Pencarian Korban Hanyut Sungai Ciaruten Bersama Polsek Cibungbulang dan Instansi Terkait Belum Membuahkan hasil

BOGOR.radarinformasi.com- Dilaporkan bahwa pencarian korban bernama Asep alias Ambon bin Husein yang diduga hanyut dan masih belum membuahkan hasil di Sungai Ciaruten Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten BogorSabtu, tanggal 30 Maret 2024. Minggu (31/03/2024). 

Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnaidi,S.SOS,MM., menjelaskan pencarian yang dilakukan sejak pukul 08.00 – 18.00 WIB melibatkan berbagai pihak, termasuk BPBD Kabupaten Bogor, Polsek Cibungbulang, Koramil Cibungbulang, Kecamatan Pamijahan, Staf Desa Cimayang, keluarga korban dan masyarakat setempat.

“Meskipun pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga pukul 16.00 WIB, korban belum juga berhasil ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu 31 Maret 2024, sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan bantuan tambahan dari tim SAR dan pemadam kebakaran, adapun kami berharap doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk bisa sama – sama memanjatkan doa untuk petugas di lapangan segara bisa berhasil menemukan dengan segala usaha serta upayanya”, ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnaidi.

Sumbet Humas Polres Bogor

Bule

Nenek 65 Tahun Korban Longsor Belum Diketemukan, Polsek Babakan Madang Bersama Instansi Terkait Masih Terus Lakukan Pencarian

BOGOR.radarinformasi.com- Tim pencarian gabungan terus melakukan upaya pencarian korban longsor yang terjadi di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Longsor tersebut telah mengakibatkan satu rumah milik warga terbawa longsor pada hari Minggu 24 Maret 2024. Senin (25/03/2024).

Kapolsek Babakanmadang Kompol Susilo Tri Wibowo, SH,.MH., menjelaskan bahwa Korban yang telah teridentifikasi bernama Ibu Anah, seorang ibu rumah tangga berusia 65 tahun. Tim pencarian terdiri dari berbagai instansi dan organisasi, termasuk Polsek Babakan Madang, Tagana Kabupaten Bogor, TKSK Kecamatan Babakan Madang, Basarnas Pusat, BPBD Kabupaten Bogor, Damkar Rescue, TNI Koramil Citeureup dan sejumlah relawan dari masyarakat setempat.

Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus dilakukan dengan menyusuri sungai dari titik kejadian hingga sejauh kurang lebih 1 kilometer. Meskipun cuaca dan kondisi alam tidak selalu mendukung, tim gabungan tetap semangat dan tekun melakukan pencarian.

Kapolsek Babakan Madang, Kompol Susilo pun menyampaikan bahwa mereka akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban dan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak.

Kepala Basarnas Pusat pun juga menambahkan bahwa koordinasi dan kolaborasi antarinstansi sangat penting dalam situasi seperti ini, dan mereka akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan efektivitas pencarian dan penanganan pasca-bencana, segala upaya akan kita maksimal dan juga dukungan doa dari semua pihak dan juga warga masyarakat.

Para warga setempat juga turut berpartisipasi dalam pencarian ini, menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dalam situasi darurat seperti ini.

“Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih berlangsung. Kami akan terus memberikan informasi terkini seputar perkembangan pencarian dan penanganan pasca-bencana di Desa Sentul Kabupaten Bogor”, ujar Kapolsek Babakanmadang Kompol Susilo.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Babakan Madang Bersama Instansi Terkait Lakukan Evakuasi Pencarian Korban Tertimbun Longsor

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi peristiwa bencana alam longsor yang mengakibatkan sebuah rumah roboh dan tertimbun di Kp. Tanjakan Beureum di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Pada Minggu Malam 24 Maret 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Senin (25/03/2024). 

Rumah tertimbun longsor yang dihuni lima (5) orang ini diketahui milik A (40 th) saat kejadian sedang berada didalam bersama ibunya bernama A (65 th).

Kapolsek Babakan Madang Kompol Susilo Tri Wibowo, SH, MH., menjelaskan menurut LKP kronologis kejadian, tanah longsor tersebut terjadi secara mendadak karena intensitas hujan turun sangat lebat, menyebabkan rumah mereka tertimbun tanah dan material longsor. Pemilik rumah A berhasil menyelamatkan diri, namun nasib ibunya masih belum diketahui hingga saat ini.

Tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai instansi seperti Polsek Babakan Madang, Koramil, BPBD Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor serta relawan dan warga sekitar, telah bahu-membahu melakukan upaya evakuasi dan terus melakukan pencarian terhadap korban. Meskipun demikian, kondisi cuaca dan medan yang sulit memperberat proses pencarian.

Kapolsek Babakan Madang Kompol Susilo pun mengatakan upaya tindakan evakuasi ektra telah melakukan langkah-langkah sigap termasuk menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta membantu dalam upaya evakuasi dan penanganan kejadian.

“Kami akan terus memberikan informasi terkini seiring dengan perkembangan situasi yang terjadi di Desa Sentul, Babakan Madang”, ujarnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Cek TKP Terkait Temuan Mayat Bayi Dalam Bungkus Plastik

BOGOR.radarinformasi.com- Piket Bawas Aiptu Mulyanto bersama Piket Fungsi mendapat laporan informasi dari warga telah ditemukan sesosok mayat bayi yang diperkirakan baru dilahirkan satu hari, setelah menerima laporan hal tersebut tim piket langsung mendatangi lokasi TKP yang berada di Jalan mepet tembok Cluster Gardenia Kp. Cirumput Desa Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Pada Minggu t24 Maret 2024 sekitar pukul 02.00 WIB. 

Kapolsek Cileungsi Kompol Yohanes Redhoi Sigiro, SH, SiK, MH,Li menjelaskan benar atas  laporan informasi dari masyarakat dan sudah mendapatkan keterangan dari dua saksi yang berada di lokasi TKP, yaitu Ganda dan Wahyu yang merupakan sekitar. 

Awal mula kejadian saksi Ganda selaku Linmas sedang melaksanakan ronda keliling  melihat 1 (satu) buah bungkusan plastik warna putih kemudian saksi menghampiri bungkus tersebut, saat ditekan dengan besi dan melihat seperti tangan bayi kemudian dibuka plastiknya ternyata benar ditemukan bayi dan dilihat sudah tidak bernafas. Selanjutnya saksi melaporkan ke Wahyu selaku RT wilayah, kemudian Wahyu mengecek mayat bayi tersebut lalu selanjutnya melaporkan ke Polsek Cileungsi dan diterima oleh piket fungsi kemudian mengecek temuan bayi tersebut dan membawa ke RS. Polri guna dilakukan pemeriksaan. 

“Hasil dari olah TKP awal pihak kepolisian dimana korban ditemukan dalam keadaan tidak bergerak adapun kondisi mayat bayi tersebut didalam plastik putih bersama dengan beberapa kain yang dalam keadaan menutupi kelamin sehingga belum terlihat jelas kelaminnya, tidak ditemukan barang bukti lain di TKP dan saat ini sedang dalam proses team medis otopsi jenazah pihak RS Polri Kramatjati dan pihak Kepolisian akan terus melakukan investigasi penyelidikan atas jasad bayi tersebut dan kami berharap adanya bantuan dari warga masyarakat apabila menemukan hal-hal yang berkaitan dengan penemuan jasad bayi tersebut”, ujar Kapolsek Cileungsi Kompol Yohanes.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule.

Polsek Cibinong Bersama Instansi Terkait Evakuasi Orang Tertabrak KRL Jurusan Jakarta-Nambo

BOGOR.radarinformasi.com- Polsek Cibinong bersama Instansi terkait lakukan evakuasi seorang yang belum diketahui identitas tertabrak Kereta Api Indonesia (KAI) jurusan Jakarta-Nambo , pada Rabu 20 Maret 2024, pukul 20.00 WIB. Kejadian tersebut terjadi di KM 43,700, Kampung Padurenan Kebon Kopi, Cibinong Bogor. Kamis (21/03/2024).

Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo,SH,.MH menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah TKP, pihak kepolisian tidak menemukan identitas pada korban. Korban mengalami luka pada bagian kepala, telapak jari tangan kanan dan kiri, serta tumit kaki sebelah kanan.

Keterangan dari para saksi Maha Putra Ciptianto Fauzi dan Muchamad Sanusi selaku security stasiun KRL Cibinong, menjelaskan bahwa telah menerima laporan dari Masinis KRL nomor KA1520B arah Jakarta-Nambo.

“Laporan masinis tersebut terjadi pada KM 43,700, yang dimana melihat seseorang melompat ke arah kereta yang sedang melintas, korban tertabrak dan terpental +- 40M dari TKP”.

“Setelah dilakukan pengecekan, benar adanya terdapat sesosok mayat laki-laki tertempar KRL. Selanjutnya korban dilakukan evakuasi dan dibawa ke RSUD Cibinong untuk visum sebagai penanganan lebih lanjut”, ujar Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Ciawi bersama Instansi Terkait Berhasil Padamkan Kobaran Api yang Melahap Rumah dan Sekokah MI

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi peristiwa kebakaran rumah  yang menjalar ke sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kp. Ciaul Desa Cibedug, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, pada Rabu 20 Maret 2024 sekitar pukul 16.40 WIB. Kamis (21/03/2024). 

Kompol Agus Hidayat, SH. menjelaskan peristiwa terjadinya kebakaran dimana dapur rumah milik Rahmat (44 th) dan bangunan Sekolah MI  rusak terbakar, tidak ada korban jiwa (nihil) dalam peristiwa tersebut.

Pihak Kepolisian Polsek Ciawi dari hasil keterangan para saksi di lokasi TKP, yaitu Rahmat  dan Guru MI yang merupakan warga  Kp. Ciaul Desa Cibedug Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.

“Awal mula kejadian pada Rabu 20 Maret 2024 sekira pukul 16.35 WIB pada saat itu keluarga Rahmat sedang didapur menyalakan kompor hendak memasak kemudian keluarga  Rahmat lupa mematikan kompor lalu tiba-tiba api membesar dengan cepat membakar dapur dan menjalar ke ruangan kelas sekolah MI Cibedug”, jelas kapolsek.

“Atas kejadian tersebut menyebabkan kerugian materil kurang lebih sebesar Rp.100.000.000 (Seratus juta rupiah) dan korban jiwa nihil. Pihak korban menyampaikan ini adalah suatu musibah dan dugaan sementara kebakaran tersebut diakibatkan pemilik rumah lupa mematikan kompor disaat ssetelah memasak, petugas Damkar dan petugas kepolisian Polsek Ciawi berhasil memadamkan api dapat di jinakkan dan situasi berjalan baik dan lancar aman dan kondusif”, pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kasihan .. Sepulang Mengaji Bocah 7 Tahun Meninggal, Ini Kronologis ….

BOGOR.radarinformasi.com- Nasib naas menimpa seorang bocah laki-laki tercebur di aliran sungai di wilayah Pamijahan, tepatnya di Kp. Muara RT 02/02 Desa Cibunian, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 9 Maret 2024, pukul 19.00 WIB. Senin (11/03/2024). 

Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi, S. SOs., MM.,  menjelaskan bahwa benar di laporkan dari warga ada bocah berjenis kelamin laki – laki diketahui bernama Muhamad Maulana bin Ajum (7 th) Pelajar SD kelas 2, alamat Kp. Muara Desa Cibunian kec. Pamijahan dinyatakan meninggal dunia di lokasi TKP yang mana korban terpeleset masuk kedalam aliran sungai. 

“Kronologis kejadian sekitar pukul 19.00 WIB bocah tersebut bernama Muhamad Maulana bersama temannya pulang mengaji dan saat melewati sisi aliran water way anak tersebut terpeleset jatuh ke aliran air, melihat kejadian itu temannya berteriak minta tolong, beberapa saat kemudian warga melakukan pencarian dan sekitar 30 menit korban berhasil ditemukan dan kemudian dibawa ke bidan, namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia”.

“Atas kejadian ini keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan korban sudah dimakamkan secara layak dan situasi aman terkendali tidak ada hambatan apapun juga”, ujar Kapolsek Cibungbulang.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Curah Hujan Belakangan Hari Di Wilayah Bogor Sebabkan Longsor Di Desa Pasir Erih

BOGOR.radarinformasi.com – Curah hujan lebat yang mengguyur wilayah Bogor beberapa pekan belakangan ini rupanya menyebabkan bencana longsor diberbagai lokasi, seperti salahsatu wilayah yang terkena dampak di Kapung Pasir Erih, RT 01, RW 08, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, Senin (04/03/2024).

Salahsatu rumah warga yang terkena dampak bencana longsor tersebut ialah rumah milik Aten (37). Longsor terjadi pada hari Minggu (03/03/2024), sekitar pukul 15.00WIB, dimana bagian dinding dapur dan kamar mandi rumahnya hancur terkena longsor tersebut.

Meskipun Tidak terdapat korban jiwa dalam longsor yang terjadi, namun bangunan rumah warga yang terkena dampak pastinya mengalami kerugian material yang tidak sedikit.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tanah longsor tersebut, cuma bagian dapur dan kamar mandi saja yang roboh karena tertimpa longsor tersebut,” ucap Aten, salah satu warga yang terkena dampak longsor.

Dengan adanya laporan kejadian tanah longsor yang mengakibatkan rumah warga rusak, Pemerintah Desa Pasir Jaya bersama BPBD Kabupaten Bogor, langsung turun kelokasi kejadian untuk membantu evakuasi (membersih rumah yang terkena longsor) sekaligus melakukan pendataan pada kejadian tersebut.

“Yah, Alhamdulilah sekarang sih tinggal membersihkan akibat bencana tersebut, atas kejadian longsor tersebut semoga pihak pemerintah langsung memperhatikan akan kerusakan rumah kami ini, mudah-mudahan pihak Desa Pasirjaya maupun intasi terkait memberikan bantuan secepatnya kepada kami,” sambungnya.

Atas kejadian bencana alam tersebut tentunya diharapkan agar seluruh warga yang tinggal dekat dengan daerah rawan terjadi bencana alam yang sering terjadi di musim penghujan untuk berhati-hati serta selalu waspada agar tidak ada korban jiwa.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi

Seorang Lansia Terluka Akibat Ledakan Gas 3 Kg di Leuwimalang

BOGOR.radarinformasi.com– Kejadian yang tak diduga terjadi di Kp. Leuwimalang Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam 02 Maret 2024, sekitar pukul 22.30 WIB. Ledakan gas ukuran 3 kg telah menimpa rumah warga dan membawa dampak terutama pada seorang lansia bernama Ruminah. Minggu (3/03/2024).

Menurut keterangan saksi, Muhammad Saputra merupakan cucu korban, peristiwa dimulai saat dia pulang bekerja dan mencium bau gas yang bocor di dalam rumah. Saksi segera bertindak membuka pintu dan jendela untuk menghilangkan bau gas tersebut. Namun, tak lama setelah itu, korban Ruminah ingin menyalakan rokok di dekat dapur.

Meskipun dilarang oleh saksi karena bau gas masih tercium, Ruminah yang sudah lanjut usia dan pendengarannya kurang, memutuskan untuk menyalakan rokok di dekat kamar. Saat itulah, gas di rumah meledak dan menyebabkan luka bakar pada korban.

Korban segera dilarikan ke RSPG Cisarua Bogor untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, rumah tempat kejadian mengalami kerusakan akibat ledakan gas tersebut.

Kapolsek Cisarua, Kompol Eddy Santosa, SH,.MH,. mengambil tindakan cepat dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan situasi aman dan kondusif, masyarakat setempat juga di himbau untuk selalu tetap waspada terhadap potensi bahaya gas dan selalu menjaga keamanan dalam penggunaannya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapten Inf Sunari Terjun Langsung Evakuasi Korban Longsor di Sungai Cibalok

BOGOR.radarinformasi.com– Danramil 0602/Bogor Selatan Kapten Inf.Sunari terjun langsung evakuasi korban bencana alam tanah longsor yang berlokasi Sungai Cibalok tepatnya di Tajur, RT.002 RW.004 Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Senin (19/02/24).

Kejadian bermula ketika 4 orang tersebut sedang mengerjakan proyek PUPR  pembangunan rehabilitasi perkuatan tebing Sungai Cibalok Muarasari, namun naas menimpa ke 4 orang tersebut,
pukul 11.00 Wib terjadilah bencana tanah longsor yang mengakibatkan pekerja proyek tersebut tertimbun dan terkena longsoran tanah dam mengakibatkan 4 orang tertimpa longsoran, 2 meninggal dunia dan 2 orang lainnya luka-luka.

Kedua korban yang meninggal dunia yaitu, Dede Randi dengan alamat Kp. Cibalug Rt 020/006, Desa Sukajadi, Kec. Cimanggu Kab. Sukabumi dan Uus Rustandi (53 th) alamat Desa Ciharsaah Kec. Cilaku. Kab. Cianjur, sedangkan korban luka-luka yang kini dirawat di RSUD Ciawi yaitu Ayi mengalami patah tulang kaki kanan dan Hikmat (29 thn) dengan
alamat Kp.Cibayawak, Desa Karanggesan,
Kec.Jampang Kulon-Kabupaten Sukabumi (sudah pulang).

Dalam proses evakuasi tersebut juga dihaduri oleh Walikota Bogor, Kepala BPBD Kota Bogor, Kapolsek Bogor Selatan, Camat Bogor Selatan, Lurah Muara Sari, Babinsa Muarasari, Babinkhamtibmas Muarasari serta melibatkan unsur BPBD Kota Bogor, Kasipem Muarasari, Tagana Kec.Bogor Selatan, Dishub Kota Bogor, Ketua Rw 04, Ketua RT 02 dan warga setempat.

“Saat ini yang kita butuhkan adalah
Tiga Unit pompa apung untuk penyemprotam tanah yang menumpuk dan enam unit  terpal untuk menutupi Tebing  area tanah longsoran antisipasi Potensi bencana tanah longsor susulan”, ujar Danramil.

Akibat dari kejadian ini, menyebabkan tanah longsor di tebing sisi sungai Muarasari  lebar kl 10 m ketinggian15 m dan tanah yang longsor sebagian menimbun sungai dan menghambat aliran sungai.

“Langkah langkah yang dilakukan adalah
membersihkan sebagian material longsor yang menimbun aliran sungai tersebut,
berkordinasi dengan BPBD Kota Bogor dan muspika wilayah Bogor selatan serta membawa korban tanah longsor ke rumah sakit Yuliana”, pungkasnya.

Bule