Polsek Cibungbulang Investigasi Terkait Ditemukannya Jasad Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, ditemukan oleh warga seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Kp. Cikudamulya, RT 01 RW 05, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Cibungbulang, Kompol Zulkernaidi, S.Sos, M.H, menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, pada Sabtu, 27 Juli 2024, sekitar pukul 06.00 WIB, saksi J mendapat kabar bahwa saudara misannya, Eka Pibriana, meninggal dengan cara gantung diri. Saksi J kemudian mendatangi lokasi kejadian di Kampung Cikudamulya, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan. Korban telah meninggal dunia dengan cara gantung diri di pohon cengkeh di pinggir jalan. Sepeda motor milik korban masih berada di lokasi kejadian dan helm masih terdapat di spion.

Pada saat itu, warga sudah banyak berkumpul di lokasi, termasuk adik ipar saksi yang bernama K. Korban kemudian diturunkan oleh saksi J dan pihak keluarga lainnya, lalu dibawa ke rumahnya. Setelah menerima informasi, anggota Polsek melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Hasil sementara di TKP menunjukkan tidak ada tanda-tanda keributan atau kekerasan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada celana dalam korban terdapat bekas air mani dan pada lubang anus ada bekas kotoran. Pada leher korban terdapat luka jeratan tali,” ungkap Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkernaidi.

Ketika jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit, pihak keluarga merasa keberatan untuk dilakukan autopsi dan menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah. Pihak keluarga kemudian menuangkan hal ini dalam surat pernyataan yang diketahui oleh pihak pemerintah desa dan mengurus pemakaman korban.

Identitas jasad tersebut diketahui adalah seorang laki-laki bernama Eka Pibriana (31) seorang karyawan swasta yang berdomisili di Kampung Muara 2, RT 03 RW 02, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan.

Pihak kepolisian yang mendatangi lokasi TKP mengamankan barang bukti yakni, Tali tambang warna hijau muda yang dipakai untuk gantung diri, baju korban berupa jaket dan celana yang dipakai korban saat gantung diri dan sepeda motor dengan nomor polisi F 4226 IM.

Sampai berita ini diturunkan, jasad Korban telah dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga, yang menerima peristiwa ini sebagai musibah dan takdir. Situasi disekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Rumpin Investigasi Kasus Ditemukannya Orang Meninggal Diduga Bunuh Diri

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, ditemukan seorang pria meninggal dunia yang diduga melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri di Mes ternak ayam 168 Farm, Kampung Lame, RT 03 RW 05, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Minggu (28/7/24)

Kapolsek Rumpin, AKBP Sumijo, S.H, menjelaskan bahwa pada Jumat, 26 Juli 2024, sekitar pukul 19.30 WIB, di Mes ternak ayam 168 Farm, ditemukan seorang pria yang meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri. “Korban diketahui bernama Andri Kurniawan (18), warga Kampung Kembang Kuning, RT 04 RW 05, Desa Jugala Jaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi yakni, SO (16) dan R (21), keduanya warga Bogor serta I (30), warga Serang.

Menurut keterangan saksi, SO, sekitar pukul 18.00 WIB, korban menelepon dan meminta saksi SO datang ke mes korban karena ingin curhat. Namun, saat itu saksi SO sedang berada di rumah temannya. Sekitar pukul 19.30 WIB, saksi SO mendatangi mes korban. Ketika mengetuk pintu mes, pintu tidak dibuka, sehingga saksi SO mendobrak pintu mes dan melihat korban sudah tergantung menggunakan kabel listrik yang dililit pada lehernya dan tergantung pada besi baja bagian atap mes. Saksi SO berteriak meminta tolong, kemudian saksi R dan saksi I datang dan berusaha menurunkan korban dari lilitan kabel listrik pada lehernya.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Rumpin dan dinyatakan meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan di sekitar lokasi kejadian juga tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga korban keberatan untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, menganggap kejadian ini sebagai musibah.

Sampai berita ini diturunkan, jasad korban telah dimakamkan secara layak dan situasi di lokasi kejadian tetap kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Antusiasme Warga Bahal Batu I,II dan III Hadiri Acara Silaturahmi dan Temu Kangen Dengan Satika Simamora

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Antusiasme warga Desa Bahal Batu I,II dan III mencapai puncaknya saat menghadiri acara silaturahmi dan temu kangen yang diadakan oleh Para Tim Relawan Bacalon Bupati Satika Simamora yang akan ikut pada kontestan pemilihan Kepala Daerah November mendatang. Sabtu (27/7/24)

Meskipun target awal hanya Tiga ratus lima puluh warga yang diharapkan hadir, kenyataannya Seribuan jumlah yang membanjiri acara ini membeludak jauh melampaui ekspektasi.

Dengan saling bersalaman dan beramah tamah, warga dari berbagai lapisan masyarakat datang secara masif ke lokasi acara yang dilaksanakan di Desa Bahal Batu III Kecamatan Siborongborong tersebut.

Warga masyarakat Desa Bahal Batu I, II, dan III menyambut baik kehadiran bakal calon bupati Satika Simamora, yang dianggap mampu memperjuangkan kepentingan rakyat secara tulus dan transparan.

“Kami sangat terharu melihat antusiasme warga Desa Bahal Batu I, II dan III yang begitu tinggi dalam menghadiri acara ini. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bahal Batu I, II dan III sangat peduli dengan masa depan daerah mereka,” ujar Ramot Pasaribu salah seorang panitia acara.

Dalam pidatonya, bakal calon bupati Tapanuli Utara Satika Simamora yang didampingi pengurus partai PDI-Perjuangan, Arifin Rudi Nababan menyampaikan tujuannya untuk memajukan Kabupaten Tapanuli Utara ke depan, dengan fokus utama pada pengembangan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan lingkungan. Dia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan daerah.

“Saya hadir di sini untuk mendengar suara dan aspirasi setiap warga. Kita harus bersama-sama membangun Kabupaten Tapanuli Utara agar menjadi tempat yang lebih baik untuk generasi mendatang,” ujar Arifin Rudi Nababan.

Para peserta acara, yang mayoritas merupakan tokoh masyarakat, lansia, pemuda, dan ibu-ibu rumah tangga, dengan antusias mendengarkan setiap kata yang disampaikan oleh bakal calon Bupati Tapanuli Utara Satika Simamora.

Acara yang digelar dari pukul 12.00 Wib berlangsung dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Warga yang hadir terlihat begitu antusias memberikan dukungan penuh untuk memenangkan Satika Simamora jadi Bupati Tapanuli Utara.

Acara silaturahmi dan temu kangen ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan diri, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara bakal calon bupati Satika Simamora dengan masyarakat. Semoga antusiasme yang tinggi ini dapat berlanjut hingga masa kampanye dan pada akhirnya membuahkan hasil yang baik untuk kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Polsek Tanjungsari Investigasi Kasus Pembakaran Rumah di Desa Pasirtanjung

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, terjadi pembakaran rumah di Kp. Cogreg RT 09/03 Desa Pasirtanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Rumah milik K (43), dibakar oleh tetangganya sendiri, H(25), yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Jumat (26/7/24)

Kapolsek Tanjungsari IPTU Rustami menjelaskan, dari hasil pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, bahwa pada Kamis, 25 Juli 2024 sekitar pukul 22.00 WIB, korban K bersama keluarganya sedang menginap di rumah orang tua di Kp. Cilaya, Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariu.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, K mendapat informasi dari AOS bahwa rumah panggung miliknya terbakar. Ketika K pulang, rumahnya sudah terbakar,” jelas Kapolsek Tanjungsari Iptu Rustami.

Informasi dari AOS menyebutkan bahwa yang melakukan pembakaran adalah H, adik ipar K. Pelaku diduga melakukan pembakaran karena permintaannya untuk uang Rp. 2.000,- kepada orang tuanya tidak dipenuhi dan mengancam akan membakar rumah K.

Kebakaran dapat dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari unit Damkar Cariu. Menurut keterangan keluarga pelaku dan warga sekitar, pelaku memang mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2023.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil terbakar seperti pakaian, lemari dan perabotan lain diperkirakan sekitar Rp. 20.000.000,-.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kondusif. Pemilik rumah telah dibantu oleh pihak kepolisian dan warga setempat untuk membersihkan rumah yang terbakar, sementara pelaku telah diamankan dan dibawa ke RS Jiwa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Launching Lembaga Pelatihan Kerja ke Jepang Mori Centre Berjalan Lancar

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Lembaga Pelatihan Kerja ke Jepang (LPK Mori Centre) yang berada di Desa Parik sabungan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara telah launching pada hari, kamis (25/07/2024) oleh Sekretaris Disnaker Tapanuli Utara Ronny Hutasoit.

Dalam acara tersebut turut hadir Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sitinjak yang di wakili Kabag Ops Kompol Kondar Simanjuntak SH, Dandim 0210/TU Letkol Inf. Saiful Rizal, S.Hub, Int, yang diwakili Mayor Alpin Silalahi, Kajari Taput Donni Ritonga diwakili Kasintel Mangasi Simanjuntak, Disnaker Taput, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinkes Taput Alex Gultom, Dinas Pertanian Taput Sey Pasaribu, Camat Siborongborong, Polsek, Koramil, UPT. Puskesmas Silangit, Kepala Desa Parik sabungan, Ka UPT Balai Benih Gabe Hutaraja Koko Nababan, Eksekutif General Manager Bandara Silangit dan Punguan Marga Simanjuntak, Sianturi, Hutagaol, Tampubolon.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Taput, Rony Hutasoit, mengatakan sangat mengapresiasi berdirinya LPK MORI Centre tersebut.

Rony juga berharap, dengan diresmikannya LPK MORI Centre itu diharapkan dapat membantu warga dan pemerintah dalam hal mencari lowongan pekerjaan di negara Jepang yang mempunyai gaji besar dari gaji di negara Indonesia.

Direktur LPK MORI Centre, Rijen Alam Sinurat, mengatakan, LPK yang dipinpinnya merupakan pusat pelatihan kerja ke Jepang yang resmi dan telah mendapat surat izin dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI dengan AHU-0039780.AH.01.01 Tahun 2024.

Selain resmi dari Kemenkumham RI, kata Rijen, LPK MORI Centre juga terdaftar di Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

“Artinya, semua tenaga kerja yang kita kirim dan bekerja di Jepang terdaftar di BP3MI,” ujarnya.

Rijen menjelaskan, tujuan LPK MORI Centre dibuka di Taput adalah membantu warga dan pemerintah setempat dalam mencari lowongan pekerjaan dengan mempersiapkan SDM yang tangguh dan profesional yang nantinya bisa merubah kualitas hidup dan finansial yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Kata Rijen, bahwa LPK MORI Centre bergabung dengan Koufuku Daruma Group (LPK Daruma) yang berada di kota Medan Sumut dan sudah memberangkatkan sebanyak 370 orang ke Jepang dalam kurun waktu 3 tahun, dimana sebanyak 64 orang diantaranya berasal dari Taput.

Ia juga mengatakan, saat ini LPK MORI Centre sudah memiliki sebanyak 21 orang siswa dari berbagai daerah yang di didik untuk di kirim bekerja ke Jepang dengan bidang bekerjaan yang ditawarkan adalah pertanian, pelayan resroran, dan industri.

Sedangkan gaji tenaga kerja di Jepang, yaitu sekitar Rp.15.000.000 – Rp.25.000.000/bulan, jauh lebih tinggi dibandingkan gaji buruh di Indonesia.

“Semoga dengan adanya LPK MORI Centre ini bisa bermanfaat bagi adek adek yang berminat ingin di didik dan di tempah untuk diberangkatkan ke Jepang,” pungkasnya.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Polsek Ciomas Olah TKP Terkait Penemuan Mayat di Bantaran Sungai Pondok Pesantren di Ciomas

BOGOR.radarinformasi.com – Warga di sekitar aliran sungai dekat Pondok Pesantren Roydul Tafsir, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, digemparkan oleh penemuan mayat seorang laki-laki dalam kondisi telungkup pada Kamis pagi sekitar pukul 06.45 WIB. Identitas mayat tersebut diketahui sebagai Ahdi bin Ahmad, seorang santri berusia 25 tahun yang berasal dari Kampung Ciangiren, Desa Giri Jaya Baya, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten. Kamis (25/7/2024)

Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudin, S.H., M.H, menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari warga yang menemukan mayat korban. Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban terjatuh dari pohon kelapa yang berada di bantaran sungai saat sedang mengambil kelapa. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung saat korban terjatuh.

“Jenazah korban sudah dievakuasi oleh rekan-rekan santrinya dan langsung dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka di daerah Gajlok, Muncang, Banten,” jelas Kompol Iwan Wahyudin.

Pengasuh pondok pesantren mengungkapkan bahwa keluarga almarhum menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun. Tiga saksi yang mengetahui kejadian tersebut setelah korban sudah berada di dalam sungai adalah Jajat, Budi dan Suwarna, yang kemudian melaporkan kepada Kepala Ponpes dan pihak berwenang.

Polisi telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi dan membuat laporan. Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas, terutama yang berpotensi membahayakan diri.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah sudah dimakamkan secara layak dan pihak keluarga sudah menerima musibah ini sebagai takdir yang Maha Kuasa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Launching Program Ketahanan Pangan Terkait Realisasi Dana Desa Pandansari Tahun 2024

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor menggelar acara launching Program Dana Desa untuk Ketahanan Pangan pada Senin, 22 Juli 2024. Fokus utama program ini adalah budidaya tanaman bengkoang. Acara ini dilaksanakan dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan desa serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui budidaya bengkoang yang berkelanjutan. Senin (22/7/24)

Kegiatan ini dihadiri oleh Ujang Khotib selaku Sekretaris Desa, Mulyadi selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Hendi selaku Pendamping desa, Ade Hanafi selaku KPMD, RT/RW setempat, serta para petani harmoni. Suasana penuh semangat dan antusiasme terpancar dari para peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Ujang Khotib mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memanfaatkan Dana Desa secara optimal guna meningkatkan ketahanan pangan.

“Budidaya bengkoang dipilih karena potensinya yang besar dalam meningkatkan ekonomi lokal. Kami berharap melalui program ini, petani dapat memperoleh manfaat yang signifikan dan berkelanjutan,” ucapnya.

Mulyadi, Ketua TPK Desa Pandansari, menambahkan bahwa program ini juga bertujuan untuk memberdayakan petani lokal agar lebih mandiri dan menjadi petani modern, serta mampu bersaing di pasar. “Dengan pendampingan dan pelatihan yang tepat, kami yakin para petani akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bengkoang mereka,” jelasnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari pendamping desa Kecamatan Ciawi, Hendi, yang turut hadir dan memberikan arahan teknis kepada para petani. “Pendampingan dari awal hingga akhir proses budidaya akan kami berikan, mulai dari pemilihan bibit, teknik penanaman, perawatan, hingga proses panen dan pemasaran. Kami ingin memastikan program ini berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Acara launching ini diakhiri dengan penyerahan bibit bengkoang dan peralatan bertani secara simbolis kepada perwakilan petani. Pemerintah desa berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga Desa Pandansari.

Reporter : Rizal

Polsek Cibinong Bersama Instansi Terkait Tangani Kasus Balita Terjepit Eskalator di Cibinong City Mall

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah insiden terjadi di pusat perbelanjaan Cibinong City Mall (CCM) pada hari Minggu, 21 Juli 2024. Seorang anak perempuan bernama Naura Keisha Zhafira, yang berusia 2 tahun, mengalami kecelakaan di salah satu eskalator di lantai Ground Floor Barat 1 sekitar pukul 18:00 WIB. Senin (22/7/24)

Kapolsek Cibinong, Kompol Waluyo, S.H., M.H, menjelaskan bahwa menurut keterangan dari orang tua korban, insiden terjadi saat Naura bersama keluarganya selesai makan di salahsatu restoran dan bermaksud pulang menggunakan eskalator. “ketika mendekati ujung eskalator, kaki korban terjepit salah satu anak tangga. Pada saat kejadian, korban menggunakan sandal berbahan karet,” ucapnya.

Segera setelah insiden terjadi, eskalator berhenti secara otomatis. Petugas keamanan CCM segera menghubungi bagian engineering dan tim penyelamat dari Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor. Sekitar pukul 19:45 WIB, tim penyelamat yang dipimpin oleh Aceng, berhasil mengevakuasi korban. Korban mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki kanan dan segera dibawa ke RS Trimitra Cibinong untuk mendapatkan perawatan medis.

Orang tua korban, Julian Prima (32) dan Kartini Desi Saputri (29), terlihat cemas namun bersyukur bahwa putri mereka hanya mengalami luka ringan. Tim medis RS Trimitra menyatakan bahwa korban mengalami lecet dan memar pada kaki kanan dan akan menjalani rawat inap sementara untuk pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis radiologi.

Pihak berwenang saat ini masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Dugaan sementara dari tim penyelamat menyatakan bahwa kaki kanan korban kemungkinan menempel pada dinding eskalator.

Pihak Kepolisian Polsek Cibinong yang mendatangi lokasi bersama instansi terkait menyampaikan rasa simpati dan akan terus memantau perkembangan kondisi korban serta. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya pengawasan ekstra terhadap anak-anak di tempat umum, terutama saat menggunakan fasilitas umum seperti eskalator dan lift.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cibungbulang dan Unit Laka Lantas Tangani Kecelakaan Tragis di Pamijahan

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Alternatif Gunung Menyan-Cikoan, tepatnya di Kampung Kananga, Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Pada Sabtu, 20 Juli 2024. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan Daihatsu Granmax Pick Up dan seorang anak pejalan kaki ini menyebabkan seorang anak berusia 3 tahun meninggal dunia. Minggu (21/7/2024)

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kendaraan Daihatsu Grandmax Pick Up dengan nomor polisi F 8528 MB yang dikemudikan oleh N (33), warga Kampung Kalapa, Desa Cimanggu II, bergerak dari arah Cikoan menuju Gunung Menyan. Jalanan yang menanjak dan menikung membuatnya hilang kendaki sehingga menabrak seorang anak berinisial MHB (3) yang sedang berjalan di area tersebut.

Saksi mata, IR (43) menjelaskan, bahwa pengemudi kendaraan tidak sempat menghindari anak tersebut, sehingga terjadi benturan yang menyebabkan korban jatuh dan terlindas oleh ban depan kanan mobil pick up tersebut. Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan segera dilarikan ke RSUD Leuwiliang, namun naas nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Penyelidikan sementara oleh pihak Kepolisian menunjukkan bahwa penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi yang tidak memprioritaskan pejalan kaki. “Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini dalam kondisi layak jalan dan faktor jalan maupun cuaca tidak mendukung terjadinya kecelakaan. Pengemudi diduga lalai,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Zulkarnedi.

Kerugian material dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp500.000. Petugas kepolisian dari Subnit Gakkum Dramaga yang tiba di lokasi segera melakukan tindakan pengamanan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.

Sampai berita ini diturunkan, situasi disekitar lokasi kejadian sudah kondusif. Sementara itu, pengendara, N (33), sudah berada di Polsek Cibungbulang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolsek Caringin Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Antisipasi Pelanggaran Kamtibmas dan Kriminalitas

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga serta mencegah gangguan kamtibmas dan kriminalitas jalanan, Polsek Caringin Polres Bogor melaksanakan patroli KRYD pada Sabtu malam mulai pukul 22.30 WIB hingga Minggu dini hari pukul 04.30 WIB di wilayah hukum Polsek Caringin. Minggu (21/7/2024)

Kapolsek Caringin, AKP Hendra Kurnia S.H., M.M, menyatakan bahwa kegiatan patroli malam ini bertujuan untuk mencegah gangguan kamtibmas pada malam hari serta menghalangi niat para pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kriminalitas.

“Patroli malam ini menyasar balapan liar, tawuran, geng motor, C3, serta melakukan patroli di perkampungan untuk mengantisipasi pencurian hewan ternak di Kecamatan Caringin dan wilayah lain yang dianggap rawan gangguan kamtibmas pada malam hari. Selama patroli, anggota juga berdialog dengan warga untuk memberikan himbauan kamtibmas,” tegas Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia.

Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Menjelang Pilkada 2024, mari ciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kecamatan Caringin,” pungkasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule