanfaat untuk lingkungan secara ekologis dan sosial dengan kerjasama yang saling menguntungkan antara Perhutani dan Astra,” ungkapnya.

Dalam keterangannya Administratur KPH Bogor Muhadi menyampaikan bahwa penanaman yang dilakukan dalam rangka groundbreaking kerjasama pengembangan dan pemeliharaan tanaman hutan pada kawasan hutan Sentul Eco Edu Tourism Forest (SEETF) antara Perum Perhutani dengan PT. Astra International Tbk. dan lokasinya berada di wilayah kerja Perhutani KPH Bogor.

“Kerjasama ini merupakan kerjasama yang sinergis serta terjalin dengan baik, sudah cukup lama dan baru saja ditandatanganinya kerjasama pengembangan dan pemeliharaan tanaman hutan yang kemudian dilakukan groundbreaking dengan penanaman jenis tanaman buah alpukat dan durian unggul dengan tinggi 1 meter up dengan jumlah sekitar 20-an plances. Tentunya kami berharap kerjasama ini akan berjalan dengan baik dan tanaman buah dapat tumbuh subur dan produktif dikemudian hari sehingga bisa bermanfaat untuk ekologi, ekonomi dan sosial,” terangnya.

Reporter : Maulana

Redaktur : Rizal

Resmi Dibentuk, PSBKB Siap Angkat Derajat Para Seniman dan Budayawan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Berbekal dari rasa keprihatinan dan semangat revolusi perjuangan, puluhan para penggiat seni, pelaku seni, para seniman dan budayawan beserta para pemilik sanggar seni yang berdomisili di Kabupaten Bogor mengadakan pertemuan untuk berdiskusi dalam rangka pembentukan sebuah wadah yang diberi nama Paguyuban Seniman Budayawan Kabupaten Bogor atau disingkat PSBKB. Sabtu (14/12)

Ide dan gagasan pembentukan PSBKB yang dicetuskan sekaligus diprakarsai oleh Raden Nasan Sudjana atau lebih dikenal dalam ketokohannya yaitu Abah Jana dari sanggar seni Topeng Jiprak yang beralamat di kecamatan Cibungbulang ini, berlangsung di Gedung Kesenian Kabupaten Bogor pada Jumat, 13 Desember 2024.

PSBKB ini dibentuk dalam upaya mengangkat derajat para seniman dan budayawan agar kehidupan ke depannya lebih baik, dan tentunya setiap karya mereka bisa dihargai serta mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Bogor.

“Diharapkan dengan terbentuknya PSBKB ini menjadi energi baru dan dapat menciptakan angin segar bagi para seniman budayawan dan pemilik sanggar se-kabupaten Bogor untuk bisa bangkit dan bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten Bogor dalam upaya merawat, melestarikan dan menjaga seni budaya para lelulur yang dimiliki kabupaten Bogor,” ungkap Abah Jana di sela-sela diskusi.

Abah Jana menjelaskan, bahwa dengan terbentuknya PSBKB ini diharapkan akan menjadi suatu wadah ataupun forum besar yang menaungi dan mempasilitasi kegiatan-kegiatan dalam pelayanan kebutuhan dan dinamika yang terjadi di lingkungan para pelaku seni, seniman dan budayawan serta para pemilik sanggar kesenian yang ada.

Lebih jauh, Abah Jana yang merupakan sesepuh dan seorang budayawan yang mengabdikan seluruh hidupnya demi menjaga kelestarian seni budaya ini mengungkapkan harapan besarnya agar  setelah paguyuban ini terbentuk, secepatnya bekerja dengan semangat juang yang tinggi, tetap menjaga marwah dan kultur budaya untuk kemajuan di masa depan dan bisa memberikan warisan budaya ke anak cucu kita nanti.

“Ke depan pergerakan ini dapat melahirkan para generasi bangsa yang berkarakter, berkesenian dan bermartabat, serta seniman-seniman muda yang mampu membuat prestasi kebanggaan masyarakat Indonesia di mata dunia,” harapnya.

Sementara, Adi Supriadi atau yang akrab disapa Kang Adi Wild yang ditunjuk sebagai Ketua PSBKB dalam kesempatannya menyampaikan akan keinginannya untuk mengabdikan diri sebagai pelayan bagi seluruh seniman dan budayawan agar bisa tetap eksis mengapresiasikan karya-karya nya tanpa harus dipagari oleh hal-hal yang berbau politik.

“Kita ingin netral berjalan sesuai harapan hati nurani tanpa beban memikirkan hal yang bukan dunia yang kita punya, akan tetapi dengan memunculkan karya-karya nyata,” ungkapnya.

Dengan modal itulah, lanjut Kang Adi Wild, maka seluruh pelaku seni, seniman dan budayawan kabupaten Bogor terpanggil untuk membentuk paguyuban seniman budayawan kabupaten bogor.

“Hal ini untuk bisa menciptakan kolaborasi, motivasi, edukasi dan empati bersama dengan menggandeng para persatuan atau kumpulan pemilik hotel, para pemilik tempat pariwisata, para pemilik kafe dan tempat hiburan sehingga mereka dapat menyediakan panggung-panggung kecil dan besar supaya para seniman dan budayawan bisa ikut berkontribusi di setiap acara hiburan yang diselenggarakan,” ujar Kang Adi Wild.

“Selain dengan pihak swasta, tentunya juga kita bersinergi dengan pemerintah untuk bisa menyelaraskannya. Sebab, di Kabupaten Bogor ini rata-rata para senimannya sebagian masih miskin informasi dan kurangnya pengetahuan teknologi untuk mengakses media sosial yang ada,” tutur Adi.

Nanang Susanto yang dipercaya menjabat Sekertaris PSBKB turut menambahkan, bahwa maksud dan tujuan didirikannya PSBKB ini adalah murni dari panggilan jiwa sebagai pekerja seni untuk bisa lebih bangkit menata masa depan para seniman dan budayawan yang lebih baik lagi.

“Kehadiran PSBKB ini bukan untuk menyaingi atau meniadakan forum-forum seniman yang sudah ada. Namun justru, keberadaan PSBKB ini ingin melahirkan karakter generasi-generasi Z untuk lebih andil  dan bisa merawat serta mengembangkan kesenian kebudayaan etnik leluhur Bogor yang harus dilestarikan keberadaannya,” tandas Anang Susanto.

Diketahui, kegiatan temu diskusi dihadiri lebih dari 89 perwakilan dari pemilik sanggar seni yang tersebar di 40 kecamatan, dan yang terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor.

Red

Festival Seni Budaya “Jagad Tetari Season 3 2024” Meriahkan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival seni budaya Jagad Tetari Season 3 2024 sukses digelar di Alun-Alun Gedung Landraad, Indramayu, dengan tema “Merawat Seni, Merawat Budaya”. Acara ini menampilkan ragam kesenian tradisional hingga internasional pada Jumat malam, yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan masyarakat setempat. Sabtu (14/12)

Nang Dermayu, Bambang Sutarno, dan Nok Dermayu, Sekarahayu, memandu acara dengan meriah, menampilkan penari dari berbagai daerah, termasuk Tari Topeng Losari yang menjadi ikon budaya Indramayu. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan pentingnya pelestarian seni tradisional sebagai identitas budaya.

Bupati Indramayu, Hj. Agustina S.H., M.H., CRH, juga hadir memberikan apresiasi terhadap acara ini. “Jagad Tetari Season 3 merupakan upaya kita bersama menjaga seni budaya lokal dan mengenalkannya ke dunia internasional,” ujar Agustina.

Kepala Dinas Pariwisata, Rory Firmansyah, SSTP, MSU, memperkenalkan aplikasi digital “Sipayu”, yang menjadi panduan pariwisata Indramayu. Aplikasi ini menyediakan informasi tentang objek wisata, seni budaya, kuliner khas, hingga ekonomi kreatif di Indramayu.

Acara ini juga diramaikan oleh seniman dari berbagai daerah, seperti Solo, Bandung, Aceh, dan luar negeri, termasuk Jepang, Amerika, serta Ekuador. Tari Topeng Losari menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian khusus karena nilai sejarahnya yang mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pariwisata Indramayu untuk mempromosikan pariwisata dan seni budaya lokal di tingkat nasional dan internasional. Dengan partisipasi masyarakat, festival ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat identitas budaya Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

LPKA Kelas II Pangkalpinang Terima Piagam Penghargaan P2HAM

PANGKALPINANG.radarinformasi.com – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas ll Pangkalpinang berhasil meraih piagam penghargaan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) dari Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham). Jumat (13/12)

Piagam Penghargaan ini Ditandatangani langsung oleh Menteri HAM, Natalius Pigai yang diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-76 yang jatuh  10 Desember lalu.

Kepala LPKA Pangkalpinang, Ismet Sitorus mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, piagam ini merupakan hasil kerja keras  dalam memberikan pelayanan terbaik yang berlandaskan nilai-nilai hak asasi manusia.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami, terutama dalam memenuhi hak-hak dasar anak binaan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi,” ujarnya.

Penghargaan P2HAM diberikan kepada lembaga yang dinilai berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip HAM dalam pelayanan publik.

LPKA Pangkalpinang dinilai memenuhi berbagai indikator penilaian, termasuk perlindungan hak anak, pemenuhan kebutuhan pendidikan, dan penyediaan fasilitas seperti  Toilet Disabilitas, ruang menyusui, balai kunjungan disabilitas, dan masih banyak yang lainnya.

Dengan penghargaan ini, LPKA Pangkalpinang menunjukkan komitmennya dalam menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagai bagian integral dari tugas dan tanggung jawabnya.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Pemuda Pancasila PAC Ciawi dan MGI Gelar Sosialisasi Kesehatan Mata untuk Warga Pandansari

BOGOR.radarinformasi.com – Pada sebuah acara yang penuh semangat, Pemuda Pancasila PAC Ciawi bekerja sama dengan Mega Gloryoung International (MGI) mengadakan sosialisasi kesehatan mata pada Minggu, 8 Desember 2024, di Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Acara ini dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti dengan pembacaan doa bersama.

Dinar Hidayatullah, Ketua Pemuda Pancasila PAC Ciawi, dalam sambutannya mengungkapkan niat mulia di balik kegiatan ini. “Saya hanya ingin warga Pandansari sehat, salah satunya melalui program pemeriksaan mata dan 1 juta kacamata gratis bagi masyarakat Pandansari,” ujarnya, disambut tepuk tangan antusias peserta yang hadir. Kegiatan ini merupakan yang pertama baik di kota maupun Kabupaten Bogor, yang diinisiasi oleh Ketua Pemuda Pancasila PAC Ciawi, Dinar Hidayatullah.

Dinar juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama baik di kota maupun Kabupaten Bogor, yang diinisiasi oleh Ketua Pemuda Pancasila PAC Ciawi. Hal ini menjadi langkah awal yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.

Soraya, Ketua MGI Bogor, turut memberikan sambutan. Ia menjelaskan lebih rinci tentang program bantuan sejuta kacamata medis yang digagas MGI. Soraya juga mengedukasi masyarakat tentang penyebab kerusakan mata yang kini semakin sering terjadi akibat paparan elektromagnetik dari perangkat seperti gadget dan lampu. “Bahaya radiasi tidak hanya berdampak pada mata, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan otak,” ucapnya.

Program ini merupakan langkah konkret dalam upaya mencegah kebutaan sejak dini dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata. Pemeriksaan mata gratis serta pembagian kacamata medis diharapkan menjadi solusi nyata bagi warga Desa Pandansari untuk mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik.

Acara yang berlangsung berjalan lancar dengan dihadiri oleh warga sekitar. Dukungan dari Pemuda Pancasila PAC Ciawi dan MGI menunjukkan bahwa kolaborasi lintas organisasi dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Reporter : Lina
Redaktur : Rizal

Sejumlah Organisasi Kewartawanan Guyub Bareng, Gelar Diskusi Santai di Setu Bilabong

BOGOR.radarinformasi.com – Menyoroti banyaknya persoalan yang muncul di Kabupaten Bogor, perwakilan dari sejumlah Organisasi Kewartawanan dan para awak media yang menamakan dirinya Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe menggelar diskusi bersama pada Sabtu, 7 Desember 2024, di areal Setu Bilabong. Minggu (8/12)

Adapun dalam diskusi tersebut diantanya membahas berbagai isu dan persoalan yang dianggap perlu adanya penataan di Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Hal yang utama dikatakan Jubir Koalisi Wartawan Indonesia Bersatu (KWIB) yang juga sebagai ketua umum PWOIN merilis sedikitnya ada 4 hal yang mendorong diskusi itu.

“Pertama-tama kami sampaikan Pemkab Bogor memasuki tahun 2025 harus lebih melihat dengan ril, warganya masih banyak terbelakang. Program-program kerja Pemkab Bogor telah dinanti untuk menuju kemajuan, kesejahteraan warga, pendidikan yang merata serta memiliki karakter sesuai dengan slogan Tegar Beriman,” kata Harun.

Lebih lanjut, dia menyebut mundurnya frekuensi kepercayaan publik atas berbagai alibi-alibi program yang tidak lain adalah merujuk kepada agenda healing, seperti yang dilakukan ratusan kepala desa mengikuti acara Bimbingan Teknis (Bimtek) ke Bali. 

“Kemerosotan infrastruktur intelektual terus dilakukan Pemkab Bogor. Dengan menggunakan anggaran BHPRD sebesar Rp15 juta per kepala desa, merupakan prestasi buruk untuk menguras dana rakyat. Bayangkan jika ada 500 kepala desa, berapa anggaran Negara yang dikeluarkan, itupun belum termasuk biaya transportasi dan akomodasi,” ungkapnya.

Sebagai kontrol publik tata kelola Pemerintah, Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe wajib mengawal dan mengkritisi serta mengawasi pengelolaan keuangan Negara dan aset daerah.

Hal lainnya Harun juga menyatakan selain membidik Healing para Kades Kabupaten Bogor ke Bali, Koalisi juga sedang mendata informasi dan bukti-bukti atas sikap dan arogansi oknum ketua PWI Kabupaten Bogor dalam delik aduan.

“Disini kita juga mendorong akan membuat laporan polisi adanya sikap arogansi, dan perbuatan yang tidak elok dari seorang oknum ketua PWI Kabupaten Bogor. Kami merangkum sedikitnya ada unsur tindak pidana provokasi, keonaran Pers Nasional, diskriminatif, pencemaran nama baik dan yang terparah adalah oknum tersebut membuat statement diberbagai pemberitaan bahwa organisasi-organisasi yang aksi di Dinsos Kabupaten Bogor adalah tidak resmi,” beber Harun.

Setidaknya lanjut Harun, ada disposisi Koalisi untuk meminta adanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) sekaligus mendesak Graha Wartawan Kabupaten Bogor segera diganti nama menjadi Balai Wartawan Kabupaten Bogor dan tanpa embel-embel tercantum nama-nama organisasi kewartawanan.

“Graha Wartawan menjadi Balai Wartawan Kabupaten Bogor adalah bentuk fasilitas yang baik untuk seluruh organisasi kewartawanan dan para awak media se Kabupaten Bogor. Semoga Bupati kedepannya dapat melihat sisi positif yang kami usulkan demi terciptanya sinergitas dan kondusifitas wilayah,” pungkasnya.

Red

PT. Pegadaian Area Bogor Perluas Jaringan dengan Literasi dan Kolaborasi bersama Toko Emas

BOGOR.radarinformasi.com – PT. Pegadaian Area Bogor terus berinovasi dalam memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat melalui literasi dan kolaborasi strategis. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggandeng toko emas untuk menjadi Agen Pegadaian. Hal ini sejalan dengan komitmen Pegadaian dalam mendukung program Indonesia Emas. Jumat (6/12)

PT. Pegadaian sendiri merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa gadai, pembiayaan, dan investasi emas. Dengan visi menjadi solusi keuangan inklusif dan terpercaya, Pegadaian terus berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dio Haris Kurniawan, Sales Channel PT. Pegadaian Area Bogor, menyampaikan pentingnya peran agen dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya terkait layanan gadai dan investasi emas.

“Kami melihat toko emas sebagai mitra strategis yang dapat membantu memperluas edukasi masyarakat mengenai manfaat layanan Pegadaian. Dengan menjadi Agen Pegadaian, toko emas tidak hanya mendukung visi Indonesia Emas, tetapi juga memberikan akses lebih luas kepada masyarakat untuk layanan keuangan berbasis emas,” ujar Dio Haris Kurniawan, Jumat (6/12/2024).

Melalui program ini, PT. Pegadaian Area Bogor berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan serta memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini atau peluang menjadi Agen Pegadaian, masyarakat dapat menghubungi kantor PT. Pegadaian Area Bogor atau mengakses situs resmi Pegadaian.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

IWO Purwakarta Dorong Kembangkan Olahraga Tradisional

PURWAKARTA.radarinformasi.com – Guna mendorong masyarakat untuk peduli dengan olahraga tradisional Pengurus Daerah IWO Purwakarta datang untuk mensupport melalui publikasi dalam kegiatan Olahraga Ketapel yang dilaksanakan oleh Komunitas Ketapel Purwakarta Bersatu (Kepuber). Rabu (4/12)

Kegiatan olahraga tradisional Ketapel ini sering dilaksanakan di Purwakarta setiap minggunya yang bertempat di Taman Surawisesa Kabupaten Purwakarta,seperti yang ditemui oleh pihak media pada Minggu, 1 Desember 2024 lalu.

Dalam Hal ini Ketua Pengurus Daerah IWO Purwakarta Ade Eldian mengajak Komunitas Ketapel Purwakarta Bersatu ini agar lebih mengenalkan lagi kepada masyarakat agar mencintai dan peduli seni olahraga tradisional seperti ketapel ini, Elde sapaan Ketua PD IWO Purwakarta mengatakan ingin terus mengenalkan seni dan budaya. “Tradisi kita bukan hanya di bidang olahraga nya bahkan ke seni budaya lainnya agar nanti generasi kedepan tetap mengenal Olahraga tradisional Indonesia dan terus mengembangkan jangan sampai hilang,” kata Ade.

Ketua Kepuber Ade mengucapkan terimakasih atas suportnya karena media merupakan alat yang paling penting dalam mempublikasikan hal hal yang semacam ini, dan saya selama ini sudah sering diliput oleh media. “Semoga kedepan masyarakat Purwakarta Khusus nya tetap peduli dan terus bisa mengembangkan lagi Olahraga tradisional ini yaitu Ketapel,” ucapnya.

Red

IWO Lampung Terima Penghargaan dari Kejati 

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com — Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung menerima penghargaan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Rabu (4/12)

Piagam penghargaan diterima langsung oleh Ketua PW IWO Lampung Aprohan Saputra, M.Pd dari Kepala Kejati Lampung Dr. Kuntadi, S.H., M.H., di Kantor Kejati setempat, Selasa, 3 Desember 2024. 

“Terima kasih atas piagam penghargaan yang diberikan kepada IWO Lampung. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memajukan kewartawanan di Bumi Lampung,” kata pria asal Muaradua ini. 

Aprohan berharap kepada Kepala Kejati Lampung sebagai insan Adhyaksa yang dapat mewujudkan lembaga penegak hukum yang semakin handal, humanis, dan terpercaya. 

Kepala Kejati Lampung Kuntadi menyampaikan, kerjasama dengan insan pers merupakan jantung lembaga dalam menyampaikan informasi. 

Menurutnya, tanpa ada dukungan dari media, semua pekerjaan yang dilakukan Kejati Lampung tidak akan pernah diketahui oleh masyarakat. 

“Jadi, dukungan media itu merupakan jantung kami, karena masyarakat tidak akan mengetahui hasil kerja yang kami lakukan tanpa adanya ekspos dari media,” ujarnya. 

Dia berharap kerja sama antara insan pers dengan kejaksaan terus terjaga. Sehingga, para insan pers bisa mengontrol Kejati, agar pihaknya bisa melakukan hal-hal yang tepat sasaran yang menjadi kemauan masyarakat. 

“Media juga yang mengawasi setiap sudut dan sisi penegakan hukum, agar dapat berjalan on the track (taat asas),” ucapnya. 

Menurutnya, Kejati Lampung selain menjalankan restorative justice terus berinovasi dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan hukum kepada masyarakat. 

“Hal itu bertujuan untuk membangun kesadaran hukum masyarakat, membantu masyarakat atas akses terhadap hukum, mencegah terjadinya pelanggaran hukum, sekaligus menerima pengaduan hukum dari masyarakat,” tandasnya. 

Hadir dalam acara Asisten Intelijen Kejati Lampung Dr. Fajar Gurindro, S.T., S.H., M.H., dan Para Asisten, Kabag TU, Para Koordinator dan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Ricky Ramadhan, S.H., M.H.

Red

Ketua PW IWO Lampung dan Yayasan Langit Sapta Kolaborasi Dukung Pemberdayaan Difabel

BANDARLAMPUNG.radarinformasi.com – KETUA PW IWO Lampung Aprohan Saputra, MPd. bersama jajaran berkunjung ke @lubi.co_space dan @bengkeldifabel dibawah binaan Yayasan Langit Sapta, di Jalan P. Tirtayasa No. 200, Sukabumi Indah, Bandarlampung, Selasa, 3 Desember 2024. Rabu (4/12)

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Founder Yayasan Langit Sapta Dr. Veronika Saptarini, S.H., M.M., MIIArb. dan Ketua Yayasan Rafli Pramudya, S.H., MH.

Rini, sapaan akrab Veronika Saptarini, berharap kehadiran pengurus IWO Lampung dapat memberikan semangat baru dalam menebar manfaat, dan kedepan bisa berkolaborasi disetiap kegiatan-kegiatan.

Lubi.co merupakan singkatan dari Luar Biasa Community, sebagai wadah belajar dan berkarya yang dikelola langsung para penyandang disabilitas, terutama bagi teman tuli (sebutan tunarungu, red) dalam bidang kuliner. Selain Lubi.co Cafe-Coworkingspace, ada pula  Bekal Lubi (Bengkel Kreasi Lubi) dan Nuwo Lubi.

“Rumah belajar” ini merupakan kelanjutan dari program @Dapurdif_able yang telah mengasilkan alumni-alumni difabel yang memiliki kemampuan dibeberapa bidang, diantaranya: keahlian memasak, kerajinan, elektronik, dan tanaman.

Keseluruhan penyandang disabilitas yang pernah tergabung dalam “rumah belajar” baik Lubico dan Bekal, sudah banyak tersebar, dan beberapa diantaranya telah mandiri. Ada yang membuka usaha sendiri, ada yang bekerja di hotel dan juga perusahaan,” terangnya.

Menurut Rafli, penting bagi kita semua untuk mengubah cara pandang bahwa disabilitas bukanlah suatu kekurangan, melainkan suatu “keistimewaan”.

Teman-teman penyandang disabilitas butuh mendapat semangat, dukungan lebih, dan kesempatan untuk tampil serta diperlakukan setara dengan yang lainnya.

“Dengan memberi kesempatan, para penyandang disabilitas dapat menunjukkan potensinya dengan maksimal,” ringkasnya.

Di sisi lain, Aprohan menyebutkan, kedepannya IWO Lampung akan menggelar kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bersama Yayasan Langit Sapta, baik pelatihan, podcast, maupun kegiatan sosial lainnya.

“Teman-teman penyandang disabilitas bisa kita latih menulis, yang dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan dan tingkatan dari masing-masing peserta,” ucap Pemimpin Redaksi Lampung Newspaper ini.

Red