Carut Marut Pembagian PKH Desa Cibalung dipicu Lemahnya Pengawasan Pihak Terkait

Carut Marut Pembagian PKH Desa Cibalung dipicu Lemahnya Pengawasan Pihak Terkait

BOGOR.radarinformasi.com– Seperti yang telah kita ketahui bahwa, dalam surat Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial RI Nomor : 2036/3.4/DI.01/12/2019 bertanggal 12 Maret 2019, buku tabungan dan KKS adalah milik KPM PKH dan BPNT/Sembako sehingga selain KPM, tidak ada pihak manapun yang boleh memegang ataupun menyimpan dokumen tersebut. Dalam surat tersebut juga diharapkan kepada Dinas Sosial Kabupaten/Kota maupun Provinsi agar membantu dalam melakukan pengawasan hal tersebut, Sabtu (11/06/22).

Hal tersebut tentu saja berdasarkan alasan yang tepat dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,selain beresiko kehilangan bantuan sosialnya hal itu membuat KPM tersebut terus menerus tidak paham transaksi perbankan, namun sangat disayangkan hingga saat ini masih banyak Oknum yang bermain dalam hal bantuan tersebut, seperti halnya yang terjadi di Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor-Jawa Barat.

Dimna KPM mengeluhkan terkait  kartu ATM dan Buku Tabungan yang di pegang dan dikolekrifkan oleh Kader setempat, dengan alasan banyak Manula yang tidak bisa melakukan transaksi penarikan uang sendiri.

Warga mengatakan bahwa selama ini mereka (KPM PKH), tidak pernah memegang kartu ataupun buku, bahkan struk pun mereka tidak pernah mendapatkan, sehingga mereka tidak mengetahui jumlah sebenarnya uang yang seharusnya mereka terima.

Aam sendiri sebagai Oknum Kader yang mengkolektifkan kartu tersebut  saat dikonfirmasi di kediamannya mengatakan bahwa, “Saya hanya berniat membantu KPM karena banyak KPM yang sudah lanjut usia dan tidak bisa mengambil uang sendri dan saya melakukan kolektif ini atas intruksi dari pak Hamim selaku Pendamping PKH Desa”.

Saat dikonfirmasi terkait struk pengambilan kenapa tidak diberikan kepada KPM,  Ia menyangkal hal tersebut.

Sementara itu Hamim selaku Pendamping Desa tidak membenarkan bahwa intruksi tersebut berasal dari intruksinya, Ia selalu memberikan sosialisasi kepada Kader dan PKH agar memegang kartu sendiri-sendiri. Dengan kejadian ini, Hamim sendiri merasa lalai dalam hal pengawasan.

Idris selaku Kesra tidak mengetahui apa apa yang terjadi di lapangan, Ia merasa bahwa selama ini telah melakukan pengawasan semaksimal mungkin, padaha KPM sendiri menyatakan bahwa pengkolektifan kartu tersebut sudah berjalan sejak lama.

Lemahnya pengawasan dari semua pihak, di duga menjadi pemicu carut marut dalam penyaluran Bansos di Desa Cibalung, namun sangat disayangkan saat tim radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi pihak desa, Kepala Desa tidak ada di tempat.

Red

Woooww…RI 9 Hadiri Peresmian Ghani Caffe & Resto di Desa Sukamaju

Woooww…RI 9 Hadiri Peresmian Ghani Caffe & Resto di Desa Sukamaju

BOGOR.radarinformasi.com- Prof.Dr.H.Anwar Usman,SH.MH selaku Ketua dari MK RI menghadiri dan meresmikan secara langsung grand opening Ghani Coffe & Kitchen, Ghanifor Distro & Barbershop yang beralamat di Kp.Pasir Kaliki, Rt.003/006 Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Sabtu (14/05/22).

Gahni Chafe & Resto yang dikelola oleh Arif Firmansyah, putra dari Alek Purnama Johan selaku Kepala Desa Sukamaju tersebut, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar, sehingga angka pengangguran dapat di minimalisir, selain Ketua MK RI, Grand Opening tersebut juga di hadiri oleh Rudi Susmanto,S.si (Ketua DPRD Kab.Bogor), para Hakim Diklat MA RI Camat dan Kepala Desa se-Kecamatan Megamendung serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Alek Purnama Johan yang lebih akrab disapa APJ ini mengucapkan banyak terimakasih kepada semua tamu undangan yang telah menyempatkan hadir dalam Grand Opening Cafe milik putranya, Ia sangat optimis dengan dibukanya caffe ini dapat meningkatkan perekonomian dimasa endemi saat ini dan lapangan pekerjaan perlu ditingkatkan agar perekonomian dapat menggeliat kembali.

Sementara itu Ridha dan Mia yang mewakili Arif, mengatakan bahwa,”Mudah-mudahan dengan diresmikannya Caffe ini, khalayak luas bisa lebih tahu bahwa di Desa Sukamaju ini ada tempat singgah untuk menikmati suasana setelah penat bekerja, selain caffe kita juga sudah membuka barbershop dan rencananya juga akan meluas ke salon mobil, jadi selain bisa bersantai sambil ngopi, pengunjung juga bisa mencuci kendaraannya”.

“Untuk karyawannya, kita prioritaskan warga sekitar, karena tujuan kita membuka caffe ini salahsatunya adalah menciptakan lapangan pekerjaan buat para muda-mudi, mengingat saat ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah”,ujar Ridha.

Dewi

Polres Bogor Hentikan Laju Ambulance Relawan Yang Bawa Wisatawan Saat Oneway

Polres Bogor Hentikan Laju Ambulance Relawan Yang Bawa Wisatawan Saat Oneway

BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Lalu-lintas ( Satlantas ) Polres Bogor hentikan mobil Ambulance yang diduga membawa wisatawan menuju kawasan Puncak. Adapun mobil Ambulance tersebut berusaha menerobos sistem Oneway yang sedang diberlakukan, Minggu (08/05/22).

Peristiwa terjadi pada Sabtu (08/05/2022) sekitar pukul 13.00 WIB, dimana pada saat itu Oneway dari Puncak menuju Jakarta sedang di berlakukan, secara tiba-tiba mobil Ambulance relawan datang dari arah Jakarta menuju Puncak. Oleh karena itu petugas kepolisian Lalu lintas Polres Bogor yang menghentikan laju mobil ambulance dan melakukan pemeriksaan mendapati sejumlah orang yang hendak berwisata di dalamnya.

Kapolres Bogor AKBP Dr.Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan, “Awalnya kami hentikan ambulance tersebut untuk diberikan pengawalan tadinya. Namun setelah kita lakukan pemeriksaan di dalamnya ternyata bukan mengangkut orang sakit melainkan orang yang akan berlibur”.

“Didalam pun tidak terlihat adanya perlengkapan kesehatan seperti ambulace pada umumnya. Hanya terlihat tumpukan tas, bantal hingga soundsystem sehingga akhirnya kami bawa ambulance ke Pos Gadog dan dilakukan penindakan berupa tilang”, terangnya.

“Selain itu kita pun mendapati beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi ambulans tersebut, yaitu mulai dari melawan arus, pajak kendaraan mati hingga rotator”.

“Hal ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan di dalam proses Oneway. Kami pun menghimbau kepada masyarakat yang dalam keadaan darurat saat berada di jalur Puncak untuk berkoordinasi dengan petugas yang ada di lapangan, kita akan berikan pengawalan prioritas hingga ke lokasi tujuan”, tutup Kapolres.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Polres Bogor Terjunkan Badut-badut Untuk Hibur Warga Yang Menunggu Proses One Way

Terjunkan Badut-badut Untuk Hibur Warga Yang Menunggu Proses One Way

BOGOR.radarinformasi.com – Hibur pengendara yang menunggu proses diberlakukannya One way, Satlantas Polres Bogor turunkan sejumlah badut untuk menghibur warga di Jalur Puncak Bogor, Jumat (06/05/22).

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin S.H., S.I.K.,M.H  mengungkapkan, “Bahwa sejumlah badut yang diturunkan tersebut diperuntukkan agar bisa menghibur warga yang menunggu proses One way, sehingga masyarakat ini merasa terhibur”.

Tampak satu-persatu Badut-badut tersebut pun menghampiri para pengendara mobil sembari diiringi musik sambil berjoget menghibur warga di dalam mobil.

Asep, salah seorang pengendara roda empat mengaku terhibur atas adanya Badut-badut tersebut. “Kita terhibur sekali dengan adanya Badut-badut ini, kebetulan saya bawa anak-anak”, ungkapnya.

Untuk arus lalu lintas di kawasan Puncak diperkirakan akan mengalami peningkatan. Selain wisatawan diprediksi banyak kendaraan yang nantinya akan melintasi Puncak menuju ke Bandung demi menghindari One way di tol.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin pun menghimbau kepada masyarakat dari arah Jakarta menuju Bandung dapat melalui jalur alternatif jalan raya Cibubur, Cileungsi, Jonggol untuk menghindari kepadatan di kawasan wisata Puncak.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Bupati Sukabumi Kukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan GEMBIRA

Bupati Sukabumi Kukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan GEMBIRA

SUKABUMi.radarinformasi.com- Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan dalam upaya Gemar Makan Ikan dan Budidaya Ikan Juara (FORIKAN GEMBIRA) Kabupaten Sukabumi, bertempat di Aula PKK Pendopo Sukabumi, Selasa (12/04/22).

Hj. Yani Jatnika Marwan resmi sebagai ketua Forikan Gembira Kabupaten Sukabumi, setelah dikukuhkan oleh Bupati Sukabumi yang ditandai dengan pemakaian selempang. Dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat kepada para pengurus Forikan yang telah dikukuhkan, dan semoga bisa memacu etos kerja dan kinerja Forikan Kabupaten Sukabumi.

“Momentum ini harus bisa mendorong peningkatan kinerja pengurus forikan”ucapnya.

Bupati menyebut sumber daya alam Kabupaten Sukabumi sangat berlimpah, salahsatunya dengan ketersediaan dan hasil tangkapan ikannya.

“Hal tersebut bisa membantu masyarakat Kabupaten Sukabumi terjaga gizinya”ungkapnya.

Oleh karenanya, untuk menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas dan kuat, serta dapat mencegah Stunting, yaitu dengan meningkatkan dan mendorong masyarakat gemar mengkonsumsi ikan.

“Forikan dan perangkat daerah terkait harus bisa menyikapi dan menjawab persoalan dengan inovasi ide dan gagasan”, jelasnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi

Jelang Ramadhan Polres Sukabumi Kota Gelar Silaturahmi Jaga Kondusifitas

Jelang Ramadhan Polres Sukabumi Kota Gelar Silaturahmi Jaga Kondusifitas

SUKABUMI.radarinformasi.com- Jelang bulan Ramadhan 1443 Hijriah, Polres Sukabumi Kota mengadakan acara silaturahmi antar umat beragama, terkait persiapan menyambut bulan Ramadhan, acara yang berlangsung di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota tersebut, dihadiri oleh Tokoh agama di Kota Sukabumi, Jum’at (01/04/22).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP. SY Zainal Abidin melalui Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota, AKP. Iman Retno mengatakan, ” Kegiatan ini merupakan silaturahmi Kamtibmas bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, ini merupakan salahsatu upaya Polres Sukabumi Kota dalam menjaga kondusifitas di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya melalui Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota.

Lanjut, dirinya juga meminta kepada para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang hadir untuk bersama menjaga kondusifitas wilayah, serta tetap mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 yang masih berjalan saat ini.

“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir, oleh karena itu, program vaksinasi Covid-19, masih menjadi upaya pemerintah saat ini untuk menjaga masyarakat dari sebaran virus Covid-19, sehingga bisa tercipta kondisi yang kondusif, agar masyarakat bisa beribadah dengan khusyu,” jelasnya.

Masih menurutnya, terkait bulan Ramadhan, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat, untuk bisa saling menjaga kondusifitas wilayah. Jangan sampai kesucian bulan Ramadhan tercoreng, akibat adanya tindakan salah satu oknum yang menciderai kesucian bulan Ramadhan.

“Jangan lagi ada aksi sweeping yang dilakukan. Jika memang ada dugaan tindakan pidana, silahkan laporkan kepada petugas yang berwenang, sehingga permasalahan tidak melebar dan bersama- sama untuk mengantisipasi terjadinya tawuran ( perang sarung ) yang pernah terjadi beberapa tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Viral…!! Kuburan Ditengah Jalan yang Rusak Diduga untuk Peziarah Ramadhan di Sukabumi

Sukabumi.radarinformasi.com- Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1443 H, masyarakat Jalan Semplak-Cikadu, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi (Tugu Macan Sukalarang), Jawa Barat, beramai-ramai menanam pohon pisang dan membuat kuburan, ini semua dilakukan karena masyarakat kesal dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah akan tetapi tidak ada perbaikan dari pihak terkait, Selasa (29/03/22).

Saking geramnya salah seorang warga sampai mengunggah peristiwa tersebut ke dalam akun facebooknya (28/03/22), warga meminta agar Bupati Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat perduli dengan kondisi jalan yang ada di wilayahnya.

Saat dikonfirmasi via seluler salahsatu warga mengatakan, “Kami selaku masyarakat selalu aktifitas melewati jalan itu. Kondisi jalan tersebut sangat dikeluhkan oleh kami maupun masyarakat luar ketika melewati jalan rusak itu saat musim penghujan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Daerah atau Provinsi untuk segera mengeksekusi perbaikan jalan tersebut karena tanggungjawab jalan berada di Dinas Pekerjaan Umum (PU)”, keluhnya.

Sementara itu, radar informasi mencoba konfirmasi kepada Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs. Asep Jafar, melalui virtual kontak WhatsApp tetapi tidak ada respon sama sekali yang sekiranya dapat memberikan keterangan informasi untuk masyarakat.

Lebih lanjut, radar informasi konfirmasi melalui kontak WhatsApp kembali terkait selokan air di sepanjang jalan kerusakan tersebut kepada Kabid Sumber Daya Air (Kabid SDA) Kabupaten Sukabumi, Adi mengatakan, “Kalau yang di maksud drainase jalan, coba sampaikan kepada Kabid Bina Marga (PU) Kabupaten Sukabumi Agus Hermawan terkait hal tersebut atau ke UPTD wilayah,” ujarnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi

PT.Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Tanam 2000 Pohon dalam Rangka Gerakan Tanam Pohon Nusantara

PT.Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) Tanam 2000 Pohon dalam Rangka Gerakan Tanam Pohon Nusantara

Bogor.radarinformasi.com- Dengan menghadirkan Narasumber Rico.P dari perwakilan Cabang Dinas Kehutanan wilayah I Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Cimande Hilir Yudistira SP, Kepala Balai Besar TNGGP yang diwakili oleh Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor , Dadang Suryana, S.Hut.T., M.Sc, dan Factory manager PT. TFJ Mayora Group Wahyudi Ari yang diwakili oleh Surya Katunia Bhakti sebagai Group DH TFJ plant Cimande, PT.Tirta Fresindo Jaya (Mayora group) Plant Cimande melakukan kegiatan Penanaman Pemulihan Ekosistem, Minggu (27/03/22).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Zona Rehabilitasi Blok Pasir Banteng RPTN Tapos – Seksi PTN Wilayah VI Tapos, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan berbagai jenis pohon yang ditanam, diantaranya Janitri 200 pohon, Puspa 600 pohon, Manglid 400 dan Huru 800 pohon.

Dengan total penanaman sejumlah 2000 pohon dengan maksud dan tujuan untuk untuk mengurangi efek pemanasan global dan perubahan iklim serta menjaga kelestarian lingkungan maka untuk itu Mayora Group mengajak masyarakat untuk menanam pohon sedini mungkin untuk penyediaan air sekaligus untuk memperbaiki sumber air yang ada di sekitar.

“Menanam pohon adalah menanam kebaikan, sekaligus kita memperbaiki fungsi hutan, memperbaiki lingkungan hidup yang sehat. Karena alam ini merupakan warisan anak cucu sehingga kita harus sebanyak banyaknya menanam, sesering mungkin menanam agar kualitas udara tetap terjaga dan sebagai langkah untuk mengembalikan fungsi hutan sebagai pengendali banjir, longsor dan erosi”, ujar Surya Katunia Bakti pada Sabtu (26/03/22).

Reporter : Dewi Pelangi

Melanggar Kode Etik Profesi Polri, Dua Personel Polres Sukabumi Kota Diberhentikan (PTDH)

Melanggar Kode Etik Profesi Polri, Dua Personel Polres Sukabumi Kota Diberhentikan (PTDH)

SUKABUMI.radarinformasi.com – Dua personel Polres Sukabumi Kota mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Hal tersebut, berdasarkan Skep Kapolda Jawa Barat Nomor : Kep/193/II/2022, atas nama Brigadir SS dan Bripda AL yang berasal dari Kesatuan Samapta Polres Sukabumi Kota, Selasa (22/03/2022).

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, S.I.K mengatakan, dua personil Kepolisian Polres Sukabumi Kota tersebut, mendapatkan PTDH akibat pelanggaran disiplin yang berulang kali, serta terlibat kasus pidana.

“Ini merupakan tindaklanjut dari Surat Keputusan (SK) Kapolda Jawa Barat, yang mana kedua anggota ini telah melakukan kesalahannya berulang kali. Mulai dari pelanggaran disiplin, hingga ada salah-satu anggota yang terlibat tindak pidana juga,” ujar Zainal usai memimpin upacara PTDH di halaman Polres Sukabumi Kota.

Lanjutnya, “Peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh anggota Kepolisian, khususnya di lingkungan Polres Sukabumi Kota beserta jajaran. Agar bisa serius dalam mengemban amanah tugasnya untuk melakukan pelayan prima kepada masyarakat, serta mematuhi norma hukum yang berlaku dan koridor-koridor kode etik kedinasan yang melekat”.

“Besar harapan kami ini merupakan upacara PTDH yang terakhir di lingkungan Polres Sukabumi Kota. Saya berharap, seluruh personel Polres Sukabumi Kota kedepannya, bisa melayani masyarakat dengan pelayanan prima, tanpa melanggar kode etik profesi, terlebih lagi melanggar aturan hukum yang berlaku”, tegasnya.

Dalam upacara PTDH yang dilakukan, kedua personel yang di PTDH tersebut tidak menghadiri upacara dan hanya diwakilkan oleh foto masing-masing anggota yang mendapatkan sanksi PTDH tersebut.

Secara simbolis, Kapolres menuliskan PTDH pada foto kedua mantan personil Polres Sukabumi Kota tersebut, yang menandakan mereka secara resmi bukanlah sebagai anggota Kepolisian kembali, serta agar menjadi pelajaran yang berharga bagi seluruh personel Kepolisian, khususnya yang berada di ruang lingkup Polres Sukabumi Kota.

Reporter : Erick
Redaktur : Dewi Pelangi

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Gelar Bintek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai

Dinas PU Kabupaten Sukabumi Gelar Bintek Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai

Sukabumi.radarinformasi.com- Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri mewakili Bupati membuka bimbingan teknik penguatan perkumpulan petani pemakai air (P3A), Integrited Participation Development and Management Irigation program tahun 2022, bertempat di Hotel Selabintana, Sukabumi, Selasa (22/03/22).

Kegiatan Bimtek yang diinisiasi Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi ini diikuti oleh pengurus P3A Mitra Cai Kabupaten Sukabumi, dalam rangka meningkatkan kualitas kompetensi kerja petugas operasi dan pemelihara irigasi, termasuk di kalangan P3A yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dalam arahannya Wabup menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Dinas PU serta seluruh P3A Mitra Cai atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Wabup mengatakan kegiatan ini sangat baik karena merupakan wadah dan sarana untuk bersilaturahmi dan berbagi pengalaman antar pengurus mitra cai.

“Alhamdulillah ini sangat baik bagi bapak bapak, bisa saling bertukar pemikiran dan pengalaman” ungkapnya.

Wabup menyebut P3A Mitra Cai ini memiliki tugas yang sangat mulia, dikarenakan tugasnya memberikan pengairan bagi lahan pertanian.

“Air sumber kehidupan, InsyaAllah tugas yang bapak bapak lakukan sangat mulia” ujarnya.

Lebih lanjut Wabup berharap P3A Mitra Cai ini bisa melaksanakan tugas dilapangan sesuai dengan koridor dan ketentuan yang berlaku.

“InsyaAllah pekerjaannya sangat bagus sangat baik untuk menolong sesama manusia” pungkasnya.

Reporter : Rick
Redaktur : Dewi Pelangi