Polsek Jonggol Lakukan Investigasi Terkait Peristiwa Penganiayaan Yang Merenggut Nyawa Pria 40 Tahun

BOGOR.radarinformasi.com– Sebuah peristiwa penganiayaan yang merenggut nyawa korban atas nama I (40) warga Kp. Cibucil Desa Sukamanah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Rabu 7 Februari, pukul 03.30 WIB. Rabu (07/02/2024).

Kapolsek Jonggol, Kompol Asep Fajar, SH., menjelaskan dimana bersama petugas lainnya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), setelah mendapatkan laporan dari warga masyarakat, terlihat korban I (40) sudah tewas di TKP setelah mengalami serangan brutal di Perapatan Cibucil.

Kronologis kejadian dari keterangan para saksi dimulai saat korban bersama teman-temannya berkumpul di Perapatan Cibucil pada 6 Februari 2024, pukul 23.30 WIB. Dua pengendara motor melintas, korban memanggil mereka, pertengkaran pun meletus ketika pelaku mengeluarkan suara dengan nada tinggi, menolak dikenali oleh korban yang mengaku pernah mengundangnya.

Adu mulutpun terjadi, namun rekan korban berhasil melerai. Pelaku diminta pergi, tetapi setelah beberapa saat, kembali terjadi konfrontasi. Kali ini, korban dianiaya dengan menggunakan batu bata, menyebabkan luka serius di bagian belakang kepala.

Kejadian berlanjut pada 7 Februari, pukul 02.00 WIB, ketika pelaku kembali menyerang korban dengan menikamnya sebanyak dua kali di perut dan dada sebelah kiri. Korban segera dilarikan ke RS Permata Jonggol oleh saksi Supardi Als Bandot, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Jonggol Kompol Asep Fajar, dalam laporannya menyampaikan langkah-langkah yang telah diambil, termasuk mendatangi TKP, mencari keterangan para saksi, membuat laporan polisi, mengecek apakah ada CCTV di TKP serta membawa korban ke RS Polri untuk otopsi dan visum. Pihak kepolisian juga tengah melakukan upaya pencarian dari keberadaan pelaku yang kabur masih dalam penyelidikan lanjut dan juga mengungkap apa motif di balik peristiwa yang terjadi tersebut”, ungkapnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibinong Lakukan olah TKP Penemuan Mayat Pria Di Kontrakan

BOGOR.radarinformasi.com– Penemuan mayat seorang pria dirumah kontrakan, yang berlokasi di Padurenan, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada hari Selasa 06 Februari 2024, sekitar pukul 21.00 WIB. Seorang mayat pria tersebut diketahui bernama M (64), warga setempat menemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di kontrakannya. Rabu (07/02/2024).

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo, SH., MH., menjelaskan menurut keterangan saksi Linda (33), anak ketiga dari korban (M), kejadian bermula saat tetangga M, yaitu (E)  menelepon dan meminta anaknya Linda untuk mengecek kondisi kontrakan karena tercium bau tidak sedap dan banyak lalat. Setibanya di lokasi, Linda menemukan (M) 66 tahun telah meninggal dunia dalam posisi telentang.

“Linda selaku anak korban juga menjelaskan bahwa pada malam sebelumnya korban sempat muntah-muntah berwarna kuning di warung dan dia sempat merawatnya. Korban memiliki riwayat sakit jantung dan darah tinggi. Keluarga (M) 66 Tahun telah menerima kejadian ini sebagai musibah, menolak dilakukan otopsi dan mengurus pemakaman di RSUD Cibinong”.

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo, S.H., M.H., bersama anggota dan INAFIS Sat Reskrim Polres Bogor yang melakukan olah TKP telah mengambil tindakan cepat dengan menerima laporan, melakukan pengecekan dan olah TKP, serta mendata dan memeriksa saksi-saksi. Laporan segera dan surat penolakan otopsi telah dibuat, sementara koordinasi dengan pihak rumah sakit sudah dilakukan.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Penemuan Mayat WNA Tanpa Identitas di Cisarua Puncak

BOGOR.radarinformasi.coml- Penemuan mayat Mr X diketahui WNA terjadi pada Jumat, 2 Februari 2024, dimana mayat tersebut tanpa identitas yang ditemukan di sebuah kontrakan di Kp. Ciburial Citra, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Penemuan ini dilaporkan oleh pemilik kontrakan Dinda Rusmana, setelah mendapat telepon dari seorang teman korban yang menyatakan bahwa temannya ada yang sedang sakit dirumah kontrakannya dan memintanya untuk di cek. Sabtu (03/02/2024).

Menurut laporan Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S.Pd,MH diketahui benar mayat tersebut adalah seorang WNA yang diduga berasal dari Nigeria, dikenal sebagai Mr X. Identitasnya belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan dokumen resmi seperti paspor, KITAS atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Terbatas/ Tetap).

Kronologis kejadian dimulai pada Kamis 1 Februari 2024, sekitar pukul 12.00 WIB, ketika pemilik kontrakan mendapatkan telepon dari teman korban yang menyatakan bahwa korban sedang sakit, minta bantuan untuk dicek kondisinya. Pada pukul 18.00 WIB, pemilik kontrakan mencoba mengecek kondisi korban di rumah kontrakan yang berlokasi di RT 03 RW 04 Desa Batulayang Cisarua.

Saat sampai di lokasi, pintu depan dan pintu samping rumah korban dalam keadaan terkunci. Dinda Rusmana (pemilik kontrakan) berinisiatif mencari tangga untuk masuk lewat lantai 2 yang terbuka. Begitu masuk, ia menemukan Mr. X terbaring di lantai kamarnya dalam keadaan tidak memakai pakaian, dengan hidung dan mulut mengeluarkan cairan seperti busa dan lendir putih.

Segera setelah mengetahui kejadian tersebut, Dinda Rusmana melaporkan kejadian ini kepada RT setempat, yang kemudian melibatkan pihak kepolisian. Pada pukul 08.08 WIB keesokan harinya, piket Pawas Polsek Cisarua, Ipda Buana Adi Putra bersama anggota tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Hasil olah TKP sementara ditemukan sisa bekas-bekas makanan yang berjamur di kulkas, serta obat-obatan konsumsi dan botol aerosol serangga (baygon) di kamar korban. Mulut dan hidung korban mengeluarkan cairan seperti busa dan lendir, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.

Kapolsek Cisarua menyampaikan bahwa langkah kepolisian selanjutnya melibatkan Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bogor untuk membantu identifikasi korban jenazah Mr. X akan dikirimkan ke RS. POLRI Soekanto untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga berencana berkoordinasi dengan perwakilan Konsulat/Dubes Nigeria di Indonesia untuk mengonfirmasi identitas korban.

“Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap misteri di balik kematian Mr. X yang di harapkan dapat membawa kejelasan terkait peristiwa tragis ini”, ujar Kapolsek Cisarua Kompol eddy santosa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bencana Alam Longsor Terjadi Di Desa Sukadamai Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com– Terjadi peristiwa bencana alam pada Jumat 2 Februari 2024 di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, bencana alam serius terjadi ketika pergeseran tanah yang disebabkan oleh curah hujan tinggi melanda mengakibatkan longsor mulai hari Kamis 1 Februari 2024 sekira pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB dini hari Jumat 2 Februari 2024 lokasi di Gunung Siem. Sabtu (3/02/2024).

Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman, SH., menjelaskan bahwa tim gabungan Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Bripka Sumanjaya, S.H., dan Babinsa Desa Sukadamai, Koptu Ridwan, sudah melakukan pengecekan terhadap dampak bencana tersebut pada saat terjadinya Pergeseran tanah tersebut.

Dari Laporan tersebut Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman menyebutkan bahwa, “Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka, tujuh unit rumah warga terisolir karena akses jalan terputus. Ketika bantuan BPBD datang diketahui sebanyak 27 orang penghuni telah mengungsi ke rumah Somani”.

Data pengungsi mencakup, Acim (68 tahun), Ismail (40 tahun), Odang Saputra (23 tahun), Atim (28 tahun), Erip Sulaeman (31 tahun), Intan (40 tahun) dan Iding (28 tahun).

“Bencana ini diduga disebabkan oleh curah hujan yang intensitasnya cukup lama dan tinggi. BPBD Kabupaten Bogor tiba di lokasi pada Jum’at sekitar jam 22.30 WIB untuk memulai proses evakuasi dan penanganan, akan tetapi warga telah mengungsi secara mandiri. Tiga bangunan kumbung jamur, satu bangunan kandang kambing, satu bangunan kandang sapi dan satu bangunan vila mengalami kerusakan yang cukup parah”, terang Kapolsek.

“Dalam evakuasi dilakukan sementara upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan di lokasi bencana dan warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal  di wilayah rawan longsor, Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama sehingga akses jalan warga yang berada di atas tebingan mengalami pergeseran tanah dengan perkiraan Lebar longsoran ±100 M dan Panjang longsoran ± 200 M, berdampak pada bangunan yang berada dibawah tebingan tersebut”, tutup IPTU H Supratman.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Seorang Ibu Muda Dipukuli OTK Saat Berangkat Kerja, Polsek Cisarua Gercep Lakukan Penyelidikan

BOGOR.radarinformasi.com– Polsek CSR (Cisarua) Polres Bogor Polda Jabar sedang menginvestigasi dan penyelidikan terkait kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang menimpa YI (31), seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Insiden ini terungkap setelah postingan konten video muncul di akun Instagram @bogordaily. Selasa (30/01/2024).

Menurut laporan dari Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, S. Pd., M.H., menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 20 Januari 2024, sekitar pukul 06.45 WIB. Dimana Korban YI sedang bersama suaminya AHF hendak pergi ke toko tempat korban bekerja di Pasar Cisarua. Saat YI berjalan menuju toko, tiba-tiba dari belakang dia dihampiri oleh seseorang yang tidak dikenal dan kepala YI langsung dihantam berkali-kali dengan benda tumpul oleh seorang misterius yang diketahui menggunakan pakaian bertutup kepala hitam.

Dijelaskan dugaan tindak pidana ini menyebabkan Korban YI mengalami dua luka sobek terbuka pada bagian kepala sebelah kanan belakang serta luka memar di samping kanan kepala. Video rekaman CCTV dan pakaian korban yang berlumuran darah menjadi barang bukti yang dikumpulkan oleh kepolisian.

Laporan resmi telah diajukan oleh Kapolsek Cisarua kepada Kapolres Bogor melalui Sat Reskrim Polres Bogor, LP tanggal 29 Januari 2024, dengan pasal yang dipersangkakan Pasal 351 ayat (1) dan/atau ayat (2) KUHPidana tentang tindak pidana penganiayaan.

Kapolres Bogor, AKBP RIO WAHYU ANGGORO, S. H. S. I. K, pada kesempatan di wawancarai menyatakan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan rumah sakit dan memeriksa para saksi-saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk membawa kasus ini ke pengadilan. Kepolisian juga akan berusaha mengidentifikasi pelaku yang masih belum diketahui identitasnya.

“Pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah-langkah penanganan kasus ini akan terus dilakukan dengan serius demi mencari keadilan bagi korban dan menindak pelaku tindak pidana penganiayaan tersebut”, ujar Kapolsek Cisarua Kompol Eddy.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Mayor Arm.Mohamad Sutrisno Ikut Terjun Langsung Pencarian Korban Orang Hilang di Kaki Gunung Pangrango

BOGOR.radarinformasi.com- Mayor Arm.Mohamad Sutrisno selaku Danramil 0621-11/Ciawi ikut terjun langsung dalam pencarian korban orang hilang yang berlokasi di Kp.Pasir Pogor LBC RT.01/01, Desa Cileungsi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Senin (29/01/24).

Kejadian bermula ketika rombongan pada Sabtu (27/01) pukul 16.00 WIB berangkat menuju Gunung Pangrango via Kulah Dua (Bogor-Cibedug)

Selamat siang izin melaporkan pada hari senin tgl 29 Januari 2024.pukul 08.00 Wib telah dilaksanakan pencarian orang hilang yang bertempat di kp. Pasir. Pogor LBC Rt 01 Rw 01 Desa Cilengsi Kec Ciawi Kab. Bogor, Survivor Atas nama Ade Bagja (anggota yang tersesat) memberi kabar kepada anaknya (Botang) Pukul 03.00 WIB bahwa rombongan tersesat di sekitar Pangrango, dari 13 orang, rombongan terpisah menjadi 2 kelompok yang terdiri atas 10 orang (rombongan pertama) dan 3 orang (rombongan kedua) dan tujuan dari rombongan tersebut adalah Petilasan untuk Ziarah.

Setelah menerima laporan dari Botang (anak) kemudian dilakukan pencarian dengan melibatkan, SRU Bergerak
Pada TW 0128 2214 G Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta bergerak menuju lokasi dan ETA
Pada TW 0129 0010 G Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta akan tiba di lokasi kejadian.

Selain itu juga, Polres Bogor 8 anggota Koramil 0621-11/Ciawi, Kapolsek dan 5 anggota polsek Ciawi,
Camat Ciawi dan Anggota Sat.Pol.PP,
Kepala TGP ( Team Gunung Pangrango) ,
-Kepala Desa Cibedug, Tim Rescue Kantor Pencarian dan pertolongan jakarta
BPBD Kab. Bogor, Damkar Kab Bogor,
Relawan dan Masyarakat Sekitar Kec Ciawi.

“Setelah bersusah payah akhirnya pada hari Senin pukul 10.15 Wib semua korban di temukan di lokasi kaki gunung Pangrango oleh Team SAR Gabungan. dan dalam penjemputan, namun kendala Cuaca Hujan, dengan kondisi korban, 1orang mengalami keseleo karena jatuh”, ujar Mayor Arm.Mohamad Sutrismo.

Dengan data Korban Yang tersesat atas nama Bintang
Umur : 46 tahun
Alamat : Kp Loji Rt 02 / 02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
Kondisi : aman,

2.Nama : Dedi Saepuloh
Umur : 45 Tahun
Alamat : Kp Loji Rt 02 / 02 Desa Cilengsi kec Ciawi
Kondisi : Tangan bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan,

3.Nama : Syahroni
Umur. : 45 Tahun
Alamat. : kp tapos Rt 04/01 Desa Citapen kec Ciawi
Kondisi : aman

  1. Nama : Ian Mulyana
    Umur : 43 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02/02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : aman
  2. Nama : Saripudin
    Umur : 45 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02 /02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : aman
  3. Nama : Asep
    Umur : 40 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02 /02 Desa Cilengai Kec Ciawi
    Kondisi : aman
  4. Nama : Andi Rahman
    Umur : 21 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02 /02 desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : aman
  5. Nama : Helmi
    Umur : 45 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02/02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : aman
  6. Nama : Farid
    Umur : 50 Tahun
    Alamat : Kp pondok menteng Rt 02/03 Desa Citapen kec Ciawi
    Kondisi : aman
  7. Nama : Farhan hibatullah
    Umur : 22 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02 / 02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : Tangan bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  8. Nama : Ateng Muhdi
    Umur : 56 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02/02 Deda Cilengsi lec Ciawi
    Kondisi : Tangan bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  9. Nama : Akbar
    Umur : 12 Tahun
    Alamat : kp tapos Rt 04/01 Desa Citapen Kec Ciawi
    Kondisi : tangan kanan luka dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  10. Nama : Yanuar Ananto
    Umur : 40 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02/02 Desa Cilengai Kec Ciawi
    Kondisi : kedua kaki bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  11. Nama : Riza Mahaputra
    Umur : 12 Tahun
    Alamat : Kp Loji Rt 02/02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : kedua kaki bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  12. Nama : Dedi Supriadi
    Umur : 46 Tahun
    Alamat : kp loji Rt 02/02 Desa Cilengsi Kec Ciawi
    Kondisi : kedua kaki bekas tertusuk duri dan sudah mendapatkan perawatan dan pengobatan
  13. Nama : Afrizal
    Umur : 50 Tahun

Reporter : Dewi

Polsek Caringin Bersama Instansi Terkait Lakukan Pengecekan Rumah Roboh Akibat Hujan Di Lemahduhur

BOGOR.radarinformasi.com- Sebuah bencana alam menerpa wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, saat rumah di Kp. Cikodok, Rt 001/003 Desa Lemah Duhur, roboh pasca hujan deras pada Sabtu 27 Januari 2024, pukul 16.00 WIB. Kapolsek Caringin, AKP Ketut Lasswarjana, SH,.MM mendapatkan laporan dari anggota Bhabinkamtibmas Aipda Aris Sugianto dan langsung turun untuk melakukan pengecekan ke lokasi tersebut bersama Instansi terkait TNI dan pihak desa dan Kecamatan. Minggu (28/01/2024).

Kapolsek Caringin AKP Ketut Lasswarjana,.SH,.MM menjelaskan kronologis kejadian menyebutkan bahwa saat hujan turun, bagian atap rumah Suhaeti dan anaknya roboh, yang mengakibatkan mereka langsung berlari ke luar rumah untuk menyelamatkan diri. Selanjutnya, atap bagian tengah juga mengalami roboh, meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai 25 juta rupiah.

Bhabinkamtibmas Desa Lemahduhur, Aipda Aris Sugianto, bersama dengan beberapa pihak terkait, seperti Babinsa, BPBD Kabupaten Bogor, kelembagaan desa, ketua RT, dan tokoh masyarakat serta warga, telah melakukan peninjauan di lokasi kejadian. Upaya koordinatif ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terkena musibah dan akan berkoordinasi dengan Instansi terkait lainnya.

Dijelaskan juga, “Bahwa langkah-langkah penanganan lebih lanjut akan segera diambil dan situasi darurat ini terus dipantau. Laporan telah disampaikan kepada pimpinan dan seluruh pihak yang terlibat untuk koordinasi lebih lanjut”, ucap Kapolsek Caringin AKP Ketut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Tabrakan Beruntun Akibatkan 14 Orang Luka-Luka Tragedi Tugu Selatan Cisarua

BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan lalu lintas pada Selasa 23 Januari 2024 sekira pukul 11.05 WIB, di Jalan Raya Puncak tepatnya depan SDN Tugu Selatan KM 85 Kp. Hegarsari Rt. 03/04 Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Selasa (23/01/2024).

Kapolsek Cisarua Kompol Edy Santosa, S.Pd,.MH., mengatakan bahwa benar telah terjadi laka lantas beruntun di Jl. Raya Puncak depan SDN Tugu Selatan KM 85  dimana kronologis awal terjadinya laka lantas datangnya kendaraan Mitshubishi Counter Box No Pol B-9740-UXX bergerak dari arah Puncak menuju arah Gadog kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri dan pada saat di TKP langsung menabrak kendaraan sepeda motor Honda Beat No Pol F-2713-RO dan kendaraan Suzuki XL7 No Pol F-1582-AAC, lalu membentur kembali ke kendaraan Suzuki Carru (Angkot No Pol F-1994-NZ yang sedang berhenti di badan jalan sebelah kiri dari arah Puncak.

Kemudian kendaraan Suzuki XL^ No Pol F-1582-AAC terdorong ke kanan jalan membentur kendaraan Daihatsu Grandmax (Angkot) No Pol D-1914-XA yang bergerak dari arah Gadog menuju Ke Puncak, dan membentur kembali kendaraan yang sedang terparkir Mitshubishi L300 Box No Pol BB-8863-FA yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kanan dari arah puncak, kemudian kendaraan Mitshubishi Canter Box No Pol B-9740-UXX membentur sepeda motor Honda Beat No Pol B-4044-SEH yang bergerak dari arah berlawanan dan terus melaju membentur 2 (dua) kendaraan sekaligus. Pengendara sepeda motor yang belum diketahui identitasnya karena masih berada di bawah truk box dan menghantam tembok pilar rumah makan dan bengkel
Velg mobil.

Dijelaskan bahwa dari hasil data di lapangan untuk data korban sementara 14 (empat belas) korban jiwa, diantaranya 1. Sopian Pengemudi Suzuki XL7 (Luka dalam),
2. Eli ( Penumpang Suzuki XL7 ), 3. Iwan pengemudi angkot kuning (Luka Ringan),
4. Bintang ( Sedang menunggu Ronsen )
5. Nining Penumpang Suzuki XL7 (Luka Ringan ), 6. Endah ( Penumpang Suzuki XL7 ), 7. Rustini ( Penumpang suzuki XL7 ),
8. Deden ( Sedang menunggu Ronsen ),
9. Rudi ( Sedang menunggu Ronsen )
10. Eti ( Sedang Menunggu Ronsen )
11. Beni ( Sopir Box ) ( Sedang menunggu Ronsen ), 12. Ussy ( Anak kecil ) Penumpang suzuki XL7 ( Luka Ringan ), 13. Elsa ( Anak Kecil ) Penumpang suzuki XL7 ( Luka Ringan ), 14. Rinjani ( Anak kecil ) Penumpang suzuki XL7 ( Luka Ringan ).

“Saat ini pihak Kepolisian Polsek Cisarua bersama Unit Laka Lantas Ciawi masih dalam proses penanganan untuk tindaklanjut dan mengevakuasi para korban ke rumah sakit terdekat”, ujar Kapolsek Cisarua Kompol Edy.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Akibat Diguyur Hujan Berintensitas Tinggi TPT Stasiun PT KAI Longsor

BOGOR.radarinformasi.com– Bencana alam  terkait tempat kejadian perkara (TKP) longsor turab penahan tebing (TPT) Stasiun Kereta Api Maseng Kp. Gembrong Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada Minggu 7 Januari 2024 sekitar pukul 12.30 WIB, akibat curah hujan yang beritensitas tinggi. Selasa (08/01/2024).

Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono, SH., mengatakan bahwa adanya kejadian runtuhan dinding turab menimpa bagian belakang halaman Stasiun Maseng yang longsor merupakan penahan jalan Arteri Kabupaten Bogor yang ada diatasnya, sehingga untuk mengurangi beban kendaraan yang melintas dialihkan melalui jalur Maseng dibatasi maksimal hanya bisa kendaraan truck dobel engkel, adapun kendaraan besar untuk sementara tidak boleh melintas di jalur Maseng tersebut.

“Adapun untuk perbaikam turab tebing tersebut PT KAI sedang mengerjakan perbaikan dan dilakukan rekayasa arus kendaraan secara bergantian, dimulai pertigaan Pasar Caringin dengan berkoordinasi dengan Polsek Caringin dan Dishub Kabupaten Bogor. Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun penyebab utama akibat curah hujan yang sangat tinggi menguyur wilayah Kabupaten Bogor”, ujar Kapolsek Cijeruk Kompol Hida.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Sebuah Truck Fuso Terbalik Akibatkan Dua Pengendara R2 Tewas

BOGOR.radarinformasi.com– Kecelakaan lalu lintas pada Minggu 7 Januari 2024 sekitar pukul 10.00  WIB, yang melibatkan kendaraan empat (4) sepeda motor dan pengendara Truck Tronton Fuso No Pol B-9842-PYV yang diduga truck mengalami rem blong dan hilang kendali sampai terbalik. Senin(08/01/2024).

Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto,SH,.MH., mengatakan bahwa awal mula terjadinya kecelakaan tersebut dimana Kendaraan truck Tronton Fuso bergerak dari arah Cigudeg menuju Leuwiliang dan setiba di TKP melintasi jalan menikung dan turunan, sopir truck yang belum diketahui identitasnya hilang kendali sampai akhirnya menabrak ke daratan sepeda motor Honda Revo yang belum juga diketuai identitasnya dan kembali menabrak tiang gardu  listrik lalu sepeda motor Honda Beat dan sepeda motor scoopy yang berada didepannya sampai akhirnya truck Tronton Fuso tersebut miring terbalik posisi ban kanan berada di atas.

Adapun identitas kendaraan laka lantas tersebut, diantaranya, sepeda motor jenis Honda Beat No Pol F-5088-PM, atasnama OMAN (37), seorang Buruh, Kp. Sperir Desa Tulis Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor mengalami luka robek di perut dan tangan kanan parah dan meninggal dunia di TKP, lalu 1 unit sepeda motor Scopy atasnama Ahmad Ridho (25), Pelajar, Kp. Lebak Pasar Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mengalami luka dibagian kaki tangan lecet, 1 unit sepeda motor Honda Scopy atasnama Kayka Haura Dwi Trisyanti (25), pelajar, Kp. Lebak pasar Desa Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor mengalami luka di kepala dan pipi, 1 unit sepeda motor Honda Revo tidak diketahui identitasnya mengalami luka bakar di badan kaki dan meninggal dunia di TKP, dan pengendara truck Tronton Fuso No Pol B-9842-PYV identitas belum diketahui, semua korban sudah di evakuasi di RSUD Leuwiliang dalam penanganan medis.

“Terjadinya Laka lantas tersebut adalah akibat pengendara sopir truck Tronton Fuso hilang kendali sehingga kelalaian  pengemudi sopir tersebut tidak konsentrasi dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraan saat melintas tikungan yang disertai jalan menurun yang mengakibatkan kecelakaan dan memakan korban jiwa meninggal 2 orang, luka berat 3 Orang”.

“Dan saat ini dalam penanganan Laka lantas Polres Bogor dan Polsek Leuwiliang, adapun sopir truck Tronton Fuso yang kabur masih dalam pencarian, tindaklanjut proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut”, ujar Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule